Beranda » Jawa Tengah » Halaman 95

Jawa Tengah

BREBES, DN-II Kabar gembira bagi warga Kabupaten Brebes yang berencana mengakhiri masa lanjangnya. Dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-348 Kabupaten Brebes tahun 2026, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Brebes menyelenggarakan program Nikah Gratis dengan fasilitas yang melimpah.

Kegiatan ini tidak hanya sekadar memfasilitasi administrasi pernikahan, tetapi juga memberikan dukungan nyata bagi pasangan baru untuk memulai hidup mandiri. Acara puncak rencananya akan dipusatkan di Mal Pelayanan Publik (MPP) Kabupaten Brebes pada Kamis, 15 Januari 2026 mendatang.

Fasilitas Lengkap bagi Pengantin

Sekretaris Daerah Kabupaten Brebes, Tahroni, dalam keterangan resminya menyampaikan bahwa panitia telah menyiapkan berbagai fasilitas menarik untuk memanjakan para calon pengantin, di antaranya:

Layanan Antar-Jemput: Calon pengantin akan dijemput dari rumah menuju lokasi acara di MPP Brebes.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Rias Pengantin (MUA): Disediakan tenaga ahli rias agar pengantin tampil maksimal di hari bahagia.

Bantuan Modal Usaha: Setiap pasangan akan mendapatkan bantuan modal sebesar Rp 2.000.000 dari Baznas.

Legalitas Usaha & Kependudukan: Bagi pengantin yang memiliki usaha akan langsung mendapatkan NIB (Nomor Induk Berusaha). Selain itu, pasangan langsung menerima KTP dan KK dengan status terbaru, serta bingkisan menarik lainnya.

Ketentuan Wilayah Selatan

Khusus bagi calon pengantin yang berdomisili di wilayah selatan (Kecamatan Tonjong, Sirampog, Bumiayu, Paguyangan, Bantarkawung, dan Salem), fasilitas antar-jemput akan dikoordinasikan oleh pihak Kecamatan atau Desa setempat.

Jadwal dan Pendaftaran

Masyarakat yang berminat diharapkan segera mendaftarkan diri melalui KUA setempat dengan memenuhi persyaratan administrasi pernikahan yang berlaku. Berikut adalah detail kegiatannya:

Hari/Tanggal: Kamis, 15 Januari 2026

Waktu: 09.00 WIB s.d. Selesai

Lokasi: MPP Kabupaten Brebes

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Kontak Informasi: Didah Mardiatin S. SE (082135388650)

“Program ini merupakan bentuk kehadiran pemerintah dalam membantu masyarakat menjalankan ibadah pernikahan sekaligus meringankan beban ekonomi mereka di hari spesial tersebut,” tulis pernyataan resmi Sekretariat Daerah.

Reporter: Teguh

BREBES, DN-II Suasana jalan sehat di Komplek Islamic Center Brebes mendadak riuh oleh gelak tawa. Bukan karena insiden, melainkan aksi teatrikal jenaka antara seorang perawat bernama Purnomo dan “pasien”-nya, Jono, yang sukses mengocok perut warga hingga pejabat Forkopimda yang hadir. (11/1/2026).

Meskipun tampil dengan gestur layaknya Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ), aksi Jono dan Purnomo ini bukan sekadar hiburan kosong. Di balik banyolan segar mereka, terselip pesan edukasi yang mendalam tentang bahaya narkoba dan kesehatan mental.

Edukasi Dibalut Komedi

Dialog dimulai saat Purnomo, yang bertindak sebagai MC, menyapa warga Brebes yang antusias mengikuti jalan sehat. Ia kemudian membandingkan kesehatan warga dengan kondisi Jono yang tampak “nyeleneh.”

“Harusnya yang mengisi acara ini orang-orang sehat kayak masyarakat Brebes!” seloroh Purnomo.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Tak mau kalah, Jono langsung menimpali dengan percaya diri, “Lho, aku ya sehat!” yang seketika memicu tawa penonton.

Kekocakan berlanjut saat Jono mengaku memiliki menu sarapan yang tidak lazim, mulai dari telur semut (kroto) hingga cairan pembasmi serangga. Meski memancing tawa, dialog ini menjadi pintu masuk bagi pesan utama mengenai pentingnya menjaga pola hidup sehat dan menjauhi zat berbahaya.

Sentilan Bahaya Narkoba

Di tengah keriuhan, suasana sempat berubah serius saat Jono meneriakkan slogan antinarkoba. Ketika ditanya rahasia agar tetap sehat seperti warga lainnya, Jono menjawab dengan lantang.

“Jauhi Narkoba!” seru Jono disambut tepuk tangan riuh, termasuk dari Kapolres Brebes yang turut menyaksikan aksi tersebut.

Purnomo kemudian menambahkan informasi layanan publik bagi masyarakat. “Bagi panjenengan (anda) semua yang membutuhkan Surat Keterangan Bebas Narkoba, bisa langsung mengurusnya dengan mudah di Satuan Reserse Narkoba Polres Brebes,” ujarnya mengedukasi warga.

Minta Jadi Adik Angkat Pj Bupati

Puncak kemeriahan terjadi saat Jono ditantang menyebutkan nama pemimpin daerah Brebes. Dengan gaya khasnya yang lugu, Jono mengaku sangat mengenal Pj Bupati Brebes, Iwanuddin Iskandar (atau dalam konteks ini disebut Ibu Yumita sebagai tokoh yang hadir).

“Siapa nama Bupati Brebes?” tanya Purnomo.

“Ibu Yumita namanya. Izin, Bu… mau punya adik Jono nggak, Bu?” tanya Jono dengan muka polos, yang langsung disambut tawa lepas oleh para tamu undangan.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Aksi kreatif ini membuktikan bahwa penyampaian pesan kamtibmas dan sosialisasi program pemerintah tidak harus kaku. Melalui pendekatan seni teatrikal dan komedi, pesan moral jauh lebih mudah diterima dan membekas di ingatan masyarakat.

Reporter: Teguh

KOTA TEGAL, DN-II Pengurus Cabang Ikatan Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (IKA-PMII) Kota Tegal periode 2025-2030 resmi dilantik. Pelantikan tersebut berlangsung di Rumah Dinas Wakil Wali Kota Tegal, Minggu (11/1/2026) pagi.

Pengurus Cabang IKA-PMII Kota Tegal, Fahman Hidayat menyampaikan bahwa dirinya beserta pengurus memohon dukungan agar kepengurusan IKA-PMII Kota Tegal dapat melaksanakan tugasnya dengan baik.

“Saya mohon kerjasamanya, meminta dukungannya dari pembina serta dapat terus bersilaturahmi. Mudah mudahan kami dapat bekerja dengan baik dan diakui eksistensinya,” ujar Fahman.

Mukshin Jamin, selalu Pengurus Wilayah Ikatan Alumni PMII Jawa Tengah menyampaikan bahwa PMII memiliki kekuatan luar biasa.

“Saya mengapresiasi dengan adanya IKA PMII. Atas nama pengurus wilayah IKA-PMII Jawa Tengah menyambut baik momentum penting ini di Kota Tegal dalam konsolidasi IKA PMII. Konsolidasi menjadi penting, karena merupakan proses pembuatan kelembagaan dengan karakteristik,” ujar Muksin.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Mukhsin Jamin berharap IKA-PMII dapat menjadi kekuatan yang sinergi pada semua level di daerah, provinsi dan nasional.

Wakil Wali Kota Tegal, Tazkiyyatul Muthmainnah menyampaikan atas nama Pemerintah Kota Tegal mengucapkan selamat dan sukses kepada seluruh jajaran Pengurus Cabang IKA – PMII Kota Tegal yang baru saja dilantik.

“Amanah yang hari ini disematkan bukanlah sekadar simbol organisasi, tetapi merupakan tanggung jawab moral, sosial, dan intelektual untuk mengabdikan diri kepada umat, bangsa, dan daerah,” ujar Mba Iin, sapaan akrab Wakil Wali Kota Tegal.

Mba Iin juga menyampaikan bahwa IKA-PMII bukanlah organisasi biasa. Organisasi yang lahir dari rahim pergerakan, dari tradisi intelektual, dan dari semangat keislaman yang moderat serta berwawasan kebangsaan.

“Oleh karena itu, para alumni PMII memiliki posisi strategis sebagai penjaga nilai, penggerak perubahan, dan jembatan antara idealisme dan realitas pembangunan,” tambah Tazkiyyatul.

Pengurus Besar IKA – PMII, Nur Nadlifah berharap kedepan pengurus IKA-PMII Kota Tegal tambah sukses, maju, dan berkah.

“Pengurus baru semoga langkah awal yang keren ini menjadi pondasi bagi generasi penerus. Mari kita bersama bergerak dengan arah yang sudah disepakati bersama. Mari kita komitmen terhadap keputusan itu dan In sya Allah pasti akan melakukan semua,” ujar Nur Nadlifah.(* S.Bimantoro )

BANYUMAS, DN-II Gelombang penolakan terhadap aktivitas tambang Galian C di kaki Gunung Slamet terus menguat. Puluhan warga yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Peduli Lingkungan menggelar aksi damai dengan memasang banner penolakan di lokasi pertambangan Desa Gandatapa, Kecamatan Sumbang, Kabupaten Banyumas, Minggu (11/1/2026).

Aksi Damai dan Pemasangan Banner

Sekitar 100 warga mendatangi lokasi tambang pada pukul 11.00 WIB untuk memasang empat banner besar sebagai bentuk protes keras. Aksi ini dikawal ketat oleh pihak kepolisian setempat guna memastikan situasi tetap kondusif. Meski berlangsung tertib, pesan yang disampaikan warga sangat tegas: Hentikan eksploitasi alam di kaki Gunung Slamet.

Ironi Izin Resmi di Tengah Kerusakan Jalan

Meski PT Sejahtera Keluarga Bumiindo selaku pengelola mengantongi izin resmi dari Dinas ESDM, Dinas Lingkungan Hidup Jawa Tengah, hingga Kementerian RI, warga merasa dampak negatifnya jauh lebih besar daripada legalitas yang ada.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Koordinator Aliansi, Eka Wisnu Iryanta, menyoroti kerusakan infrastruktur jalan akibat puluhan dump truck yang melintas setiap hari dengan muatan melebihi tonase.

“Warga sangat resah. Jalan Karangcegak – Limpakuwus (Jalan Baturaden Timur) yang baru saja diperbaiki pada November 2025 dengan anggaran Rp19,8 miliar, kini sudah rusak kembali di beberapa titik. Ini akibat aktivitas truk pasir yang masif setiap harinya,” ujar Eka Wisnu.

Menurutnya, kondisi lingkungan dan infrastruktur akan terus memburuk jika tidak ada evaluasi ketat dan pengawasan dari pemerintah. Aliansi menuntut satu hal pasti: Penutupan permanen seluruh aktivitas tambang di wilayah tersebut.

Agendakan Audiensi dan Orasi Massal

Perjuangan warga tidak berhenti di pemasangan banner. Sekretaris Aliansi Tolak Tambang Gandatapa, Fajar Kurniawan, menjelaskan bahwa rangkaian aksi lanjutan telah dijadwalkan.

“Kami akan melakukan audiensi di Kantor Desa Gandatapa pada 19 Januari 2026. Selain itu, kami juga akan menggelar orasi, dialog publik, dan penggalangan dukungan di Pasar Kemukusan, Pasar Sikapat, hingga sepanjang Jalan Raya Baturaden Timur,” tegas Fajar.

Warga berharap pemerintah daerah maupun pusat meninjau kembali izin yang telah dikeluarkan demi menjaga kelestarian alam dan kenyamanan hidup masyarakat di bawah kaki Gunung Slamet.

Laporan: Edi Rival R.D.K / Tim Prima

KOTA TEGAL, DN-II Dalam rangka memperingati Hari Amal Bhakti (HAB) Kementerian Agama Republik Indonesia ke-80 Tahun 2026, Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Tegal menggelar Jalan Sehat Kerukunan. Kegiatan tersebut mengambil start dan finish di Halaman Kantor Kemenag Kota Tegal, Minggu (11/01/2026).

Kegiatan jalan sehat ini diikuti oleh Wakil Wali Kota Tegal Tazkiyyatul Muthmainnah, aparatur sipil negara (ASN) Kemenag Kota Tegal, Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Tegal, serta perwakilan dari berbagai umat beragama.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Tegal, Kasiman Mahmud Desky, menyampaikan bahwa Jalan Sehat Kerukunan merupakan salah satu agenda utama dalam rangkaian peringatan HAB ke-80 Kemenag RI.

“Jalan sehat kerukunan ini menjadi salah satu agenda utama dalam peringatan Hari Amal Bhakti ke-80 Kementerian Agama. Mudah-mudahan seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan dengan baik dan membawa manfaat bagi semua,” ujarnya.

Sebelum melepas peserta dan mengikuti jalan sehat, Wakil Wali Kota Tegal, Tazkiyyatul Muthmainnah, dalam sambutannya mengajak seluruh peserta untuk mengikuti jalan sehat dengan penuh semangat, tertib, dan menjunjung tinggi kebersamaan.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

“Atas nama Pemerintah Kota Tegal, saya menyampaikan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Kementerian Agama Kota Tegal, para panitia, serta seluruh peserta yang telah berpartisipasi dan menyukseskan kegiatan ini,” ungkapnya.

Ia menegaskan bahwa kegiatan jalan sehat bukan sekadar aktivitas olahraga, melainkan simbol nyata kerukunan dan persaudaraan antarumat beragama.

“Kegiatan jalan sehat yang baru saja kita ikuti bukan sekadar olahraga, tetapi merupakan simbol nyata kerukunan, persatuan, dan persaudaraan antarumat beragama di Kota Tegal. Langkah demi langkah yang kita tempuh bersama hari ini mencerminkan bahwa perbedaan bukanlah penghalang untuk tetap berjalan seiring dan sejalan,” jelasnya.

Lebih lanjut, Tazkiyyatul Muthmainnah menyampaikan bahwa komitmen Pemerintah Kota Tegal dalam menjaga kerukunan umat beragama diwujudkan melalui kebijakan nyata.

“Komitmen tersebut diwujudkan melalui Peraturan Daerah Nomor 4 Tahun 2024 tentang Kerukunan Umat Beragama, serta penguatan peran kerukunan hingga tingkat paling bawah melalui struktur kemasyarakatan seperti rukun tetangga,” jelasnya.

Ia berharap momentum Peringatan HAB ke-80 Kemenag RI ini dapat menjadi penguat semangat bersama untuk terus menjaga persatuan dan menolak segala bentuk intoleransi.

“Momentum Hari Amal Bhakti ke-80 ini saya harapkan menjadi penguat semangat bagi kita semua untuk terus menjaga persatuan, menolak segala bentuk intoleransi, dan menjadikan Kota Tegal sebagai rumah bersama yang nyaman bagi seluruh umat beragama,” pungkasnya.(* S. Bimantoro )

SEMARANG, www.detik-nasional.com Kanal Banjir Barat (KBB) Kota Semarang menjadi saksi persaingan sengit ratusan atlet dalam ajang Lomba Dayung Nasional Piala Bergilir Menteri Pekerjaan Umum (PU) Tahun 2026. Kompetisi bergengsi ini resmi dibuka pada Sabtu (10/1/2026) sebagai ajang penjaringan talenta muda sekaligus penguatan karakter insan PU.

Acara dibuka secara resmi oleh Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kementerian PU, Apri Artoto, S.T., M.P.P.M. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya filosofi mendayung dalam kerja tim.

“Tidak ada perahu yang dapat melaju dengan baik hanya karena satu orang mendayung lebih kuat. Keberhasilan hanya dapat dicapai apabila seluruh tim bergerak seirama menuju tujuan yang sama,” tegas Apri Artoto di hadapan para peserta.

Membentuk Karakter Tangguh

Apri menambahkan bahwa Politeknik Pekerjaan Umum (PUtech), sebagai institusi vokasi, memiliki peran strategis dalam mencetak generasi profesional. Menurutnya, kompetisi ini bukan sekadar mengejar juara, melainkan upaya membentuk talenta yang memiliki keseimbangan antara kecerdasan teknis, kesehatan jasmani, dan ketangguhan mental.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Kementerian PU pun berharap ajang ini dapat masuk ke dalam kalender resmi Pengurus Besar Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (PB PODSI).

“Ke depan, kami berharap lomba ini ditetapkan sebagai agenda tetap PB PODSI sebagai bentuk kontribusi berkelanjutan bagi pembinaan dan pengembangan olahraga dayung nasional,” imbuhnya.

Antusiasme Peserta Meningkat

Ketua Penyelenggara sekaligus Direktur II Bidang Administrasi Umum Politeknik PU, Ir. Iriandi Azwartika, Sp-1, melaporkan bahwa antusiasme tahun ini sangat luar biasa. Sejak dimulai pada 2023, jumlah partisipan terus menunjukkan tren positif.

“Tahun ini diikuti oleh 511 peserta yang terbagi dalam berbagai kategori, mulai dari Dragon Boat Race (DBR) hingga Stand Up Paddle (SUP),” jelas Iriandi.

Rincian kategori lomba meliputi:

Dragon Boat Race (DBR): Terdiri dari kategori Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kementerian PU (8 tim), DBR Mix 500 meter Umum (13 tim), serta kategori Pelajar/Mahasiswa (10 tim).

Stand Up Paddle (SUP): Menandingkan nomor 200 meter Putra (26 peserta) dan 200 meter Putri (25 peserta).

Dukungan Akademik dan Prestasi

Senada dengan hal tersebut, Direktur PUtech, Ir. Brawijaya, S.E., M.Eng.I.E, MSCE, Ph.D.IPU, ASEAN.Eng., menegaskan komitmen institusi dalam mendukung Tridharma Perguruan Tinggi melalui kegiatan non-akademik.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

“PUtech terus mendorong prestasi olahraga, khususnya dayung. Ini adalah cabang olahraga yang terbukti memberikan kontribusi besar bagi prestasi Indonesia di kancah internasional,” pungkas Brawijaya.

Pembukaan ini turut dihadiri oleh Sekretaris BPSDM Lina Anggraini, jajaran Pemerintah Kota Semarang dan Provinsi Jawa Tengah, TNI AL, Polairud, BBWS Pemali Juana, serta perwakilan dari PODSI dan KONI.

Re

BREBES DN-II Puncak peringatan Hari Jadi ke-348 Kabupaten Brebes berlangsung meriah dengan digelarnya Jalan Sehat dan Senam Massal di Alun-alun Brebes, Minggu (11/1/2026). Momentum ini terasa semakin istimewa karena bertepatan dengan peringatan Hari Desa Nasional 2026.

Bupati Brebes, Hj. Paramitha Widya Kusuma, hadir langsung membuka acara didampingi jajaran Forkopimda, termasuk Kapolres Brebes dan Kepala BNN Kota Tegal. Di hadapan ribuan warga, Bupati yang akrab disapa Mitha ini menekankan pentingnya sinergi kolektif antara pemerintah dan masyarakat.

Filosofi “Brebes Beres”

Mengangkat tema “Satukan Langkah untuk Brebes Beres”, Bupati menjelaskan bahwa visi tersebut bukan sekadar slogan seremonial, melainkan sebuah seruan untuk bertindak nyata (call to action).

“Jalan sehat dan senam massal ini adalah simbolisme pembangunan. Brebes hanya bisa ‘Beres’ jika kita melangkah dalam ritme yang sama, saling mendukung, dan menjaga harmoni satu sama lain,” ujar Mitha di sela-sela kegiatan.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Memperkuat Fondasi dari Desa

Sejalan dengan spirit Hari Desa Nasional yang mengusung semboyan “Desa Mandiri, Indonesia Maju”, Paramitha menegaskan komitmennya untuk melakukan akselerasi pembangunan dari level akar rumput.

Menurutnya, desa merupakan pilar utama kemajuan daerah. “Kami berkomitmen penuh pada penguatan SDM dan ekonomi kreatif di desa. Jika desanya mandiri dan produktif, maka Kabupaten Brebes secara otomatis akan jauh lebih kuat,” tegasnya.

Perang Melawan Narkoba

Tak hanya fokus pada kesehatan fisik, Bupati juga menyoroti aspek kesehatan sosial, khususnya ancaman narkoba. Momentum ini dimanfaatkan untuk memperkuat sosialisasi program “Kampung Tangguh Bersinar” (Bersih Narkoba) yang digagas bersama Polres Brebes.

Suasana sempat mencair saat Bupati melakukan interaksi spontan dengan peserta melalui kuis edukatif mengenai bahaya narkotika. Hal ini dilakukan untuk menguji sejauh mana pemahaman warga terhadap ancaman barang haram tersebut.

“Melalui kolaborasi dengan berbagai pihak dan keterlibatan Duta Anti Narkoba, kita ingin memastikan generasi muda Brebes tumbuh sehat, berprestasi, dan bersih dari narkoba,” imbuhnya yang langsung disambut tepuk tangan riuh peserta.

Geliat Ekonomi Rakyat

Kemeriahan acara ditutup dengan pelepasan peserta jalan sehat yang memperebutkan berbagai hadiah menarik. Selain aspek olahraga, gelaran ini juga menjadi ajang promosi bagi pelaku UMKM lokal. Puluhan stan UMKM berjajar di sekitar Alun-alun, menciptakan perputaran ekonomi langsung di tengah perayaan Hari Jadi.

Hadirnya ribuan warga ini diharapkan tidak hanya mempererat tali silaturahmi, tetapi juga menjadi pemantik semangat baru dalam membangun Kabupaten Brebes yang lebih sejahtera dan tertata.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Reporter: Teguh
Editor: Casroni

BREBES, DN-II Kemeriahan peringatan Hari Jadi ke-348 Kabupaten Brebes mencapai puncaknya dengan semangat pola hidup sehat dan komitmen pemberantasan narkotika. Ribuan warga memadati area Islamic Center Brebes untuk mengikuti jalan sehat dan senam massal, sekaligus menjadi saksi pengukuhan garda terdepan penyelamat generasi muda, Minggu (11/1/2026).

Acara yang bertepatan dengan peringatan Hari Desa Nasional 2026 ini mengusung tema “Satukan Langkah untuk Brebes Beres”. Hadir dalam kegiatan tersebut Kapolres Brebes AKBP Lilik Ardhiansyah, S.H., S.I.K., M.I.R., M.I.P., Ketua Bhayangkari Cabang Brebes, Kepala BNN Kota Tegal, serta jajaran Forkopimda.

Tiga Pelajar Resmi Jadi Duta Anti Narkoba

Momen krusial dalam acara ini adalah pengumuman hasil seleksi ketat Duta Anti Narkoba Polres Brebes. Setelah menyisihkan 19 finalis pada malam pemilihan, Sabtu (10/1), tiga pelajar terpilih resmi diperkenalkan kepada publik:

Nasya (SMKN Muhammadiyah Paguyangan)

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Rafi (SMA Negeri 1 Salem)

Nisha (SMKN 1 Brebes)

Kapolres Brebes, AKBP Lilik Ardhiansyah, menegaskan bahwa para duta ini bukan sekadar gelar seremonial. “Tugas mereka adalah menjadi garda terdepan untuk mengedukasi rekan sebaya dan masyarakat. Mereka harus berani bersuara dan mengajak lingkungan melawan peredaran gelap narkoba,” tegas Kapolres di hadapan peserta.

Komitmen Kampung Tangguh Bersinar

Selain pengukuhan duta, kegiatan ini meresmikan pencanangan Kampung Tangguh Bersinar (Bersih Narkoba). Kapolres mengingatkan bahwa narkoba adalah ancaman nyata yang dapat menghancurkan masa depan dalam sekejap.

“Sekali terjebak, dampaknya sangat sulit dipulihkan. Jangan pernah mencoba karena masa depan adalah taruhannya. Jauhi narkoba, sayangi keluarga dan diri kalian sendiri,” tambahnya.

Pesan ini terasa kian mendesak menyusul adanya laporan dari masyarakat, termasuk keberanian seorang siswa SMP, Sua Garcia, yang mengungkap indikasi peredaran obat terlarang di kawasan Pasar Induk. Hal ini menjadi pengingat bagi pihak berwenang dan orang tua untuk meningkatkan kewaspadaan di titik-titik keramaian.

Sinergi Desa dan Kabupaten

Peringatan HUT Brebes tahun ini juga menekankan visi “Desa Mandiri, Indonesia Maju”. Pemerintah Kabupaten Brebes berkomitmen memperkuat sumber daya manusia dan ekonomi desa agar menjadi fondasi pembangunan yang kuat, aman, dan produktif.

Kemeriahan ditutup dengan pembagian berbagai doorprize menarik dan doa bersama untuk kemajuan Kabupaten Brebes. Gemuruh yel-yel khas warga menutup rangkaian acara dengan penuh optimisme.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

“Brebes Berhias? Beres!” seru ribuan warga serempak.

Reporter: Teguh

BREBES, DN-II Atmosfer kompetisi Pemilihan Duta Anti Narkoba Kabupaten Brebes 2026 mencapai puncaknya. Aula Islamic Center Brebes menjadi saksi bisu ketatnya sesi tanya jawab krusial, di mana ketangkasan berpikir dan kedalaman visi para finalis diuji langsung oleh panelis berkompeten, Sabtu (10/01/2026) malam.

Salah satu momen paling ikonik terjadi saat Azmi Majid, Ketua Sepakat Brebes Bermartabat sekaligus tokoh pegiat sosial, melontarkan pertanyaan strategis kepada Fajar, finalis unggulan dari Universitas Harkat Negeri (UHN) yang tampil menonjol di atas panggung.

Aturan Ketat: Satu Menit Penentu Nasib

Ketegangan menyelimuti panggung saat panitia memberlakukan regulasi ketat: setiap finalis hanya diberikan durasi 60 detik untuk menjawab. Tantangan semakin berat karena panelis tidak akan mengulang pertanyaan, menuntut konsentrasi penuh dan kecakapan komunikasi dari setiap peserta.

Azmi Majid dan ketua kadin Brebes Indra Kusuma, hadir  sebagai panelis.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Visi Kebijakan: Program wajib apa yang akan diinisiasi di institusi pendidikan jika finalis memiliki otoritas sebagai pengambil kebijakan?

Edukasi Karier: Bagaimana strategi konkret menjelaskan korelasi negatif penyalahgunaan narkoba terhadap prospek karier generasi muda di masa depan?

Jawaban Lugas Berbasis Digital

Meski berada di bawah tekanan waktu, Fajar berhasil memukau hadirin dengan jawaban yang taktis dan visioner. Ia mengusulkan integrasi kurikulum anti-narkoba berbasis ekosistem digital di sekolah-sekolah, serta pendekatan persuasif mengenai “catatan hitam” kriminalitas yang dapat memutus mata rantai impian karier seseorang.

“Jawaban yang disampaikan Fajar sangat lugas dan menyentuh substansi. Ia memahami bahwa langkah konkret harus dimulai dari penguatan di lingkungan pendidikan dan kesadaran akan masa depan,” puji Azmi Majid saat ditemui usai sesi penjurian.

Sinergi Lintas Sektor Perangi Narkoba

Kegiatan yang dinakhodai oleh Heru Irawan, S.H, M.M. ini bukan sekadar ajang kompetisi kecantikan atau bakat, melainkan simbol sinergi tokoh masyarakat Brebes dalam memerangi narkotika.

Dukungan nyata terlihat dari kehadiran tokoh-tokoh penting. Selain Indra Kusuma dan Azmi Majid, nampak hadir perwakilan pengusaha nasional H. Muhadi Setiabudi yang diwakili oleh Mey, General Manager Grand Dian Hotel.

Kehadiran para tokoh lintas sektor ini menegaskan komitmen kolektif untuk membentengi wilayah Brebes dari peredaran gelap narkoba. Diharapkan, duta yang terpilih nantinya mampu menjadi agent of change yang membawa pesan preventif secara segar dan efektif bagi Milenial dan Gen Z.

Usai melewati fase eliminasi yang sengit ini, para finalis dijadwalkan akan melaju ke Malam Grand Final yang akan diselenggarakan di Gedung Islamic Centre Brebes sebagai penentu siapa yang layak menyandang gelar Duta Anti Narkoba 2026.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Reporter: Teguh
Editor: Casroni

BREBES, DN-II Dalam rangka menyemarakkan Hari Jadi ke-348 Kabupaten Brebes, Polres Brebes sukses menggelar Grand Final Pemilihan Duta Anti Narkoba Tahun 2026. Acara yang berlangsung meriah ini digelar di Gedung Serbaguna Islamic Centre Brebes, Sabtu malam (10/1/2026).

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Kapolres Brebes, AKBP Lilik Ardhiansyah, bersama jajaran Forkopimda, termasuk Sekda Brebes Dr. Tahroni, yang mewakili Bupati Brebes, serta Kepala BNN Kota Tegal Kunarto.

Dalam sambutannya, Sekda Brebes Dr. Tahroni menegaskan bahwa pemilihan duta ini bukan sekadar ajang perlombaan, melainkan langkah konkret dalam memberantas penyalahgunaan narkoba di kalangan milenial.

“Para finalis adalah harapan dan teladan. Kalian bukan hanya membawa nama diri sendiri, tapi membawa pesan besar tentang hidup sehat dan produktif tanpa narkoba. Jadilah agen perubahan yang menginspirasi lingkungan dengan cara yang santun,” ujar Dr. Tahroni.

Senada dengan hal tersebut, Kapolres Brebes AKBP Lilik Ardhiansyah mengungkapkan keprihatinannya terhadap transformasi modus peredaran narkoba saat ini. Menurutnya, sekitar 77% sasaran narkoba adalah usia produktif dan pelajar.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

“Pencegahan narkoba adalah tugas bersama. Duta Anti Narkoba yang terpilih nantinya memiliki tugas berat sebagai agen perubahan untuk menyuarakan bahaya narkoba kepada masyarakat luas, khususnya generasi muda di wilayah hukum Polres Brebes,” tegas Kapolres.

Suasana gedung semakin semarak dengan penampilan Guest Star *Richie (eks Five Minutes) yang menghibur sekitar 100 hadirin dan pendukung finalis.

Kehadiran Ipda Purnomo (Polisi Baik) dari Polres Lamongan sebagai Duta Kemanusiaan juga memberikan inspirasi tersendiri bagi para peserta.

Setelah melalui proses penilaian yang ketat terhadap 19 finalis, dewan juri menetapkan pemenang Duta Anti Narkoba Polres Brebes 2026 sebagai berikut:

Juara 1: Syifa Aulia Riana (SMK Muhammadiyah Paguyangan). Juara 2 M. Rifa Robani (SMA N 1 Salem) dan
Juara 3 Nasya Najmi Tartila (SMK N 1 Brebes)

Gelaran ini berjalan aman dan kondusif. Sebanyak 40 personel gabungan dari berbagai satuan Polres Brebes dan Kodim 0713/Brebes disiagakan di lokasi hingga acara usai pada pukul 23.00 WIB.

Kepala BNN Kota Tegal, Kunarto, turut memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif Polres Brebes. “Ini langkah cerdas. Penindakan saja tidak cukup, perlu deteksi dini dan edukasi melalui rekan sebaya seperti para duta ini agar pesan pencegahan lebih mudah diterima masyarakat,” pungkasnya. (Red/Hms)

You cannot copy content of this page