BREBES, DN-II Semangat gotong royong membuncah di Desa Cikuya, Kecamatan Banjarharjo, saat program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-127 Kodim 0713/Brebes resmi dibuka pada Selasa (10/02/2026). Ratusan warga tumpah ruah menyambut kehadiran para prajurit, menandai dimulainya kolaborasi besar untuk memoles wajah desa.
Sejak fajar menyingsing, warga dari berbagai elemen—mulai dari tokoh masyarakat, pemuda, hingga ibu rumah tangga—telah berkumpul di lokasi pembukaan. Bagi mereka, kehadiran TMMD bukan sekadar proyek pembangunan, melainkan harapan baru bagi kemajuan ekonomi dan aksesibilitas desa.
Bukan Sekadar Pembangunan Fisik
Komandan Kodim 0713/Brebes, Letkol Inf Ambariyantomo, S.Hub.Int., menegaskan bahwa esensi dari TMMD adalah mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat.
“Kami hadir bukan hanya untuk membangun jalan atau fasilitas umum, tetapi untuk menghidupkan kembali roh gotong royong. Antusiasme masyarakat Desa Cikuya hari ini adalah energi utama bagi kami untuk memastikan seluruh sasaran, baik fisik maupun non-fisik, selesai tepat waktu dan bermanfaat nyata,” tegas Dandim.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Dampak Nyata bagi Masyarakat
Kegembiraan terpancar dari wajah para penduduk setempat. Wartinah (54), salah satu warga, mengungkapkan rasa syukurnya atas terpilihnya Desa Cikuya sebagai sasaran TMMD tahun ini.
“Kami sangat senang. Selama ini akses jalan yang rusak menjadi kendala utama kami membawa hasil bumi. Dengan adanya perbaikan jalan dari Bapak-bapak TNI, kami yakin aktivitas warga akan jauh lebih lancar,” ungkapnya penuh harap.
Program Terpadu
Selain fokus pada infrastruktur, TMMD Reguler ke-127 ini juga mengusung agenda non-fisik yang komprehensif, meliputi:
Penyuluhan Kesehatan dan edukasi stunting.
Wawasan Kebangsaan untuk memupuk jiwa patriotisme.
Edukasi Ketahanan Pangan guna memperkuat kemandirian ekonomi desa.
Pelaksanaan TMMD ini diharapkan menjadi bukti nyata bahwa sinergi antara TNI, Pemerintah Daerah, dan masyarakat adalah kunci utama dalam membangun negeri dari pelosok desa.
Red/Rio
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
BREBES, DN-II Genderang pembukaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-127 Tahun 2026 Kodim 0713/Brebes resmi ditabuh di Desa Cikuya, Kecamatan Banjarharjo, Selasa (10/02/2026). Di balik derap langkah prajurit dan seremoni militer, terselip rona bahagia para pelaku UMKM yang meraup untung dari kerumunan massa.
Antusiasme warga yang memadati lapangan desa sejak fajar menyingsing menciptakan “pasar kaget” dadakan. Bagi pedagang kecil, momen ini bukan sekadar upacara, melainkan peluang emas untuk menggerakkan roda ekonomi keluarga.
Bersemi di Tengah Kerumunan
Salah satu pedagang yang merasakan dampak instan adalah Tarmudi (52). Penjual balon keliling asal Dukuhlo, Bulakamba ini rela menempuh perjalanan jauh menuju Cikuya demi menjemput rezeki. Prediksinya tepat; ribuan orang yang hadir menjadi target pasar yang potensial.
“Alhamdulillah, belum juga siang, dagangan sudah banyak yang laku. Acara seperti ini sangat membantu kami rakyat kecil. Ramainya luar biasa, berkah buat kami,” ujar Tarmudi sembari sibuk melayani pembeli anak-anak.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Tak hanya pedagang kawakan, geliat ekonomi juga dirasakan pemudi lokal. Sifa (18) dan Ana (21), warga asli Desa Cikuya, jeli memanfaatkan cuaca terik dengan membuka gerai es teh manis sederhana. Stand mereka tak henti-hentinya diserbu pengunjung yang kehausan. 
“Awalnya hanya mencoba memanfaatkan keramaian desa sendiri, ternyata peminatnya luar biasa. Senang sekali, selain desa jadi ramai, jualan juga laku keras,” ungkap Sifa dengan wajah sumringah.
Efek Berganda bagi Masyarakat
Dandim 0713/Brebes dalam keterangannya menegaskan bahwa esensi TMMD tidak terbatas pada pembangunan fisik seperti infrastruktur jalan atau rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Lebih dari itu, kehadiran TNI diharapkan mampu memicu multiplier effect bagi kesejahteraan warga lokal.
“TMMD adalah wujud kemanunggalan. Kita ingin dampak kehadirannya dirasakan langsung, termasuk dalam aspek ekonomi kerakyatan selama program ini berjalan,” tegasnya.
Geliat ekonomi di Desa Cikuya hari ini menjadi bukti nyata bahwa TMMD bukan sekadar proyek pembangunan, melainkan momentum kebangkitan ekonomi di tingkat akar rumput. (Red/pen0713)
BREBES, DN-II Momentum Upacara Pembukaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-127 Tahun 2026 di Desa Cikuya, Kecamatan Banjarharjo, Kabupaten Brebes, diwarnai aksi sosial yang menyentuh masyarakat. Ribuan anak-anak di lokasi upacara tampak ceria saat menerima pembagian susu dan telur gratis, Selasa (10/2/2026).
Aksi ini merupakan wujud nyata kepedulian TNI terhadap kesehatan gizi anak sejak dini. Pembagian dilakukan secara langsung oleh personel Satgas TMMD bersama unsur terkait, yang segera diserbu dengan antusiasme tinggi oleh anak-anak maupun para orang tua yang hadir.
Kegiatan ini menjadi salah satu pilar dalam sasaran non-fisik TMMD ke-127, yang difokuskan pada peningkatan kualitas kesehatan masyarakat serta penguatan sumber daya manusia di wilayah pelosok.
Fokus pada Pengentasan Stunting
Dansatgas TMMD ke-127, Letkol Inf Ambariyantomo, S.Hub.Int, menegaskan bahwa intervensi gizi melalui pembagian susu dan telur ini adalah langkah konkret TNI dalam mendukung program pemerintah, khususnya dalam percepatan penurunan angka stunting.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
“TMMD tidak hanya bicara soal pembangunan infrastruktur jalan atau jembatan. Lebih dari itu, kami berkomitmen membangun kualitas sumber daya manusia. Salah satu upaya vitalnya adalah pengentasan stunting agar generasi muda kita tumbuh sehat dan kuat,” ujar Letkol Inf Ambariyantomo.
Kemanunggalan TNI dan Rakyat
Melalui gerakan kecil yang berdampak besar ini, diharapkan kemanunggalan antara TNI dan rakyat semakin erat. Manfaat nyata dari program TMMD diharapkan tidak hanya dirasakan melalui akses jalan yang lebih baik, tetapi juga melalui peningkatan taraf kesehatan warga Desa Cikuya secara jangka panjang.
Hadirnya program ini menjadi bukti bahwa TNI senantiasa hadir di tengah kesulitan rakyat dan menjadi solusi bagi kesejahteraan masyarakat desa. (Red/Pen0713)
BREBES, DN-II Menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) dulunya adalah impian banyak orang karena dianggap sebagai simbol kemapanan. Namun, potret kesejahteraan abdi negara belakangan ini mulai dipertanyakan seiring dengan melambungnya harga komoditas pokok dan logam mulia yang tidak sebanding dengan kenaikan gaji. (9/2/2026).
Dalam sebuah diskusi hangat Senin 9 Pebruari 2026 mengenai kondisi ekonomi terkini, terungkap fakta pahit mengenai penurunan daya beli PNS jika diukur dengan instrumen emas
Emas Melambung, Daya Beli Menurun
Jika menilik beberapa tahun ke belakang, dengan asumsi gaji PNS sebesar Rp 3 juta, seorang pegawai mampu membeli sekitar 3,5 gram emas (saat harga emas masih di kisaran Rp 800 ribu per gram).
Namun, dengan harga emas yang kini menembus angka Rp 1,3 juta hingga Rp 1,4 juta per gram, daya beli gaji tersebut merosot tajam. Saat ini, gaji dengan nominal yang sama bahkan tidak cukup untuk membeli 1 gram emas jika dikurangi kebutuhan pokok lainnya.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
“Dulu gaji Rp3 juta bisa dapat 3,5 gram emas. Sekarang? Gaji PNS hampir setara dengan 1 gram emas saja. Bagaimana dengan inflasi dan kebutuhan lainnya?” ujar salah satu narasumber dalam diskusi tersebut.
Fenomena ‘Hanya Bertahan Hidup’
Kenaikan harga pangan juga menjadi pukulan telak. Harga cabai yang sempat menyentuh Rp 80.000 hingga Rp 100.000 per kilogram memaksa para pegawai untuk memutar otak. Meski harga beras relatif stabil karena intervensi Bulog, tekanan ekonomi tetap terasa nyata.
Perubahan gaya hidup menjadi konsekuensi yang tidak terelakkan. Jika dulu profesi PNS bisa menunjang gaya hidup tertentu, kini realitanya bergeser pada upaya bertahan hidup (survival mode).
“Sekarang enggak bisa bergaya, hanya bertahan hidup saja. Harus berhemat dan pinter-pinter mengelola keuangan,” ungkap seorang pegawai menanggapi situasi ekonomi saat ini.
PNS Bukan Lagi Karier Favorit?
Kondisi ini memicu spekulasi bahwa profesi PNS mulai kehilangan daya tariknya sebagai karier favorit di masa depan. Untuk menutupi celah kebutuhan, para pegawai kini didorong untuk mencari pendapatan sampingan, meski hal tersebut tidaklah mudah dilakukan di tengah beban kerja yang ada.
Di wilayah seperti Brebes, para pegawai hanya bisa pasrah dan mengandalkan pengelolaan keuangan keluarga yang ketat. Seloroh “yang penting gaji istri aman” menjadi tawa getir di tengah ketidakpastian harga emas yang diprediksi akan terus melambung.
Harapan para pegawai negeri tetap sederhana: setidaknya penghasilan mereka mampu mencukupi kebutuhan dasar secara layak di tengah badai inflasi yang kian kencang.
Harga emas menembus 3 juta dua ratus ribu per gramnya sedangkan UMR Brebes masih 2,45 juta , gaji PNS , Brebes , dulu bisa membeli 3,5 gram emas sedangkan sekarang hanya bisa membeli satu gram saja
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Reporter: Teguh
BREBES, DN-II Kodim 0713/Brebes bersama Polri dan Pemerintah Daerah (Pemda) melaksanakan Karya Bhakti melalui Program Gerakan Nasional Indonesia Asri sebagai wujud sinergi dan kepedulian terhadap kebersihan serta kelestarian lingkungan. Kegiatan tersebut dipusatkan di Alun-alun Kabupaten Brebes dengan melibatkan unsur TNI, Polri, Pemerintah daerah, serta masyarakat setempat.Senin(9/2/2026)
Gerakan Nasional Indonesia Asri ini difokuskan pada pembersihan lingkungan, perapihan fasilitas umum, saluran air, serta penanaman pohon di sejumlah titik strategis. Kegiatan berjalan dengan penuh semangat gotong royong, mencerminkan kuatnya kolaborasi antara TNI, Polri, Pemda, dan masyarakat.
Kepala Staf Kodim (Kasdim) 0713/Brebes Mayor Arm Aris Khoerudin, S.Ag. menyampaikan bahwa Gerakan Program Asri bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi bentuk nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat.
“Melalui program ini, kami ingin menumbuhkan kesadaran bersama akan pentingnya menjaga lingkungan yang bersih, sehat, dan asri,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Brebes Mochamad Sodiq, S.STP, M.Si, mewakili Bupati Brebes mengapresiasi keterlibatan aktif TNI, Polri dan masyarakat dalam mendukung program pembangunan daerah, khususnya di bidang lingkungan hidup. Sinergi ini diharapkan dapat memberikan dampak positif dan berkelanjutan bagi masyarakat.
Dengan dilaksanakannya Gerakan Program Asri, diharapkan tercipta lingkungan yang lebih tertata, bersih, dan nyaman, sekaligus mempererat hubungan antara TNI-Polri, Pemerintah daerah, dan warga dalam membangun wilayah secara bersama-sama.(Pen0713)
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
JAKARTA, DN-II Presiden RI Prabowo Subianto memberikan arahan tegas dalam Rapat Pimpinan (Rapim) TNI-Polri Tahun 2026 yang digelar di Istana Merdeka, Jakarta, pada Senin (9/2/2026). Momen ini menjadi sejarah baru karena untuk pertama kalinya, Rapim TNI-Polri dilaksanakan langsung di lingkungan Istana Kepresidenan.
Dalam taklimatnya, Presiden Prabowo menekankan peran vital TNI dan Polri bukan hanya sebagai penjaga kedaulatan, tetapi juga sebagai motor penggerak kesejahteraan rakyat.
Poin Utama Arahan Presiden
Presiden menyampaikan delapan poin instruksi strategis yang menjadi pedoman aparat keamanan di tahun 2026:
Respons Cepat Bencana: Presiden memberikan apresiasi tinggi atas kecepatan prajurit dalam penanganan bencana di berbagai wilayah tanah air.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Sinergitas Wilayah: Memperkuat kekompakan dari level pimpinan hingga prajurit akar rumput, dengan penekanan khusus pada penguatan koordinasi di wilayah Sumatra.
Kepercayaan Rakyat: Meminta seluruh personel membuktikan kepercayaan publik dengan selalu hadir dan siap membantu masyarakat kapan pun dibutuhkan.
Pengawalan Program Nasional: Prajurit diminta mengawal ketat program strategis pemerintah, seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Desa, Sekolah Rakyat, hingga kedaulatan pangan dan energi.
Pemerataan Infrastruktur: Mendukung pembangunan jembatan desa guna menjamin aksesibilitas warga dan anak sekolah.
Hukum dan Lingkungan: Penegakan hukum yang adil tanpa pandang bulu, serta pelaksanaan program Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah) di lingkungan kantor dan masyarakat.
Proteksi Sumber Daya Alam: Menjaga kekayaan alam Indonesia dari segala bentuk eksploitasi ilegal dan pelanggaran hukum.
Kesiapsiagaan Total: TNI-Polri harus menjadi garda terdepan yang langsung turun saat warga membutuhkan pertolongan.
“Kapan pun warga membutuhkan bantuan, di saat itulah TNI-Polri harus langsung turun membantu,” tegas Presiden dalam arahannya.
Momentum Penguatan Visi
Pelaksanaan Rapim di Istana Merdeka ini menjadi simbol penguatan visi bersama antara pemerintah dan aparat keamanan. Fokus utamanya adalah memastikan stabilitas negara tetap terjaga, sembari memastikan program-program strategis nasional berjalan secara cepat, tepat, dan efektif di lapangan.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Acara ini ditutup dengan komitmen bersama dari jajaran pimpinan TNI dan Polri untuk mengimplementasikan direktif Presiden demi mewujudkan Indonesia yang lebih tangguh dan mandiri. (*)
— TIW —
#CatatanSeskab
Tegal, DN-II Dalam rangka memperingati Hari Pers Nasional, Kasi Humas Polres Tegal, IPDA Komarudin, S.H., menghadiri kegiatan Hari Ulang Tahun (HUT) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Tegal yang dilaksanakan di Sekretariat PWI Kabupaten Tegal, Senin (9/2/2026) pukul 10.00 WIB.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari peringatan Hari Pers Nasional sekaligus menjadi momentum untuk mempererat sinergitas dan kemitraan antara Polri dengan insan pers dalam mendukung keterbukaan informasi publik serta penyampaian informasi yang akurat, berimbang, dan bertanggung jawab kepada masyarakat. 
Kapolres Tegal AKBP Bayu Prasatyo, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kasi Humas IPDA Komarudin, S.H., menyampaikan apresiasi atas peran strategis insan pers sebagai mitra Polri dalam menjaga kondusivitas kamtibmas serta menyajikan pemberitaan yang menyejukkan dan edukatif bagi masyarakat.
Dalam rangkaian kegiatan HUT PWI Kabupaten Tegal tersebut, perwakilan dari Polres Tegal turut memberikan santunan serta menyerahkan hadiah kepada para pemenang lomba fotografi yang diselenggarakan oleh PWI Kabupaten Tegal.
Adapun pihak yang hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Wakil Bupati Tegal, perwakilan Kejaksaan Negeri Tegal, Kasi Humas Polres Tegal, Ketua PWI Kabupaten Tegal, serta sekitar 100 orang undangan dari berbagai unsur.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Melalui kegiatan ini, diharapkan hubungan kemitraan antara Polri dan media semakin solid guna mendukung pelaksanaan tugas kepolisian serta menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah Kabupaten Tegal. ( Bim )
Tabalong, DN-II Polres Tabalong memaparkan hasil otopsi dan perkembangan penyidikan kasus penganiayaan berat yang menyebabkan meninggalnya RS (23), dalam konferensi pers yang digelar Senin (9/2/2026) terkait peristiwa di lingkungan SDN Sulingan.
Konferensi pers dipimpin PS Kasi Humas Polres Tabalong Iptu Heri Siswoyo, S.H., M.H., didampingi Kasat Reskrim AKP Danang Eko Prasetyo, serta menghadirkan tim ahli forensik RS Bhayangkara Banjarmasin dan Balistik Forensik Polda Kalimantan Selatan.

Dokter Spesialis Forensik dr. Mia, Sp.FM, menjelaskan hasil ekshumasi dan otopsi menemukan luka tusuk di dada kiri yang menembus jantung dan paru-paru, menyebabkan perdarahan hebat dan kematian cepat. Selain itu, dua luka tusuk pada perut kiri merusak usus dan limpa, serta luka berat pada lengan kiri.
Tim forensik memastikan tidak ditemukan luka tembak maupun proyektil peluru di tubuh korban. Penyebab kematian dipastikan akibat trauma berat senjata tajam.
Dari sisi barang bukti, penyidik turut memeriksa satu pucuk air gun. Ahli balistik menyatakan senjata tersebut dalam kondisi siap pakai dan berfungsi normal, namun tidak menjadi penyebab langsung kematian korban.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Atas peristiwa ini, penyidik menerapkan pasal berlapis,yakni Pasal 459 KUHP Nasional (UU No. 1 Tahun 2023) tentang pembunuhan, berencana Pasal 458 ayat (1) tentang perbuatan yang mengakibatkan kematian, Pasal 460 KUHP Nasional terkait pengeroyokan, serta Pasal 2 ayat (1) UU Darurat No. 12 Tahun 1951 tentang penguasaan senjata tajam. Polisi menegaskan penanganan perkara dilakukan profesional dan transparan serta mengimbau masyarakat tidak tidak terprovokasi.
Iswandi
Tim/Red :
MUSI RAWAS, DN-II Praktik dugaan penimbunan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi jenis Solar di SPBU 24.316.93 Terawas (Bukit Beton), Kabupaten Musi Rawas, Sumatera Selatan, kini menjadi sorotan tajam. Selain memicu kemacetan panjang di Jalur Lintas Sumatera, aktivitas ini diduga kuat dibekingi oleh oknum yang melakukan intimidasi terhadap pihak-pihak yang mencoba mengusik praktik tersebut.
Modus Antrean “Kendaraan Hantu”
Kepala Biro Media Cakra Buana Muratara, M. Sunandi, mengungkapkan bahwa SPBU Bukit Beton diduga melayani pengisian BBM bersubsidi dengan modus penggunaan “barcode” pada kendaraan tertentu secara berulang.
“Ratusan kendaraan antre dari pagi hingga pagi lagi tanpa henti. Akibatnya, arus lalu lintas di Jalan Lintas Sumatera sering mengalami kemacetan parah. Masyarakat umum, terutama pengendara logistik, sering mengeluh karena tidak pernah kebagian Solar akibat antrean yang didominasi oleh armada itu-itu saja,” ujar Sunandi, Minggu (08/02/2026). 
Sunandi menambahkan, pantauan di lapangan menunjukkan keganjilan pada jenis kendaraan yang mengantre. “Banyak truk pengangkut batu bara dalam keadaan kosong atau truk tanpa bak yang mengantre berkali-kali. Kami mendesak pihak terkait untuk melakukan pemeriksaan mendalam terhadap manajemen SPBU ini,” tegasnya.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Intimidasi dan Ancaman Keamanan
Upaya konfirmasi yang dilakukan awak media justru mendapat respons keras dari pihak yang mengaku sebagai keamanan SPBU. Seorang pria berinisial LAN secara terang-terangan melontarkan ancaman melalui pesan dalam bahasa daerah, meminta agar aktivitas di SPBU tersebut tidak diberitakan.
“Demlah Sunandi, jangan mau mengganggu SPBU Terawas. Cari yang lain saja. Yang menjaganya kakak saya, berarti saya juga ikut menjaga. Jangan buat berita yang tidak terbukti,” ujar LAN dalam kutipan bahasa daerah yang diterjemahkan.
Ia bahkan mengisyaratkan adanya potensi konflik fisik jika pihak media bersikeras menemui manajer atau mengusik operasional SPBU tersebut. LAN menyebutkan bahwa SPBU tersebut adalah sumber penghidupannya yang tidak boleh diganggu.
Respons Keamanan dan Manajemen
Sementara itu, M. Zakir, salah satu anggota Brimob yang disebut bertugas sebagai keamanan di lokasi, belum bisa memberikan keterangan lebih lanjut terkait situasi di lapangan. “Saya sedang sakit cacar, Pak, belum bisa beraktivitas,” ujarnya singkat saat dikonfirmasi.
Hingga berita ini diterbitkan, Manajer SPBU 24.316.93 Terawas (Bukit Beton) belum memberikan pernyataan resmi terkait dugaan penyimpangan distribusi BBM subsidi maupun keterlibatan oknum dalam operasional mereka.
Masyarakat kini menunggu ketegasan dari Aparat Penegak Hukum (APH) dan Pertamina Patra Niaga untuk menindak tegas jika ditemukan adanya pelanggaran hukum di SPBU tersebut, agar subsidi negara tepat sasaran dan tidak hanya dinikmati oleh oknum penimbun.
(TIM)
BREBES, DN-II Dalam rangka mendukung Operasi Keselamatan Candi 2026, Satlantas Polres Brebes melaksanakan kegiatan Police Go To School dengan menjadi pembina upacara di SMA Negeri 1 Brebes, Senin (9/2/2026) pagi.
Kegiatan yang dimulai pukul 07.00 WIB tersebut dipimpin langsung oleh Kasatlantas Polres Brebes AKP Ahmad Zainurrozaq, didampingi Kanit Kamsel beserta anggota Unit Kamsel Satlantas Polres Brebes, dan diikuti oleh seluruh siswa-siswi serta tenaga pendidik SMA N 1 Brebes.
Dalam amanatnya, Kasatlantas Polres Brebes menyampaikan sosialisasi dan edukasi tentang tugas-tugas kepolisian, pentingnya tertib dan patuh terhadap peraturan lalu lintas, serta bahaya penyalahgunaan narkoba di kalangan pelajar. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya preemtif dan preventif Polri untuk menanamkan budaya keselamatan berlalu lintas sejak usia dini.
Disampaikan pula bahwa Operasi Keselamatan Candi 2026 dilaksanakan mulai tanggal 2 hingga 15 Februari 2026, dengan tujuan menekan angka kecelakaan dan fatalitas serta meningkatkan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas dengan mengedepankan upaya preemtif dan preventif khususnya dikalangan pelajar.
Adapun sasaran prioritas Ops Keselamatan Candi 2026 meliputi pengendara yang menggunakan handphone saat berkendara, pengemudi di bawah umur, pengendara yang tidak menggunakan helm SNI, pengemudi roda empat yang tidak menggunakan safety belt, pengemudi dalam pengaruh alkohol, pelanggaran melawan arus, serta aksi balap liar di jalan raya.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Dalam keterangan yang disampaikan usai kegiatan, Kepolisian berharap melalui kegiatan ini, para pelajar SMA N 1 Brebes dapat menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas, patuh terhadap aturan, serta ikut menyebarluaskan pesan tertib berlalu lintas kepada keluarga, teman, dan lingkungan sekitar.
“Dengan demikian, diharapkan dapat menekan angka kecelakaan lalu lintas dan mewujudkan Kamseltibcarlantas yang aman dan kondusif di wilayah Kabupaten Brebes,” terang Kasatlantas AKP Ahmad Zainurrozaq. (Red/Hms)
