Blog

JAKARTA TIMUR, DN-II Wibawa penegakan hukum di kawasan industri Pulo Gadung tengah menjadi sorotan tajam. Di tengah upaya nasional memberantas penyalahgunaan BBM subsidi, sebuah gudang yang diduga menjadi pangkalan penimbunan solar ilegal di Jalan RW Sumur IV No. 416, Kelurahan Jatinegara, Kecamatan Cakung, dilaporkan beroperasi tanpa hambatan.

Ironisnya, operasional ilegal ini diiringi sikap arogan dari pihak pengelola. Saat dikonfirmasi oleh awak media pada Rabu (25/2/2026), koordinator gudang berinisial “E” justru melontarkan tantangan terbuka.

Tulisin aja, kami tidak takut!” cetus sang koordinator dengan nada tinggi.

Pernyataan tersebut dinilai bukan sekadar gertakan premanisme, melainkan sinyal kuat adanya dugaan impunitas atau “kekebalan hukum” yang dinikmati oleh pelaku. Muncul pertanyaan besar di tengah publik: Kekuatan apa yang menyokong mereka hingga berani menantang publikasi dan aparat penegak hukum (APH)?

Keluhan Warga dan Dugaan Pembiaran

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Aktivitas keluar-masuk truk yang dimodifikasi untuk mengangkut BBM bersubsidi di wilayah RT 05/RW 09 sebenarnya sudah menjadi rahasia umum bagi warga sekitar. Namun, hingga berita ini diturunkan, belum ada tindakan nyata dari otoritas terkait, baik dari tingkat Polsek Cakung maupun Polres Metro Jakarta Timur.

Kondisi ini memicu spekulasi liar di masyarakat mengenai efektivitas pengawasan hukum di wilayah Jakarta Timur. Apakah regulasi kalah oleh kekuatan materi, ataukah ada celah koordinasi yang membuat praktik ini langgeng selama bertahun-tahun?

Melawan Undang-Undang Migas

Secara konstitusi, praktik penimbunan BBM subsidi adalah pelanggaran berat. Berdasarkan Pasal 55 ayat (1) Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi, pelaku penyalahgunaan BBM subsidi diancam pidana penjara maksimal 6 tahun dan denda paling tinggi Rp 30 miliar.

Namun, di lokasi RW Sumur IV, aturan tersebut seolah hanya menjadi barisan teks tak bermakna. Praktik “kencing” solar dan penimbunan skala besar terus berlangsung, merugikan negara hingga miliaran rupiah.

Bom Waktu di Tengah Pemukiman

Selain kerugian negara, keberadaan gudang ilegal ini merupakan “bom waktu” bagi keselamatan warga. Beroperasi tanpa standar keamanan (K3) dan izin resmi, pangkalan solar ini mengancam nyawa ribuan penduduk jika terjadi kebakaran atau ledakan.

“Jika terjadi bencana, siapa yang akan bertanggung jawab? Apakah aparat akan berdalih ini kecelakaan tak terduga, padahal pembiaran sudah terjadi berbulan-bulan?” ungkap salah satu warga yang enggan disebutkan namanya demi keamanan.

Menanti Ketegasan Kapolda Metro Jaya

Visi “Presisi” yang diusung Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo kini diuji di titik koordinat Cakung. Publik menanti bukti nyata bahwa hukum tidak hanya tajam ke bawah—seperti kepada pedagang kecil—tetapi juga tajam ke atas terhadap mafia yang merampok hak rakyat melalui subsidi BBM.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Jika dalam waktu dekat tidak ada tindakan tegas dari Polda Metro Jaya terhadap gudang di Jalan RW Sumur IV tersebut, maka ucapan “Kami tidak takut” dari sang koordinator akan menjadi bukti nyata runtuhnya supremasi hukum di ibu kota.

Tim Redaksi

JAKARTA, DN-II Menindaklanjuti arahan Presiden Prabowo Subianto, pemerintah secara resmi meluncurkan rangkaian kebijakan Tunjangan Hari Raya (THR) dan Bantuan Hari Raya (BHR). Langkah ini merupakan bagian dari Paket Stimulus Ekonomi Idulfitri 1447 H yang dirancang untuk menjaga daya beli masyarakat sekaligus memacu pertumbuhan ekonomi pada kuartal I tahun 2026.

Distribusi THR: ASN dan Sektor Swasta

Pemerintah memastikan komitmennya dalam pencairan dana tunjangan bagi seluruh pekerja di Indonesia:

Sektor Publik: Alokasi sebesar Rp55 triliun disiapkan untuk THR ASN, TNI, Polri, serta pensiunan. Pembayaran akan dilakukan secara penuh (100%) mulai 26 Februari 2026.

Sektor Swasta: Perusahaan diwajibkan membayar THR secara penuh paling lambat H-7 Lebaran. Estimasi distribusi dana di sektor ini diprediksi mencapai Rp124 triliun.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Mitra Ojol: Pemerintah mendorong pemberian BHR (Bantuan Hari Raya) bagi mitra ojek online melalui kebijakan perusahaan aplikator masing-masing.

Stimulus Tambahan & Kebijakan Mobilitas

Selain tunjangan tunai, pemerintah juga memperkuat ekosistem konsumsi masyarakat melalui beberapa kebijakan strategis:

Bantuan Pangan: Penyaluran bantuan kepada 35,04 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM) untuk menekan inflasi harga pangan.

Diskon Transportasi: Stimulus biaya perjalanan guna mendukung tradisi mudik yang lebih terjangkau.

Kebijakan Work From Anywhere (WFA): Untuk mendukung mobilitas dan konsumsi di daerah, skema WFA akan diberlakukan bagi ASN dan pekerja swasta pada tanggal 16, 17, 25, 26, dan 27 Maret 2026.

Kebijakan ini diharapkan tidak hanya menjadi jaring pengaman sosial, tetapi juga menjadi mesin penggerak roda ekonomi nasional di awal tahun 2026.

Red

#KemensetnegRI
#NyamanBersama
#EkonomiIndonesia2026

Papua, DN-II Patroli gabungan prajurit Koops TNI Papua di Nabire, Papua Tengah, berhasil memukul mundur kelompok bersenjata pimpinan Daniel Aibon Kogoya (Danyon Ndulamo Kodap III Ndugama) di wilayah Kepala Air, Nabarua Atas, Kampung Kaliharapan, Distrik Nabire, Minggu (1/3/2026). Patroli yang berlangsung sejak pukul 10.00 WIT hingga malam hari tersebut, berhasil menguasai lokasi yang menjadi basis pergerakan dan penyimpanan logistik kelompok bersenjata TPNPB OPM Kodap III Ndugama.

Saat Tim Patroli gabungan mendekati titik sasaran, terjadi kontak tembak antara kelompok OPM Dan Tim Patroli Gabungan, hingga kelompok tersebut terpukul mundur, serta meninggalkan perlengkapan operasional di lokasi. Penguasaan medan oleh tim patroli gabungan Koops TNI Papua memaksa kelompok tersebut melarikan diri ke wilayah hutan sekitar.

Dari lokasi yang telah dikuasai, Tim Patroli Gabungan Koops TNI Papua mengamankan sejumlah barang bukti berupa ratusan butir amunisi berbagai kaliber, 10 magazen senjata laras panjang, 5 unit alat komunikasi HT, 12 unit telepon genggam, uang tunai sebesar 79,7 juta rupiah, serta atribut dan perlengkapan lapangan kelompok bersenjata. Seluruh barang bukti telah diamankan untuk proses penyelidikan lebih lanjut sesuai ketentuan hukum yang berlaku.


“Tim Patroli gabungan Koops TNI Papua telah berhasil melakukan penyergapan terhadap kelompok TPNPB OPM pimpinan Daniel Aibon Kogoya (Danyon Ndulamo Kodap III Ndugama) dan menguasai markas OPM tersebut, serta mengamankan sejumlah barang bukti,” ucap Kapen Koops TNI Papua Letkol Inf M. Wirya Arthadiguna, S.H., M.Si.

Lebih Lanjut Kapen Koops TNI Papua menyampaikan “Saat Tim patroli Koops TNI Papua mendekati lokasi, terjadi kontak tembak antara kelompok Patroli dan OPM,  sehingga kelompok tersebut mundur dan melarikan diri ke hutan dengan meninggalkan perlengkapannya di markas, kegiatan tersebut dilakukan secara profesional dan terukur,” tegasnya.

Keberhasilan Tim Patroli gabungan Koops TNI Papua ini, harapannya dapat mempersempit ruang gerak kelompok bersenjata TPNPB OPM di wilayah Nabire, kehilangan basis serta perlengkapan utama menunjukkan melemahnya kemampuan kelompok tersebut. (Koops TNI Papua)

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Red

KABUPATEN TEGAL, DN-II Warga di kawasan pesisir pantai Kabupaten Tegal digegerkan dengan penemuan sesosok mayat pria yang terdampar di atas pasir pada Selasa (3/3/2026) pagi. Korban diduga kuat merupakan pria yang nekat menceburkan diri ke Kali Ketiwon demi menghindari penggerebekan judi sabung ayam oleh aparat, sehari sebelumnya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, identitas korban merujuk pada seorang pemuda yang dilaporkan hilang kontak sejak Senin (2/3/2026). Saksi mata di lokasi kejadian menyebutkan bahwa korban panik saat melihat kedatangan petugas dan langsung melompat ke aliran Kali Ketiwon untuk melarikan diri.

Isak tangis keluarga pecah saat tiba di lokasi penemuan jenazah. Salah satu kerabat korban, yang enggan disebutkan namanya, mengaku sangat terpukul atas kejadian tragis ini.

“Kami sangat kehilangan. Saat kejadian kemarin, informasinya memang dia panik dan langsung terjun ke sungai begitu ada petugas datang,” ungkapnya dengan nada lirih.

Tim SAR gabungan bersama pihak kepolisian segera mengevakuasi jasad korban dari bibir pantai. Saat ini, jenazah telah dibawa ke RSUD terdekat untuk menjalani autopsi guna memastikan penyebab pasti kematian serta keperluan identifikasi medis.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Pihak kepolisian setempat mengimbau masyarakat untuk tidak mengambil tindakan nekat yang membahayakan nyawa saat berhadapan dengan hukum, serta menegaskan komitmen untuk terus memberantas praktik judi di wilayah tersebut.

Reporter: Teguh

JAKARTA, DN-II Presiden Prabowo Subianto menggelar pertemuan khusus dengan Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, di Istana Merdeka, Senin (02/03/2026). Pertemuan ini difokuskan pada penguatan kesiapan pemerintah dalam menjaga stabilitas pasokan serta keterjangkauan harga pangan menyambut bulan suci Ramadan dan Hari Raya Idulfitri.

Prioritas: Ketersediaan dan Keterjangkauan

Usai pertemuan, Menko Pangan Zulkifli Hasan menegaskan bahwa arahan Presiden sangat spesifik dan tegas: rakyat tidak boleh kesulitan mendapatkan bahan pokok.

“Arahan Bapak Presiden sangat jelas. Pemerintah harus menjamin ketersediaan stok di seluruh wilayah dan memastikan harga tetap terjangkau bagi masyarakat luas. Beliau memerintahkan pengawasan menyeluruh langsung di lapangan,” ujar Zulkifli.

Penguatan Program Strategis di Daerah

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Selain urusan harga pangan, Presiden Prabowo memberikan penugasan khusus kepada Menko Pangan untuk meninjau langsung implementasi program-program prioritas nasional di berbagai daerah. Fokus utama peninjauan ini meliputi:

Makan Bergizi Gratis (MBG): Memastikan distribusi dan kualitas nutrisi berjalan sesuai standar bagi penerima manfaat.

Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih: Mengoptimalisasi peran koperasi sebagai tulang punggung ekonomi desa dan distribusi pangan.

Manajemen Pangan & Sampah: Integrasi pengelolaan ketersediaan pangan yang dibarengi dengan penanganan sampah secara efektif di tingkat lokal.

Langkah proaktif ini diambil sebagai bentuk komitmen Pemerintah dalam menghadirkan rasa aman bagi masyarakat selama menjalankan ibadah di bulan Ramadan hingga perayaan Idulfitri mendatang.

Red
Sumber: BPMI Setpres

#KemensetnegRI
#RilisPresiden
#PrabowoSubianto
#KetahananPangan
#Ramadan2026

BREBES, DN-II Semangat gotong royong dan kedisiplinan prajurit kembali mewarnai pagi di lokasi TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-127 Kodim 0713/Brebes. Sebelum memulai pengerjaan berbagai sasaran fisik, seluruh anggota Satgas mengikuti apel pagi yang digelar di titik sentral pengerjaan, Selasa (03/03/2026).

Apel pagi tersebut dipimpin langsung oleh Danramil 14/Banjarharjo, Kapten Inf Agus Widodo. Kegiatan ini bukan sekadar rutinitas formalitas, melainkan instrumen penting untuk melakukan koordinasi teknis, pengecekan kekuatan personel, serta memastikan kesiapan alat berat maupun material yang akan digunakan sepanjang hari.

Dalam amanatnya, Kapten Inf Agus Widodo mengajak seluruh personel untuk senantiasa melibatkan Tuhan dalam setiap langkah. Ia menegaskan bahwa beratnya medan pengerjaan hanya bisa diatasi dengan fisik yang prima dan mental yang bersandar pada nilai-nilai spiritual.

“Tugas kita di sini adalah menjalankan amanah masyarakat. Saya minta seluruh anggota mengawali pekerjaan dengan doa. Meminta perlindungan kepada Tuhan Yang Maha Esa adalah kunci agar seluruh personel diberikan keselamatan dan kelancaran hingga target pengerjaan tercapai 100 persen,” tegas Kapten Inf Agus Widodo.

Lebih lanjut, Danramil mengingatkan agar para prajurit tetap menjaga etika dan sopan santun selama berada di lingkungan masyarakat. Mengingat para personel Satgas tinggal dan berinteraksi langsung dengan warga desa, menjaga kepercayaan rakyat adalah hal yang mutlak.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

“TMMD bukan hanya soal semen dan aspal. TMMD adalah soal hati. Saya instruksikan kepada seluruh anggota untuk terus menjalin komunikasi yang harmonis dengan warga. Bantu mereka, dengarkan aspirasi mereka, dan tunjukkan bahwa TNI adalah bagian tak terpisahkan dari rakyat,” tambahnya.

Usai pelaksanaan apel, suasana di lokasi langsung berubah menjadi riuh dengan suara mesin dan dentuman alat pertukangan. Para prajurit Satgas TMMD bersama warga setempat langsung bahu-membahu menuju sasaran fisik, mulai dari pengerasan jalan, pembuatan drainase, hingga rehabilitasi fasilitas umum.

Sinergi yang terbangun sejak pagi hari ini diharapkan dapat mempercepat akselerasi pembangunan di wilayah Kabupaten Brebes, khususnya di wilayah pelosok yang menjadi sasaran program. Kehadiran TMMD Reguler ke-127 ini diproyeksikan mampu membuka aksesibilitas ekonomi warga dan meningkatkan taraf hidup masyarakat di desa sasaran.

Hingga berita ini diturunkan, progres pengerjaan di lapangan dilaporkan berjalan sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan (on schedule), didukung oleh cuaca yang cukup cerah di wilayah Banjarharjo dan sekitarnya.(Rio/Pradista)

BREBES, DN-II Gurauan ringan dan tawa pecah di bawah rimbunnya pohon di pinggir jalan yang sedang dikerjakan dalam program TMMD Reguler ke-127 Kodim 0713/Brebes. Suasana akrab ini tersaji saat waktu istirahat pengerjaan pengecoran jalan di wilayah Banjarharjo, Selasa (03/03/2026).

Tanpa sekat protokoler, Danramil 14/Banjarharjo, Kapten Inf Agus Widodo, terlihat duduk bersila di atas rumput bersama anggota Satgas TMMD dan warga setempat yang baru saja berjibaku dengan material semen dan koral. Momen “ngobrol santai” ini menjadi pemandangan menarik yang menunjukkan sisi humanis di balik seragam loreng.

Kapten Inf Agus Widodo mendengarkan langsung aspirasi serta cerita dari warga terkait pembangunan jalan tersebut. Obrolan yang awalnya membahas teknis pengerjaan, perlahan mencair menjadi diskusi hangat tentang kehidupan sehari-hari masyarakat.

“Istirahat sejenak bukan berarti kita berhenti bekerja, tapi ini adalah waktu terbaik untuk memupuk persaudaraan. Di sini tidak ada komandan atau bawahan, yang ada adalah kita semua bersaudara yang sedang membangun desa ini bersama-sama,” ujar Kapten Inf Agus Widodo di sela percakapan.

Kehadiran Danramil di tengah-tengah kerumunan warga dan anggota Satgas memberikan suntikan semangat tersendiri. Bagi para prajurit, kehadiran pimpinan yang mau “turun ke bawah” dan duduk bersama adalah motivasi besar. Sementara bagi warga, kedekatan ini menghapus kesan kaku terhadap aparat TNI.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Salah satu warga, Pak Sugeng (45), mengaku senang bisa bercengkerama langsung dengan Bapak Danramil.

“Baru kali ini saya bisa ngopi bareng Pak Danramil di pinggir jalan yang kami bangun sendiri. Rasanya capek jadi hilang karena beliau orangnya asyik dan mau mendengar cerita kami orang kecil,” ungkap Sugeng dengan senyum sumringah.

Kegiatan pengecoran jalan ini merupakan salah satu sasaran fisik utama dalam TMMD Reguler ke-127. Dengan dibangunnya akses jalan yang layak, diharapkan denyut nadi ekonomi masyarakat Desa Banjarharjo dan sekitarnya akan semakin kencang.

Kapten Inf Agus Widodo menegaskan bahwa kemanunggalan TNI dan rakyat adalah roh dari program TMMD. Melalui momen istirahat seperti inilah, kemanunggalan itu benar-benar dirasakan secara nyata, lebih dari sekadar tumpukan material bangunan.

Usai obrolan santai dan tegukan kopi terakhir, para personel Satgas dan masyarakat kembali bangkit dengan semangat baru untuk melanjutkan pekerjaan pengecoran, mengejar target penyelesaian agar manfaat jalan segera bisa dirasakan oleh seluruh warga.(Rio/Pradista)

BREBES, DN-II Program TMMD Reguler ke-127 Kodim 0713/Brebes tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur fisik, tetapi juga memberikan perhatian besar pada kualitas kesehatan sumber daya manusia di lokasi sasaran. Pada Selasa (03/03/2026), Satgas TMMD melaksanakan kegiatan non-fisik berupa layanan Posyandu bagi remaja di Dukuh Cikuya, Desa Cikuya, Kecamatan Banjarharjo.

Kegiatan ini merupakan hasil sinergi antara TNI, tenaga medis dari Puskesmas Banjarharjo, dan perangkat kesehatan desa guna memastikan para generasi muda di wilayah tersebut tumbuh dengan kondisi fisik yang prima.

Dalam layanan Posyandu Remaja ini, para remaja di Dukuh Cikuya mendapatkan serangkaian pemeriksaan kesehatan secara gratis. Pemeriksaan yang dilakukan meliputi:

Pengukuran Fisik: Cek berat badan, tinggi badan, dan pengukuran lingkar pinggang.

Pemeriksaan Medis: Pengecekan tekanan darah (tensi) dan pengecekan kadar gula darah.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Bidan Desa Cikuya, Siti Maryam, Amd.Keb., bersama perwakilan dari Puskesmas Banjarharjo, Maliha, Amd.Keb., terjun langsung memimpin jalannya pemeriksaan medis. Kehadiran tenaga profesional ini memastikan setiap remaja mendapatkan diagnosis dan saran kesehatan yang tepat sesuai dengan hasil pemeriksaan mereka.

Turut hadir mendampingi jalannya kegiatan, Babinsa Koramil 14/Banjarharjo, Serka Sagiman. Kehadiran Babinsa di lokasi tidak hanya untuk memastikan ketertiban, tetapi juga memberikan motivasi kepada para remaja agar lebih peduli terhadap kesehatan sejak dini.

“Kesehatan remaja adalah investasi masa depan desa. Melalui kegiatan non-fisik TMMD ini, kami ingin memastikan bahwa pemuda-pemudi di Desa Cikuya tidak hanya memiliki fasilitas jalan yang bagus, tapi juga tubuh yang sehat dan kuat,” ujar Serka Sagiman di sela-sela kegiatan pendampingan.

Antusiasme remaja Dukuh Cikuya sangat tinggi mengikuti rangkaian pemeriksaan ini. Selain mendapatkan data kesehatan pribadi, mereka juga diberikan edukasi mengenai pola hidup sehat untuk mencegah penyakit tidak menular di masa mendatang.

Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi langkah preventif dalam menjaga kesehatan masyarakat desa secara berkelanjutan, sejalan dengan semangat kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam program TMMD Reguler ke-127.(Rio/Pradista)

BREBES, DN-II Senyum sumringah terpancar dari wajah Pak Warto (57), seorang pedagang sayur yang setiap harinya setia menggelar dagangan sayuran segar di dekat Balai Desa Cikuya, Kecamatan Banjarharjo. Baginya, Selasa (03/03/2026) bukan sekadar hari pasar biasa, melainkan simbol harapan baru bagi kemajuan desa yang telah ia tinggali selama puluhan tahun.

Di sela-sela melayani pembeli, Pak Warto mengungkapkan rasa bangga dan syukurnya atas pelaksanaan program TMMD Reguler ke-127 Kodim 0713/Brebes yang tengah berlangsung di desanya. Sebagai masyarakat kecil yang menggantungkan hidup dari sirkulasi ekonomi desa, ia merasakan betul betapa pentingnya pembangunan infrastruktur bagi kelangsungan usahanya.

Menurut Pak Warto, kehadiran TNI melalui program TMMD adalah jawaban atas penantian panjang warga Desa Cikuya akan akses yang lebih baik.

“Saya sangat bangga dan bersyukur desa kami mendapat bantuan sebesar ini. Sebagai pedagang kecil, bantuan seperti TMMD ini sangat kami butuhkan. Kalau jalan bagus dan desa maju, pembeli jadi ramai, dan saya pun lebih mudah mengambil pasokan sayur dari petani,” ujar Pak Warto dengan penuh semangat.

Ia menambahkan bahwa program ini bukan hanya soal pembangunan fisik, tetapi juga memberikan rasa diperhatikan bagi warga pelosok seperti dirinya.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Mendengar aspirasi positif dari warga, Dandim 0713/Brebes selaku Dansatgas TMMD Reguler ke-127, Letkol Inf Ambariyantono, S.Hub.Int., menegaskan bahwa esensi utama dari TMMD adalah menyentuh langsung sendi-sendi kehidupan masyarakat bawah.

Letkol Inf Ambariyantono menyampaikan bahwa setiap tetes keringat prajurit di lapangan didedikasikan untuk orang-orang seperti Pak Warto—para pejuang ekonomi keluarga yang membutuhkan dukungan infrastruktur.

“Tujuan kami berada di sini adalah untuk memastikan bahwa negara hadir di tengah masyarakat. Pernyataan Pak Warto adalah bukti bahwa TMMD tepat sasaran. Kami ingin dengan akses jalan yang lebih baik, perputaran ekonomi pedagang kecil dan petani di Desa Cikuya bisa meningkat drastis,” tegas Letkol Inf Ambariyantono.

Program TMMD Reguler ke-127 di wilayah Kodim 0713/Brebes ini terus fokus pada sasaran fisik seperti pengerasan jalan dan renovasi infrastruktur umum. Diharapkan, setelah seluruh proyek rampung, Desa Cikuya tidak lagi terisolasi secara ekonomi, sehingga pedagang sayur seperti Pak Warto dapat menikmati hasil pembangunan dalam jangka panjang.

Kemanunggalan antara TNI dan rakyat di lokasi TMMD ini membuktikan bahwa pembangunan yang paling berhasil adalah pembangunan yang mampu menerbitkan senyum dan rasa syukur di hati masyarakatnya.(Rio/Pradista)

BREBES, DN-II Isu profesionalisme birokrasi di tingkat desa kembali menjadi sorotan. Dua oknum perangkat desa di Desa Keradenan, Kecamatan Kersana, diduga kuat membagi fokus kerja mereka dengan menjadi karyawan di sebuah perusahaan swasta, MBG Keradenan. (3/3/2026).

Kedua oknum tersebut adalah Muksin yang menjabat sebagai Kepala Seksi (Kasi) Pemerintahan, dan Ropi yang menjabat sebagai Kepala Dusun (Kadus). Keterlibatan mereka di sektor swasta ini memicu kekhawatiran warga terkait optimalisasi pelayanan publik di balai desa.

Pengakuan Rekan Kerja: “Habis Istirahat, Langsung Pulang”

Kabar mengenai aktivitas ganda ini dikonfirmasi oleh Kaur Perencanaan Desa Keradenan, Zahirin. Saat ditemui awak media di ruang kerjanya, Zahirin membenarkan bahwa kedua rekannya tersebut memang lebih banyak menghabiskan waktu di lokasi perusahaan MBG.

“Kalau masalah status karyawan resmi atau tidak, saya kurang tahu karena itu urusan SK. Tapi yang saya tahu, mereka memang fokus mengurusi di sana (MBG Keradenan),” ungkap Zahirin.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Lebih lanjut, Zahirin membeberkan pola kerja kedua oknum tersebut yang dinilai tidak lazim bagi pelayan publik. Menurutnya, Muksin dan Ropi kerap meninggalkan kantor desa saat matahari baru mencapai puncaknya.

“Biasanya masuk hanya sampai jam 12.00 siang. Habis istirahat langsung pulang atau pergi ke sana. Kecuali ada pelayanan yang sangat mendesak, baru bisa sampai sore. Tapi itu pun tidak tentu,” tambahnya.

Lokasi Perusahaan dan “Misi” Rahasia

Zahirin menjelaskan bahwa lokasi MBG Keradenan memang cukup strategis dan dekat dengan kantor desa, tepatnya di area perempatan ke arah kiri, di depan kediaman Pak Lode. Saat ditanya mengenai peran spesifik keduanya, Zahirin hanya menyebut mereka terlibat aktif dalam upaya “mensukseskan” program perusahaan tersebut tanpa merinci detail teknisnya.

Menabrak Etika dan Aturan Pelayanan Publik

Keterlibatan perangkat desa dalam entitas bisnis swasta di tengah jam kerja aktif berpotensi melanggar regulasi mengenai disiplin perangkat desa. Secara aturan, Pamong Desa diwajibkan memberikan pelayanan penuh sesuai jam kerja yang telah diatur oleh pemerintah daerah.

Hingga berita ini dipublikasikan, baik Muksin maupun Ropi belum dapat dikonfirmasi untuk memberikan klarifikasi resmi terkait status ganda mereka dan bagaimana pertanggungjawaban mereka terhadap gaji serta tunjangan yang bersumber dari uang negara.

Reporter: Teguh

You cannot copy content of this page

Detik Nasional

Dapatkan kabar terkini dengan konten terkurasi dan berita utama terbaru yang dikirimkan langsung ke kotak masuk Anda. Langganan sekarang agar selalu terdepan dan jangan sampai ketinggalan!

Lanjut ke konten ↓