Tegal, DN-II Polsek Warureja bersama Unit Inafis Satreskrim Polres Tegal dan tim medis Puskesmas Warureja mendatangi lokasi penemuan seorang laki-laki meninggal dunia dengan kondisi mengalami luka bakar di area petak sawah kas desa Blok 10, Desa Sidamulya, Kecamatan Warureja, Kabupaten Tegal, Senin (31/8/2026).
Korban diketahui bernama Suwarno (66), warga Desa Sidamulya, Kecamatan Warureja, Kabupaten Tegal. Korban ditemukan sekitar pukul 09.00 WIB setelah pihak keluarga bersama pemerintah desa dan warga melakukan pencarian karena korban diketahui belum pulang sejak Minggu (30/8/2026).
Pencarian dilakukan setelah keluarga menemukan sepeda motor milik korban terparkir di sekitar area persawahan. Karena korban belum juga pulang hingga keesokan harinya, keluarga kemudian berkoordinasi dengan pemerintah desa dan warga untuk melakukan pencarian. Korban akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di area petak tanaman tebu dengan luka bakar di sekujur tubuh.
Kapolsek Warureja AKP Bambang Marsudiyanto, S.H. mengatakan, petugas bersama Unit Inafis Satreskrim Polres Tegal dan tim medis Puskesmas Warureja telah melakukan pemeriksaan terhadap korban di lokasi.
“Berdasarkan hasil pemeriksaan medis dari Puskesmas Warureja dan pemeriksaan Unit Inafis Satreskrim Polres Tegal, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Selanjutnya korban dievakuasi dan diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan,” ujar AKP Bambang Marsudiyanto.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Petugas juga menemukan bekas pembakaran lahan di sekitar lokasi serta 16 botol berisi air dalam berbagai ukuran yang berada di dalam karung dan tergantung pada sepeda motor korban. Jarak antara sepeda motor dengan lokasi korban ditemukan sekitar 100 meter.
Berdasarkan keterangan pihak keluarga, korban diketahui mengalami cedera pada kaki setelah menjalani operasi. Pihak keluarga juga menyatakan tidak menghendaki dilakukan autopsi terhadap korban.
Dari hasil pemeriksaan awal dan temuan di lokasi, korban diduga sedang melakukan pembakaran lahan dan berupaya memadamkan api, namun tidak dapat menyelamatkan diri. Kepolisian tetap melakukan penanganan sesuai prosedur untuk memastikan rangkaian kejadian berdasarkan fakta dan hasil pemeriksaan di lapangan.
Polsek Warureja telah melakukan olah tempat kejadian perkara, mencatat keterangan saksi, berkoordinasi dengan Unit Inafis Satreskrim Polres Tegal dan tim medis Puskesmas Warureja, serta mendokumentasikan dan melaporkan kejadian kepada pimpinan. ( S. Bimantoro )
Raperda Perubahan APBD 2026 Kota Tegal: Belanja Naik Jadi Rp1,17 Triliun, Defisit Melonjak 81 Persen
KOTA TEGAL, DN-II Pada Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2026, Belanja Daerah Pemerintah Kota (Pemkot) Tegal direncanakan sebesar Rp1.174.100.642.558.
Wali Kota Tegal, Dedy Yon Supriyono menyampaikan hal tersebut saat Rapat Paripurna penyampaian Pengantar Nota Keuangan Rancangan Peraturan Daerah Kota Tegal tentang Perubahan APBD Kota Tegal Tahun Anggaran 2026, di Ruang Paripurna DPRD Kota Tegal, Senin (31/8/2026).
Dedy Yon mengatakan, penyusunan perubahan APBD dilakukan karena adanya perkembangan yang tidak sesuai dengan asumsi kebijakan umum APBD, penggunaan sisa lebih perhitungan anggaran (Silpa) tahun sebelumnya, serta pergeseran anggaran dan kegiatan.
Belanja daerah direncanakan menjadi Rp1.174.100.642.558 dari sebelumnya Rp1.129.995.166.000. Artinya, terjadi kenaikan Rp44.105.476.558 atau 3,90 persen.
Belanja operasi naik dari Rp1.089.488.053.086 menjadi Rp1.115.884.186.007 atau bertambah 2,42 persen. Sedangkan belanja modal mengalami kenaikan paling besar secara persentase, yakni dari Rp38.507.112.914 menjadi Rp56.216.456.551.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Belanja modal bertambah Rp17.709.343.637 atau 45,99 persen. Sementara belanja tidak terduga tetap sebesar Rp2 miliar.
Kenaikan belanja tersebut berdampak pada defisit APBD. Defisit yang sebelumnya sebesar Rp36.776.397.000 direncanakan menjadi Rp66.723.361.958, atau meningkat Rp29.946.964.958.
Sementara itu, dari sisi pendapatan, APBD 2026 sebelum perubahan sebesar Rp1.093.218.769.000 direncanakan menjadi Rp1.107.377.280.600. Angka tersebut naik Rp14.158.511.600 atau 1,30 persen.
Kenaikan terutama berasal dari Pendapatan Asli Daerah (PAD), dari Rp470.804.735.000 menjadi Rp487.734.604.600 atau naik 3,60 persen. Sementara pendapatan transfer turun dari Rp622.414.034.000 menjadi Rp619.642.676.000 atau berkurang 0,45 persen.
Dengan demikian, defisit APBD Kota Tegal melonjak 81,43 persen dibandingkan sebelum perubahan. Untuk pembiayaan daerah, Pemkot Tegal akan menggunakan Silpa Tahun Anggaran 2025 untuk membiayai belanja daerah.
Berdasarkan fungsi, anggaran terbesar dialokasikan untuk pelayanan umum sebesar Rp937.879.392.017, disusul pendidikan Rp79.254.375.667 dan kesehatan Rp59.741.819.474.
Dedy Yon berharap pembahasan Raperda Perubahan APBD Kota Tegal Tahun Anggaran 2026 dapat berjalan lancar sesuai mekanisme dan waktu yang telah disepakati bersama antara Pemkot Tegal dan DPRD Kota Tegal. (* S. Bimantoro )
KOTA TEGAL, DN-II Sejumlah jabatan strategis di jajaran Polres Tegal Kota berganti. Dalam serah terima jabatan, Kapolres Tegal Kota AKBP Heru Antariksa Cahya meminta pejabat yang menerima amanah baru segera beradaptasi, memahami karakteristik wilayah dan mampu mengendalikan serta membina anggota.
Serah terima jabatan berlangsung di Aula Bhayangkari Polres Tegal Kota, Senin (31/8/2026), dipimpin langsung Kapolres Tegal Kota, AKBP Heru Antariksa Cahya.
“Jabatan itu memiliki dua sisi, yaitu kehormatan dan kepercayaan. Kepercayaan dari pimpinan dan kehormatan bagi pejabat yang menerimanya. Jagalah kepercayaan itu dengan sebaik-baiknya,” tegas AKBP Heru Antariksa
Kapolres juga meminta pejabat baru melakukan evaluasi dan pengawasan terhadap anggota sebagai langkah mencegah pelanggaran maupun tindak pidana.
“Segera menyesuaikan diri, berikan arahan dan motivasi kepada anggota untuk meningkatkan profesionalitas dan soliditas. Laksanakan evaluasi serta pengawasan terhadap anggota,” ujarnya.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Dalam rotasi tersebut, Kompol Indra Hartono dipercaya sebagai Wakapolres Tegal Kota menggantikan Kompol Wahdah Maulidiawati. Sebelumnya, Kompol Indra menjabat Wakapolres Batang, sedangkan Kompol Wahdah mendapat tugas baru sebagai Wakapolres Semarang.
Jabatan Kapolsek Kawasan Pelabuhan Tegal kini dijabat AKP Nurmahmud menggantikan Kompol Samsul Afandi yang memasuki masa purna tugas.
Sementara itu, jabatan Kasatpolairud Polres Tegal Kota berganti dari AKP Susanto kepada Iptu Ahmad Silahuddin. AKP Susanto mendapat tugas dengan jabatan yang sama di Polres Brebes, sedangkan Iptu Ahmad sebelumnya menjabat Kasatpolairud Polres Pemalang.
Rotasi juga terjadi di jajaran polsek. Kompol Pardi yang sebelumnya menjabat Kapolsek Margadana kini dipercaya sebagai Kapolsek Tegal Barat menggantikan Kompol Sunyarni.
Kompol Sunyarni selanjutnya menjabat Kapolsek Tegal Selatan menggantikan Kompol Sigit Pasono yang bergeser menjadi Kapolsek Margadana.
AKBP Heru Antariksa juga meminta pejabat baru membawa semangat Polres Tegal Kota untuk hadir di tengah masyarakat.
“Hadir bukan hanya secara harfiah, tetapi dengan sikap humanis, adaptif, dedikasi, integritas dan responsif dalam setiap pelaksanaan tugas” pungkasnya ( S. Bimantoro )
BREBES, DN-II Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-65 Korem 071/Wijayakusuma, Kodim 0713/Brebes melaksanakan kegiatan anjangsana ke kediaman keluarga anggota yang telah mendahului berpulang, Senin (31/8/2026).
Kegiatan anjangsana tersebut merupakan wujud kepedulian sekaligus penghormatan keluarga besar Kodim 0713/Brebes terhadap para prajurit yang semasa hidupnya telah mengabdikan diri kepada TNI, bangsa dan negara.
Anjangsana dipimpin langsung oleh Komandan Kodim 0713/Brebes Letkol Inf Ambariyantomo, S.Hub.Int., didampingi Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XXIII Dim 0713 Koorcab Rem 071 PD IV/Diponegoro Ny. Yeni Ambariyantomo. Turut hadir anggota Kodim 0713/Brebes bersama anggota Persit KCK Cabang XXIII Dim 0713.
Dalam kegiatan tersebut, rombongan mengunjungi keluarga almarhum Serka Slamet dan almarhum Serka Suyitno. Kedatangan rombongan Kodim 0713/Brebes disambut langsung oleh istri almarhum Serka Slamet, Ibu Timurtiningsih, serta istri almarhum Serka Suyitno, Ibu Supriati.
Suasana penuh keakraban dan kekeluargaan terlihat dalam kegiatan tersebut. Selain bersilaturahmi, anjangsana menjadi momentum bagi keluarga besar Kodim 0713/Brebes untuk mengenang jasa dan pengabdian kedua prajurit yang selama berdinas telah memberikan dedikasi terbaiknya bagi satuan.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Dandim 0713/Brebes Letkol Inf Ambariyantomo menyampaikan bahwa kegiatan anjangsana merupakan bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-65 Korem 071/Wijayakusuma. Namun lebih dari itu, kegiatan tersebut merupakan bentuk perhatian dan kepedulian satuan terhadap keluarga prajurit yang telah mendahului berpulang.
Menurut Dandim, meskipun almarhum sudah tidak lagi berada di tengah-tengah keluarga besar satuan, hubungan silaturahmi dengan keluarga yang ditinggalkan harus tetap terjaga. Keluarga almarhum merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari keluarga besar TNI, khususnya Kodim 0713/Brebes.
“Anjangsana ini merupakan bentuk kepedulian dan penghormatan kami kepada almarhum yang semasa hidup telah memberikan pengabdian kepada satuan, bangsa dan negara. Kami ingin terus menjaga tali silaturahmi dengan keluarga yang ditinggalkan,” ujar Dandim.
Dandim juga menyampaikan bahwa jasa dan pengabdian seorang prajurit tidak akan pernah dilupakan. Nilai-nilai perjuangan, loyalitas, disiplin dan dedikasi yang telah ditunjukkan para prajurit selama berdinas dapat menjadi teladan bagi anggota yang masih aktif dalam melaksanakan tugas dan pengabdian.
“Semoga keluarga yang ditinggalkan senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan dan ketabahan. Kita semua mendoakan semoga almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa dan seluruh amal ibadah serta pengabdiannya diterima,” tambahnya.
Dalam kesempatan tersebut, Dandim bersama Ketua Persit juga memberikan dukungan moril kepada keluarga almarhum. Kehadiran jajaran Kodim dan Persit diharapkan dapat memberikan semangat serta menunjukkan bahwa keluarga besar satuan senantiasa hadir dan peduli terhadap keluarga prajurit, baik yang masih aktif maupun yang telah mendahului berpulang.
Ketua Persit KCK Cabang XXIII Dim 0713 Koorcab Rem 071 PD IV/Diponegoro Ny. Yeni Ambariyantomo turut memberikan perhatian kepada keluarga almarhum. Hal tersebut menjadi wujud solidaritas dan kepedulian keluarga besar Persit terhadap sesama keluarga besar TNI.
Kegiatan anjangsana juga menjadi momentum untuk mempererat hubungan kekeluargaan antara anggota Kodim 0713/Brebes dengan keluarga almarhum. Dalam suasana penuh keakraban, rombongan berbincang dan bersilaturahmi dengan keluarga, sekaligus mengenang sosok almarhum selama menjalankan tugas dan pengabdian.
Peringatan HUT ke-65 Korem 071/Wijayakusuma diharapkan tidak hanya menjadi momentum untuk mengenang perjalanan sejarah dan pengabdian satuan, tetapi juga semakin memperkuat semangat kebersamaan, kepedulian dan kekeluargaan di lingkungan keluarga besar TNI.
Melalui kegiatan anjangsana ini, Kodim 0713/Brebes menunjukkan bahwa pengabdian para prajurit yang telah mendahului tidak pernah dilupakan. Jasa dan dedikasi mereka tetap menjadi bagian dari perjalanan satuan serta menjadi inspirasi bagi generasi prajurit dalam melanjutkan pengabdian kepada bangsa dan negara. Red
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
BREBES, DN-II Kesigapan dan ketelitian Tim Identifikasi (Inafis) Polres Brebes kembali membuahkan hasil. Identitas seorang perempuan lanjut usia yang sebelumnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia tanpa membawa identitas di Desa Banjaratma, Kecamatan Bulakamba, Kabupaten Brebes, akhirnya berhasil diketahui.
Perempuan tersebut diketahui bernama Muzarwati, perempuan kelahiran Brebes, 4 Desember 1962, warga Desa Klampok, Kecamatan Wanasari, Kabupaten Brebes. Identitas korban berhasil diketahui setelah petugas Inafis Polres Brebes melakukan pemeriksaan dan proses identifikasi terhadap korban.
Peristiwa tersebut dilaporkan ke Polsek Bulakamba pada Minggu (30/8/2026) sekitar pukul 19.00 WIB. Sebelumnya, korban ditemukan berada di sekitar rumah warga di Desa Banjaratma dalam kondisi membutuhkan pertolongan.
Kapolsek Bulakamba AKP Muhamad Afandi menjelaskan berdasarkan keterangan saksi, korban terlihat berada di halaman rumah pada Minggu (29/8/2026) sekitar pukul 11.00 WIB dalam kondisi tertidur di sebuah kursi panjang. Saksi sempat mengira korban merupakan orang dengan gangguan jiwa yang kerap berada di sekitar lokasi.
Sekitar pukul 18.00 WIB, saksi kembali melihat korban sudah berpindah dan terbaring di lantai. Saat diajak berkomunikasi, korban tidak memberikan respons. Saksi kemudian berinisiatif membersihkan tubuh korban menggunakan tisu basah dan mengganti pakaian korban yang kotor dengan pakaian milik saksi.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Selanjutnya, saksi berkoordinasi dengan perangkat desa untuk memberikan pertolongan. Korban kemudian dibawa untuk mendapatkan pemeriksaan kesehatan. Namun, saat dalam perjalanan menuju rumah sakit, kondisi korban semakin menurun dan sudah tidak sadarkan diri.
“Mendapatkan laporan tersebut, Polsek Bulakamba bersama Tim Inafis Polres Brebes segera melakukan pengecekan dan olah tempat kejadian perkara serta mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi,” terang Afandi Senin (31/8)
Dalam proses identifikasi, petugas juga mencatat dan mengamankan sejumlah barang yang ditemukan bersama korban, di antaranya pakaian, celana pendek, uang tunai, sebuah karung berisi botol bekas, buah mangga dan bawang merah, serta sepasang sandal.
“Dari hasil pemeriksaan Tim Inafis, identitas korban akhirnya berhasil diketahui sebagai Muzarwati. Tidak lama setelah identitas diketahui, pihak keluarga menghubungi pelapor dan membenarkan bahwa perempuan tersebut merupakan anggota keluarganya,” lanjutnya
Keluarga menerangkan bahwa korban telah meninggalkan rumah sejak Jumat (28/8/2026). Menurut keterangan keluarga, korban sebelumnya juga beberapa kali meninggalkan rumah dan tidak pulang. Keluarga menyebut korban memiliki riwayat gangguan kejiwaan serta penyakit ayan.
Dari hasil pemeriksaan awal terhadap tubuh korban, tidak ditemukan adanya luka yang mengarah pada dugaan kekerasan. Selanjutnya, pihak keluarga menerima informasi mengenai keberadaan korban untuk proses penanganan dan pemakaman sesuai ketentuan keluarga.
Kapolsek Bulakamba AKP Muhamad Afandi menegaskan bahwa pihaknya telah melakukan langkah-langkah penanganan sesuai prosedur, mulai dari menerima laporan, mendatangi dan melakukan pengecekan TKP, mencatat keterangan saksi, berkoordinasi dengan Tim Inafis Polres Brebes hingga melaporkan perkembangan kepada pimpinan.
Keberhasilan pengungkapan identitas ini sekaligus menunjukkan pentingnya kerja cepat, koordinasi dan ketelitian petugas dalam setiap penanganan kejadian, khususnya ketika korban ditemukan tanpa identitas.
Kapolsek menyampaikan bahwa keberhasilan Tim Inafis dalam mengungkap identitas korban merupakan bentuk profesionalisme dan kepedulian Polri dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
“Identifikasi terhadap korban dilakukan secara teliti dan profesional. Meskipun pada awalnya korban ditemukan tanpa identitas, Tim Inafis Polres Brebes berhasil mengungkap identitasnya sehingga pihak keluarga dapat segera memperoleh kepastian,” jelasnya.Red) Hms
BREBES, DN-II Kepolisian Sektor (Polsek) Losari Polres Brebes mengevakuasi seorang laki-laki yang menjadi korban kecelakaan setelah tertemper Kereta Api Kertajaya 254B di lintasan rel KM 185+6 jalur hulu petak jalan Tanjung–Losari, wilayah Desa Losari Kidul, Kecamatan Losari, Kabupaten Brebes, Minggu (30/8/2026) malam.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 18.19 WIB. KA Kertajaya 254B relasi Pasar Senen–Surabaya Gubeng, dengan lokomotif CC 206 13 07, melaporkan telah tertemper orang tidak dikenal (OTK) di KM 185+6 jalur hulu petak jalan Tanjung–Losari.
Setelah menerima laporan, petugas Polsuska bersama petugas keamanan melakukan pengecekan ke lokasi kejadian. Petugas kemudian mendapati seorang laki-laki tergeletak di antara jalur hulu dan hilir pada KM 185+9/8 dalam kondisi meninggal dunia.
Korban saat ditemukan belum diketahui identitasnya. Ciri-ciri korban yakni laki-laki berusia sekitar 20–30 tahun, berambut pendek hitam dan memiliki jenggot. Saat ditemukan, korban mengenakan celana pendek warna cokelat krem, kaos merah, dan sweater hitam.
Petugas selanjutnya mengevakuasi jenazah ke RSUD Brebes untuk dilakukan pemeriksaan medis. Berdasarkan hasil pemeriksaan dokter, korban mengalami sejumlah luka, di antaranya bagian belakang kepala pecah, luka lecet pada pinggang kanan, kaki kiri dan paha kanan, serta luka sobek pada kedua tumit.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Tim Inafis Polres Brebes kemudian melakukan identifikasi menggunakan perangkat handheld. Dari hasil identifikasi tersebut, korban diketahui bernama Anzis Ismail, laki-laki berusia 22 tahun, kelahiran Brebes, 2 Oktober 2003. Korban tercatat sebagai warga Desa Karangdempel, Kecamatan Losari, Kabupaten Brebes, dan bekerja sebagai wiraswasta.
Kapolsek Losari AKP Sodikin, pada Senin (31/8/2026), mengatakan bahwa jenazah korban telah diserahkan kepada pihak keluarga untuk selanjutnya dilakukan proses pemakaman.

“Setelah identitas korban berhasil diketahui dan proses penanganan selesai, jenazah telah diserahkan kepada pihak keluarga untuk selanjutnya dimakamkan,” ujar Kapolsek Losari.
Ditambahkan Kapolsek, pihaknya mengimbau masyarakat untuk selalu berhati-hati dan meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di sekitar perlintasan maupun jalur kereta api. Masyarakat diminta tidak berjalan, bermain, duduk, maupun melakukan aktivitas lainnya di atas atau di sekitar jalur rel karena dapat membahayakan keselamatan.
Warga yang hendak melintasi perlintasan kereta api juga diimbau untuk mematuhi rambu dan tanda keselamatan, memperhatikan kondisi sekitar, serta memastikan tidak ada kereta api yang akan melintas sebelum menyeberang.
“Kami mengimbau masyarakat untuk selalu mengutamakan keselamatan, tidak melakukan aktivitas di jalur rel, serta selalu waspada ketika berada di sekitar perlintasan kereta api. Keselamatan harus menjadi prioritas utama,” pungkasnya. Red/Casroni
KOTA TEGAL, DN-II Berhasil mengungkap peredaran narkoba dengan barang bukti ratusan gram sabu, tembakau gorila hingga obat-obatan terlarang, 11 personel Polres Tegal Kota menerima penghargaan dari Kapolres Tegal Kota AKBP Heru Antariksa Cahya.
Penghargaan diberikan langsung oleh Kapolres dalam apel di halaman Mapolres Tegal Kota, Senin (31/8/2026), yang diikuti seluruh personel.
Para penerima penghargaan tersebut, di antaranya personel Satnarkoba yang berhasil mengungkap sejumlah kasus narkotika dan obat-obatan terlarang.
Penghargaan juga diberikan kepada Kasat Narkoba Polres Tegal Kota AKP Ade Priyatna serta seorang personel Polisi Wanita (Polwan) yang memiliki kemampuan dan talenta dalam mendukung pelaksanaan tugas kepolisian.
Dalam arahannya, AKBP Heru mengatakan pemberian penghargaan merupakan bagian dari pembinaan institusi sekaligus bentuk apresiasi atas dedikasi, loyalitas dan pengabdian anggota dalam menjalankan tugas.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Menurutnya, penghargaan yang diberikan harus menjadi motivasi bagi personel untuk terus meningkatkan kinerja dan memberikan kontribusi terbaik bagi institusi maupun masyarakat.

Kapolres juga memberikan pesan khusus kepada para penerima penghargaan agar prestasi yang telah diraih tetap dijaga dengan sikap disiplin dan integritas.
“Jangan sampai penghargaan yang sudah diberikan hari ini, ke depan justru dicederai dengan pelanggaran disiplin maupun tindak pidana. Prestasi harus dipertahankan dengan terus menjaga nama baik pribadi dan institusi,” tegas AKBP Heru.
Ia menekankan, setiap anggota tetap harus menjunjung tinggi profesionalisme, integritas dan kedisiplinan dalam setiap pelaksanaan tugas, baik dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, penegakan hukum maupun menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
Kapolres berharap penghargaan tersebut tidak hanya menjadi bentuk apresiasi, tetapi juga cambuk bagi seluruh personel untuk terus berkarya dan memberikan pengabdian terbaik hingga akhir masa dinas.
Dalam apel yang sama, Kapolres juga memberikan kenaikan pangkat pengabdian kepada KBO Satreskrim Polres Tegal Kota Iptu Subiyanto menjadi AKP. Kenaikan pangkat tersebut diberikan menjelang dirinya memasuki masa purna tugas.
AKBP Heru berharap seluruh personel mampu menjaga amanah, mempertahankan prestasi, serta terus memberikan kontribusi positif bagi masyarakat, institusi Polri dan negara. ( S. Bimantoro )
Tegal, DN-II Polsek Dukuhturi hadir memberikan pengamanan dan pelayanan kepada masyarakat dalam pembukaan Pekan Olahraga dan Seni Antar Diniyah (PORSADIN) VII Tingkat Kabupaten Tegal Tahun 2026 yang berlangsung di SMP Negeri 1 Dukuhturi, Kecamatan Dukuhturi, Kabupaten Tegal, Minggu (30/8/2026).
Kapolsek Dukuhturi IPTU Ahmad Joni, S.H., M.H. bersama personel Polsek Dukuhturi terjun langsung melakukan pengamanan dan monitoring untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan yang dihadiri sekitar 500 peserta tersebut berjalan tertib, aman, dan lancar.
Pengamanan dilakukan sebagai bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat, khususnya dalam memberikan rasa aman pada kegiatan yang melibatkan peserta dari 18 kecamatan se-Kabupaten Tegal.
“Polri hadir untuk memastikan masyarakat dapat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan aman dan nyaman. Kami juga mengedepankan pendekatan humanis serta komunikasi dengan panitia dan masyarakat agar situasi tetap kondusif,” ujar IPTU Ahmad Joni.
Dalam pelaksanaannya, personel Polsek Dukuhturi melakukan pemantauan situasi di sekitar lokasi kegiatan, berkoordinasi dengan panitia serta unsur terkait, sekaligus mengantisipasi potensi gangguan keamanan maupun kepadatan aktivitas masyarakat di sekitar lokasi.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Tegal Noer Endro Susilo, Camat Dukuhturi Darmawan, S.IP., M.H., Danramil 10/Dukuhturi yang diwakili Serma M. Rony, Ketua DPC FKDT Kabupaten Tegal H. Muslikhudin, Ketua Panitia PORSADIN Moh. Ubaidillah, S.Pd.I., perwakilan peserta dari 18 kecamatan, serta tamu undangan lainnya.
PORSADIN VII menjadi ajang bagi para santri diniyah untuk mengembangkan bakat dan kemampuan di bidang olahraga maupun seni sekaligus mempererat silaturahmi. Polri melalui jajaran kewilayahan berkomitmen mendukung kegiatan positif masyarakat dengan memastikan aspek keamanan dan ketertiban tetap terjaga.
“Kami mengajak seluruh peserta, panitia, dan masyarakat untuk bersama-sama menjaga ketertiban. Dengan sinergi dan kepedulian bersama, kegiatan positif seperti PORSADIN dapat berlangsung aman, lancar, dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” tambah IPTU Ahmad Joni. ( S. Bimantoro )
BREBES, DN-II Menghadapi kondisi cuaca yang hingga saat ini masih mengalami musim kemarau berkepanjangan, Kodim 0713/Brebes bersama Yonif TP 434/SAS melaksanakan Shalat Istisqa atau shalat memohon turunnya hujan. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Makodim 0713/Brebes, Senin (31/08/2026).
Shalat Istisqa dilaksanakan sebagai bentuk ikhtiar dan doa bersama kepada Allah SWT agar segera menurunkan hujan, sehingga kondisi kekeringan yang terjadi dapat segera berakhir dan kebutuhan air bagi masyarakat maupun lingkungan dapat kembali terpenuhi.
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Komandan Kodim 0713/Brebes Letkol Inf Ambariyantomo, S.Hub.Int., dan diikuti oleh jajaran prajurit serta aparatur sipil negara (PNS) dari Kodim 0713/Brebes, Yonif TP 434/SAS, serta Subdenpom IV/1-4 Brebes.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kasdim 0713/Brebes Mayor Arm Aris Khaerudin, S.Ag., Dansubdenpom IV/1-4 Brebes Lettu CPM Sulaeman, S.H., M.H., para Perwira Staf (Pasi), para Danramil jajaran Kodim 0713/Brebes, serta seluruh anggota yang mengikuti kegiatan dengan penuh kekhusyukan.
Bertindak sebagai imam sekaligus memberikan tausiyah dalam pelaksanaan Shalat Istisqa, Ustadz Wardjanto. Dalam penyampaiannya, jamaah diajak untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT, memperbanyak istighfar, memohon ampun atas segala dosa dan kekhilafan, serta senantiasa memperbanyak amal kebaikan.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Shalat Istisqa merupakan salah satu bentuk ikhtiar umat Islam ketika menghadapi kondisi kekeringan dan membutuhkan turunnya hujan. Melalui pelaksanaan shalat tersebut, seluruh peserta memanjatkan doa agar Allah SWT memberikan rahmat berupa turunnya hujan yang membawa keberkahan bagi seluruh masyarakat.
Suasana khidmat dan penuh kekhusyukan tampak selama pelaksanaan kegiatan. Para prajurit dan PNS yang hadir mengikuti setiap rangkaian ibadah dengan tertib, mulai dari pelaksanaan shalat hingga doa bersama.
Dandim 0713/Brebes Letkol Inf Ambariyantomo mengatakan bahwa pelaksanaan Shalat Istisqa merupakan salah satu bentuk ikhtiar bersama dalam menghadapi kondisi kemarau yang berlangsung cukup panjang.
Menurutnya, selain melakukan berbagai upaya secara nyata untuk membantu masyarakat menghadapi dampak kekeringan, jajaran TNI juga senantiasa mengedepankan pendekatan spiritual dengan memanjatkan doa kepada Allah SWT.
“Ini merupakan bentuk ikhtiar kita bersama. Di samping melakukan berbagai upaya nyata dalam membantu masyarakat menghadapi musim kemarau dan kekeringan, kita juga memohon kepada Allah SWT agar segera diberikan hujan yang membawa manfaat dan keberkahan,” ujar Dandim.
Dandim menambahkan, kondisi kemarau berkepanjangan dapat memberikan dampak terhadap ketersediaan air, baik untuk kebutuhan rumah tangga, pertanian maupun kebutuhan lainnya. Oleh karena itu, diperlukan kepedulian dan kebersamaan seluruh elemen masyarakat dalam menghadapi kondisi tersebut.
“Semoga dengan doa dan ikhtiar yang kita lakukan bersama ini, Allah SWT segera menurunkan hujan yang cukup, sehingga kebutuhan air masyarakat dapat terpenuhi dan kondisi lingkungan kembali normal,” harapnya.
Selain sebagai bentuk permohonan kepada Allah SWT, kegiatan Shalat Istisqa juga menjadi momentum bagi seluruh personel untuk melakukan introspeksi diri serta meningkatkan kepedulian terhadap kondisi lingkungan dan masyarakat di sekitarnya.
Jajaran Kodim 0713/Brebes selama ini juga terus mendorong kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak musim kemarau. Semangat kebersamaan dan gotong royong menjadi bagian penting dalam menghadapi berbagai persoalan yang muncul akibat kondisi cuaca ekstrem maupun kekeringan.
Pelaksanaan Shalat Istisqa tersebut juga menunjukkan bahwa tugas pengabdian prajurit tidak hanya diwujudkan melalui kegiatan sosial dan kemanusiaan, tetapi juga melalui upaya membangun kepedulian moral dan spiritual di tengah kehidupan bermasyarakat.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Dengan dilaksanakannya Shalat Istisqa secara bersama-sama, seluruh peserta berharap hujan segera turun di wilayah Kabupaten Brebes dan sekitarnya. Hujan yang diharapkan bukan hanya sekadar mengakhiri musim kemarau, tetapi juga menjadi rahmat yang mampu mengembalikan ketersediaan sumber air, menyuburkan lahan pertanian, serta memberikan manfaat bagi kehidupan masyarakat secara luas.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan doa bersama. Seluruh peserta menundukkan kepala dan memanjatkan permohonan kepada Allah SWT agar diberikan hujan yang bermanfaat, tidak menimbulkan bencana, serta membawa keberkahan bagi masyarakat Kabupaten Brebes dan seluruh wilayah sekitarnya.
Melalui kegiatan tersebut, Kodim 0713/Brebes bersama Yonif TP 434/SAS menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, baik melalui pengabdian secara langsung maupun dengan membangun semangat kebersamaan dalam menghadapi berbagai tantangan yang terjadi di wilayah.
Shalat Istisqa di Makodim 0713/Brebes diharapkan menjadi ikhtiar bersama sekaligus pengingat bahwa dalam menghadapi kondisi alam yang tidak menentu, manusia perlu terus berusaha, menjaga lingkungan, memperkuat kepedulian sosial, serta senantiasa memohon pertolongan dan rahmat dari Allah SWT. Red/Casroni
BREBES, DN-II Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-65 Korem 071/Wijayakusuma, Kodim 0713/Brebes melaksanakan kegiatan ziarah rombongan ke Taman Makam Pahlawan (TMP) Kabupaten Brebes, Senin (31/08/2026).
Kegiatan ziarah rombongan tersebut dipimpin langsung oleh Komandan Kodim 0713/Brebes Letkol Inf Ambariyantomo, S.Hub.Int., dan diikuti oleh keluarga besar TNI dari sejumlah satuan yang berada di wilayah Kabupaten Brebes.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Danyonif TP 434/SAS Mayor Inf Cahyo Dati Widodo, S.Tr.Han., M.H., Kasdim 0713/Brebes Mayor Arm Aris Khaerudin, S.Ag., Dansubdenpom IV/1-4 Brebes Lettu CPM Sulaiman, S.H., M.H., serta Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XXIII Dim 0713 Koorcab Rem 071 PD IV/Diponegoro Ny. Yeni Ambariyantomo.
Peserta ziarah terdiri atas anggota Kodim 0713/Brebes, personel Yonif TP 434/SAS, anggota Subdenpom IV/1-4 Brebes, Pegawai Negeri Sipil (PNS), serta anggota Persit Kartika Chandra Kirana.
Kegiatan diawali dengan penghormatan kepada arwah para pahlawan sebagai bentuk penghargaan atas jasa dan pengorbanan mereka dalam memperjuangkan kemerdekaan bangsa Indonesia. Selanjutnya, pimpinan ziarah melaksanakan peletakan karangan bunga sebagai simbol penghormatan dan penghargaan kepada para pahlawan yang telah gugur dalam perjuangan.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan doa bersama. Seluruh peserta mengikuti prosesi dengan penuh khidmat, kemudian melaksanakan tabur bunga di makam para pahlawan.
Dandim 0713/Brebes Letkol Inf Ambariyantomo menyampaikan bahwa ziarah rombongan merupakan salah satu rangkaian kegiatan dalam memperingati HUT ke-65 Korem 071/Wijayakusuma. Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mengenang jasa para pahlawan sekaligus menumbuhkan kembali semangat patriotisme dan nasionalisme dalam diri setiap prajurit.
Menurut Dandim, perjuangan para pahlawan tidak boleh dilupakan. Pengorbanan yang telah diberikan dengan jiwa dan raga merupakan bagian penting dari sejarah perjalanan bangsa yang harus terus dikenang dan diwariskan kepada generasi penerus.
“Ziarah ini menjadi momentum bagi kita untuk mengenang dan menghormati jasa para pahlawan. Nilai-nilai perjuangan, semangat pengabdian, keberanian dan rela berkorban harus terus kita jadikan teladan dalam melaksanakan tugas,” ujar Letkol Inf Ambariyantomo.
Lebih lanjut disampaikan, sebagai generasi penerus, prajurit TNI memiliki tanggung jawab untuk melanjutkan perjuangan para pahlawan melalui pengabdian sesuai bidang tugas masing-masing. Pengabdian tersebut diwujudkan dengan melaksanakan tugas secara profesional, disiplin, penuh tanggung jawab dan senantiasa mengutamakan kepentingan bangsa dan negara.
Peringatan HUT ke-65 Korem 071/Wijayakusuma juga diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat soliditas dan kebersamaan seluruh jajaran TNI, khususnya di wilayah Korem 071/Wijayakusuma. Sinergitas antarsatuan serta hubungan yang harmonis dengan masyarakat menjadi bagian penting dalam mendukung pelaksanaan tugas di wilayah.
“Semangat para pahlawan harus menjadi sumber motivasi bagi kita untuk terus meningkatkan pengabdian. Mari kita jaga soliditas, kekompakan dan kebersamaan serta terus hadir memberikan manfaat bagi masyarakat,” tambahnya.
Kegiatan ziarah rombongan berlangsung dalam suasana penuh khidmat. Kehadiran para prajurit, PNS dan Persit menjadi wujud penghormatan bersama terhadap jasa para pahlawan sekaligus sebagai bentuk refleksi atas nilai-nilai perjuangan yang telah diwariskan.
Melalui kegiatan tersebut, keluarga besar Kodim 0713/Brebes berkomitmen untuk terus menjaga dan meneruskan semangat perjuangan para pahlawan dalam menjalankan tugas pengabdian kepada masyarakat, bangsa dan negara.
Ziarah rombongan dalam rangka HUT ke-65 Korem 071/Wijayakusuma berjalan dengan tertib, aman dan lancar. Kegiatan tersebut diharapkan semakin menumbuhkan rasa cinta tanah air, semangat nasionalisme serta kesadaran untuk terus memberikan pengabdian terbaik demi keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Red/Casroni
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
You cannot copy content of this page




