Beranda » Jawa Tengah » Halaman 30

Jawa Tengah

BREBES, DN-II Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Brebes bergerak menyusun strategi tata kelola pertanian di kawasan sentra produksi hortikultura. Guna mewujudkan ekosistem pertanian yang berkelanjutan, Pemkab menjadwalkan Focus Group Discussion (FGD) mengenai Tata Kelola Budidaya Kentang Berbasis Kelestarian Lingkungan di Kecamatan Sirampog.

Berdasarkan surat undangan resmi yang ditandatangani oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Brebes, Tahroni, kegiatan ini akan dilaksanakan pada Kamis, 18 Juni 2026, bertempat di Ruang Serba Guna Eks-Kawedanan Bumiayu.

Namun, langkah yang diklaim pemerintah sebagai upaya menjaga keseimbangan antara produktivitas ekonomi dan kelestarian alam ini justru menuai kritik tajam dari kalangan aktivis lingkungan hidup setempat.

Rencana Sinergi Korporasi dan Akademisi
Pada rancangan awalnya, FGD ini direncanakan menjadi wadah konsolidasi yang diklaim melibatkan seluruh pemangku kepentingan (stakeholders). Selain arahan langsung dari Bupati dan Kepala Dinas Pertanian setempat, Pemkab Brebes juga menggandeng sektor swasta.

Dua perusahaan besar, yakni PT Indofood Fortuna Makmur dan PT Prima Sukses Sejati Abadi, dijadwalkan memaparkan Rencana Kerja Kemitraan. Langkah kemitraan ini disebut-sebut untuk memberikan kepastian pasar bagi petani sekaligus memastikan standardisasi budidaya yang aman bagi lingkungan.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Dari sisi akademis, Pemkab menghadirkan Dr. Ir. Subandi Nur, M.P., dosen Fakultas Pertanian Universitas Swadaya Gunung Jati (Unswagati) Cirebon, untuk membedah formulasi regulasi teknis budidaya yang tepat guna menekan erosi lahan dan konservasi air.

Demi memastikan kebijakan tepat sasaran, Pemkab mengundang jajaran Forkopimda, otoritas kehutanan, tokoh agama, serta elemen masyarakat dari 6 desa sentra kentang di Sirampog, yakni:

Desa Igirklanceng
Desa Dawuhan
Desa Batursari
Desa Sridadi
Desa Kaligiri
Desa Wanareja

Unsur lokal yang dilibatkan mencakup Kepala Desa, Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL), hingga kelompok tani dari keenam desa tersebut.

Kritik Tajam LSM Pempera: “Karpet Merah Oligarki dan Abai Bencana”

Meski dikemas dengan tajuk pelestarian lingkungan, Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Pempera (Masyarakat Peduli Lingkungan Hidup), Jamil, menyoroti komposisi peserta dan agenda terselubung di balik FGD tersebut.

Saat dikonfirmasi pada Rabu (17/6/2026), Jamil menilai bahwa pihak-pihak yang diundang justru didominasi oleh kalangan yang selama ini menjadi aktor di lapangan.

“Pertemuan itu yang diundang hanya Penyuluh Pertanian, Kepala Desa, serta orang-orang yang menanam kentang. Ironisnya, mereka yang diundang ini justru pihak-pihak yang selama ini dinilai tidak peduli terhadap lingkungan,” tegas Jamil.

Lebih lanjut, Jamil mengingatkan Pemkab Brebes agar tidak menutup mata terhadap rentetan bencana ekologis yang terus melanda akibat kerusakan kawasan hulu.

“Kabupaten Brebes, terutama kawasan Pantura, sudah berkali-kali menderita banjir akibat limpasan air dari wilayah Selatan. Belum lagi di wilayah Selatan sendiri yang beberapa tahun terakhir ini terus dihantui bencana tanah bergerak dan banjir bandang,” keluhnya.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Jamil juga secara kritis menyoroti masuknya korporasi besar dalam tata niaga kentang di Sirampog. Menurutnya, narasi ‘budidaya ramah lingkungan’ kerap kali hanya menjadi dalih untuk melegalkan ekspansi lahan.

“Mengenai tanaman kentang itu seringkali hanya alasan saja. Praktik di lapangannya justru merusak lingkungan sebab tanaman kentang akan terus berekspansi ditanam di tanah pertanian warga maupun merambah kawasan hutan. Hari ini terbukti, dengan masuknya korporasi, bahwasanya oligarki sudah masuk mencengkeram wilayah Brebes Selatan,” pungkasnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari pihak Pemkab Brebes terkait kritik yang dilayangkan oleh LSM Pempera tersebut. Diskusi dalam FGD mendatang diprediksi akan berjalan alot mengingat adanya tarik-ulur antara kepentingan ekonomi korporasi-petani dan desakan konservasi lingkungan. ***

Reporter: Teguh
Editor: Casroni

Kota Semarang, DN-II Perkembangan E-Sport dalam beberapa tahun terakhir telah menjadikannya sebagai salah satu cabang olahraga digital yang diminati generasi muda dan dipertandingkan di berbagai ajang nasional maupun internasional. Melalui Kapolda Jateng E-Sport Cup 2026 yang akan digelar pada 20 Juni 2026 di De Tjolomadoe, Kabupaten Karanganyar, Polda Jawa Tengah menghadirkan sebuah ajang yang tidak hanya menjunjung tinggi sportivitas kompetisi, namun juga menjadi ruang kreativitas, hiburan, edukasi, serta interaksi positif antara Polri dan masyarakat.

Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol Artanto menjelaskan bahwa selain menyaksikan pertandingan Mobile Legends: Bang Bang yang mempertemukan para juara tingkat kabupaten se-Jawa Tengah, masyarakat juga dapat menikmati berbagai aktivitas menarik yang telah dipersiapkan panitia untuk seluruh kalangan.

“Kapolda Jateng Cup 2026 kami kemas sebagai festival yang memadukan kompetisi, hiburan, edukasi, pelayanan sosial, dan interaksi masyarakat. Kami ingin setiap pengunjung yang hadir memperoleh pengalaman yang menyenangkan sekaligus melihat potensi besar generasi muda di bidang E-Sport dan ekonomi kreatif,” ujar Kombes Pol Artanto pada Selasa (16/6/2026).

Salah satu daya tarik utama adalah penampilan para Cosplayer yang akan membawakan karakter-karakter populer dari dunia Mobile Legends maupun anime dalam sesi cosplay dan coswalk yang dipadukan dengan hiburan musik dari Soulgroove Band, sehingga menambah semarak suasana festival.

Pengunjung juga berkesempatan mengikuti sesi Meet & Greet bersama figur-figur dari dunia E-Sport, termasuk perwakilan dari ONIC dan EVOS, yang menjadi kesempatan langka bagi para penggemar untuk berinteraksi langsung dengan para idola mereka.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Untuk menambah kemeriahan acara, panitia menghadirkan Food Festival yang menghadirkan beragam kuliner khas dan kekinian dari pelaku UMKM lokal. Kehadiran festival kuliner ini diharapkan dapat mendukung pertumbuhan ekonomi kreatif sekaligus memberikan pengalaman rekreasi yang lebih lengkap bagi para pengunjung yang hadir bersama keluarga maupun komunitas.

Bagi para pecinta game daring, panitia juga menyiapkan Pojok Push Rank, sebuah area khusus yang dapat dimanfaatkan pengunjung untuk bermain dan meningkatkan peringkat (push rank) pada game Online. Menariknya, peserta yang mengikuti aktivitas ini berkesempatan memperoleh berbagai hadiah menarik yang telah disiapkan panitia.

Tidak hanya berorientasi pada hiburan, Kapolda Jateng Cup 2026 juga menghadirkan Pelayanan Kesehatan Gratis yang diselenggarakan oleh Biddokkes Polda Jateng. Masyarakat dapat memanfaatkan layanan pemeriksaan kesehatan dan konsultasi medis secara cuma-cuma sebagai bentuk kepedulian Polri terhadap kesehatan masyarakat.

Tak kalah menarik, panitia menggelar Social Media Challenge berupa lomba foto bagi seluruh pengunjung. Untuk mengikuti kompetisi ini, peserta cukup mengunggah momen terbaik selama acara di feed Instagram, mengikuti akun @esport_turnamen_kapolda_jateng, memastikan akun tidak dalam kondisi privat, menandai akun tersebut pada unggahan, serta menyertakan tagar #kapoldacupesporttournament, #poldajateng, dan #esport.

” Sejumlah foto terbaik dengan apresiasi tertinggi akan memperoleh hadiah dari panitia ” kata Kabid Humas

Selain itu, kemeriahan acara juga akan semakin terasa melalui pemilihan Best Supporter, di mana kreativitas, kekompakan, kostum, dan yel-yel para pendukung masing-masing kontingen akan dinilai untuk memperebutkan penghargaan sebagai suporter terbaik.


Panitia juga menyiapkan berbagai fun games dan kuis berhadiah yang dapat diikuti pengunjung di sela-sela pertandingan sehingga suasana acara semakin interaktif, meriah, dan menghibur.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk hadir dan memeriahkan Kapolda Jateng Cup 2026. Tidak hanya menyaksikan pertandingan para atlet terbaik Jawa Tengah, tetapi juga menikmati berbagai hiburan, festival kuliner, layanan kesehatan gratis, hingga aktivitas interaktif yang telah kami siapkan. Semoga kegiatan ini menjadi momentum untuk mempererat kedekatan Polri dengan masyarakat sekaligus mendorong lahirnya generasi muda yang sportif, inovatif, sehat, dan berprestasi,” tutup Kombes Pol Artanto. Red

Kota Semarang, DN-II Polda Jawa Tengah mengungkap hasil penyelidikan ilmiah atas peristiwa meninggalnya empat orang dalam satu keluarga di Glamping Safari Nomor 3, Taman Wisata Alam Posong, Kabupaten Temanggung. Berdasarkan hasil autopsi, pemeriksaan toksikologi, serta analisis laboratorium forensik, para korban di simpulkan meninggal dunia akibat keracunan gas karbon monoksida.

Hasil penyelidikan tersebut disampaikan dalam konferensi pers di Gedung Borobudur Mapolda Jawa Tengah, Senin (15/6/2026), yang dipimpin Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol Artanto dan dihadiri Dirreskrimum Polda Jateng Kombes Pol Muhammad Anwar Nasir, Kabid Dokkes Polda Jateng Kombes Pol drg. Agung Hadi Wijanarko, Sp.BM., M.A.R.S., M.H., FISQua, Kasubbid Kimia Biologi Forensik Bidlabfor Polda Jateng AKBP Ibnu Sutarto, serta Kapolres Temanggung AKBP Zamrul Aini.

Dalam keterangannya Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol Artanto menyampaikan bahwa hasil yang diumumkan merupakan hasil dari penyelidikan berbasis Scientific Crime Investigation (SCI) yang dilakukan secara menyeluruh oleh tim gabungan.

“Hari ini kami memaparkan hasil penyelidikan berbasis Scientific Crime Investigation terhadap peristiwa tersebut. Seluruh kesimpulan yang disampaikan didasarkan pada hasil olah TKP, autopsi, pemeriksaan laboratorium forensik, dan rangkaian penyelidikan yang dilakukan secara komprehensif,” ujar Artanto.

Dalam konferensi pers tersebut, Kapolres Temanggung AKBP Zamrul Aini menjelaskan bahwa peristiwa bermula saat keempat korban tiba di kawasan wisata Posong pada Selasa malam, 26 Mei 2026 untuk menginap di Glamping Safari Nomor 3. Sebelum menuju tenda, petugas pengelola telah mengingatkan agar tungku tidak dinyalakan di dalam tenda karena berpotensi menimbulkan bahaya kebakaran maupun gangguan pernafasan akibat gas hasil pembakaran.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Keesokan harinya, saat petugas hendak mengantarkan sarapan dan melakukan pemeriksaan rutin, tidak ada respons dari penghuni tenda. Setelah melewati batas waktu check-out, petugas membuka tenda dan mendapati keempat korban telah meninggal dunia. Saat dilakukan pengecekan, tungku tanah liat ditemukan berada di dalam tenda dekat pintu masuk, sementara kompor portabel berada di luar tenda.

“Kami telah memeriksa 27 saksi dari berbagai unsur, mengamankan sejumlah barang bukti, serta melakukan pemeriksaan terhadap sampel makanan dan barang-barang yang ditemukan di lokasi maupun di rumah korban sebelum keberangkatan. Petugas pengelola juga telah mengingatkan agar tungku tidak dinyalakan di dalam tenda karena berpotensi menyebabkan bahaya kebakaran dan gangguan pernafasan,” terang AKBP Zamrul Aini.

Dalam proses penyelidikan, polisi mengamankan sejumlah barang bukti berupa kendaraan, telepon genggam, kamera, kompor portabel, tungku tanah liat, sisa makanan yang dikonsumsi korban, hingga menu sarapan yang belum sempat disantap. Seluruh barang bukti tersebut kemudian diperiksa secara laboratoris untuk memastikan penyebab kematian.

Sementara itu, Dirreskrimum Polda Jateng Kombes Pol Muhammad Anwar Nasir mengungkapkan bahwa penyidik sempat mendalami berbagai kemungkinan penyebab kematian, termasuk dugaan keracunan makanan.

“Pada tahap awal kami mendalami kemungkinan keracunan makanan. Namun setelah dilakukan pemeriksaan terhadap makanan yang dibawa korban maupun sisa makanan di rumah korban yang dikonsumsi sebelum keberangkatan, tidak ditemukan zat beracun yang menjadi penyebab kematian. Kami juga tidak menemukan adanya unsur kelalaian dari pihak pengelola karena prosedur keselamatan telah dijalankan dan petugas pengelola sudah memberi peringatan kepada korban untuk tidak menyalakan tungku di dalam tenda karena berbahaya,” jelasnya.

Sementara itu, Kabid Dokkes Polda Jateng Kombes Pol drg. Agung Hadi Wijanarko menjelaskan bahwa hasil autopsi dan pemeriksaan toksikologi menunjukkan para korban mengalami keracunan karbon monoksida yang mengakibatkan mati lemas.

“Pemeriksaan forensik terhadap korban dan sampel darahnya menunjukkan adanya tanda-tanda keracunan karbon monoksida. Kami juga tidak menemukan luka akibat kekerasan di tubuh para korban maupun kandungan zat beracun lain seperti sianida yang dapat menyebabkan kematian,” ungkapnya.

Temuan tersebut diperkuat oleh hasil pemeriksaan laboratorium dan simulasi yang dilakukan oleh tim Bidlabfor Polda Jateng di lokasi kejadian. Kasubbid Kimia Biologi forensik Bidlabfor Polda Jateng AKBP Ibnu Sutarto menjelaskan bahwa simulasi dilakukan pihaknya untuk menguji serta mengetahui darimana sumber paparan gas karbon monoksida.

“Hasil simulasi yang kami lakukan menunjukkan diduga kuat gas karbon monoksida berasal dari pembakaran tungku di dalam tenda. Konsentrasi gas yang dihasilkan dapat mencapai 2000 ppm yang sangat berbahaya bagi manusia. Bahkan ketika dilakukan uji pembakaran di luar tenda, gas karbon monoksida masih berpotensi masuk ke dalam dan melampaui ambang batas aman (200 ppm),” jelas AKBP Ibnu Sutarto.

Menutup konferensi pers, Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol Artanto menegaskan bahwa tragedi di Glamping Posong merupakan pengingat penting akan bahaya paparan gas karbon monoksida

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

“Peristiwa ini menjadi pengingat bagi kita semua mengenai pentingnya mematuhi prosedur keselamatan saat menggunakan alat pembakaran di area perkemahan maupun ruang tertutup,” jelasnya.

Dirinya mengimbau masyarakat agar menjadikan peristiwa ini sebagai pelajaran penting dalam menjaga keselamatan saat berkemah maupun berwisata di alam terbuka.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak menyalakan tungku arang, kompor portabel, atau sumber pembakaran lainnya di dalam tenda maupun ruang tertutup. Selain itu, hindari beristirahat atau tidur di dalam kendaraan dengan mesin menyala dan kaca tertutup rapat. Gas karbon monoksida tidak berwarna dan tidak berbau, namun dapat menyebabkan tubuh kekurangan oksigen, kehilangan kesadaran, hingga berujung pada kematian,” pungkasnya. Red

KOTA TEGAL, DN-II Menyambut Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polres Tegal Kota sukses menggelar Turnamen E-Sport Mobile Legends: Bang Bang (MLBB) sebagai wadah pembinaan dan pengembangan bakat generasi muda di bidang olahraga elektronik.

Dari rangkaian pertandingan yang berlangsung kompetitif dan penuh semangat, terpilih dua tim terbaik yang akan mewakili Polres Tegal Kota pada ajang Turnamen E-Sport Kapolda Jateng Cup 2026 tingkat Polda Jawa Tengah.

Kapolres Tegal Kota, AKBP Heru Antariksa Cahya, mengatakan bahwa e-sport saat ini telah menjadi salah satu ruang positif bagi generasi muda untuk menyalurkan bakat dan kemampuan secara produktif.

“Kami melihat e-sport bukan sekadar permainan, tetapi juga wadah pembinaan karakter, kerja sama tim, kedisiplinan, dan sportivitas. Melalui kegiatan ini, kami ingin memberikan ruang yang positif bagi generasi muda untuk berkembang dan berprestasi,” ujar AKBP Heru Antariksa Cahya, Senin (15/6/2026).

Menurutnya, keikutsertaan tim terbaik Polres Tegal Kota pada ajang Kapolda Jateng Cup 2026 merupakan bentuk dukungan Polri terhadap pengembangan potensi anak muda sekaligus mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Kapolres Tegal Kota AKBP Heru Antariksa Cahya berharap tim yang akan mewakili Polres Tegal Kota pada ajang Kapolda Jateng Cup 2026 dapat menampilkan kemampuan terbaiknya, menjunjung tinggi sportivitas, serta membawa nama baik Kota Tegal di tingkat Jawa Tengah.

Bagi kami, yang terpenting bukan hanya meraih kemenangan, tetapi juga bagaimana mereka mampu menjadi contoh generasi muda yang kreatif, berprestasi, dan menyalurkan bakatnya melalui kegiatan yang positif,” tegas Kapolres.

Selain menjadi ajang kompetisi, Turnamen E-Sport Kapolda Jateng Cup 2026 juga merupakan bagian dari tahapan menuju E-Sport Kapolri Cup 2026.

Seluruh peserta yang berlaga merupakan para juara hasil seleksi di tingkat kabupaten/kota yang sebelumnya telah dilaksanakan oleh jajaran Polres se-Polda Jawa Tengah.

Dengan persiapan yang terus dimatangkan, Polres Tegal Kota optimistis para wakilnya mampu menunjukkan performa terbaik dan mengharumkan nama Kota Tegal pada ajang Kapolda Jateng Cup 2026.

Pembinaan atlet muda tersebut turut dilakukan melalui kolaborasi bersama Pengurus Cabang Esports Indonesia (ESI) Kota Tegal dan sejumlah sekolah sebagai upaya mendorong lahirnya talenta-talenta e-sport berprestasi sekaligus membangun iklim kompetisi yang sehat di kalangan generasi muda.( S. Bimantoro )

BREBES, DN-II Peringatan Malam 1 Suro 1960 Saka yang bertepatan dengan 1 Muharram 1448 Hijriah di Kabupaten Brebes berlangsung meriah. Acara yang dipusatkan di Kantor Pemerintahan Terpadu (KPT) Kabupaten Brebes dan Islamic Center Brebes pada Senin (15/6/2026) ini dihadiri oleh tidak kurang dari 5.000 peserta.

Kabag Kesra Setda Pemerintah Kabupaten Brebes, Kambali, SKes, MKes, menjelaskan bahwa agenda besar tahunan ini mengusung pesan persatuan yang kuat.

“Acara ini mengusung tema ‘Semangat Hijrah Untuk menguatkan Ukhuwah dan Merajut Kebersamaan Menuju Brebes Beress’. Alhamdulillah, antusiasme luar biasa dengan melibatkan sekitar 5.000 peserta dari berbagai elemen masyarakat,” ujar Kambali.

Rangkaian Khidmat Doa Bersama dan Santunan

Rangkaian acara dimulai sejak sore hari pukul 16.30 WIB di Kantor KPT Brebes yang diisi dengan tausiah serta doa akhir tahun. Memasuki waktu magrib, jamaah bergeser ke Masjid Al-Mukarromah Islamic Center untuk melaksanakan sholat magrib berjamaah dan memanjatkan doa awal tahun.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Setelah doa bersama, Wakil Bupati Brebes didampingi jajaran Forkopimda dan Ketua Baznas menyerahkan santunan secara simbolis kepada anak-anak yatim piatu di area Islamic Center, yang kemudian dilanjutkan dengan sambutan resmi dari Wakil Bupati.

Kemeriahan Pawai Akbar dan Unjuk Rasa Seni

Puncak kemeriahan dimulai setelah sholat isya berjamaah, tepatnya pukul 19.30 WIB. Sekretaris Daerah (Sekda) Brebes resmi melepas iring-iringan Pawai Akbar dari gerbang selatan Islamic Center. Ribuan peserta umum tampak memadati rute jalan sambil membawa obor, menciptakan pemandangan lautan api yang estetik dan religius.

Pawai ini dimeriahkan oleh puluhan grup dari berbagai instansi, sekolah, dan organisasi keagamaan, di antaranya:

Grup Drumband & Marching Band: Drum-Band Gaida Pagejugen (Madin At-Alimin), Marching Band Fatayat NU Pebatan, Drum Band Fatayat NU Iswanti, Drum Band Grup D’Sorban Santun Banser Pesantunan, Marching Band Fatayat NU Terlangu, Drum Band PDPM / Kokam Muhammadiyah, serta Marching Band Irama Sahdu Banser Dumeling.

Grup Seni Musik Rebana & Calung: Grup Calung Dwi Gita Puspita SDN Brebes 02, Rebana SMP N 1 Wanasari Al-Ilmi, Rebana SMP N 4 Wanasari, Rebana Al-Mukarromah, dan Rebana MAN 1 Brebes.

Delegasi Sekolah & Ponpes: Paskibra SMA N 2 Brebes, SMA N 1, 2, dan 3 Brebes, SMK N 1 Brebes, SMK PGRI Brebes, SMK Karya Bhakti, SMK Pusponegoro, SMK Boarding School, SMP N 1, 2, 3, dan 4 Wanasari, SMP N 1, 2, dan 3 Brebes, SMPS PGRI Brebes, SMPS Harapan Umat, MTs Ma’arif NU 1 Brebes, MTs N 2 Brebes, serta Ponpes Manarul Huda.

Ormas & Instansi: FKDT Kecamatan Brebes, Wanasari, Bulakamba, Jatibarang, dan Songgom; Badko TPQ; Fatayat NU; Muslimat NU Ranting Pasarbatang; Korwilcam Brebes; serta jajaran OPD, BUMN, dan BUMD setempat.

Sementara pawai berjalan, Wakil Bupati bersama tamu undangan VVIP dan VIP transit di lobby KPT Brebes sebelum menuju panggung kehormatan. Sembari menunggu iring-iringan peserta, para tamu undangan dihibur oleh penampilan musik gambus yang syahdu.

Tertib di Panggung Kehormatan

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Memasuki pukul 20.00 WIB, suasana semakin meriah saat iring-iringan pawai mulai memasuki area panggung kehormatan KPT Brebes. Setiap grup peserta diberikan kesempatan unjuk gigi dan menampilkan performa terbaik mereka di hadapan Wakil Bupati dan jajaran Forkopimda selama 2 hingga 3 menit.

Untuk mendukung kelancaran dan kenyamanan acara, panitia membagi fasilitas zona ruangan menjadi tiga bagian:

Ruang VVIP: Menggunakan Ruang Rapat Aula MUI.

Ruang VIP: Menggunakan Aula MUI yang diperuntukkan bagi para Kepala OPD, Ketua Ormas, Tokoh Masyarakat, serta Tokoh Agama.

Ruang Umum: Berlokasi di TK Islamic Center khusus untuk memfasilitasi anak-anak yatim beserta pendamping mereka.

Seluruh rangkaian acara Peringatan Malam 1 Suro di Kabupaten Brebes ini berjalan dengan aman, tertib, dan khidmat hingga dipuncaki pada pukul 22.00 WIB.

Reporter: Teguh

Tegal, DN-II Di Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, jajaran Polres Tegal Kota melaksanakan penyembelihan hewan qurban di Masjid Darul Faizin, kompleks Aspol Jalan KS Tubun, Kota Tegal, Rabu (27/5/2026).

Penyerahan hewan qurban dilakukan usai pelaksanaan Sholat Idul Adha oleh Kapolres Tegal Kota AKBP Heru Antariksa Cahya kepada pengurus masjid dan panitia qurban.

Hewan qurban yang disalurkan terdiri dari dua ekor sapi dan 11 ekor kambing yang kemudian disembelih dan dibagikan kepada masyarakat sekitar serta warga yang berhak menerima.

Kapolres Tegal Kota AKBP Heru Antariksa Cahya menegaskan bahwa Idul Adha merupakan momentum memperkuat kebersamaan dan kepedulian sosial.

“Idul Adha menjadi momentum semangat kebersamaan, kasih sayang dan solidaritas. Kita diingatkan tentang pentingnya keikhlasan dan pengorbanan sebagai hamba Allah SWT,” ujarnya.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Ia menekankan nilai keteladanan Nabi Ibrahim AS sebagai pelajaran tentang keimanan dan ketaatan kepada perintah Tuhan.

“Peristiwa Nabi Ibrahim menunjukkan kebesaran hati dan ketakwaan kepada Allah SWT. Ini menginspirasi kita menjadi pribadi yang lebih baik, tidak hanya dalam ritual, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari,” katanya.

Kapolres juga menyebut makna qurban tidak sebatas penyembelihan hewan, melainkan wujud kepedulian sosial yang lebih luas.

“Pengorbanan bukan hanya soal hewan qurban, tetapi juga waktu, tenaga, dan harta untuk kebersamaan. Membantu yang membutuhkan, memberi perhatian kepada yang terpinggirkan, dan mendukung yang lemah,” tegasnya.

Kegiatan ini diharapkan mempererat hubungan Polri dengan masyarakat sekaligus memperkuat solidaritas sosial di lingkungan sekitar. ( S. Bimantoro )

BREBES, DN-II Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Dinperwaskim) Kabupaten Brebes memberikan klarifikasi resmi terkait ramainya sorotan di media sosial mengenai proyek pembangunan jalan di kawasan Sangkal Putung. Proyek tersebut dipastikan telah sesuai prosedur dan berdiri di atas aset daerah.

Kepala Dinperwaskim Brebes, La Ode Vindar Aris Nugroho, AP., M.Si., menegaskan bahwa proyek perbaikan jalan di kawasan Sangkal Putung dibangun di atas aset resmi Kelurahan Brebes, bukan di atas tanah pribadi seperti yang diisukan oleh beberapa media daring dan platform media sosial.

“Proyek tersebut berdiri di atas aset resmi Kelurahan Brebes, bukan tanah pribadi,” ujar La Ode Vindar dalam keterangan persnya, Senin (25/5/2026).

Klarifikasi ini sekaligus menjawab tudingan yang menyebut Dinperwaskim telah mengalokasikan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2025 untuk membangun jalan di atas lahan milik perseorangan.

Tanggapan Warga dan Sorotan Terhadap Akses Jalan Lain

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Menanggapi polemik tersebut, Tangguh Bahari, salah seorang warga Brebes yang kerabatnya berdomisili di sekitar Sangkal Putung, menilai pembangunan di lokasi tersebut sebenarnya tidak perlu dipermasalahkan. Menurutnya, jalan Sangkal Putung memang sudah lama menjadi akses umum yang dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat.

“Di media sosial memang ramai, tapi menurut saya jalan Sangkal Putung itu tidak jadi masalah karena sudah beberapa kali digarap oleh pihak pemborong (rekanan), bahkan sudah dibuatkan saluran air. Informasi yang saya dengar, tahun ini mungkin dianggarkan sekitar Rp 400 juta,” kata Tangguh, Rabu (27/5/2026).

Namun demikian, Tangguh justru mempertanyakan urgensi pembangunan akses jalan lain, tepatnya jalan yang berada di samping Kantor Dinas Pariwisata (Dinpar) Brebes, yang bersebelahan dengan salah satu toko modern dan hotel/penginapan yang diketahui milik keluarga mantan Bupati Brebes.

Ia mempertanyakan asas manfaat dari pembangunan jalan di samping Kantor Dinpar tersebut, mengingat jalurnya yang mengarah ke utara dinilai belum memiliki urgensi publik yang jelas.

“Yang perlu dipertanyakan itu yang di samping Dinas Pariwisata, jalan tersebut dibangun untuk kepentingan siapa? Apakah ada kepentingan orang banyak di situ? Kalau jalan ke arah utara itu, adakah perumahan atau warga yang tinggal di sana?” pungkas Tangguh.

Hingga berita ini diturunkan, pihak terkait mengenai pembangunan jalan di samping Kantor Dinas Pariwisata tersebut belum memberikan keterangan lebih lanjut.

Reporter: Teguh

Kota Tegal, DN-II Suasana malam takbiran Idul Adha di Kota Tegal berlangsung semarak dan kondusif, Selasa (26/5/2026) malam.

Untuk menjaga keamanan selama rangkaian perayaan berlangsung, Polres Tegal Kota menerjunkan sedikitnya 350 personel yang disiagakan di sejumlah titik pengamanan dan pusat aktivitas masyarakat.

Pengamanan diawali apel kesiapan personel sebelum petugas disebar ke sejumlah simpang jalan, pusat keramaian, hingga kawasan permukiman warga. Selain mengantisipasi kepadatan aktivitas masyarakat dan takbir keliling, patroli juga difokuskan menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif sepanjang malam Idul Adha.

Sementara jajaran Satbinmas bersama para Bhabinkamtibmas bergerak langsung ke wilayah kelurahan untuk memberikan imbauan kamtibmas secara humanis kepada masyarakat.

Kepala Bagian Operasi Polres Tegal Kota Kompol Nur Cholis mengatakan pengamanan dilakukan menyeluruh, mulai malam takbiran, pelaksanaan Salat Id, hingga monitoring penyembelihan dan distribusi hewan kurban.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

“Seluruh personel kami siagakan untuk memastikan masyarakat dapat menjalankan rangkaian Idul Adha dengan aman dan nyaman. Jadi bukan hanya malam takbiran, besok pelaksanaan Salat Id sampai kegiatan kurban juga menjadi perhatian pengamanan,” kata Nur Cholis.

Ia menegaskan, pola pengamanan tahun ini lebih mengedepankan langkah preventif dan pendekatan humanis di lapangan. Kehadiran polisi, kata dia, diharapkan mampu memberi rasa aman sekaligus mengantisipasi potensi gangguan ketertiban masyarakat.

“Yang kami jaga bukan hanya situasi keamanan, tapi juga kenyamanan masyarakat saat beribadah dan merayakan Idul Adha bersama keluarga,” ujarnya.

Selain masjid dan jalur keramaian, pengamanan juga difokuskan di sejumlah lokasi pelaksanaan Salat Id di Kota Tegal. Salah satu titik utama berada di Masjid Agung Kota Tegal yang dijadwalkan dihadiri Wali Kota bersama unsur Forkopimda.

Hingga malam takbiran berlangsung, situasi di sejumlah wilayah Kota Tegal terpantau aman, lancar, dan kondusif. ( S. Bimantoro )

BREBES, DN-II Guna menjamin keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) menjelang perayaan Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, Polres Brebes menyiagakan ratusan personel gabungan. Kesiapsiagaan tersebut ditandai dengan digelarnya Apel Kesiapan di halaman Mapolres Brebes pada Selasa (26/5/2026) malam.

Apel besar ini dipimpin langsung oleh Kapolres Brebes, AKBP Lilik Ardhiansyah. Tidak hanya dari unsur Kepolisian, ratusan personel yang disiagakan ini juga melibatkan unsur TNI dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Brebes.

Dalam arahannya, Kapolres Brebes AKBP Lilik Ardhiansyah menegaskan bahwa seluruh personel malam ini dikerahkan penuh untuk mengamankan jalannya malam takbiran dan aktivitas masyarakat menyambut Iduladha 2026.

“Malam ini kita siaga penuh untuk melaksanakan patroli Malam Iduladha 1447 H. Personel patroli sudah dibagi yaitu di Jalur Pantura dan Jalur Tengah. Setelah apel ini, masing-masing Perwira Pengendali (Padal) diharapkan segera memimpin jalurnya,” ujar AKBP Lilik Ardhiansyah.

Kapolres menginstruksikan kepada seluruh regu patroli untuk memetakan dan menyisir wilayah-wilayah yang masuk dalam kategori rawan gangguan kamtibmas.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Dijelaskan, hal tersebut dilakukan sebagai antisipasi dan mencegah potensi perkelahian atau tawuran antarwarga. Selain itu juga diisntruksikan untuk meningkatkan pengawasan di area yang rawan tindak kriminalitas serta aksi balap liar.

Di akhir arahannya, AKBP Lilik Ardhiansyah juga memberikan pesan menyentuh terkait keselamatan anggotanya yang bertugas di lapangan.

“Sebelum saya akhiri, saya minta tolong agar rekan-rekan sekalian tetap menjaga kesehatan dan selalu berhati-hati dalam bertugas. Laksanakan tugas ini dengan penuh tanggung jawab, serta jaga kewaspadaan dan keselamatan personel,” pungkasnya.

Usai pelaksanaan apel, ratusan personel gabungan tersebut langsung bergerak meninggalkan Mapolres Brebes untuk melaksanakan patroli skala besar di sepanjang jalur Pantura dan Jalur Tengah Brebes demi memastikan malam takbiran berjalan aman, damai dan kondusif. Red

BREBES, DN-II Lembaga Swadaya Masyarakat Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (LSM GMBI) Distrik Kabupaten Brebes bersama seluruh jajarannya menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Idul Adha 1447 H dengan penuh semangat kebersamaan dan harapan baik bagi masyarakat.

Ketua LSM GMBI DPD Kabupaten Brebes, Akbar, mengungkapkan bahwa momentum Idul Adha yang jatuh pada Rabu besok, 27 Mei 2026 (10 Dzulhijjah 1447 H) ini harus dijadikan pemantik untuk memperkuat solidaritas kemanusiaan.

“Dalam momentum Idul Adha ini, mari kita pererat tali silaturahmi dan menumbuhkan rasa kepedulian sosial di tengah masyarakat. Semoga Idul Adha kali ini membawa berkah dan kebahagiaan bagi kita semua. Mari kita maknai perayaan ini dengan memperbanyak amal ibadah dan berbagi kepada sesama,” ujar Akbar dalam keterangannya, Selasa, (22/5/2026).

Konsisten Berbagi, Distribusikan Hewan Qurban di Tiga Lokasi

Sebagai wujud nyata kepedulian sosial, Akbar menyebutkan bahwa tahun ini LSM GMBI Distrik Brebes kembali menunjukkan komitmennya dengan menyalurkan hewan qurban di tiga lokasi berbeda di wilayah Kabupaten Brebes, yaitu:

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Desa Pakijangan, Kecamatan Bulakamba.

Kelurahan Kalilunjar/Kalierang, Kecamatan Bumiayu.

Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Brebes.

Akbar menjelaskan, aksi sosial ini merupakan agenda tahunan yang terus dijaga secara konsisten (istiqomah) sebagai bentuk pengabdian dan kepedulian lembaga langsung kepada masyarakat Brebes yang membutuhkan.

Apresiasi untuk Sinergi Jajaran dan Mitra

Kelancaran agenda qurban tahun ini tidak lepas dari solidnya pergerakan internal GMBI di tingkat kecamatan hingga desa. Akbar secara khusus menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh jajaran Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM), Kelompok Kerja (Pokja), serta para mitra strategis.

Beberapa pihak yang terlibat aktif di antaranya adalah Ketua KSM Bumiayu, Mas Fikri, yang memimpin penyerahan hewan qurban kepada panitia di Bumiayu, serta Ketua KSM Bulakamba, Mas Syaeful Iman, yang mengawal penyerahan hewan qurban di Desa Pakijangan.

“Harapan saya, Hari Raya Idul Adha 1447 H ini dapat menjadi inspirasi bagi kita semua untuk terus memperkuat nilai-nilai kebersamaan. Terima kasih kepada seluruh anggota dan mitra GMBI yang telah bekerja keras membantu kelancaran acara penyaluran hewan qurban tahun ini,” tutup Akbar.

Reporter: Teguh
Editor: Casroni

You cannot copy content of this page