Brebes, DN-II Pasca tragedi kecelakaan lalu lintas di ruas Tol Pejagan–Pemalang KM 259.300 A, wilayah Desa Banjaratma, Kecamatan Bulakamba, Kabupaten Brebes, jajaran Polres Brebes tidak hanya bergerak cepat saat kejadian, namun juga memastikan penanganan lanjutan terhadap korban berjalan maksimal serta memberikan pendampingan kepada keluarga korban.
Sebanyak 33 korban terdampak dalam peristiwa tersebut dengan rincian 1 orang meninggal dunia dan 33 orang menjalani perawatan di rumah sakit. Yakni RS Bhakti Asih sebanyak 28 korban dan selebihnya dirawat di RSUD Brebes.
Dari korban yang dirawat di RS Bhakti Asih Brebes, 3 orang telah menjalani tindakan operasi akibat patah tulang, sementara 4 pasien lainnya dijadwalkan menjalani operasi lanjutan. Seluruh korban mendapatkan penanganan medis secara optimal sesuai kondisi masing-masing.
Kapolres Brebes, AKBP Lilik Ardhiansyah, menegaskan bahwa penanganan korban menjadi prioritas utama sejak awal kejadian hingga saat ini.
“Sejak tadi malam korban langsung kami evakuasi dan mendapatkan penanganan di rumah sakit. Saat ini kami pastikan seluruh korban mendapatkan perawatan secara maksimal,” ungkapnya.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Sebagai bentuk kepedulian, AKBP Lilik Ardhiansyah juga turun langsung menjenguk korban di RS Bhakti Asih Brebes pada Rabu, 18 Maret 2026 pukul 12.30 WIB, didampingi Kabag Ops, Kasat Lantas, Kasi Humas, serta anggota, guna memberikan dukungan moril kepada korban dan keluarga.
Selain itu, Kapolres Brebes juga telah memberikan santunan kepada keluarga korban meninggal dunia serta memastikan proses pengawalan jenazah hingga ke kampung halaman berjalan dengan baik.
Pihak keluarga korban melalui Prio Hermawan (35) menyampaikan apresiasi atas respon cepat dan kepedulian jajaran Polres Brebes.
“Kami mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada Polres Brebes atas evakuasi sejak di lokasi hingga di rumah sakit. Kami berharap kejadian ini tidak terulang kembali,” ujarnya.
Di sisi lain, proses penyelidikan tetap berjalan. Unit Gakkum Satlantas Polres Brebes telah melakukan olah TKP dan memeriksa 4 orang saksi, sementara saksi lainnya akan dimintai keterangan setelah kondisi kesehatannya membaik.
Kapolres Brebes, AKBP Lilik Ardhiansyah, menegaskan bahwa pihaknya akan mengkaji seluruh faktor penyebab kecelakaan secara menyeluruh.
“Selain fokus pada pemulihan korban, kami juga terus mendalami penyebab kecelakaan agar kejadian serupa dapat dicegah di masa mendatang,” tegasnya.
Polres Brebes mengimbau kepada seluruh pengguna jalan untuk selalu memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan laik jalan serta meningkatkan kewaspadaan saat berkendara, terutama dalam perjalanan jarak jauh. (Red/Hms/FN)
BREBES, DN-II Menjelang puncak arus mudik Idul Fitri 1447 H, situasi lalu lintas di wilayah Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, terpantau ramai namun tetap kondusif. Hingga memasuki dini hari pada Rabu (19/03/2026), arus kendaraan yang melintas masih didominasi oleh pemudik roda dua yang melintasi jalan pantura Brebes.
Berdasarkan pantauan langsung di lapangan pada pukul 23.55 WIB, volume kendaraan mengalami peningkatan signifikan dibandingkan hari sebelumnya. Meski terjadi lonjakan, mobilitas pemudik yang datang dari arah Jakarta dan Jawa Barat menuju Jawa Tengah maupun Jawa Timur terpantau mengalir lancar tanpa hambatan berarti,” papar Azmi Asmuni Majid dari Palang Merah Indonesi PMI Brebes.
Sinergi Lintas Sektoral di Posko Terpadu
Kelancaran arus mudik tahun ini tidak lepas dari bersinergi dengan Posko Kesehatan dan Posko Keamanan Lebaran yang diisi oleh personel dari:
RSUD Brebes dan Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes.
Polres Brebes , Kodim 0713/Brebes.
Dinas Sosial (Dinsos) serta relawan lintas organisasi.
“Alhamdulillah, perjalanan sejauh ini terpantau lancar. Memang kondisi jalan sangat ramai, didominasi oleh kendaraan sepeda motor yang jumlahnya luar biasa. Namun, hingga saat ini tidak ada kejadian fatal atau hal-hal menonjol yang tidak diinginkan,” ujar Azmi saat memantau situasi di lokasi.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Imbauan Keselamatan bagi Pemudik
Petugas gabungan di lapangan terus mengimbau para pemudik untuk memprioritaskan keselamatan di atas kecepatan. Mengingat waktu sudah memasuki dini hari saat di mana faktor kelelahan dan kantuk berada di titik tertinggi pemudik diminta untuk tidak memaksakan diri.
“Kami mendoakan seluruh masyarakat yang sedang mudik diberikan kelancaran dan keselamatan sampai ke tujuan. Tetap jaga kondisi fisik, jika merasa lelah, silakan manfaatkan posko-posko yang ada untuk beristirahat sejenak,” tambah Azmi.
Hingga berita ini diturunkan, arus lalu lintas di kawasan Jalur Lingkar Utara (Jalingkut) Brebes masih terus mengalir di bawah pengawalan ketat petugas guna mengantisipasi kepadatan di titik-titik rawan kemacetan.
Red/Casroni
Ketua Korcam TMI Muara Kuang Salurkan THR Berupa minuman dan minyak dari DPD Ogan Ilir dan Sosialisasikan Program Unggulan
MUARA KUANG ” WWW.DETIKNASIONAL.COM – Ketua Umum Koordinator Kecamatan (Korcam) Tani Merdeka Indonesia (TMI) Kecamatan Muara Kuang, Hasan, menggelar kegiatan pembagian Tunjangan Hari Raya (THR) kepada seluruh anggota TMI di wilayahnya. Acara yang berlangsung khidmat ini dilaksanakan pada Rabu (18/03/2026) bertempat di kediaman pribadi Hasan di Muara Kuang.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting organisasi, di antaranya Ketua Korcam Suhartono dan Ketua Korcam Lubuk Keliat, Yudi Dwinata. Kehadiran para pimpinan tingkat kecamatan ini menunjukkan soliditas pengurus TMI dalam mengawal program-program kesejahteraan bagi para petani di Kabupaten Ogan Ilir.
Dalam sambutannya, Hasan menjelaskan bahwa dana THR yang dibagikan tersebut merupakan amanah atau titipan langsung dari Dewan Pimpinan Daerah (DPD) TMI Kabupaten Ogan Ilir. Bantuan ini didistribusikan secara merata untuk anggota Tani Merdeka Indonesia yang berada di bawah naungan Kecamatan Muara Kuang serta Kecamatan Lubuk Keliat.

Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Hasan menekankan agar para anggota tidak menitik beratkan perhatian pada besaran nominal yang diterima. Beliau berpesan bahwa esensi utama dari pemberian ini adalah simbol kepedulian organisasi serta bentuk nyata dari kekompakan yang selama ini telah terjalin kuat di antara sesama pejuang pangan.
Selain agenda pembagian THR, pertemuan tersebut juga menjadi ajang diskusi strategis mengenai keberlanjutan sektor pertanian. Hasan secara khusus membahas mengenai dua program prioritas yang akan dijalankan, yakni pengembangan budidaya tanaman jagung dan optimalisasi lahan melalui penanaman padi gogo sebagai solusi ketahanan pangan di lahan kering.
Acara ditutup dengan sesi ramah tamah dan komitmen bersama seluruh anggota untuk mensukseskan program-program TMI ke depan. Melalui sinergi yang kuat, diharapkan para petani di Kecamatan Muara Kuang dan Lubuk Keliat dapat terus mandiri dan merdeka secara ekonomi melalui pendampingan intensif dari organisasi TMI.
REPORT : JULIYAN
DEPOK, DN-II Tekanan terhadap percepatan penyidikan kasus dugaan penggelapan yang menjerat tersangka RH, oknum tokoh ormas kepemudaan di Sukabumi, semakin menguat. Kuasa hukum Koperasi Pegawai Pengayoman (KPP) meminta penyidik Polres Sukabumi tidak membatasi penanganan perkara hanya pada satu pihak.
Desakan ini muncul setelah nama YPR, mantan pegawai Lapas Warungkiara, mencuat dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP) saksi sebagai pihak yang diduga turut terlibat dalam rangkaian perkara tersebut.
Fakta Baru dalam BAP
Advokat Lilik Adi Gunawan, S.H., selaku kuasa hukum KPP dan Kalapas Kelas IIA Warungkiara, menegaskan bahwa penyidik harus segera melakukan pengembangan penyidikan. Menurutnya, keterangan saksi yang menyebut keterlibatan pihak lain merupakan fakta hukum yang tidak boleh diabaikan.
”Penyidikan tidak boleh berhenti pada satu pihak semata apabila terdapat indikasi kuat keterlibatan pihak lain. Kami meminta penyidik segera memanggil dan memeriksa saudara YPR agar perkara ini menjadi terang benderang dan tidak menimbulkan spekulasi di masyarakat,” ujar Lilik saat memberikan keterangan di Kantor Kasihhati Law Firm, Selasa (17/3/2026).
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Rekam Jejak Terlapor YPR
Diketahui, YPR merupakan ASN yang pernah menjabat sebagai Pengelola Hasil Kerja di Lapas Warungkiara hingga 2 Mei 2025. Setelah itu, ia menjalani penugasan sementara (BKO) di Lapas Kelas IIB Sukabumi, dan sejak 15 September 2025 kembali bertugas di Lapas Kelas IIA Narkotika Bandung.
Lilik memaparkan bahwa penyebutan nama YPR dalam BAP adalah kunci untuk membuka rangkaian peristiwa penggelapan sapi milik koperasi pegawai secara utuh.
”Setiap keterangan saksi yang menyebut pihak tertentu harus ditindaklanjuti guna memastikan ada atau tidaknya keterkaitan materiil dalam perkara ini. Hal ini penting demi menjaga integritas penegakan hukum dan memberikan kepastian hukum secara menyeluruh,” tegas Lilik.
Harapan terhadap Transparansi Polri
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak penyidik Polres Sukabumi mengenai rencana pemanggilan YPR.
Di sisi lain, pihak pelapor berharap Polres Sukabumi bekerja secara profesional, transparan, dan akuntabel. Hal ini bertujuan untuk menjamin kepastian hukum sekaligus menghindari kesan adanya penanganan perkara yang dilakukan secara setengah hati atau tidak tuntas.
Pemberitaan ini disusun berdasarkan informasi yang tersedia dengan tetap mengedepankan asas praduga tidak bersalah serta prinsip keberimbangan informasi.
(Tim/Red)
Kota Tegal, DN-II Arus mudik Lebaran 2026 di wilayah Kota Tegal mulai meningkat signifikan sejak diberlakukannya sistem satu arah (one way) nasional dari KM 70 hingga KM 414. Kendaraan dari arah barat menuju timur terpantau mulai memadati jalur Pantura yang melintasi Kota Tegal, Rabu (18/3/2026).
Kepadatan terlihat di sejumlah pintu masuk wilayah kota dan kabupaten, baik di jalur Pantura dalam kota maupun Jalan Lingkar Utara (Jalingkut) yang mengarah ke Semarang. Peningkatan volume kendaraan sudah terpantau sejak malam hingga siang hari ini.
Kepala Bagian Operasi Polres Tegal Kota, Kompol Nurcholis, mengatakan pihaknya telah menyiapkan langkah antisipasi sejak awal untuk menghadapi lonjakan arus mudik.
“Sejak one way nasional diberlakukan, arus kendaraan di wilayah Kota Tegal meningkat cukup signifikan, terutama sejak semalam hingga siang ini. Kami memprediksi puncak mudik terjadi pada 18–19 Maret, sehingga rekayasa lalu lintas dan penempatan personel sudah kami siapkan di titik rawan,” ujarnya.
Untuk mengurai kepadatan, Polres Tegal Kota menerapkan rekayasa arus lalu lintas dengan memecah kendaraan dari arah barat di depan Terminal Bus Kota Tegal. Sebagian arus dialihkan menuju Jalan Mataram melalui Jalan Lingkar Utara (Jalingkut),
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Sementara kendaraan lainnya tetap melintasi jalur dalam kota dan kembali bertemu di Simpang Empat Coyo guna menjaga kelancaran di jalur Pantura,” jelasnya
Selain rekayasa lalu lintas, pengamanan dalam rangka Operasi Ketupat Candi 2026 juga diperkuat dengan penempatan personel di titik rawan serta kesiapan pos pelayanan dan pos pengamanan.
“Kami mengimbau pemudik tetap mengutamakan keselamatan, tertib berlalu lintas, serta memanfaatkan pos pelayanan maupun pos pengamanan jika membutuhkan bantuan,” tambahnya.
Dengan kesiapan personel dan sarana pendukung yang ada, Polres Tegal Kotamemastikan pengamanan arus mudik Lebaran 2026 berjalan aman, tertib, dan lancar. ( Bim )
JAKARTA, DN-II Pakar Hukum Ekonomi sekaligus Presiden Partai Koalisi Rakyat Indonesia, Prof. Dr. Sutan Nasomal, SH., MH., meminta Presiden terpilih, H. Prabowo Subianto, untuk memberikan perhatian khusus dan penghargaan bagi inovator energi alternatif dari kalangan masyarakat bawah (pribumi). Hal ini dinilai sebagai solusi strategis di tengah ancaman krisis energi global akibat situasi geopolitik dunia.
Dalam keterangannya kepada para Pemimpin Redaksi media cetak dan online melalui sambungan telepon di kantornya, Cijantung, Jakarta (17/3/2026), Prof. Sutan menegaskan bahwa Indonesia memiliki potensi besar dari kreativitas rakyatnya yang mampu menciptakan bahan bakar dari limbah.
Inovasi Rakyat dari Sekam dan Sampah Plastik
Menurut Prof. Sutan, banyak anggota masyarakat yang telah berhasil menciptakan bahan bakar mesin (BBM) berbahan dasar sekam padi maupun pengolahan sampah plastik. Ia mendesak pemerintah untuk memfasilitasi para inovator ini agar bisa bermitra dengan pengusaha besar.
”Pemerintah harus berani memberikan izin usaha sektor UMKM bagi masyarakat yang mampu memproduksi bahan bakar nabati atau olahan plastik. Ini adalah terobosan cerdas yang harus didorong menjadi mitra usaha resmi,” ujar Prof. Sutan.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Kolaborasi Akademisi dan Sektor UMKM
Ia juga menyoroti pentingnya peran perguruan tinggi seperti ITB dan IPB untuk turun tangan dalam meningkatkan kualitas bahan bakar hasil temuan masyarakat tersebut. Kolaborasi antara akademisi dan inovator lokal di berbagai wilayah, termasuk Bogor, diharapkan mampu melahirkan gerai-gerai UMKM energi yang mandiri.
”Jika setiap kabupaten mampu mendirikan minimal lima gerai UMKM energi, maka Indonesia tidak akan lagi mengalami darurat bahan bakar. Ini adalah ruang bagi tenaga-tenaga cerdas kita untuk mengharumkan nama bangsa,” tambahnya.
Target Serapan 50 Juta Tenaga Kerja
Lebih lanjut, Prof. Sutan memproyeksikan bahwa keberanian pemerintah dalam memberikan kemudahan izin di tingkat Gubernur hingga Bupati/Wali Kota akan berdampak masif pada sektor lapangan kerja. Sektor hilirisasi energi berbasis masyarakat ini diprediksi mampu menyerap lebih dari 50 juta tenaga kerja, mulai dari penyediaan bahan baku hingga proses produksi.
”Masyarakat menunggu langkah nyata pemerintah. Kita ingin Indonesia menjadi rumah bagi karya-karya profesional rakyat yang memberikan keuntungan ekonomis nyata. Bersama kepemimpinan Prabowo Subianto, Indonesia pasti maju melalui kedaulatan energi,” pungkasnya.
Prof Dr Sutan Nasomal berharap besar pemerintah INDONESIA menjadi rumah penuh karya dari profesional masyarakat yang memberikan keuntungan ekonomis.
Indonesia pasti maju bersama Prabowo Subianto.
Narasumber : Prof Dr Sutan Nasomal SH MH Pakar Hukum Pidana Internasional, Ekonom Nasional Presiden Partai Koalisi Rakyat Indonesia Komentator Dunia Internasional Jenderal Pengasuh Ponpes ASS SAQWA PLUS
”Tingkatkan Soliditas di Bulan Ramadhan, TMI Lampung Barat Perkuat Koordinasi Hingga Tingkat Desa”
BALIK BUKIT ” WWW.DETIKNASIONAL.COM // Dewan Pimpinan Daerah Tani Merdeka Indonesia (DPD TMI) Kabupaten Lampung Barat menggelar acara buka puasa bersama dalam rangka mengisi keberkahan bulan suci Ramadhan 1447 H. Kegiatan yang bertujuan mempererat tali silaturahmi ini dilaksanakan di kediaman yang berlokasi di Jalan Jenderal Sudirman, Kecamatan Balik Bukit, pada Senin (16/03/2026).
Acara ini dihadiri oleh jajaran pengurus inti DPD, seluruh Koordinator Kecamatan (Korcam), hingga Koordinator Desa (Kordes) Tani Merdeka Indonesia se-Kabupaten Lampung Barat. Kehadiran para pengurus dari berbagai tingkatan ini menunjukkan soliditas organisasi dalam mengawal aspirasi petani di wilayah Bumi Sekala Bekhak.
Sekretaris DPD TMI Lampung Barat, Haris Arifin Lubis, dalam sambutannya menyampaikan bahwa momentum Ramadhan merupakan saat yang tepat untuk memperkokoh koordinasi internal. Menurutnya, kerukunan antar pengurus adalah modal utama untuk menjalankan program-program pemberdayaan petani ke depannya.

Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
”Kegiatan buka bersama ini bukan sekadar seremonial, melainkan wadah untuk mempererat ukhuwah islamiyah dan memperkuat semangat gotong royong di tubuh TMI Lampung Barat. Kami ingin memastikan komunikasi dari kabupaten hingga desa tetap berjalan harmonis dan satu komando,” ujar Haris Arifin Lubis.
Turut hadir dalam kesempatan tersebut, Satgas DPD Tani Merdeka Indonesia, Alex, yang memberikan apresiasi atas antusiasme para pengurus yang hadir. Alex menekankan bahwa peran Satgas adalah mengawal setiap kebijakan organisasi agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh kelompok tani di lapangan melalui pengawasan yang melekat.
Rangkaian acara ditutup dengan sesi diskusi ringan mengenai isu-isu pertanian lokal sembari menunggu waktu berbuka, disusul dengan doa bersama untuk kemajuan sektor pertanian di Lampung Barat. Suasana penuh kekeluargaan menyelimuti seluruh jalannya kegiatan hingga berakhirnya ramah tamah tersebut.
REPORT :JULIYAN
TEGAL, DN-II Sejumlah warga Desa Brekat, Kecamatan Tarub, mendatangi Satreskrim Polres Tegal pada Selasa (17/03/2026). Kedatangan mereka bertujuan mempertanyakan kelanjutan kasus dugaan perusakan lahan timun yang dilaporkan sejak Januari 2024, namun hingga kini dinilai jalan di tempat.
Menagih Kepastian Hukum lewat SP2HP
Pelapor kasus, Untung Suradi (39), hadir bersama lima warga lainnya untuk meminta Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyidikan (SP2HP). Ia menyayangkan lambannya penanganan perkara yang sudah bergulir selama dua tahun tersebut.
“Kami ingin tahu sejauh mana perkembangan laporan perusakan tanaman timun yang saya ajukan Januari 2024 lalu. Kami butuh kepastian hukum,” tegas Untung di Mapolres Tegal.
Usai melakukan audiensi, Untung menyebut pihak penyidik Unit II Satreskrim Polres Tegal berjanji akan segera menerbitkan dokumen tersebut. “Penyidik menyampaikan SP2HP akan dikirimkan kepada kami dalam dua hari ke depan,” tambahnya.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Duduk Perkara: Pencabutan Paksa Jelang Panen
Kasus ini berakar dari sengketa lahan bengkok seluas 2 hektar yang disewa Untung dari mantan Kepala Desa Brekat, Purwanto. Konflik memanas saat terjadi pergantian kepemimpinan desa kepada Kades baru, Sabar.
Untung mengungkapkan, saat itu masih tersisa lahan 5.000 meter persegi yang ditanami timun. Meski ia telah meminta kelonggaran waktu satu bulan hingga masa panen tiba, permintaan tersebut ditolak mentah-mentah.
“Tanaman timun saya dicabuti paksa oleh sekelompok orang, padahal hanya tinggal satu minggu lagi panen. Saya hanya minta waktu satu bulan, tapi tidak diizinkan,” kenang Untung.
Respons Kades dan Kepolisian
Saat dikonfirmasi, Kades Brekat, Sabar, memberikan respons singkat. Ia mengklaim lahan tersebut adalah miliknya dan menganggap persoalan ini sudah lama berlalu.
“Berkasnya ada di Polres, silakan tanya langsung ke penyidik. Itu perkara sudah basi dan itu lahan saya,” ujar Sabar melalui pesan singkat WhatsApp.
Sementara itu, Kanit II Satreskrim Polres Tegal, Ipda Fa, memastikan pihaknya akan segera memenuhi permintaan pelapor terkait transparansi penyidikan. “Kami akan segera mengirimkan SP2HP tersebut langsung kepada pelapor atau melalui kuasa hukumnya,” jawabnya singkat.
Reporter: Teguh
BREBES, DN-II Menempuh perjalanan jauh saat arus mudik sering kali menguras stamina dan konsentrasi. Menyadari risiko tersebut, tim medis dari RS Harapan Sehat Jatibarang bersiaga penuh di Posko Kesehatan Alun-Alun Brebes guna menjamin keselamatan dan kesehatan para pejuang mudik.
Ditemui pada Rabu (18/3/2026), dua tenaga kesehatan yang bertugas, Dian dan Yuliani, menjelaskan bahwa posko ini merupakan bentuk dedikasi pelayanan publik bagi masyarakat yang mengalami penurunan kondisi fisik selama di perjalanan.
Pelayanan Medis Lengkap dan Gratis
Bukan sekadar tempat singgah biasa, posko yang beroperasi 24 jam nonstop ini dilengkapi dengan fasilitas medis dasar yang mumpuni. Pihak medis telah menyiapkan prosedur penanganan cepat untuk berbagai keluhan kesehatan.
“Kami menyediakan berbagai macam obat-obatan dasar, seperti parasetamol, hingga tindakan medis darurat seperti pemberian infus jika kondisi pasien memang membutuhkan,” ujar Yuliani.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Selain penanganan penyakit ringan, tim medis juga siap melakukan Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (P3K). Jika ditemukan kasus darurat yang memerlukan penanganan spesialis, mereka telah menyiapkan jalur rujukan cepat.
“Jika ada pemudik yang butuh pertolongan lebih lanjut atau kondisinya kritis, akan segera kami rujuk ke rumah sakit terdekat menggunakan ambulans siaga,” tegas Dian.
Fasilitas Nyaman untuk Pulihkan Stamina
Untuk memastikan pemudik kembali bugar sebelum melanjutkan perjalanan, Posko Kesehatan Alun-Alun Brebes menyediakan fasilitas penunjang yang representatif:
Ruangan Ber-AC: Membantu pemudik berteduh dari cuaca panas agar suhu tubuh tetap stabil.
Bed Pasien/Tempat Tidur: Tersedia bagi mereka yang membutuhkan istirahat total akibat kelelahan ekstrem.
Logistik Ringan: Tersedia makanan dan minuman untuk membantu memulihkan energi secara instan.
Imbauan Medis: Keselamatan di Atas Kecepatan
Mengingat tingginya angka kecelakaan yang dipicu oleh faktor kelelahan (fatigue), tim medis memberikan pesan khusus kepada para pengendara. Mereka menekankan bahwa sampai di kampung halaman dengan selamat jauh lebih berharga daripada sampai dengan terburu-buru.
“Pesan kami, tolong selalu jaga kesehatan. Kalau sudah ada keluhan pusing atau mual, jangan dipaksakan. Lebih baik berhenti dan istirahat sejenak di sini,” tutur Yuliani dengan penuh empati.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Dian juga menyoroti bahaya laten mengantuk saat berkendara. “Jangan lawan rasa kantuk. Mampir saja ke posko kami. Kami siaga mulai 15 Maret hingga 18 April 2026 untuk melayani masyarakat,” pungkasnya.
Reporter: Teguh
Editor: Casroni
BREBES, DN-II Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan Bus PO Zentrum MK dengan mobil Daihatsu pick up di ruas Tol Pejagan–Pemalang KM 259.300 A, Desa Banjaratma, Kecamatan Bulakamba, Kabupaten Brebes, Selasa malam (17/03/2026). Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 21.39 WIB tersebut mengakibatkan satu orang penumpang bus meninggal dunia di lokasi kejadian, sementara 33 orang lainnya mengalami luka-luka.
Kapolres Brebes melalui Kasat Lantas AKP Ahmad Zainurrozaq menjelaskan bahwa berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) awal, Bus Mercedes Benz PO Zentrum bernomor polisi K-7603-OF yang dikemudikan oleh Wahyu (32) melaju dari arah barat ke timur dan berupaya mendahului kendaraan lain melalui bahu jalan sebelah kiri.
Pada saat bersamaan, terdapat mobil Daihatsu pick up bernomor polisi B-9108-BBI yang sedang berhenti di bahu jalan karena mengalami kendala teknis.
Karena jarak yang sudah terlalu dekat, tabrakan tidak dapat dihindari hingga bus menabrak bagian belakang pick up dan terguling ke sisi utara jalan tol. Menindaklanjuti kejadian tersebut, Unit Gakkum Satlantas Polres Brebes bergerak cepat menuju lokasi untuk melakukan penanganan, termasuk evakuasi korban dan pengamanan arus lalu lintas.
1 orang korban meninggal dunia atas nama STM (60), sementara korban luka-luka segera dievakuasi ke RS Bhakti Asih Brebes dan RSUD Brebes untuk mendapatkan perawatan medis.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Data saat ini tercatat 1 (satu) korban meninggal dunia akibat luka berat di bagian kepala dan patah tulang. Selain itu, 33 korban lainnya mengalami luka ringan, termasuk pengemudi pick up dan sejumlah penumpang bus. Kerugian materiil akibat kecelakaan ini diperkirakan mencapai Rp 50.000.000,-.
Saat ini, Satlantas Polres Brebes masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan seluruh faktor penyebab kecelakaan.
AKP Ahmad Zainurrozaq kembali mengimbau kepada seluruh pengguna jalan tol agar tidak menggunakan bahu jalan untuk mendahului kendaraan.
“Bahu jalan hanya diperuntukkan bagi kondisi darurat. Kepatuhan terhadap aturan lalu lintas sangat penting untuk menjamin keselamatan bersama di jalan,” tegasnya.
