Puncak Jaya, DN-II Dalam rangka mempererat silaturahmi dan kebersamaan, Kodim 1714/Puncak Jaya menggelar kegiatan Nonton Bareng (Nobar) pertandingan Piala Dunia 2026 bersama masyarakat Kabupaten Puncak Jaya berlangsung secara meriah dan penuh antusiasme, pada Jumat (26/6/2026).
Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran prajurit Kodim 1714/Puncak Jaya, perwakilan instansi terkait, serta masyarakat dari berbagai lapisan masyarakat. Suasana terasa hangat dan akrab saat seluruh peserta menyaksikan siaran langsung pertandingan Belanda lawan lawan tandingnya dengan penuh semangat dan kekompakan.
Letda Czi Toding Gayang Pasiter Kodim 1714/Puncak Jaya, menyampaikan bahwa kegiatan nobar ini merupakan salah satu cara nyata mendekatkan diri TNI dengan masyarakat. “Selain sebagai sarana hiburan, kegiatan ini juga bertujuan memperkuat hubungan baik antara TNI dan warga, menjaga kerukunan, serta menciptakan suasana yang aman dan kondusif di wilayah Kabupaten Puncak Jaya,” ujarnya.
Masyarakat menyambut baik kegiatan ini dan mengapresiasi perhatian Kodim 1714/Puncak Jaya dalam menyelenggarakan acara yang menyatukan berbagai unsur di tengah masyarakat. Secara keseluruhan, kegiatan berlangsung aman, tertib, dan lancar hingga pertandingan berakhir. Red
Surakarta, DN-II Kedekatan TNI dengan masyarakat kembali ditunjukkan Babinsa Kratonan Koramil 03 Serengan Kodim 0735 Surakarta Serma Aris dan Serka Rochani, melalui kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos) bersama Bapak Ade di Warung Angkringan Jalan Pringgodani Kratonan Serengan Kota Surakarta. Kegiatan yang berlangsung santai namun penuh makna tersebut menjadi sarana mempererat hubungan silaturahmi sekaligus menyerap berbagai informasi dan aspirasi masyarakat, Sabtu pukul 09.00 Wib (27/06/2026)
Di tengah aktivitas warga, Serma Aris menyempatkan diri berbincang dan berdialog secara langsung dengan masyarakat. Berbagai topik dibahas, mulai dari keamanan lingkungan, kondisi sosial masyarakat, hingga perkembangan wilayah yang perlu mendapat perhatian bersama.
Menurut Serka Rochani komunikasi yang baik antara Babinsa dan masyarakat merupakan kunci utama dalam menciptakan wilayah yang aman, nyaman, dan kondusif. Dengan terjalinnya hubungan yang harmonis, setiap persoalan yang muncul dapat segera diketahui dan dicarikan solusi secara bersama-sama.
“Komsos bukan sekedar menjalin silaturahmi, tetapi juga menjadi sarana untuk mendengar langsung aspirasi warga. Dengan kebersamaan dan kepedulian, berbagai permasalahan dapat diatasi sehingga tercipta lingkungan yang aman dan harmonis,” Tegas Serka Rochani.
Dalam kesempatan tersebut, Serma Aris juga mengajak warga untuk terus menjaga kerukunan, meningkatkan semangat gotong royong, serta memperkuat kepedulian terhadap lingkungan sekitar. Ia menegaskan bahwa keamanan dan ketertiban bukan hanya tanggung jawab aparat, melainkan tanggung jawab seluruh elemen masyarakat.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Melalui kegiatan Komsos yang rutin dilaksanakan, diharapkan kemanunggalan TNI dan rakyat semakin kuat serta mampu menjadi fondasi dalam mendukung pembangunan dan kesejahteraan masyarakat di wilayah Kelurahan Kratonan, Tegas Serma Aris. Red/Ak
Kota Tegal, DN-II Suasana penuh keakraban dan semangat kebersamaan mewarnai olahraga bersama yang digelar Polres Tegal Kota dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Jumat (26/6/2026). Kegiatan yang melibatkan seluruh personel, ASN, Bhayangkari, dan keluarga besar Polres Tegal Kota tersebut berlangsung meriah di Mapolres Tegal Kota.
Kapolres Tegal Kota AKBP Heru Antariksa Cahya mengatakan, olahraga bersama menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 sekaligus sarana mempererat soliditas dan kebersamaan di lingkungan Polres Tegal Kota.
“Hari ini Polres Tegal Kota melaksanakan olahraga bersama dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80. Kegiatan diawali dengan jalan santai bersama seluruh personel dan keluarga besar Bhayangkari, kemudian dilanjutkan dengan berbagai perlombaan antarsatuan fungsi,” ujar AKBP Heru Antariksa
Menurutnya, kebersamaan yang terbangun melalui kegiatan semacam ini menjadi modal penting dalam memperkuat kekompakan internal, sehingga berdampak positif terhadap pelaksanaan tugas kepolisian di lapangan.
“Melalui kegiatan ini kami ingin memperkuat soliditas dan kebersamaan antaranggota. Dengan soliditas yang kuat, diharapkan seluruh personel dapat memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” imbuhnya.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Rangkaian kegiatan diawali dengan fun walk yang diikuti ratusan peserta. Keceriaan semakin terasa saat seluruh peserta mengikuti senam bersama sebelum berlanjut ke berbagai perlombaan yang berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan.
Perlombaan tarik tambang menjadi salah satu agenda yang paling menyita perhatian. Masing-masing tim antarsatuan fungsi saling adu tenaga dan strategi untuk menjadi yang terbaik. Sorak sorai para pendukung yang membawa beragam atribut dan yel-yel menambah semarak jalannya pertandingan.
Tak kalah seru, pertandingan tenis meja juga berlangsung sengit dengan tetap menjunjung tinggi sportivitas. Sementara itu, stan UMKM yang dikelola Bhayangkari turut memeriahkan kegiatan dengan menghadirkan beragam produk kuliner dan hasil kreativitas anggota.
Sebagai bentuk apresiasi kepada peserta, panitia juga menyiapkan beragam doorprize menarik. Hadiah utama yang telah disiapkan panitia pun disambut antusias oleh seluruh peserta dan keluarga besar Polres Tegal Kota yang hadir.
Olahraga bersama ini tak sekadar menjadi ajang menyemarakkan Hari Bhayangkara ke-80, tetapi juga memperkuat ikatan kekeluargaan dan soliditas internal sebagai fondasi dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. ( S. Bimantoro )
JAKARTA, DN-II Antusiasme masyarakat dalam menentukan identitas visual peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia terus menunjukkan tren positif. Hingga Jumat (26/06/2026) pukul 12.00 WIB, tercatat sebanyak 42.151 masyarakat telah memberikan suaranya untuk memilih desain logo resmi melalui laman resmi logohutri.istanapresiden.go.id.
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi, yang juga menjabat sebagai Ketua Panitia Negara HUT ke-81 Kemerdekaan RI, menyampaikan apresiasi mendalam atas tingginya partisipasi publik dalam proses pemilihan ini. Ia menilai, keterlibatan aktif masyarakat merupakan cerminan nyata dari semangat kebangsaan dan rasa memiliki yang tinggi terhadap perayaan hari kemerdekaan.
“Keterlibatan masyarakat ini bukan sekadar memilih desain, tetapi wujud nyata semangat kebangsaan dan rasa memiliki terhadap perayaan kemerdekaan Indonesia. Hal ini sekaligus mencerminkan nilai gotong royong serta demokrasi yang menjadi fondasi kehidupan berbangsa dan bernegara kita,” ujar Mensesneg dalam keterangan tertulisnya.
Tahun ini, proses seleksi menghadirkan lima karya terbaik yang merupakan hasil kreativitas putra-putri bangsa.

Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Mensesneg pun mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus berpartisipasi hingga batas akhir pemilihan. Ia berharap, logo yang nantinya terpilih tidak hanya menjadi simbol visual, tetapi benar-benar merepresentasikan aspirasi kolektif seluruh rakyat Indonesia.
“Mari kita terus berpartisipasi agar logo yang terpilih nantinya benar-benar menjadi simbol yang lahir dari aspirasi bersama seluruh rakyat Indonesia,” pungkasnya.
Red/BPMI Setpres
#KemensetnegRI
JAKARTA, DN-II Presiden Prabowo Subianto memberikan arahan strategis kepada Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek), Brian Yuliarto, dalam pertemuan di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (25/6/2026). Presiden menekankan pentingnya peran perguruan tinggi dalam mencetak sumber daya manusia (SDM) unggul guna mempercepat industrialisasi nasional.
Dalam pertemuan tersebut, Presiden menyoroti perlunya akselerasi di berbagai sektor industri strategis nasional. Fokus utama pengembangan mencakup beragam bidang, mulai dari sektor farmasi hingga otomotif yang kini tengah menjadi prioritas pemerintah.
Mendiktisaintek Brian Yuliarto menjelaskan bahwa target percepatan industrialisasi tersebut harus dibarengi dengan kesiapan tenaga kerja yang mumpuni. Oleh karena itu, Presiden menginstruksikan agar perguruan tinggi di Indonesia melakukan penyesuaian kurikulum dan fokus pendidikan agar lulusannya memiliki kompetensi yang relevan dengan kebutuhan industri saat ini.

“Presiden menginstruksikan agar perguruan tinggi dalam negeri mampu menghasilkan lulusan dengan kualitas dan kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan bidang strategis yang tengah dikembangkan,” ujar Brian usai pertemuan.
Menanggapi arahan tersebut, Brian menegaskan bahwa kementeriannya berkomitmen untuk segera melakukan pemetaan kebutuhan tenaga ahli di lapangan. Langkah ini diambil untuk memastikan adanya sinkronisasi atau link and match antara dunia pendidikan dengan kebutuhan dunia usaha dan industri.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
“Kami akan memetakan dan menghitung kebutuhan tenaga ahli secara detail agar tidak terjadi kesenjangan (mismatch) antara kebutuhan industri dengan kompetensi yang dimiliki lulusan perguruan tinggi kita,” pungkasnya.
Langkah ini diharapkan dapat menjadi pendorong utama kemandirian industri nasional sekaligus menekan angka pengangguran terdidik melalui penyediaan tenaga kerja yang siap pakai dan berdaya saing global. Red
#KemensetnegRI #RilisPresiden
JAKARTA, DN-II Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa investasi terbaik bagi sebuah bangsa bukanlah pada infrastruktur fisik semata, melainkan pada pengembangan ilmu pengetahuan dan kualitas sumber daya manusianya. Hal tersebut disampaikan Presiden saat membuka secara resmi Sarasehan Kebangsaan Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri Indonesia (KSTI) Tahun 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC), Jumat (26/6/2026).
Kegiatan strategis ini dihadiri oleh 2.600 peserta yang terdiri dari rektor, guru besar, dekan, serta dosen dari berbagai perguruan tinggi negeri (PTN) dan swasta di seluruh Indonesia.
Sinergi Akademisi dan Industri
KSTI merupakan inisiatif langsung dari Presiden Prabowo yang pertama kali digulirkan di Institut Teknologi Bandung (ITB) pada Agustus 2025. Forum ini menjadi wadah krusial untuk menjembatani kesenjangan antara dunia pendidikan tinggi dengan kebutuhan praktis di lapangan.
Pemerintah terus mendorong kolaborasi lintas sektor yang melibatkan pemerintah, perguruan tinggi, dunia usaha, industri, dan masyarakat. Sinergi ini bertujuan menjadikan ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek) sebagai fondasi utama dalam memacu kemajuan bangsa.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
“Presiden berharap forum ini mampu melahirkan gagasan-gagasan strategis yang konkret, yang dapat memperkuat pembangunan nasional melalui riset yang aplikatif, inovasi berkelanjutan, serta pengembangan sumber daya manusia yang unggul,” tulis keterangan resmi Sekretariat Kabinet.

Komitmen Berkelanjutan pada Dunia Akademis
Pertemuan di JICC ini menandai kali keempat Presiden Prabowo berdialog secara langsung dengan para rektor sejak menjabat. Frekuensi pertemuan yang tinggi ini menegaskan posisi strategis perguruan tinggi sebagai pilar utama dalam mewujudkan visi pembangunan nasional.
Dalam momen yang hangat di sela-sela diskusi, Presiden Prabowo turut mengenang rekam jejak intelektualnya. Beliau memperlihatkan dokumentasi presentasi yang pernah disampaikannya di Universitas Gadjah Mada 22 tahun silam, saat ia berdiskusi bersama mendiang Prof. Mubyarto sebuah simbol konsistensi Presiden dalam menaruh perhatian besar pada pemikiran strategis bagi kemajuan bangsa.
KSTI 2026 diharapkan menjadi titik tolak baru bagi akselerasi inovasi nasional agar Indonesia mampu bersaing di kancah global melalui penguatan ekosistem ilmu pengetahuan dan teknologi yang mumpuni.
Red/TIW
#CatatanSeskab
BREBES , DN-II Gelak tawa dan keseruan pecah di halaman Mapolres Brebes pada Jumat pagi, 26 Juni 2026. Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80, keluarga besar Polres Brebes menggelar kegiatan olahraga bersama dan berbagai perlombaan tradisional yang berlangsung meriah.
Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Kapolres Brebes, AKBP Lilik Ardiansyah, didampingi Wakapolres, para Pejabat Utama (PJU), Kapolsek jajaran, seluruh personel Polres Brebes, serta pengurus Bhayangkari.
Kemeriahan acara diawali dengan jalan sehat menyusuri rute di sekitar Mapolres Brebes, yang kemudian dilanjutkan dengan senam aerobik bersama.
Suasana semakin semarak saat memasuki sesi perlombaan ketangkasan beregu dan permainan tradisional. Diiringi musik yang membakar semangat, para personel tampak antusias mengikuti berbagai lomba, seperti ; Tarik tambang, Lomba bakiak, Balap karung. Kemudian Memindahkan belut serta beberapa permanaian tradisional lainya.

Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Kapolres Brebes melalui Ps. Kasi Humas Iptu Indra Prasetyo menyampaikan bahwa esensi dari kegiatan ini bukan sekadar menjaga kebugaran fisik, melainkan untuk mempererat tali silaturahmi dan memupuk rasa kebersamaan di antara keluarga besar Polres Brebes.
“Melalui olahraga bersama ini, kita ingin melepas penat sejenak dari rutinitas tugas, sekaligus memperkokoh rasa kekeluargaan. Tubuh yang sehat dan jiwa yang solid adalah modal utama kami untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” ujar Iptu Indra.
Suasana keakraban kian memuncak saat memasuki sesi pembagian door prize. Berbagai hadiah menarik, mulai dari peralatan elektronik hingga sepeda gunung, dibagikan kepada para peserta yang beruntung.
Melalui momentum peringatan HUT Bhayangkara ke-80 ini, Polres Brebes berkomitmen untuk terus meningkatkan kinerjanya.
“Diharapkan dengan momentum HUT Bhayangkara ini, Polres Brebes semakin Presisi dan dicintai oleh masyarakat,” pungkas Iptu Indra. Red/Hms
Boyolali, DN-II Suasana penuh semangat dan kebanggaan mewarnai kegiatan penyambutan personel Abit Dikmaba PK dan Dikmata PK Gelombang II Tahun Anggaran 2026 yang digelar di Marsling Area (MA) Gladagsari, Yonif TP 454/Satriyo Digdoyo, Kabupaten Boyolali, Kamis (25/06/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Komandan Kodim 0724/Boyolali Letkol Inf Gunawan Nurbathin bersama jajaran Forkopimda Kabupaten Boyolali.
Penyambutan para prajurit muda ini menjadi momentum penting dalam memperkuat kesiapan personel TNI Angkatan Darat sekaligus mempererat hubungan antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat. Kehadiran para lulusan pendidikan pertama tersebut diharapkan mampu memberikan energi baru dalam mendukung tugas-tugas pertahanan wilayah serta menjaga stabilitas keamanan di wilayah Kodam IV/Diponegoro, khususnya Kabupaten Boyolali.
Dalam sambutannya, Bupati Boyolali Bapak Agus Irawan menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh personel Abit Dikmaba PK dan Dikmata PK Gelombang II TA 2026. Ia menegaskan bahwa menjadi seorang prajurit TNI merupakan sebuah kehormatan sekaligus amanah besar yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.
“Saudara-saudara telah melewati berbagai tahapan pendidikan yang tidak mudah. Oleh karena itu, implementasikan nilai-nilai Sapta Marga, Sumpah Prajurit, dan Delapan Wajib TNI dalam setiap pelaksanaan tugas. Jadilah prajurit yang profesional, berintegritas, serta mampu menjadi teladan di tengah masyarakat,” ujar Bupati.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Lebih lanjut, Bupati berharap kehadiran para prajurit muda dapat semakin memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat. Menurutnya, Kabupaten Boyolali yang dikenal aman, kondusif, dan memiliki budaya gotong royong yang kuat membutuhkan dukungan seluruh elemen, termasuk TNI, untuk menjaga stabilitas keamanan dan mendukung pembangunan daerah.
Sementara itu, Dandim 0724/Boyolali Letkol Inf Gunawan Nurbathin menyampaikan rasa bangga dan apresiasi atas kehadiran para prajurit Yonif TP 454 yang akan mengabdikan diri di wilayah Boyolali. Ia menegaskan bahwa tradisi penyambutan satuan merupakan bentuk penghormatan dan kebanggaan kepada para prajurit yang siap mengemban tugas demi bangsa dan negara.

“Kehadiran Yonif TP 454 di wilayah Boyolali diharapkan semakin memperkuat soliditas TNI AD, meningkatkan kesiapsiagaan satuan, serta mempererat sinergi dengan pemerintah daerah, aparat keamanan, dan seluruh komponen masyarakat dalam menjaga stabilitas wilayah,” tegas Dandim.
Dandim juga berpesan agar seluruh prajurit senantiasa menjaga disiplin, loyalitas, dan profesionalisme dalam setiap pelaksanaan tugas. Ia mengajak para prajurit untuk membangun komunikasi yang baik dengan masyarakat, menghormati adat istiadat setempat, serta hadir sebagai solusi bagi berbagai persoalan yang dihadapi warga.
Dengan semangat pengabdian yang tinggi, para prajurit muda Abit Dikmaba PK dan Dikmata PK Gelombang II TA 2026 diharapkan mampu menjadi garda terdepan dalam menjaga keutuhan NKRI sekaligus memperkokoh kemanunggalan TNI dan rakyat. Kehadiran mereka di Kabupaten Boyolali menjadi harapan baru dalam mewujudkan wilayah yang aman, maju, dan sejahtera. Red/Ak
Puncak Jaya, DN-II Dalam rangka menjaga kesehatan fisik, meningkatkan kebugaran tubuh, serta mempererat sinergi dan kebersamaan antar unsur aparatur, telah dilaksanakan kegiatan Senam Jumat Sehat Gabungan yang berlangsung di Halaman Kantor Polres Puncak Jaya, Jumat (26/6/2026).
Kegiatan ini diikuti secara antusias oleh jajaran TNI dari Kodim 1714/Puncak Jaya, jajaran Polri beserta Bhayangkari, Persit Kartika Chandra Cabang XLI Dim 1714/PJ, seluruh Aparatur Sipil Negara, tenaga honorer, perwakilan instansi vertikal, serta organisasi masyarakat di lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Puncak Jaya.
Kapolres Puncak Jaya AKBP M. Fauzan S. Ag, menyambut baik kehadiran seluruh peserta dan undangan. Hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Letkol Inf Bagus Kurniawan selaku Komandan Kodim 1714/Puncak Jaya, Dr. Yuni Wonda, S.Sos., S.IP., M.M. selaku Bupati Puncak Jaya, Letkol Inf Heri Mujiono selaku Komandan Satgas Yonif 743/PSY Udayana, Letkol Inf Yudi Satria Prabowo selaku Komandan Satgas 136/Tuah Sakti, unsur Protokol dan Komunikasi Pimpinan Daerah (Prokopimda) Kabupaten Puncak Jaya, serta seluruh Aparatur Sipil Negara lingkungan Pemerintah Kabupaten Puncak Jaya.
Kegiatan dimulai dengan pemanasan, dilanjutkan dengan rangkaian gerakan senam yang dipandu secara bersama-sama. Suasana berlangsung semarak, tertib, dan penuh semangat. Kehadiran para peserta yang mengenakan pakaian olahraga seragam menunjukkan komitmen untuk menjaga kesehatan sebagai modal utama dalam melaksanakan tugas sehari-hari.
Dalam kesempatan tersebut, Komandan Kodim 1714/Puncak Jaya Letkol Inf Bagus Kurniawan, M.Han. menyampaikan bahwa kegiatan seperti ini sangat bermanfaat tidak hanya untuk menjaga kebugaran tubuh, tetapi juga memperkuat hubungan kerja sama antar instansi. “Kesehatan adalah aset paling berharga. Melalui kegiatan ini, kita selain menjaga stamina juga mempererat tali silaturahmi demi mendukung kelancaran tugas dan pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya. Red
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Brebes, DN-II Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80, Polres Brebes menggelar kegiatan Doa Bersama Lintas Agama yang berlangsung di Aula Sanika Satyawada Polres Brebes, Kamis (25/6/2026) sore.
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Brebes AKBP Dr. Lilik Ardhiansyah, S.H., S.I.K., M.I.R., M.I.P., dan dihadiri oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), tokoh agama, tokoh masyarakat, jajaran Polres Brebes, Bhayangkari Cabang Brebes, serta perwakilan berbagai agama yang ada di Kabupaten Brebes.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Wakapolres Brebes Kompol Ryke Rhimadila, S.H., S.I.K., M.H., Wakil Bupati Brebes Wurja, S.E., Kasdim 0713 Brebes Mayor Arm Aris Khaerudin, S.Ag., Ketua Pengadilan Negeri Brebes Kukuh Kurniawan, S.H., M.H., Kajari Brebes Muhammad Indar Muda Nasution, S.H., M.H., Ketua Pengadilan Agama Brebes Dr. Drs. H. Eko Budiyono, S.H., M.H., Ketua MUI Kabupaten Brebes KH. Solahudin Masruri, Ketua FKUB Kabupaten Brebes Drs. H.M. Supriyono, S.H., serta para tokoh agama dari Islam, Kristen, Katolik, Buddha, dan Konghucu.
Dalam sambutannya, Kapolres Brebes menyampaikan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas kesehatan dan kesempatan yang diberikan sehingga seluruh peserta dapat hadir dalam kegiatan doa bersama tersebut.
Kapolres menegaskan bahwa momentum HUT Bhayangkara ke-80 menjadi sarana refleksi diri dan penguatan spiritual bagi seluruh anggota Polri. Melalui doa bersama ini, diharapkan keluarga besar Polri senantiasa diberikan kekuatan, kesehatan, serta perlindungan dalam menjalankan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
“Semoga Polri semakin Presisi, profesional, dan senantiasa hadir di tengah masyarakat dalam memberikan rasa aman dan keadilan. Kami juga mendoakan agar bangsa dan negara, khususnya Kabupaten Brebes, selalu diberikan keamanan, kesejahteraan, serta dijauhkan dari segala bentuk musibah,” ujar Kapolres.

Sementara itu, Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Brebes, Drs. H.M. Supriyono, S.H., menyampaikan apresiasi kepada Kapolres Brebes beserta jajarannya atas terselenggaranya kegiatan doa bersama lintas agama tersebut.
Ia menilai kegiatan tersebut merupakan langkah positif dalam mempererat persaudaraan dan menjaga kerukunan antarumat beragama di Kabupaten Brebes. Menurutnya, kebersamaan yang terjalin melalui kegiatan lintas agama menjadi modal penting dalam menciptakan situasi yang aman, damai, dan kondusif.
“Kami mengucapkan selamat Hari Bhayangkara ke-80. Semoga Polri, khususnya Polres Brebes, semakin maju, sukses, dan mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ungkapnya.
Dalam kegiatan tersebut, doa dipanjatkan secara bergantian oleh perwakilan tokoh agama, yaitu dari agama Buddha oleh Sugiarto, agama Kristen oleh Pendeta Agus Yusak, agama Katolik oleh Romo Abri Setyo Utomo, agama Konghucu oleh Tio Jun Coy, serta agama Islam oleh KH. Dr. Akrom Jangka Dausat, M.Si.
Melalui doa bersama lintas agama ini, diharapkan terjalin sinergi yang semakin kuat antara Polri, pemerintah daerah, tokoh agama, dan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga persatuan, kerukunan, serta keamanan di Kabupaten Brebes. Red/Hms
