BREBES , DN-II Operasi Kepolisian Terpusat dengan sandi “Ketupat Candi (OKC) 2026” resmi diberlakukan di seluruh wilayah hukum Polres Brebes. Terhitung mulai Jumat (13/03/2026) dini hari pukul 00.00 WIB, ratusan personel telah digeser (insert) untuk menempati titik-titik pengamanan guna mengawal kelancaran mudik Idul Fitri 1447 H.
Pengerahan kekuatan ini bertujuan untuk menjamin keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) serta memberikan rasa aman bagi masyarakat selama masa libur lebaran.
Kapolres Brebes AKBP Lilik Ardiansyah, melalui Ps. Kasi Humas Iptu Indra Prasetyo yang juga menjabat sebagai Kepala Satuan Tugas (Kasatgas) Humas dalam OKC 2026 menyampaikan bahwa kekuatan internal Polri yang diterjunkan mencapai 460 personel.
“Sebanyak 460 personel Polri dilibatkan secara langsung. Sejak semalam atau Jumat dini hari, mereka sudah insert dan menempati pos masing-masing sesuai dengan ploting Satgasnya,” terang Iptu Indra.
Ia menambahkan bahwa Polri tidak bekerja sendiri. Operasi ini didukung penuh oleh personel gabungan dari berbagai instansi terkait, mulai dari TNI, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, Dinas Pariwisata, Satpol PP, Damkar, PMI, Senkom, RAPI, hingga Pramuka.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
“Jika diakumulasikan, total ada 1.084 personel gabungan yang disiagakan untuk mengamankan OKC tahun 2026 di wilayah Brebes ini,” imbuhnya.
Untuk memastikan pelayanan yang maksimal bagi pemudik, Polres Brebes telah mendirikan 16 titik pos strategis yang tersebar di jalur utama maupun titik keramaian
Ditambahkan, memasuki hari pertama pelaksanaan operasi, kondisi lalu lintas berdasarkan data traffic counting (TC). Pantauan di Gerbang Tol (GT) Pejagan menunjukkan pergerakan kendaraan yang mulai dinamis.
“Data dari Gerbang Tol Pejagan pagi ini menunjukkan kendaraan yang keluar (exit) sudah mulai menunjukkan situasi ramai, sementara kendaraan yang masuk melalui gerbang tersebut terpantau masih normal,” jelas Iptu Indra.
Secara umum, situasi arus lalu lintas baik di ruas tol maupun jalan arteri Pantura wilayah Brebes masih berada dalam kategori normal. Hingga berita ini diturunkan, belum terjadi lonjakan arus yang signifikan (kemacetan).
Polres Brebes mengimbau kepada para pemudik untuk selalu mengecek kondisi fisik dan kendaraan sebelum melakukan perjalanan, serta memanfaatkan Pos Pelayanan yang tersedia apabila merasa lelah di perjalanan. Operasi Ketupat Candi 2026 dijadwalkan akan terus berlangsung hingga 25 Maret 2026 mendatang. (Casroni/Hms)
TEGAL, DN-II Layanan distribusi air bersih Perumda Air Minum (PDAM) Tirta Bahari Kota Tegal dipastikan akan kembali normal dalam waktu dekat. Hingga Jumat (13/3/2026), progres perbaikan pipa pada proyek Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Regional Bregas telah mencapai 98 persen.
Meski demikian, pihak PDAM mengakui bahwa saat ini aliran air ke sejumlah pelanggan masih belum maksimal. Hal ini menjadi imbas dari proyek pemeliharaan yang telah berlangsung sejak 21 Januari lalu.
Debit Air Baru Mencapai Separuh Kapasitas
Staf Humas PDAM Kota Tegal, Ayu, mewakili Direktur Utama Hasan Suhandi, S.E., menjelaskan bahwa kendala distribusi terjadi karena debit air yang diterima belum mencapai kapasitas optimal.
”Dari kapasitas normal sebesar 200 liter per detik, saat ini kami baru bisa mengalirkan sekitar 100 liter per detik,” ujar Ayu saat memberikan keterangan, Jumat (13/3/2026).
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Menurutnya, sisa debit sebesar 100 liter per detik masih tertahan lantaran proses penyambungan pipa di wilayah Sirampog, Kabupaten Brebes, belum sepenuhnya tuntas. Dampak ketidakmerataan distribusi ini paling dirasakan oleh pelanggan di wilayah:
Tegal Selatan: Sebagian besar wilayah.
Tegal Timur: Sebagian wilayah.
Tegal Barat & Margadana: Wilayah terdampak berskala kecil.
Fokus Penuntasan 4 Titik Sambungan
Berdasarkan data per 12 Maret 2026, pengerjaan yang dikelola oleh PT Tirta Utama Jawa Tengah kini memasuki tahap akhir. Tersisa empat titik sambungan (join) yang tengah dikebut pengerjaannya agar layanan dapat kembali normal sepenuhnya pada minggu ini.
”Kami terus memantau progres di lapangan. Harapannya, seluruh proses penyambungan selesai minggu ini sehingga pasokan air ke pelanggan kembali lancar,” tambah Ayu.
Penjelasan Terkait Tagihan Pelanggan
Menanggapi keluhan masyarakat mengenai kewajiban pembayaran di tengah gangguan layanan, pihak PDAM memberikan penjelasan terkait kebijakan tarif. Sesuai ketentuan, tarif minimal tetap diberlakukan bagi penggunaan air di bawah 10 kubik.
Besaran tarif minimal ini bervariasi tergantung golongan pelanggan, yakni berkisar antara Rp56.000 hingga Rp65.000. Pihak PDAM menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan ini dan mengimbau pelanggan untuk bersabar karena proses perbaikan sudah hampir mencapai titik akhir.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Reporter: Teguh
Editor: Casroni
TANGERANG, DN-II Praktik pemalsuan pelumas (oli) kendaraan bermotor di Kota Tangerang kembali menjadi sorotan publik. Meski sempat dilakukan penggerebekan dan proses hukum pada tahun 2024, operasional pabrik pengemasan oli palsu di Jl. Kalisabi, Kecamatan Cibodas, diduga kembali berjalan aktif per Jumat (13/03/2026).
Fenomena ini memicu pertanyaan serius terkait efektivitas penegakan hukum dan dugaan adanya praktik “koordinasi” ilegal yang melanggengkan bisnis barang ilegal tersebut.
Ancaman Hukum dan Celah Regulasi
Praktik pemalsuan merek ini jelas melanggar regulasi yang ada. Berdasarkan Pasal 100 ayat (1) Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2016 tentang Merek dan Indikasi Geografis, setiap orang yang tanpa hak menggunakan merek yang sama pada keseluruhannya dengan merek terdaftar, dapat dipidana penjara paling lama 5 tahun dan/atau denda paling banyak Rp2 miliar.
Selain itu, pelaku juga dapat dijerat dengan UU Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen, khususnya Pasal 8 ayat (1) huruf a, yang melarang pelaku usaha memproduksi barang yang tidak memenuhi standar yang dipersyaratkan.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Terkait vonis 10 bulan penjara yang diterima pelaku berinisial ‘Satria’ sebelumnya, pakar hukum menilai bahwa vonis tersebut jauh dari ancaman maksimal, sehingga dinilai kurang memenuhi rasa keadilan masyarakat serta gagal menciptakan efek jera (deterrent effect).
Dugaan Aliran Dana “Koordinasi”
Berdasarkan investigasi lapangan, pabrik di Cibodas serta jaringan distribusi di wilayah Cipondoh yang diduga dikoordinir oleh sosok berinisial ‘Bidun’ kembali aktif. Muncul informasi dari sumber terpercaya mengenai adanya setoran rutin kepada oknum aparat di berbagai tingkatan.
Jika terbukti benar, oknum aparat yang terlibat dapat dijerat UU Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. Pasal 12 huruf e menegaskan ancaman pidana bagi pegawai negeri atau penyelenggara negara yang dengan maksud menguntungkan diri sendiri atau orang lain secara melawan hukum menyalahgunakan kekuasaannya untuk memaksa seseorang memberikan sesuatu.
Dampak Bagi Masyarakat
Penggunaan oli palsu berisiko tinggi menyebabkan kerusakan fatal pada komponen mesin kendaraan, terutama bagi masyarakat ekonomi menengah ke bawah yang menggantungkan mobilitasnya pada sepeda motor.
Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian (Polres Metro Tangerang Kota) dan otoritas terkait belum memberikan keterangan resmi mengenai dugaan beroperasinya kembali pabrik-pabrik tersebut, maupun tanggapan atas tuduhan keterlibatan oknum dalam jaringan ini.
Tuntutan Transparansi
Publik menuntut transparansi dari institusi penegak hukum. Pengabaian terhadap penindakan lanjutan atas pabrik yang sempat diproses hukum ini bukan hanya mencoreng citra Polri dan Kejaksaan, tetapi juga mengabaikan hak-hak konsumen yang dilindungi undang-undang.
Diharapkan, pihak berwenang segera melakukan inspeksi mendadak (sidak) dan pengusutan tuntas, tidak hanya pada level operator di lapangan, tetapi hingga ke akar jaringan distribusi yang diduga kuat berada di balik “bisnis haram” ini. (Red/tea)
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
INDRAMAYU, DN-II Tepat satu tahun setelah dilantik pada 20 Februari 2025, pasangan Bupati Lucky Hakim dan Wakil Bupati Syaefudin menunjukkan taji kepemimpinannya. Mengusung visi Indramayu REANG (Religius, Ekonomi Kerakyatan, Aman, Nyaman, dan Gotong Royong), duet ini menjawab tantangan daerah melalui 14 Program Percepatan yang menyentuh langsung denyut nadi masyarakat.
Membangun Karakter melalui Nilai Religius
Lucky Hakim menempatkan spiritualitas sebagai fondasi pembangunan. Program Indramayu Mengaji menjadi magnet baru melalui penguatan kegiatan tahfidz Quran dan khataman 30 juz di berbagai pelosok.
Sektor sosial pun diperkuat lewat Indramayu Berzakat. Inisiasi yang lahir sebulan setelah pelantikan ini terbukti efektif. Dana zakat dikelola secara transparan untuk membiayai bantuan sosial, pemberdayaan ekonomi rakyat, hingga beasiswa bagi keluarga kurang mampu.
Revolusi Kesehatan dan Pendidikan
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Investasi pada Sumber Daya Manusia (SDM) menjadi prioritas. Di sektor pendidikan, program Indramayu Belajar hadir dengan inovasi “Sekolah Rakyat” dan “Sanggar Seni Masuk Sekolah (SSMS)” untuk menyeimbangkan kecerdasan akademik dengan pelestarian budaya.
Di sektor kesehatan, langkah strategis diambil dengan rencana revitalisasi eks gedung RS Reysa di Cikedung Lor menjadi RSUD. Langkah ini krusial untuk memecah penumpukan pasien di pusat kota dan memeratakan akses layanan kesehatan ke wilayah Indramayu Barat. Upaya ini disinergikan dengan program rutin seperti cek kesehatan gratis, optimalisasi BPJS, dan penekanan angka stunting.
Kesejahteraan Petani dan Infrastruktur Jalan
Sebagai lumbung pangan, Indramayu kini lebih agresif melindungi petani. Selain penguatan Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP), Pemkab membangun 31 demplot pertanian sebagai pusat edukasi. Pendekatan ramah lingkungan juga diterapkan, seperti penggunaan predator alami untuk membasmi hama tikus.
Di sisi lain, keluhan infrastruktur yang selama ini menghambat mobilitas warga mulai terurai. Sepanjang tahun 2025, Dinas PUPR Indramayu mencatat pencapaian impresif:
Pemeliharaan Rutin: 74 ruas jalan (270 km).
Rekonstruksi Jalan: 32 ruas jalan kabupaten (28 km).
Rehabilitasi Jalan Desa: 349 titik (75 km).
Proyek strategis seperti pembetonan jalan di jalur Situraja–Kiarapayung kini telah rampung dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Transparansi Digital: “Wong Reang Wadul”
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Era keterbukaan diwujudkan melalui kanal aduan “Wong Reang Wadul” dalam Super Apps Wong Reang. Responsivitas pemerintah diuji di sini: dari 929 aduan yang masuk dalam 100 hari pertama, 871 aduan (93%) berhasil diselesaikan.
Selain itu, reformasi birokrasi dilakukan dengan seleksi terbuka untuk jabatan direksi di BUMD (PT. BWI dan Perumda Tirta Darma Ayu) serta percepatan perizinan usaha demi iklim investasi yang sehat.
Kepedulian Sosial dan Lingkungan
Sentuhan humanis kepemimpinan Lucky-Syaefudin terlihat melalui program “REANG EMAN NING SEMA” (Sayangi Ibu). Program ini melibatkan ASN sebagai pendamping aktif bagi para lansia. Sementara di sektor lingkungan, Pemkab telah merealisasikan akses air bersih melalui 16 titik sumur bor (SPAM), 184 unit sanitasi layak (SPALD), serta normalisasi 13 muara sungai untuk mitigasi banjir.
Menatap Masa Depan
Satu tahun pertama ini menjadi fondasi bagi Lucky Hakim dan Syaefudin untuk membangun Indramayu yang lebih inklusif. Meski tantangan pemerataan ekonomi dan infrastruktur di pelosok masih menanti, keberhasilan menyelesaikan berbagai program prioritas dalam waktu singkat menjadi modal kepercayaan yang kuat bagi masyarakat Indramayu untuk tahun-tahun mendatang. (Red)
OPINI: Melawan Tirani Gengsi, Menjemput Kemerdekaan Hati
WWW.DETIK-NASIONAL.COM – Jumat, 13 Maret 2026
Oleh: Casroni
Di tengah riuhnya panggung sandiwara digital, kita sering kali lupa bahwa hidup bukanlah sebuah audisi. Saat ini, standar kebahagiaan telah mengalami pergeseran makna—dari sesuatu yang dirasakan di palung hati, menjadi sesuatu yang harus dikurasi demi layar ponsel. Kita terjebak dalam perlombaan tanpa garis finis, di mana piala utamanya hanyalah validasi semu.
Paradoks “Highlight Reel” dan Kematian Privasi
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Kita hidup di era di mana “tampak bahagia” seolah jauh lebih mendesak daripada “benar-benar bahagia”. Media sosial memaksa kita menjadi kurator kehidupan sendiri, hanya memamerkan cuplikan terbaik (highlight reel) dan menyembunyikan retakan di balik layar dengan filter estetik.
Fenomena “rumput tetangga” kini hadir 24 jam dalam genggaman. Namun, kita kerap alpa: apa yang berkilau di linimasa belum tentu bersinar di dalam jiwa. Mengejar gaya hidup orang lain adalah bentuk pengkhianatan terhadap diri sendiri—sebuah upaya sia-sia mengenakan sepatu yang ukurannya tidak akan pernah pas.
Hidup Bukanlah Pertandingan Lari
Banyak individu merasa gagal bukan karena mereka berhenti melangkah, melainkan karena merasa tertinggal dari “kecepatan” orang lain. Kita perlu menegaskan kembali bahwa hidup bukanlah kompetisi. Ada tiga jebakan yang sering membelenggu kita:
Adu Materi: Menjadikan harta sebagai tameng untuk menutupi rasa rendah diri.
Haus Validasi: Menjadikan pujian orang asing sebagai bahan bakar utama kebahagiaan.
Pencitraan Statis: Memenjarakan diri dalam standar sosial yang melelahkan demi menjaga martabat semu.
Radikalisme Rasa Syukur
Di dunia yang terus mendikte kita untuk menjadi “lebih”—lebih kaya, lebih rupawan, lebih sukses—merasa cukup adalah sebuah tindakan revolusioner. Menemukan makna dalam kecukupan bukan berarti membunuh ambisi, melainkan memberi ruang bagi hati untuk bernapas tanpa tekanan ekspektasi publik.
Bersyukur adalah cara kita menghargai setiap inci proses dan titipan yang ada hari ini. Sebab, pada akhirnya, kekayaan sejati tidak dihitung dari apa yang kita kumpulkan, melainkan dari apa yang mampu kita nikmati tanpa rasa cemas akan penilaian orang lain.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
“Kebahagiaan tidak pernah menghampiri mereka yang rakus akan pengakuan; ia hanya menetap pada hati yang tahu cara berterima kasih.”
Menuju Kemerdekaan Diri
Menikmati hidup dengan kesederhanaan dan kejujuran adalah bentuk kemerdekaan diri yang paling tinggi. Saat kita berhenti didikte oleh standar orang lain, di situlah kita mulai benar-benar hidup.
Mari berhenti beradu gengsi, dan mulailah beradu ketenangan. Karena pada akhirnya, saat layar ponsel meredup, yang kita bawa pulang adalah kedamaian batin, bukan jumlah likes di unggahan terakhir kita. (*)
JAKARTA, DN-II Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah dalam memperkuat ketahanan energi nasional. Hal tersebut disampaikan Presiden usai memanggil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, di Istana Merdeka, Jakarta, pada Kamis (12/03/2026).
Pertemuan tersebut difokuskan pada pembahasan peta jalan transisi energi serta langkah strategis pemerintah dalam menghadapi ketidakpastian kondisi geopolitik global.
Percepatan Pemanfaatan EBT
Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia, menjelaskan bahwa Presiden memberikan arahan khusus mengenai hasil rapat awal Satgas Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi (EBTKE). Pemerintah kini tengah menyusun langkah konkret untuk mengakselerasi pemanfaatan energi ramah lingkungan.
”Pemerintah tengah menyiapkan langkah strategis untuk mempercepat transisi energi. Salah satu target utamanya adalah konversi pembangkit listrik tenaga diesel secara bertahap di berbagai wilayah Indonesia menjadi pembangkit EBT,” ujar Bahlil kepada awak media.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Diversifikasi Sumber Minyak
Selain membahas energi terbarukan, Presiden juga memberikan arahan terkait antisipasi terhadap dinamika geopolitik global yang berpotensi mengganggu stabilitas pasokan energi dalam negeri.
Sebagai langkah preventif, pemerintah saat ini tengah menjajaki diversifikasi sumber minyak mentah. Langkah ini diambil agar Indonesia tidak bergantung pada satu kawasan tertentu, termasuk mengurangi ketergantungan pada pasokan dari Timur Tengah. Bahlil menekankan bahwa pemerintah akan terus mengevaluasi dan memilih opsi terbaik yang paling menguntungkan bagi kepentingan nasional.
Kebijakan ini menjadi bagian dari upaya menyeluruh pemerintah untuk memastikan kemandirian dan keberlanjutan energi di tengah tantangan global yang semakin kompleks.
Red/BPMI Setpres
Tag: #PresidenPrabowo
#KemensetnegRI
#TransisiEnergi
#KetahananEnergi
#ESDM
#RilisPresiden
JAKARTA, DN-II Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menerima kunjungan kerja Menteri Sosial, Saifullah Yusuf atau yang akrab disapa Gus Ipul, di Kantor Sekretariat Kabinet pada Rabu (12/3/2026) malam pukul 23.30 WIB.
Pertemuan tersebut bertujuan untuk melaporkan perkembangan signifikan dari program Sekolah Rakyat yang dikelola oleh Kementerian Sosial. Dalam laporannya, Gus Ipul menyampaikan bahwa dalam kurun waktu satu tahun terakhir, program ini telah berhasil mengembalikan hampir 20.000 anak putus sekolah ke bangku pendidikan. 
“Alhamdulillah, para siswa tidak hanya kembali bersekolah, tetapi juga mendapatkan fasilitas tempat tinggal yang layak, asupan gizi, makanan, hingga jaminan kesehatan yang memadai,” ujar Mensos.
Langkah ini merupakan pengejawantahan dari visi Presiden Prabowo Subianto yang menegaskan bahwa tidak boleh ada lagi anak Indonesia yang kehilangan hak pendidikannya. Presiden menekankan agar tidak ada lagi anak-anak yang terpaksa hidup dan mencari nafkah di jalanan.
Pemerintah berkomitmen untuk terus meningkatkan skala program Sekolah Rakyat setiap tahunnya guna memastikan dampak positif yang berkelanjutan bagi masa depan generasi muda Indonesia.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Red
JAKARTA, DN-II Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menegaskan komitmennya terhadap pelestarian lingkungan dengan menyiapkan dua kebijakan strategis di sektor kehutanan. Hal ini mengemuka usai Kepala Negara menerima laporan dari Menteri Kehutanan (Menhut), Raja Juli Antoni, di Istana Merdeka, Jakarta, pada Kamis (12/03/2026).
Fokus utama dalam pertemuan tersebut mencakup penyelamatan spesies endemik yang terancam punah serta transformasi pendanaan kawasan konservasi.
Penyelamatan Gajah: Inpres dan Hibah Lahan 90 Ribu Hektare
Pemerintah saat ini tengah mematangkan penyusunan Instruksi Presiden (Inpres) khusus untuk penyelamatan populasi dan habitat Gajah Sumatra serta Gajah Borneo. Langkah ini diambil sebagai respons cepat atas menyusutnya habitat alami yang memicu konflik antara manusia dan satwa.
Menariknya, Raja Juli Antoni mengungkapkan sebuah langkah konkret dari sisi personal Presiden. “Presiden Prabowo menyerahkan lahan milik pribadinya seluas 90 ribu hektare untuk dijadikan kawasan konservasi. Ini adalah dukungan nyata bagi keberlangsungan hidup gajah-gajah kita,” ujar Menhut.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Inovasi Pembiayaan melalui Satgas Taman Nasional
Selain aspek konservasi satwa, Presiden juga menaruh perhatian pada manajemen keuangan kawasan hijau. Melalui Keputusan Presiden (Keppres), akan segera dibentuk Satgas Inovasi Pembiayaan dan Pengelolaan Taman Nasional.
Tugas utama Satgas ini adalah:
Mencari model pendanaan alternatif yang lebih berkelanjutan (sustainable financing).
Mengurangi ketergantungan pengelolaan taman nasional hanya pada APBN.
Memastikan pengelolaan taman nasional dilakukan dengan standar internasional namun tetap berbasis kerakyatan.
Catatan Redaksi: Kebijakan ini diharapkan mampu menjawab tantangan deforestasi sekaligus menjadikan Indonesia sebagai pemimpin dalam inovasi pembiayaan hijau di kancah global.
Red
#KemensetnegRI
#RilisPresiden
#KonservasiGajah
#TamanNasionalIndonesia
Brebes, DN-II Proyek pembangunan infrastruktur berskala besar di wilayah Brebes kini memasuki babak final. Pihak pengembang memastikan pengerjaan berjalan sesuai target dengan standar keamanan ketat, dan diprediksi siap diluncurkan sepenuhnya pada akhir April 2026 mendatang.
Tegar, selaku Penanggung Jawab Lapangan dari PT Pembangunan Perumahan (PTPP), mengungkapkan bahwa progres fisik saat ini telah menyentuh tahap penyelesaian akhir (finishing). Meski tampilan interior dan eksterior sudah terlihat rapi, tim masih menyisakan beberapa detail minor sebelum proses serah terima dilakukan.
Target Pasca-Lebaran dan Estetika Bangunan
Menurut Tegar, fokus utama saat ini adalah pembersihan area kerja dan pembongkaran struktur pendukung. Namun, operasional proyek akan dihentikan sementara guna menghormati masa libur Hari Raya Idulfitri.
“Saat ini tinggal tahap finishing dan pembersihan area. Aktivitas akan berlanjut kembali setelah libur Lebaran. Estimasi kami, akhir April sudah bisa selesai 100 persen,” ujar Tegar saat ditemui di lokasi proyek, Jumat (13/3/2026).
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Salah satu elemen yang masih terlihat di lokasi adalah perancah (scaffolding) yang menyelimuti sisi bangunan. Tegar menjelaskan bahwa pembongkaran struktur ini akan menjadi langkah penutup yang akan mengungkap kemegahan desain proyek tersebut.
“Jika scaffolding sudah dibongkar, estetika bangunannya akan terlihat utuh dan lebih maksimal,” tambahnya dengan optimis.
Keamanan Standar Internasional & Aset Negara
Menanggapi isu Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), Tegar menegaskan bahwa seluruh prosedur di lapangan mengikuti standar tinggi PTPP yang telah diakui secara internasional. Area kerja telah dilengkapi dengan pengaman berlapis, termasuk penggunaan jaring pelindung di setiap sisi bangunan untuk meminimalisir risiko kecelakaan kerja. 
Selain faktor keamanan, ia juga memberikan klarifikasi terkait material konstruksi di lapangan. Tegar menegaskan bahwa seluruh material, khususnya besi konstruksi, merupakan aset negara yang pengelolaannya diawasi ketat.
“Semua material ini adalah aset negara. Setelah proyek rampung, seluruh sisa material akan dikembalikan dan diinventarisasi sebagai aset resmi,” tegasnya.
Sisi Lain di Lapangan
Ada momen menarik saat sesi wawancara, ketika Tegar sempat berseloroh mengenai seragam yang ia kenakan. Meski atribut yang dipakainya berasal dari proyek sebelumnya, ia menjamin hal tersebut tidak mendegradasi profesionalisme tim di lapangan. Baginya, kenyamanan dalam bekerja tetap menjadi pendukung utama dalam menjaga ritme pengerjaan agar tetap sesuai lini masa (timeline).
Proyek ini diharapkan dapat segera beroperasi tepat waktu untuk memberikan manfaat nyata bagi mobilitas dan ekonomi masyarakat di wilayah Brebes dan sekitarnya.
Reporter: Teguh
Editor: Casroni
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Kota Tegal, DN-II Upaya pemberantasan narkoba terus dilakukan Polres Tegal Kota. Selama Februari hingga awal Maret 2026, Satuan Reserse Narkoba berhasil mengungkap delapan kasus peredaran narkotika, psikotropika, dan obat berbahaya.
Dari pengungkapan ini polisi mengamankan sembilan orang tersangka yang diduga terlibat sebagai pengedar. Hal itu disampaikan Kapolres Tegal Kota AKBP Heru Antariksa Cahya di Mapolres Tegal Kota, Kamis (12/3/2026).
Kapolres menegaskan, keberhasilan pengungkapan sejumlah kasus tersebut merupakan bagian dari komitmen Polres Tegal Kota dalam memberantas peredaran narkoba yang dinilai masih menjadi ancaman serius di tengah masyarakat.
“Peredaran narkoba dan obat-obatan terlarang sangat membahayakan, terutama bagi generasi muda. Kami tegaskan, tidak ada ruang bagi pelaku peredaran narkoba di wilayah hukum Polres Tegal Kota,” ujarnya di hadapan awak media.
Ia menambahkan, pihaknya akan terus meningkatkan upaya penyelidikan dan penindakan, termasuk menelusuri jaringan peredaran obat keras yang dijual secara ilegal di lingkungan masyarakat.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
“Kami tegaskan, pemberantasan narkoba akan terus kami lakukan secara konsisten demi menjaga kamtibmas tetap kondusif dan melindungi generasi muda dari ancaman penyalahgunaan narkotika,” tegasnya.
Sementara itu, Kasat Resnarkoba Polres Tegal Kota AKP Ade Priyatna mengatakan, dari delapan kasus yang berhasil diungkap, petugas mengamankan barang bukti berupa sabu seberat 58,15 gram, obat berbahaya sebanyak 998 butir, serta psikotropika sebanyak 110,5 butir.
Selain narkotika, petugas juga menindak peredaran obat keras golongan G yang kerap disalahgunakan dan diperjualbelikan tanpa izin. Obat-obatan tersebut diedarkan melalui jaringan yang dikenal masyarakat dengan sebutan “warung Aceh”.
Menurut Ade, para tersangka yang diamankan berperan sebagai pengedar dan akan diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
“Atas perbuatannya, para tersangka dijerat Undang-Undang Narkotika, Psikotropika, dan Kesehatan dengan ancaman pidana penjara paling lama 20 tahun,” ujar Ade. ( Bim )
