Brebes, DN-II Komandan Korem (Danrem) 071/Wijayakusuma Kolonel Inf Lukma Hakim, M.Han meninjau langsung progres pembangunan jalan rabat beton sepanjang 1.500 meter dalam program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-127 yang dilaksanakan Kodim 0713/Brebes di Desa Cikuya Kecamatan Banjarharjo, Kabupaten Brebes. Minggu (1/3/2026).
Peninjauan ini menjadi bukti keseriusan TNI dalam mempercepat pembangunan infrastruktur di daerah pedesaan, khususnya akses jalan yang sebelumnya berlumpur dan sulit dilalui warga.
Dalam kunjungannya, Danrem 071/Wijayakusuma Kolonel Inf Lukman Hakim, S.I.P., M.Han, meyampaikan melalui Program TMMD Ke -127 kita dapat melihat perubahan signifikan dari kondisi jalan tanah yang sebelumnya becek dan sulit dilalui saat musim hujan, kini telah berubah menjadi jalan rabat beton yang kokoh dan dapat dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat. Jalan tersebut diharapkan mampu memperlancar aktivitas ekonomi, pendidikan, serta mobilitas masyarakat sehari-hari.
“Program TMMD ini merupakan wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. Jalan yang dulunya berlumpur sekarang menjadi beton dan bisa dimanfaatkan masyarakat untuk meningkatkan kesejahteraan,” ungkap Danrem di sela peninjauan.
Ia juga mengapresiasi kerja keras Satgas TMMD Ke-127 bersama warga yang bahu-membahu untuk menyelesaikan pembangunan tepat waktu. Menurutnya, semangat gotong royong antara TNI dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan program tersebut. 
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Sementara itu, Bapak Sekod Kepala Desa Cikuya mengaku sangat terbantu dengan program pembangunan jalan tersebut. Selain mempermudah akses pertanian dan distribusi hasil panen, jalan baru juga meningkatkan kenyamanan dan keamanan bagi anak-anak yang berangkat sekolah.
“Saya mewakili seluruh warga Desa Cikuya sangat bersyukur dan berterima kasih kepada TNI, khususnya melalui TMMD. Jalan ini sudah lama dinantikan masyarakat karena menjadi akses utama pertanian dan aktivitas sehari-hari. Sekarang warga bisa beraktivitas dengan lebih mudah dan aman,” ujar Kades.
Program TMMD Ke-127 sendiri tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga kegiatan nonfisik seperti penyuluhan kesehatan, wawasan kebangsaan, dan pemberdayaan masyarakat desa. (Rio/Pradista)
Brebes, DN-II Terik matahari di bulan Ramadan tidak menyurutkan semangat baja para prajurit TNI yang tergabung dalam Satgas TMMD Reguler ke-127 Kodim 0713/Brebes. Di lokasi pembangunan jalan rabat beton Desa Cikuya, Kecamatan Banjarharjo, sosok Serda Cakra Buana, anggota Satgas dari Yonif 406/Chandra Kusuma, menjadi pusat perhatian karena totalitasnya meski tengah menjalankan ibadah puasa. Jum’at (27/02/2026).
Di tengah deru mesin molen dan debu material, Serda Cakra nampak cekatan meratakan adukan semen untuk jalan sepanjang 1,5 kilometer tersebut. Sesekali ia berhenti sejenak hanya untuk mengusap keringat yang bercucuran deras di wajahnya dengan lengan baju lorengnya yang sudah basah, lalu segera kembali memegang sekop tanpa menunjukkan rasa lelah.
“Puasa adalah kewajiban, tapi membangun akses jalan untuk warga juga tugas suci. Keringat ini tidak sebanding dengan kebahagiaan warga jika nanti jalan ini sudah halus,” ungkap Serda Cakra singkat di sela pekerjaannya.
Kegigihan Serda Cakra dan rekan-rekan dari Yonif 406/CK ini mendapat apresiasi luar biasa dari Kepala Desa Cikuya, Bapak Sekod. Ia mengaku kagum sekaligus terharu melihat para prajurit yang tetap bekerja berat di bawah sengatan matahari tanpa membatalkan puasanya.
“Saya benar-benar kagum dengan disiplin dan ketangguhan Serda Cakra serta seluruh anggota Satgas. Bayangkan saja, dalam keadaan haus dan lapar karena berpuasa, mereka masih sanggup melakukan pekerjaan kasar seperti ini. Semangat mereka menjadi motivasi bagi warga kami untuk ikut gotong royong,” ujar Kades Sekod dengan nada bangga.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Kepala Desa menambahkan bahwa kehadiran TNI di desanya tidak hanya membawa perubahan fisik melalui jalan yang kini mulai mulus, tetapi juga memberikan teladan moral tentang arti pengabdian dan keteguhan iman.
Sinergi antara ketangguhan fisik prajurit Yonif 406/CK dan dukungan spiritual di bulan Ramadan ini diharapkan dapat mempercepat penyelesaian target TMMD ke-127 Kodim 0713/Brebes sebelum hari raya tiba.(Rio/Utsm)
Brebes, DN-II Derap langkah kaki yang kompak dan sorot mata penuh semangat terlihat di halaman SD Negeri Cikuya 01, Kecamatan Banjarharjo. Di bawah terik matahari yang bersahabat, para siswa nampak bangga memperagakan penghormatan kepada Bendera Merah Putih dengan sikap sempurna, dipandu langsung oleh personel Satgas TMMD Reguler ke-127 Kodim 0713/Brebes, Jumat (27/02/2026).
Kegiatan latihan kedisiplinan dan Peraturan Baris Berbaris (PBB) ini merupakan bagian dari sasaran non-fisik TMMD untuk menanamkan nilai-nilai nasionalisme dan cinta NKRI sejak dini di wilayah pelosok Brebes.
Di antara barisan siswa, sosok Ipang (12), siswa kelas 6 SD N Cikuya 01, tampak paling menonjol. Dengan gerakan yang tangkas, ia mengikuti setiap instruksi dari anggota Satgas. Yudhis mengaku sangat bangga bisa dilatih langsung oleh para prajurit TNI yang sedang bertugas membangun desanya.
“Saya sangat bangga bisa belajar hormat bendera dan disiplin dari Bapak Tentara. Sejak ada TMMD di desa kami, saya jadi lebih semangat. Cita-cita saya ingin menjadi anggota TNI agar bisa menjaga negara dan membangun desa seperti bapak-bapak ini,” ungkap Yudhis dengan nada mantap.
Dandim 0713/Brebes, Letkol Inf Ambariyantomo, S.Hub.Int., melalui anggota Satgas di lapangan, menyampaikan bahwa kehadiran TNI di sekolah adalah untuk memberikan teladan positif. Menurutnya, karakter disiplin adalah modal utama bagi anak-anak untuk meraih masa depan.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
“Melihat semangat Ipang dan teman-temannya, kami optimis generasi masa depan dari Desa Cikuya akan menjadi pemuda yang tangguh dan cinta tanah air. Kami tidak hanya membangun jalan, tapi juga membangun impian anak-anak di sini,” ujar salah satu personel Satgas.
Pihak sekolah mengapresiasi metode pendekatan persuasif yang dilakukan TNI. Pelajaran tentang cinta NKRI tidak lagi terasa kaku, melainkan menjadi kegiatan yang menyenangkan dan membanggakan bagi para siswa.
Melalui program TMMD ke-127, Kodim 0713/Brebes berkomitmen bahwa kemanunggalan TNI dengan rakyat harus menyentuh seluruh lapisan, termasuk memberikan motivasi bagi “calon jenderal” masa depan dari pelosok desa. (Rio/Utsm)
Brebes, DN-II Kebahagiaan terpancar jelas dari wajah Ibu Gunah (50) dan putrinya, Ibu Suherti (38), saat memanen padi di hamparan sawah mereka pada Senin (23/02/2026). Selain hasil panen yang melimpah, ada alasan lain yang membuat semangat mereka berlipat ganda: akses jalan yang kini sudah mulus.
Program TMMD Reguler ke-127 Kodim 0713/Brebes telah berhasil menyulap jalan usaha tani yang dulunya sulit dilewati menjadi akses transportasi yang layak. Kini, kendaraan pengangkut hasil bumi bisa langsung menjangkau area persawahan tanpa hambatan.
Ibu Gunah menceritakan betapa sulitnya perjuangan mereka di masa lalu. Sebelum adanya perbaikan jalan dari program TMMD, mengangkut hasil panen adalah tantangan fisik yang berat.
“Kalau dulu, padi harus dipanggul manual sampai ke jalan besar baru bisa dinaikkan ke kendaraan. Jauh dan capek sekali,” kenang Ibu Gunah saat ditemui di sela-sela aktivitas menggepyok (merontokkan) padi. 
Kini, pemandangan tersebut berganti. Kendaraan pengangkut dapat masuk hingga mendekati titik panen, menghemat waktu serta tenaga para petani secara signifikan.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Kehadiran Babinsa, Serda Djoko Santoso, di tengah-tengah petani saat masa panen menambah suasana kekeluargaan. Ibu Gunah pun tidak lupa menyampaikan rasa terima kasihnya kepada para prajurit TNI yang telah bekerja keras membangun desa mereka.
“Terima kasih untuk TMMD Reguler ke-127 Kodim 0713/Brebes karena sudah membuat bagus jalan kami. Ini sangat membantu rakyat kecil seperti kami,” pungkasnya dengan senyum lebar.
Perbaikan jalan ini diharapkan tidak hanya memudahkan proses panen, tetapi juga meningkatkan perputaran ekonomi warga desa melalui distribusi hasil pertanian yang lebih cepat dan efisien.(Rio/Pradista)
Brebes, DN-II Pembangunan jalan rabat beton dalam program TMMD Reguler ke-127 Kodim 0713/Brebes membawa secercah harapan baru bagi para petani di Desa Cikuya. Salah satunya dirasakan oleh Pak Yunus (55), seorang petani anggur setempat yang merasa sangat terbantu dengan akses jalan baru yang kini melintasi area perkebunannya, Senin (23/02/2026).
Bagi Pak Yunus, perbaikan jalan ini bukan sekadar infrastruktur fisik, melainkan jaminan keamanan bagi kualitas hasil panennya. Selama ini, kondisi jalan yang rusak menjadi kendala utama saat mengangkut buah anggur yang dikenal memiliki tekstur rentan rusak jika terguncang terlalu hebat di perjalanan.
“Alhamdulillah Pak, jalan di desa kami sudah diperbaiki. Saya sangat senang karena jalan ini tepat melewati lahan kebun anggur saya. Kalau panen nanti, saya tidak takut lagi buah anggur rusak saat dibawa untuk dijual karena jalannya sudah halus,” ungkap Pak Yunus dengan wajah berseri.
Melihat potensi tanah di Desa Cikuya yang sangat cocok untuk tanaman anggur, Pak Yunus juga menitipkan harapan besar kepada Satgas TMMD dan pemerintah daerah. Ia berharap, selain pembangunan fisik, ada pula program non-fisik berupa sosialisasi atau pelatihan budidaya anggur bagi warga.
Menurutnya, prospek ekonomi tanaman anggur ke depan sangat menjanjikan dan bisa menjadi komoditas unggulan Desa Cikuya jika dikelola dengan teknik yang benar.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
“Tanaman anggur ini prospek ekonominya bagus dan sangat cocok ditanam di sini. Kami berharap ada pelatihan agar warga lain juga bisa membudidayakannya dengan maksimal,” tambahnya.
Harapan Pak Yunus ini menjadi masukan berharga bagi Satgas TMMD Reguler ke-127 Kodim 0713/Brebes dalam menyusun agenda penyuluhan, guna memastikan kemanunggalan TNI-Rakyat tidak hanya membangun jalan, tetapi juga membangun kemandirian ekonomi masyarakat desa.(Rio/Pradista)
Brebes, DN-II Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-127 Kodim 0713/Brebes tidak hanya fokus pada akses jalan, tetapi juga menyasar perbaikan kualitas hidup warga melalui rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dan penyediaan fasilitas sanitasi. Minggu (22/02/2026).
Hingga pekan ketiga Februari 2026, Satgas TMMD terus menunjukkan komitmennya dalam menuntaskan pemugaran sejumlah rumah warga yang sebelumnya tidak memenuhi standar kesehatan dan keamanan. Salah satu penerima manfaat, Pak Tarsoni, kini dapat tersenyum melihat rumahnya yang dulu rapuh mulai kokoh kembali berkat gotong royong TNI dan masyarakat.
Dansatgas TMMD ke-127, Letkol Inf Ambariyantomo, S.Hub.Int., menjelaskan bahwa bedah rumah ini adalah bagian dari upaya pengentasan kemiskinan ekstrem di wilayah Kabupaten Brebes.
“Pembangunan desa harus menyentuh kebutuhan paling mendasar, yaitu hunian yang layak. Kami tidak hanya membangun dinding dan atap, tapi juga memastikan adanya sanitasi yang baik agar kesehatan keluarga, terutama anak-anak di Desa Cikuya, lebih terjaga,” tegas Dandim.
Selain RTLH, Satgas TMMD bersama personel Polri juga bersinergi membangun bak penampungan air bersih. Fasilitas ini diharapkan dapat menyelesaikan persoalan kesulitan air bersih yang sering melanda warga saat musim kemarau, sekaligus mendukung kemandirian warga dalam mengelola kebutuhan domestik dan peternakan.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Progres fisik ini mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Pj Gubernur Jateng (yang dalam kunjungannya diwakili oleh jajaran terkait) mengapresiasi percepatan rehabilitasi RTLH ini sebagai langkah nyata dalam meningkatkan indeks pembangunan manusia di pedesaan.
Dengan total waktu pengerjaan selama 30 hari, seluruh sasaran fisik termasuk RTLH dan fasilitas air bersih ditargetkan rampung 100% sebelum upacara penutupan pada pertengahan Maret mendatang. (Rio/Utsm)
BREBES, DN-II Semangat pengabdian tanpa batas ditunjukkan oleh Satuan Tugas (Satgas) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-127 Kodim 0713/Brebes. Meski memasuki bulan Ramadan, para personel tetap konsisten melaksanakan pekerjaan fisik pengecoran jalan di lokasi sasaran, Jumat (20/02/2026).
Kondisi cuaca dan ibadah puasa tidak menyurutkan ritme kerja anggota Satgas bersama masyarakat setempat. Panas terik justru dijawab dengan gotong royong yang semakin erat demi mengejar target waktu yang telah ditentukan.
Danki SSK Satgas TMMD Reguler ke-127, Kapten Inf Suwarno, menegaskan bahwa puasa bukanlah alasan untuk menurunkan produktivitas. Menurutnya, bekerja demi kesejahteraan rakyat adalah bagian dari ibadah itu sendiri. 
“Puasa bukan penghalang bagi kami untuk tetap bekerja melaksanakan pengecoran jalan. Justru di bulan yang penuh berkah ini, semangat anggota semakin berlipat ganda karena kami tahu jalan ini sangat dinantikan oleh warga untuk akses ekonomi dan mobilitas sehari-hari,” ujar Kapten Inf Suwarno di lokasi proyek.
Secara terpisah, Komandan Kodim (Dandim) 0713/Brebes sekaligus Dansatgas TMMD, Letkol Inf Ambariyantomo, S.Hub.Int., memberikan apresiasi tinggi atas dedikasi para prajurit dan warga yang tetap bekerja maksimal di lapangan.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Beliau menekankan pentingnya menjaga kualitas pekerjaan meskipun dalam kondisi berpuasa. “Saya sangat mengapresiasi semangat pantang menyerah yang ditunjukkan di lapangan. Ini adalah bukti nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. Kami memastikan bahwa meskipun sedang berpuasa, standar kualitas pengecoran tetap terjaga sesuai spesifikasi yang direncanakan,” ungkap Letkol Inf Ambariyantomo.(Rio/Pradista)
BREBES, DN-II Kehadiran Satgas TMMD Reguler ke-127 Kodim 0713/Brebes di Desa Cikuya tidak hanya membawa perubahan pada infrastruktur fisik, tetapi juga menyentuh hati generasi muda. Pada Rabu (18/02/2026), di sela-sela kesibukan pembangunan, Babinsa Desa Cikuya, Serka Bangun Hidayat, tampak asyik membagikan tawa dan ilmu dengan mengajari anak-anak setempat membuat mainan sederhana.
Pemandangan penuh keakraban ini terjadi di pelataran rumah warga. Dengan memanfaatkan bahan-bahan sederhana yang ada di sekitar, Serka Bangun dengan sabar membimbing jari-jemari mungil anak-anak Desa Cikuya untuk merakit mainan kreatif.
Kegiatan ini menjadi sarana belajar yang menyenangkan bagi anak-anak, sekaligus mengalihkan perhatian mereka sejenak dari ketergantungan pada gawai (gadget).
Serka Bangun Hidayat menunjukkan bahwa prajurit TNI bukan hanya sosok yang tegas dalam bekerja, tetapi juga bisa menjadi kakak, guru, sekaligus sahabat bagi anak-anak.
Gelak tawa anak-anak saat berhasil menyelesaikan mainan mereka menjadi warna tersendiri di tengah hiruk-pikuk pengerjaan sasaran fisik TMMD.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
“Kami ingin kehadiran TNI di Desa Cikuya ini membekas di hati mereka. Mengajari membuat mainan sederhana adalah cara kami berkomunikasi dan menanamkan nilai kreativitas serta kebersamaan kepada adik-adik kita di sini,” ungkap Serka Bangun Hidayat.
Kegiatan spontan ini mendapat respons positif dari orang tua di Desa Cikuya. Mereka mengaku senang melihat anak-anaknya bisa berinteraksi langsung dengan TNI dalam suasana yang hangat dan penuh edukasi. Melalui pendekatan humanis seperti ini, kemanunggalan TNI dan rakyat diharapkan semakin kokoh, seiring dengan tuntasnya pembangunan fisik di desa tersebut.(Rio/Pradista)
BREBES, DN-II Progres pembangunan jalan rabat beton dalam program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-127 Kodim 0713/Brebes kedatangan “tenaga bantuan” tak terduga. Pada Rabu (18/02/2026) siang, sejumlah anak-anak sekolah dasar yang baru saja pulang sekolah tampak antusias membantu anggota Satgas yang sedang bekerja.
Masih mengenakan seragam sekolah, anak-anak ini menghampiri lokasi pengerjaan dengan wajah ceria. Tanpa rasa canggung, mereka turut serta membantu tugas-tugas ringan seperti memindahkan material hingga meratakan adukan semen, didampingi oleh para prajurit TNI.
Kehadiran anak-anak ini menjadi bukti nyata bahwa kehadiran Satgas TMMD diterima dengan sangat baik oleh seluruh lapisan masyarakat, termasuk anak-anak. 
Secara tidak langsung, interaksi ini menanamkan nilai-nilai kerja sama dan cinta tanah air kepada generasi muda sejak dini.
Keceriaan dan tawa anak-anak di lokasi proyek menjadi penyemangat tersendiri bagi para personel Satgas yang sedang mengejar target penyelesaian jalan.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
“Melihat semangat adik-adik ini, rasa lelah kami seolah hilang. Mereka adalah pemilik masa depan desa ini, dan jalan yang kami bangun ini nantinya akan mereka gunakan untuk berangkat sekolah dengan lebih nyaman,” ujar salah satu anggota Satgas TMMD di lokasi.
Aksi spontan anak-anak ini mencerminkan kemanunggalan TNI dengan rakyat yang bukan sekadar slogan, melainkan realitas di lapangan. Pembangunan jalan rabat beton ini merupakan salah satu sasaran fisik utama TMMD ke-127 Kodim 0713/Brebes yang bertujuan untuk memperlancar akses transportasi dan meningkatkan ekonomi warga desa setempat.(Rio/Pradista)
BREBES, DN-II Semangat gotong royong luar biasa terpancar dari raut wajah warga Desa Cikuya, Kecamatan Banjarharjo. Ratusan warga bersama personel TNI dan Polri bahu-membahu melaksanakan pengerasan jalan melalui pembangunan rabat beton dalam rangka program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-127 Kodim 0713/Brebes. Senin (16/02/2026),
Pemandangan menarik terlihat di lokasi pembangunan, di mana partisipasi masyarakat tidak hanya didominasi oleh kaum laki-laki. Para kaum perempuan, serta warga dari berbagai usia, baik tua maupun muda, turut ambil bagian dalam estafet material dan pengerjaan jalan.
Komandan Kodim 0713/Brebes, Letkol Inf Ambariyantomo, S.Hub.Int., selaku Dansatgas TMMD, menyatakan kekagumannya atas antusiasme warga yang begitu tinggi. Menurutnya, pemandangan ini adalah esensi asli dari kemanunggalan TNI dengan rakyat.
“Saya sangat mengapresiasi semangat warga Desa Cikuya. Tidak hanya laki-laki, ibu-ibu dan pemuda pun ikut berperan aktif. Kehadiran TNI dan Polri di sini adalah untuk memotivasi, namun motor utamanya adalah kepedulian masyarakat sendiri terhadap kemajuan desanya,” ujar Letkol Inf Ambariyantomo.
Senada dengan hal tersebut, Kepala Desa Cikuya, Sekod, mengungkapkan rasa bangga yang mendalam terhadap warganya. Ia menilai dukungan masyarakat terhadap program TMMD ini membuktikan bahwa kerukunan di desanya masih sangat kental.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
“Saya sangat bangga melihat warga Cikuya. Semuanya turun ke jalan, tidak ada yang berpangku tangan. Tua dan muda semuanya menyatu demi mewujudkan akses jalan yang lebih baik bagi masa depan desa kami,” tutur Sekod penuh haru.
Pembangunan rabat beton ini diharapkan dapat segera tuntas tepat waktu, sehingga manfaatnya dapat langsung dirasakan oleh masyarakat, terutama dalam memperlancar mobilitas hasil pertanian dan akses pendidikan di wilayah tersebut.(Rio/Pradista)
