Brebes, DN-II Kondisi pasar tradisional di wilayah Jatibarang kini tengah memprihatinkan. Aktivitas jual beli yang biasanya ramai dipadati masyarakat, kini tampak sepi dan kurang bergairah. Perubahan drastis ini berdampak langsung pada penghasilan para pedagang yang merosot tajam. (3/6/2026).
Ini disampaikan Rohman Kepala Pasar Jatibarang, Brebes, hari Rabu 3 Juni 2026 , beruntungnya target Pendapatan Asli Daerah , di dari pasar ini setahun bisa mencapai Rp 915 juta , hal itu tercapai juga berkat adanya pasar kambing yang beraktivitas seminggu dua kali , dan badainya saja baik capek 39 juta setahun ujarnya.
Sejak mulai beroperasi pada pukul 07.00 pagi, suasana pasar tidak lagi menunjukkan geliat ekonomi seperti beberapa waktu lalu. Para pedagang mengeluhkan penurunan omzet yang signifikan dan merata, tidak hanya di pasar Jatibarang, namun juga dirasakan oleh pelaku usaha di wilayah Brebes secara umum.
Pendapatan Merosot Drastis
Penurunan pendapatan yang dirasakan para pedagang terbilang cukup ekstrem. Menurut informasi yang dihimpun, angka pendapatan harian pedagang yang dulunya bisa menyentuh angka Rp 5.000.000, kini merosot tajam hingga hanya berkisar di angka Rp 1.000.000 hingga Rp 2.000.000 per harinya.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
“Kondisi ini dirasakan oleh hampir seluruh pedagang. Pasar sudah tidak seramai dulu, dan daya beli masyarakat memang terlihat sangat menurun dibandingkan masa-masa sebelumnya,” ujar salah satu sumber di lapangan.
Faktor Penyebab
Selain faktor melemahnya daya beli masyarakat, para pedagang mengungkapkan adanya ketidakpastian situasi di lapangan yang dipicu oleh adanya online dan kemampuan daya beli masyarakat yang berkurang, keluhnya.
Situasi tersebut diakui pedagang turut memengaruhi kelancaran aktivitas ekonomi di area pasar.
Hingga berita ini diturunkan, para pedagang berharap adanya perhatian dan solusi nyata dari pemerintah daerah guna memulihkan kembali aktivitas pasar agar roda ekonomi masyarakat di Jatibarang dan sekitarnya bisa kembali normal.
Diceritakannya serangkaian pemeriksaan dari pihak terkait, dalam hal ini Inspektorat dan Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah ( BPKAD ), bahkan dari pihak BPK Badan Pemeriksa Keuangan Sudah ke lokasi dan menyampaikan bahwa senior penurunan Pendapatan asli daerah dari sektor setoran target PAD pasar , di mana-mana berkurang.
Reporter: Teguh
Eksplorasi konten lain dari Detik Nasional
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
