Beranda » Daerah » Halaman 2

Daerah

BREBES, DN-II Komandan Korem (Danrem) 071/Wijayakusuma Kolonel Inf Sidik Wiyono, S.H., M.Tr(Han) melaksanakan kunjungan kerja ke Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di wilayah Kabupaten Brebes, Rabu (2/9/2026).

Dalam kunjungan kerja tersebut, Danrem 071/Wijayakusuma didampingi Komandan Kodim 0713/Brebes Letkol Inf Ambariyantomo, S.Hub.Int. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya untuk melihat secara langsung perkembangan serta pelaksanaan program KDKMP di wilayah binaan.

Lokasi pertama yang dikunjungi adalah KDKMP Desa Ragatunjung, Kecamatan Paguyangan. Kedatangan Danrem disambut oleh Kepala Desa Ragatunjung, Bapak Madzuki, beserta unsur terkait. Dalam kesempatan tersebut, Danrem meninjau kondisi KDKMP sekaligus mendapatkan penjelasan mengenai pelaksanaan dan perkembangan kegiatan koperasi di tingkat desa.

Kunjungan kemudian dilanjutkan ke KDKMP Desa Jatisawit. Di lokasi tersebut, Danrem 071/Wijayakusuma disambut oleh Kepala Desa Jatisawit, Bapak Dedi Susilo Wibowo. Danrem kembali meninjau secara langsung kondisi KDKMP serta berdialog dengan pihak pemerintah desa terkait pengelolaan dan pengembangan koperasi.

Perkuat Ekonomi Desa, Danrem 071/Wijayakusuma Kunjungi KDKMP di Brebes

Kegiatan kunjungan kerja ini menjadi momentum penting untuk memperkuat koordinasi antara jajaran TNI AD dengan pemerintah desa dalam mendukung program pemberdayaan ekonomi masyarakat. KDKMP diharapkan dapat berkembang menjadi salah satu wadah penggerak perekonomian desa yang mampu memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Melalui keberadaan KDKMP, potensi ekonomi yang ada di masing-masing desa diharapkan dapat dikelola dan dikembangkan secara optimal. Selain itu, koperasi juga diharapkan mampu membuka peluang usaha, memperkuat aktivitas ekonomi masyarakat, serta mendorong terwujudnya kemandirian ekonomi di tingkat desa.

Danrem 071/Wijayakusuma dalam kunjungannya juga memberikan perhatian terhadap pentingnya pengelolaan koperasi secara profesional, transparan, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Sinergi antara pemerintah desa, pengelola koperasi, masyarakat, serta seluruh pihak terkait menjadi kunci agar program KDKMP dapat berjalan secara berkelanjutan.

Sementara itu, Dandim 0713/Brebes Letkol Inf Ambariyantomo menyampaikan bahwa jajaran Kodim 0713/Brebes akan terus mendukung program-program pemerintah yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, termasuk melalui penguatan KDKMP di wilayah Kabupaten Brebes.

Pendampingan dan koordinasi dengan pemerintah desa diharapkan dapat terus ditingkatkan sehingga berbagai potensi dan kendala yang ada di lapangan dapat segera ditindaklanjuti.

Kunjungan kerja Danrem 071/Wijayakusuma di KDKMP Desa Ragatunjung dan KDKMP Desa Jatisawit berlangsung dengan aman dan lancar. Kegiatan tersebut sekaligus memperkuat sinergitas antara TNI dan pemerintah desa dalam mendukung pembangunan serta peningkatan kesejahteraan masyarakat di wilayah Kabupaten Brebes. Red/Casroni

CILEGON, DN-II Aktivitas pertambangan yang diduga ilegal di wilayah Kepuh, Kecamatan Ciwandan, Kota Cilegon, kembali menuai sorotan. Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Gabungnya Wartawan Indonesia (GWI), Syamsul Bahri, mendesak aparat penegak hukum dan pemerintah daerah tidak sekadar mengetahui persoalan di atas kertas, tetapi mengambil langkah konkret terhadap aktivitas yang diduga tidak mengantongi legalitas tersebut. (2/9/2026).

Sorotan Syamsul bukan semata-mata tertuju pada aktivitas tambang, melainkan juga pada efektivitas pengawasan pemerintah di tingkat kewilayahan. Sebab, jika kegiatan pertambangan berlangsung tanpa tersentuh pengawasan, pertanyaan mendasarnya adalah: di mana fungsi kontrol pemerintah dan aparat penegak hukum setempat?

Sebelumnya, Syamsul mengaku menyayangkan pernyataan Camat Ciwandan, Agus Ariyadi, ketika dikonfirmasi mengenai aktivitas pertambangan di wilayahnya. Agus disebut mengatakan, “Saya baru tahu, selama ini belum dengar.”

Pernyataan tersebut, menurut Syamsul, justru memperlihatkan adanya persoalan serius dalam sistem pengawasan di tingkat wilayah.

“Kalau aktivitas tambang berlangsung di wilayah kecamatan, tetapi pemerintah kewilayahan mengaku baru mengetahui setelah persoalan tersebut disorot, tentu publik patut bertanya sejauh mana pengawasan selama ini berjalan,” kata Syamsul.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Tak berhenti di tingkat kecamatan, Syamsul kemudian melakukan konfirmasi kepada Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Banten melalui sambungan telepon dengan Sekretaris Dinas, H. Dedi.

Dalam komunikasi tersebut, Dedi disebut memastikan bahwa aktivitas pertambangan yang dimaksud diduga tidak memiliki legalitas dan pihaknya berencana melakukan pengecekan ke lapangan setelah menerima titik lokasi.

“Saat saya konfirmasi, Sekretaris Dinas ESDM menyampaikan bahwa tambang tersebut ilegal dan meminta titik lokasinya untuk dilakukan pengecekan lapangan,” ujar Syamsul.

Ketum GWI Desak Polda Banten dan Dinas Terkait Tindak Tegas Dugaan Tambang Ilegal di Kepuh Ciwandan

Bagi Syamsul, pernyataan tersebut semestinya menjadi pintu masuk bagi pemerintah dan aparat penegak hukum untuk melakukan verifikasi secara serius. Sebab, apabila hasil pemeriksaan lapangan membuktikan adanya aktivitas pertambangan tanpa izin, persoalannya tidak boleh berhenti pada teguran administratif.

Hukum harus bekerja, bukan sekadar menjadi papan nama.

Syamsul juga mempertanyakan pengawasan berjenjang, mulai dari tingkat kelurahan, kecamatan hingga aparat penegak hukum setempat. Menurutnya, aktivitas pertambangan bukanlah kegiatan yang berlangsung dalam ruang hampa. Ada perubahan bentang alam, mobilitas alat berat, lalu lintas kendaraan pengangkut material, serta potensi dampak terhadap lingkungan dan masyarakat sekitar.

“Kalau benar aktivitas tersebut ilegal, pertanyaannya sederhana: bagaimana kegiatan itu bisa berlangsung? Apakah tidak ada pengawasan, atau pengawasannya yang tidak berjalan? Ini yang harus dijelaskan kepada publik,” tegasnya.

Pada Rabu, 2 September 2026, Syamsul kembali mendesak Polda Banten bersama instansi terkait untuk tidak membiarkan dugaan aktivitas tambang ilegal di wilayah Cilegon, khususnya Ciwandan, menjadi persoalan yang berlarut-larut.

“Saya mendesak Polda Banten dan stakeholder terkait mengambil sikap tegas terhadap tambang-tambang yang diduga ilegal di wilayah Cilegon, khususnya Ciwandan. Jangan sampai masyarakat justru melihat negara kalah cepat dengan aktivitas yang diduga melanggar aturan,” tegas Syamsul.

Ia juga meminta Wali Kota Cilegon dan Ketua DPRD Kota Cilegon turun langsung untuk memastikan persoalan tersebut ditangani secara transparan.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Menurutnya, persoalan ini tidak semestinya dilihat hanya sebagai urusan perizinan pertambangan. Jika benar terdapat aktivitas ilegal, maka terdapat persoalan lebih besar mengenai pengawasan, penegakan hukum, tata kelola lingkungan, dan akuntabilitas pemerintah.

“Wali kota dan DPRD jangan hanya menunggu laporan. Turun ke lapangan, lihat faktanya, dan pastikan masyarakat mendapatkan kepastian. Kalau ilegal, tindak sesuai aturan. Kalau legal, tunjukkan legalitasnya kepada publik. Sesederhana itu,” pungkasnya.

Hingga berita ini diturunkan, diperlukan konfirmasi lebih lanjut dari pihak pengelola tambang, pemerintah kelurahan setempat, Kecamatan Ciwandan, Dinas ESDM Provinsi Banten, serta Polda Banten mengenai status perizinan, hasil pemeriksaan lapangan, dan langkah penindakan terhadap aktivitas pertambangan di Kepuh tersebut.

(Red-Tim)

Jakarta, DN-II Asisten Personel (Aspers) Panglima TNI Marsda TNI Djohn Amarul, S.A.B. memimpin Sidang Penentuan Akhir (Pantukhir) Tahap I Calon Perwira Prajurit Sukarela Dinas Pendek (PSDP) Penerbang TNI TA 2026  yang diikuti 21 calon. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Satpamwal Denma Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Selasa (1/9/2026).

Sidang Pantukhir tersebut merupakan bagian penting dalam proses seleksi untuk mendapatkan calon perwira penerbang TNI yang memenuhi standar dan kualifikasi yang telah ditetapkan. Proses ini sekaligus menjadi upaya TNI menyiapkan sumber daya manusia yang profesional, berintegritas, berkarakter, serta memiliki kompetensi penerbangan militer sesuai kebutuhan organisasi ke depan.

Dalam arahannya, Aspers Panglima TNI menekankan bahwa proses seleksi harus dilaksanakan secara menyeluruh, objektif, transparan, akuntabel, dan profesional. Tidak boleh ada pertimbangan lain di luar kepentingan organisasi dan kebutuhan TNI.

“Setiap calon harus dinilai secara menyeluruh berdasarkan hasil seleksi yang meliputi aspek administrasi, siber, kesehatan, psikologi, kesamaptaan jasmani, mental ideologi, kemampuan akademik, kompetensi penerbangan, serta aspek lain yang dipersyaratkan,” tegas Aspers Panglima TNI.

Melalui proses seleksi yang ketat dan objektif tersebut, para calon yang terpilih diharapkan mampu memenuhi kebutuhan penerbang TNI serta siap menjalankan tugas secara profesional dan bertanggung jawab dalam mendukung Tugas Pokok TNI. Red

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

#tniprima #tniprofesional #indonesiaemas2045

Brebes, DN-II Kepolisian Resor (Polres) Brebes menggelar Upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) sejumlah Pejabat Utama (PJU) dan Kapolsek jajaran. Kegiatan berlangsung khidmat di Lapangan Tribrata Mapolres Brebes, Rabu (2/9/2026) pagi.

Upacara dipimpin langsung oleh Kapolres Brebes AKBP Muhammad Ali Akbar. Hadir dalam kegiatan tersebut Wakapolres Brebes, para Pejabat Utama, Kapolsek jajaran, personel gabungan staf dan perwira, serta pengurus Bhayangkari Cabang Brebes.

Rotasi jabatan tersebut mencakup sejumlah posisi strategis di lingkungan Polres Brebes, mulai dari Kepala Bagian Sumber Daya Manusia (Kabag SDM), Kepala Satuan Reserse Narkoba (Kasatresnarkoba), Kepala Satuan Polisi Perairan dan Udara (Kasatpolairud), Kepala Satuan Samapta (Kasat Samapta), hingga Kapolsek Brebes dan Kapolsek Losari.

Adapun pejabat yang melaksanakan serah terima jabatan yakni:

Kabag SDM Polres Brebes diserahterimakan dari Kompol Muawan Subagio kepada Kompol Argimas Megandini.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Kasatresnarkoba Polres Brebes diserahterimakan dari AKP Heru Irawan kepada AKP Arifin Teguh Widodo.

Kasatpolairud Polres Brebes diserahterimakan dari AKP Arifin Teguh Widodo kepada AKP Susanto.

Kasat Samapta Polres Brebes diserahterimakan dari AKP Nurmahmud kepada AKP Lily Untoro.

Kapolsek Brebes diserahterimakan dari AKP Prapto kepada AKP Sodikin.

Kapolsek Losari diserahterimakan dari AKP Sodikin kepada AKP Prapto.

Rangkaian upacara diawali dengan laporan Perwira Upacara, dilanjutkan dengan pembacaan Keputusan Kapolda Jawa Tengah. Selanjutnya dilakukan pengangkatan dan pengambilan sumpah jabatan yang dipimpin oleh Inspektur Upacara, kemudian dilaksanakan penandatanganan berita acara serah terima jabatan dan pakta integritas.

Dalam sambutannya, Kapolres Brebes AKBP Muhammad Ali Akbar mengatakan bahwa mutasi dan rotasi jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi sekaligus bentuk apresiasi pimpinan terhadap personel yang dinilai memiliki dedikasi, loyalitas, pengabdian, dan kecakapan dalam menjalankan tugas.

Kapolres meminta seluruh personel memaknai kegiatan sertijab bukan sekadar seremoni, melainkan sebagai momentum untuk bersyukur sekaligus meningkatkan semangat pengabdian.

“Mutasi jabatan merupakan bentuk apresiasi dari pimpinan kepada seluruh personel Polri yang telah memberikan dedikasi, loyalitas, pengabdian, serta kecakapan yang dinilai mampu mengembangkan organisasi ke depan,” ujar AKBP Muhammad Ali Akbar.

Kepada para pejabat lama, Kapolres menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas seluruh dedikasi serta pengabdian selama bertugas di Polres Brebes. Ia juga berpesan agar perpindahan tempat tugas tidak memutus tali silaturahmi dan rasa kekeluargaan yang telah terbangun.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

“Jangan sampai ketika meninggalkan Polres Brebes, kenangan itu langsung hilang. Jadikan Polres Brebes sebagai keluarga besar, walaupun rekan-rekan berada di tempat tugas yang baru. Tali silaturahmi akan terus kita lanjutkan,” katanya.

Menurutnya, selama bertugas di Polres Brebes, para pejabat lama telah memberikan kontribusi positif, baik melalui inovasi maupun kepemimpinan di satuan kerja masing-masing.

Kapolres juga menyampaikan apresiasi kepada para istri pejabat lama yang tergabung dalam Bhayangkari karena selama ini telah setia mendampingi suami dalam menjalankan tugas.

“Kami juga mengucapkan terima kasih kepada Ibu Bhayangkari pejabat lama yang setia mendampingi suami,” ungkapnya.

Sementara kepada para pejabat yang baru dilantik, Kapolres Brebes mengucapkan selamat atas amanah dan tanggung jawab baru yang diemban. Ia meminta seluruh pejabat baru segera menyesuaikan diri dan mengembangkan inovasi di satuan kerja masing-masing.

“Selamat melaksanakan amanah baru. Silakan kembangkan inovasi dan saya minta tingkatkan dedikasi serta loyalitas rekan-rekan di tempat tugas yang baru,” tegasnya.

Kapolres menilai sejumlah pejabat yang mendapat amanah baru bukan merupakan orang asing di lingkungan Polres Brebes. Ia berharap pengalaman dan pemahaman terhadap karakter wilayah dapat menjadi modal untuk meningkatkan kinerja organisasi.

“Polres Brebes bukan hal yang baru bagi rekan-rekan. Saya lihat, apalagi Kabag SDM, merupakan putri kebanggaan Kabupaten Brebes, putri pilihan yang siap mengabdikan diri di Polres Brebes,” tuturnya.

Ia pun meminta para pejabat baru untuk mampu memimpin satuan kerja masing-masing dengan baik, menghadirkan inovasi, serta terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Selain pelaksanaan Sertijab, kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan Korp Raport Kenaikan Pangkat Pengabdian bagi Ipda Yustas Khamidi.

Kapolres Brebes menyampaikan ucapan selamat sekaligus apresiasi atas kenaikan pangkat pengabdian tersebut. Menurutnya, penghargaan itu merupakan bentuk apresiasi institusi kepada personel yang telah mengabdikan diri selama puluhan tahun dan mampu menyelesaikan masa dinas tanpa cacat.

“Saya ucapkan selamat atas kenaikan pangkat pengabdian. Ini merupakan bentuk apresiasi pimpinan kepada personel menjelang pensiun dan setelah puluhan tahun berdinas di Polri tanpa cacat,” kata Kapolres.

Ia menilai kenaikan pangkat pengabdian di penghujung masa dinas merupakan sebuah prestasi yang tidak mudah diraih. Sebab, penghargaan tersebut diberikan melalui penilaian terhadap rekam jejak dan pengabdian personel selama menjalankan tugas.

“Di akhir masa purna, kenaikan pangkat pengabdian itu adalah prestasi yang luar biasa. Kita semua di sini belum tentu bisa mendapatkan pangkat pengabdian, karena pangkat pengabdian itu bukan gratisan. Itu adalah reward dari pimpinan dan institusi kepada personel yang dinilai layak mendapatkannya,” tegasnya.

Kapolres kemudian mengajak seluruh personel untuk terus berlomba-lomba menorehkan prestasi, menjaga integritas, serta menghindari berbagai bentuk pelanggaran yang dapat menghambat pengembangan karier.

“Kepada teman-teman, mari berlomba-lomba berprestasi dan tidak membuat pelanggaran sehingga tidak menjadi hambatan ataupun cacat dalam pengembangan karier,” pesannya.

Mengakhiri sambutannya, AKBP Muhammad Ali Akbar mengajak seluruh personel Polres Brebes untuk menjaga kekompakan dan menunjukkan profesionalisme dalam setiap pelaksanaan tugas.

“Kepada seluruh personel, jaga selalu kekompakan. Buktikan bahwa Polres Brebes adalah Bhayangkara yang siap diandalkan, Bhayangkara yang apik, karena kita berjiwa Satya Haprabu,” pungkasnya. Red/Casroni

Lampungg, DN-II Peserta Latgabma Super Garuda Shield (SGS) 2026 Marfor melaksanakan latihan Menembak Mortir dan Menembak Reaksi di Teluk Pandan, Kab. Pesawaran, Lampung, Selasa (1/9/2026).

Delegasi negara peserta menguji keterampilan, ketepatan, dan kecepatan dalam menembak mortir serta mengasah naluri tempur melalui latihan tembak lorong reaksi.

Latihan ini tidak hanya menuntut kemampuan teknis individu, tetapi juga menekankan komunikasi dan koordinasi antar unsur. Kesamaan prosedur dan pemahaman taktis menjadi kunci dalam mendukung keberhasilan operasi gabungan multinasional.

Komandan Yonif 7 Marinir Letkol Mar Muhammad Kristian Widiantoro, menyampaikan bahwa latihan ini merupakan momentum penting untuk meningkatkan kemampuan prajurit sekaligus memperkuat interoperabilitas TNI dengan pasukan negara sahabat.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

#sgs26 #TogetherWeTrain #StrengthThroughPartnership

Jakarta, DN-II TNI menyiagakan Tim Alpha untuk mendukung penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah Indonesia, Rabu (2/9/2026).

Sebanyak 442 personel tergabung dalam Tim Alpha yang disiapkan untuk melaksanakan pemantauan, patroli titik api, hingga pemadaman di wilayah terdampak.

Pada Selasa (1/9), Tim Alpha di Lampung melaksanakan patroli menggunakan drone untuk meninjau titik api di kawasan Taman Nasional Way Kambas. Sementara di Kalimantan Barat, personel melaksanakan patroli titik api di wilayah Desa Tebang Kacang, Kabupaten Kubu Raya.

Di Pekanbaru, personel melaksanakan pengecekan parasut paramotor dan uji coba mesin paramotor. Sementara di Palembang, Tim Alpha melaksanakan latihan fast rope sebagai bagian dari kesiapan personel dalam mendukung pelaksanaan tugas di lapangan.

Kegiatan persiapan juga dilaksanakan di Balikpapan melalui koordinasi dengan Lanud Dhomber dan pengecekan sarana fast rope. Sedangkan di Palangkaraya, personel menerima pengarahan dalam rangka penanganan karhutla serta melaksanakan pengecekan perlengkapan fast rope.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Pengerahan Tim Alpha merupakan bagian dari komitmen TNI dalam mendukung penanganan karhutla serta memperkuat kesiapan personel dalam menghadapi perkembangan situasi Karhutla di berbagai wilayah Indonesia. Red

#tniprima #tniprofesional #indonesiaemas2045

Jakarta, DN-II 13 personel Special Operations Forces (SOF) gabungan TNI dan US Army sukses melaksanakan infiltrasi udara dalam Latihan Multinasional Super Garuda Shield (SGS) 2026 di Lanud Gatot Subroto, Selasa (1/9/2026).
Penerjunan dari pesawat CN-235 Angkatan Udara Perancis berjalan lancar dalam dua sortie. Seluruh personel mendarat aman dan dilanjutkan dengan simulasi sabotase terbatas terhadap sasaran strategis.
Unjuk Kekuatan, SOF TNI dan US Army Sukses Simulasi Sabotase di SGS 2026

Latihan ini menguji kemampuan operasi khusus yang menuntut kecepatan, kerahasiaan, dan presisi. Keterlibatan Kopassus, Taifib, Kopasgat, dan US Army menunjukkan soliditas serta interoperabilitas pasukan elite dalam menghadapi ancaman kontemporer.
Kegiatan ini merupakan wujud komitmen TNI dalam diplomasi pertahanan dan kerja sama militer multinasional. Diharapkan dapat meningkatkan interoperabilitas serta mendukung stabilitas dan perdamaian kawasan Indo-Pasifik. Red/Casroni
#sgs26
#TogetherWeTrain
#StrengthThroughPartnership:

KOLAKA TIMUR, DN-II Wilayah Kabupaten Kolaka Timur, Sulawesi Tenggara, diguncang gempabumi tektonik pada Selasa malam, 1 September 2026. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan gempa ini terjadi pada pukul 22:22:59 WIB.

​Berdasarkan analisis parameter resmi BMKG, pusat atau episenter gempa berada di darat pada koordinat tertentu, dengan jarak sekitar 22 kilometer di sebelah selatan Kolaka Timur. Gempa tersebut tercatat memiliki magnitudo M2,8 dengan kedalaman hiposenter 10 kilometer.

​Getaran gempabumi ini dirasakan di daerah Kolaka Timur dengan skala intensitas III MMI, di mana getaran dirasakan nyata di dalam rumah, seakan-akan ada truk berlalu. Hingga berita ini diterbitkan, belum ada laporan resmi mengenai dampak kerusakan maupun korban jiwa akibat peristiwa tersebut.

​Masyarakat diimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya, serta senantiasa memantau informasi resmi hanya melalui kanal komunikasi terpercaya BMKG.

​[Info Gempa Kolaka Timur](https://www.youtube.com/shorts/81zrm2lUy-w)

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

​Video pendek tersebut menyajikan laporan visual dan informasi seputar aktivitas kegempaan yang pernah melanda wilayah Kabupaten Kolaka Timur.

 

Cianjur, Jawa Barat, DN-II Gempa bumi tektonik berkekuatan magnitudo 4,3 mengguncang wilayah Kabupaten Cianjur dan sekitarnya pada Selasa, 1 September 2026, pukul 17.53.10 WIB. Berdasarkan analisis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), episenter gempa berada di darat pada koordinat 6,91 LS dan 107,12 BT, berjarak sekitar 13 kilometer sebelah selatan Kabupaten Cianjur pada kedalaman dangkal 5 kilometer.

​Skala Guncangan dan Wilayah Terdampak

​Skala III-IV MMI (Kabupaten Cianjur): Dirasakan oleh orang banyak di dalam rumah, benda ringan yang digantung bergoyang, serta pintu dan jendela berderik.

​Skala II-III MMI (Kota Sukabumi, Cibadak, Nagrak, Warung Kondang): Dirasakan nyata oleh beberapa orang di dalam rumah dan membuat kendaraan bermotor yang sedang parkir terasa bergoyang.

​Skala II MMI (Cibubur, Kota Bandung, Sukaraja): Dirasakan oleh sebagian orang, ditandai dengan goyangan pada benda-benda ringan yang digantung.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

​Dampak dan Imbauan Resmi

​Hingga laporan ini diturunkan, hasil pemantauan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bersama instansi terkait belum menerima laporan adanya kerusakan bangunan maupun korban jiwa.

​Masyarakat diimbau untuk tetap tenang, tidak panik, serta mengabaikan informasi yang tidak jelas sumbernya. Warga juga diingatkan agar memeriksa struktur bangunan tempat tinggal guna memastikan keamanan sebelum kembali beraktivitas di dalam rumah. Informasi terkini mengenai aktivitas gempa susulan dapat dipantau melalui laman resmi BMKG di inatews.bmkg.go.id atau akun media sosial @infoBMKG.

BREBES, DN-II Kepolisian Resor (Polres) Brebes melalui Satuan Pembinaan Masyarakat (Sat Binmas) terus memperkuat pembinaan kepada kalangan pelajar, tidak hanya dalam bidang keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), tetapi juga dalam menghadapi perkembangan teknologi digital.

Hal tersebut diwujudkan melalui kegiatan Police Go To School sekaligus Sosialisasi Training of Trainer (TOT) Program Paham AI yang dilaksanakan di SMAN 1 Jatibarang, Kabupaten Brebes, Selasa (1/9/2026).

Kegiatan tersebut diikuti oleh jajaran Sat Binmas Polres Brebes bersama kepala sekolah, guru dan tenaga pendidik serta para siswa-siswi SMAN 1 Jatibarang.

Dalam kegiatan tersebut, personel Polri memberikan pembinaan dan penyuluhan kepada para pelajar mengenai kedisiplinan, kepatuhan terhadap tata tertib sekolah, kesadaran hukum serta pentingnya memiliki sikap bertanggung jawab sebagai generasi penerus bangsa.

Selain itu, para pelajar juga diberikan pemahaman mengenai berbagai potensi gangguan yang dapat memengaruhi kehidupan mereka, seperti kenakalan remaja, bullying atau perundungan, kekerasan, tawuran serta perilaku negatif lainnya.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Tak kalah penting, Sat Binmas juga mengingatkan para siswa agar lebih bijak dalam menggunakan media sosial. Para pelajar diberikan edukasi mengenai bahaya penyebaran berita bohong atau hoaks, ujaran kebencian, provokasi, penipuan digital hingga penyebaran konten negatif.

Pada kesempatan yang sama, personel Sat Binmas memberikan sosialisasi Training of Trainer (TOT) Program Paham AI sebagai bagian dari upaya meningkatkan literasi dan pemahaman pelajar terhadap perkembangan teknologi Artificial Intelligence (AI).

Materi yang diberikan tidak hanya mengenalkan manfaat AI, tetapi juga menekankan pentingnya penggunaan teknologi tersebut secara bijak, aman, etis dan bertanggung jawab. Para siswa didorong untuk memanfaatkan AI sebagai sarana pendukung pembelajaran, meningkatkan kreativitas, memperluas pengetahuan serta mengembangkan keterampilan.

Kapolres Brebes melalui Kasat Binmas AKP Rachmat Wibowo Budi Pratama, S.Tr.K., S.I.K. yang juga menjadi salah satu penanggung jawab sekaligus instruktur dalam kegiatan tersebut, mengatakan bahwa perkembangan AI harus diimbangi dengan kemampuan dan etika dalam penggunaannya.

“Artificial Intelligence merupakan teknologi yang memiliki banyak manfaat, khususnya dalam mendukung proses belajar dan pengembangan kreativitas pelajar. Namun, teknologi ini harus digunakan secara bijak, aman dan bertanggung jawab. Jangan sampai AI justru dimanfaatkan untuk merugikan orang lain, melakukan penipuan, perundungan, menyebarkan informasi palsu maupun membuat konten negatif,” ujar AKP Rachmat.

Ia juga mengingatkan para pelajar agar tidak langsung mempercayai setiap informasi maupun hasil yang diperoleh dari teknologi AI.

“Kami mengajak para siswa untuk menjadi pengguna teknologi yang cerdas dan kritis. Setiap informasi yang diperoleh melalui media digital maupun AI harus diverifikasi terlebih dahulu. Jangan menerima atau menyebarkan informasi secara mentah tanpa memastikan kebenarannya,” lanjutnya.

Menurutnya, literasi digital menjadi bagian penting dalam pembentukan karakter generasi muda di tengah perkembangan teknologi yang semakin pesat.

“Kami berharap melalui Police Go To School dan Program Paham AI ini, para pelajar tidak hanya memahami aturan dan menjaga Kamtibmas, tetapi juga memiliki etika digital. Gunakan teknologi untuk belajar, berkarya, berprestasi dan mengembangkan potensi diri, bukan untuk melakukan tindakan yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain,” tegasnya.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Kegiatan juga diisi dengan dialog dan tanya jawab antara personel Polri, pihak sekolah dan para siswa. Interaksi tersebut menjadi sarana bagi pelajar untuk menyampaikan pertanyaan maupun persoalan yang mereka hadapi, baik terkait Kamtibmas maupun penggunaan teknologi AI.

Kasat Binmas menambahkan bahwa pembinaan terhadap pelajar perlu dilakukan secara berkelanjutan melalui sinergitas antara Polri, sekolah, guru dan orang tua.

“Pembinaan kepada pelajar tidak bisa dilakukan sekali saja. Diperlukan sinergitas dan komunikasi yang berkelanjutan antara Polri, sekolah, orang tua dan para siswa. Dengan kolaborasi tersebut, kita berharap dapat menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, kondusif sekaligus membentuk generasi muda yang cerdas, disiplin, berkarakter dan bertanggung jawab dalam memanfaatkan teknologi,” pungkasnya.

Kegiatan Police Go To School dan Sosialisasi TOT Program Paham AI tersebut mendapat sambutan positif dari pihak sekolah maupun para siswa.

Melalui kegiatan tersebut, Polres Brebes berharap kedekatan dan komunikasi antara Polri dengan kalangan pelajar semakin kuat, sekaligus meningkatkan kesadaran hukum, pemahaman Kamtibmas dan literasi digital sebagai bekal menghadapi perkembangan teknologi di masa mendatang. Red

You cannot copy content of this page