Beranda » Ekonomi » Halaman 25

Ekonomi

BREBES, DN-II Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Brebes merealisasikan permohonan bantuan alat bantu kesehatan berupa satu unit kursi roda untuk Bintang Arista, putra dari Bapak Wahidin. Penyerahan bantuan ini dilakukan secara langsung pada Jumat (27/03/2026).

Ketua BAZNAS Kabupaten Brebes, H. Mahali, melalui staf operasionalnya, mengonfirmasi bahwa permohonan tersebut telah disetujui (ACC) setelah melalui proses verifikasi. Meskipun disposisi persetujuan telah turun sejak sebelum periode libur, penyerahan fisik bantuan baru dapat dilaksanakan hari ini karena kendala teknis operasional.

Komitmen Pelayanan Pasca Libur Lebaran

Staf operasional BAZNAS Brebes, Asep Aonilah, menjelaskan bahwa koordinasi penyaluran bantuan sempat terkendala oleh periode libur nasional dan cuti bersama Idul Fitri yang berdekatan dengan waktu persetujuan.

“Alhamdulillah, bantuan ini sudah di-ACC oleh Ketua BAZNAS, Bapak H. Mahali. Mengingat waktu persetujuan yang sangat mepet dengan masa cuti Lebaran kemarin, barang baru bisa kami serahkan sepenuhnya kepada pihak keluarga pada hari ini,” ungkap Asep.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Ia menambahkan bahwa meski ada sedikit keterlambatan teknis karena libur panjang, BAZNAS berkomitmen untuk tetap memprioritaskan kebutuhan masyarakat yang mendesak.

Harapan Baru bagi Keluarga Wahidin

Bagi keluarga Bapak Wahidin, bantuan ini merupakan secercah harapan. Kursi roda tersebut diharapkan dapat menunjang mobilitas Bintang Arista dalam menjalankan aktivitas sehari-hari serta meringankan beban ekonomi keluarga.

“Kami berharap pemberian kursi roda ini benar-benar bermanfaat bagi Bintang dan memberikan semangat baru bagi pihak keluarga dalam merawat putra mereka,” pungkas Asep Aonilah.

BAZNAS Brebes menegaskan akan terus konsisten memantau perkembangan para penerima manfaat di wilayah Kabupaten Brebes sebagai bentuk pertanggungjawaban penyaluran dana zakat, infak, dan sedekah dari masyarakat.

Reporter: Teguh
Editor: Casroni
Sumber: www.detik-nasional.com

KOTA TEGAL, DN-II Dedy Yon Supriyono memimpin langsung razia terhadap sejumlah warung yang dikenal sebagai “Warung Aceh” di Kota Tegal, Kamis (26/3/2026).

Kegiatan tersebut melibatkan tim gabungan dari BNN Kota Tegal, Satpol PP, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, serta aparat Kepolisian.

Dalam operasi tersebut, pemerintah menemukan beberapa warung yang diduga berkedok menjual kebutuhan sehari-hari, namun disinyalir menjual obat-obatan keras tanpa resep dokter. Dua diantaranya telah tutup sebelum razia berlangsung, sementara tujuh lainnya masih aktif dan langsung ditindak.

“Kita sidak secara langsung bersama Kepolisian dan BNN. Dari tujuh warung, semuanya kita bongkar agar tidak ada lagi praktik berkedok seperti ini,” ujar Dedy Yon.

Menurutnya, warung-warung tersebut menggunakan modus penjualan terselubung dengan kode-kode tertentu, sehingga tidak semua masyarakat bisa membeli. Ia menyebut adanya penggunaan sandi seperti “putih”, “kuning”, “Y”, dan “TM” dalam transaksi.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Petugas juga menemukan indikasi penjualan sejumlah obat keras seperti Tramadol, Hexymer 2, dan jenis lainnya yang seharusnya hanya bisa diperoleh dengan resep dokter.

Dedy Yon menegaskan bahwa praktik tersebut sangat berbahaya, terutama karena menyasar kalangan muda.

“Sasarannya adalah remaja, pelajar, bahkan anak SMP, SMA hingga mahasiswa. Ini sangat membahayakan generasi bangsa,” tegasnya.

Selain pembongkaran, para pemilik warung untuk sementara diberikan pembinaan. Pemerintah juga akan melaporkan temuan tersebut kepada institusi terkait untuk ditindak lebih lanjut.

Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kota Tegal tidak akan memberikan ruang bagi usaha ilegal, termasuk yang menjual obat-obatan terlarang.

Dedy Yon menyampaikan di Kota Tegal tidak boleh ada warung seperti ini. “Kita harus kompak, kita bersihkan semuanya,” katanya tegas.

Dedy Yon juga mengimbau daerah lain untuk melakukan langkah serupa agar peredaran obat-obatan ilegal tidak berpindah ke wilayah lain. Ia turut menyoroti adanya dugaan pihak-pihak yang membekingi praktik tersebut dan meminta agar hal itu dihentikan.

“Tidak boleh ada siapa pun yang membacking usaha ilegal seperti ini. Kita ingin Kota Tegal benar-benar bersih,” pungkasnya.(* Bim )

BREBES, DN-II Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri mencatat pergerakan arus mudik dan balik Lebaran tahun 2026 sebagai yang tertinggi dalam sejarah transportasi Indonesia. Hal ini disampaikan langsung oleh Kakorlantas Polri, Irjen Pol Agus Suryonugroho saat melakukan pengecekan situasi arus balik di Pos Terpadu Pejagan, Brebes, Kamis (26/03/2026) sore.

Dalam kunjungan tersebut, Kakorlantas didampingi oleh Dirlantas Polda Jateng Kombes Pol. M. Pratama Adhyasastra dan Kapolres Brebes, AKBP Lilik Ardhiansyah untuk memantau langsung titik krusial pertemuan arus kendaraan dari arah Jawa Tengah menuju Jakarta.

Berdasarkan data statistik, Kakorlantas menyebutkan adanya lonjakan volume kendaraan yang luar biasa. Arus Mudik tahun 2026 mengalami kenaikan sebesar 4,65% dibanding tahun 2025.

Sedangkan arus balik mengalami lonjakan tajam sebesar 14,68% pada periode yang sama tahun ini.

“Ini adalah puncak arus tertinggi sepanjang sejarah. Meskipun Operasi Ketupat resmi berakhir hari ini pukul 00.00 WIB, namun kami melihat masih ada sekitar 36% kendaraan yang belum kembali ke arah Jakarta. Oleh karena itu, penjagaan akan terus kami lanjutkan melalui Kegiatan Kepolisian yang Ditingkatkan (KRYD),” tegas Irjen Pol Agus Suryonugroho.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Di tengah lonjakan volume kendaraan tersebut, Polri berhasil mencatat pencapaian positif dalam aspek keselamatan jalan. Kakorlantas mengapresiasi kinerja seluruh jajaran, atas penurunan angka fatalitas kecelakaan sebesar 30,3% dan penurunan jumlah kejadian kecelakaan sebesar 5% dibandingkan tahun sebelumnya.

Mengingat posisi strategis Brebes sebagai titik lelah dan pertemuan arus, Kakorlantas memberikan instruksi khusus kepada Kapolres Brebes untuk tetap mensiagakan personel di jalur tol maupun arteri.

“Saya titip kepada Pak Dirlantas dan Pak Kapolres, atensi penuh untuk area sekitar rest area dan titik-titik perlambatan. Pastikan tim urai tetap mobile untuk melayani masyarakat, terutama bagi pemudik yang sudah dalam kondisi lelah setelah perjalanan jauh,” tambahnya.

Kakorlantas mengimbau masyarakat untuk tetap bersabar dan mematuhi arahan petugas, terutama jika diberlakukan rekayasa lalu lintas seperti One Way atau Contra Flow secara situasional pada tanggal 28 Maret mendatang, yang diprediksi akan menjadi gelombang kedua arus balik.

Dalam keterangan persnya, Kakorlantas menyebutkan berdasarkan data proyeksi arus balik sebanyak 3,4 juta kendaraan, hingga saat ini tercatat masih tersisa sekitar 36 persen kendaraan yang belum kembali ke wilayah Jakarta dan sekitarnya. Hal ini mengakibatkan kepadatan di sejumlah ruas Tol Trans Jawa masih cukup tinggi.

Guna mengurai kepadatan, Korlantas Polri menerapkan beberapa langkah teknis di titik-titik krusial yakni contra flow disekitar rest area guna memastikan kelancaran arus menuju barat.

Selain itu, contra flow di KM 70 dimana petugas mengoptimalkan satu hingga dua lajur contra flow untuk menampung besarnya volume kendaraan dari arah Trans Jawa yang saat ini terpantau masih padat namun tetap mengalir.

Kakorlantas menegaskan bahwa pihaknya akan terus melakukan penyisiran dari wilayah Brebes hingga ke Jawa Barat untuk memastikan penanganan arus balik berjalan lancar. Seluruh manajemen rekayasa lalu lintas ini dilakukan demi kenyamanan dan keselamatan para pemudik.

“Kami terus lakukan langkah-langkah rekayasa agar semua berjalan lancar dan aman sampai tujuan,” pungkasnya. (Casroni/Hms)

KABUPATEN TEGAL, DN-II Objek Wisata Pemandian Air Panas Guci terus bersolek. Memasuki kuartal pertama tahun 2026, pihak pengelola melakukan transformasi besar-besaran, mulai dari skema retribusi hingga pembangunan infrastruktur guna meningkatkan kenyamanan dan keamanan bagi para pelancong. (26/3/2026).

​1. Retribusi Satu Pintu: Lebih dari Sekadar Tiket Masuk

​Pengelola kini memperketat sistem pembayaran satu pintu di gerbang utama. Langkah ini diambil untuk meminimalisir pungutan liar serta memastikan seluruh pengunjung mendapatkan hak perlindungan asuransi yang sah.

​Penting bagi Pengunjung: Tiket resmi adalah bukti otentik untuk klaim asuransi jika terjadi insiden di area wisata. Pastikan Anda menerima fisik tiket saat melakukan pembayaran.

​Rincian Tarif Retribusi Terbaru:

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Kategori Kunjungan Tarif per Orang 

Hari Biasa (Weekday)  Rp15.000 

Hari Libur (Weekend)  Rp20.000 

Kawasan Guciku (Asafana) Rp25.000 

​2. Proyek Jembatan April & Penataan Estetika Kawasan

​Menjawab penantian publik, pembangunan jembatan besar di kawasan Guci dijadwalkan mulai digarap pada April mendatang. Jembatan ini diproyeksikan menjadi ikon baru sekaligus solusi pengurai kemacetan di titik-titik krusial.

​Seiring pembangunan jembatan, pengelola akan melakukan perapian pipa-pipa air yang selama ini dinilai mengganggu pemandangan. Terkait statusnya, pihak manajemen menegaskan bahwa seluruh pipa air panas tersebut telah memiliki izin resmi dari BKSDA, Pemerintah Kabupaten, hingga Dinas PUPR.

​3. Primadona Pancuran 13 dan Aktivitas Memancing

​Kabar gembira bagi pecinta relaksasi, fasilitas ikonik Pancuran 13 hingga saat ini masih dapat dinikmati pengunjung secara gratis. Air panas alami yang mengandung mineral ini tetap menjadi magnet utama wisatawan. Sementara itu, bagi pengunjung yang ingin menyalurkan hobi memancing, tetap dikenakan biaya operasional khusus di area kolam pancing yang tersedia.

​Peringatan Cuaca: Waspada Hujan Deras

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

​Berdasarkan pantauan langsung di lokasi pada sore ini (26/3), kawasan Guci dan sekitarnya terpantau diguyur hujan dengan intensitas cukup tinggi.

​”Kami mengimbau para wisatawan untuk tetap waspada, terutama saat berkendara di jalur tanjakan dan turunan. Pastikan kondisi fisik dan kendaraan dalam keadaan prima,” ujar perwakilan pengelola di lokasi.

​Reporter: Teguh

BREBES, DN-II Banjir yang kembali mengepung wilayah Ketanggungan menjadi sinyal merah bagi para pemangku kebijakan. Fenomena tahunan ini bukan lagi sekadar rutinitas alam, melainkan potret nyata stagnasi penanganan yang dinilai hanya menyentuh permukaan. Tanpa keberanian melakukan perombakan besar dari hulu ke hilir, penderitaan warga dipastikan akan terus berulang setiap musim penghujan tiba. (26/3/2026).

​Tokoh aktivis sekaligus pengurus Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Brebes, Azmi Asmuni Majid, menegaskan bahwa persoalan banjir di Ketanggungan adalah masalah sistemik yang membutuhkan komitmen terpadu. Menurutnya, pendekatan jangka pendek atau sekadar respons darurat tidak akan pernah cukup untuk menuntaskan masalah yang sudah mengakar.

​”Menyelesaikan banjir Ketanggungan butuh napas panjang. Kita harus berani beranjak dari solusi parsial yang sifatnya hanya memadamkan api, menuju langkah yang terintegrasi dari hulu hingga ke hilir,” tegas Azmi saat meninjau lokasi terdampak.

​Lima Pilar Solusi Jangka Panjang

​Azmi memetakan lima urgensi utama yang harus segera dieksekusi secara sinkron oleh pemerintah pusat, provinsi, maupun daerah:

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

​Normalisasi Sungai dan Manajemen Sedimentasi

Pendangkalan sungai akibat sedimentasi akut dan tumpukan sampah telah mereduksi kapasitas tampung air secara drastis. Pengerukan dan pelebaran sungai bukan lagi sekadar opsi musiman, melainkan kewajiban rutin yang terukur.

​Revitalisasi Drainase Terpadu

Sistem drainase yang tersumbat atau tidak terkoneksi seringkali menjadi pemicu utama genangan di area pemukiman. Azmi menekankan perlunya blueprint drainase perkotaan yang mampu mengalirkan air secara efektif ke pembuangan akhir, bukan sekadar memindahkan titik banjir ke lokasi lain.

​Pemulihan Kawasan Hulu

Rusaknya daya serap tanah di daerah hulu akibat alih fungsi lahan mempercepat laju air ke hilir (run-off). Reboisasi masif dan pengetatan izin tata ruang di area atas menjadi kunci mitigasi yang tidak bisa ditawar.

​Sinergi Lintas Sektoral: Hapus Ego Birokrasi

Banjir tidak mengenal batas administratif atau kewenangan instansi. Azmi menyerukan agar Pemerintah Daerah, Pemerintah Pusat, hingga BBWS (Balai Besar Wilayah Sungai) menanggalkan ego sektoral agar kebijakan tidak tumpang tindih.

​Transformasi Perilaku dan Edukasi Masyarakat

Infrastruktur secanggih apa pun akan lumpuh jika budaya membuang sampah ke sungai masih berlanjut. Edukasi konsisten serta penyediaan fasilitas pengelolaan sampah yang layak adalah langkah non-teknis yang krusial.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

​Gerakan Bersama: Ayo Gubrak Bareng!

​Sebagai penutup, Azmi mengajak seluruh elemen masyarakat dan pemerintah untuk bersatu dalam aksi nyata melalui gerakan “Ayo Gubrak Bareng!”. Istilah ini merupakan seruan untuk bergerak serentak secara totalitas, menekankan bahwa rasa prihatin saja tidak cukup untuk menyurutkan air.

​”Ketanggungan tidak butuh janji manis di tengah genangan, tapi langkah konkret yang menyeluruh. Kita ingin warga bisa tidur tenang saat hujan turun tanpa harus was-was air masuk ke dalam rumah,” pungkasnya.

Red/Casroni

#CepatPulihKetanggunganku
#ReboisasiHulu
#NormalisasiSungai
#SinergiUntukKetanggungan
#BBWS

JAKARTA, DN-II Pemerintah resmi memperluas jangkauan Program Indonesia Pintar (PIP) pada tahun anggaran 2026. Langkah strategis ini diambil guna mempercepat perwujudan pendidikan inklusif dan bermutu bagi seluruh lapisan masyarakat di pelosok negeri.

Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, kebijakan tahun ini membawa terobosan signifikan dengan memasukkan jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Taman Kanak-Kanak (TK) ke dalam daftar penerima bantuan. Hal ini dimaksudkan agar intervensi pendidikan dapat dilakukan sejak usia emas (golden age).

Komitmen Pendidikan Berkelanjutan

Perluasan ini bukan sekadar menambah jumlah penerima, melainkan bagian dari desain besar pemerintah untuk memperkuat akses pendidikan yang berkeadilan. Dengan menyasar jenjang pra-sekolah, pemerintah berharap dapat menekan angka putus sekolah sejak dini dan meringankan beban ekonomi keluarga kurang mampu dalam mengakses layanan pendidikan layak.

“Pendidikan inklusif adalah hak setiap anak bangsa. Dengan memperluas PIP hingga ke jenjang PAUD dan TK, kita sedang menanam investasi jangka panjang untuk kualitas SDM Indonesia yang lebih kompetitif di masa depan,” ujar perwakilan pemerintah dalam keterangan tertulisnya.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Fokus pada Pemerataan SDM

Melalui sinergi antar-lembaga, program PIP 2026 akan memastikan distribusi bantuan tepat sasaran dengan pemanfaatan basis data terpadu. Fokus utama tetap pada daerah 3T (Terdepan, Terluar, Tertinggal) guna memastikan akses pendidikan yang lebih merata dan berkelanjutan.

Langkah ini diharapkan menjadi katalisator dalam menciptakan generasi emas Indonesia yang unggul, kreatif, dan memiliki daya saing global melalui pondasi pendidikan yang kokoh sejak bangku taman kanak-kanak.

#KemensetnegRI
#IndonesiaPintar2026
#PendidikanInklusif
#SDMUnggul

Tangerang, DN-II Pangdam Jaya/Jayakarta Mayjen TNI Deddy Suryadi, S.I.P., M.Si memimpin langsung kegiatan peletakan batu pertama (groundbreaking) pembangunan Jembatan Garuda serta program gentengisasi rumah warga tidak layak huni di Sungai Cimanceri, Kampung Pabuaran Hilir RT 03/02, Desa Matagara, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, Rabu (25/3/2026).

Kegiatan tersebut merupakan wujud nyata kepedulian TNI, khususnya Kodam Jaya, dalam membantu mengatasi kesulitan masyarakat melalui pembangunan infrastruktur di wilayah. Pembangunan Jembatan Garuda diharapkan mampu memperlancar akses transportasi warga, mendukung aktivitas ekonomi, serta meningkatkan konektivitas antarwilayah.

Selain pembangunan jembatan, program gentengisasi yang dilaksanakan menjadi bentuk perhatian terhadap kondisi hunian masyarakat agar lebih layak, sehat, dan aman. Upaya ini sekaligus menunjukkan komitmen TNI dalam membantu mengatasi kesulitan rakyat di berbagai aspek kehidupan.

Pangdam Jaya menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat. “TNI akan selalu hadir di tengah masyarakat, membantu mengatasi kesulitan rakyat di sekelilingnya,” tegasnya.

Dalam rangkaian kegiatan, Pangdam Jaya juga meninjau langsung lokasi pembangunan jembatan yang akan menjadi akses vital bagi masyarakat, serta menyerahkan bantuan sembako secara simbolis kepada warga sekitar sebagai bentuk kepedulian terhadap kesejahteraan masyarakat.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Kegiatan yang mengusung tema “Negara Hadir Untuk Rakyat Melalui Karya Bakti TNI AD” ini menjadi bukti nyata komitmen TNI dalam mendukung pembangunan nasional sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI bersama rakyat.

Red

#tniprima
#tnirakyatkuat
#indonesiaemas2045

JAKARTA, DN-II Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya bersama Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi meninjau langsung pengelolaan puncak arus balik Lebaran 2026 di Terminal Terpadu Pulo Gebang, Jakarta Timur, pada Rabu (25/3/2026) dini hari.

Peninjauan yang dilakukan pada pukul 01.00 hingga 02.00 WIB tersebut bertujuan untuk memastikan pergerakan pemudik di terminal bus terbesar di Indonesia itu tetap berjalan aman, lancar, dan nyaman.

Pastikan Kenyamanan Pemudik

Dalam kesempatan tersebut, Seskab Teddy menyempatkan diri berinteraksi langsung dengan para penumpang yang baru saja tiba dari berbagai daerah.

“Tadi jam 1 malam diajak Pak Menhub mengecek puncak arus balik di Terminal Pulo Gebang. Alhamdulillah, setelah tanya-tanya langsung ke para pemudik di bus, mereka menyampaikan perjalanan lancar dan nyaman. Ya, sekalian sapa-sapa dan foto-foto sedikit untuk menghibur mereka,” ujar Seskab Teddy.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Pemerintah berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan mudik dan balik setiap tahunnya. Sinergi antara Kementerian Perhubungan, Polri, Pemerintah Daerah, serta instansi terkait menjadi kunci utama dalam mengelola mobilitas masyarakat yang sangat tinggi tahun ini.

Antisipasi Gelombang Kedua Arus Balik

Meski puncak arus balik tengah berlangsung, Pemerintah telah menyiapkan langkah antisipatif untuk menghadapi potensi gelombang kedua yang diprediksi terjadi pada 28–29 Maret 2026. Sejumlah strategi telah disiapkan, antara lain:

Rekayasa Lalu Lintas: Penerapan sistem one way secara situasional di titik-titik krusial.

Manajemen Rest Area: Pengaturan durasi dan kapasitas parkir untuk mencegah penumpukan.

Pembatasan Angkutan Barang: Pengalihan operasional kendaraan besar guna memperlancar arus kendaraan pribadi dan bus.

Insentif Perjalanan: Pemberian diskon tarif tol serta penyediaan ribuan bus mudik gratis untuk mengurai kepadatan.

Dengan perencanaan yang matang dan respons cepat di lapangan, pemerintah optimis seluruh rangkaian arus balik Lebaran 2026 akan berakhir dengan sukses hingga seluruh masyarakat tiba di tujuan masing-masing dengan selamat.

Red

Bogor, DN-II Presiden Prabowo Subianto menggelar pertemuan strategis dengan jajaran Kabinet Merah Putih di kediamannya, Hambalang, pada Rabu (25/3/2026). Dalam pertemuan tersebut, Presiden memberikan arahan khusus mengenai percepatan transformasi pengelolaan sampah menjadi sumber energi terbarukan atau Waste to Energy (WTE).

Kepala Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) sekaligus Menteri Investasi, Rosan Roeslani, hadir melaporkan progres signifikan program WTE yang tengah berjalan di berbagai wilayah Indonesia.

Fokus pada Kota Padat Penduduk

Laporan tersebut menyoroti urgensi penanganan sampah di kota-kota besar yang memiliki kepadatan penduduk tinggi. Fokus utama mencakup wilayah strategis seperti:

Jawa: DKI Jakarta, Tangerang, Bandung, Semarang, dan Surabaya.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Luar Jawa: Medan, Bali, serta kota-kota besar lainnya di seluruh tanah air.

Presiden Prabowo menegaskan bahwa tumpukan sampah yang selama ini tidak tertangani dengan baik di daerah harus segera dibersihkan dan dihilangkan melalui pendekatan teknologi.

Transformasi Limbah Menjadi Energi Listrik

Lebih dari sekadar pembersihan lingkungan, Presiden menginginkan pemerintah pusat mengambil peran aktif dalam mengelola limbah tersebut untuk diubah menjadi energi, khususnya energi listrik.

“Pemerintah pusat harus segera turun tangan mengelola sampah yang selama ini terbengkali. Kita ubah masalah lingkungan ini menjadi nilai tambah bagi ketahanan energi nasional,” tegas Presiden dalam arahan tersebut.

Langkah ini diharapkan tidak hanya menyelesaikan krisis lahan pembuangan akhir (TPA) yang kian kritis, tetapi juga mempercepat target transisi energi bersih di Indonesia.

Red

— TIW —

#CatatanSeskab

BREBES, DN-II Ribuan rumah dan akses jalan utama di wilayah Kecamatan Ketanggungan, Kabupaten Brebes, diterjang banjir bandang pada Kamis (26/3/2026). Tingginya intensitas hujan mengakibatkan debit air meluap drastis hingga merendam permukiman dan memutus arus lalu lintas.

Cakupan Wilayah Terdampak

Banjir kali ini dilaporkan merata di hampir seluruh titik strategis Kecamatan Ketanggungan. Beberapa wilayah yang terdampak cukup parah meliputi:

Desa Baros

Cikesal Kidul

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Cikesal Lor

Kawasan Pasar Dermoleng

Pusat Kota Ketanggungan

Lalu Lintas Jalur Mudik Terhenti

Dampak paling signifikan terlihat di jalur utama yang kerap menjadi rute mudik kendaraan. Air tidak hanya menggenangi bantaran sungai, tetapi meluap hingga ke jalan raya. Akibatnya, banyak kendaraan roda dua maupun roda empat terjebak di tengah genangan air, memicu kemacetan panjang di wilayah tersebut.

Di kawasan perkotaan, situasi dilaporkan cukup mengkhawatirkan. Menurut laporan warga di lapangan, ketinggian air mencapai dada orang dewasa, yang memaksa aktivitas ekonomi dan mobilitas warga lumpuh total.

Viral di Media Sosial

Kondisi terkini bencana ini juga terpantau melalui jagat maya. Salah satu akun TikTok, Pilot Ngapak, melakukan siaran langsung (live streaming) secara real-time yang memperlihatkan derasnya arus air di Desa Ketanggungan. Unggahan tersebut menjadi rujukan warganet untuk memantau situasi evakuasi dan titik-titik kemacetan terbaru.

Hingga berita ini diturunkan, warga masih berupaya menyelamatkan barang berharga ke tempat yang lebih tinggi, sementara petugas terkait mulai bersiaga di lokasi terdampak untuk melakukan penanganan darurat.

Reporter: Teguh

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

You cannot copy content of this page