Beranda » Bakti sosial » Halaman 9

Bakti sosial

Sinergi BPP Muara Kuang dan TMI: Gelar Panen Ubinan Sekaligus Tanam Perdana Jagung Pakan

MUARA KUANG, WWW.DETIKNASIONAL.COM // Kelompok Tani Harapan Baru di Kelurahan Muara Kuang, Kecamatan Muara Kuang, sukses menggelar kegiatan panen ubinan sekaligus tanam perdana jagung pakan pada Senin (09/03/2026). Agenda ini dihadiri langsung oleh Koordinator Penyuluh (KORLU) BPP Kecamatan Muara Kuang beserta jajaran Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) wilayah setempat sebagai bentuk dukungan nyata terhadap produktivitas pangan daerah.

​Kegiatan strategis ini juga dihadiri oleh Ketua Umum Tani Merdeka Indonesia (TMI) wilayah Kecamatan Muara Kuang, Hasan, yang didampingi oleh Denika selaku Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan (POPT) Kecamatan Muara Kuang. Kehadiran para pemangku kepentingan ini bertujuan untuk memastikan proses pengambilan sampel ubinan berjalan akurat guna memetakan potensi hasil panen riil di lapangan.

​Setelah prosesi panen ubinan selesai, agenda utama dilanjutkan dengan aksi simbolis tanam perdana jagung pakan di lahan milik Kelompok Tani Harapan Baru. Langkah ini diambil sebagai upaya diversifikasi komoditas pertanian di Muara Kuang, mengingat potensi pasar jagung pakan yang sangat menjanjikan bagi peningkatan ekonomi masyarakat perdesaan di masa mendatang.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

​Mulyanto, selaku Ketua KORLU BPP Muara Kuang, memberikan apresiasi tinggi terhadap capaian petani saat ini karena hasil yang didapat tergolong sangat baik. “Berdasarkan pengukuran di lapangan, hasil ubinan kering kali ini mencapai 7,6 ton per hektar. Kami dari pihak BPP berkomitmen akan terus memberikan pendampingan teknis agar angka produktivitas ini bisa terus dipertahankan bahkan ditingkatkan,” ujar Mulyanto.

​Senada dengan hal tersebut, Hasan selaku Ketua umum TMI Kecamatan Muara Kuang menegaskan bahwa sinergi antarlembaga sangat krusial dalam mengawal kesejahteraan petani di akar rumput. “Tani Merdeka Indonesia hadir sebagai mitra strategis untuk memastikan setiap kendala petani dapat teratasi dengan cepat. Kami sangat mendukung inisiatif tanam jagung pakan ini dan berharap semangat kelompok tani ini dapat menular ke wilayah lain,” tambahnya.

​Kegiatan yang berlangsung khidmat ini ditutup dengan sesi diskusi lapangan antara petugas POPT, penyuluh, dan pengurus kelompok tani mengenai langkah antisipasi hama serta ketersediaan sarana produksi pertanian (saprodi). Dengan adanya kolaborasi lintas sektor ini, diharapkan sektor pertanian di Kecamatan Muara Kuang semakin mandiri dan mampu menjadi penopang utama ketahanan pangan di Ogan Ilir.

REPORT : JULIYAN

TEGAL, DN-II Kepedulian terhadap warga terdampak bencana tanah bergerak di Desa Padasari, Kecamatan Jatinegara, Kabupaten Tegal terus mengalir dari berbagai pihak. Pada Minggu (8/3/2026) pukul 10.30 WIB hingga 13.00 WIB, bantuan kemanusiaan dari Purnawirawan Jenderal Polisi Prof. Dr. Budi Gunawan, S.H., M.Si., Ph.D. disalurkan kepada para pengungsi melalui Polsek Jatinegara.

Penyerahan bantuan logistik tersebut dilaksanakan di Pos Induk Pengungsian yang berada di rumah Bapak Kamal, Desa Padasari, Kecamatan Jatinegara. Bantuan diterima oleh panitia bagian logistik, Sdr. Muslim, untuk kemudian didistribusikan kepada warga yang terdampak bencana tanah bergerak.

Kapolsek Jatinegara IPTU Marsono mengatakan bahwa bantuan tersebut merupakan titipan dari Prof. Dr. Budi Gunawan yang disalurkan melalui Polsek Jatinegara untuk membantu warga yang saat ini masih berada di pengungsian.

“Bapak Prof. Dr. Budi Gunawan menitipkan bantuan logistik melalui Polsek Jatinegara untuk disalurkan kepada warga Desa Padasari yang terdampak bencana tanah bergerak. Bantuan ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan para pengungsi di posko,” ujar IPTU Marsono.

Adapun bantuan yang disalurkan meliputi berbagai kebutuhan pokok dan logistik dapur umum, antara lain beras, minyak goreng, telur ayam, mie instan, sarden, kecap, bumbu dapur, air mineral, gula jawa, serta berbagai jenis sayur mayur seperti kol, sawi, wortel, kentang, tomat, buncis hingga cabai.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Kapolres Tegal AKBP Bayu Prasatyo, S.H., S.I.K., M.H. menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas perhatian serta kepedulian yang diberikan kepada masyarakat Padasari yang saat ini masih berada di pengungsian akibat bencana tanah bergerak.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Prof. Dr. Budi Gunawan atas kepedulian dan bantuan kemanusiaan yang diberikan kepada warga terdampak bencana di Desa Padasari. Bantuan ini sangat berarti bagi masyarakat yang saat ini membutuhkan dukungan dari berbagai pihak,” ungkap AKBP Bayu Prasatyo.

Bantuan logistik tersebut diangkut menggunakan dua kendaraan pick up dan langsung disalurkan ke posko logistik untuk mendukung kebutuhan para pengungsi.( Bim )

BREBES, DN-II Dalam upaya nyata mendukung program swasembada pangan nasional, jajaran jajaran Forkopimda Kabupaten Brebes melaksanakan kegiatan Penanaman Jagung Serentak Kuartal I Tahun 2026. Kegiatan ini dipusatkan di lahan persawahan milik Pemerintah Desa Wangandalem, Kecamatan Brebes, pada Sabtu (7/3/2026) sore.

Acara ini merupakan bagian dari komitmen besar Polri melalui Gugus Tugas Ketahanan Pangan untuk mengelola lahan produktif di seluruh Indonesia. Langkah ini selaras dengan visi Asta Cita Presiden menuju kemandirian pangan yang berkelanjutan.

Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Brebes, Wurja S.E, Wakapolres Brebes Kompol Purbo Adjar Waskito, S.I.K, M.H., serta perwakilan dari Kodim 0713 Brebes dan DPRD Kabupaten Brebes. Turut mendampingi pula Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Brebes, Hendri, A.K., serta Kabulog Cimohong, Yuda Oktorisetiadi.

Kehadiran para pejabat daerah ini menegaskan bahwa ketahanan pangan bukan hanya tugas satu instansi, melainkan kerja kolektif antara pemerintah, aparat penegak hukum, dan masyarakat petani.

Dalam sambutan Kapolres Brebes yang dibacakan oleh Wakapolres Kompol Purbo Adjar Waskito, ditekankan bahwa Polri menargetkan pemanfaatan satu juta hektar lahan jagung dalam kurun waktu lima tahun ke depan.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

“Kegiatan tanam jagung kali ini merupakan simbol kekuatan kolaborasi antara Polri dengaozn pemerintah daerah, dinas terkait, serta masyarakat. Kami berkomitmen untuk terus melakukan intervensi nyata agar potensi pertanian di Kabupaten Brebes dapat dimaksimalkan,” ujar Kompol Purbo saat membacakan sambutan.

Program ini juga didukung penuh oleh penyediaan alat mesin pertanian (alsintan) dan bibit unggul dari Kementerian Pertanian, yang diharapkan dapat memicu semangat kelompok tani lokal untuk meningkatkan produktivitas lahan mereka.

Prosesi penanaman dilakukan secara simbolis oleh para pejabat yang hadir di atas lahan Desa Wangandalem.

Setelah aksi tanam di lapangan, rombongan mengikuti sesi Zoom Meeting Penanaman Jagung Serentak Kuartal I untuk berkoordinasi langsung dengan tingkat pusat guna memastikan keselarasan program di seluruh wilayah Indonesia.

Kepala Desa Wangandalem, Siswondo, bersama warga masyarakat setempat menyambut baik inisiatif ini. Mereka berharap pendampingan dari PPL (Penyuluh Pertanian Lapangan) dan dukungan dari Polres Brebes dapat terus berlanjut hingga masa panen tiba. (Red/Hms)

Kota Tegal, DN-II Semangat berbagi di bulan suci Ramadan ditunjukkan jajaran Polres Tegal Kota dengan menggelar kegiatan sosial berupa pembagian takjil dan menu berbuka puasa, Jumat (6/3/2026) sore.

Tak hanya kepada masyarakat, perhatian juga diberikan kepada para penghuni rumah tahanan (rutan) Mapolres. Puluhan tahanan menerima paket makanan berbuka.

Wakapolres Tegal Kota Kompol Wahdah Maulidiawati mengatakan, momen Ramadan menjadi kesempatan bagi semua pihak untuk menumbuhkan kepedulian dan memperbaiki diri.

“Meski sederhana, kami berharap kegiatan ini membawa makna Ramadan bagi para penghuni rutan dan menjadi momentum untuk introspeksi serta memperbaiki diri,” ujarnya.

Dirinya berharap para penghuni rutan dapat memanfaatkan momen Ramadan dengan memperbanyak ibadah, mengaji, menjaga kesehatan, serta tetap sabar menjalani proses yang ada.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Ia juga menambahkan, setiap orang memiliki kesempatan untuk berubah, memperbaiki kehidupan, dan menjadi pribadi yang lebih baik,” imbuhnya

Selain menyasar penghuni rutan, jajaran Polres Tegal Kota juga turun ke jalan membagikan takjil kepada warga dan pengendara yang melintas di sekitar Kantor Pos Kota Tegal.

Sedikitnya 250 paket takjil dibagikan kepada masyarakat dalam kegiatan tersebut.

“Ini bentuk kepedulian kami kepada masyarakat. Semoga apa yang kami lakukan bisa membawa manfaat dan menambah keberkahan di bulan Ramadan,” ujar Wakapolres ( Bim )

BREBES, DN-II Pemerintah Kabupaten Brebes melalui Dinas Sosial bergerak cepat menyalurkan bantuan kepada warga terdampak banjir di Desa Cikesal, Kecamatan Brebes. Langkah sigap ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap warga yang tertimpa musibah di tengah suasana bulan suci Ramadan.

​Bencana banjir tersebut dipicu oleh intensitas curah hujan yang tinggi serta pendangkalan saluran irigasi, yang menyebabkan air meluap hingga merendam permukiman warga.

​Prioritaskan Kebutuhan Sahur

​Menyikapi situasi darurat di bulan Ramadan, Dinas Sosial memprioritaskan penyaluran bantuan berupa makanan siap saji. Langkah ini diambil untuk memastikan kebutuhan santap sahur warga tetap terpenuhi, terutama bagi mereka yang tidak dapat mengoperasikan dapur rumah akibat genangan air.

​Kepala Bidang Pemberdayaan Sosial Dinas Sosial Kabupaten Brebes, Tarsono, S.E., M.M. menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan pendataan mendalam terhadap dampak kerusakan yang terjadi.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

​”Berdasarkan hasil pendataan kami di lapangan pada Kamis (5/3/2026), banjir tidak hanya menggenangi akses jalan, tetapi juga merusak lima rumah warga,” ujar Tarsono saat dikonfirmasi.

​Adapun rumah warga yang mengalami kerusakan tersebar di beberapa titik, di antaranya milik Rastam (RT 14/RW 02), serta Kasmira, Tarsum, dan Padem yang berdomisili di RT 11/RW 03, dan Sukim di wilayah RT 14/RW 03.

​Bantuan Logistik dan Hunian

​Guna meringankan beban para korban, Dinas Sosial Kabupaten Brebes telah mendistribusikan berbagai bentuk bantuan, di antaranya:

​Paket Sembako: Sebanyak 20 dus (setiap dus berisi 10 paket).

​Perlengkapan Hunian: Kasur dan perlengkapan rumah tangga lainnya bagi keluarga yang terdampak langsung.

​Saat ini, kondisi banjir di lokasi dilaporkan telah surut dan situasi berangsur normal kembali.

​Pentingnya Mitigasi Berbasis Lingkungan

​Menanggapi peristiwa ini, Dinas Sosial menekankan pentingnya peran aktif masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan sebagai langkah preventif. Disiplin dalam pengelolaan sampah dan menjaga kebersihan saluran air dinilai krusial untuk meminimalisir risiko banjir di masa depan.

​”Kebersihan lingkungan bukan sekadar mendukung pembangunan desa, tetapi merupakan langkah preventif yang krusial untuk mencegah bencana serupa. Kami berharap masyarakat semakin sadar akan pentingnya menjaga kebersihan saluran air di sekitar tempat tinggal masing-masing,” pungkas Tarsono, S.E., M.M.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

​Reporter: Teguh

BREBES, DN-II Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Brebes melalui Dinas Sosial bergerak cepat merespons bencana banjir yang menerjang Desa Cikesal, Kecamatan Ketanggungan, pada Kamis (5/3/2026). Sebagai langkah tanggap darurat, bantuan logistik langsung disalurkan kepada warga yang terdampak akibat luapan air irigasi tersebut.

Kepala Bidang Pemberdayaan Sosial Dinas Sosial Kabupaten Brebes, Tarsono, S.E., M.M. menyatakan bahwa penyaluran bantuan ini merupakan wujud nyata kepedulian pemerintah daerah terhadap masyarakat yang tertimpa musibah.

“Kami telah menyalurkan bantuan berupa 100 dus makanan siap saji beserta air mineral. Langkah cepat ini diambil untuk memastikan kebutuhan pokok warga yang terdampak segera terpenuhi di tengah situasi darurat,” ujar Tarsono.

Pemicu Banjir dan Data Dampak

Berdasarkan laporan pemerintah desa setempat, banjir dipicu oleh meluapnya air dari saluran irigasi di Dukuh Campur, Desa Cikesal. Kondisi tersebut diperburuk oleh sedimentasi dan pendangkalan saluran air yang menghambat aliran. Akibat kejadian ini, tercatat sedikitnya 100 warga terdampak.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Dukungan Khusus untuk Rumah Rusak

Selain bantuan logistik pangan, Dinas Sosial Kabupaten Brebes telah melakukan asesmen teknis terhadap kerusakan tempat tinggal warga. Hasil pendataan menunjukkan terdapat lima rumah warga yang mengalami kerusakan cukup parah.

Kelima warga tersebut adalah:

Rastam (RT 14/RW 02)

Kasmirah (RT 11/RW 03)

Sukkim (RT 14/RW 03)

Tarsem (RT 11/RW 03)

Batem (RT 11/RW 03)

Sebagai bentuk perhatian khusus, Pemkab Brebes memberikan bantuan paket sembako tambahan serta perlengkapan tidur, termasuk kasur dan selimut, kepada keluarga pemilik rumah yang mengalami kerusakan berat.

Pihak Pemkab berharap bantuan ini dapat meringankan beban warga terdampak. Selain itu, pemerintah berkomitmen untuk segera menindaklanjuti persoalan normalisasi saluran irigasi agar sedimentasi yang ada dapat diatasi, sehingga potensi banjir serupa tidak terulang di masa mendatang.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Reporter: Teguh

Sambut Ramadan 1447 H, SMPN 1 Rambang Kuang Gelar Tadarus dan Bakti Sosial

​RAMBANG KUANG, WWW.DETIKNASIONAL.COM //Keluarga besar SMPN 1 Rambang Kuang menggelar kegiatan rutin Jumat religius yang dikemas khusus dalam rangka menyambut datangnya bulan suci Ramadan 1447 H pada Jumat (13/02/2026). Kegiatan yang dipusatkan di teras kelas ini diikuti dengan khidmat oleh seluruh siswa, guru, dan staf sekolah. Suasana syahdu menyelimuti lingkungan sekolah saat lantunan ayat suci Al-Qur’an dan surat Yasin dibacakan bersama-sama sebagai bentuk rasa syukur dan persiapan spiritual.

​Setelah rangkaian ibadah bersama selesai, agenda dilanjutkan dengan aksi bakti sosial yang melibatkan seluruh murid. Para siswa bahu-membahu membersihkan halaman sekolah, selokan, hingga area taman untuk memastikan lingkungan belajar tetap asri. Kegiatan gotong-royong ini bertujuan untuk menanamkan nilai kebersihan sebagai bagian dari iman, sekaligus menciptakan kenyamanan beribadah dan belajar selama bulan puasa mendatang.

​Kepala SMPN 1 Rambang Kuang, Darmansyah, M.Pd., hadir langsung memantau jalannya kegiatan dan memberikan apresiasi atas antusiasme seluruh warga sekolah. Dalam sambutannya, beliau menekankan bahwa pembentukan karakter siswa tidak hanya dilakukan di dalam ruang kelas melalui teori, tetapi juga melalui pembiasaan ibadah dan aksi nyata di lingkungan sosial sekolah.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

​Dalam arahannya, Darmansyah, M.Pd. menyampaikan, “Kegiatan ini merupakan momentum bagi kita semua untuk menyucikan hati sekaligus membersihkan lingkungan sekolah menyambut Ramadan 1447 H. Saya berharap melalui pembacaan Yasin dan tadarus ini, siswa dapat lebih siap secara mental, sementara melalui bakti sosial, mereka belajar peduli terhadap kebersihan lingkungan yang akan menjadi tempat kita menjalankan aktivitas di bulan suci nanti.”

​Kegiatan ditutup dengan doa bersama agar seluruh keluarga besar SMPN 1 Rambang Kuang diberikan kesehatan dan kelancaran dalam menjalankan ibadah puasa. Semangat kebersamaan yang terpancar dari kegiatan ini diharapkan terus terjaga, menjadikan sekolah bukan hanya tempat menuntut ilmu, tetapi juga wadah mempererat silaturahmi dan nilai-nilai religius bagi seluruh siswa.

REPORT : JULIYAN

BREBES, DN-II Kehadiran Satgas TMMD Reguler ke-127 Kodim 0713/Brebes di Desa Cikuya tidak hanya membawa perubahan fisik pada infrastruktur desa, tetapi juga mempererat ikatan emosional antara prajurit dan warga. Pemandangan humanis terlihat pada Kamis (05/03/2026), saat Serka Sagiman, anggota Satgas yang juga menjabat Babinsa Koramil 14/Banjarharjo, spontan turun ke sawah membantu warga.

Sembari meninjau hasil pengaspalan jalan yang menjadi sasaran utama TMMD, Serka Sagiman menghampiri Ibu Una (37), warga setempat yang tengah sibuk memanen padi dengan cara tradisional atau mengepyok. Tanpa ragu, sang bintara ini ikut mengayunkan rumpun padi untuk memisahkan bulir dari batangnya.

Aksi spontan ini disambut tawa dan senyum ceria dari Ibu Una. Ia mengaku sangat terbantu, bukan hanya karena tenaga tambahan dari sang Babinsa, tetapi juga karena akses jalan yang kini sudah mulus diaspal.

“Pak, jalannya sekarang sudah bagus sekali. Panen saya jadi mudah, sekarang sudah bisa diangkut pakai motor langsung ke rumah,” ujar Ibu Una dengan wajah sumringah.

Mendengar apresiasi tersebut, Dansatgas TMMD Reguler ke-127, Letkol Inf Ambariyantomo, S.Hub.Int., menyatakan bahwa kebahagiaan warga adalah tolok ukur keberhasilan program TMMD.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

“Tujuan utama kami membangun jalan ini adalah untuk memperlancar jalur ekonomi pertanian. Jika Ibu Una dan petani lainnya merasa terbantu dalam mengangkut hasil panen, artinya kehadiran TMMD benar-benar dirasakan manfaatnya secara langsung,” tegas Letkol Inf Ambariyantomo.

Beliau juga menambahkan bahwa tindakan Serka Sagiman merupakan wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. “Prajurit harus selalu hadir di tengah kesulitan rakyat dan menjadi solusi, sekecil apa pun bantuan yang diberikan,” pungkasnya.

Kini, dengan akses jalan yang telah diaspal, mobilitas warga Dukuh Kopi Desa Cikuya dalam mendistribusikan hasil bumi dipastikan akan lebih efisien dan hemat biaya transportasi.(Reporter/Pradista)

BREBES, DN-II Semangat kebersamaan terpancar nyata di Desa Cikuya, Kecamatan Banjarharjo, Kabupaten Brebes. Pada Kamis (05/03/2026), puluhan personel Satuan Tugas (Satgas) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-127 Kodim 0713/Brebes bersama masyarakat setempat terpantau bahu-membahu mempercepat progres pengaspalan jalan desa.

Pemandangan di lapangan menunjukkan soliditas yang luar biasa. Tidak hanya dari unsur TNI AD, tampak pula personel TNI AL dan aparat kepolisian (Polri) yang melebur menjadi satu bersama warga. Mereka berbagi tugas, mulai dari menyiapkan material hingga meratakan aspal panas di sepanjang jalur penghubung yang menjadi sasaran fisik utama TMMD kali ini.

Dansatgas TMMD Reguler ke-127, Letkol Inf Ambariyantomo, S.Hub.Int., yang memantau langsung jalannya pekerjaan, memberikan apresiasi tinggi atas dedikasi seluruh pihak yang terlibat.

“Akselerasi pembangunan ini bukan hanya soal target waktu, tapi soal bagaimana kita menjaga napas gotong royong. Kehadiran rekan-rekan dari TNI AL dan Polri di sini menunjukkan bahwa sinergitas kita solid demi kepentingan masyarakat,” ujar Letkol Inf Ambariyantomo.

Kehadiran program TMMD ini membawa angin segar bagi mobilitas ekonomi warga Cikuya. Kepala Desa Cikuya, Bapak Sekod, mengungkapkan rasa terima kasih dan harunya melihat antusiasme para prajurit.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

“Kami sangat berterima kasih kepada Kodim 0713/Brebes. Tanpa bantuan Bapak-bapak TNI dan Polisi, mustahil pembangunan jalan ini bisa berjalan secepat ini. Warga sangat senang dan dengan sukarela ikut turun ke lapangan setiap hari,” tutur Sekod.

Pengaspalan jalan ini diharapkan dapat selesai tepat waktu sebelum penutupan program TMMD, sehingga akses transportasi bagi petani dan anak sekolah di Desa Cikuya dapat segera dinikmati dengan nyaman.(Rio/Pradista)

BREBES, DN-II Program TMMD Reguler ke-127 Kodim 0713/Brebes tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur fisik, tetapi juga memberikan perhatian besar pada kualitas kesehatan sumber daya manusia di lokasi sasaran. Pada Selasa (03/03/2026), Satgas TMMD melaksanakan kegiatan non-fisik berupa layanan Posyandu bagi remaja di Dukuh Cikuya, Desa Cikuya, Kecamatan Banjarharjo.

Kegiatan ini merupakan hasil sinergi antara TNI, tenaga medis dari Puskesmas Banjarharjo, dan perangkat kesehatan desa guna memastikan para generasi muda di wilayah tersebut tumbuh dengan kondisi fisik yang prima.

Dalam layanan Posyandu Remaja ini, para remaja di Dukuh Cikuya mendapatkan serangkaian pemeriksaan kesehatan secara gratis. Pemeriksaan yang dilakukan meliputi:

Pengukuran Fisik: Cek berat badan, tinggi badan, dan pengukuran lingkar pinggang.

Pemeriksaan Medis: Pengecekan tekanan darah (tensi) dan pengecekan kadar gula darah.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Bidan Desa Cikuya, Siti Maryam, Amd.Keb., bersama perwakilan dari Puskesmas Banjarharjo, Maliha, Amd.Keb., terjun langsung memimpin jalannya pemeriksaan medis. Kehadiran tenaga profesional ini memastikan setiap remaja mendapatkan diagnosis dan saran kesehatan yang tepat sesuai dengan hasil pemeriksaan mereka.

Turut hadir mendampingi jalannya kegiatan, Babinsa Koramil 14/Banjarharjo, Serka Sagiman. Kehadiran Babinsa di lokasi tidak hanya untuk memastikan ketertiban, tetapi juga memberikan motivasi kepada para remaja agar lebih peduli terhadap kesehatan sejak dini.

“Kesehatan remaja adalah investasi masa depan desa. Melalui kegiatan non-fisik TMMD ini, kami ingin memastikan bahwa pemuda-pemudi di Desa Cikuya tidak hanya memiliki fasilitas jalan yang bagus, tapi juga tubuh yang sehat dan kuat,” ujar Serka Sagiman di sela-sela kegiatan pendampingan.

Antusiasme remaja Dukuh Cikuya sangat tinggi mengikuti rangkaian pemeriksaan ini. Selain mendapatkan data kesehatan pribadi, mereka juga diberikan edukasi mengenai pola hidup sehat untuk mencegah penyakit tidak menular di masa mendatang.

Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi langkah preventif dalam menjaga kesehatan masyarakat desa secara berkelanjutan, sejalan dengan semangat kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam program TMMD Reguler ke-127.(Rio/Pradista)

You cannot copy content of this page