JAKARTA, DN-II Presiden Prabowo Subianto memimpin langsung rapat terbatas (ratas) bersama sejumlah menteri Kabinet Merah Putih di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (10/03/2026). Fokus utama pertemuan ini adalah memastikan stabilitas harga kebutuhan pokok serta kesiapan infrastruktur guna menyambut momentum Idulfitri 1447 Hijriah.
Dalam arahannya, Presiden Prabowo menekankan bahwa pemerintah harus hadir untuk memastikan daya beli masyarakat tetap terjaga di tengah tingginya permintaan menjelang hari raya.
”Stabilitas harga bahan pokok adalah prioritas utama. Kita tidak boleh membiarkan adanya gejolak harga yang memberatkan masyarakat. Koordinasi antar-kementerian dan lembaga harus berjalan sinergis untuk memastikan pasokan distribusi logistik lancar hingga ke pelosok daerah,” tegas Presiden.
Selain masalah pangan, Presiden juga memberikan perhatian khusus pada kesiapan infrastruktur. Ia menginstruksikan seluruh jajaran terkait untuk menjamin kelancaran jalur mudik, baik darat, laut, maupun udara, agar masyarakat dapat melakukan perjalanan dengan aman dan nyaman.
Rapat tersebut juga menyoroti pentingnya pengawasan terhadap layanan publik selama periode mudik dan balik. Presiden meminta agar seluruh instansi terkait bersiaga penuh guna meminimalisir kendala yang mungkin terjadi di lapangan.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Langkah ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam menjaga ketenangan masyarakat saat merayakan hari besar keagamaan. Dengan koordinasi yang intensif, diharapkan perayaan Idulfitri tahun ini dapat berlangsung dengan lancar, aman, dan tanpa kendala berarti bagi masyarakat di seluruh tanah air.
Sumber: BPMI Setpres
#KemensetnegRI
#RilisPresiden
JAKARTA, DN-II Menjelang perhelatan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-12 D-8 yang dijadwalkan pada April 2026, posisi tawar ekonomi Indonesia di kancah global semakin solid. Berdasarkan data tahun 2025, nilai ekspor Indonesia ke negara-negara anggota D-8 sukses mencatatkan kenaikan signifikan sebesar 10,7%, dengan total nilai mencapai 25,7 miliar USD.
Pertumbuhan ini memperkokoh legitimasi Indonesia sebagai tuan rumah pertemuan puncak organisasi kerja sama ekonomi negara-negara berkembang tersebut. Selain komoditas andalan seperti minyak kelapa sawit (CPO) dan batu bara yang masih menjadi motor utama, produk industri pengolahan juga menunjukkan penetrasi yang luar biasa di pasar internasional.
Sinergi perdagangan dengan negara mitra strategis seperti Malaysia, Pakistan, dan Turki tercatat terus bertumbuh positif. Tren ini diharapkan tidak hanya memperluas akses pasar, tetapi juga memperkuat ketahanan ekonomi nasional di tengah tantangan global.
Sebagai tuan rumah KTT tahun depan, Indonesia siap memimpin transformasi ekonomi yang lebih tangguh!
Cek infografik untuk informasi detail selengkapnya!
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Red
#KemensetnegRI
#IndonesiaPimpinD8
#KenalD8
Purwokerto, DN-II Suasana hangat dan penuh kebersamaan terasa di Makorem 071/Wijayakusuma saat digelarnya kegiatan Safari Ramadhan yang dihadiri langsung oleh Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Achiruddin, S.E., M.Han., bersama Ketua Persit Kartika Chandra Kirana PD IV/Diponegoro Ny. Nuning Achiruddin, Selasa (10/3/2026).
Kegiatan ini menjadi momentum untuk mempererat tali silaturahmi antara pimpinan Kodam IV/Diponegoro dengan prajurit serta keluarga besar Korem 071/Wijayakusuma. Selain itu, Safari Ramadhan juga menjadi sarana memperkuat soliditas, komunikasi, serta semangat pengabdian prajurit dalam menjaga stabilitas dan keamanan wilayah.
Danrem 071/Wijayakusuma Kolonel Inf Lukman Hakim dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut serta apresiasi atas kehadiran Pangdam di tengah prajurit Korem 071/Wijayakusuma.
“Kehadiran Bapak Pangdam menjadi kehormatan sekaligus motivasi bagi seluruh prajurit untuk terus meningkatkan profesionalisme dan pengabdian dalam melaksanakan tugas menjaga keamanan wilayah,” ungkapnya.
Sementara itu, Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Achiruddin dalam arahannya menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya Safari Ramadhan yang menurutnya menjadi momen tepat untuk memperkuat kebersamaan dan mempererat silaturahmi di lingkungan TNI.
Pangdam juga mengingatkan bahwa saat ini TNI tengah mengemban berbagai tugas strategis, termasuk mendukung program pembangunan nasional di bawah pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Oleh karena itu, seluruh prajurit diminta menjalankan amanah tersebut dengan penuh tanggung jawab, profesional, dan tetap menjaga kedekatan dengan masyarakat.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
“Situasi global saat ini juga tidak sepenuhnya stabil. Karena itu prajurit harus memperkuat kesiapan moral dan mental serta terus menjaga kedekatan dengan rakyat sebagai pilar utama pertahanan negara,” pesan Pangdam.
Pada kesempatan tersebut, Pangdam IV/Diponegoro bersama Ketua Persit KCK PD IV/Diponegoro didampingi Danrem 071/Wijayakusuma dan Ketua Persit KCK Koorcab Rem 071 PD IV/Diponegoro juga menyerahkan santunan kepada 50 anak yatim piatu dari Panti Asuhan Dharmo Yuwono Purwokerto sebagai wujud kepedulian dan berbagi kebahagiaan di bulan suci Ramadhan.
Kegiatan Safari Ramadhan ini juga menghadirkan Ketua Umum MUI Kabupaten Banyumas KH. Drs. Taefur Arofat, M.Pd.I., yang menyampaikan tausiyah kepada para hadirin. Dalam pesannya, ia mengajak seluruh umat untuk menjadikan Ramadhan sebagai momentum memperbaiki diri, meningkatkan kualitas ibadah, serta menjaga hubungan baik dengan sesama.
“Puasa bukan hanya menahan lapar dan dahaga, tetapi juga melatih pengendalian diri, menjaga ucapan, serta memperkuat kepedulian sosial agar kita memperoleh ampunan dari Allah SWT,” tuturnya.
Setelah tausiyah, kegiatan dilanjutkan dengan buka puasa bersama dan pelaksanaan Shalat Maghrib, kemudian dilanjutkan Shalat Isya dan Tarawih berjamaah di Aula Jenderal Sudirman Makorem 071/Wijayakusuma.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut para Pejabat Utama Kodam IV/Diponegoro, para Dandim jajaran, para Kasi Korem 071/Wijayakusuma, Dan/Ka Balak Aju Kodam IV/Diponegoro wilayah Korem 071/Wijayakusuma, serta pengurus dan anggota Persit Kartika Chandra Kirana jajaran Korem 071/Wijayakusuma.
Red/Casroni
Brebes, DN-II Suatu kehormatan apresiasi Wakil Menteri Sekretaris Negara Juri Ardiantoro, S.Pd, M.Si, PhD. (peci putih) ditemui Tim Penerangan Kodim 0713 Brebes dikediaman orang tuanya di Desa Lengkong, Kecamatan Wanasari, Kabupaten Brebes yang merupakan tanah kelahirannya. Saat berada dikediaman mengatakan bahwa “Saya tadi bincang-bincang, kemudian juga mencari informasi mengenai pembangunan di Kabupaten Brebes. Dan salah satu yang menjadi konsentrasi pemerintah saat ini, khususnya yang sedang dijalankan oleh jajaran Kodim 0713 Brebes, yakni program TMMD. Dan saat ini, TMMD Kodim Brebes sedang membangun berbagai sarana-sarana di wilayah Desa Cikuya, Kecamatan Banjarharjo. Dijadwalkan besok (11/3) ditutup. Selasa (10/03/2026).
Ditambahkannya bahwa masyarakat Cikuya khususnya memberikan respon positif, menyambut baik, bahkan berharap program-program TMMD di Brebes ini semakin banyak diperluas, karena memang manfaatnya dirasakan oleh Masyarakat Brebes
TMMD Ke-127 Kodim 0713 Brebes disamping Program TNI AD dan Mabes TNI yang dilaksanakan sesuai perintah Komando atas, Di Desa Cikuya juga melaksanakan Program Unggulan Kasad Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, Diantaranya TNI Manunggal Air dengan membuat Bak Penampung dan Pompanisasi untuk kebutuhan Air Bersih untuk warga, Pengairan sawah, Perkebunan hingga untuk kebutuhan peternakan, selain itu juga ada Jambanisasi (MCK), Penanganan Stunting, Dukungan Makanan Bergizi dan Penghijauan melalui penanaman pohon.
Diakhir pertemuan dengan Tim Penerangan Kodim 0713/Brebes yang dipimpin oleh Kepala Staf Kodim Mayor Arm Aris Khaerudin, S.Ag mengucapkan selamat bekerja untuk teman-teman TNI Kodim 0713/Brebes, TNI AL, Polri, Pemda dan masyarakatagar jangan lelah untuk membangun desa melalui TMMD.
Perlu diketahui Bersama bahwa Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-127 Tahun Anggaran 2026 di Desa Cikuya, Kecamatan Banjarharjo, Kabupaten Brebes, telah mencapai puncaknya. Selama 30 hari, sinergi antara TNI, Pemerintah Daerah, dan masyarakat telah berhasil menuntaskan berbagai sasaran fisik dan non-fisik yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan serta ekonomi warga setempat.
Keberhasilan Sasaran Fisik Fokus utama TMMD kali ini adalah pembukaan akses yang selama ini menjadi kendala bagi warga, akses jalan utama Pembangunan jalan aspal sepanjang 1,5 kilometer telah rampung 100%. Jalan ini kini menghubungkan area pertanian ke pasar, memudahkan mobilitas hasil panen, serta menjadi sarana olahraga bagi warga.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Program Unggulan TNI Manunggal Air untuk mengatasi kesulitan air bersih, Satgas TMMD membangun fasilitas sumur bor dan jaringan pipanisasi di Dukuh Kopi. Program ini memastikan distribusi air bersih langsung ke pemukiman dan lahan tani untuk mendukung ketahanan pangan.
Pembangunan Infrastruktur Pendukung, Selain jalan dan air, proyek fisik mencakup pembangunan talud penahan jalan dan rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) bagi warga kurang mampu sejumlah 11 rumah.
Penguatan Sasaran Non-Fisik juga memberikan dampak sosial yang signifikan seperti memberikan Kesehatan dan Edukasi, dengan bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Brebes, telah dilaksanakan pemeriksaan kesehatan gratis, edukasi hidup bersih, serta pencegahan karies pada anak.
Kemudian kemandirian ekonomi, melaksanakan pendampingan dari BPP Banjarharjo diberikan untuk memperkuat ketahanan pangan desa.
Dandim 0713/Brebes, Letkol Inf Ambariyantomo, S.Hub.Int, menyatakan bahwa keberhasilan ini merupakan bukti nyata kemanunggalan TNI dan rakyat. Akses yang kini terbuka lebar diharapkan mampu menggeliatkan ekonomi di Pasar Banjarharjo dan sekitarnya.
Program TMMD ke-127 di Desa Cikuya bukan sekadar pembangunan infrastruktur, melainkan investasi masa depan untuk membangun kehidupan masyarakat desa yang lebih layak dan mandiri. (Casroni Utsm)
SALATIGA, DN-II Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi memastikan perusahaan di wilayahnya membayar tunjangan hari raya (THR) tepat waktu kepada buruh dan karyawan. Pemantauan dilakukan langsung ke sejumlah perusahaan, salah satunya PT Selalu Cinta Indonesia (SCI) di Salatiga, untuk memastikan hak pekerja diberikan paling lambat H-7 sebelum Lebaran.
Dalam kunjungan tersebut, Ahmad Luthfi menegaskan, pemerintah daerah ingin memastikan seluruh pekerja menerima haknya sesuai ketentuan yang telah ditetapkan pemerintah pusat.
“Saya ingin memastikan bahwa hak buruh terkait THR diberikan maksimal H-7 Lebaran sesuai surat edaran kementerian,” kata Ahmad Luthfi saat melakukan pemantauan di PT SCI, Salatiga.
Berdasarkan data Pemerintah Provinsi Jawa Tengah per 9 Maret 2026, terdapat sekitar 263.853 perusahaan yang beroperasi di wilayah tersebut. Rinciannya terdiri atas 250.074 usaha mikro, 5.594 usaha kecil, 5.326 usaha menengah, dan 2.859 usaha besar.
Sementara itu, jumlah tenaga kerja di Jawa Tengah tercatat mencapai 2.506.916 orang, terdiri dari 1.047.558 pekerja laki-laki dan 1.459.358 pekerja perempuan.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Untuk memastikan kepatuhan perusahaan, Pemprov Jawa Tengah juga membuka posko layanan aduan THR yang dikelola oleh Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi. Posko tersebut berada di Kantor Disnakertrans Provinsi Jawa Tengah serta enam wilayah satuan kerja pengawasan (satwaker), yakni Semarang, Surakarta, Pati, Pekalongan, Banyumas, dan Magelang.
Selain itu, pemerintah daerah juga berkoordinasi dengan sejumlah instansi, termasuk Desk Tenaga Kerja Polda Jawa Tengah, untuk memantau potensi persoalan ketenagakerjaan selama periode menjelang Lebaran.
“Posko layanan aduan sudah ada sampai kabupaten/kota. Silakan buruh atau siapapun yang ingin mengadu terkait tenaga kerja bisa 24 jam. Ini untuk melindungi tenaga kerja kita agar tetap produktif,” ujar Ahmad Luthfi.
Dalam kesempatan tersebut, Luthfi juga mengapresiasi manajemen PT Selalu Cinta Indonesia (SCI) yang telah membayarkan THR kepada para pekerjanya lebih awal, yakni pada 5 Maret 2026.
Menurutnya, langkah perusahaan produsen alas kaki tersebut dapat menjadi contoh bagi perusahaan lain dalam memenuhi kewajiban kepada karyawan.
“Saya mengapresiasi PT SCI karena hak teman-teman buruh telah diberikan. Ini bentuk hubungan industrial yang sangat sehat,” katanya.
Ia menambahkan, PT SCI merupakan salah satu contoh investasi padat karya yang berkembang pesat di Jawa Tengah. Perusahaan tersebut sebelumnya hanya mempekerjakan sekitar 1.500 orang pada 2016, namun kini jumlah tenaga kerjanya telah meningkat menjadi sekitar 18.000 orang.
“Inilah peran nyata investasi padat karya untuk mengurangi angka pengangguran di Jawa Tengah,” ujar Ahmad Luthfi.
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, lanjutnya, terus mendorong peningkatan investasi guna memperkuat pertumbuhan ekonomi daerah, membuka lapangan kerja baru, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Pemprov juga berkomitmen menjaga iklim investasi yang kondusif dengan menghadirkan kepastian hukum, keamanan, tenaga kerja kompetitif, serta kemudahan perizinan.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
“Kami bersama para bupati dan wali kota sepakat menjadi manajer marketing bagi wilayah masing-masing. Saya yakin Jawa Tengah bisa menjadi gudangnya investasi, tidak hanya di Indonesia tetapi juga di tingkat global,” kata Ahmad Luthfi.
Red/Rio
Slawi, DN-II Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional dan swasembada jagung, Polres Tegal melaksanakan kegiatan Zoom Meeting yang dilanjutkan dengan penanaman jagung serentak Kuartal I Tahun 2026. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Sabtu, 7 Maret 2026 pukul 13.30 hingga 17.00 WIB di lahan pertanian Desa Kabunan, Kecamatan Dukuhwaru, Kabupaten Tegal.
Kegiatan dipimpin langsung oleh Kapolres Tegal AKBP Bayu Prasatyo, S.H., S.I.K., M.H. dan dihadiri para Pejabat Utama Polres Tegal, para Kapolsek jajaran, perwakilan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Tegal, Bulog, BPS, Forkopimcam Dukuhwaru, Kepala Desa Kabunan, serta kelompok tani setempat.
Usai mengikuti Zoom Meeting nasional, Kapolres Tegal bersama unsur pemerintah daerah dan kelompok tani melaksanakan penanaman jagung secara simbolis di lahan milik kelompok tani yang dikelola oleh Ketua Poktan Bambang dengan luas sekitar 1,5 hektare.
Pada kesempatan tersebut, Kapolres Tegal juga menyerahkan bantuan bibit jagung merk Maxxi sebanyak 9 kilogram kepada kelompok tani sebagai bentuk dukungan nyata Polri terhadap peningkatan produksi pertanian di wilayah Kabupaten Tegal.
Kapolres Tegal AKBP Bayu Prasatyo, S.H., S.I.K., M.H. menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata sinergitas antara Polri, pemerintah daerah, serta para petani dalam memperkuat ketahanan pangan nasional.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
“Polri tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga hadir mendukung program strategis pemerintah, salah satunya ketahanan pangan. Melalui kegiatan penanaman jagung serentak ini, kami berharap dapat memberikan semangat dan dukungan kepada para petani agar produksi pertanian semakin meningkat,” ujar Kapolres. 
Ia juga menambahkan bahwa kolaborasi antara aparat, pemerintah daerah, dan kelompok tani menjadi kunci penting dalam mewujudkan swasembada pangan, khususnya komoditas jagung di Kabupaten Tegal.
Sementara itu, perwakilan kelompok tani Desa Kabunan menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan yang diberikan oleh Polres Tegal serta dinas terkait dalam membantu pengembangan sektor pertanian.
Penanaman jagung ini mendapat sambutan positif dari para petani dan masyarakat sekitar. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi langkah konkret dalam memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani di Kabupaten Tegal. ( Bim )
BREBES, DN-II Dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik yang modern dan terintegrasi, Polres Brebes bersama Pemerintah Kabupaten Brebes resmi mensosialisasikan aplikasi inovasi terbaru bernama “Beres Apik”. Kegiatan ini berlangsung di Aula Command Center Lantai 5, Kantor Pemerintahan Terpadu (KPT) Kabupaten Brebes, Selasa (10/3/2026)
Acara yang dihadiri sekitar 150 tamu undangan ini dihadiri langsung oleh Kapolres Brebes, AKBP Lilik Ardhiansyah, serta perwakilan Forkopimda, jajaran OPD Pemkab Brebes, dan pejabat utama di lingkungan Polres Brebes.
Aplikasi Beres Apik merupakan buah kolaborasi strategis antara program “Brebes Beres” milik Pemerintah Daerah dengan semangat pelayanan prima “Apik” dari Polres Brebes.
Inovasi ini hadir sebagai jawaban atas dinamika kebutuhan masyarakat yang menginginkan pelayanan cepat, transparan, dan dapat diakses dari mana saja.
Dalam sambutannya, Kapolres Brebes AKBP Lilik Ardhiansyah menekankan bahwa Polri sebagai pelindung dan pelayan masyarakat harus terus beradaptasi dengan perkembangan teknologi informasi.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
“Masyarakat saat ini menginginkan pelayanan yang tidak hanya tersedia secara fisik, tetapi juga praktis melalui platform digital. Aplikasi Beres Apik ini diharapkan mempermudah warga dalam mengakses layanan kepolisian maupun administrasi di Mall Pelayanan Publik (MPP) secara lebih efektif dan efisien,” ujar Kapolres.
Melalui paparan teknis yang disampaikan oleh Stevan, dijelaskan bahwa aplikasi ini mengintegrasikan berbagai layanan publik dalam satu genggaman. Beberapa manfaat utama yang ditawarkan antara lain; Akses cepat yakni memangkas birokrasi dalam memperoleh informasi pelayanan publik. Kemudian, kemudahan administrasi dengan mempercepat proses pengurusan berkas secara digital.
Selain itu, aplikasi ini memiliki panduan lengkap mengenai berbagai layanan yang tersedia di Mall Pelayanan Publik Kabupaten Brebes serta meningkatkan akuntabilitas pelayanan instansi kepada masyarakat.
Bupati Brebes yang diwakili oleh Kepala Badan Kesbangpol, menyambut baik langkah inovatif ini. Pihaknya berharap seluruh instansi yang tergabung dalam MPP dapat segera memahami mekanisme penggunaan aplikasi ini agar implementasi di lapangan berjalan maksimal.
Dengan hadirnya aplikasi Beres Apik, Kabupaten Brebes selangkah lebih maju dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan berbasis digital yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas. (Casroni/Hms)
KABUPATEN TEGAL, DN-II Inspektorat Kabupaten Tegal resmi menindaklanjuti laporan masyarakat mengenai dugaan penyimpangan pengelolaan dana desa di Desa Brekat, Kecamatan Tarub. Langkah tegas ini diambil menyusul terbitnya dokumen disposisi bernomor 0080 tertanggal 9 Februari 2026 yang menginstruksikan pembentukan tim khusus untuk melakukan pemeriksaan investigatif.
Surono, perwakilan warga Desa Brekat, menyampaikan bahwa tim investigasi ini dibentuk setelah pihaknya melayangkan laporan resmi terkait sejumlah kejanggalan dalam tata kelola keuangan desa selama periode 2024–2025.
“Kami sudah melakukan koordinasi dengan pihak Kecamatan Tarub, Inspektorat, serta bertemu langsung dengan perangkat desa dan BPD untuk meminta transparansi terkait penggunaan dana desa,” ujar Surono saat dikonfirmasi, Selasa (10/3/2026).
Titik Terang Dugaan Penyimpangan
Berdasarkan data yang dihimpun, terdapat beberapa poin krusial yang kini tengah didalami oleh tim auditor Inspektorat:
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Penyertaan Modal BUMDesma: Dana sebesar Rp232,6 juta yang dicairkan untuk modal awal BUMDesma diduga tidak prosedural. Terdapat selisih anggaran yang signifikan antara dana yang dicairkan dengan biaya riil proyek penanaman jagung seluas 5,5 hektar yang ditaksir hanya menelan biaya sekitar Rp55 juta.
Proyek Infrastruktur: Pembangunan beton di area irigasi senilai Rp80 juta disinyalir dikerjakan tanpa izin pihak otoritas pengairan dan tidak sesuai spesifikasi. Selain itu, proyek pembangunan kios desa di RT 01/RW 02 senilai Rp107,6 juta dilaporkan mangkrak dan kini hanya menyisakan bagian pondasi.
Pengelolaan Tanah Kas Desa: Kepala Desa diduga menyewakan ±20 hektar tanah kas desa kepada pihak pabrik gula tanpa melalui musyawarah desa. Muncul dugaan bahwa setoran ke Pendapatan Asli Desa (PAD) tidak mencerminkan nilai pasar yang seharusnya.
Tunjangan BPD: Adanya aduan terkait dugaan penyalahgunaan wewenang atas tunjangan anggota BPD untuk bulan April 2024 senilai Rp3,2 juta yang dilaporkan belum diserahkan.
Tanggapan Pihak Terkait
Kepala Desa Brekat, Sabar, saat dikonfirmasi membantah seluruh tuduhan tersebut. Ia mengeklaim bahwa proyek pembangunan jalan tani telah dikerjakan sesuai Rencana Anggaran Biaya (RAB) dan telah melalui proses audit tanpa ditemukan pelanggaran. Terkait proyek kios yang mangkrak, ia berdalih bahwa penunjukan pihak ketiga dilakukan demi efektivitas kerja.
Sementara itu, pihak BUMDes mengakui adanya kendala teknis. Mereka menjelaskan bahwa sempat terjadi pengembalian dana operasional yang masuk ke rekening pribadi direktur, namun dana tersebut diklaim telah dikembalikan ke kas BUMDes setelah proses mediasi dengan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dispermades) Kabupaten Tegal.
Saat ini, Inspektorat Kabupaten Tegal terus mengumpulkan bahan keterangan serta mencocokkan laporan pertanggungjawaban (LPJ) dengan kondisi fisik di lapangan. Pemeriksaan ini diharapkan menjadi langkah pembuka dalam mengungkap potensi kerugian negara yang ditimbulkan dalam kasus ini.
Reporter: Teguh
CIREBON, DN-II Pemerintah Kabupaten Cirebon mengalokasikan anggaran fantastis untuk sektor infrastruktur jalan pada Tahun Anggaran 2026, yakni mencapai lebih dari Rp209 miliar. Besarnya nominal ini memicu perhatian kalangan aktivis antikorupsi yang mendesak adanya pengawasan ketat agar anggaran tersebut tepat sasaran dan terhindar dari potensi penyelewengan. (10/3/2026).
Zeki, perwakilan dari Firma Hukum Sandekla Trimurti, menyoroti alokasi dana untuk peningkatan layanan infrastruktur jaringan jalan tersebut yang dinilai sangat signifikan.
“Pemerintah telah menyiapkan anggaran sedikitnya sebesar Rp209.823.118.300 pada tahun 2026 ini untuk peningkatan infrastruktur jaringan jalan di Kabupaten Cirebon,” ujar Zeki kepada media, Selasa (10/3/2026).
Transparansi Jadi Kunci
Menurut Zeki, besarnya anggaran tersebut harus dibarengi dengan transparansi penuh dari Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Cirebon. Ia menekankan bahwa publik berhak tahu bagaimana dana tersebut dikelola.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Zeki mengajak seluruh elemen masyarakat, sesama aktivis, hingga media massa untuk mengawal jalannya proyek ini—mulai dari proses tender (pelelangan) hingga eksekusi fisik di lapangan. Pengawasan ini dilakukan demi memastikan kualitas proyek tidak “asal jadi” dan benar-benar memberikan manfaat bagi mobilitas warga.
Evaluasi Proyek Tahun Sebelumnya
Selain menyoroti anggaran 2026, Zeki juga melakukan evaluasi kritis terhadap pelaksanaan proyek infrastruktur tahun 2025. Ia menilai ada ketidaksesuaian prioritas dalam penentuan lokasi pengerjaan jalan.
“Pada tahun 2025, kami melihat ada proyek peningkatan jalan yang justru dilakukan di jalur-jalur sepi yang jarang dilalui masyarakat. Secara ekonomi, output-nya kurang memberikan dampak nyata bagi aktivitas warga,” kritiknya.
Minim Respons Instansi Terkait
Di sisi lain, Zeki mengungkapkan adanya hambatan komunikasi dengan pihak dinas. Pihaknya mengaku telah berupaya meminta klarifikasi mengenai rincian teknis penggunaan anggaran tersebut, namun hingga saat ini belum mendapatkan jawaban.
“Kami sudah mencoba mengonfirmasi langsung kepada dinas terkait mengenai peruntukan anggaran ini, namun belum ada respons. Ketiadaan transparansi ini tentu memicu tanda tanya besar di mata masyarakat,” tegasnya.
Hingga berita ini diturunkan, pihak Dinas PUTR Kabupaten Cirebon belum memberikan keterangan resmi atau tanggapan terkait pernyataan aktivis tersebut. Masyarakat berharap, anggaran ratusan miliar ini dapat difokuskan pada perbaikan jalan strategis yang mampu meningkatkan konektivitas serta pertumbuhan ekonomi daerah secara nyata.
Reporter: Teguh


#tniprima
#tnirakyatkuat
#indonesiaemas2045
You may have missed
You cannot copy content of this page
Detik Nasional
Dapatkan kabar terkini dengan konten terkurasi dan berita utama terbaru yang dikirimkan langsung ke kotak masuk Anda. Langganan sekarang agar selalu terdepan dan jangan sampai ketinggalan!
