Beranda » brebes

brebes

Brebes, DN-II Semangat kebersamaan dan budaya gotong royong kembali ditunjukkan oleh masyarakat Desa Karangbandung, Kecamatan Ketanggungan, Kabupaten Brebes, dalam pelaksanaan pembangunan Jembatan Beton Garuda. Kegiatan yang berlangsung pada Sabtu (18/07/2026).

Tersebut melibatkan Babinsa Desa Karangbandung, Sertu Hendra, bersama warga yang bahu-membahu mengerjakan pembangunan jembatan sebagai sarana penghubung yang sangat dibutuhkan masyarakat.

Sejak pagi hari, masyarakat dari berbagai kalangan tampak antusias bergabung dalam kegiatan gotong royong. Bersama Babinsa, mereka melaksanakan berbagai pekerjaan mulai dari pengangkutan material, persiapan pengecoran, hingga merapikan area pembangunan agar proses pekerjaan berjalan aman dan lancar. Kehadiran Babinsa di tengah masyarakat menjadi penyemangat sekaligus wujud nyata pendampingan TNI dalam membantu percepatan pembangunan di wilayah binaannya.

Pembangunan Jembatan Beton Garuda di Desa Karangbandung diharapkan mampu memberikan manfaat besar bagi masyarakat. Selain memperlancar akses transportasi, jembatan ini nantinya akan mempermudah aktivitas perekonomian, pendidikan, pertanian, serta mobilitas warga sehari-hari. Infrastruktur yang memadai diyakini akan menjadi salah satu faktor penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat pedesaan.

Babinsa Desa Karangbandung, Sertu Hendra, mengatakan bahwa gotong royong merupakan kekuatan utama dalam membangun desa. Menurutnya, sinergi antara TNI dan masyarakat menjadi modal penting agar setiap program pembangunan dapat terlaksana dengan baik dan memberikan hasil yang maksimal.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

“Melalui semangat gotong royong, pekerjaan yang berat akan terasa ringan. Kehadiran Babinsa merupakan bentuk komitmen TNI untuk selalu berada di tengah masyarakat, membantu setiap upaya pembangunan yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan warga,” ujarnya.

Warga Desa Karangbandung pun menyampaikan apresiasi atas keterlibatan Babinsa yang selalu hadir mendampingi berbagai kegiatan masyarakat. Mereka berharap pembangunan Jembatan Beton Garuda dapat segera selesai sehingga manfaatnya dapat segera dirasakan oleh seluruh warga.

Kegiatan gotong royong tersebut sekaligus menjadi bukti bahwa kemanunggalan TNI dengan rakyat tetap terjaga dengan baik. Melalui kebersamaan, kepedulian, dan semangat saling membantu, pembangunan infrastruktur di wilayah pedesaan dapat berjalan lebih cepat, sekaligus memperkuat persatuan serta rasa memiliki terhadap hasil pembangunan yang dikerjakan bersama.

Dengan semangat gotong royong yang terus dipelihara, pembangunan Jembatan Beton Garuda di Desa Karangbandung diharapkan menjadi salah satu infrastruktur strategis yang mampu mendukung kemajuan wilayah Kecamatan Ketanggungan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat Kabupaten Brebes. Red

BREBES, DN-II Penantian panjang masyarakat Desa Bangbayang, Kecamatan Bantarkawung, Kabupaten Brebes, akhirnya berakhir dengan kebahagiaan. Setelah melalui proses pembangunan yang berlangsung selama beberapa bulan dan dikerjakan secara bertahap dengan semangat gotong royong, pembangunan Jembatan Gantung Garuda di lintasan Sungai Ciraja resmi mencapai tahap finis pada Sabtu (18/07/2026).

Rampungnya pembangunan tersebut disambut penuh rasa syukur oleh masyarakat yang selama ini menantikan hadirnya akses penyeberangan yang aman, kokoh, dan layak digunakan.

Sejak pagi hari, suasana di lokasi pembangunan dipenuhi wajah-wajah bahagia. Jembatan yang dahulu hanya menjadi impian masyarakat kini berdiri kokoh membentang di atas Sungai Ciraja. Infrastruktur tersebut menjadi bukti nyata bahwa kerja keras, kebersamaan, dan semangat gotong royong mampu melahirkan sebuah karya besar yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Babinsa Desa Bangbayang, Pelda Aris, yang sejak awal mendampingi seluruh tahapan pembangunan, turut menyaksikan selesainya pekerjaan tersebut. Selama proses pembangunan, Pelda Aris selalu hadir di tengah masyarakat, memberikan motivasi, membantu koordinasi di lapangan, serta memastikan seluruh pekerjaan berjalan dengan aman, tertib, dan sesuai dengan rencana.

Menurut Pelda Aris, keberhasilan pembangunan Jembatan Gantung Garuda merupakan hasil dari sinergi seluruh pihak yang memiliki tujuan yang sama, yakni menghadirkan akses transportasi yang lebih baik bagi masyarakat pedesaan.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

“Alhamdulillah, pembangunan Jembatan Gantung Garuda akhirnya selesai. Ini merupakan hasil kerja keras bersama antara TNI, pemerintah, tim teknis, dan masyarakat yang selama ini tanpa lelah bergotong royong. Semoga jembatan ini membawa manfaat yang besar bagi seluruh warga,” ungkap Pelda Aris.

Komandan Kodim 0713/Brebes, Letkol Inf Ambariyantomo, S.Hub.Int, menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi dalam pembangunan jembatan tersebut.

Beliau menegaskan bahwa pembangunan Jembatan Gantung Garuda bukan sekadar menghadirkan sebuah infrastruktur, tetapi juga menjadi bukti nyata bahwa kemanunggalan TNI dan rakyat merupakan kekuatan besar dalam membangun bangsa.

“Keberhasilan pembangunan Jembatan Gantung Garuda merupakan hasil dari semangat kebersamaan, gotong royong, dan kepedulian semua pihak. Saya mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Desa Bangbayang, pemerintah desa, tim teknis, serta seluruh personel Koramil 12/Bantarkawung yang telah bekerja dengan penuh dedikasi. Semoga jembatan ini menjadi sarana yang membawa manfaat besar bagi masyarakat dan mampu meningkatkan kesejahteraan warga,” ujar Letkol Inf Ambariyantomo, S.Hub.Int.

Beliau juga berharap agar masyarakat bersama-sama menjaga dan merawat jembatan tersebut sehingga dapat dimanfaatkan dalam jangka waktu yang panjang oleh generasi yang akan datang.

Jembatan Gantung Garuda dibangun untuk memberikan kemudahan akses bagi masyarakat yang selama ini harus menghadapi berbagai kendala saat melintasi Sungai Ciraja, khususnya pada musim penghujan. Dengan selesainya pembangunan, mobilitas warga akan menjadi lebih cepat, aman, dan efisien. Hasil pertanian dapat diangkut dengan lebih mudah, akses menuju sekolah dan fasilitas kesehatan semakin terbuka, serta aktivitas ekonomi masyarakat diperkirakan akan meningkat.

Selama proses pembangunan berlangsung, nilai-nilai gotong royong menjadi fondasi utama keberhasilan pekerjaan. Masyarakat dari berbagai kalangan tanpa mengenal lelah terus memberikan bantuan sesuai kemampuan masing-masing. Kehadiran anggota Koramil 12/Bantarkawung yang dipimpin Babinsa Pelda Aris semakin memperkuat semangat kebersamaan sehingga setiap tahapan pembangunan dapat diselesaikan dengan baik.

Rampungnya Jembatan Gantung Garuda menjadi tonggak penting bagi kemajuan Desa Bangbayang dan wilayah sekitarnya. Infrastruktur tersebut diharapkan mampu membuka peluang pembangunan di berbagai sektor, mulai dari ekonomi, pendidikan, kesehatan, hingga pariwisata desa. Lebih dari itu, jembatan ini menjadi simbol hadirnya negara dalam menjawab kebutuhan masyarakat melalui pembangunan yang berorientasi pada kesejahteraan rakyat.

Keberhasilan pembangunan Jembatan Gantung Garuda juga menjadi bukti bahwa TNI tidak hanya menjalankan tugas menjaga kedaulatan negara, tetapi juga hadir sebagai motor penggerak pembangunan dan mitra masyarakat dalam mengatasi berbagai kesulitan di wilayah.

Kini, jembatan yang berdiri megah di atas Sungai Ciraja menjadi saksi atas perjalanan panjang perjuangan, kerja keras, dan pengabdian tanpa pamrih. Setiap tiang, kabel baja, dan papan lantai yang terpasang menyimpan kisah kebersamaan antara TNI dan masyarakat yang bekerja bahu-membahu demi satu tujuan mulia.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Dengan selesainya pembangunan Jembatan Gantung Garuda pada Sabtu (18/07/2026), masyarakat Desa Bangbayang akhirnya dapat menikmati hasil dari perjuangan bersama. Jembatan tersebut bukan hanya menjadi penghubung dua wilayah yang dipisahkan sungai, tetapi juga menjadi simbol persatuan, semangat gotong royong, dan bukti nyata bahwa ketika TNI dan rakyat bersatu, pembangunan untuk kemajuan bangsa dapat terwujud dengan baik. Red

Brebes, DN-II Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Brebes memastikan seluruh proses pengambilan barang bukti dalam penanganan kasus kecelakaan lalu lintas dilaksanakan sesuai dengan ketentuan hukum dan prosedur yang berlaku.

Kepala Unit Penegakan Hukum (Kanit Gakkum) Satlantas Polres Brebes, IPDA Arenas Bayu Setyadi, S.H., menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen menjalankan setiap tahapan penanganan perkara secara profesional, transparan, dan akuntabel.

Menurut IPDA Arenas Bayu Setyadi, S.H., seluruh proses hukum yang berkaitan dengan penanganan kecelakaan lalu lintas dilaksanakan berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku serta tidak dipungut biaya di luar ketentuan resmi.

“Kami memastikan tidak ada mekanisme di luar ketentuan yang diterapkan dalam proses penanganan maupun pengambilan barang bukti kecelakaan lalu lintas. Seluruh pelayanan yang kami berikan mengacu pada aturan dan prosedur yang berlaku,” ujarnya, Kamis (16/7/2026).

Ia menjelaskan, setiap barang bukti yang telah memenuhi persyaratan administrasi dan ketentuan hukum dapat diambil oleh pihak yang berhak sesuai dengan mekanisme yang telah ditetapkan.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Satlantas Polres Brebes, lanjutnya, senantiasa mengedepankan prinsip pelayanan publik yang profesional, transparan, dan berintegritas dalam setiap pelaksanaan tugas.

Selain itu, IPDA Arenas Bayu Setyadi, S.H., turut menanggapi kembali beredarnya unggahan di media sosial yang menyebut adanya permintaan sejumlah uang dalam proses pengambilan barang bukti kecelakaan lalu lintas di Unit Gakkum Satlantas Polres Brebes.

Ia menegaskan bahwa informasi yang beredar tersebut merupakan informasi lama yang hingga saat ini tidak pernah dapat dibuktikan kebenarannya. Narasi tersebut juga tidak mencantumkan identitas narasumber yang jelas, waktu kejadian, maupun bukti pendukung yang dapat dipertanggungjawabkan.

 

“Informasi yang beredar tersebut tidak benar dan tidak sesuai dengan fakta yang ada di lapangan. Hingga saat ini, kami belum menerima laporan resmi yang disertai identitas pelapor maupun bukti pendukung sebagaimana yang dinarasikan dalam unggahan tersebut,” terangnya.

Lebih lanjut, IPDA Arenas Bayu Setyadi, S.H., menyoroti salah satu narasi yang menyebutkan bahwa pihak kepolisian meminta sejumlah uang dengan alasan kendaraan telah dijaga selama berada di gudang penyimpanan.

Menurutnya, pernyataan tersebut merupakan informasi yang tidak berdasar dan tidak pernah disampaikan oleh pejabat maupun personel Satlantas Polres Brebes.

“Kami tegaskan, tidak ada pejabat ataupun anggota Satlantas Polres Brebes yang pernah menyampaikan pernyataan sebagaimana yang beredar di media sosial, termasuk narasi yang menyebut kendaraan tidak dapat diambil sebelum memberikan sejumlah uang. Oleh karena itu, masyarakat diharapkan lebih bijak dalam menerima dan menyebarluaskan informasi yang belum terverifikasi,” jelasnya.

Ia menambahkan, informasi yang disampaikan tanpa dasar yang jelas dan tanpa bukti yang sah dapat dikategorikan sebagai informasi yang menyesatkan serta berpotensi menimbulkan keresahan dan menurunkan tingkat kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian.

Pihaknya mengimbau masyarakat untuk melakukan konfirmasi kepada pihak kepolisian apabila memperoleh informasi yang berkaitan dengan pelayanan Satlantas Polres Brebes.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

“Kami terbuka terhadap kritik, masukan, maupun laporan masyarakat. Apabila benar terdapat dugaan pungutan liar yang dilakukan oleh oknum anggota, kami pastikan akan ditindak tegas sesuai ketentuan yang berlaku. Namun, kami juga mengajak masyarakat untuk tidak mudah mempercayai dan menyebarluaskan informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya,” tambahnya.

IPDA Arenas Bayu Setyadi, S.H., menegaskan bahwa Polres Brebes selalu membuka ruang komunikasi dan pengaduan bagi masyarakat yang membutuhkan penjelasan terkait prosedur penanganan perkara maupun pengambilan barang bukti.

Apabila masyarakat menemukan atau mengalami dugaan pungutan liar yang dilakukan oleh oknum anggota, Polres Brebes meminta agar segera melaporkan secara resmi dengan menyertakan identitas, kronologi, serta bukti pendukung agar dapat segera ditindaklanjuti secara profesional dan transparan.

Layanan pengaduan yang dapat dihubungi antara lain:

1. Unit Gakkum Satlantas Polres Brebes (WhatsApp): 0857-1253-4777
2. Seksi Propam Polres Brebes (WhatsApp): 078-8349-0267
3. Humas Polres Brebes (WhatsApp): 0856-2777-714

Satlantas Polres Brebes juga berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik dengan mengedepankan profesionalisme, transparansi, dan integritas sebagai wujud pelayanan Polri yang Presisi.

Dengan adanya klarifikasi ini, diharapkan masyarakat memperoleh informasi yang benar, tidak mudah terpengaruh oleh kabar bohong yang beredar di media sosial, serta tetap mengedepankan prinsip verifikasi sebelum membagikan suatu informasi kepada publik. Casroni/Hms

BREBES, DN-II Harapan panjang masyarakat Desa Kadumanis dan Desa Citimbang, Kecamatan Salem, Kabupaten Brebes, untuk memiliki akses penghubung yang aman kini semakin mendekati kenyataan. Pembangunan Jembatan Garuda yang menghubungkan kedua desa tersebut terus menunjukkan progres yang signifikan. Memasuki Kamis (16/07/2026).

Konstruksi jembatan telah memasuki tahap akhir sehingga impian yang selama bertahun-tahun hanya menjadi angan kini hampir benar-benar terwujud.

Bagi masyarakat di kedua desa, keberadaan Jembatan Garuda bukan sekadar pembangunan infrastruktur. Jembatan ini merupakan simbol harapan yang lahir dari semangat kebersamaan, gotong royong, serta kepedulian berbagai pihak yang sejak awal bahu-membahu mewujudkan akses penghubung yang lebih aman dan layak.

Selama bertahun-tahun, warga Desa Kadumanis dan Desa Citimbang harus menghadapi berbagai kendala saat melintasi sungai yang memisahkan kedua desa. Pada musim penghujan, tingginya debit air sering kali menghambat aktivitas masyarakat, mulai dari anak-anak yang berangkat sekolah, petani yang membawa hasil panen, hingga warga yang hendak mengakses pelayanan kesehatan maupun kebutuhan sehari-hari.

Kini, berkat kerja keras masyarakat bersama TNI, pemerintah desa, dan tim teknis, impian tersebut sedikit demi sedikit berubah menjadi kenyataan. Struktur Jembatan Garuda telah berdiri kokoh dan terus disempurnakan agar segera dapat dimanfaatkan oleh masyarakat.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Di lokasi pembangunan, Babinsa Desa Kadumanis Koramil 13/Salem Kodim 0713/Brebes, Serda Hasanudin, terus mendampingi setiap tahapan pekerjaan. Tidak hanya memberikan arahan, ia juga turun langsung membantu masyarakat sebagai bentuk pengabdian kepada rakyat.

Melihat perkembangan pembangunan yang semakin mendekati tahap penyelesaian, Serda Hasanudin menyampaikan rasa syukur sekaligus apresiasinya kepada seluruh masyarakat yang sejak awal tidak pernah berhenti memberikan dukungan.

“Yang dulu hanya mimpi, sekarang hampir terwujud. Semua ini berkat doa, kerja keras, dan semangat gotong royong masyarakat bersama TNI. Semoga dalam waktu dekat Jembatan Garuda dapat selesai dan segera dimanfaatkan oleh seluruh warga,” ujar Serda Hasanudin.

Menurutnya, pembangunan Jembatan Garuda menjadi bukti bahwa cita-cita besar dapat diwujudkan apabila seluruh elemen masyarakat bersatu dalam satu tujuan. Kekompakan, kepedulian, dan semangat pantang menyerah menjadi modal utama yang membawa pembangunan hingga mencapai tahap saat ini.

Sementara itu, Komandan Kodim 0713/Brebes Letkol Inf Ambariyantomo, S.Hub.Int memberikan apresiasi kepada seluruh masyarakat Desa Kadumanis dan Desa Citimbang atas dedikasi mereka selama proses pembangunan berlangsung.

“Saya mengucapkan terima kasih dan penghargaan kepada seluruh masyarakat yang telah menunjukkan semangat gotong royong luar biasa. Pembangunan Jembatan Garuda merupakan bukti bahwa sinergi antara TNI, pemerintah daerah, pemerintah desa, dan masyarakat mampu menghasilkan karya yang sangat bermanfaat bagi kepentingan bersama. Semoga jembatan ini menjadi penggerak kemajuan ekonomi, pendidikan, dan kesejahteraan masyarakat,” ungkap Dandim.

Lebih lanjut, Dandim menegaskan bahwa pendampingan yang dilakukan Babinsa merupakan implementasi tugas pembinaan teritorial TNI AD, yakni hadir di tengah masyarakat, membantu mengatasi kesulitan rakyat, sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.

Pembangunan Jembatan Garuda juga menjadi contoh nyata bahwa budaya gotong royong masih tumbuh kuat di tengah masyarakat Kabupaten Brebes. Setiap tahapan pembangunan dilalui bersama dengan penuh semangat, mulai dari pembukaan akses, pembangunan pondasi, pemasangan tiang, pemasangan sling baja, hingga penyempurnaan konstruksi yang kini hampir selesai.

Keberadaan jembatan ini nantinya diharapkan mampu membuka akses yang lebih cepat dan aman antara Desa Kadumanis dan Desa Citimbang, memperlancar distribusi hasil pertanian, memudahkan akses menuju sekolah dan fasilitas kesehatan, serta mendorong peningkatan perekonomian masyarakat di wilayah Kecamatan Salem.

Bagi masyarakat, Jembatan Garuda bukan hanya rangkaian baja dan beton yang membentang di atas sungai. Jembatan ini adalah simbol perjuangan, pengorbanan, doa, dan kebersamaan yang dibangun oleh banyak tangan dengan satu tujuan mulia, yakni menghadirkan masa depan yang lebih baik bagi generasi mendatang.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Dengan semangat kebersamaan yang terus terjaga, pembangunan Jembatan Garuda di Desa Kadumanis diyakini akan segera rampung. Impian yang dahulu terasa begitu jauh kini telah berdiri nyata di hadapan masyarakat, menjadi bukti bahwa dengan persatuan, kerja keras, dan kemanunggalan TNI bersama rakyat, tidak ada cita-cita yang terlalu besar untuk diwujudkan.(Pen0713)

Brebes, DN-II Semangat kebersamaan dan kecintaan terhadap olahraga sepak bola tampak begitu terasa di wilayah jajaran Kodim 0713/Brebes. Prajurit TNI bersama masyarakat mengikuti kegiatan nonton bareng (nobar) pertandingan Semifinal Piala Dunia 2026 antara Inggris melawan Argentina yang diselenggarakan di sejumlah Koramil jajaran Kodim 0713/Brebes.

Kegiatan nobar berlangsung dengan penuh antusias. Warga dari berbagai kalangan hadir bersama anggota TNI untuk menyaksikan pertandingan yang berlangsung sengit hingga peluit panjang dibunyikan. Selain menjadi hiburan, kegiatan ini juga menjadi ajang mempererat tali silaturahmi dan memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat. (16/7/2026).

Pj. Pasiter Kodim 0713/Brebes Kapten Inf M. Tuteng A.P. menyampaikan bahwa kegiatan nonton bareng merupakan salah satu sarana mempererat komunikasi sosial antara TNI dan masyarakat.

“Melalui kegiatan nobar ini, kami ingin menghadirkan suasana kebersamaan yang hangat antara TNI dan masyarakat. Sepak bola adalah olahraga yang mampu menyatukan berbagai kalangan tanpa memandang usia maupun latar belakang. Momentum ini sekaligus menjadi wadah komunikasi sosial sehingga hubungan TNI dengan masyarakat semakin erat dan harmonis,” ujar Pasiter Kodim 0713/Brebes.

Ia menambahkan bahwa Kodim 0713/Brebes akan terus mendukung berbagai kegiatan positif yang melibatkan masyarakat sebagai bagian dari upaya menjaga persatuan, kebersamaan, dan kondusivitas wilayah.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Salah seorang warga Kecamatan Tonjong, Ahmad (44), mengaku sangat senang dapat mengikuti kegiatan nobar bersama anggota Koramil.

“Saya sangat senang bisa nonton bareng bersama anggota Koramil. Suasananya ramai, aman, dan penuh kekeluargaan. Kami bisa menikmati pertandingan sekaligus lebih dekat dengan bapak-bapak TNI. Semoga kegiatan seperti ini sering diadakan karena sangat bermanfaat untuk mempererat hubungan masyarakat dengan TNI,” ungkap Ahmad.

Sorak sorai para penonton mewarnai jalannya pertandingan sejak babak pertama hingga pertandingan usai. Meski masing-masing memiliki tim favorit, seluruh peserta tetap menjaga sportivitas, ketertiban, dan kebersamaan selama kegiatan berlangsung.

Melalui kegiatan seperti ini, Kodim 0713/Brebes kembali menunjukkan komitmennya dalam membangun kemanunggalan TNI dengan rakyat melalui berbagai aktivitas yang positif, edukatif, dan mampu mempererat hubungan emosional antara aparat teritorial dengan masyarakat di wilayah binaannya. Red

Brebes, DN-II Polres Brebes melaksanakan pengamanan kegiatan nonton bareng (nobar) Piala Dunia 2026 babak semifinal antara Timnas Inggris melawan Timnas Argentina yang diselenggarakan oleh Suara Merdeka Network bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Brebes di Alun-Alun Kabupaten Brebes, Kamis (16/7/2026) dini hari.

Sebelum kegiatan dimulai, pada pukul 01.50 WIB dilaksanakan apel persiapan pengamanan yang dipimpin oleh Kapolsek Brebes AKP Prapto. Apel diikuti personel gabungan yang terdiri dari Sat Samapta, Satlantas, Polsek Brebes, personel Polres Brebes, Dinas Perhubungan Kabupaten Brebes, serta Satpol PP Kabupaten Brebes.

Dalam arahannya, Kapolsek Brebes mengucapkan terima kasih kepada seluruh personel yang terlibat dalam pengamanan serta menginstruksikan agar personel Sat Samapta dan Polsek Brebes menempati titik-titik pengamanan di sekitar lokasi kegiatan, sementara personel Satlantas melaksanakan pengaturan arus lalu lintas di sekitar Alun-Alun Brebes. Personel Sat Samapta juga diminta melaksanakan patroli secara berkala di area kegiatan guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Seluruh personel diingatkan untuk tetap mengutamakan keselamatan dan menjalankan tugas secara humanis serta profesional.

Kegiatan nobar dihadiri sekitar 250 peserta yang terdiri dari masyarakat, pecinta sepak bola, pelaku UMKM, dan panitia penyelenggara. Pengamanan difokuskan pada pengamanan area kegiatan, pengaturan arus lalu lintas, serta pemantauan situasi guna memastikan seluruh rangkaian acara berlangsung aman, tertib, dan lancar.

Pertandingan semifinal yang berlangsung sengit hingga menit-menit akhir tersebut berakhir dengan kemenangan Timnas Argentina atas Timnas Inggris dengan skor 2-1. Antusiasme para penonton terlihat tinggi sepanjang pertandingan, namun tetap berlangsung tertib dan tidak ditemukan adanya gangguan keamanan maupun ketertiban masyarakat.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Sementara, Kasat Samapta Polres Brebes AKP Nur Mahmud, mengatakan bahwa keberhasilan pengamanan kegiatan ini merupakan hasil sinergi seluruh personel pengamanan dan tingginya kesadaran masyarakat dalam menjaga ketertiban bersama.

“Pengamanan kegiatan nobar ini merupakan bentuk komitmen Polres Brebes dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat yang ingin menikmati jalannya pertandingan. Alhamdulillah, berkat sinergi seluruh personel gabungan serta dukungan masyarakat yang tertib dan kooperatif, kegiatan dapat berlangsung dengan aman, lancar, dan kondusif tanpa adanya gangguan kamtibmas. Kami mengapresiasi seluruh masyarakat yang telah bersama-sama menjaga situasi tetap kondusif, sehingga suasana kebersamaan dalam mendukung olahraga dapat berjalan dengan nyaman,” ujar AKP Nur Mahmud.

Ia menambahkan, Polres Brebes akan terus hadir memberikan pelayanan dan pengamanan pada setiap kegiatan masyarakat sebagai upaya menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah Kabupaten Brebes.

“Kami juga mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Brebes, Suara Merdeka Network, Dinas Perhubungan, Satpol PP, serta seluruh pihak yang telah bersinergi sehingga kegiatan nobar Piala Dunia 2026 dapat berjalan dengan sukses,” pungkasnya. Red/Hms

BREBES, DN-II Mewakili Bupati, Sekretaris Daerah Kabupaten Brebes Dr. Tahroni, M.Pd., memimpin upacara pembukaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap III Tahun Anggaran 2026 di Desa Telaga, Kecamatan Bantarkawung, Kabupaten Brebes, Rabu (15/07/2026).

Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Dandim 0713/Brebes Letkol Inf Ambariyantomo, S.Hub.Int jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Brebes, pimpinan perangkat daerah terkait, Ketua PMI, Ketua Baznas, serta unsur masyarakat dan perangkat Desa Telaga.

Program TMMD Sengkuyung Tahap III ini akan berlangsung selama 30 hari, mulai 15 Juli hingga 15 Agustus 2026. Kegiatan ini merupakan wujud sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam upaya percepatan pembangunan di wilayah pedesaan.

Adapun kegiatan yang dilaksanakan meliputi pembangunan infrastruktur mulai dari pembukaan akses jalan 1.080 Meter, rabat beton, pembangunan Drainase dan Talud, rehabilitasi 3 Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), serta kegiatan nonfisik berupa penyuluhan, pelatihan, bakti sosial, pemberian bantuan sembako, donor darah, dan berbagai program pemberdayaan masyarakat.

Dalam sambutannya Dr. Tahroni, M.Pd. menyampaikan apresiasi kepada jajaran Kodim 0713/Brebes atas dedikasi dan komitmennya dalam mendukung pembangunan daerah. “TMMD merupakan bukti nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat, terima kasih kepada jajaran Kodim 0713/Brebes yang terus hadir sebagai motor penggerak pembangunan, khususnya di wilayah yang membutuhkan percepatan pembangunan,” ujarnya.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Lebih lanjut, ia mendorong desa-desa di Kabupaten Brebes untuk terus berinovasi dan mengoptimalkan potensi yang dimiliki. “Desa harus semakin kreatif dalam menggali potensi, mengembangkan UMKM, serta mengelola sumber daya secara inovatif, Pemerintah Kabupaten Brebes akan selalu memberikan dukungan penuh bagi desa-desa yang berkomitmen untuk maju,” tambahnya.

Sementara itu, Dandim 0713/Brebes Letkol Inf Ambariyantomo, S.Hub.Int menyampaikan terima kasih atas dukungan Pemerintah Kabupaten Brebes dan seluruh pihak yang terlibat dalam pelaksanaan TMMD. Ia menjelaskan bahwa selain sasaran fisik berupa pembukaan akses dan pengecoran jalan dan rehabilitasi RTLH, TMMD juga menyasar kegiatan nonfisik yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat.
“Melalui TMMD, kami berharap dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta memperkuat kebersamaan TNI dan rakyat,” ungkapnya.

Usai upacara pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan peninjauan lokasi pengecoran jalan dan rehabilitasi RTLH sebagai bagian dari program TMMD Sengkuyung Tahap III di Desa Telaga.

Seluruh rangkaian kegiatan TMMD ini juga mendukung program prioritas TNI Angkatan Darat, antara lain ketahanan pangan, rehabilitasi RTLH, program TNI Manunggal Air dan pembangunan MCK, percepatan penurunan stunting, serta pelestarian lingkungan.

Melalui TMMD, diharapkan tidak hanya terbangun infrastruktur desa, tetapi juga tumbuh semangat gotong royong, kemandirian, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan. Red

Brebes, DN-II Kapolres Brebes AKBP Lilik Ardhiansyah menghadiri tasyakuran Hari Ulang Tahun (HUT) ke-27 Persatuan Purnawirawan (PP) Polri Cabang Brebes yang digelar di Pendopo Kabupaten Brebes, Selasa (14/7/2026).

Kegiatan berlangsung khidmat dan menjadi momentum mempererat silaturahmi serta memperkuat sinergi antara Polri dan para purnawirawan.

Dalam kapasitasnya sebagai Pembina PP Polri Cabang Brebes, AKBP Lilik Ardhiansyah menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh keluarga besar PP Polri. Ia mengapresiasi dedikasi dan pengabdian para purnawirawan yang dinilai tetap konsisten memberikan perhatian, dukungan, serta kontribusi bagi kemajuan institusi Polri meski telah menyelesaikan masa dinas aktif.

“Atas nama pribadi dan keluarga besar Polres Brebes, saya mengucapkan selamat HUT ke-27 kepada seluruh keluarga besar PP Polri. Semoga PP Polri semakin solid, kompak, dan terus memberikan kontribusi positif dalam mendukung tugas-tugas Kepolisian serta pengabdian kepada masyarakat,” ujar Kapolres saat memberikan sambutan.

Pada kesempatan tersebut, Kapolres juga memohon doa, arahan, dan bimbingan dari para senior PP Polri. Menurutnya, tantangan tugas kepolisian saat ini semakin kompleks dan dinamis sehingga pengalaman, kebijaksanaan, serta nasihat para purnawirawan menjadi bekal yang sangat berharga bagi anggota Polri yang masih aktif.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

“Kami memohon doa dan bimbingan dari para senior agar dapat terus menjalankan tugas dengan baik, memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, serta mewujudkan Polri yang Presisi dan semakin dipercaya publik,” katanya.

Peringatan HUT ke-27 PP Polri tahun ini mengusung tema “Purna Bhakti Bukan Akhir Pengabdian, Tegakkan Komitmen dan Perkokoh Sikap Konsistensi PP Polri dalam Mendukung Tugas Polri yang Presisi”. Tema tersebut menjadi pengingat bahwa semangat pengabdian seorang insan Bhayangkara tidak berhenti saat memasuki masa purna tugas, melainkan tetap diwujudkan melalui dukungan, pemikiran, dan keteladanan bagi institusi maupun masyarakat.

Melalui momentum tersebut, diharapkan hubungan yang harmonis antara Polri dan PP Polri semakin erat sehingga mampu memperkuat sinergi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat serta memberikan pengabdian terbaik bagi bangsa dan negara.

Selain Kapolres Brebes, sambutan juga disampaikan oleh Ketua PP Polri Cabang Brebes, perwakilan Bupati Brebes yang diwakili Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Brebes, serta sesepuh PP Polri. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung tertib sesuai agenda yang telah disusun dengan partisipasi aktif seluruh peserta dan tamu undangan. Red/Hms

BREBES, DN-II Semangat gotong royong yang menjadi ciri khas masyarakat pedesaan terus menggelora dalam pembangunan Jembatan Garuda di Desa Kadumanis, Kecamatan Salem, Kabupaten Brebes. Memasuki Selasa (14/07/2026).

Proses pembangunan jembatan yang menghubungkan Desa Kadumanis dengan Desa Citimbang masih terus berlangsung dengan antusiasme tinggi dari masyarakat bersama aparat TNI.

Di tengah padatnya pekerjaan konstruksi, Babinsa Desa Kadumanis Koramil 13/Salem Kodim 0713/Brebes, Serda Hasanudin, terus memberikan motivasi kepada seluruh pekerja agar tetap menjaga semangat hingga pembangunan selesai.

“Tetap semangat, pantang kendor biar cepat selesai,” ujar Serda Hasanudin saat menyemangati warga yang sedang bekerja di lokasi pembangunan.

Kalimat sederhana tersebut menjadi penyemangat bagi masyarakat yang sejak pagi telah bergotong royong menyelesaikan berbagai tahapan pekerjaan. Dengan penuh kekompakan, warga bersama anggota TNI bekerja saling membantu, mulai dari menyiapkan material, merapikan area kerja, hingga mendukung pekerjaan konstruksi yang sedang berlangsung.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Menurut Serda Hasanudin, pembangunan Jembatan Garuda bukan hanya tentang mendirikan sebuah infrastruktur, tetapi juga membangun semangat kebersamaan, kepedulian, dan rasa memiliki terhadap hasil pembangunan yang nantinya akan dinikmati bersama.

“Kami ingin masyarakat tetap semangat sampai pekerjaan selesai. Kalau semua kompak dan pantang menyerah, insyaallah pembangunan akan selesai tepat waktu dan hasilnya bisa segera dimanfaatkan oleh masyarakat,” ungkapnya.

Selama proses pembangunan berlangsung, Babinsa tidak hanya bertugas melakukan pengawasan, tetapi juga ikut bekerja bersama masyarakat. Kehadiran aparat TNI di tengah-tengah warga menjadi bukti nyata bahwa kemanunggalan TNI dengan rakyat terus terjaga melalui kerja nyata di lapangan.

Sementara itu, Dandim 0713/Brebes Letkol Inf Ambariyantomo, S.Hub.Int memberikan apresiasi kepada Babinsa dan seluruh masyarakat yang tetap menunjukkan semangat tinggi dalam menyelesaikan pembangunan Jembatan Garuda.

Menurut Dandim, pembangunan yang dilandasi semangat gotong royong akan menghasilkan manfaat yang jauh lebih besar dibandingkan apabila dikerjakan sendiri-sendiri. Ia menilai antusiasme masyarakat Desa Kadumanis dan Desa Citimbang merupakan contoh nyata bahwa budaya gotong royong masih menjadi kekuatan utama dalam membangun desa.

“Saya mengapresiasi dedikasi Babinsa dan seluruh masyarakat yang terus bekerja dengan penuh semangat. Motivasi yang diberikan Babinsa menjadi energi positif bagi warga. Semoga semangat pantang menyerah ini terus dipertahankan hingga pembangunan selesai, sehingga Jembatan Garuda dapat segera dimanfaatkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Letkol Inf Ambariyantomo.

Jembatan Garuda dibangun sebagai akses penghubung antara Desa Kadumanis dan Desa Citimbang yang selama ini dipisahkan oleh aliran sungai. Kehadiran jembatan tersebut diharapkan mampu memperlancar mobilitas masyarakat, mempermudah distribusi hasil pertanian, mempercepat akses menuju fasilitas pendidikan dan kesehatan, serta mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah Kecamatan Salem.

Semangat yang ditunjukkan masyarakat selama proses pembangunan juga menjadi bukti bahwa kebersamaan mampu mengatasi berbagai tantangan. Meski pekerjaan membutuhkan tenaga, waktu, dan kesabaran, seluruh elemen tetap bekerja dengan penuh tanggung jawab demi mewujudkan harapan bersama.

Melalui pendampingan yang dilakukan Babinsa Kodim 0713/Brebes, pembangunan Jembatan Garuda terus berjalan sesuai tahapan. Kehadiran TNI di tengah masyarakat tidak hanya memberikan rasa aman, tetapi juga menjadi motor penggerak gotong royong dalam membantu mengatasi kesulitan rakyat di sekelilingnya sebagaimana diamanatkan dalam tugas pembinaan teritorial.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Dengan semangat “Tetap Semangat, Pantang Kendor Biar Cepat Selesai”, pembangunan Jembatan Garuda di Desa Kadumanis diharapkan segera rampung dan menjadi penghubung yang membawa manfaat besar bagi masyarakat Desa Kadumanis dan Desa Citimbang, sekaligus menjadi simbol kuatnya kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam membangun Kabupaten Brebes yang maju, mandiri, dan sejahtera.Red

BREBES, DN-II Penantian panjang masyarakat Desa Bangbayang, Kecamatan Bantarkawung, Kabupaten Brebes, akhirnya berbuah kebahagiaan. Setelah melalui proses pembangunan yang melibatkan kerja keras TNI, pemerintah desa, tim teknis, dan masyarakat secara bergotong royong selama beberapa bulan, Jembatan Gantung Garuda yang melintasi Sungai Ciraja kini telah rampung. Pada Selasa (14/07/2026).

Wajah-wajah penuh syukur dan senyum bahagia tampak menghiasi masyarakat yang menyaksikan berdirinya jembatan yang selama ini menjadi impian bersama.

Suasana haru begitu terasa di lokasi pembangunan. Warga yang sejak awal turut menyumbangkan tenaga, pikiran, dan doa kini dapat melihat hasil nyata dari perjuangan tersebut. Secercah senyuman yang terpancar dari wajah mereka menjadi gambaran rasa syukur atas hadirnya jembatan yang akan mempermudah aktivitas sehari-hari serta membuka harapan baru bagi kemajuan desa.

Dengan penuh ketulusan, masyarakat menyampaikan ucapan terima kasih kepada Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, atas perhatian pemerintah terhadap pembangunan infrastruktur yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat di daerah. Bagi warga, rampungnya Jembatan Gantung Garuda merupakan bukti nyata bahwa negara hadir untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat hingga ke pelosok desa.

Selama bertahun-tahun, Sungai Ciraja menjadi hambatan bagi mobilitas masyarakat, terutama ketika musim hujan menyebabkan debit air meningkat. Kini, keberadaan Jembatan Gantung Garuda memberikan rasa aman dan kemudahan bagi warga dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. Anak-anak dapat menuju sekolah dengan lebih mudah, petani dapat mengangkut hasil panennya dengan lebih cepat, sementara akses menuju pelayanan kesehatan dan pusat perekonomian menjadi semakin lancar.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Komandan Kodim 0713/Brebes, Letkol Inf Ambariyantomo, S.Hub.Int., menyampaikan bahwa keberhasilan pembangunan Jembatan Gantung Garuda merupakan hasil sinergi seluruh pihak yang bekerja dengan penuh semangat dan rasa tanggung jawab.

“Rampungnya Jembatan Gantung Garuda merupakan hasil kerja sama yang luar biasa antara TNI, pemerintah, dan masyarakat. Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh warga yang telah menunjukkan semangat gotong royong sejak awal hingga akhir pembangunan. Semoga jembatan ini menjadi manfaat besar bagi masyarakat dan mampu meningkatkan kesejahteraan warga Desa Bangbayang serta wilayah sekitarnya,” ujar Dandim.

Beliau juga menegaskan bahwa TNI akan terus hadir di tengah masyarakat sebagai mitra dalam menjaga keamanan, memperkuat persatuan, serta mendukung pembangunan demi meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Di lokasi pembangunan, Babinsa Desa Bangbayang, Pelda Aris, tampak turut merasakan kebahagiaan masyarakat. Selama proses pembangunan berlangsung, ia hampir setiap hari mendampingi warga, memberikan motivasi, mengoordinasikan kegiatan gotong royong, serta memastikan seluruh tahapan pekerjaan berjalan dengan baik. Baginya, keberhasilan pembangunan bukan hanya diukur dari berdirinya sebuah jembatan, tetapi juga dari tumbuhnya semangat persatuan dan kepedulian di tengah masyarakat.

Pembangunan Jembatan Gantung Garuda menjadi bukti nyata bahwa semangat gotong royong masih menjadi kekuatan besar bangsa Indonesia. Berbagai tantangan yang dihadapi selama proses pembangunan mampu dilalui berkat kebersamaan, saling percaya, dan komitmen seluruh pihak untuk mewujudkan cita-cita bersama.

Kini, jembatan yang kokoh berdiri di atas Sungai Ciraja bukan hanya berfungsi sebagai penghubung antarwilayah, tetapi juga menjadi simbol harapan baru bagi masyarakat. Kehadirannya diyakini akan mempercepat pertumbuhan ekonomi desa, meningkatkan akses pendidikan dan kesehatan, serta mempererat hubungan sosial antarwarga.

Bagi masyarakat Desa Bangbayang, Jembatan Gantung Garuda akan selalu dikenang sebagai hasil perjuangan bersama. Setiap tiang yang berdiri, setiap papan yang terpasang, dan setiap kabel yang membentang menjadi saksi atas kerja keras, pengorbanan, dan semangat kebersamaan yang telah diwujudkan dalam sebuah karya yang bermanfaat bagi generasi sekarang maupun yang akan datang.

Rampungnya pembangunan Jembatan Gantung Garuda menjadi penegas bahwa pembangunan yang dilandasi semangat gotong royong, didukung pemerintah, dan didampingi TNI akan mampu menghadirkan perubahan nyata bagi masyarakat. Senyum tulus warga Desa Bangbayang menjadi hadiah terindah atas selesainya pembangunan yang selama ini menjadi impian bersama, sekaligus menjadi simbol hadirnya negara untuk mewujudkan Indonesia yang semakin maju, kuat, dan sejahtera. Red

You cannot copy content of this page