BREBES, DN-II Menindaklanjuti instruksi cepat Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono, proyek normalisasi darurat di muara Sungai Babakan resmi mulai dikerjakan pada Selasa (7/4/2026). Guna memastikan pengerjaan berjalan efektif, Komunitas Peduli Sungai Mahfudin turun langsung ke lapangan untuk melakukan pendampingan dan pengawalan teknis.
Strategi Penanganan dari Hilir ke Hulu
Langkah darurat ini diambil menyusul peninjauan lokasi banjir oleh Menteri Basuki beberapa waktu lalu. Dalam arahannya, ia menekankan bahwa kunci utama penanganan banjir di wilayah ini adalah dengan membenahi titik sumbatan di area hilir terlebih dahulu.
“Normalisasi ini dilaksanakan sesuai arahan Bapak Menteri agar penanganan dimulai dari muaranya. Tujuannya adalah memastikan arus air dari arah selatan dapat mengalir lancar tanpa hambatan hingga masuk ke laut di utara,” ungkap perwakilan Komunitas Mahfudin saat memantau alat berat di Desa Cimohong.
Cakupan Wilayah Sepanjang 7 Kilometer
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Proyek pengerukan dan pembersihan ini difokuskan pada aliran sungai yang melintasi dua wilayah krusial, yaitu Desa Cimohong dan Desa Bojongnegara, hingga mencapai bibir pantai. Total panjang area yang menjadi target normalisasi diperkirakan mencapai 7 kilometer. 
Sebagai informasi, Komunitas Mahfudin merupakan gabungan dari relawan peduli sungai yang berasal dari Sungai Kebuyutan dan Sungai Cimanis. Mereka mengapresiasi langkah konkret pemerintah pusat yang memberikan respons cepat terhadap keluhan warga mengenai pendangkalan sungai.
Harapan Besar pada BBWS Cimanis-Cisanggarung
Pihak komunitas juga mendorong Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Cimanis-Cisanggarung selaku pemangku kebijakan teknis untuk menjalankan mandat ini dengan penuh tanggung jawab. Terdapat tiga poin utama yang ditekankan:
Integritas Teknis: Menjalankan pengerukan sesuai standar teknis agar hasil pengerjaan bertahan lama.
Keberlanjutan: Memastikan normalisasi dilakukan secara menyeluruh tanpa ada bagian yang terlewat.
Solusi Jangka Panjang: Menjadikan proyek ini sebagai momentum untuk memutus siklus banjir tahunan di wilayah Babakan.
“Kami berharap dengan normalisasi ini, kapasitas Kali Babakan kembali optimal. Target kami jelas: masyarakat tidak perlu lagi merasa was-was akan ancaman banjir setiap kali hujan turun,” pungkasnya.
Laporan dari: Desa Cimohong, Kecamatan Bulakamba, Brebes.
Reporter: Teguh
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Eksplorasi konten lain dari Detik Nasional
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
