Tak Ambil Gaji Kepala Desa, Dedi Risyanto Ingin Wujudkan Kemukten yang Lebih Sejahtera
Brebes, DN-II Pesta demokrasi tingkat desa di Kecamatan Kersana, Kabupaten Brebes mulai menghangat seiring munculnya figur-figur potensial. Salah satunya adalah Dedi Risyanto, S.H., putra almarhum Haji Muhammad Rohadi, yang menyatakan kesiapannya untuk maju sebagai calon Kepala Desa Kemukten dalam kontestasi Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) tahun 2027 mendatang.
โKeputusan ini didasari oleh kepedulian mendalam terhadap berbagai keluh kesah masyarakat terkait pembangunan, kualitas pelayanan publik, hingga tingkat kesejahteraan warga. Sebagai warga asli yang lahir, dibesarkan, serta memiliki ikatan keluarga dan leluhur di Desa Kemukten, Dedi merasa terdorong untuk membawa perubahan nyata.
โ”Saya menyerap keluh kesah masyarakat terkait pembangunan, pelayanan, dan kesejahteraan. Atas dasar itu, saya merasa terpanggil karena saya asli dilahirkan di Desa Kemukten Kecamatan Kersana Kabupaten Brebes, dibesarkan di Kemukten, istri orang Kemukten, dan leluhur-leluhur saya juga orang Kemukten,” ujar Dedi Risyanto, S.H., Jumat (18/9/2026).
โKomitmen Utama: Nawaitu Ibadah dan Program Kesejahteraan
โDalam pencalonannya, Dedi menegaskan bahwa niat utamanya bukanlah sekadar meraih jabatan politik, melainkan bentuk pengabdian murni yang dilandasi nilai ibadah (nawaitu ikhlas rida ibadah). Ia berkomitmen untuk mendedikasikan seluruh pikiran, tenaga, waktu, dan materinya demi kemajuan desa dan kesejahteraan rakyat.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
โSebagai wujud nyata kepedulian sosial yang telah berjalan, Dedi rutin melaksanakan program sedekah setiap tiga bulan sekali yang menyasar setiap Kepala Keluarga (KK) di Desa Kemukten. Ke depan, program sedekah ini direncanakan akan bertransformasi menjadi Program Tunjangan Kesejahteraan Masyarakat setelah dirinya diberikan mandat dan amanah oleh rakyat.
โGebrakan: Siap Lepas Gaji dan Tunjangan untuk Warga
โSalah satu poin paling menarik dari pencalonan Dedi Risyanto adalah ikrar beraninya terkait hak finansial jabatan Kepala Desa. Ia menyatakan tidak akan mengambil atau menikmati gaji Kepala Desa maupun Tunjangan Pendapatan Aparatur Desa (TPAD).
โSeluruh hak keuangan tersebut rencananya akan digabungkan dengan hasil usaha pribadinya untuk disedekahkan sepenuhnya demi kepentingan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Desa Kemukten.
โSinergi Pembangunan dengan Pemerintah Tingkat Atas
โDi sektor pembangunan infrastruktur dan fasilitas umum, Dedi memastikan dirinya tidak akan hanya mengandalkan anggaran desa yang terbatas. Ia berencana untuk aktif membangun komunikasi intensif dengan jaringan dan rekan-rekan di pemerintahan tingkat atas (kabupaten, provinsi, hingga pusat) guna menarik program bantuan bagi pembangunan Desa Kemukten.
โDengan visi yang kuat serta komitmen tanpa pamrih, Dedi Risyanto menutup pernyataannya dengan kembali menegaskan niat tulusnya.
โ”Sekali lagi, saya Dedi Risyanto bin Almarhum Haji Muhammad Rohadi, berniat tulus ikhlas rida ibadah membangun desa, agar rakyatnya sejahtera. Terima kasih,” pungkasnya.
Red/Casroni
Eksplorasi konten lain dari Detik Nasional com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
