BOGOR, DN-II Operasional armada pengangkut sampah milik UPT Wilayah II Jonggol mendapat sorotan tajam dari warga Perumahan Griya Cibucil Permai. Pasalnya, sebuah truk sampah diduga beroperasi dalam kondisi kelebihan muatan (overload), hingga menyebabkan insiden tersangkutnya kabel listrik yang melintang di jalan lingkungan, Selasa (2/6/2026).
Insiden tersebut berdampak langsung pada terputusnya aliran listrik di sejumlah rumah warga di sekitar lokasi kejadian. Selain gangguan kelistrikan, muatan yang berlebih menyebabkan tumpukan sampah terjatuh dan berserakan di sepanjang jalan perumahan, sehingga mengganggu kenyamanan dan aktivitas warga.
Salah satu warga setempat mengungkapkan kekecewaannya terhadap standar operasional yang diterapkan petugas di lapangan. Ia menilai pembiaran truk dengan muatan menjulang tinggi sangat membahayakan fasilitas umum dan keselamatan pengguna jalan.
“Kami sangat menyayangkan hal ini. Harusnya pihak UPT melakukan evaluasi serius terhadap standar operasional mereka. Jangan sampai karena kendaraan overload, fasilitas umum rusak dan warga yang dirugikan secara langsung,” ujar salah seorang warga yang tidak ingin disebutkan namanya.
Warga mendesak instansi terkait untuk segera melakukan investigasi atas insiden tersebut. Selain menuntut perbaikan jaringan listrik yang terdampak, warga juga berharap adanya jaminan bahwa armada yang beroperasi ke depan memenuhi standar keselamatan agar kejadian serupa tidak terulang.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Hingga berita ini diturunkan, pihak UPT Wilayah II Jonggol belum memberikan keterangan resmi terkait penyebab pasti insiden, langkah perbaikan yang akan dilakukan, maupun pertanggungjawaban atas kerusakan fasilitas umum tersebut.
Masyarakat setempat berharap pemerintah daerah segera mengambil langkah tegas untuk menata kembali manajemen pengangkutan sampah di wilayah Jonggol demi terciptanya lingkungan yang bersih dan aman. Red
Eksplorasi konten lain dari Detik Nasional
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
