KARO, DN-II Wakil Presiden (Wapres) Republik Indonesia Gibran Rakabuming melaksanakan kunjungan kerja ke Rumah Sakit Efarina Etaham dan Rumah Sakit Umum Amanda Berastagi di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, Jumat (11/09/2026).
Peninjauan lapangan ini dilakukan untuk memastikan seluruh anak yang tengah menjalani perawatan akibat dugaan keracunan makanan mendapatkan penanganan medis yang cepat dan maksimal.
Dalam peninjauannya, Wapres meninjau langsung kondisi bangsal perawatan serta berdialog dengan para orang tua pasien. Pada kesempatan tersebut, ia menyampaikan permohonan maaf sebesar-besarnya kepada masyarakat atas nama pemerintah. Wapres menegaskan bahwa insiden ini menjadi bahan evaluasi serius, dan program Makan Bergizi Gratis (MBG) akan terus disempurnakan berdasarkan masukan konstruktif dari masyarakat luas di berbagai daerah.
Menjelang akhir kunjungannya, Wapres menyempatkan diri untuk menyerap aspirasi warga secara langsung. Berbagai keluhan disampaikan, mulai dari kendala pemenuhan kebutuhan obat-obatan hingga detail kronologi penanganan anak-anak yang menjadi korban.
Menanggapi berbagai aduan tersebut, ia memastikan bahwa seluruh catatan dan kebutuhan mendesak warga akan segera ditindaklanjuti oleh jajaran terkait, termasuk memfasilitasi rujukan medis bagi pasien yang memerlukan perawatan lanjutan di fasilitas kesehatan yang lebih tinggi.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Langkah cepat ini mencerminkan komitmen pemerintah dalam mengutamakan keselamatan dan kesehatan anak-anak, sekaligus memastikan pengawasan ketat terhadap standar kualitas dan keamanan distribusi program pangan bagi masyarakat.
Red/Biro Pers, Media, and Informasi Sekretariat Wakil Presiden (BPMI Setwapres)
#KemensetnegRI
#RilisWakilPresiden
NTT, DN-II Penanganan dampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) terus berlanjut hingga hari ke-28, Jumat (11/9/2026).
Jajaran TNI konsisten memperkuat dukungan kemanusiaan guna membantu percepatan pemulihan masyarakat di berbagai wilayah terdampak.
Pada hari ini, TNI kembali mendistribusikan 10,039 ton logistik bantuan melalui jalur udara menggunakan armada pesawat TNI Angkatan Udara. Pengiriman ini difokuskan untuk menjangkau titik-titik yang memerlukan pemenuhan kebutuhan dasar secara cepat dan tepat sasaran.
Dengan penambahan tersebut, total kumulatif bantuan kemanusiaan yang telah disalurkan TNI kepada masyarakat terdampak gempa NTT kini mencapai 1.246,251 ton. Distribusi logistik ini dilakukan secara terintegrasi melalui jalur darat, laut, dan udara guna memastikan kelancaran rantai pasok bantuan di lapangan.
Dalam menjalankan misi kemanusiaan ini, TNI terus memperkuat sinergi dan koordinasi intensif bersama pemerintah daerah, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), serta seluruh unsur terkait lainnya untuk mengoptimalkan penanganan pascagempa.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Red
#tniprima #tniprofesional
Batam, DN-II Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto menekankan pentingnya kontribusi pemerintah daerah (Pemda) dalam mendukung target pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 8 persen sesuai arahan Presiden.
Menurutnya, pencapaian target tersebut membutuhkan pertumbuhan ekonomi daerah yang ditopang oleh kebijakan dan ekosistem pembangunan yang mampu menciptakan lapangan kerja serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Hal tersebut disampaikan Bima saat menghadiri acara Penandatanganan Kesepakatan Bersama antara Pemerintah Kota Batam dan Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Kota Batam Tahun 2026 di Aula Engku Hamidah, Kantor Wali Kota Batam, Kepulauan Riau, Jumat (11/9/2026).
Ia menjelaskan, target pertumbuhan ekonomi nasional dan visi menuju negara maju tidak dapat dicapai tanpa kontribusi nyata dari daerah.
“Pertumbuhan ekonomi nasional itu enggak mungkin tercapai targetnya tanpa kontribusi dari pertumbuhan ekonomi di daerah. Dan tidak mungkin ekonomi daerah itu berkembang ketika kepala daerahnya enggak paham bagaimana mendorong pertumbuhan ekonomi,” ujar Bima.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Karena itu, Bima menekankan pentingnya pemahaman kepala daerah terhadap berbagai indikator pembangunan, mulai dari Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) hingga Indeks Pembangunan Manusia (IPM). Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), kata dia, akan membimbing Pemda dalam memahami dan menerjemahkan berbagai indikator tersebut ke dalam kebijakan yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Bima mengingatkan kepala daerah agar tidak hanya mengandalkan belanja pemerintah (government spending) sebagai penggerak ekonomi. Menurutnya, Pemda perlu membangun ekosistem ekonomi dari hulu hingga hilir, mulai dari penguatan produksi lokal, hilirisasi, penciptaan lapangan kerja, hingga penyiapan tenaga kerja lokal yang berdaya saing.

Langkah tersebut dinilai penting agar pertumbuhan ekonomi tidak hanya tercermin dalam indikator makro, tetapi juga memberikan dampak nyata terhadap kesejahteraan masyarakat, termasuk melalui peningkatan kesempatan kerja dan penurunan angka kemiskinan.
Dalam arahannya, Bima juga memberikan sejumlah catatan untuk menjaga keberlanjutan pembangunan Kota Batam. Menurutnya, pertumbuhan ekonomi yang cepat perlu diimbangi dengan penguatan layanan dasar dan infrastruktur, seperti penyediaan air bersih, transportasi publik, penanganan kemacetan, serta pengelolaan sampah secara terpadu.
Selain itu, Bima menyoroti tingginya arus migrasi penduduk ke Batam. Ia mendorong Pemda mengoptimalkan penataan ruang melalui Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) untuk mengantisipasi perkembangan kota, sekaligus memastikan pembangunan berlangsung secara inklusif dan tidak diskriminatif.
Di tengah pembangunan fisik dan modernisasi kota, Bima juga mengingatkan pentingnya menjaga identitas kebudayaan lokal. Menurutnya, kemajuan infrastruktur perlu berjalan beriringan dengan pelestarian nilai budaya dan sejarah agar Batam tetap memiliki karakter yang kuat.
“Batam punya modal untuk membangun identitas itu dengan kultur yang ada. Jangan sampai luntur Pak. Jangan sampai telat,” tandas Bima.
Bima berharap sinergi antara pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat terus diperkuat dalam membangun ekosistem ekonomi yang mampu menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan kesejahteraan. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat menjadi pembelajaran bagi daerah lain dalam mengembangkan potensi ekonomi lokal secara berkelanjutan. Red
Tangerang, DN-II Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Ribka Haluk mendorong anak-anak Tanah Papua untuk memiliki cita-cita besar dan menjadi agen perubahan bagi daerahnya. Pesan tersebut disampaikan Ribka saat melakukan kunjungan kerja ke Sekolah Lentera Harapan (SLH) Gunung Moria, Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, Banten, Jumat (11/9/2026).
Di hadapan lebih dari 300 siswa SLH Gunung Moria yang berasal dari Tanah Papua, Ribka membagikan kisah perjalanan hidupnya sebagai anak Papua hingga dapat berkarier di pemerintahan. Ia menceritakan berbagai pengalaman yang dilaluinya, mulai dari menjadi camat, bupati, kepala dinas, hingga dipercaya sebagai Wamendagri.
Ribka menekankan pentingnya pendidikan dan ketekunan bagi generasi muda untuk meraih masa depan yang lebih baik. Menurutnya, kesempatan yang dimiliki para siswa saat ini harus dimanfaatkan sebaik-baiknya melalui proses belajar.
“Kamu harus jadi agent of change, kamu harus menjadi agen-agen yang bisa melakukan perubahan-perubahan. Hari ini nasib kita seperti ini, tapi besok kita tidak boleh seperti itu. Anda harus punya mimpi, Anda harus punya harapan, dan di sinilah tempat yang tepat,” katanya.
Ribka kemudian menceritakan perjuangannya menempuh pendidikan di Papua. Ia mengisahkan bahwa setelah menyelesaikan pendidikan dasar dan tinggal bersama orang tuanya, ia merantau untuk melanjutkan SMP dan SMA di Jayapura hingga menempuh pendidikan tinggi di kota tersebut.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Dalam proses penyusunan skripsi, Ribka mengaku pernah menghadapi berbagai keterbatasan. Meski hanya mengandalkan kopi untuk menemani penyusunan skripsi dan tinggal di kos dengan kondisi sederhana, ia tetap berhasil menyelesaikan pendidikan.
“Saya waktu susun skripsi hanya minum kopi dan tidak punya makanan, tapi saya harus ketik terus skripsi saya, dan saya selesai dengan lulusan terbaik. Dan itu perjuangan saya harus mendaki gunung, harus pindah-pindah,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Ribka menyampaikan bahwa pengalaman lebih dari 30 tahun di birokrasi membuatnya semakin memahami pentingnya pendidikan dan kemauan untuk terus belajar. Meski telah menempuh pendidikan S1, S2, hingga S3 dan mendekati masa pensiun, Ribka masih memiliki keinginan untuk terus belajar.
Karena itu, ia mengajak para siswa SLH Gunung Moria memanfaatkan waktu untuk mempersiapkan masa depan. Menurutnya, kehidupan perlu direncanakan agar seseorang terus berkembang dan tidak berjalan di tempat.
“Akhir dari cerita saya bahwa saya ingin hari ini kalian masuk 300 lebih, harus selesai juga 300 lebih, jangan sampai ada yang malas-malas, terus ada yang keluar kawin, lain-lain, harus [lulus] sesuai dengan cita-cita,” tegasnya.
Sementara itu, Founder Yayasan Pendidikan Harapan Papua Aileen Hambali Riady menceritakan perjuangannya dalam mengembangkan pendidikan di Tanah Papua, termasuk hingga ke wilayah pedalaman. Ia mengatakan, anak-anak yang ditemuinya memiliki cita-cita untuk menjalani kehidupan dengan melayani sesama.
Menurut Aileen, cita-cita tersebut tercermin dari keinginan anak-anak untuk menjadi dokter maupun guru yang dapat melayani masyarakat. Semangat pelayanan juga terlihat dari para guru yang bersedia mengajar di tengah berbagai tantangan, termasuk persoalan keamanan.
“Bahwa itu semata-mata hanya karena tuntunan, bimbingan, dan kemurahan Tuhan. Begitu banyak guru-guru yang masuk ke pedalaman. Lalu juga dengan tantangan-tantangan keamanan. Namun guru-guru yang keluar bersedia masuk lagi dengan semangat, sukacita, dan banyak sekali hal, yang saya percaya, itu kalau bukan Tuhan, tidak mungkin,” tandasnya.
Dalam kunjungan tersebut, Ribka juga menyalurkan bantuan berupa sejumlah laptop kepada SLH Gunung Moria untuk mendukung kegiatan pembelajaran para peserta didik.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Direktur Utama Yayasan Pendidikan Pelita Harapan (YPPH) Jonathan L. Parapak serta para peserta didik dan tenaga pendidik SLH Gunung Moria. Red
NTT, DN-II Pusat Psikologi TNI (Puspsi TNI) memberikan pendampingan psikologis melalui kegiatan trauma healing kepada anak-anak penyintas gempa bumi di SDK Wancang, Desa Ladur, Kecamatan Cibal, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur, Jumat (11/9/2026).
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pemulihan pascabencana setelah gempa yang mengguncang wilayah tersebut pada 15 Agustus 2026, khususnya untuk membantu anak-anak mengatasi rasa takut, kecemasan, dan dampak psikologis yang ditimbulkan akibat bencana.
Pendampingan dilakukan melalui dukungan psikososial dengan pendekatan yang disesuaikan dengan kondisi anak, di antaranya melalui interaksi, permainan, dan berbagai aktivitas bersama.
Pendekatan tersebut memberikan ruang bagi anak-anak untuk mengekspresikan perasaan, membangun kembali rasa aman, serta menumbuhkan kepercayaan diri setelah mengalami bencana. Pendampingan juga didukung layanan konseling oleh psikolog profesional, baik secara langsung di lapangan maupun secara daring melalui psikolog yang bersiaga di Mako Puspsi TNI.
Kegiatan ini menjadi wujud sinergi TNI bersama pemerintah desa, pihak sekolah, Yayasan Persekolahan Sukma Pusat Keuskupan Ruteng, Himpunan Psikologi Indonesia (HIMPSI) NTT, serta Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana Pemerintah Provinsi NTT dan Pemerintah Kabupaten Manggarai.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Kolaborasi lintas sektor tersebut memperkuat upaya pemulihan pascabencana yang tidak hanya berorientasi pada pemulihan sarana dan prasarana, tetapi juga memperhatikan kondisi psikologis para penyintas, khususnya anak-anak dan kelompok rentan.
Kehadiran Tim Psikologi TNI mendapat sambutan positif dari Kepala Desa Wancang Valerinus Bagung, Kepala SDK Wancang Rony Syukur, dan Ketua Yayasan Persekolahan Sukma Pusat, Romo Patrick Dharsam Guru. Melalui pendampingan psikologis yang berkelanjutan, Puspsi TNI bersama para relawan psikologi terus berupaya membantu memulihkan kondisi psikologis para penyintas, khususnya anak-anak dan kelompok rentan, sehingga mereka dapat kembali merasa aman, percaya diri, dan menjalani proses pemulihan pascabencana secara optimal. Red
#tniprima #tniprofesional #indonesiaemas2045
Jakarta, DN-II TNI terus mendukung pemantauan aktivitas Gunung Anak Krakatau sekaligus pelaksanaan pencarian terhadap lima jurnalis yang hilang kontak di wilayah Perairan Selat Sunda. Upaya tersebut dilakukan melalui pengerahan unsur kapal perang dan Kapal Angkatan Laut (KAL) untuk memastikan kondisi perairan serta membantu proses pencarian, Kamis-Jumat (10–11/9/2026).
Dukungan pemantauan aktivitas Gunung Anak Krakatau sebelumnya dilaksanakan KRI Lepu-861 yang tergabung dalam Operasi Gada Wira BKO Danguspurla Koarmada I.
KRI Lepu-861 membawa unsur Forkopimda Lampung untuk melihat secara langsung kondisi Gunung Anak Krakatau dan perairan sekitarnya. Dari pemantauan tersebut, aktivitas erupsi kecil masih terlihat sehingga aspek keselamatan pelayaran terus menjadi perhatian.
Dalam perkembangan pencarian lima jurnalis yang hilang kontak, TNI AL bersama Tim SAR Gabungan melakukan penyisiran di sejumlah wilayah perairan yang diduga menjadi lokasi hilang kontak. Pada hari ketiga pencarian, KAL Anyer I-3-64 Lanal Banten menemukan sebuah pelampung di sebelah barat Perairan Cikoneng-Labuan. Temuan tersebut kemudian diperiksa untuk memastikan keterkaitannya dengan para jurnalis yang tengah dicari.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Memasuki hari keempat, KAL Anyer kembali menemukan sebuah pelampung di Perairan Anyer, sekitar tiga mil dari lokasi penemuan sebelumnya. Pelampung tersebut langsung dibawa ke posko untuk dilakukan identifikasi.
TNI AL dan Tim SAR Gabungan belum dapat memastikan keterkaitan kedua temuan tersebut dengan lima jurnalis yang hilang kontak dan tetap mengedepankan proses pemeriksaan serta pencarian di lapangan.
TNI bersama seluruh unsur yang terlibat akan terus melakukan pencarian dan pemantauan di wilayah Perairan Selat Sunda. Upaya tersebut merupakan bentuk komitmen TNI dalam mendukung keselamatan pelayaran, pemantauan aktivitas Gunung Anak Krakatau, serta membantu pencarian dan penyelamatan masyarakat yang membutuhkan pertolongan. Red
#tniprima #tniprofesional #indonesiaemas2045
TEGAL, DN-II Sebanyak 66 personel Polres Tegal Kota menjalani Ujian Bela Diri Polri sebagai bagian dari tahapan Ujian Kenaikan Pangkat (UKP) periode 1 Januari 2027.
Ujian berlangsung di GOR Tegal Selatan, Kota Tegal, Jumat (11/9/2026), dengan peserta terdiri dari empat personel perwira dan 62 personel bintara.
Dalam ujian tersebut, para peserta diuji dalam penguasaan teknik Bela Diri Polri, mulai dari ketangkasan hingga kemampuan menerapkan teknik secara tepat dalam situasi yang berkaitan dengan pelaksanaan tugas.
Kabag SDM Polres Tegal Kota AKBP Pujiningsih mengatakan, ujian bela diri bukan sekadar tahapan untuk memenuhi persyaratan kenaikan pangkat.
Menurutnya, kegiatan tersebut sekaligus menjadi bagian dari evaluasi untuk melihat kesiapan dan kemampuan personel dalam menguasai keterampilan yang dapat menunjang tugas di lapangan.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
“Ujian Bela Diri Polri ini tidak semata-mata untuk memenuhi persyaratan kenaikan pangkat, tetapi juga sebagai sarana untuk mengukur sejauh mana kesiapan dan kemampuan personel dalam menguasai teknik bela diri yang dapat digunakan saat melaksanakan tugas di lapangan,” ujar AKBP Pujiningsih.
Ia menegaskan, kenaikan pangkat harus diikuti dengan peningkatan kemampuan dan tanggung jawab dalam menjalankan tugas.
“Setiap kenaikan pangkat harus diiringi dengan peningkatan kemampuan, tanggung jawab dan profesionalisme. Karena itu, kami berharap seluruh peserta mengikuti ujian dengan sungguh-sungguh dan menjadikan kegiatan ini sebagai bagian dari upaya meningkatkan kemampuan diri,” katanya.
AKBP Pujiningsih menambahkan, kemampuan Bela Diri Polri menjadi salah satu keterampilan yang dibutuhkan personel ketika menghadapi situasi tertentu saat bertugas. Namun, penggunaannya tetap harus mengedepankan ketepatan, pengendalian diri dan profesionalisme.
“Harapannya, personel yang mengikuti UKP tidak hanya memenuhi persyaratan administrasi, tetapi benar-benar memiliki kesiapan fisik dan keterampilan yang semakin baik,” ujarnya.
Ia berharap kenaikan pangkat nantinya tidak hanya menjadi peningkatan jenjang kepangkatan, tetapi juga menjadi motivasi bagi personel untuk meningkatkan kualitas pengabdian dan pelayanan kepada masyarakat. ( S. Bimantoro )
SEMARANG, DN-II Festival Literasi Jawa Tengah Tahun 2026 menjadi momentum penguatan ekosistem literasi melalui kolaborasi berbagai pihak untuk menumbuhkan budaya membaca, menulis, dan berpikir kritis di tengah masyarakat.
Kegiatan yang berlangsung di Uptown Mall BSB City, Semarang, Jumat (11/9/2026), dihadiri Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen, Bunda Literasi Provinsi Jawa Tengah Hj. Nawal Nur Arafah, M.S.I., para Bunda Literasi kabupaten/kota se-Jawa Tengah, termasuk Bunda Literasi Kota Tegal, Gadis Dedy Yon, serta Wali Kota Tegal, Dedy Yon Supriyono, S.E., M.M.
Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Jawa Tengah, Rahmah Nur Hayati, mengatakan Festival Literasi Jawa Tengah diselenggarakan untuk menghidupkan kembali semangat membaca, menulis, dan berpikir kritis masyarakat. Selain itu, kegiatan tersebut menjadi ruang kolaborasi berbagai elemen dalam membangun ekosistem literasi yang kuat dan berkelanjutan.
Mengusung tema “Bergerak Bareng Membangun Literasi di Jawa Tengah” dengan slogan “Ngopeni Budaya, Lakoni Literasi”, festival ini melibatkan berbagai kalangan mulai dari anak usia dini, pelajar, mahasiswa, santri, masyarakat umum, sekolah, perguruan tinggi, pesantren, pustakawan, pegiat literasi, seniman, sastrawan, penulis, penerbit, komunitas seni budaya, instansi pemerintah hingga dunia usaha.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Dalam sambutannya, Bunda Literasi Provinsi Jawa Tengah Hj. Nawal Nur Arafah menekankan pentingnya transformasi perpustakaan agar mampu menjawab kebutuhan generasi masa kini.
“Perpustakaan harus berani bertransformasi menjadi ruang publik yang menyenangkan. Selama ini masih ada kesan perpustakaan sebagai tempat yang penuh larangan. Padahal, generasi muda membutuhkan ruang yang lebih terbuka, nyaman, dan menyenangkan untuk belajar maupun berinteraksi,” ujarnya.
Menurutnya, perpustakaan perlu diintegrasikan dengan ruang terbuka dan fasilitas yang lebih ramah bagi masyarakat sehingga mampu menjadi tempat berkumpul yang diminati generasi muda. Selain itu, digitalisasi bahan bacaan juga perlu terus didorong agar akses terhadap sumber pengetahuan semakin luas.
Nawal juga menyoroti tantangan efisiensi anggaran yang dihadapi berbagai daerah. Namun demikian, ia berharap kondisi tersebut tidak menghambat upaya peningkatan literasi masyarakat.
“Efisiensi anggaran menjadi tantangan bagi kita semua. Karena itu, kolaborasi harus terus diperkuat dan jangan sampai efisiensi menghentikan layanan perpustakaan keliling yang selama ini menjangkau masyarakat,” katanya.
Ia bahkan mengusulkan pemanfaatan armada Trans Jateng sebagai ruang baca bergerak yang dapat mendekatkan literasi kepada masyarakat, khususnya pelajar yang menjadi pengguna transportasi tersebut.
Lebih lanjut, Nawal menegaskan bahwa literasi tidak hanya dimaknai sebagai kemampuan membaca dalam jumlah banyak, melainkan kemampuan memanfaatkan pengetahuan sebagai dasar dalam mengambil keputusan dan menjalani kehidupan.
“Literasi bukan sekadar banyak membaca, tetapi bagaimana pengetahuan yang diperoleh dapat menjadi tumpuan dalam berpikir dan bertindak. Mudah-mudahan festival ini menjadi momentum untuk meningkatkan budaya literasi masyarakat Jawa Tengah,” tuturnya.
Festival Literasi Jawa Tengah 2026 berlangsung selama tiga hari, 11–13 September 2026, dengan menghadirkan berbagai kegiatan, di antaranya bedah buku bersama penulis Tere Liye, workshop penguatan literasi, seminar literasi santri bersama Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen, monolog, berbagai lomba literasi, serta pertunjukan seni dan budaya yang melibatkan masyarakat dari berbagai daerah di Jawa Tengah.(* S. Bimantoro )
JAKARTA, DN-II Pakar Hukum Internasional dan Ekonom, Prof. Sutan Nasomal, S.H., M.H., memberikan apresiasi tinggi atas kinerja gemilang Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean A Tangerang yang secara konsisten memperkuat pengawasan dan penindakan terhadap peredaran rokok ilegal di wilayah kerjanya.
Hingga akhir Agustus 2026, Bea Cukai Tangerang tercatat telah melakukan 445 kali penindakan terhadap peredaran hasil tembakau tanpa dokumen atau berpita cukai palsu. Total nilai barang bukti yang diamankan diperkirakan mencapai Rp18,04 miliar, dengan potensi kerugian negara yang berhasil diselamatkan sebesar Rp9,63 miliar.
”Langkah tegas ini patut diacungi jempol karena tidak hanya melindungi keuangan negara dari kebocoran, tetapi juga menciptakan iklim persaingan usaha yang sehat,” ujar Prof. Sutan Nasomal saat memberikan tanggapan kepada sejumlah pemimpin redaksi media cetak dan online di Markas Pusat Partai Oposisi Merdeka, Cijantung, Jakarta, Jumat (11/9/2026).
Rincian Komoditas Ilegal yang Diamankan
Komoditas hasil tembakau ilegal yang paling mendominasi adalah jenis Sigaret Kretek Mesin (SKM) dan Sigaret Putih Mesin (SPM) dengan total mencapai 10.395.532 batang. Nilai barang tersebut ditaksir sebesar Rp15,46 miliar, yang berhasil mencegah potensi kerugian negara senilai Rp9,30 miliar. Selain rokok konvensional, petugas juga menyita 27.816 mililiter cairan Hasil Tembakau Rokok Elektrik (HT-REL) serta 822.654 gram tembakau kunyah.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Distribusi Penindakan Berdasarkan Wilayah
Kabupaten Tangerang: Menjadi wilayah dengan penindakan terbanyak, yakni 277 Surat Bukti Penindakan (SBP) untuk 7.492.460 batang SKM/SPM, serta 2 penindakan HT-REL sebanyak 27.816 mililiter.
Kota Tangerang: Tercatat 164 SBP dengan sasaran 2.901.932 batang SKM/SPM, serta 1 penindakan tembakau kunyah sebanyak 822.654 gram.
Kota Tangerang Selatan: Mencatat 1 penindakan berupa 1.140 batang SKM dan SPM.
Capaian Kinerja Agustus 2026

Khusus pada bulan Agustus 2026, Bea Cukai Tangerang membukukan 58 penindakan rokok SKM dan SPM dengan total barang bukti 1.787.560 batang. Nilai barang tersebut mencapai Rp2,65 miliar, dengan potensi kerugian negara yang berhasil dicegah sebesar Rp1,60 miliar.
Penyelesaian Barang Hasil Penindakan
Seluruh barang bukti penindakan diproses secara transparan dan akuntabel sesuai ketentuan hukum yang berlaku melalui berbagai mekanisme:
Barang Dikuasai Negara (BDN): Sebanyak 9.150.228 batang ditetapkan sebagai BDN untuk diproses menjadi Barang Milik Negara (BMN) guna pemusnahan lebih lanjut.
Ultimum Remedium: Berhasil memasukkan dana ke kas negara sebesar Rp546.818.000.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Proses Hukum (P-21): Sebanyak 1.053.200 batang telah masuk tahap penyidikan lanjutan hingga P-21.
Sanksi Administrasi: Diterbitkan sanksi STCK-1 untuk HT-REL sebanyak 4.536 mililiter dan tembakau kunyah 822.654 gram.
Bea Cukai Tangerang menegaskan bahwa pengawasan terhadap barang kena cukai tidak hanya berhenti pada tahap penyitaan, tetapi juga menjamin setiap penindakan diselesaikan secara transparan. Langkah ini diharapkan terus menjaga kepatuhan tata niaga hasil tembakau serta melindungi penerimaan negara dari potensi kerugian akibat barang ilegal.
(Narasumber: Prof. Sutan Nasomal, S.H., M.H. Pakar Hukum Internasional & Ekonom)
PALANGKA RAYA, DN-II Wakil Presiden (Wapres) Republik Indonesia Gibran Rakabuming melaksanakan kunjungan kerja ke Pusat Rehabilitasi Orangutan di Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Kamis (10/9/2026).
Di tengah kondisi udara yang diselimuti pekatnya kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Wapres turun langsung memastikan penanganan darurat bagi satwa dan habitatnya berjalan cepat serta tepat sasaran.
Didampingi tim medis veteriner dan pegiat konservasi satwa, Wapres menegaskan bahwa penanggulangan karhutla harus dilakukan secara komprehensif. Aspek perlindungan masyarakat harus berjalan selaras dengan keselamatan satwa beserta ekosistem asalnya.
”Penanganan karhutla tidak boleh hanya berfokus pada pemadaman api dan keselamatan warga, tetapi juga harus mencakup penyelamatan satwa dan pemulihan habitatnya secara menyeluruh,” ujar Wapres dalam peninjauannya.
Dalam kesempatan tersebut, Wapres meninjau langsung fasilitas perawatan orangutan yang terdampak, berdialog dengan para relawan serta tenaga medis, dan menyerahkan bantuan logistik darurat berupa obat-obatan, suplemen, serta alat nebulizer untuk mendukung pernapasan satwa yang terpapar asap tebal.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Wapres menyoroti pentingnya langkah antisipatif terhadap potensi gangguan ekosistem yang dapat memicu konflik antara satwa liar dan manusia akibat pergeseran ruang hidup. Pemulihan lingkungan pasca-karhutla harus mencakup pemulihan ketersediaan pakan alami dan sumber air bersih di kawasan hutan yang aman.
Pemerintah mendorong penguatan kolaborasi lintas sektor yang melibatkan kementerian/lembaga, pemerintah daerah, komunitas, relawan, hingga yayasan konservasi. Sinergi terpadu ini dinilai krusial untuk memastikan proses evakuasi, rehabilitasi medis, hingga pelepasliaran kembali satwa ke habitat aslinya dapat berjalan optimal.
Red/BPMI Setwapres
#KemensetnegRI #RilisWakilPresiden
You cannot copy content of this page





