Perkuat Akuntabilitas, Pemkab dan DPRD Ogan Ilir Bahas Lanjutan LKPJ Tahun Anggaran 2025
OGAN ILIR, www.detik-nasional.com // Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Ogan Ilir menggelar Rapat Paripurna XXX Masa Sidang II Tahun 2026 dalam rangka pembicaraan tingkat kesatu lanjutan pada Selasa, 14 April 2026. Agenda utama rapat ini adalah penyampaian jawaban Bupati Ogan Ilir terhadap pandangan umum fraksi-fraksi DPRD atas Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Tahun Anggaran 2025.
Rapat yang berlangsung di Gedung Paripurna DPRD Kabupaten Ogan Ilir tersebut dibuka dan dipimpin langsung oleh Wakil Ketua II DPRD Ogan Ilir, Ahmad Syafe’i, S.Sos., M.Si. Suasana rapat berlangsung khidmat dengan kehadiran jajaran legislatif yang siap mendengarkan tanggapan eksekutif terkait evaluasi kinerja pembangunan dan serapan anggaran tahun lalu.

Wakil Bupati Ogan Ilir, H. Ardani, SH., MH, hadir mewakili pemerintah daerah untuk membacakan jawaban tertulis Bupati. Dalam pemaparannya, pihak eksekutif memberikan penjelasan mendalam atas catatan, saran, maupun pertanyaan yang sebelumnya diajukan oleh berbagai fraksi DPRD guna memastikan seluruh program kerja tahun 2025 terdokumentasi dengan transparan.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh para Anggota DPRD Kabupaten Ogan Ilir, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta Camat se-Kabupaten Ogan Ilir. Kehadiran para pemangku kepentingan ini menunjukkan sinergi yang kuat antara lini pemerintahan dalam mengawal arah kebijakan daerah.
Rapat paripurna ini merupakan bagian krusial dari mekanisme pengawasan legislatif terhadap jalannya roda pemerintahan. Melalui proses evaluasi dan jawaban publik ini, diharapkan tercipta tata kelola pemerintahan yang akuntabel demi mendorong kemajuan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Ogan Ilir ke depannya.
REPORT : JULIYAN
Bekasi, DN-II Pengelolaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Tahun Anggaran 2025 di SMP Negeri 1 Cibarusah kini berada di bawah sorotan tajam. LSM Kemilau Cahaya Bangsa Indonesia (KCBI) resmi melayangkan somasi informasi kepada pihak sekolah, menuntut klarifikasi terbuka atas sejumlah temuan yang dinilai janggal dalam struktur penggunaan anggaran. (27/4/2026).
Dalam dokumen yang diterima redaksi, KCBI mencatat total serapan Dana BOS mencapai Rp1.232.986.600 dengan jumlah siswa sebanyak 1.065 orang. Namun, hasil analisis komparatif antar tahap mengungkap adanya lonjakan dan pergeseran anggaran yang signifikan, memunculkan pertanyaan serius terkait perencanaan dan akuntabilitas.
Salah satu poin yang menjadi sorotan utama adalah anggaran pemeliharaan sarana dan prasarana yang melonjak lebih dari dua kali lipat, dari Rp66,3 juta pada Tahap 1 menjadi Rp157,9 juta pada Tahap 2. KCBI mempertanyakan urgensi pekerjaan tersebut, termasuk kesesuaian dengan standar harga yang berlaku serta keberadaan bukti fisik di lapangan.
Selain itu, alokasi dana perpustakaan yang mencapai total Rp205 juta dalam satu tahun juga dinilai tidak lazim tanpa penjelasan rinci. Publik kini menunggu transparansi terkait jenis pengadaan, baik berupa buku, sistem digital, maupun pengembangan fasilitas literasi lainnya.
Temuan lain mengarah pada pengadaan alat multimedia sebesar Rp29 juta pada Tahap 2 yang sebelumnya tidak dianggarkan sama sekali pada Tahap 1. Pergeseran ini dinilai mengindikasikan lemahnya perencanaan atau potensi perubahan anggaran yang tidak dijelaskan secara terbuka.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Tak kalah krusial, pos honorarium dengan total Rp124,5 juta turut menjadi perhatian. KCBI meminta validasi daftar penerima beserta dasar hukumnya untuk memastikan tidak terjadi tumpang tindih anggaran dengan sumber pendanaan lain.
Ketua KCBI Cabang Bekasi, Agus Marpaung, menyatakan bahwa langkah somasi ini merupakan bentuk peringatan keras sekaligus upaya menjaga integritas pengelolaan dana pendidikan.
“Kami menuntut transparansi, bukan asumsi. Setiap rupiah uang negara harus bisa dipertanggungjawabkan secara terbuka, lengkap dengan bukti dan dasar hukumnya,” tegasnya.
Dalam somasinya, KCBI memberikan batas waktu 7×24 jam kepada pihak sekolah untuk menyampaikan klarifikasi tertulis, termasuk Laporan Realisasi Penggunaan (LRP) yang telah divalidasi, dokumentasi fisik kegiatan, serta berita acara terkait pergeseran anggaran.
Hingga berita ini dipublikasikan, pihak SMPN 1 Cibarusah belum memberikan tanggapan resmi. Redaksi masih berupaya menghubungi Kepala Sekolah untuk memperoleh konfirmasi dan memastikan keberimbangan informasi sesuai prinsip kode etik jurnalistik.
KCBI juga menyatakan, apabila tidak ada respons yang memadai, temuan ini akan diteruskan ke sejumlah lembaga pengawas dan penegak hukum, termasuk Inspektorat, BPK, Ombudsman, hingga Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Kasus ini kembali menegaskan pentingnya keterbukaan informasi publik dalam pengelolaan dana pendidikan. Transparansi bukan hanya kewajiban administratif, melainkan fondasi utama untuk menjaga kepercayaan publik terhadap institusi pendidikan negeri.
(Tim red)
Bekasi, DN-II Pengelolaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Tahun Anggaran 2025 di SMKN 1 Cibarusah menjadi sorotan publik. Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Kemilau Cahaya Bangsa Indonesia (KCBI) secara resmi melayangkan surat permohonan klarifikasi kepada pihak sekolah terkait sejumlah kejanggalan dalam penggunaan anggaran yang dinilai perlu dijelaskan secara terbuka. (27/4/2026).
Berdasarkan data yang dihimpun, total Dana BOS Tahap 1 dan Tahap 2 tahun 2025 masing-masing sebesar Rp1.239.750.000,00, dengan jumlah siswa penerima mencapai 1.425 orang. Namun, dalam rincian penggunaan anggaran, ditemukan sejumlah pergeseran alokasi yang cukup signifikan antar tahap.
Salah satu sorotan utama terletak pada pos belanja administrasi kegiatan sekolah yang menyerap anggaran besar, yakni Rp451.620.800 pada Tahap 1 dan Rp429.304.300 pada Tahap 2. Besarnya porsi anggaran pada pos ini memunculkan pertanyaan terkait rincian penggunaan serta urgensi belanja tersebut.
Di sisi lain, anggaran untuk pengembangan perpustakaan justru mengalami penurunan drastis dari Rp395.119.000 pada Tahap 1 menjadi Rp100.061.000 pada Tahap 2. Penurunan ini berbanding terbalik dengan meningkatnya anggaran pada pos pemeliharaan sarana dan prasarana yang melonjak dari Rp102.202.300 menjadi Rp266.576.400.
Kenaikan juga terlihat pada penyediaan alat multimedia pembelajaran, dari Rp72.882.100 pada Tahap 1 menjadi Rp181.096.000 pada Tahap 2. Selain itu, beberapa kegiatan yang sebelumnya tidak dianggarkan pada Tahap 1, seperti Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) dan Uji Kompetensi Keahlian, tiba-tiba muncul pada Tahap 2 dengan nilai anggaran yang belum dijelaskan secara rinci ke publik.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Ketua KCBI Cabang Bekasi, Agus Marpaung, SH, menegaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari fungsi kontrol sosial masyarakat terhadap penggunaan keuangan negara di sektor pendidikan.
“Kami tidak dalam posisi menuduh, tetapi meminta transparansi. Pergeseran anggaran yang signifikan antar tahap harus disertai penjelasan yang rasional, rinci, dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujarnya.
KCBI juga meminta pihak sekolah untuk membuka dokumen pendukung, termasuk bukti fisik kegiatan, laporan pengadaan barang dan jasa, serta mekanisme pengawasan internal yang diterapkan dalam pengelolaan Dana BOS.
Hingga berita ini diturunkan, pihak SMKN 1 Cibarusah belum memberikan keterangan resmi terkait surat klarifikasi tersebut. KCBI menyatakan akan menunggu jawaban tertulis dalam waktu tiga hari kerja. Jika tidak ada tanggapan, persoalan ini berpotensi dilaporkan ke instansi terkait, termasuk Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat, Inspektorat Daerah, hingga aparat penegak hukum.
Kasus ini kembali menegaskan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan dana pendidikan, agar setiap rupiah yang digelontorkan benar-benar berdampak pada peningkatan kualitas layanan pendidikan bagi siswa.
(red)
LAMPUNG SELATAN, DN-II Menteri Sosial Saifullah Yusuf, yang akrab disapa Gus Ipul, memastikan bahwa proses Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 32 Lampung Selatan tetap berjalan optimal dan kondusif. Meski saat ini aktivitas sekolah masih menempati gedung sementara, kualitas pendampingan terhadap siswa tetap menjadi prioritas utama.
Hal tersebut ditegaskan Gus Ipul usai melakukan kunjungan kerja dan dialog langsung dengan para siswa, guru, serta tenaga kependidikan di lingkungan BPSDM Lampung Selatan pada Minggu (26/4)2026).
Sinergi Lintas Sektor
Kunjungan ini turut didampingi oleh jajaran pejabat daerah, di antaranya:
Jihan Nurlela (Wakil Gubernur Lampung)
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Aswarodi (Kepala Dinas Sosial Provinsi Lampung)
Thomas Amirico (Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung)
Alhusnuriski (Kepala BPSDM Lampung) 
Prof. Mukri (Tokoh Pendidikan)
Gus Ipul memberikan apresiasi atas dedikasi para pengajar yang telah mengawal proses pembelajaran sejak masa perintisan. Menurutnya, stabilitas yang terjaga hingga saat ini adalah bukti komitmen kuat dalam mencerdaskan anak bangsa.
Pendidikan Berbasis Empati
Dalam arahannya, Mensos menekankan bahwa SRMA bukan sekadar sekolah formal biasa. Mengingat latar belakang siswa yang beragam mulai dari anak putus sekolah hingga mereka yang memiliki kendala sosiopsikologis pendekatan yang digunakan haruslah berbeda.
“Proses pendidikan di sini harus mengedepankan empati. Kita menghadapi siswa dengan latar belakang yang menantang, maka prosedur pendidikan harus dijalankan dengan hati. Dinamika adaptasi di awal itu wajar, namun berkat kolaborasi lintas pihak, semua bisa terlampaui dengan baik,” ujar Gus Ipul.
Progres Pembangunan Gedung Permanen
Kabar baik bagi civitas akademika SRMA 32, Gus Ipul mengungkapkan bahwa pembangunan fisik gedung permanen saat ini telah melampaui angka 20 persen.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Target Masa Depan:
Relokasi Fasilitas: Seluruh KBM akan segera dipindahkan setelah gedung baru rampung sepenuhnya.
Peningkatan Kenyamanan: Fasilitas baru diharapkan mampu meningkatkan kenyamanan guru dan siswa sebagai modal utama pengembangan Sekolah Rakyat di wilayah lain.
Standarisasi Layanan: Menjadikan SRMA 32 sebagai model pendidikan inklusif bagi masyarakat yang kurang beruntung secara ekonomi maupun akses.
Kondisi yang semakin stabil ini diharapkan menjadi pemantik semangat baru bagi para pendidik untuk terus melakukan inovasi dalam metode pembelajaran.
Red
#KitaMulaiCaraBaru
FEF, PAPUA BARAT, DN-II Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) Kewilayahan RI-PNG Yonif 763/SBA terus berkomitmen menebar manfaat bagi masyarakat di wilayah penugasan. Kali ini, personel dari Pos Fef menggelar aksi humanis dengan membagikan paket tambahan nutrisi bagi anak-anak di Distrik Fef, Papua Barat, Minggu (26/4/2026).
Prajurit TNI membagikan bubur kacang hijau dan biskuit secara langsung kepada anak-anak yang berada di sekitar pos. Kegiatan ini bukan sekadar berbagi makanan ringan, melainkan upaya tulus Satgas dalam memperhatikan asupan gizi generasi muda di pelosok perbatasan.
“Kami ingin hadir tidak hanya sebagai penjaga keamanan, tetapi juga sebagai saudara bagi masyarakat di sini. Melalui pemberian kacang hijau dan biskuit ini, kami berharap dapat membantu mencukupi kebutuhan gizi anak-anak agar mereka tumbuh sehat dan ceria,” ujar perwakilan Satgas Yonif 763/SBA dalam keterangannya.
Pantauan di lokasi menunjukkan antusiasme yang luar biasa. Anak-anak Distrik Fef tampak berkumpul dengan raut wajah gembira saat menyapa para prajurit. Suasana keakraban begitu terasa, membuktikan bahwa kehadiran TNI diterima dengan tangan terbuka oleh warga setempat.
Selain sebagai bentuk perhatian terhadap kesehatan, kegiatan ini menjadi sarana komunikasi sosial (Komsos) yang efektif untuk mempererat kemanunggalan TNI dan Rakyat. Satgas Yonif 763/SBA menegaskan akan terus konsisten memberikan kontribusi positif, baik melalui bidang kesehatan, pendidikan, maupun sosial, demi kesejahteraan warga di Distrik Fef.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
(Red/Pen Yonif 763/SBA)
POLSEK TANJUNG RAJA PERKETAT PENGAWASAN SPBU PASCA KENAIKAN HARGA BBM NON-SUBSIDI
OGAN ILIR, www.detik-nasional.com // Jajaran Polsek Tanjung Raja, Polres Ogan Ilir, bergerak cepat melakukan patroli intensif dan pengawasan ketat di sejumlah SPBU sebagai langkah antisipasi terhadap penyesuaian harga BBM non-subsidi yang berlaku sejak 19 April 2026. Langkah preventif ini diambil guna memastikan stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) tetap terjaga, sekaligus mencegah munculnya potensi gangguan di tengah masyarakat pasca kebijakan tersebut ditetapkan.
Pada Sabtu (25/4/2026), personel kepolisian melakukan pemantauan langsung di SPBU Kelurahan Tanjung Raja untuk memitigasi risiko terjadinya lonjakan antrean maupun aksi panic buying. Kehadiran aparat di lapangan bertujuan untuk memberikan rasa aman kepada konsumen serta memastikan bahwa distribusi bahan bakar berjalan normal tanpa adanya hambatan teknis maupun provokasi dari pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.
Kapolsek Tanjung Raja, AKP Zahirin, menyatakan bahwa berdasarkan hasil pantauan terkini, situasi di wilayah hukumnya terpantau aman, tertib, dan kondusif. Hingga saat ini, tidak ditemukan adanya konsentrasi massa atau aksi penolakan yang menonjol, sementara stok BBM di tingkat pengecer resmi masih mencukupi untuk memenuhi kebutuhan harian masyarakat tanpa adanya kendala distribusi yang berarti.

Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Meskipun situasi terkendali, kepolisian tetap mewaspadai potensi praktik kecurangan yang dipicu oleh perbedaan harga antara BBM subsidi dan non-subsidi. Pihak kepolisian memberikan peringatan keras kepada pengelola SPBU agar tidak melayani pembelian menggunakan jerigen tanpa izin resmi maupun kendaraan dengan tangki modifikasi, karena tindakan tersebut termasuk dalam kategori penimbunan yang merugikan publik.
Fenomena migrasi konsumen dari BBM non-subsidi ke BBM subsidi juga menjadi perhatian serius bagi jajaran Polsek Tanjung Raja karena berpotensi memicu penyimpangan distribusi dan kelangkaan. Oleh karena itu, pengawasan tidak hanya dilakukan secara fisik di lokasi, tetapi juga melalui deteksi dini terhadap pola pembelian yang dianggap mencurigakan guna menjamin subsidi energi tepat sasaran.
Sebagai penutup, AKP Zahirin menegaskan bahwa pihaknya tidak akan segan untuk mengambil tindakan hukum yang tegas jika ditemukan pelanggaran di lapangan. Patroli rutin akan terus ditingkatkan untuk menutup celah bagi oknum yang ingin mencari keuntungan pribadi di tengah masa transisi harga ini, demi menjamin kenyamanan dan kondusivitas wilayah Ogan Ilir secara berkelanjutan.
HUMAS OI
REPORT : JULIYAN
PAPUA, DN-II – Keceriaan terpancar dari wajah anak-anak di Distrik Kimaam saat Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) RI-PNG Yonif 123/Rajawali menggelar kegiatan nonton bareng (nobar) di Pos Kimaam. Kegiatan ini menjadi magnet bagi generasi muda setempat untuk berkumpul dan menjalin kedekatan dengan prajurit TNI, Minggu (26/4/2026).
Kegiatan yang diinisiasi oleh Satgas Yonif 123/Rajawali ini bukan sekadar hiburan semata, melainkan sarana komunikasi sosial (Komsos) kreatif untuk mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat, khususnya anak-anak di wilayah perbatasan.
Hiburan Berbalut Edukasi
Suasana hangat menyelimuti area Pos Kimaam saat film diputar. Gelak tawa dan antusiasme anak-anak pecah di setiap adegan, menciptakan ikatan emosional yang kuat antara warga dan personel Satgas. Di sela-sela tayangan, para prajurit menyelipkan pesan-pesan penting bagi masa depan mereka.
Pesan Kebangsaan: Menanamkan rasa cinta tanah air sejak dini.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Kedisiplinan: Mengajak anak-anak untuk tertib dalam kehidupan sehari-hari.
Motivasi Belajar: Mendorong semangat untuk terus bersekolah demi meraih cita-cita.
Komitmen Menjaga Masa Depan
Kehadiran Satgas di tengah masyarakat diharapkan mampu memberikan rasa aman sekaligus menjadi figur teladan bagi anak-anak sebagai generasi penerus bangsa.
“Kegiatan sederhana seperti ini memiliki makna yang dalam. Kami ingin anak-anak di perbatasan tidak hanya merasa aman karena kehadiran kami, tetapi juga merasa termotivasi untuk bermimpi besar dan membangun daerahnya di masa depan,” ujar salah satu personel Satgas di lokasi.
Melalui langkah konsisten ini, Satgas Yonif 123/Rajawali terus membuktikan komitmennya bahwa tugas pengamanan wilayah perbatasan berjalan beriringan dengan upaya mendukung kesejahteraan dan perkembangan sosial masyarakat setempat.
Red
Autentikasi: Pen Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 123/Rajawali
Aksi Cepat Personel Polsek Tanjung Batu Evakuasi Pohon Tumbang di Desa Burai
OGAN OLIR, www.detik-nasional.com // Peristiwa pohon tumbang melanda kawasan Simpang Tugu, Desa Burai, Kecamatan Tanjung Batu, Kabupaten Ogan Ilir pada Sabtu (25/4/2026) sekitar pukul 13.30 WIB. Insiden yang dipicu oleh angin kencang ini menyebabkan satu batang pohon besar roboh hingga menimpa kabel induk listrik milik PLN. Akibat kejadian tersebut, kabel utama terputus, tiang listrik mengalami kerusakan serius, dan arus lalu lintas kendaraan sempat lumpuh total karena batang pohon melintang di tengah jalan.
Merespons laporan masyarakat, petugas piket Polsek Tanjung Batu, Aipda M. Sitomul dan Bripka Eru Safrudin, segera meluncur ke lokasi untuk melakukan pengamanan wilayah. Petugas langsung mengambil langkah taktis dengan mengatur arus lalu lintas serta melakukan koordinasi intensif bersama pihak PLN. Sinergi ini dilakukan untuk memastikan penanganan kabel listrik yang putus dan tiang yang patah dapat dilakukan dengan prosedur keamanan yang tepat guna menghindari potensi bahaya bagi warga.
Sebagai wujud nyata aksi sosial dan pelayanan kepada masyarakat, personel Polsek Tanjung Batu bersama petugas teknis PLN dan warga setempat bergotong-royong membersihkan material pohon. Dengan menggunakan peralatan seadanya dan bantuan teknis, pembersihan batang pohon yang menghalangi badan jalan berhasil diselesaikan dalam waktu singkat. Saat ini, akses jalan di wilayah Desa Burai dilaporkan telah kembali normal dan sudah bisa dilalui kembali oleh kendaraan roda dua maupun roda empat.

Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Kapolsek Tanjung Batu, Iptu Iwanto Putra, ST, memastikan bahwa tidak ada korban jiwa dalam musibah ini meskipun sempat menimbulkan kendala infrastruktur. Hingga berita ini diturunkan, situasi di lokasi kejadian terpantau aman dan kondusif. Meskipun jalan sudah bisa dilalui, petugas PLN masih terus berada di lapangan untuk mempercepat proses perbaikan jaringan listrik agar distribusi daya ke rumah warga dapat segera kembali berfungsi secara maksimal.
Menanggapi fenomena cuaca yang tidak menentu, Kapolres Ogan Ilir, AKBP Bagus Suryo Wibowo, S.I.K., M.H., mengimbau masyarakat agar senantiasa waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang dapat memicu kejadian serupa. Beliau meminta seluruh elemen masyarakat untuk tidak ragu melaporkan segala bentuk potensi bahaya di lingkungan mereka, baik berupa pohon rawan tumbang maupun gangguan pada fasilitas publik, agar dapat segera ditindaklanjuti oleh pihak berwenang.
Selain itu, Kapolres menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor antara kepolisian, pemerintah daerah, dan instansi terkait dalam memitigasi risiko bencana. “Kami terus berupaya meningkatkan kesiapsiagaan melalui kerja sama yang solid dengan seluruh unsur pemerintah dan masyarakat, sehingga setiap gangguan di lapangan dapat ditangani secara cepat dan tidak menimbulkan dampak yang lebih luas,” tegasnya sebagai penutup imbauan terkait langkah antisipasi gangguan kamtibmas.
HUMAS RES OI.
Report : JULIYAN
BOGOR, DN-II Gelanggang Satlat Brimob Korbrimob Polri, Cikeas, dipenuhi semangat membara ratusan Karateka dari seluruh penjuru tanah air pada Sabtu (25/4/2026).
Mereka berkumpul dalam rangka pembukaan Seleksi Nasional (Seleknas) PB INKANAS Tahun 2026, sebuah langkah awal strategis untuk menjaring talenta emas yang akan membawa nama besar institusi di kancah nasional.
Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Karorenminops Korbrimob Polri, Brigjen Pol. Yuri Karsono, S.I.K., selaku Wakil Sekretaris Jenderal 1 PB INKANAS. Turut hadir dalam acara tersebut Teknisi KBRN Utama Tingkat II, Brigjen Pol. Deonijiu De Fatima, S.I.K., S.H., Ketua Dewan Guru PB INKANAS Shihan Bagoes Ellan, jajaran Dewan Guru, serta para atlet peserta seleksi.
Komitmen Integritas dan Sportivitas
Upacara pembukaan berlangsung khidmat, diawali dengan lagu kebangsaan Indonesia Raya yang dilanjutkan dengan pengucapan Sumpah Karate, Janji Atlet, dan Janji Wasit. Prosesi ini bukan sekadar formalitas, melainkan penegasan komitmen terhadap integritas dan sportivitas yang menjadi napas utama olahraga bela diri karate.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Dalam amanatnya, Brigjen Pol. Yuri Karsono menekankan bahwa Seleknas ini adalah momentum krusial. Para atlet yang lolos seleksi akan mengemban misi besar: mewakili perguruan dalam Kejuaraan Nasional PB FORKI yang akan digelar di Bandung pada 9-12 Mei 2026.
“Saya berharap seluruh peserta menunjukkan kemampuan terbaiknya. Tunjukkan disiplin baja dan semangat juang yang tinggi, namun tetap menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas sebagai jati diri karateka INKANAS,” tegas Brigjen Pol. Yuri Karsono.
Penekanan pada Penilaian Objektif
Tak hanya kepada atlet, instruksi tegas juga diberikan kepada perangkat pertandingan dan tim seleksi. Brigjen Pol. Yuri meminta agar proses penjaringan dilakukan dengan objektivitas mutlak dan profesionalisme tinggi.
”Kita ingin memastikan bahwa atlet yang terpilih adalah mereka yang benar-benar unggul secara kualitas dan mental, sehingga siap mengharumkan nama INKANAS di level nasional,” tambahnya.
Apresiasi Kolaborasi
PB INKANAS turut menyampaikan apresiasi mendalam kepada Satuan Latihan (Satlat) Brimob Cikeas atas fasilitas dan dukungan sarana prasarana yang memungkinkan seleksi berjalan maksimal. Sinergi ini dianggap vital dalam menciptakan lingkungan kompetisi yang kondusif bagi perkembangan atlet.
Tepat pukul 08.40 WIB, setelah pernyataan resmi pembukaan, para peserta langsung memasuki tahapan seleksi teknis. Dengan dimulainya rangkaian Seleknas ini, PB INKANAS optimis dapat melahirkan generasi juara yang mampu mempertahankan dominasi dan tradisi prestasi di panggung karate nasional.
Red/Tim Produksi Humas Korps Brimob Polri
Kanal Informasi Resmi:
Instagram: @humaskorpsbrimob
YouTube: Humas Korps Brimob Polri
Facebook: humaskorpsbrimob
X (Twitter): @humas_korbrimob
TikTok: @korpsbrimobpolri
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
#PolriUntukMasyarakat
#BrimobUntukNusaDanBangsa #JiwaRagakuDemiKemanusiaan
#HumasKorbrimobPolri
#PBINKANAS2026
#KarateIndonesia
BREBES, DN-II Semangat pantang menyerah ditunjukkan oleh grup hadroh Al Muttaqin asal Kedawaya. Meski hanya memiliki waktu persiapan yang tergolong singkat, yakni dua hari saja, grup ini berhasil membuktikan kualitasnya dengan meraih predikat Juara 1 dalam kompetisi rebana tingkat kecamatan yang baru saja usai digelar. Minggu, (26/4/2026).
Kemenangan ini terasa sangat spesial mengingat proses latihan yang dilakukan secara mendadak dan di bawah tekanan waktu. Hal tersebut diungkapkan oleh Biko, salah satu personil kunci grup tersebut.
”Persiapan kami hanya dua hari, benar-benar mendadak. Namun, kami bertekad untuk memberikan yang terbaik di atas panggung. Pesan saya untuk teman-teman, tetap semangat dan jangan pernah menyerah!” ujar Biko dengan raut wajah bangga usai menerima trofi penghargaan.
Eksis Sejak 2021: Buah dari Konsistensi
Keberhasilan Al Muttaqin bukanlah sebuah kebetulan semata. Sang pembina, Ustadz Nur Rohman, menjelaskan bahwa pondasi grup ini sebenarnya sudah terbentuk kuat sejak berdiri pada tahun 2021. Menurutnya, kemistri antar anggota sudah terjalin lama melalui latihan yang disiplin.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
”Perjuangan kami sudah cukup panjang. Di awal berdirinya, anak-anak berlatih intensif seminggu tiga kali. Sekarang, karena sudah memiliki dasar yang kuat dan kompak, kami rutin bertemu sebulan sekali untuk mengasah teknik dan memperlancar vokal,” tutur Ustadz Nur Rohman.
Dalam kompetisi kali ini, Al Muttaqin menurunkan 11 personil dari total 15 anggota yang ada untuk menyesuaikan dengan regulasi panitia. Formasi tersebut terdiri dari 9 pemegang instrumen termasuk Terbang, Darbuka, Bass, Tam, dan Ketipung serta 3 orang vokalis yang mengharmonisasikan lantunan selawat. 
Wadah Kreativitas dan Rencana Seragam Baru
Prestasi ini semakin memperpanjang deretan piala di lemari koleksi Al Muttaqin. Sebelumnya, grup ini juga sukses menyabet gelar Juara 2 pada ajang peringatan HUT RI tingkat kecamatan tahun lalu. Bagi Ustadz Nur Rohman, ajang kompetisi seperti ini sangat krusial sebagai barometer hasil latihan sekaligus memberikan panggung apresiasi bagi para santri.
”Kegiatan seperti ini sangat positif. Jadi, hasil latihan anak-anak selama ini ada manfaatnya dan memiliki wadah kompetisi yang jelas,” tambahnya.
Mengenai hadiah uang pembinaan sebesar Rp2.500.000 yang diterima, pihak pengurus berencana mengalokasikannya untuk pengembangan organisasi. Ustadz Nur Rohman menyebutkan bahwa dana tersebut akan masuk ke kas grup untuk merealisasikan impian para anggota.
”Anak-anak ingin memiliki identitas baru melalui seragam. Rencananya, jika dana mencukupi, kami akan membuat seragam lengkap, mulai dari atasan hingga bawahan, agar tampil lebih prima dan kompak di panggung-panggung berikutnya,” pungkas Ustadz Nur Rohman.
Reporter: Teguh
