BREBES, DN-II Penyaluran program bantuan pangan berupa beras dan minyak goreng untuk alokasi bulan Mei 2026 di Kabupaten Brebes baru menyentuh tiga kecamatan di wilayah Pantai Utara (Pantura) dan sekitarnya. Ketiga wilayah tersebut meliputi Kecamatan Brebes, Kecamatan Songgom, dan Kecamatan Bulakamba hingga Minggu, (17/5/2026).
Adanya komoditas tambahan berupa minyak goreng diakui menjadi salah satu faktor yang memperlambat proses logistik di lapangan. Jika sebelumnya Bulog mampu mendistribusikan beras ke dua kecamatan dalam sehari, kini proses pengepakan dan penyusunan komoditas ekstra tersebut memakan waktu lebih lama.
Menanggapi keterlambatan ini, Kepala Gudang Bulog Cimohong Brebes, Faisal Surya P, memberikan klarifikasi. Melalui pesan singkat pada Minggu (17/5/2026), Faisal menjelaskan bahwa tersendatnya penyaluran ini merupakan fenomena nasional yang terjadi di seluruh wilayah Indonesia (selindo), bukan hanya di Kabupaten Brebes.
“Hal ini disebabkan oleh keterbatasan stok dari pihak produsen. Mereka harus membagi pasokan untuk memenuhi kebutuhan pasar umum sekaligus program subsidi atau bantuan pemerintah,” ujar Faisal.
Faisal juga menepis spekulasi mengenai adanya kendala teknis pada kemasan. Ia memastikan bahwa seluruh kelengkapan logistik, termasuk karung kemasan, dalam kondisi siap dan aman.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Pihak Bulog Cimohong menargetkan sisa kecamatan yang belum menerima bantuan akan mulai dikirimkan kembali pada minggu ini. Diharapkan seluruh alokasi untuk Kabupaten Brebes dapat tersalurkan sepenuhnya pada minggu depan.
Reporter: Teguh
Editor: Casroni
Eksplorasi konten lain dari Detik Nasional
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
