Beranda » Kesehatan » Halaman 36

Kesehatan

BREBES, DN-II Guna menjamin keamanan dan ketertiban masyarakat pada malam puncak perayaan Idul Fitri 1447 Hijriyah, Polres Brebes menggelar Apel Gabungan Kesiapan Pengamanan Malam Takbiran di halaman Mapolres setempat, Jumat (20/3/2026) malam.

Apel ini dipimpin langsung oleh Kapolres Brebes, AKBP Lilik Ardhiansyah. Dalam arahannya, Kapolres menekankan pentingnya kesiapsiagaan personel dalam mengawal malam kemenangan agar wilayah Kabupaten Brebes tetap dalam situasi aman dan kondusif.

Dalam instruksi teknisnya, Kapolres menegaskan bahwa personel patroli telah dibagi secara spesifik guna memastikan seluruh wilayah terjangkau.

“Malam ini kita siaga penuh untuk melaksanakan patroli dan pengamanan Malam Takbiran Idul Fitri 1447 H. Personel telah dibagi untuk menyisir Jalur Pantura maupun Jalur Tengah. Saya instruksikan kepada setiap Perwira Pengendali (Padal) jalur untuk segera melakukan Arahan Pimpinan Pasukan (APP) kepada anggotanya sebelum bergeser ke lokasi tugas,” tegas AKBP Lilik Ardhiansyah.

Selain tim patroli bergerak, pengamanan statis juga difokuskan pada pusat keramaian masyarakat. Personel yang bertugas di kawasan Alun-alun Brebes telah disiagakan secara khusus untuk menjaga kenyamanan warga yang merayakan malam takbiran di pusat kota.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Kapolres Brebes juga memberikan perhatian khusus pada titik-titik yang dinilai memiliki potensi gangguan keamanan. Regu patroli diminta untuk lebih jeli dalam memantau wilayah yang rawan terjadi perkelahian antarwarga maupun tindak kriminalitas lainnya.

“Laksanakan patroli pada tempat-tempat rawan. Pantau dan monitor setiap dinamika yang terjadi, baik itu isu nasional maupun daerah, agar kita selalu waspada terhadap perkembangan situasi yang ada,” tambahnya.

Menutup arahannya, AKBP Lilik Ardhiansyah mengingatkan jajaran agar tidak mengabaikan kondisi fisik di tengah padatnya rangkaian Operasi Ketupat Candi 2026 yang masih berlangsung.

“Saya minta rekan-rekan tetap jaga kesehatan karena tugas kita masih panjang. Laksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, tetap waspada terhadap lingkungan sekitar, dan yang terpenting, selalu utamakan keselamatan personel selama bertugas di lapangan. Semoga wilayah Kabupaten Brebes tetap aman dan kondusif,” pungkasnya.

Usai apel, kegiatan dilanjutkan dengan pelepasan armada patroli Blue Light Patrol yang bergerak serentak ke berbagai penjuru wilayah hukum Polres Brebes untuk memberikan rasa aman bagi masyarakat dan para pemudik yang masih melintas. (Casroni/Hms)

KOTA TEGAL, DN-II Gema takbir yang berkumandang menandai berakhirnya bulan suci Ramadan bukan sekadar seremoni tahunan. Idulfitri merupakan momentum proklamasi kemenangan bagi hamba-hamba Allah SWT yang berhasil menjaga konsistensi takwanya.

​Hal tersebut menjadi sari pati pesan religius dalam pelaksanaan salat Idulfitri yang berlangsung khidmat di lingkungan RSUD Kardinah, Kota Tegal, Jumat (20/3/2026). Kemenangan ini ditegaskan sebagai janji nyata Sang Pencipta tentang kebahagiaan abadi di akhirat kelak.

​Janji Kemenangan di Pintu Surga

​Dalam khotbahnya, penceramah menyampaikan bahwa Al-Qur’an telah memberikan gambaran eksplisit mengenai balasan bagi mereka yang bertakwa. Merujuk pada Surah An-Naba ayat 31: “Inna lil muttaqina mafaza”, yang menegaskan bahwa sesungguhnya kemenangan sejati diperuntukkan bagi orang-orang yang bertakwa.

​Kemenangan tersebut diwujudkan dalam bentuk fasilitas surga yang melampaui imajinasi manusia: kebun-kebun yang indah (hada’iqa wa a’naba), pasangan yang mulia (wa kawa’iba atraba), hingga jamuan yang lezat (wa ka’san dihaqa).

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

​Namun, aspek paling mendalam dari kenikmatan surga adalah ketenangan psikologisnya. “La yasma’una fiha laghwaw wa la kidzdzaaba”. Di sana, tidak ada lagi perkataan sia-sia maupun kedustaan. Inilah balasan sempurna (jaza’am mir rabbika) yang bersifat konsisten dan tidak terputus.

​Takwa sebagai Solusi Problematika Hidup

​Pasca-Ramadan, tantangan sesungguhnya bagi umat Muslim adalah mempertahankan predikat takwa di tengah dinamika dunia. Takwa tidak boleh berhenti pada ritual, melainkan harus bertransformasi menjadi solusi konkret atas berbagai problematika hidup.

​Setidaknya ada empat jaminan Allah SWT bagi hamba-Nya yang bertakwa:

​Solusi Kehidupan: “Wa may yattaqillaha yaj’al lahu makhraja”. Allah menjamin adanya jalan keluar dari setiap himpitan persoalan.

​Rezeki Tak Terduga: “Wa yarzuqhu min haitsu la yahtasib”. Kecukupan ekonomi yang datang dari arah yang tidak disangka-sangka.

​Kemudahan Urusan: “Wa may yattaqillaha yaj’al lahu min amrihi yusra”. Hal yang nampak sulit bagi orang lain, akan dimudahkan bagi mereka yang bertakwa.

​Al-Furqan: Kemampuan batin untuk membedakan antara yang hak (benar) dan yang batil (salah).

​Refleksi: Antara Bahagia dan Haru

​Ramadan, bulan yang mulia karena turunnya Al-Qur’an (Syahru ramadhanalladzi unzila fihil qur’an), kini telah berlalu. Di balik kegembiraan hari kemenangan, terselip rasa haru dan tanya dalam sanubari: “Apakah kita akan menjumpai Ramadan di tahun mendatang?”

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

​Sebagai penutup, jamaah diajak untuk memegang teguh pesan Ilahi agar tetap dalam keislaman hingga akhir hayat. Sebagaimana firman-Nya: “Ya ayyuhalladzina amanut taqullaha haqqa tuqatih, wa la tamutunna illa wa antum muslimun.”

​Semoga setiap sujud, lapar, dan dahaga selama Ramadan bertransformasi menjadi kemuliaan di sisi-Nya. Sebab, “Inna akramakum ‘indallahi atqakum”, sesungguhnya yang paling mulia di sisi Allah adalah mereka yang paling bertakwa.

​Reporter: Teguh

BREBES, DN-II Memasuki puncak arus mudik Lebaran 2026, Kepolisian Resor (Polres) Brebes mengambil langkah strategis untuk mengurai antran kendaraan di wilayah Tengah dan Selatan.

Pada Kamis (19/3/2026), petugas mulai memberlakukan sistem one way (satu arah) dan buka tutup di sejumlah titik krusial.

Pemberlakuan sistem one way di jalur Selatan Brebes mencakup ruas dari Underpass Karangsawah hingga Pasar Linggapura. Langkah ini terbukti efektif mencairkan antrean kendaraan yang sebelumnya terjadi dari wilayah Karanganyar, Tegal hingga Pasar Linggapura, Tonjong, Brebes.

Kondisi serupa terpantau di jalur Tengah, tepatnya pada ruas Larangan – Songgom. Di titik ini, personel di lapangan menerapkan sistem buka tutup secara bertahap.

Kasatgas Humas Polres Brebes, Iptu Indra Prasetyo, menjelaskan bahwa meski terjadi antrean kendaraan dari arah Pejagan menuju Purwokerto, arus lalu lintas secara umum masih bergerak.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

“Petugas di lapangan terus melakukan upaya penarikan arus dengan memberikan prioritas utama bagi kendaraan pemudik,” ujar Iptu Indra Prasetyo dalam keterangan resminya hari ini.

Sampai saat ini, personel Polres Brebes tetap siaga di berbagai titik rawan macet untuk menjamin kelancaran serta keselamatan para pengguna jalan.

Masyarakat yang sedang melakukan perjalanan mudik diimbau untuk mematuhi arahan petugas di lapangan.
Menjaga kondisi fisik dan kelayakan kendaraan.Dan sabar dalam antrean demi mewujudkan Kamseltibcarlantas (Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, dan Kelancaran Lalu Lintas) yang kondusif.

“Polres Brebes berkomitmen untuk terus memantau titik-titik rawan kemacetan selama 24 jam penuh. Kepada pemudik jangan memaksakan diri jika lelah, manfaatkan posko-posko mudik yang telah disediakan di sepanjang jalur Brebes. Mari bersama-sama kita wujudkan mudik Lebaran 2026 yang aman, nyaman,” pungkasnya. (Casroni/Hms)

Kota Tegal, DN-II Bhayangkari Cabang Tegal Kota melakukan peninjauan ke sejumlah pos pengamanan dalam rangka Operasi Ketupat Candi 2026 di wilayah Kota Tegal, Rabu sore (18/3/2026).

Kegiatan ini dipimpin oleh Ketua Bhayangkari Cabang Tegal Kota Ny. Henny Antariksa bersama jajaran pengurus Bhayangkari serta Persatuan Yayasan Kemala Bhayangkari (PYKB).

Beberapa pos yang menjadi sasaran kunjungan di antaranya Pos Pelayanan (Posyan) Maya, Pos Pengamanan (Pospam) Rel KA Tirus, Pos Terpadu Terminal, Posyan Jalan Pancasila, hingga Pospam Simpang Tiga Coyo.

Dalam kesempatan tersebut, rombongan Bhayangkari turut menyerahkan tali asih berupa bingkisan kepada personel yang tengah bertugas mengamankan arus mudik Lebaran.

Ny. Henny Antariksa menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk perhatian dan dukungan kepada anggota agar tetap bersemangat selama menjalankan tugas dalam Operasi Ketupat Candi 2026.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

“Bingkisan ini kami berikan sebagai wujud kepedulian Bhayangkari kepada para petugas di lapangan, dengan harapan dapat menambah semangat dalam melaksanakan tugas,” tuturnya.

Ia juga berharap seluruh personel dapat memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat.

Selain itu, dirinya mendoakan agar seluruh anggota yang bertugas selalu diberikan kesehatan, keselamatan, serta kelancaran dalam pelaksanaan tugas.

“Semoga seluruh rangkaian Operasi Ketupat Candi 2026 berjalan dengan tertib, aman, dan lancar, sehingga masyarakat dapat merasakan kenyamanan saat merayakan Idul Fitri 1447 H,” pungkasnya. ( Bim )

TEGAL, DN-II Kasus dugaan perusakan lahan pertanian yang menimpa Untung Suradi di Desa Brekat, Kecamatan Tarub, Kabupaten Tegal, mulai menunjukkan babak baru. Setelah penantian panjang sejak Agustus 2024, Untung resmi menerima Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyidikan (SP2HP) dari Polres Tegal pada Kamis (19/03/2026).

Melalui surat nomor B/324.12/III/2026/Reskrim, penyidik mengonfirmasi bahwa perkara ini terus didalami dengan merujuk pada Pasal 170 KUHP tentang pengeroyokan/perusakan barang secara bersama-sama, atau Pasal 262 Jo Pasal 618 UU Nomor 1 Tahun 2023.

Progres Penyidikan: 15 Saksi dan Ahli Pidana Diperiksa

Berdasarkan dokumen SP2HP yang diterima korban, tim penyidik di bawah pimpinan Ipda Muhammad Fadli, S.Tr.K., telah melakukan serangkaian langkah signifikan untuk mengungkap konstruksi hukum kasus ini. Beberapa poin penting dalam penyidikan meliputi:

Pemeriksaan Saksi: Sebanyak 15 orang telah dimintai keterangan.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Keterangan Ahli: Melibatkan Ahli Pidana untuk memperkuat delik hukum.

Barang Bukti: Penyitaan sejumlah bukti fisik dari lokasi kejadian (Tanah Kas Desa Brekat).

Gelar Perkara: Koordinasi intensif dengan Jaksa Penuntut Umum (JPU) telah dilakukan.

Selanjutnya, penyidik dijadwalkan melakukan asistensi perkara ke Kabagwassidik Polda Jateng guna memastikan penanganan kasus berjalan transparan dan sesuai prosedur hukum yang berlaku.

Kekecewaan Korban: Satu Bulan Lagi Panen.

Peristiwa yang memicu laporan ini terjadi pada 3 Januari 2024 silam di lahan kas Desa Brekat (Blok Kades). Untung Suradi tak mampu menyembunyikan kekecewaannya mengingat tanaman mentimun yang ia rawat dirusak sekelompok orang tepat sebulan sebelum masa panen tiba.

Meski progres mulai terlihat, Untung mempertanyakan durasi penanganan kasus yang dinilainya cukup menyita waktu, padahal bukti yang diserahkan dianggap sudah sangat benderang.

“Kami sudah menyerahkan bukti lengkap, termasuk rekaman video saat perusakan terjadi. Di situ terlihat jelas siapa yang mengeksekusi di lapangan dan siapa yang memberi instruksi atau menyuruh,” ujar Untung saat ditemui awak media.

Desak Kapolres Tegal Tindak Tegas Dalang Perusakan

Untung mengapresiasi langkah Polres Tegal dalam menerbitkan SP2HP, namun ia menegaskan tidak akan berhenti hingga aktor intelektual di balik aksi tersebut diproses hukum. Ia bahkan berencana membawa persoalan ini untuk dikonsultasikan lebih lanjut ke Polda Jawa Tengah.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

“Saya berharap kasus ini tuntas sampai ke akarnya. Pak Kapolres Tegal harus tegas; yang salah tetap salah, yang benar harus dibela. Hukum harus tegak lurus sesuai kenyataan di lapangan. Jangan hanya pelaku lapangan, aktor intelektualnya juga harus tersentuh,” pungkasnya dengan nada tegas.

Reporter: Teguh

Kabupaten Tegal, DN-II Menjelang arus mudik Lebaran, peninjauan intensif dilakukan terhadap sejumlah proyek infrastruktur strategis. Fokus utama tertuju pada kendala teknis Jembatan Kali Erang, kesiapan jalur alternatif, sebelum lebaran Jumat 19 maret 2026 hingga percepatan perbaikan jalan di ruas-ruas vital Instruksi Bupati Tegal H. Ischak Maulana Rohman, S.H .

1. Kendala Teknis Jembatan Kali Erang: Target Lebaran Meleset

Penyelesaian Jembatan Kali Erang dipastikan tidak dapat memenuhi target awal untuk digunakan saat masa mudik. Selain faktor cuaca ekstrem dan kondisi alam yang tidak menentu, ditemukan kesalahan teknis serius pada tahap awal pengerjaan.

Tim aplikator pertama diketahui melakukan pemasangan yang tidak sesuai standar, di mana jembatan tidak membentuk chamber atau lengkungan yang seharusnya.

“Kami sudah mengambil langkah tegas dengan mengganti tim aplikator. Saat ini, tenaga ahli langsung dari pabrik Nusantara Baja Prima telah turun ke lapangan untuk melakukan penyetelan ulang secara detail,” ujar narasumber dalam peninjauan tersebut.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Proses perbaikan dan pemasangan ulang ini diperkirakan akan memakan waktu kurang lebih satu bulan.

2. Jalur Gunung Jati Jadi Tumpuan Mudik

Sebagai konsekuensi belum beroperasinya Jembatan Kali Erang, arus lalu lintas akan dialihkan sepenuhnya ke jalur alternatif Gunung Jati. Saat ini, Dinas Pekerjaan Umum (PU) tengah melakukan perbaikan intensif di jalur tersebut.

Instruksi khusus telah dikeluarkan agar seluruh perbaikan di jalur Gunung Jati rampung sebelum hari raya, guna menjamin kenyamanan dan keamanan para pemudik yang melintas.

3. Akselerasi Perbaikan Jalan Ruas Slirit – Duren

H. Ischak Maulana Rohman, S.H . memerintahkan dilakukan percepatan perbaikan di ruas jalan Clirit , Gunung Jati hingga Duren. Langkah ini diambil untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan saat arus mudik.

Tindakan: Mulai malam ini, petugas melakukan proses leveling (perataan) jalan menggunakan material LPA dan CAP.

Target: Seluruh pekerjaan pengaspalan dan perataan diupayakan selesai maksimal pada hari Selasa, sehingga siap menghadapi kepadatan lalu lintas.

4. Kesiapan Hunian Sementara (Huntara)

Selain infrastruktur jalan, peninjauan juga menyasar pada kesiapan Hunian Sementara (Huntara) bagi warga terdampak.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Sebanyak 204 unit Huntara telah dinyatakan siap dan dijadwalkan untuk diserahterimakan pada hari Rabu mendatang. Setiap unit hunian memiliki ukuran 3 x 6 meter dan telah dilengkapi dengan fasilitas dasar berupa dua tempat tidur di setiap bloknya.

Reporter: Teguh

BREBES, DN-II Kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di jalur mudik wilayah hukum Kabupaten Brebes, tepatnya di Pos Rancakalong pada Kamis (19/03/2026) pagi. Insiden yang melibatkan dua kendaraan roda dua ini mengakibatkan dua orang mengalami luka-luka dan harus mendapatkan penanganan medis intensif.

Kronologi Kejadian

Berdasarkan keterangan di lokasi kejadian, kecelakaan terjadi sekitar pukul 09.15 WIB. Peristiwa bermula ketika sebuah sepeda motor ditabrak dari arah belakang oleh kendaraan roda dua lainnya. Benturan keras tersebut menyebabkan kedua pengendara terjatuh dan mengalami cedera.

Data Korban

Petugas PMI Kabupaten Brebes segera melakukan evakuasi di tempat kejadian perkara (TKP). Adapun identitas korban adalah sebagai berikut:

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Saefullah (53), warga Kemrajen, Banyumas.

Saminah (49), warga Kemrajen, Banyumas.

Kondisi Pasien (Saminah):

Luka lecet pada pipi bagian kanan.

Luka lecet pada punggung bagian kiri.

Mengalami dislokasi (pergeseran sendi) di bagian punggung kanan.

Setelah mendapatkan pertolongan pertama di lokasi oleh tim medis, kedua korban langsung dirujuk ke RSUD Bumiayu untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.

Data Kumulatif Pelayanan PMI Brebes (Mudik Idul Fitri 2026)

Hingga update terbaru pada tanggal 19 Maret 2026 pukul 10.31 WIB, Pos Pelayanan Ambulans dan Pertolongan Pertama (PP) Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Brebes mencatat total korban kecelakaan selama masa mudik sebagai berikut:

Kategori Kondisi Jumlah Jiwa

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Luka Ringan 8 Orang

Luka Berat 40 Orang

Meninggal Dunia 1 Orang

Petugas menghimbau bagi para pemudik untuk selalu waspada dan menjaga jarak aman kendaraan, terutama di titik-titik rawan kecelakaan sepanjang jalur Brebes.

Laporan Oleh: Pos Pelayanan PMI Kabupaten Brebes
Waktu Update: 10.31 WIB.

Red

BREBES, DN-II Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan dua sepeda motor terjadi di persimpangan Jalan Lingkar Utara (Jalingkut) Wanasari, Kabupaten Brebes, pada Kamis (19/03/2026) pagi. Insiden ini dipicu oleh pengereman mendadak saat pergantian lampu lalu lintas.

Kronologi Kejadian

Berdasarkan laporan dari Pos Pelayanan Jalingkut Brebes sekira pukul 09.25 WIB, kecelakaan bermula ketika sebuah sepeda motor berhenti mendadak saat lampu APILL (Alat Pemberi Isyarat Lalu Lintas) berubah warna menjadi merah.

Karena jarak yang terlalu dekat, pengendara di belakangnya tidak sempat melakukan pengereman maksimal. Akibatnya, benturan keras dari arah belakang tidak dapat terhindarkan.

Identitas dan Kondisi Korban

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Petugas kepolisian di lapangan mengonfirmasi bahwa satu orang mengalami luka-luka dalam peristiwa tersebut. Berikut data korban:

Nama: Mahudin

Usia: 31 Tahun

Asal: Banjarnegara

Kondisi: Korban mengalami luka lecet pada area punggung kaki kiri dan lengan atas sebelah kiri.

Penanganan dan Imbauan

Sesaat setelah kejadian, korban langsung dievakuasi ke Pos Jalingkut untuk mendapatkan perawatan medis pertama. Beruntung, luka yang diderita tidak termasuk kategori berat.

Pihak berwenang menyatakan bahwa arus lalu lintas di Simpang Tiga Wanasari saat ini sudah kembali normal dan kondusif. Meski demikian, para pengendara yang melintas di jalur Jalingkut diimbau untuk selalu menjaga jarak aman dan meningkatkan kewaspadaan, terutama saat mendekati lampu rambu lalu lintas guna meminimalisir risiko kecelakaan serupa.

Red/Tim

Kota Tegal, DN-II Polres Tegal Kota melakukan silaturahmi keagamaan dengan umat Hindu di tengah pelaksanaan Operasi Ketupat Candi 2026, sebagai langkah menjaga kondusivitas menjelang Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1948 yang diperkirakan bertepatan dengan malam takbiran Idul Fitri 1447 H.

Kegiatan dilakukan dengan mengunjungi umat Hindu di Pura Segara Suci, Panggung Kota Tegal, Selasa (17/3) guna memastikan situasi tetap aman di tengah meningkatnya aktivitas masyarakat menjelang Lebaran.

Kapolres Tegal Kota AKBP Heru Antariksa Cahya menyampaikan bahwa Polri mengedepankan pendekatan humanis serta koordinasi lintas agama dalam menjaga keamanan selama Operasi Ketupat Candi.

“Kami ingin memastikan perayaan Nyepi dan malam takbiran dapat berjalan aman tanpa potensi gangguan. Koordinasi dengan tokoh agama terus kami lakukan agar situasi tetap kondusif,” ujar Kapolres , Rabu (18/3/2026)

Ia menambahkan, pengamanan tidak hanya difokuskan pada arus mudik, tetapi juga seluruh kegiatan masyarakat, termasuk perayaan keagamaan yang berlangsung hampir bersamaan.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia, I Gusti Nyoman Mardawa, menyampaikan apresiasi atas perhatian Polres Tegal Kota dalam menjaga keamanan menjelang Hari Raya Nyepi.

“Kami berterima kasih atas dukungan pengamanan yang diberikan sehingga umat Hindu dapat melaksanakan ibadah dengan khidmat. Kami juga mendukung pelaksanaan Operasi Ketupat Candi 2026 agar berjalan aman dan lancar,” katanya.

Polres Tegal Kota berharap sinergi antara aparat, tokoh agama, dan masyarakat dapat menjaga toleransi serta kerukunan, sehingga perayaan Nyepi dan Idul Fitri di Kota Tegal berlangsung aman, tertib, dan damai. ( Bim )

BREBES, DN-II Memasuki puncak arus mudik, simpul kemacetan mulai menghantui jalur selatan Jawa Tengah. Berdasarkan pantauan di lapangan pada Kamis pagi pukul 06.42 WIB, (19/3/2026). arus lalu lintas yang menghubungkan Pejagan menuju Prupuk mengalami hambatan serius, tepatnya di Desa Songgom, Kecamatan Songgom, Kabupaten Brebes.

Aktivitas Ekonomi Bertemu Arus Mudik

Penyebab utama penumpukan kendaraan ini adalah aktivitas pasar tumpah yang meluap hingga memakan sebagian badan jalan. Padatnya warga yang berbelanja kebutuhan pokok berinteraksi langsung dengan volume kendaraan pemudik yang terus meningkat dari arah utara.

Situasi diperparah oleh:

Penyempitan Ruas Jalan: Lapak pedagang dan parkir liar yang menjorok ke aspal.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Laju Kendaraan Melambat: Banyak pengemudi yang terpaksa mengerem mendadak atau mengantre karena banyaknya penyeberang jalan.

Volume Kendaraan: Peningkatan jumlah kendaraan pribadi dan bus antar-kota yang mulai memadati jalur selatan.

Kesaksian di Lapangan

“Kondisi saat ini padat merayap. Kemacetan sudah mulai mengekor cukup jauh karena aktivitas pasar di Songgom ini memang puncaknya di pagi hari,” ujar Sudarno, salah satu pengguna jalan yang terjebak di lokasi.

Imbauan untuk Pemudik

Pihak berwenang dan relawan di lokasi mengimbau para pemudik untuk tetap bersabar dan menjaga jarak aman. Bagi Anda yang baru akan memulai perjalanan, berikut beberapa tips untuk menghindari titik lelah Songgom:

Atur Waktu Keberangkatan: Hindari melintasi area pasar pada pukul 06.00 hingga 09.00 WIB.

Gunakan Jalur Alternatif: Pertimbangkan menggunakan jalur alternatif via Jatibarang jika kondisi di Songgom terpantau stagnan di aplikasi navigasi.

Cek Kondisi Fisik: Kemacetan di cuaca yang mulai panas dapat menguras energi; pastikan suplai air minum mencukupi.

Reporter: Sudarno

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

You cannot copy content of this page