Beranda » Jawa Tengah

Jawa Tengah

TEGAL, DN-II Personel Polsek Margasari, Polres Tegal, bergerak cepat menindaklanjuti laporan masyarakat terkait penemuan seorang lanjut usia (lansia) dalam kondisi meninggal dunia di area persawahan Desa Margasari, Kecamatan Margasari, Kabupaten Tegal, Kamis (16/7/2026).

​Sesaat setelah menerima laporan, tim kepolisian segera menuju lokasi untuk melakukan pengamanan tempat kejadian perkara (TKP) serta memberikan pendampingan kepada keluarga korban.

​Proses penanganan awal dipimpin langsung oleh Plt. Kapolsek Margasari, IPTU Ida Bagus Nyoman Laksana, S.H. Dalam operasionalnya, Polsek Margasari berkoordinasi erat dengan Tim INAFIS Polres Tegal dan tenaga medis setempat. Setelah olah TKP selesai, jenazah dievakuasi ke RSUD Slawi untuk proses pemeriksaan medis lebih lanjut.

Hasil Pemeriksaan Medis

Berdasarkan pemeriksaan awal tim medis, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan fisik pada tubuh korban. Keterangan dari pihak keluarga memperkuat temuan tersebut, di mana korban diketahui merupakan lansia dengan riwayat gangguan daya ingat (pikun). Korban sebelumnya dilaporkan sempat meninggalkan rumah tanpa sepengetahuan keluarga, yang kemudian memicu upaya pencarian oleh pihak keluarga selama beberapa hari terakhir.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Komitmen Pelayanan Polri

IPTU Ida Bagus Nyoman Laksana, S.H., menegaskan bahwa respons cepat ini merupakan komitmen Polri dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, terutama saat terjadi musibah.

​”Begitu menerima informasi dari warga, personel kami langsung mendatangi lokasi, mengamankan TKP, serta berkoordinasi dengan Tim INAFIS dan tenaga medis untuk evakuasi. Kehadiran Polri di sini tidak hanya untuk penegakan hukum, tetapi juga memberikan rasa aman dan pendampingan moril bagi keluarga yang ditinggalkan,” ujar IPTU Ida Bagus.

​Ia pun mengimbau masyarakat agar lebih waspada dan meningkatkan pengawasan terhadap anggota keluarga yang lanjut usia, khususnya bagi mereka yang memiliki riwayat gangguan daya ingat, guna mencegah kejadian serupa terulang kembali.

​Penanganan peristiwa ini menunjukkan sinergi yang solid antara pihak kepolisian, tenaga medis, pemerintah desa, dan warga setempat. Melalui langkah profesional dan humanis, Polsek Margasari memastikan seluruh proses penanganan berjalan lancar hingga jenazah diserahkan kembali kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.

​(S. Bimantoro)

 

SRAGEN, DN-II Pembentukan karakter pelajar menjadi perhatian serius Kodim 0725/Sragen di tengah derasnya arus informasi dan perkembangan teknologi. Melalui kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), ratusan siswa baru MTsN 4 Sragen dibekali wawasan kebangsaan dan nilai-nilai bela negara sebagai fondasi membangun generasi yang berkarakter.

Materi disampaikan Batituud Koramil 20/Plupuh Peltu Sukardi kepada 316 siswa baru di Masjid MTsN 4 Sragen Desa Karangwaru Kecamatan Plupuh, Jum’at (17/7/2026).

Kegiatan dihadiri Kepala MTsN 4 Sragen Sardi, Babinsa Serka Suramto, dewan guru, serta seluruh peserta didik baru.

Dalam pemaparannya, Peltu Sukardi menekankan bahwa bela negara bukan hanya tugas aparat keamanan, melainkan menjadi tanggung jawab setiap warga negara, termasuk para pelajar.

“Pelajar adalah aset bangsa. Karena itu sejak dini harus memiliki karakter disiplin, cinta tanah air, menghargai perbedaan, menjunjung tinggi nilai-nilai Pancasila, serta memiliki semangat belajar untuk meraih prestasi. Itulah bentuk nyata bela negara di lingkungan sekolah,” ujarnya.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Ia menjelaskan, wawasan kebangsaan harus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari melalui sikap menghormati guru dan orang tua, menjaga persatuan, menggunakan media sosial secara bijak, menjauhi perundungan, narkoba, dan berbagai perilaku yang dapat merusak masa depan.

Kepala MTsN 4 Sragen, Sardi, mengapresiasi keterlibatan Kodim 0725/Sragen dalam kegiatan MPLS. Menurutnya, materi wawasan kebangsaan menjadi bekal penting bagi siswa baru untuk membentuk karakter yang kuat sejak awal memasuki lingkungan sekolah.

“Kami ingin peserta didik tidak hanya unggul dalam akademik, tetapi juga memiliki akhlak, disiplin, tanggung jawab, dan rasa cinta kepada bangsa. Kehadiran TNI memberikan motivasi sekaligus inspirasi bagi anak-anak kami,” katanya. Red/Ak

Wonogiri, DN-II Pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) dapat bekerja sama dengan pihak lain sesuai program dan materi kegiatan bagi siswa baru. Seperti yang dilakukan SMK Pancasila 5 Wonogiri, Jumat (17/7/2026).

Materi MPLS berkaitan dengan tata tertib siswa, program ekstrakurikuler dan cara belajar, wawasan kebangsaan, kepramukaan, pengenalan bahaya narkoba disampaikan oleh guru-guru di sekolah serta personil dari TNI AD.

 

Materi peraturan baris berbaris (PBB), panitia bekerja sama dengan Koramil 01/Wonogiri Kodim 0728/Wonogiri. Babinsa Serma Jaka didampingi Serma Marso, memberikan materi teori tentang PBB, Karakter Kedisiplinan dan Wawasan Kebangsaan.

Kemudian dilanjutkan praktik lapangan untuk membekali siswa baru dengan keterampilan tentang baris-berbaris dan membentuk sikap mental disiplin. Peserta didik baru SMK Pancasila 5 Wonogiri tampak mengikuti materi dan latihan PBB tersebut dengan serius. Red/Ak

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Wonogiri, DN-II Dalam upaya meningkatkan kesiapsiagaan dan kemampuan teknis dalam menghadapi bencana kebakaran hutan lahan (Karhutla) di musim kemarau, Kodim 0728/Winogiri bersama dinas instansi Kabupaten Wonogiri menggelar latihan gabungan penanganan Karhutla di alas kethu komplek Kamis (16/7/2026).

Diketahui, latihan ini merupakan bagian dari strategi TNI dalam menghadapi potensi bencana Karhutla dan kebakaran di pemukiman, menyusul tingginya cuaca panas dalam wilayah setempat sejak sebulan terakhir.

Latihan gabungan ini menitik beratkan pada aspek sinergi lintas sektor dengan melibatkan unsur TNI POLRI, BPBD, SAR, Dinas Kesehatan, pemadam kebakaran, perangkat Desa, dan masyarakat setempat.

Materi latihan yang diterapkan dengan motede teori dan praktek simulasi ini mencakup penyuluhan pencegahan Karhutla kepada warga, simulasi penyiapan posko darurat, pemadaman Karhutla, evakuasi cepat korban, serta upaya pemulihan pasca bencana yakni kegiatan penghijauan kembali di lokasi yang terdampak Karhutla.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Dari pantauan di lapangan, salah satu simulasi yang paling menarik bagi peserta latihan adalah praktek pemadaman api dan evakuasi penyelamatan korban Karhutla dengan medan yang sulit dijangkau kendaraan.

Dalam simulasi ini, prajurit TNI bersama personel gabungan menunjukkan kekompakannya melakukan koordinasi dan reaksi cepat dalam penanganan bencana serta evakuasi korban. Simulasi ini di-skenariokan dengan dinamika situasi dan kondisi hutan lahan yang ada dalam lahan Perhutani.

Dandim 0728/Wonogiri Letkol Inf Rodricho Ivan Pattihahuan melalui Pasiops Kapten Inf Suraji, menyampaikan, kegiatan ini digelar pihaknya untuk memelihara dan meningkatkan kemampuan teknis prajurit serta personel gabungan dalam menghadapi potensi Karhutla di musim kemarau.

“Latihan gabungan ini kita gelar orientasinya tidak hanya meningkatkan kemampuan teori semata, namun lebih kepada penguasaan teknik penanggulangan bencana, serta memperkuat soliditas koordinasi lintas sektor,” ujarnya.

Pasiops menandaskan, kegiatan latihan gabungan ini juga sekaligus mempertegas peran aktif TNI dalam mendukung upaya mitigasi bencana untuk keselamatan masyarakat dalam teritorial Kabupaten Wonogiri. Red/Ak

Brebes, DN-II Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Brebes memastikan seluruh proses pengambilan barang bukti dalam penanganan kasus kecelakaan lalu lintas dilaksanakan sesuai dengan ketentuan hukum dan prosedur yang berlaku.

Kepala Unit Penegakan Hukum (Kanit Gakkum) Satlantas Polres Brebes, IPDA Arenas Bayu Setyadi, S.H., menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen menjalankan setiap tahapan penanganan perkara secara profesional, transparan, dan akuntabel.

Menurut IPDA Arenas Bayu Setyadi, S.H., seluruh proses hukum yang berkaitan dengan penanganan kecelakaan lalu lintas dilaksanakan berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku serta tidak dipungut biaya di luar ketentuan resmi.

“Kami memastikan tidak ada mekanisme di luar ketentuan yang diterapkan dalam proses penanganan maupun pengambilan barang bukti kecelakaan lalu lintas. Seluruh pelayanan yang kami berikan mengacu pada aturan dan prosedur yang berlaku,” ujarnya, Kamis (16/7/2026).

Ia menjelaskan, setiap barang bukti yang telah memenuhi persyaratan administrasi dan ketentuan hukum dapat diambil oleh pihak yang berhak sesuai dengan mekanisme yang telah ditetapkan.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Satlantas Polres Brebes, lanjutnya, senantiasa mengedepankan prinsip pelayanan publik yang profesional, transparan, dan berintegritas dalam setiap pelaksanaan tugas.

Selain itu, IPDA Arenas Bayu Setyadi, S.H., turut menanggapi kembali beredarnya unggahan di media sosial yang menyebut adanya permintaan sejumlah uang dalam proses pengambilan barang bukti kecelakaan lalu lintas di Unit Gakkum Satlantas Polres Brebes.

Ia menegaskan bahwa informasi yang beredar tersebut merupakan informasi lama yang hingga saat ini tidak pernah dapat dibuktikan kebenarannya. Narasi tersebut juga tidak mencantumkan identitas narasumber yang jelas, waktu kejadian, maupun bukti pendukung yang dapat dipertanggungjawabkan.

 

“Informasi yang beredar tersebut tidak benar dan tidak sesuai dengan fakta yang ada di lapangan. Hingga saat ini, kami belum menerima laporan resmi yang disertai identitas pelapor maupun bukti pendukung sebagaimana yang dinarasikan dalam unggahan tersebut,” terangnya.

Lebih lanjut, IPDA Arenas Bayu Setyadi, S.H., menyoroti salah satu narasi yang menyebutkan bahwa pihak kepolisian meminta sejumlah uang dengan alasan kendaraan telah dijaga selama berada di gudang penyimpanan.

Menurutnya, pernyataan tersebut merupakan informasi yang tidak berdasar dan tidak pernah disampaikan oleh pejabat maupun personel Satlantas Polres Brebes.

“Kami tegaskan, tidak ada pejabat ataupun anggota Satlantas Polres Brebes yang pernah menyampaikan pernyataan sebagaimana yang beredar di media sosial, termasuk narasi yang menyebut kendaraan tidak dapat diambil sebelum memberikan sejumlah uang. Oleh karena itu, masyarakat diharapkan lebih bijak dalam menerima dan menyebarluaskan informasi yang belum terverifikasi,” jelasnya.

Ia menambahkan, informasi yang disampaikan tanpa dasar yang jelas dan tanpa bukti yang sah dapat dikategorikan sebagai informasi yang menyesatkan serta berpotensi menimbulkan keresahan dan menurunkan tingkat kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian.

Pihaknya mengimbau masyarakat untuk melakukan konfirmasi kepada pihak kepolisian apabila memperoleh informasi yang berkaitan dengan pelayanan Satlantas Polres Brebes.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

“Kami terbuka terhadap kritik, masukan, maupun laporan masyarakat. Apabila benar terdapat dugaan pungutan liar yang dilakukan oleh oknum anggota, kami pastikan akan ditindak tegas sesuai ketentuan yang berlaku. Namun, kami juga mengajak masyarakat untuk tidak mudah mempercayai dan menyebarluaskan informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya,” tambahnya.

IPDA Arenas Bayu Setyadi, S.H., menegaskan bahwa Polres Brebes selalu membuka ruang komunikasi dan pengaduan bagi masyarakat yang membutuhkan penjelasan terkait prosedur penanganan perkara maupun pengambilan barang bukti.

Apabila masyarakat menemukan atau mengalami dugaan pungutan liar yang dilakukan oleh oknum anggota, Polres Brebes meminta agar segera melaporkan secara resmi dengan menyertakan identitas, kronologi, serta bukti pendukung agar dapat segera ditindaklanjuti secara profesional dan transparan.

Layanan pengaduan yang dapat dihubungi antara lain:

1. Unit Gakkum Satlantas Polres Brebes (WhatsApp): 0857-1253-4777
2. Seksi Propam Polres Brebes (WhatsApp): 078-8349-0267
3. Humas Polres Brebes (WhatsApp): 0856-2777-714

Satlantas Polres Brebes juga berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik dengan mengedepankan profesionalisme, transparansi, dan integritas sebagai wujud pelayanan Polri yang Presisi.

Dengan adanya klarifikasi ini, diharapkan masyarakat memperoleh informasi yang benar, tidak mudah terpengaruh oleh kabar bohong yang beredar di media sosial, serta tetap mengedepankan prinsip verifikasi sebelum membagikan suatu informasi kepada publik. Casroni/Hms

BREBES, DN-II Harapan panjang masyarakat Desa Kadumanis dan Desa Citimbang, Kecamatan Salem, Kabupaten Brebes, untuk memiliki akses penghubung yang aman kini semakin mendekati kenyataan. Pembangunan Jembatan Garuda yang menghubungkan kedua desa tersebut terus menunjukkan progres yang signifikan. Memasuki Kamis (16/07/2026).

Konstruksi jembatan telah memasuki tahap akhir sehingga impian yang selama bertahun-tahun hanya menjadi angan kini hampir benar-benar terwujud.

Bagi masyarakat di kedua desa, keberadaan Jembatan Garuda bukan sekadar pembangunan infrastruktur. Jembatan ini merupakan simbol harapan yang lahir dari semangat kebersamaan, gotong royong, serta kepedulian berbagai pihak yang sejak awal bahu-membahu mewujudkan akses penghubung yang lebih aman dan layak.

Selama bertahun-tahun, warga Desa Kadumanis dan Desa Citimbang harus menghadapi berbagai kendala saat melintasi sungai yang memisahkan kedua desa. Pada musim penghujan, tingginya debit air sering kali menghambat aktivitas masyarakat, mulai dari anak-anak yang berangkat sekolah, petani yang membawa hasil panen, hingga warga yang hendak mengakses pelayanan kesehatan maupun kebutuhan sehari-hari.

Kini, berkat kerja keras masyarakat bersama TNI, pemerintah desa, dan tim teknis, impian tersebut sedikit demi sedikit berubah menjadi kenyataan. Struktur Jembatan Garuda telah berdiri kokoh dan terus disempurnakan agar segera dapat dimanfaatkan oleh masyarakat.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Di lokasi pembangunan, Babinsa Desa Kadumanis Koramil 13/Salem Kodim 0713/Brebes, Serda Hasanudin, terus mendampingi setiap tahapan pekerjaan. Tidak hanya memberikan arahan, ia juga turun langsung membantu masyarakat sebagai bentuk pengabdian kepada rakyat.

Melihat perkembangan pembangunan yang semakin mendekati tahap penyelesaian, Serda Hasanudin menyampaikan rasa syukur sekaligus apresiasinya kepada seluruh masyarakat yang sejak awal tidak pernah berhenti memberikan dukungan.

“Yang dulu hanya mimpi, sekarang hampir terwujud. Semua ini berkat doa, kerja keras, dan semangat gotong royong masyarakat bersama TNI. Semoga dalam waktu dekat Jembatan Garuda dapat selesai dan segera dimanfaatkan oleh seluruh warga,” ujar Serda Hasanudin.

Menurutnya, pembangunan Jembatan Garuda menjadi bukti bahwa cita-cita besar dapat diwujudkan apabila seluruh elemen masyarakat bersatu dalam satu tujuan. Kekompakan, kepedulian, dan semangat pantang menyerah menjadi modal utama yang membawa pembangunan hingga mencapai tahap saat ini.

Sementara itu, Komandan Kodim 0713/Brebes Letkol Inf Ambariyantomo, S.Hub.Int memberikan apresiasi kepada seluruh masyarakat Desa Kadumanis dan Desa Citimbang atas dedikasi mereka selama proses pembangunan berlangsung.

“Saya mengucapkan terima kasih dan penghargaan kepada seluruh masyarakat yang telah menunjukkan semangat gotong royong luar biasa. Pembangunan Jembatan Garuda merupakan bukti bahwa sinergi antara TNI, pemerintah daerah, pemerintah desa, dan masyarakat mampu menghasilkan karya yang sangat bermanfaat bagi kepentingan bersama. Semoga jembatan ini menjadi penggerak kemajuan ekonomi, pendidikan, dan kesejahteraan masyarakat,” ungkap Dandim.

Lebih lanjut, Dandim menegaskan bahwa pendampingan yang dilakukan Babinsa merupakan implementasi tugas pembinaan teritorial TNI AD, yakni hadir di tengah masyarakat, membantu mengatasi kesulitan rakyat, sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.

Pembangunan Jembatan Garuda juga menjadi contoh nyata bahwa budaya gotong royong masih tumbuh kuat di tengah masyarakat Kabupaten Brebes. Setiap tahapan pembangunan dilalui bersama dengan penuh semangat, mulai dari pembukaan akses, pembangunan pondasi, pemasangan tiang, pemasangan sling baja, hingga penyempurnaan konstruksi yang kini hampir selesai.

Keberadaan jembatan ini nantinya diharapkan mampu membuka akses yang lebih cepat dan aman antara Desa Kadumanis dan Desa Citimbang, memperlancar distribusi hasil pertanian, memudahkan akses menuju sekolah dan fasilitas kesehatan, serta mendorong peningkatan perekonomian masyarakat di wilayah Kecamatan Salem.

Bagi masyarakat, Jembatan Garuda bukan hanya rangkaian baja dan beton yang membentang di atas sungai. Jembatan ini adalah simbol perjuangan, pengorbanan, doa, dan kebersamaan yang dibangun oleh banyak tangan dengan satu tujuan mulia, yakni menghadirkan masa depan yang lebih baik bagi generasi mendatang.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Dengan semangat kebersamaan yang terus terjaga, pembangunan Jembatan Garuda di Desa Kadumanis diyakini akan segera rampung. Impian yang dahulu terasa begitu jauh kini telah berdiri nyata di hadapan masyarakat, menjadi bukti bahwa dengan persatuan, kerja keras, dan kemanunggalan TNI bersama rakyat, tidak ada cita-cita yang terlalu besar untuk diwujudkan.(Pen0713)

Cilacap, Detik Nasional – Santri Gayeng Nusantara (SGN), organisasi sosial kemasyarakatan yang diinisiasi tokoh Jawa Tengah H. Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin), terus menunjukkan komitmennya dalam mengawal percepatan pembangunan infrastruktur dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Cilacap. Komitmen tersebut diwujudkan dengan menyerap langsung berbagai usulan warga saat berkunjung ke Kecamatan Dayeuhluhur, Rabu (15/7/2026).

Dalam kunjungan tersebut, masyarakat mengusulkan agar ruas Jalan Mergokaraharjaan–Kuningan sepanjang sekitar 29 kilometer ditingkatkan statusnya dari jalan kabupaten menjadi jalan provinsi. Ruas jalan tersebut dinilai memiliki peran strategis karena menghubungkan Kabupaten Cilacap dengan Kabupaten Ciamis dan Kabupaten Kuningan di Provinsi Jawa Barat.

Selain itu, warga juga mengusulkan dukungan Bantuan Keuangan (Bankeu) Pemerintah Provinsi Jawa Tengah untuk peningkatan akses menuju kawasan wisata Hanum D’Bonkeh Pass melalui ruas Jalan Dayeuhluhur–Hanum yang terhubung dengan Kecamatan Wanareja. Perbaikan akses tersebut diharapkan dapat memperlancar mobilitas masyarakat, mendorong pertumbuhan ekonomi desa, meningkatkan daya saing wilayah, serta mendukung ketahanan pangan melalui pengembangan komoditas hortikultura, seperti cabai, manggis, alpukat, durian, pisang, gula aren, kelapa, pala, kapulaga, dan kopi, termasuk sektor peternakan.

Ketua SGN Kabupaten Cilacap, Mujiburohman, mengatakan bahwa selain mengunjungi lokasi program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD), SMA Negeri Dayeuhluhur, serta melakukan monitoring program Kelompok Usaha Bersama (KUBE), Usaha Ekonomi Produktif (UEP), dan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), pihaknya juga menerima berbagai masukan dari masyarakat.

“Aspirasi yang kami terima meliputi perbaikan infrastruktur jalan desa, peningkatan kapasitas UMKM, program bedah rumah, bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan), rehabilitasi sekolah, masjid, TPQ/Madin, hingga pelestarian budaya Sunda,” ujar Mujiburohman.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Menurutnya, peningkatan infrastruktur jalan menjadi kebutuhan paling mendesak yang diharapkan segera mendapat perhatian pemerintah.

“Dari sekian banyak aspirasi masyarakat, yang paling mendesak untuk direalisasikan adalah peningkatan infrastruktur jalan. Kondisinya saat ini masih banyak yang rusak sehingga perlu segera mendapat perhatian,” katanya.

Mujiburohman menegaskan, SGN akan terus mengawal berbagai usulan masyarakat agar dapat direalisasikan melalui sinergi dengan pemerintah dan para pemangku kepentingan. Langkah tersebut diharapkan mampu memberikan dampak nyata terhadap pertumbuhan ekonomi, pemberdayaan masyarakat, serta peningkatan kesejahteraan warga Kabupaten Cilacap.

“Kami ingin memastikan setiap program bantuan maupun pembangunan di Kabupaten Cilacap tepat sasaran dan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat,” pungkasnya. (Dani)

Sragen, DN-II Kodim 0725/Sragen kembali menggelar kegiatan upacara pembukaan TNI Manunggal Membangun Desa atau disingkat TMMD Sengkuyung tahap III tahun 2026 di Lapangan Ds. Majenang Kec. Sukodono Kab. Sragen. Rabu, (15/07/2026).

Saat menjadi inspektur upacara Bupati Sragen H. Sigit Pamungkas SIP, MA membacakan amanat Gubernur Jateng Komjen Pol (P) Drs. AHMAD LUTHFI, SH, S.St., MK.

“TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) merupakan wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat melalui kolaborasi yang erat antara TNI, Pemerintah Daerah, dan seluruh elemen masyarakat dalam mempercepat pembangunan desa. Selama 45 tahun, program ini telah menjadi bukti bahwa semangat gotong royong dan kesengkuyungan mampu meng-hadirkan manfaat nyata bagi masyarakat. Untuk itu, saya menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada TNI atas dedikasi dan pengabdiannya dalam mendukung pembangunan di Jawa Tengah”

“Pada Tahun 2026, pelaksanaan TMMD didukung oleh sinergi antara TNI AD, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, serta Pemerintah Kabupaten/Kota dengan dukungan anggaran Pemerintah Provinsi Jawa Tengah sebesar Rp33,2 Miliar. Kolaborasi ini menjadi kekuatan bersama untuk mempercepat pembangunan yang inklusif dan merata. Program TMMD Reguler maupun TMMD Seng-kuyung telah nyata berhasil membantu Pemerintah dan Pemerintah Daerah dalam mengakselarasi pembangunan di wilayah perdesaan, terisolir, terbelakang, perkotaan kumuh dan miskin melalui kegiatan fisik maupun nonfisik”

“Sasaran kegiatan fisik diprioritaskan pada pem-bangunan infrastruktur dan sarana prasarana kebutuhan dasar masyarakat, untuk meningkatkan aksesibilitas daerah terpencil dan mendukung peningkatan per-ekonomian. Sedangkan sasaran kegiatan nonfisik diprioritaskan pada peningkatan kesadaran masyarakat dalam berbangsa dan bernegara serta mewujudkan ketahanan wilayah yang tangguh, melalui 3 (tiga) bidang yaitu kesehatan, pendidikan dan bela Negara”

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

“Saya berharap semangat kemanunggalan TNI dengan rakyat tidak berhenti pada pelaksanaan program ini, tetapi terus menjadi budaya kerja bersama dalam menyelesaikan berbagai persoalan masyarakat. Dengan kolaborasi, gotong royong, dan kepedulian seluruh pemangku kepentingan, kita akan mampu membangun desa yang mandiri, tangguh, dan sejahtera”

“Melalui kesengkuyungan seluruh komponen bangsa, saya optimistis TMMD Reguler ke-129 dan Sengkuyung Tahap III Tahun Anggaran 2026 akan memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan desa dan kelurahan, sekaligus mendukung pencapaian target RKPD Provinsi Jawa Tengah Tahun 2026, yaitu menurunkan angka kemiskinan di angka 8,70%8,53% dan mendorong pertumbuhan ekonomi sebesar 5,00%6,00%, sebagai bekal menyongsong bonus demografi dan Indonesia Emas 2045”

Sementara Dandim 0725/Sragen Letkol Inf Dindin Rohidin, S.IP menjelaskan bahwa sasaran TMMD Sengkuyung III tahun 2026 di Desa Majenang ini tidak jauh berbeda dengan TMMD lainnya.

“Sasaran TMMD yang berlokasi di Ds. Majenang, Kec. Sukodono, Kab. Sragen dengan waktu pelaksanaan selama 30 hari terhitung mulai tanggal 15 juli s.d 13 Agustus 2026 meliputi Sasaran fisik yakni cor blok jalan sepanjang 400 x 3 x 0,12 m, Rehab RTLH 5 unit dan Jambanisasi 5 unit”

“Sasaran Non fisik meliputi penyuluhan Wawasan Kebangsaan, KB-Kes, Stunting, Posyandu dan penyuluhan penyakit tidak menular, Bin Kamtibmas dan bahaya narkoba, Peternakan dan perikanan, Pertanian dan perkebunan serta Bintal/rohani” jelas Dandim.

Upacara pembukaan TMMD selesai dilanjutkan dengan pemberian paket sembako untuk Lansia dan warga Prasejahtera. Red/Ak

Brebes, DN-II Semangat kebersamaan dan kecintaan terhadap olahraga sepak bola tampak begitu terasa di wilayah jajaran Kodim 0713/Brebes. Prajurit TNI bersama masyarakat mengikuti kegiatan nonton bareng (nobar) pertandingan Semifinal Piala Dunia 2026 antara Inggris melawan Argentina yang diselenggarakan di sejumlah Koramil jajaran Kodim 0713/Brebes.

Kegiatan nobar berlangsung dengan penuh antusias. Warga dari berbagai kalangan hadir bersama anggota TNI untuk menyaksikan pertandingan yang berlangsung sengit hingga peluit panjang dibunyikan. Selain menjadi hiburan, kegiatan ini juga menjadi ajang mempererat tali silaturahmi dan memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat. (16/7/2026).

Pj. Pasiter Kodim 0713/Brebes Kapten Inf M. Tuteng A.P. menyampaikan bahwa kegiatan nonton bareng merupakan salah satu sarana mempererat komunikasi sosial antara TNI dan masyarakat.

“Melalui kegiatan nobar ini, kami ingin menghadirkan suasana kebersamaan yang hangat antara TNI dan masyarakat. Sepak bola adalah olahraga yang mampu menyatukan berbagai kalangan tanpa memandang usia maupun latar belakang. Momentum ini sekaligus menjadi wadah komunikasi sosial sehingga hubungan TNI dengan masyarakat semakin erat dan harmonis,” ujar Pasiter Kodim 0713/Brebes.

Ia menambahkan bahwa Kodim 0713/Brebes akan terus mendukung berbagai kegiatan positif yang melibatkan masyarakat sebagai bagian dari upaya menjaga persatuan, kebersamaan, dan kondusivitas wilayah.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Salah seorang warga Kecamatan Tonjong, Ahmad (44), mengaku sangat senang dapat mengikuti kegiatan nobar bersama anggota Koramil.

“Saya sangat senang bisa nonton bareng bersama anggota Koramil. Suasananya ramai, aman, dan penuh kekeluargaan. Kami bisa menikmati pertandingan sekaligus lebih dekat dengan bapak-bapak TNI. Semoga kegiatan seperti ini sering diadakan karena sangat bermanfaat untuk mempererat hubungan masyarakat dengan TNI,” ungkap Ahmad.

Sorak sorai para penonton mewarnai jalannya pertandingan sejak babak pertama hingga pertandingan usai. Meski masing-masing memiliki tim favorit, seluruh peserta tetap menjaga sportivitas, ketertiban, dan kebersamaan selama kegiatan berlangsung.

Melalui kegiatan seperti ini, Kodim 0713/Brebes kembali menunjukkan komitmennya dalam membangun kemanunggalan TNI dengan rakyat melalui berbagai aktivitas yang positif, edukatif, dan mampu mempererat hubungan emosional antara aparat teritorial dengan masyarakat di wilayah binaannya. Red

Brebes, DN-II Polres Brebes melaksanakan pengamanan kegiatan nonton bareng (nobar) Piala Dunia 2026 babak semifinal antara Timnas Inggris melawan Timnas Argentina yang diselenggarakan oleh Suara Merdeka Network bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Brebes di Alun-Alun Kabupaten Brebes, Kamis (16/7/2026) dini hari.

Sebelum kegiatan dimulai, pada pukul 01.50 WIB dilaksanakan apel persiapan pengamanan yang dipimpin oleh Kapolsek Brebes AKP Prapto. Apel diikuti personel gabungan yang terdiri dari Sat Samapta, Satlantas, Polsek Brebes, personel Polres Brebes, Dinas Perhubungan Kabupaten Brebes, serta Satpol PP Kabupaten Brebes.

Dalam arahannya, Kapolsek Brebes mengucapkan terima kasih kepada seluruh personel yang terlibat dalam pengamanan serta menginstruksikan agar personel Sat Samapta dan Polsek Brebes menempati titik-titik pengamanan di sekitar lokasi kegiatan, sementara personel Satlantas melaksanakan pengaturan arus lalu lintas di sekitar Alun-Alun Brebes. Personel Sat Samapta juga diminta melaksanakan patroli secara berkala di area kegiatan guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Seluruh personel diingatkan untuk tetap mengutamakan keselamatan dan menjalankan tugas secara humanis serta profesional.

Kegiatan nobar dihadiri sekitar 250 peserta yang terdiri dari masyarakat, pecinta sepak bola, pelaku UMKM, dan panitia penyelenggara. Pengamanan difokuskan pada pengamanan area kegiatan, pengaturan arus lalu lintas, serta pemantauan situasi guna memastikan seluruh rangkaian acara berlangsung aman, tertib, dan lancar.

Pertandingan semifinal yang berlangsung sengit hingga menit-menit akhir tersebut berakhir dengan kemenangan Timnas Argentina atas Timnas Inggris dengan skor 2-1. Antusiasme para penonton terlihat tinggi sepanjang pertandingan, namun tetap berlangsung tertib dan tidak ditemukan adanya gangguan keamanan maupun ketertiban masyarakat.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Sementara, Kasat Samapta Polres Brebes AKP Nur Mahmud, mengatakan bahwa keberhasilan pengamanan kegiatan ini merupakan hasil sinergi seluruh personel pengamanan dan tingginya kesadaran masyarakat dalam menjaga ketertiban bersama.

“Pengamanan kegiatan nobar ini merupakan bentuk komitmen Polres Brebes dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat yang ingin menikmati jalannya pertandingan. Alhamdulillah, berkat sinergi seluruh personel gabungan serta dukungan masyarakat yang tertib dan kooperatif, kegiatan dapat berlangsung dengan aman, lancar, dan kondusif tanpa adanya gangguan kamtibmas. Kami mengapresiasi seluruh masyarakat yang telah bersama-sama menjaga situasi tetap kondusif, sehingga suasana kebersamaan dalam mendukung olahraga dapat berjalan dengan nyaman,” ujar AKP Nur Mahmud.

Ia menambahkan, Polres Brebes akan terus hadir memberikan pelayanan dan pengamanan pada setiap kegiatan masyarakat sebagai upaya menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah Kabupaten Brebes.

“Kami juga mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Brebes, Suara Merdeka Network, Dinas Perhubungan, Satpol PP, serta seluruh pihak yang telah bersinergi sehingga kegiatan nobar Piala Dunia 2026 dapat berjalan dengan sukses,” pungkasnya. Red/Hms

You cannot copy content of this page