Beranda » brebes » Halaman 54

brebes

BREBES, DN-II Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) hari Kamis – Jumat 12-13 Februari 2026 menunjukkan aksi nyata kepedulian sosial dengan terjun langsung ke lokasi bencana. Instansi ini menyalurkan bantuan logistik bagi warga yang terdampak musibah banjir di wilayah Dukuh Bayur, Desa Bojong, Kecamatan Jatibarang, sebagai upaya meringankan beban masyarakat di tengah kondisi darurat.

Kepala BPKAD Kabupaten Brebes  Drs. Edy Kusmartono, M.Si. melalui salah satu petugas lapangan Iwan Prasetyawan ​Langkah ini Indonesia inisiatif rekan-rekan kantor, dan langkah ini diambil menyusul tingginya intensitas hujan yang menyebabkan pemukiman warga terendam air. Kondisi tersebut melumpuhkan sebagian aktivitas ekonomi dan domestik, sehingga kebutuhan akan pangan siap saji menjadi prioritas utama bagi warga yang bertahan di rumah maupun di titik pengungsian.

​Dalam penyaluran tahap awal ini, BPKAD mendistribusikan puluhan paket bantuan berupa 50 bungkus nasi ponggol serta air mineral kemasan. Pemilihan bantuan makanan siap saji ini didasari atas kondisi di lapangan, di mana banyak warga mengalami kesulitan untuk memasak secara mandiri akibat dapur dan peralatan rumah tangga yang terendam air.

​Penyerahan bantuan dilakukan secara langsung oleh tim BPKAD ke titik-titik lokasi yang terdampak paling parah. Dengan mendatangi rumah-rumah warga, tim memastikan distribusi bantuan tepat sasaran dan menjangkau mereka yang kesulitan akses mobilitas akibat genangan air yang masih cukup tinggi di area Dukuh Bayur.

​”Alhamdulillah, bantuan telah kami distribusikan kepada para korban banjir di titik Dukuh Bayur. Semoga bantuan ini dapat sedikit meringankan beban saudara-saudara kita yang sedang tertimpa musibah,” ujar perwakilan pihak BPKAD di sela-sela kegiatan distribusi bantuan tersebut.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

​Aksi kemanusiaan ini diharapkan dapat memicu semangat gotong royong dari berbagai pihak lainnya untuk turut berkontribusi dalam penanganan pascabencana. Hingga saat ini, BPKAD bersama unsur pemerintah daerah terkait terus memantau perkembangan situasi di lapangan guna memastikan kebutuhan dasar warga terdampak tetap terpenuhi selama masa pemulihan.

Reporter: Teguh

Brebes, DN-II Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Kirana Nartiti Asih menyelenggarakan Rapat Anggota Tahunan (RAT) pada Pebruari tahun 2026 dan RAPBK Tahun 2026 ini, di aula King Royal hotel. Agenda tahunan yang dipusatkan di wilayah Klampis ini menjadi momentum penting bagi ribuan anggota untuk meninjau perkembangan lembaga keuangan mikro tersebut. (13/2/2026).

​Meski sempat ada keraguan mengenai jumlah partisipan, antusiasme terlihat jelas dari kehadiran para anggota. Estimasi anggota yang tergabung dalam KSP Kirana Nartiti Asih saat ini diperkirakan mencapai angka satu hingga dua ribu orang.

​Fokus pada Layanan Simpan Pinjam

​Salah satu poin utama dalam perjalanan 21 tahun KSP Jabar adalah konsistensinya dalam memberikan akses permodalan bagi masyarakat. Azis, salah satu staf KSP Kirana Nartiti Asih yang hadir dalam acara tersebut, menjelaskan bahwa koperasi ini tetap fokus pada pilar utamanya, yakni layanan simpan dan pinjam.

​”Koperasi ini melayani simpanan dan pinjaman. Untuk pinjaman, masyarakat bisa menggunakan agunan berupa sertifikat tanah maupun BPKB kendaraan,” ujar Azis salah satu staf karyawan koperasi simpan pinjam Kirana Nartiti Asih saat ditemui di sela-sela acara RAT.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

​Terkait besaran plafon pinjaman, Azis menambahkan bahwa hal tersebut sangat bergantung pada jenis agunan yang diberikan:

​Agunan Sertifikat: Pinjaman dimulai dari minimal Rp 10 juta.

​Agunan BPKB: Nilai pinjaman bersifat fleksibel, menyesuaikan dengan kondisi dan nilai motor yang dijaminkan.

​Transparansi Melalui RAT

​Sebagai lembaga yang telah berdiri selama dua dekade lebih, KSP Kirana Nartiti Asih yang berkantor pusat di wilayah Klampis, (Kecamatan Songgon), terus berupaya menjaga kepercayaan anggotanya melalui transparansi laporan tahunan.

​RAT ini bukan sekadar seremonial, melainkan kewajiban bagi setiap anggota untuk memantau kesehatan finansial koperasi. Walaupun detail teknis mengenai iuran bulanan berada di bawah wewenang jajaran pengurus pusat, kehadiran para karyawan dan anggota dalam RAT ke-21 ini menunjukkan soliditas organisasi yang terjaga.

​Diharapkan dengan usia yang sudah menginjak 21 tahun, KSP Kirana Nartiti Asih dapat terus berkontribusi dalam menggerakkan ekonomi lokal, khususnya di wilayah Songgon dan sekitarnya.

Reporter: Teguh

Bentengi 633 Siswa dari Narkoba, MTs Ma’arif NU 1 Brebes Perkuat Sinergi dengan BNN dan Kepolisian

​BREBES – Di tengah maraknya peredaran obat-obatan terlarang yang menyasar kalangan remaja, MTs Ma’arif NU 1 Brebes mengambil langkah proaktif dalam melindungi siswanya. Sekolah yang kini membina 633 siswa tersebut menekankan pentingnya sinergi antara edukasi di sekolah dan pengawasan orang tua di rumah. (13/2/2026).

​Pentingnya Peran Orang Tua Pasca-Sekolah

​Wakil pihak sekolah, Abdul Mufti, menyatakan bahwa pihak sekolah bertanggung jawab penuh atas aktivitas siswa selama berada di lingkungan sekolah, yakni mulai pukul 07.00 hingga 13.30 WIB. Namun, tantangan sesungguhnya muncul saat siswa telah kembali ke lingkungan masyarakat.

​”Setelah jam sekolah berakhir, tanggung jawab kembali ke orang tua masing-masing. Kami terus menjalin kerja sama dengan wali murid agar mereka tetap memperhatikan pola pergaulan dan lingkungan pertemanan anak-anaknya,” ujar Abdul Mufti saat ditemui di lingkungan sekolah.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

​Beliau menambahkan bahwa tingginya rasa ingin tahu remaja seringkali menjadi pintu masuk penyalahgunaan barang terlarang. “Anak-anak punya rasa penasaran yang tinggi untuk mencoba hal baru. Terkadang, karena ketidaktahuan atau tekanan dari kelompok agar dianggap setia kawan, mereka terjerumus ke hal-hal yang melanggar hukum,” imbuhnya.

​Langkah Preventif dan Kolaborasi Instansi

​Guna membekali siswa dengan pengetahuan yang tepat, MTs Ma’arif NU 1 Brebes secara rutin menggelar program pencegahan. Baru-baru ini, sekolah bekerja sama dengan Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Tegal untuk memberikan sosialisasi langsung kepada para siswa.

​”Dua minggu yang lalu, tim dari BNNK Kota Tegal hadir memberikan edukasi. Anak-anak sangat antusias. Selain itu, kami didukung oleh 44 orang guru dan karyawan yang tidak henti-hentinya mengimbau siswa menjauhi NAFZA,” jelas Abdul Mufti.

​Tak hanya fokus pada isu narkoba, sekolah juga memperluas cakupan pembinaan karakter melalui kerja sama dengan pihak Kepolisian, khususnya Satlantas. Hal ini dilakukan untuk mengedukasi siswa mengenai aturan berlalu lintas agar mereka menjadi pribadi yang patuh hukum di mana pun berada.

​Sekilas Suasana Sekolah

​Di sela-sela jam istirahat, atmosfer ceria khas remaja masih menyelimuti koridor sekolah. Interaksi hangat antar-siswa, seperti diskusi mengenai tugas dan aktivitas harian, menunjukkan sisi positif kehidupan sekolah yang ingin terus dijaga oleh pihak manajemen melalui lingkungan yang aman dan bebas dari pengaruh negatif luar.

​Dengan pengawasan yang ketat dan edukasi berkelanjutan, MTs Ma’arif NU 1 Brebes berkomitmen untuk mencetak generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga bersih dari narkoba dan taat pada aturan hukum yang berlaku.

Reporter: Teguh

BREBES, DN-II Penantian panjang warga Desa Cikuya Kecamatan Banjarharjo Kabupaten Brebes akan air bersih segera berakhir. Satgas TMMD ke-127 Kodim 0713/Brebes bergerak cepat memulai pembangunan bak penampung air bersih sebagai solusi nyata atas krisis air yang selama ini menghantui masyarakat. Jum’at(13/2/2026)

Sejak pagi, personel Satgas TMMD bersama warga turun langsung ke lokasi, bahu-membahu mengerjakan pembangunan dengan penuh semangat. Kehadiran program ini menjadi harapan baru bagi warga yang selama bertahun-tahun harus berjalan jauh demi mendapatkan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari.

Komandan Satgas (Dansatgas) TMMD Ke-127 Letkol Inf Ambariyantomo, S.Hub.Int., menegaskan bahwa pemenuhan kebutuhan air bersih merupakan prioritas utama karena menyangkut kesehatan dan kelangsungan hidup masyarakat.

“Pembangunan bak penampung ini merupakan Program Unggulan TNI AD yang dilaksanakan pada TMMD Ke-127, diharapkan nantinya mampu menyalurkan air secara merata sehingga warga tidak lagi mengalami kesulitan untuk mendapatkan air bersih terutama saat musim kemarau.”tegas Dandim.

Raut wajah bahagia dan rasa syukur terpancar dari warga. Mereka optimistis, pembangunan tersebut akan mengakhiri penderitaan panjang akibat krisis air bersih yang selama ini dialami.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Melalui TMMD ke-127, TNI tidak hanya membangun fasilitas, tetapi juga menghadirkan harapan dan kehidupan yang lebih layak bagi masyarakat. Gotong royong yang terjalin menjadi bukti kuat kemanunggalan TNI-rakyat dalam mewujudkan kesejahteraan bersama.(Rio/dika)

BREBES, DN-II Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-127 Kodim 0713/Brebes benar-benar membawa “cahaya” baru bagi warga kurang mampu. Hal ini dirasakan langsung oleh Ibu Castem (60), warga Desa Cikuya yang menjadi salah satu penerima bantuan pemasangan instalasi listrik (KWh).

Momen menyentuh terjadi saat Serka Feri Wida Primawan, Babinsa Koramil 14/Banjarharjo, melakukan pengecekan rutin ke rumah Ibu Castem untuk memastikan progres bantuan tersebut, Jumat (13/02/2026). Di tengah temaram ruangan yang sedang dipersiapkan untuk dialiri listrik, ia mendapati Nayla (11), cucu Ibu Castem yang masih duduk di kelas 6 SD, sedang tekun belajar.

Meski proses penyambungan listrik sepenuhnya masih dalam tahap penyelesaian, semangat Nayla untuk menuntut ilmu tidak surut. Melihat kegigihan siswi kelas 6 tersebut, Serka Feri dengan sigap langsung duduk mendampingi Nayla untuk membantu memahami pelajaran sekolahnya.

“Saya sangat bangga melihat semangat Nayla. Walaupun selama ini keterbatasan penerangan menjadi kendala, dia tetap fokus belajar. Tugas kami di TMMD bukan hanya memasang kabel dan meteran listrik, tapi memastikan cahaya itu benar-benar berguna untuk masa depan anak-anak seperti Nayla,” ujar Serka Feri.

Bagi Ibu Castem, bantuan KWh listrik ini adalah impian yang menjadi kenyataan. Selama ini, aktivitas belajar Nayla di malam hari sangat terbatas. Dengan adanya program TMMD ini, ia berharap cucunya bisa belajar lebih nyaman dan berprestasi.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Kegiatan pendampingan belajar yang dilakukan Serka Feri ini menunjukkan bahwa personel Satgas TMMD tidak hanya bekerja dengan otot dan alat pertukangan, tetapi juga dengan hati. Kehadiran TNI di rumah-rumah warga memberikan motivasi moril yang besar, terutama bagi generasi muda di pelosok desa.

Pemasangan listrik ini merupakan satu dari sekian banyak sasaran non-fisik dan fisik TMMD ke-127 yang bertujuan meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan masyarakat di wilayah Kabupaten Brebes.(Rio/pradista)

BREBES, DN-II Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-127 Kodim 0713/Brebes tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga menyentuh aspek pendidikan karakter. Hal ini terlihat saat Serka Sagiman, salah satu personel Satgas TMMD, memberikan materi motivasi dan pembelajaran kepada siswa kelas 6 SDN Cikuya 01, Kecamatan Banjarharjo, Jum’at (13/02/2026).

Kehadiran prajurit TNI di dalam kelas ini menjadi pemandangan yang memotivasi para siswa. Dengan didampingi Guru Kelas 6, Ibu Waenah, S.Pd., Serka Sagiman memberikan materi wawasan kebangsaan serta dorongan moril agar anak-anak desa tidak patah semangat dalam mengejar cita-cita.

Dalam paparannya, Serka Sagiman menekankan pentingnya disiplin dan kerja keras sebagai kunci kesuksesan. Ia mengajak para siswa untuk terus rajin belajar meskipun berada di wilayah perdesaan.

“Anak-anak ini adalah masa depan bangsa. Melalui kegiatan non-fisik TMMD ini, kami ingin menanamkan rasa percaya diri kepada mereka bahwa anak desa juga bisa berprestasi dan meraih cita-cita setinggi langit,” ujar Serka Sagiman di sela-sela kegiatannya.

Waenah, S.Pd., selaku guru kelas, mengaku sangat terbantu dengan kehadiran personel TNI di sekolahnya. Menurutnya, sosok prajurit memberikan warna baru dalam metode pembelajaran yang membuat siswa lebih antusias dan disiplin.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Di tempat terpisah, Dandim 0713/Brebes selaku Dansatgas TMMD ke-127, Letkol Inf Ambariyantomo, S.Hub.Int., menyampaikan apresiasi yang tinggi atas inisiatif anggotanya di lapangan. Ia menegaskan bahwa edukasi adalah investasi jangka panjang dari program TMMD.

“Saya sangat mengapresiasi kegiatan pemberian motivasi kepada murid SD tersebut. TMMD bukan hanya soal membangun jalan atau jembatan, tapi juga tentang membangun SDM yang unggul. Kami ingin kehadiran TNI di Desa Cikuya memberikan dampak positif yang membekas di hati dan pikiran generasi muda,” tegas Letkol Inf Ambariyantomo.

Kegiatan ini menjadi salah satu agenda penting dalam sasaran non-fisik TMMD Reguler ke-127, guna memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat sejak usia dini.(Rio/pradista)

BREBES, DN-II Suasana akrab dan penuh tawa mewarnai sela-sela pengerjaan sasaran fisik TMMD Reguler ke-127 Kodim 0713/Brebes. Di tengah kesibukan merehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik Ibu Rastip, seorang anggota Satgas TMMD mendadak “dicegat” oleh warga setempat, Jum’at (13/02/2026).

Adalah Serka Feri Wida Primawan, yang juga menjabat sebagai Babinsa Desa Cikuya, yang menjadi sasaran aksi spontan ibu-ibu warga sekitar. Saat hendak beristirahat sejenak dari aktivitas pertukangan, ia dipanggil dengan kompak oleh sekelompok ibu yang sedang asyik mengolah singkong.

“Ke sini Pak Babin! Bantuin ini bikin misro Pak. Nanti kalau sudah jadi, saya kasih!” teriak salah satu ibu yang langsung diamini oleh rekan-rekannya dengan penuh semangat.

Mendengar ajakan tersebut, Serka Feri tak kuasa menolak. Dengan senyum lebar, ia langsung bergabung di teras rumah warga, membaur bersama mereka. Tanpa canggung, tangan yang biasanya memegang sekop dan palu itu kini ikut membantu membentuk adonan singkong berisi gula merah tersebut.

Bagi Serka Feri, momen seperti ini adalah esensi sebenarnya dari penugasan TMMD. Menurutnya, keberhasilan program bukan hanya diukur dari kokohnya bangunan fisik, tetapi dari seberapa erat ikatan emosional antara prajurit dan masyarakat.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

“Ini yang membuat lelah kami hilang. Sambutan warga Desa Cikuya sangat luar biasa. Diajak bikin misro bersama adalah bentuk perhatian yang tulus dari warga kepada kami,” ujar Serka Feri sambil sesekali bercanda dengan warga.

Canda gurau dan aroma manis gorengan misro yang mulai matang pun menyelimuti suasana istirahat siang itu. Ibu-ibu desa mengaku senang dengan kehadiran Satgas TMMD yang dinilai sangat membaur dan tidak menjaga jarak.

Kegiatan TMMD Reguler ke-127 di wilayah Kodim 0713/Brebes ini terus dikebut pengerjaannya, namun sisi humanis dan gotong royong seperti ini tetap menjadi bumbu utama yang memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat di perbatasan Jawa Tengah.(Rio/pradista)

BREBES, DN-II Dalam rangka menjaga dan meningkatkan kesiapan fisik serta kemampuan dasar keprajuritan, Komando Distrik Militer (Kodim) 0713/Brebes menggelar kegiatan Penilaian Siap Jasmani Militer (PSJM) di Halaman Makodim 0713/Brebes Jl. Jenderal Sudirman No.107 Brebes, Jawa Tenagh. Jum’at (13/2/2025).

Kegiatan PSJM kali ini meaksanakan kegiatan Hanmars 10 KM yang bertujuan untuk mengukur kemampuan jasmani prajurit serta memelihara kebugaran fisik mereka. Selain sebagai ajang pembinaan fisik, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk mempererat soliditas dan kebersamaan di lingkungan Kodim 0713/Brebes.

Komandan Kodim 0713/Brebes, Letkol Inf Ambariyantomo, S.Hub.Int., Menegaskan pentingnya latihan ini sebagai bagian dari upaya membina kemampuan dasar militer prajurit.

“Sebagai prajurit profesional, mereka diharapkan dapat memelihara dan menjaga kemampuan fisiknya dengan baik agar siap melaksanakan tugas pokok dalam mempertahankan kedaulatan NKRI,” tegas Dandim.

Lebih lanjut, Dandim menyampaikan bahwa PSJM merupakan program baru yang wajib dilaksanakan oleh seluruh satuan jajaran TNI AD. Program ini mendorong setiap prajurit untuk tetap prima tidak hanya dalam pelaksanaan tugas kewilayahan, tetapi juga dalam kemampuan dasar keprajuritan.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Sebelum pelaksanaan latihan, seluruh prajurit menjalani pemeriksaan kesehatan oleh Tim Kesehatan dari Poskes Kodim 0713/Brebes. Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan sesi pemanasan yang dipimpin oleh Bintara Staf Operasi, sebagai langkah awal persiapan fisik.

“Kegiatan ini merupakan wujud komitmen Kodim 0713/Brebes dalam menjaga kesiapsiagaan dan kekuatan fisik prajurit guna mendukung pelaksanaan tugas-tugas TNI AD yang semakin kompleks, diantaranya anggota juga dikirim untuk menyelesaikan pekerjaan fisik di Program TMMD Reg Ke-127 di Desa Cikuya Kecamatan Banjarharjo” pungkas Dandim. (Rio/dika)

BREBES, DN-II Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-127 Kodim 0713/Brebes tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga menyentuh aspek pendidikan karakter. Hal ini terlihat saat Serka Sagiman, salah satu personel Satgas TMMD, memberikan materi motivasi dan pembelajaran kepada siswa kelas 6 SDN Cikuya 01, Kecamatan Banjarharjo, Jumat (13/02/2026).

​Kehadiran prajurit TNI di dalam kelas ini menjadi pemandangan yang memotivasi para siswa. Dengan didampingi Guru Kelas 6, Ibu Waenah, S.Pd., Serka Sagiman memberikan materi wawasan kebangsaan serta dorongan moril agar anak-anak desa tidak patah semangat dalam mengejar cita-cita.

Dalam paparannya, Serka Sagiman menekankan pentingnya disiplin dan kerja keras sebagai kunci kesuksesan. Ia mengajak para siswa untuk terus rajin belajar meskipun berada di wilayah perdesaan.

​”Anak-anak ini adalah masa depan bangsa. Melalui kegiatan non-fisik TMMD ini, kami ingin menanamkan rasa percaya diri kepada mereka bahwa anak desa juga bisa berprestasi dan meraih cita-cita setinggi langit,” ujar Serka Sagiman di sela-sela kegiatannya.

​Ibu Waenah, S.Pd., selaku guru kelas, mengaku sangat terbantu dengan kehadiran personel TNI di sekolahnya. Menurutnya, sosok prajurit memberikan warna baru dalam metode pembelajaran yang membuat siswa lebih antusias dan disiplin.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

​Di tempat terpisah, Dandim 0713/Brebes selaku Dansatgas TMMD ke-127, Letkol Inf Ambariyantomo, S.Hub.Int., menyampaikan apresiasi yang tinggi atas inisiatif anggotanya di lapangan. Ia menegaskan bahwa edukasi adalah investasi jangka panjang dari program TMMD.

​”Saya sangat mengapresiasi kegiatan pemberian motivasi kepada murid SD tersebut. TMMD bukan hanya soal membangun jalan atau jembatan, tapi juga tentang membangun SDM yang unggul. Kami ingin kehadiran TNI di Desa Cikuya memberikan dampak positif yang membekas di hati dan pikiran generasi muda,” tegas Letkol Inf Ambariyantomo.

​Kegiatan ini menjadi salah satu agenda penting dalam sasaran non-fisik TMMD Reguler ke-127, guna memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat sejak usia dini.

Red/Ro

BREBES, DN-II Di tengah kesibukan pengerjaan fisik TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-127 Kodim 0713/Brebes, seorang prajurit menunjukkan bahwa pengabdian TNI tidak hanya sebatas membangun infrastruktur jalan atau jembatan.

​Serka Feri Wida Primawan, Babinsa dari Koramil 14/Banjarharjo yang tergabung dalam Satgas TMMD, mencuri perhatian warga Desa Cikuya, Kecamatan Banjarharjo, Kabupaten Brebes. Di sela-sela waktu istirahatnya, ia menyempatkan diri untuk mengajar mengaji anak-anak setempat, Jumat (13/02/2026).

​Mengenakan seragam loreng kebanggaannya, Serka Feri tampak telaten membimbing jari-jemari mungil anak-anak menelusuri huruf demi huruf hijaiyah. Suasana hangat menyelimuti kegiatan yang berlangsung sederhana namun penuh khidmat tersebut.

Tak hanya sekadar memberikan edukasi religi, Serka Feri juga menyelipkan pesan-pesan moral mengenai pentingnya menjaga kelestarian alam. Menurutnya, menanamkan rasa cinta lingkungan sejak dini sama pentingnya dengan membekali anak-anak dengan ilmu agama.

​”Tugas kami di sini memang membangun desa secara fisik, namun membangun mental dan karakter generasi muda melalui mengaji juga merupakan tanggung jawab moral. Saya ingin mereka tidak hanya cerdas mengaji, tapi juga peduli dan menjaga alam lingkungan sekitar mereka agar tetap asri,” ujar Serka Feri.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Kehadiran sosok “Tentara Mengajar” ini mendapat sambutan positif dari para orang tua di Desa Cikuya. Keakraban yang terjalin antara personel Satgas TMMD dengan anak-anak dinilai menjadi bukti nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat.

​Kegiatan non-fisik seperti ini menjadi warna tersendiri dalam pelaksanaan TMMD ke-127 di wilayah Kodim 0713/Brebes, membuktikan bahwa kehadiran prajurit di tengah masyarakat membawa dampak positif yang menyeluruh, baik dari segi pembangunan fasilitas maupun edukasi sosial.

Red/Rio

You cannot copy content of this page