Blog

Cilacap, Detik Nasional — Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Dayeuhluhur 4 Dapur Pamanah Rasa 2 di bawah naungan Yayasan Bunga Cahaya Gemilang resmi diluncurkan pada Senin (9/3/2026). Fasilitas layanan gizi tersebut berlokasi di Dusun Picungdatar, Desa Dayeuhluhur, Kecamatan Dayeuhluhur, Kabupaten Cilacap.

Peluncuran ditandai dengan prosesi pengguntingan pita sebagai simbol dimulainya operasional dapur pelayanan gizi. Kegiatan tersebut dihadiri Camat Dayeuhluhur, Kapolsek, Danramil 17, Kepala UPTD Puskesmas Dayeuhluhur 1, Koordinator Wilayah Bidang Pendidikan, Kepala BPP KB, Kepala Desa Dayeuhluhur, Kepala Dusun Picungdatar, Kepala SPPG Dayeuhluhur III, serta relawan.

Mitra dapur Dayeuhluhur 4, Angga Nugraha, M.P., dalam sambutannya menegaskan bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan bagian dari program strategis nasional yang bertujuan meningkatkan kualitas gizi masyarakat, khususnya anak-anak dari keluarga kurang mampu.

Ia menekankan bahwa pelaksanaan program tersebut tidak didorong oleh kepentingan pribadi, melainkan sebagai bentuk kontribusi dalam mendukung kebijakan pemerintah yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Program MBG merupakan program strategis nasional yang bertujuan membantu pemenuhan kebutuhan gizi masyarakat, terutama anak-anak dari keluarga dengan keterbatasan ekonomi. Program ini memiliki manfaat besar bagi masyarakat,” ujarnya.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga mengajak seluruh pihak untuk bersinergi dalam menyukseskan program prioritas Presiden Republik Indonesia tersebut agar manfaatnya dapat dirasakan secara luas oleh masyarakat.

Sementara itu, Kepala SPPG Dayeuhluhur 4, Hanif Nur Fathoni, S.K.M., menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan tahap awal sebelum dapur mulai beroperasi secara penuh.

“Operasional layanan dijadwalkan dimulai pada Rabu, 11 Maret 2026. Pada tahap awal, dapur tersebut menargetkan 723 penerima manfaat, dengan proyeksi peningkatan hingga sekitar 2.100 penerima pada tahap pengembangan selanjutnya,” ungkapnya.

Distribusi layanan dari dapur SPPG Dayeuhluhur 4 akan menjangkau sejumlah desa di Kecamatan Dayeuhluhur, yakni Desa Matenggeng, Ciwalen, Bingkeng, dan Bolang, terangnya.

Camat Dayeuhluhur, Eman Suherman, S.Sos., M.Si., dalam kesempatan tersebut menyampaikan apresiasi kepada mitra yang telah berinvestasi dan berpartisipasi dalam mendukung pelaksanaan program pemenuhan gizi di wilayahnya.

Menurutnya, Kecamatan Dayeuhluhur direncanakan memiliki tujuh dapur SPPG yang akan beroperasi guna memperkuat implementasi program pemerintah di tingkat daerah.

Ia juga menjelaskan bahwa pemerintah saat ini tengah menjalankan tiga program prioritas nasional, yakni Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), dan Sekolah Rakyat (SR), paparnya

Selaku Camat Dayeuhluhur, dirinya berharap keberadaan dapur SPPG dapat memanfaatkan potensi sumber daya lokal yang melimpah di wilayah Dayeuhluhur, terutama dari sektor pertanian dan peternakan, sehingga mampu mendukung kebutuhan bahan pangan program tersebut, imbuhnya.

Selain itu, keberadaan fasilitas layanan gizi ini diharapkan mampu membuka peluang kerja bagi masyarakat setempat, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi serta meningkatkan kesejahteraan warga di Kecamatan Dayeuhluhur.

 

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Reporter: Dani

MUARADUA -detik-nasional.com  Bupati Ogan Komering Ulu Selatan, Abusama, S.H., menghadiri kegiatan Buka Puasa Bersama Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Sumatera Selatan, Minggu (08/03/2026).

Kegiatan ini menjadi momen silaturahmi antara pemerintah daerah dengan organisasi kemasyarakatan Islam di wilayah Sumatera Selatan. Dalam suasana Ramadan yang penuh kebersamaan, acara tersebut juga diisi dengan tausiah serta diskusi ringan mengenai peran umat dalam memperkuat pembangunan daerah dan menjaga kerukunan masyarakat.

 

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Abusama menyampaikan apresiasi atas kontribusi Muhammadiyah dalam bidang pendidikan, sosial, dan dakwah yang selama ini turut mendukung kemajuan masyarakat.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

 

Ia berharap sinergi antara pemerintah daerah dan Muhammadiyah dapat terus terjalin dengan baik demi kemajuan daerah serta kesejahteraan masyarakat.

 

Kegiatan yang bertempat di Lantai 2 Aula Pertemuan Klinik Ismadana Muaradua ini turut dihadiri oleh Ketua TP PKK Kabupaten OKU Selatan, Ketua GOW Kabupaten OKU Selatan, Kabag Kesra, Inspektur, Camat Muaradua, Lurah, Pengurus Wilayah Muhammadiyah, tokoh agama, serta undangan lainnya.

Reky

MUARADUA – detik-nasional.com Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan, Zulfakar Dani, S.Sos., hadiri Rakor Linsek Kesiapan Operasi Ketupat Musi 2026 Polres OKU Selatan dalam rangka Pengamanan Hari Raya Idul Fitri 1447 H Tahun 2026, Senin (09/03/2026).

Rapat ini dipimpin langsung oleh Kapolres OKU Selatan saat ini dijabat oleh AKBP I Made Redi Hartana, S.H., S.I.K., M.I.K., dan menyampaikan bahwa pelaksanaan Operasi Ketupat Musi 2026 akan difokuskan pada pengamanan arus mudik dan arus balik Lebaran, termasuk pengaturan lalu lintas di titik-titik rawan kemacetan serta peningkatan patroli pada jalur-jalur utama yang dilalui masyarakat.

 

Selain itu, Polres OKU Selatan juga menegaskan bahwa pengamanan tidak hanya difokuskan pada jalur transportasi, tetapi juga pada sejumlah objek wisata dan tempat rekreasi yang diperkirakan akan mengalami peningkatan jumlah pengunjung selama libur Hari Raya Idul Fitri. Hal ini dilakukan guna memastikan masyarakat dapat berwisata dengan aman dan nyaman bersama keluarga.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

 

Adapun harapannya dukungan serta kerja sama dari seluruh instansi terkait, baik pemerintah daerah, TNI, maupun stakeholder lainnya, agar pelaksanaan pengamanan dapat berjalan maksimal dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

 

Selanjutnya Asisten II menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten OKU Selatan mendukung penuh pelaksanaan Operasi Ketupat Musi 2026 sebagai upaya memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat dalam menjalankan ibadah serta merayakan Hari Raya Idul Fitri.

 

Ia juga menekankan pentingnya koordinasi dan kerja sama yang solid antara seluruh unsur terkait, mulai dari TNI, Polri, pemerintah daerah, hingga instansi vertikal lainnya, guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan pengamanan berjalan optimal.

 

“Pemerintah Kabupaten OKU Selatan siap bersinergi dan mendukung penuh langkah-langkah yang dilakukan oleh Polres OKU Selatan bersama seluruh pihak terkait dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta kelancaran aktivitas masyarakat selama momentum Hari Raya Idul Fitri,” ujarnya.

 

Melalui Rakor Linsek ini diharapkan seluruh instansi yang terlibat dapat menyatukan langkah dan strategi dalam pelaksanaan Operasi Ketupat Musi 2026 sehingga pengamanan Hari Raya Idul Fitri di Kabupaten OKU Selatan dapat berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

 

Bertempat di Aula Sertupol Anumerta Hadinata Polres OKU Selatan, turut hadir Para OPD, Kabag Umum, Direktur ULP PLN Muaradua, Kepala Jasa Raharja Kabupaten OKUS, Ketua Senkom, Kepala SPBU Simpang, Kepala SPBU, Muaradua, Kepala SPBU Gunung Terang, Kepala SPBU Simpang Sender dan jajaran Polres OKU Selatan.

 

Reky

MUARADUA –  detiknasional.com Bupati Ogan Komering Ulu Selatan, Abusama, S.H., menerima audiensi Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten OKU Selatan terkait penguatan kelembagaan Bawaslu Kabupaten OKU Selatan, Senin (09/03/2026). Kegiatan berlangsung di Ruang Kerja Bupati OKU Selatan.

Ketua Komisioner Bawaslu OKU Selatan menyampaikan bahwa audiensi tersebut bertujuan untuk bersilaturahmi sekaligus memperkenalkan jajaran sekretariat Bawaslu yang baru. Ia menjelaskan bahwa saat ini Kepala Sekretariat Bawaslu OKU Selatan telah dilantik secara definitif dan tidak lagi berstatus pelaksana tugas (Plt).

Selain itu, Bawaslu OKU Selatan terus melaksanakan instruksi dari Bawaslu RI untuk meningkatkan penguatan kelembagaan, sehingga ke depan diharapkan dapat bekerja lebih maksimal dalam menjalankan tugas pengawasan serta memberikan kontribusi terbaik bagi Kabupaten OKU Selatan.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Menanggapi hal tersebut, Bupati OKU Selatan Abusama, S.H., mengucapkan terima kasih atas kunjungan jajaran Bawaslu dan menyambut baik audiensi tersebut sebagai upaya memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan Bawaslu.

 

Bupati menyampaikan bahwa dengan telah dilantiknya Kepala Sekretariat Bawaslu secara definitif, diharapkan dapat membawa suasana baru serta meningkatkan kinerja kelembagaan Bawaslu di Kabupaten OKU Selatan.

 

Lebih lanjut, Bupati menegaskan bahwa Bawaslu merupakan bagian penting dalam penyelenggaraan pemerintahan, khususnya dalam menjaga kualitas demokrasi. Oleh karena itu, komunikasi dan koordinasi yang baik sangat diperlukan agar setiap kendala yang dihadapi dapat diselesaikan bersama.

 

“Kami Pemerintah Kabupaten OKU Selatan ke depan berharap sinergi ini terus terjalin dengan baik. Pemerintah daerah akan berupaya mendukung secara bertahap sesuai kemampuan, agar program dan kebutuhan kelembagaan Bawaslu dapat berjalan dengan baik di Kabupaten OKU Selatan,” ujar Bupati.

Audiensi tersebut turut dihadiri Asisten I, Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik, Kepala Badan Kesbangpol, Kepala BKPSDM, serta Kabag Organisasi Setda OKU Selatan.

 

Udin

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

JAKARTA, DN-II Dalam upaya mengakselerasi target SDM Unggul 2045, Pemerintah secara resmi membuka Program Pelatihan Vokasi Nasional Tahun 2026. Program ini hadir sebagai solusi strategis untuk menjembatani kesenjangan antara dunia pendidikan dan kebutuhan industri melalui skema link and match.

Program ini dirancang agar para peserta tidak hanya mendapatkan teori, tetapi juga penguasaan keahlian praktis yang relevan dengan dinamika pasar kerja terkini.

Fasilitas Komprehensif untuk Peserta

Pada Batch 1 ini, Pemerintah menyediakan kuota bagi 20.000 peserta. Program ini terbuka bagi lulusan SMA, SMK, dan MA sederajat tahun kelulusan 2023–2025. Peserta yang lolos seleksi akan mendapatkan dukungan penuh berupa:

Pelatihan Intensif: Materi yang disusun langsung bersama pelaku industri.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Fasilitas Penunjang: Makan siang gratis dan bantuan uang transportasi.

Legalitas Kompetensi: Sertifikat kompetensi resmi dari BNSP (Badan Nasional Sertifikasi Profesi).

Perlindungan Kerja: Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) melalui BPJS Ketenagakerjaan selama masa pelatihan.

Syarat dan Cara Pendaftaran

Bagi Sobat Setneg yang ingin meningkatkan daya saing, pastikan Anda memenuhi kriteria berikut:

Warga Negara Indonesia dengan usia minimal 17 tahun.

Lulusan SMA/SMK/MA sederajat (tahun 2023–2025).

Memiliki akun aktif di platform SIAPkerja.

Pendaftaran telah dibuka dan akan ditutup pada 24 Maret 2026. Segera daftarkan diri Anda melalui portal resmi: skillhub.kemnaker.go.id.

Jangan lewatkan kesempatan emas ini untuk mengasah skill dan membuka peluang karier yang lebih luas. Mari berkontribusi membangun Indonesia melalui kompetensi yang mumpuni!

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Red

#KemensetnegRI
#PelatihanVokasi2026
#SDMUnggul2045
#InfoLoker
#SiapKerja

Selengkapnya di:

Informasi selengkapnya, kunjungi: setneg.go.id

https://www.setneg.go.id/baca/index/pemerintah_buka_program_pelatihan_vokasi_nasional_2026_untuk_70000_peserta_simak_ketentuannya

Jakarta, DN-II Negara-negara anggota D-8 (Developing-8) kini semakin menegaskan posisinya sebagai kekuatan ekonomi yang tidak bisa dipandang sebelah mata. Dengan kontribusi mencapai 4,5% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) global—atau setara dengan 4,9 triliun USD—kelompok ini menjadi salah satu mesin penggerak ekonomi dunia yang menaungi 15,6% populasi penduduk bumi.

Fokus pada Ketahanan dan Keberlanjutan

Organisasi ini tidak hanya bergerak di bidang perdagangan umum, tetapi juga memfokuskan sinergi pada sektor-sektor vital untuk menjamin ketahanan ekonomi bagi 1,2 miliar penduduk anggotanya. Fokus strategis tersebut meliputi:

Ketahanan Energi: Mengelola transisi dan akses energi yang stabil.

Ketahanan Pangan: Memastikan suplai kebutuhan pokok di tengah ketidakpastian iklim.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Industri Halal: Mengoptimalkan potensi ekonomi syariah global yang terus berkembang pesat.

Pertumbuhan Ekspor yang Tangguh

Di tengah tantangan ekonomi global kurun waktu 2020 hingga 2024, kinerja ekspor negara-negara D-8 justru menunjukkan performa impresif dengan peningkatan sebesar 9,1%.

Sektor manufaktur dan energi tetap menjadi tulang punggung, dengan sirkuit elektronik serta minyak petroleum memimpin sebagai komoditas ekspor utama. Hingga saat ini, Tiongkok dan Amerika Serikat masih menjadi mitra strategis utama bagi negara-negara D-8, dengan nilai transaksi perdagangan yang mencapai ratusan miliar USD.

Sinergi sebagai Kunci Masa Depan

Kolaborasi antarnegara berkembang ini membuktikan bahwa sinergi ekonomi adalah kunci dalam menjawab dinamika global yang terus berubah. Melalui kerja sama yang erat, negara-negara D-8 berhasil memperkuat daya tawar kolektif di pasar internasional sekaligus mendorong kesejahteraan ekonomi bagi masyarakat di masing-masing negara anggotanya.

Dukungan berkelanjutan dari berbagai pihak diharapkan dapat terus memperkuat posisi D-8, menjadikannya blok ekonomi yang tidak hanya tangguh, tetapi juga adaptif terhadap tantangan masa depan.

Ingin tahu lebih dalam mengenai kontribusi nyata D-8 bagi ekonomi dunia? Simak infografis di atas untuk data selengkapnya!

Red

#KemensetnegRI
#IndonesiaPimpinD8
#KenalD8
#EkonomiGlobal
#D8Organization

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

BOGOR, DN-II Presiden Prabowo Subianto menggelar rangkaian rapat koordinasi intensif dengan sejumlah menteri Kabinet Merah Putih di kediaman pribadinya, Hambalang, Bogor, Jawa Barat, pada Minggu (8/3/2026). Dalam pertemuan yang berlangsung dari siang hingga malam hari tersebut, Presiden memimpin lima rapat berbeda untuk membahas isu-isu strategis nasional dan internasional.

​Agenda utama pertemuan tersebut mencakup akselerasi pembangunan sektor pendidikan tinggi dan pemantauan situasi geopolitik terkini. Berikut adalah poin-poin krusial yang dibahas dalam rapat tersebut:

​Akselerasi Pendidikan STEM dan Kedokteran: Presiden meninjau perkembangan pembangunan 10 kampus baru yang difokuskan pada bidang Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM) serta pendidikan kedokteran untuk mencetak SDM unggul.

​Internasionalisasi Perguruan Tinggi: Pemerintah terus mendorong pengembangan Perguruan Tinggi Negeri (PTN) agar mampu menembus peringkat global dan memperluas kolaborasi dengan berbagai universitas terkemuka di dunia.

​Respons Situasi Timur Tengah: Presiden meminta pembaruan data dan analisis mendalam mengenai perkembangan situasi terkini di kawasan Timur Tengah yang berdampak pada stabilitas global.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

​Evaluasi Program Pendidikan Mahasiswa Palestina: Presiden meninjau perkembangan mahasiswa Palestina yang menempuh pendidikan di Universitas Pertahanan (Unhan). Program yang diinisiasi Prabowo sejak menjabat Menteri Pertahanan pada 2022 ini telah berkembang pesat dari 20-40 mahasiswa hingga kini mencapai hampir 200 mahasiswa.

​Kesiapan Idulfitri: Menjelang 10 hari menuju perayaan Idulfitri, Presiden menekankan pentingnya kesiapan aparat dalam menjamin keamanan serta kelancaran arus mudik tahun ini.

​Pertemuan strategis ini dihadiri oleh Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Wakil Menteri Pertahanan Donny Ermawan, Rektor Universitas Pertahanan, serta Direktur Utama PT Pindad Sigit Santosa.

​Rangkaian rapat ini menegaskan komitmen pemerintah dalam menuntaskan agenda pembangunan nasional sembari tetap sigap merespons dinamika global serta persiapan hari besar keagamaan.

— TIW —
#CatatanSeskab

BOGOR, DN-II Presiden Prabowo Subianto kembali menunjukkan kedekatan emosional dengan orang-orang yang pernah mendampinginya semasa berdinas di TNI. Pada Minggu (08/03/2026), Presiden menggelar pertemuan silaturahmi yang hangat bersama para mantan ajudan dan pengawal pribadinya di kediaman pribadi beliau di Hambalang, Bogor, Jawa Barat.

​Pertemuan ini menjadi ajang nostalgia yang mempertemukan Presiden dengan sosok-sosok yang dulu setia mengawal langkahnya di lapangan. Saat ini, para mantan ajudan dan pengawal tersebut meniti jalur karier yang beragam; sebagian di antaranya masih aktif mengabdi di jajaran TNI, sementara sebagian lainnya telah memasuki masa purnatugas dan menekuni bidang masing-masing.

​Suasana pertemuan yang berlangsung santai tersebut mencairkan batasan formalitas. Dalam percakapan yang penuh keakraban, para mantan pengawal berbagi kisah suka duka perjalanan hidup mereka sejak tidak lagi bertugas di bawah arahan Presiden.

​Salah satu momen yang paling menyentuh terjadi saat seorang mantan pengawal menceritakan perkembangan keluarganya. Ia mengungkapkan rasa syukur dan haru karena putranya, yang dahulu sempat dibantu pendidikannya oleh Presiden Prabowo, kini telah berhasil meraih gelar sarjana dan mendapatkan pekerjaan tetap.

​Silaturahmi ini menegaskan kembali sisi humanis Presiden Prabowo yang tetap menjaga hubungan personal dengan orang-orang yang pernah berjuang bersama beliau, melampaui hubungan profesional di masa lalu.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Red

Sumber: BPMI Setpres

#KemensetnegRI
#RilisPresiden

KABUPATEN TEGAL, DN-II Suasana pemerintahan di Desa Brekat, Kecamatan Tarub, Kabupaten Tegal mendadak memanas. Seluruh jajaran pengurus Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Brekat, mulai dari Direktur, Sekretaris, Bendahara, hingga Pengawas, secara resmi mengajukan surat pengunduran diri massal.

Direktur BUMDes Desa Brekat, Muslih, saat ditemui pada Minggu (8/3/2026), membenarkan kabar tersebut. Ia mengungkapkan bahwa faktor utama pengunduran diri ini adalah kondisi internal desa yang sudah tidak nyaman untuk menjalankan roda organisasi.

Transparansi Anggaran dan Pengelolaan Unit Usaha

Muslih menjelaskan, BUMDes yang ia pimpin mengelola modal sebesar 20% dari Dana Desa, yakni senilai Rp231 juta yang bersumber dari program Ketahanan Pangan (Ketapang). Dana tersebut dialokasikan untuk unit usaha penanaman jagung yang dipimpin oleh Akya.

“Secara administratif, unit tersebut memang di bawah Direktur, namun operasionalnya dipimpin oleh Saudara Akya karena beliau adalah praktisi petani jagung. Penentuan unit ini pun sudah melalui prosedur Musdes yang dihadiri Kades, pengawas, hingga pendamping desa,” terang Muslih.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Ia menegaskan bahwa posisi keuangan BUMDes saat ini dalam kondisi jelas dan dapat dipertanggungjawabkan. Dari total modal Rp231 juta, saat ini posisi keuangan mencakup saldo bank, biaya sewa tanah sebesar Rp48 juta, operasional sekitar Rp2 juta, dan sisanya masih dalam pengelolaan unit usaha.

“Kami sudah memberikan laporan dalam Musdes pada tanggal 14 lalu karena memang sudah masanya. Meski Pak Kades tidak hadir, rapat yang diundang BPD tetap berjalan sesuai ketentuan. Kami juga sudah berkonsultasi dengan Pak Camat terkait laporan ini,” tambahnya.

Beban Moral dan Konflik Audiensi

Mengenai alasan mundur, Muslih mengaku merasa tertekan secara moral akibat situasi desa yang tidak kondusif. Ia mengkhawatirkan dampak dari ketegangan antara warga dan Kepala Desa terhadap keberlangsungan modal BUMDes.

“Saya pribadi merasa tidak nyaman. Bendahara, Sekretaris, dan Pengawas sudah mundur duluan, akhirnya saya pun ikut mengajukan pengunduran diri. Ini bukan soal tidak sanggup mengelola, tapi saya khawatir kondisi ini menjadi beban moral jika terjadi kerugian akibat situasi yang tidak menentu,” tegas Muslih.

Kritik BPD Terhadap Kebijakan Kepala Desa

Ketua BPD Desa Brekat, Untung, memberikan catatan kritis terkait kisruh ini. Menurutnya, ketidaknyamanan pengurus BUMDes dipicu oleh suasana panas saat audiensi antara warga dan Kepala Desa beberapa waktu lalu.

“Masyarakat datang dengan santun sesuai prosedur untuk memberikan masukan, sebagaimana diatur dalam Pasal 68 UU Desa mengenai hak atas informasi. Namun, pernyataan Pak Kades saat itu justru bernada kasar sehingga memicu ketersinggungan warga,” ungkap Untung.

Selain masalah komunikasi, Untung juga menyoroti kejanggalan dalam pencairan anggaran BUMDes. Ia menyebut adanya tekanan agar dana sebesar Rp231 juta segera dicairkan ke pengelola unit pada bulan Juli, padahal masa garapan lahan baru berakhir pada Desember.

“Uang ada di rekening, lalu disuruh transfer atau cairkan ke pengelola (Akya) yang ditunjuk langsung oleh Penasehat (Kades). Logikanya, uang cair bulan Juli sementara tanah masih digarap petani dan baru selesai Desember, ini yang kami pertanyakan,” ujar Untung.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Kini, dengan mundurnya seluruh pengurus BUMDes, beban pengawasan dan penanganan masalah ini beralih ke tangan BPD. Masyarakat berharap adanya penyelesaian yang transparan agar aset desa tidak terbengkalai akibat konflik internal antara pimpinan desa dan pengelola lembaga desa.

Editor: Casroni
Reporter: Teguh

WWWW.DETIK-NASIOAL.COM – Menjadi pekerja migran sering kali dianggap sebagai jalan pintas untuk meraih kesejahteraan finansial. Namun, di balik pengiriman uang (remitansi) yang rutin mengalir ke kampung halaman, tersimpan realitas getir yang jarang tersentuh: perjuangan melawan kesepian dan retaknya komitmen keluarga akibat jarak yang membentang ribuan kilometer. (9/3).

Kisah Nyata H, seorang tenaga kerja wanita (TKW) yang bertahun-tahun merantau, menjadi cerminan nyata dari beban emosional yang harus dipikul para pejuang devisa.

Ujian di Balik Rutinitas

Bagi H, keputusan untuk merantau didasari oleh niat mulia: mengubah nasib keluarga. Tahun-tahun pertama di perantauan dijalani dengan komunikasi intens dengan suami dan anaknya. Namun, rutinitas yang monoton dan isolasi sosial perlahan mengikis ketahanan emosionalnya.

Di tengah tekanan pekerjaan, H mendapati dirinya mencari pelarian. Interaksi dengan rekan di lingkungan sekitar—yang awalnya hanya berupa dukungan moral—lambat laun bertransformasi menjadi hubungan personal.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

“Saya sadar saya salah. Setiap malam, rasa bersalah menghantui, namun kesepian di negeri orang ini terasa begitu nyata dan menyesakkan,” ujar H saat merenungi posisinya.

Persimpangan Jalan dan Integritas

Kasus yang dialami oleh si H bukan sekadar cerita personal, melainkan fenomena yang sering terjadi di kalangan pekerja migran. Jarak fisik menciptakan celah emosional yang sering kali diisi oleh pelarian sesaat. H kini berada di persimpangan jalan: terus terjebak dalam kebohongan atau harus berani menghadapi konsekuensi pahit atas pilihannya.

Para ahli mencatat bahwa pekerja migran tidak hanya menghadapi tantangan ekonomi, tetapi juga kesehatan mental akibat homesickness dan keterasingan budaya. Tanpa sistem pendukung (support system) yang kuat, integritas diri dalam sebuah pernikahan sering kali menjadi taruhan.

Menjaga “Rumah” yang Sesungguhnya

Kisah ini menjadi pengingat keras bahwa keberhasilan merantau tidak melulu diukur dari nominal rupiah yang dikirimkan. Ada aspek ketahanan mental dan spiritual yang krusial untuk dijaga.

Dalam sebuah rumah tangga, kepercayaan adalah fondasi utama yang, sekali retak, akan sangat sulit dipulihkan. Keberhasilan sejati bagi seorang perantau bukan hanya tentang seberapa banyak harta yang dibawa pulang, melainkan bagaimana menjaga keutuhan keluarga meski dipisahkan oleh batas negara.

Kisah Nyata si H menjadi refleksi bagi banyak pejuang devisa lainnya: bahwa dalam upaya membangun masa depan, menjaga “rumah” yang sesungguhnya di dalam hati—yakni kesetiaan dan komitmen—adalah perjuangan yang jauh lebih berat daripada mencari nafkah itu sendiri. (*)

#Ekonomi
#Kesepian
#Persinggahan
#Rumah Tangga
#Integritas

You cannot copy content of this page

Detik Nasional

Dapatkan kabar terkini dengan konten terkurasi dan berita utama terbaru yang dikirimkan langsung ke kotak masuk Anda. Langganan sekarang agar selalu terdepan dan jangan sampai ketinggalan!

Lanjut ke konten ↓