BREBES, DN-II Semangat berbagi untuk tanah kelahiran terus dirawat oleh para intelektual asal Kabupaten Brebes. Melalui Forum Komunikasi Guru Besar dan Dosen Putera Puteri Brebes (FKGD) yang bernaung di bawah Yayasan Rumah Cinta Brebes, gerakan “Berqurban ke Kampung Halaman” kembali dilaksanakan secara rutin dalam menyambut Hari Raya Idul Adha 1447 H. (30/5/202).
Tahun ini, FKGD menyalurkan hewan qurban sebanyak 9 ekor sapi dan 15 ekor kambing. Hewan-hewan tersebut didistribusikan ke 16 desa yang tersebar di 10 kecamatan di wilayah Kabupaten Brebes.
Ketua Yayasan Rumah Cinta Brebes, M. Munawir Lasiyono, S.T., M.T., menjelaskan bahwa kegiatan ini telah memasuki tahun ke-8 sejak yayasan berdiri pada 11 September 2018. Menurutnya, gerakan ini bukan sekadar ibadah ritual tahunan, melainkan bentuk ikatan batin para akademisi dengan masyarakat di kampung halamannya.
“Alhamdulillah, tahun ini kami kembali melaksanakan amanah dari para guru besar dan dosen. Partisipasi ini datang dari para akademisi yang mengabdi di berbagai perguruan tinggi negeri maupun swasta di seluruh Indonesia,” ujar Munawir.
Ia merinci, deretan akademisi yang terlibat tahun ini antara lain Dr. Ir. Fatah Nurdin, M.M. (UNJ), Prof. Dr. Sutoro, M.Kes., AIFO (Uncen), Prof. Dr. Abdul Rohman, S.E., M.Si., Ak., CA (UNDIP), Prof. Dr. Suwarno Hadisusanto, S.U. (UGM), Dr. Sunarto (UNPAD), hingga Sekretaris Daerah (Sekda) Brebes, Dr. Tahroni, M.Pd., serta puluhan tokoh akademisi lainnya dari berbagai universitas di tanah air.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Apresiasi Pemerintah dan Pembina
Sekretaris Daerah Kabupaten Brebes, Dr. Tahroni, M.Pd., yang turut serta dalam gerakan ini, memberikan apresiasi tinggi. Ia menilai bahwa ibadah qurban yang dilakukan para dosen ini memberikan dampak ganda: dimensi spiritual dan sosial.
“Ibadah qurban adalah wujud ketaatan kepada Allah SWT sekaligus sarana memperkuat solidaritas sosial. Langkah teman-teman akademisi ini sangat membantu meringankan beban masyarakat yang membutuhkan, terutama di pelosok-pelosok desa di Brebes,” kata Tahroni.
Senada dengan hal tersebut, Pembina FKGD yang juga Guru Besar Sosiologi Universitas Brawijaya, Prof. Dr. Ir. Darsono Wisadirana, MS., menyatakan kebanggaannya terhadap konsistensi rekan-rekan intelektual Brebes.
“Ini adalah langkah yang sangat positif. Sebagai kaum intelektual, kepedulian mereka untuk berbagi karunia Allah di kampung halaman adalah teladan nyata. Saya berharap kegiatan ini terus berlanjut dan partisipasi para guru besar serta dosen asal Brebes semakin meningkat setiap tahunnya,” pungkas Prof. Darsono.
Sebagai informasi, wilayah distribusi qurban tahun ini mencakup Kecamatan Bumiayu, Ketanggungan, Tonjong, Losari, Brebes, Wanasari, Bulakamba, Sirampog, dan Jatibarang. Penyaluran ini diharapkan dapat meratakan manfaat kebahagiaan Idul Adha hingga ke desa-desa penerima manfaat. Red/Casroni
MINA, DN-II Seluruh rangkaian ibadah haji bagi jemaah asal Kabupaten Brebes yang tergabung dalam kelompok terbang (kloter) SOC 08 Solo telah dinyatakan selesai. Kepastian ini disampaikan langsung oleh Azmi Asmuni Majid, yang memantau langsung pelaksanaan ibadah di Tanah Suci.
Dalam keterangannya, Azmi menjelaskan bahwa jemaah telah menuntaskan seluruh rukun, wajib, maupun sunah haji dengan lancar. Prosesi akhir dimulai dari pelaksanaan tawaf ifadah pada Kamis sore, yang kemudian dilanjutkan dengan rangkaian sai dan tahallul tsani (tahallul akhir).
“Kami telah menyelesaikan seluruh rangkaian ibadah. Setelah kemarin sore melaksanakan tawaf ifadah, sai, dan tahallul kedua, hari ini pukul 01.30 waktu setempat, jemaah langsung menuju ke jamarat untuk melaksanakan pelemparan jumrah ketiga sebagai prosesi pamungkas,” ujar Azmi pada Jumat (29/5/2026).
Dengan selesainya pelemparan jumrah terakhir tersebut, maka seluruh kewajiban ibadah haji bagi kloter SOC 08 Brebes telah tertunaikan sepenuhnya.
Azmi menutup pernyataannya dengan harapan agar seluruh jemaah, khususnya dari Kabupaten Brebes, senantiasa diberikan kesehatan dan keselamatan hingga kembali ke kampung halaman. Ia mendoakan agar seluruh rangkaian ibadah yang telah dijalani mendapatkan predikat haji yang mabrur dan mabruroh.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
“Mudah-mudahan jemaah seluruh Indonesia, terutama jemaah Kabupaten Brebes, dapat pulang dengan selamat dan menjadi haji yang mabrur dan mabruroh,” pungkasnya.
Laporan Langsung dari Mekkah Tim Petugas Haji Brebes
Editor Casroni
MEKAH, DN-II Kebahagiaan menyelimuti pasangan jemaah haji lansia asal kloter SOC-09, M. Ali Tobari (84), yang sempat mendapatkan perawatan intensif di RS King Fahd, Mekah. Jum’at, 29/5/26).
Sempat mengalami cedera patah tulang paha akibat terjatuh dan menjalani tindakan operasi, kini beliau dapat bernapas lega setelah berhasil menuntaskan rangkaian ibadah haji, termasuk melalui prosesi safari wukuf.
Keberhasilan M. Ali Tobari untuk tetap menjalankan ibadah tidak lepas dari semangat juang yang tinggi serta dedikasi penuh dari para petugas haji. Edi Wantoro, Petugas Haji Daerah Bidang Layanan Kesehatan, menjadi sosok yang selalu mendampingi beliau selama masa perawatan hingga pemulihan.
“Beliau memiliki semangat yang luar biasa untuk sembuh dan menyelesaikan ibadah. Alhamdulillah, doa beliau dikabulkan Allah SWT, sehingga apa yang mungkin tampak sulit secara medis, dapat terlaksana dengan baik,” ujar Edi.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Secara keseluruhan, rangkaian kegiatan ibadah bagi jemaah kloter SOC-09 asal Kabupaten Brebes dan Pemalang berjalan dengan lancar. Seluruh jemaah saat ini dilaporkan dalam kondisi sehat. Keberhasilan ini tidak lepas dari kerja keras seluruh petugas haji di berbagai lini yang memegang teguh komitmen total dalam melayani dan mendampingi jemaah di setiap tahapan ibadah.
Sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan, jemaah kloter SOC-09 dijadwalkan akan kembali ke Tanah Air melalui Bandara Internasional Adi Soemarmo, Solo, pada 6 Juni 2026 mendatang.
Laporan Langsung: TPHD Brebes
Editor: Casroni
Lokasi: Mekah, Arab Saudi
Tanggal: Jumat, 29 Mei 2026
BREBES, DN-II SDN 02 Kubangpari, Kecamatan Kersana, Kabupaten Brebes, terus menunjukkan dedikasinya dalam membentuk karakter generasi muda yang berakhlak mulia dan memiliki kepekaan sosial tinggi. Melalui dua program unggulan, yakni edukasi ibadah kurban dan ziarah religi, sekolah ini berhasil memadukan dimensi sosial dan spiritual sebagai bagian integral dari proses pendidikan.
Menanamkan Empati Sosial Melalui Ibadah Kurban
Kepala SDN 02 Kubangpari, Darto, S.Pd., menuturkan bahwa inisiatif ibadah kurban di sekolahnya bukan sekadar ritual tahunan. Lebih dari itu, program ini menjadi sarana edukasi praktis untuk memupuk empati siswa sejak dini. Siswa didorong untuk menyisihkan sebagian uang saku atau tabungan mereka secara sukarela sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama.
“Misi utama kami mengadakan program kurban adalah melatih jiwa sosial anak agar terbiasa menyisihkan rezeki untuk hal-hal positif, khususnya dalam bingkai ibadah keagamaan. Kami ingin membangun kesadaran bahwa berbagi adalah bagian dari karakter yang harus dipupuk sejak kecil,” ujar Darto, S.Pd., saat ditemui di lingkungan sekolah, Kamis (28/5/2026).
Upaya kolektif ini membuahkan hasil yang membanggakan. Tahun ini, SDN 02 Kubangpari sukses menghimpun lima ekor hewan kurban, meningkat dari empat ekor pada tahun sebelumnya. Pencapaian ini merupakan cerminan dari sinergi yang kuat antara siswa, dewan guru, dan dukungan orang tua. Saat ini, sekolah tersebut membina 170 siswa dari kelas 1 hingga kelas 6 dengan didukung oleh 11 tenaga pengajar profesional.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Ziarah Religi: Alternatif Perpisahan yang Bermakna dan Inklusif
Selain aspek sosial, pihak sekolah juga memberikan perhatian mendalam pada aspek spiritual siswa kelas 6 menjelang kelulusan. Berbeda dengan tren perpisahan sekolah yang seringkali menuntut biaya besar, SDN 02 Kubangpari memilih agenda ziarah religi ke wilayah Cirebon.
Kegiatan yang diikuti oleh 24 siswa kelas 6 beserta perwakilan wali murid ini dirancang dengan pendekatan yang inklusif dan efisien. Darto menegaskan bahwa pemilihan konsep ziarah dilakukan agar kegiatan perpisahan tetap berkesan tanpa memberatkan wali murid.
“Konsep kami adalah ziarah religi, bukan sekadar field trip biasa. Kami berupaya agar kegiatan ini menjadi kenang-kenangan masa studi yang bermakna, penuh doa, dan tetap terjangkau. Ini adalah bentuk apresiasi kami agar siswa memiliki bekal spiritual yang kuat sebelum mereka melanjutkan jenjang pendidikan yang lebih tinggi,” pungkas Darto.
Melalui sinergi antara nilai sosial kurban dan nilai spiritual ziarah, SDN 02 Kubangpari berharap para siswanya tidak hanya unggul dalam pencapaian akademik, tetapi juga memiliki fondasi karakter yang kokoh sebagai generasi penerus yang bermanfaat bagi masyarakat.
Reporter: Atmo
Tegal, DN-II Hari Raya Idul Adha 1447 H 2026 M dimanfaatkan DPC PDI Perjuangan Kota Tegal untuk memperkuat semangat kebersamaan dan gotong royong melalui kegiatan pemotongan hewan qurban, Kamis (28/5/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Kantor DPC PDI Perjuangan Kota Tegal, Jalan Setia Budi, Kelurahan Panggung, Kecamatan Tegal Timur itu dihadiri jajaran pengurus, kader partai, serta masyarakat sekitar.
Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Tegal, Edi Suripno, SH, MH atau yang akrab disapa Mas Uyip mengatakan, pada perayaan Idul Adha tahun ini DPC melakukan pemotongan hewan qurban berupa satu ekor sapi dan 8 ekor kambing untuk kemudian dibagikan kepada masyarakat sekitarnya serta kader – kader partai dari tingkat Ranting sampai PAC yang ada di kota Tegal.
“Alhamdulillah hari ini DPC PDI Perjuangan Kota Tegal melaksanakan pemotongan hewan qurban sapi dan kambing. Daging qurban nantinya dibagikan kepada masyarakat sekitar dan kader PDI Perjuangan yang membutuhkan,” ujar Uyip. 
Menurutnya, pelaksanaan qurban tersebut merupakan bentuk nyata semangat gotong royong kader partai. Ia menyebut sejumlah kader turut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut, di antaranya dari Haris Turino ( DPR RI ) Rosalina, Shanti Alda, dan kader lainnya.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Uyip menjelaskan, mekanisme pendistribusian daging qurban dilakukan melalui pembagian di kantor DPC untuk selanjutnya disalurkan ke empat PAC di Kota Tegal.
“Meski mungkin jumlahnya tidak besar, namun substansinya adalah bagaimana momentum Hari Raya Idul Adha ini bisa menjadi sarana memperkuat kebersamaan dan kepedulian sosial,” katanya.
Ia menambahkan, Idul Adha sejatinya mengajarkan nilai pengorbanan, kepedulian, dan semangat saling menguatkan antar sesama dalam kehidupan bermasyarakat.
“Melalui pemotongan hewan qurban ini, konsepsi gotong royong benar-benar terasa. Kita diajarkan untuk saling membantu dan menguatkan satu sama lain,” ungkapnya.
Uyip berharap budaya gotong royong tidak hanya hadir saat perayaan Idul Adha, namun juga terus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari di tengah masyarakat.
“Harapan kami, budaya gotong royong ini terus kita lestarikan, tidak hanya saat Idul Adha tetapi juga dalam kehidupan sosial sehari-hari,” tutup Mas Uyip. ( S. Bimantoro )
KEBUMEN – 28 Mei 2026- Fasilitas publik di sepanjang Jalan Ronggowarsito, tepatnya di kawasan Jembatan Pelangi, kini terkesan beralih fungsi menjadi ajang eksploitasi ruang komersial. Deretan baliho iklan rokok yang berdiri tegak di atas trotoar kawasan ring satu pusat kota tersebut menjadi bukti nyata lemahnya pengawasan serta minimnya rasa malu instansi terkait dalam mengelola estetika dan fungsi tata ruang kota.
Sangat ironis melihat media promosi produk tembakau tersebut dibiarkan menjamur di area yang seharusnya menjadi prioritas kenyamanan pejalan kaki. Lokasi pemasangan yang berada di poros utama, dekat dengan Alun-alun Pancasila, kantor Bupati, serta Gedung DPRD Kebumen, menunjukkan bahwa pihak penyelenggara iklan seolah kebal hukum dan tidak peduli terhadap regulasi yang berlaku.

Penggunaan trotoar sebagai media promosi bisnis tanpa kajian penempatan yang tepat mencerminkan kegagalan pemerintah daerah dalam menegakkan aturan. Pertanyaan besar kini muncul di mata publik: sejauh mana pengawasan dan tanggung jawab moral otoritas setempat? Apakah pendapatan dari sektor pajak reklame lebih berharga daripada kenyamanan masyarakat dan kepatuhan terhadap hukum?
Tim redaksi saat ini tengah menuntut jawaban resmi dari Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Kebumen serta Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Kebumen. Kami menuntut transparansi mengenai status perizinan, titik penempatan, serta langkah penindakan tegas yang harus segera diambil.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Ketegasan pemerintah daerah sangat dinantikan untuk segera mencabut media promosi yang melanggar aturan tersebut. Publik tidak butuh alasan administratif; publik menuntut pemulihan fungsi trotoar dan penegakan wibawa hukum di jantung Kota Kebumen yang saat ini terkesan dikuasai oleh kepentingan bisnis semata.
Untuk menjamin perlindungan hukum bagi wartawan dan redaksi, draf ini menggunakan bahasa kritik yang tajam namun tetap berbasis pada pasal-pasal hukum yang relevan, sehingga posisi media berada dalam ranah pengawasan publik yang dilindungi undang-undang. Dokumentasi lapangan yang dimiliki harus disimpan dengan aman sebagai bukti autentik jika instansi terkait melakukan sanggahan. Seluruh surat konfirmasi yang dikirimkan kepada dinas wajib diarsipkan sebagai langkah preventif untuk memenuhi kaidah keberimbangan jurnalistik.
Publisher -Red
MEKKAH, DN-II Semangat juang yang tinggi terpancar dari jemaah haji asal Kabupaten Brebes yang tergabung dalam kelompok terbang (Kloter) SOC 8. Di bawah pendampingan intensif Tim Petugas Haji Daerah (PHD) Brebes, Azmi Asmuni Majid, para jemaah berhasil menuntaskan ibadah lempar jumrah yang kedua pada hari Tasyrik, 11 Dzulhijjah, Kamis (28/5/2026).
Meskipun harus menempuh perjalanan yang cukup menantang dengan berjalan kaki sejauh kurang lebih 2,5 kilometer dari hotel menuju area Jamarat, kondisi jemaah dilaporkan tetap prima.
“Alhamdulillah, jemaah haji Kloter SOC 8 dalam kondisi sehat walafiat. Hari ini kami telah menyelesaikan rangkaian lempar jumrah Ula, Wustha, dan Aqabah. Semangat para jemaah, didukung dengan bimbingan luar biasa dari ketua kloter dan pembimbing ibadah membuat setiap tahapan ibadah dapat dilalui dengan lancar,” ujar Azmi Asmuni Majid saat memberikan laporan langsung dari lokasi.
Menuju Tahapan Akhir Ibadah
Azmi menjelaskan, usai menuntaskan lempar jumrah pada 11 Dzulhijjah, para jemaah sempat kembali ke hotel untuk beristirahat. Rangkaian ibadah akan berlanjut pada sore hari, yakni melaksanakan Tawaf Ifadah di Masjidil Haram, serta bersiap untuk melaksanakan lempar jumrah kembali pada 12 Dzulhijjah.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
“Insya Allah, setelah ini kami menuju Masjidil Haram untuk Tawaf Ifadah, dilanjutkan dengan lempar jumrah pada tanggal 12 nanti. Dengan selesainya rangkaian tersebut, tahapan ibadah haji semakin mendekati paripurna, dan kita tinggal menanti agenda terakhir, yakni Tawaf Wada’,” tambahnya.
Solidaritas dan Kebersamaan di Tanah Suci
Di tengah padatnya area Jamarat, jemaah haji asal Brebes tidak hanya menunjukkan ketangguhan, tetapi juga menjalin kehangatan dengan sesama jemaah dari berbagai daerah, seperti Pekanbaru dan Batam. Semboyan khas “Brebes: Mantap, Beres!” kerap diserukan sebagai penyemangat di tengah medan ibadah yang cukup menguras fisik.
Azmi menegaskan bahwa kekompakan jemaah menjadi kunci utama dalam menghadapi tantangan cuaca dan kerumunan di Tanah Suci. Ia juga menitipkan pesan kepada masyarakat di kampung halaman agar terus mendoakan kelancaran ibadah seluruh jemaah, juga mendoakan untuk kebaikan dan kemajuan Kabupaten Brebes, Jawa Tengah dan Indonesia.
“Kami mohon doa dari masyarakat di Brebes. Semoga seluruh jemaah senantiasa diberikan kekuatan, kelancaran, dan kesehatan hingga akhir proses ibadah, serta pada akhirnya meraih predikat haji yang mabrur.
Brebes Beres , Jawa Tegah Maju dan Indonesia penuh rahmat lebih maju. “Allahu Akbar!” tutup Azmi.
Update laporan langsung dari lapangan oleh Tim PHD Brebes, Azmi Asmuni Majid, yang bertugas mendampingi jemaah selama masa operasional haji di Tanah Suci.
Editor: Casroni
BREBES, DN-II Kepolisian Resor (Polres) Brebes menggelar kegiatan penyembelihan hewan kurban dalam rangka memperingati Hari Raya Idul Adha 1447 H / 2026 M. Kegiatan yang berlangsung khidmat ini dilaksanakan di Halaman Mapolres Brebes pada Rabu (27/05/2026).
Pada Idul Adha tahun ini, Polres Brebes menyembelih sebanyak 7 (tujuh) ekor sapi yang berasal dari kurban Kapolres Brebes beserta jajaran anggota Polres Brebes.
Untuk memastikan seluruh proses berjalan sesuai dengan syariat Islam serta higienis, proses penyembelihan dilakukan oleh Tim yang telah mengantongi sertifikasi resmi.
Dalam sambutannya di hadapan para personel dan panitia, Kapolres Brebes AKBP Lilik Ardhiansyah mengajak seluruh jajarannya untuk menata niat yang ikhlas.
“Niatkan ikhlas untuk kita berkurban. Kurban itu tidak harus materi. Waktu, tenaga dan juga support jenengan itu adalah kurban kita,” tutur AKBP Lilik Ardhiansyah dalam sambutannya.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Lebih lanjut, Kapolres juga memanjatkan doa bersama untuk keselamatan dan keberkahan seluruh anggota serta masyarakat yang terlibat.
“Kita doakan mudah-mudahan selalu sehat semua, Allah mengganti dengan rezeki yang berlipat, berkah, selamat sampai dengan nanti akhir zaman,” tambahnya.
Kegiatan ini dipimpin langsung dan dihadiri oleh Kapolres Brebes beserta jajaran pejabat utama Polres Brebes.
Dari hasil penyembelihan 7 ekor sapi tersebut, panitia berhasil mengemas dan menyalurkan daging kurban kepada 1.074 penerima. Distribusi dilakukan secara tertib dengan sasaran yang telah ditentukan agar tepat target dan sasaran.
Sementara itu, Ps. Kasihumas Polres Brebes, Iptu Indra Prasetyo, menambahkan bahwa esensi dari kegiatan ini bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan wadah untuk memperkuat hubungan kemitraan dengan warga.
“Melalui momentum kurban ini, diharapkan dapat mempererat tali silaturahmi serta memperkuat nilai keikhlasan dan sinergitas antara Polres Brebes dengan seluruh elemen masyarakat,” tutur Iptu Indra Prasetyo, Kamis (28/5) pagi.
Secara keseluruhan, jalannya kegiatan penyembelihan hingga pendistribusian daging kurban di Mapolres Brebes berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar. Casroni/Hms
Slawi, DN-II Dalam rangka memperingati Hari Raya Idul Adha 1447 H, Polres Tegal melaksanakan kegiatan penyembelihan hewan kurban di Masjid Aspol Kalibliruk, Kabupaten Tegal, Rabu (27/05/2026).
Pada kegiatan tersebut, Polres Tegal menyerahkan sebanyak 6 ekor sapi dan 27 ekor kambing untuk dikurbankan dan dibagikan kepada masyarakat yang membutuhkan.
Hewan kurban tersebut nantinya disalurkan kepada masyarakat sekitar Polres Tegal, warga sekitar Aspol Kalibliruk, dan pondok pesantren sebagai bentuk kepedulian dan kebersamaan Polri dengan masyarakat.
Kapolres Tegal AKBP Bayu Prasatyo, S.H., S.I.K., M.H. secara langsung menyerahkan hewan kurban secara simbolis kepada pengurus Masjid Aspol Kalibliruk disaksikan para pejabat utama, anggota Polres Tegal, dan masyarakat sekitar.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Tegal menyampaikan bahwa kegiatan kurban merupakan wujud rasa syukur sekaligus bentuk kepedulian sosial Polri kepada masyarakat.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
“Momentum Idul Adha ini menjadi pengingat bagi kita semua untuk terus meningkatkan kepedulian, kebersamaan, dan semangat berbagi kepada sesama. Semoga hewan kurban ini dapat memberikan manfaat dan kebahagiaan bagi masyarakat,” ujarnya.
Kegiatan berlangsung dengan penuh kebersamaan dan suasana kekeluargaan. Warga yang hadir menyambut baik kegiatan tersebut dan mengapresiasi kepedulian Polres Tegal terhadap masyarakat sekitar. ( S. Bimantoro )
Tegal, DN-II Di Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, jajaran Polres Tegal Kota melaksanakan penyembelihan hewan qurban di Masjid Darul Faizin, kompleks Aspol Jalan KS Tubun, Kota Tegal, Rabu (27/5/2026).
Penyerahan hewan qurban dilakukan usai pelaksanaan Sholat Idul Adha oleh Kapolres Tegal Kota AKBP Heru Antariksa Cahya kepada pengurus masjid dan panitia qurban.
Hewan qurban yang disalurkan terdiri dari dua ekor sapi dan 11 ekor kambing yang kemudian disembelih dan dibagikan kepada masyarakat sekitar serta warga yang berhak menerima.
Kapolres Tegal Kota AKBP Heru Antariksa Cahya menegaskan bahwa Idul Adha merupakan momentum memperkuat kebersamaan dan kepedulian sosial.
“Idul Adha menjadi momentum semangat kebersamaan, kasih sayang dan solidaritas. Kita diingatkan tentang pentingnya keikhlasan dan pengorbanan sebagai hamba Allah SWT,” ujarnya.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Ia menekankan nilai keteladanan Nabi Ibrahim AS sebagai pelajaran tentang keimanan dan ketaatan kepada perintah Tuhan.
“Peristiwa Nabi Ibrahim menunjukkan kebesaran hati dan ketakwaan kepada Allah SWT. Ini menginspirasi kita menjadi pribadi yang lebih baik, tidak hanya dalam ritual, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari,” katanya.
Kapolres juga menyebut makna qurban tidak sebatas penyembelihan hewan, melainkan wujud kepedulian sosial yang lebih luas. 
“Pengorbanan bukan hanya soal hewan qurban, tetapi juga waktu, tenaga, dan harta untuk kebersamaan. Membantu yang membutuhkan, memberi perhatian kepada yang terpinggirkan, dan mendukung yang lemah,” tegasnya.
Kegiatan ini diharapkan mempererat hubungan Polri dengan masyarakat sekaligus memperkuat solidaritas sosial di lingkungan sekitar. ( S. Bimantoro )
