Beranda » Keamanan » Halaman 96

Keamanan

BREBES, DN-II Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Brebes mempertegas komitmennya dalam mengawal program unggulan Bupati guna memajukan sektor agraris. Fokus utama kini diarahkan pada stabilitas harga komoditas, kemudahan akses sarana produksi, serta peningkatan kesejahteraan petani dan nelayan.

Kepala DPKP Kabupaten Brebes, Hendri Adi Komara, S.Pt., M.Pt., menyatakan bahwa dinasnya berperan sebagai pelaksana teknis yang memastikan visi pembangunan daerah dapat dirasakan langsung oleh masyarakat bawah.

“Poin utamanya adalah bagaimana program Bupati ini menonjol dan terlaksana dengan baik di lapangan. Kami ingin memastikan setiap kebijakan tepat sasaran,” ungkap Hendri dalam koordinasi internal, Senin (9/2/2026).

Tiga Pilar Utama Sektor Pertanian

Sebagai tulang punggung ekonomi daerah, sektor pertanian di Brebes kini bertumpu pada tiga mandat krusial:

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Stabilitas Harga Bawang Merah: Menjaga harga tetap kompetitif dan mencegah anjloknya nilai tukar petani saat memasuki musim panen raya.

Pembenahan Distribusi Pupuk: Menjamin ketersediaan stok serta keterjangkauan harga pupuk bagi seluruh petani.

Kesejahteraan Sektor Primer: Penguatan program bantuan dan pendampingan berkelanjutan bagi petani dan nelayan untuk meningkatkan taraf hidup.

Menerjemahkan Visi “Brebes Beres”

Hendri menjelaskan, DPKP menjadi motor penggerak dalam mewujudkan visi “Brebes Beres” (Beradab, Ekonomi Tangguh, Responsif, Edukatif, Sehat, dan Sejahtera).

Pertanian tidak hanya dilihat dari sisi produksi untuk Ekonomi Tangguh, tetapi juga aspek Responsif dalam pelayanan publik dan Edukatif melalui penyuluhan intensif. “Muara dari semua ini adalah terciptanya masyarakat tani yang sehat dan sejahtera,” tambahnya.

Edukasi Pupuk Bersubsidi: KTP Saja Tidak Cukup

Menanggapi dinamika di lapangan terkait pupuk bersubsidi, pihak dinas mengonfirmasi bahwa harga saat ini masih stabil sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) pemerintah, yakni di kisaran Rp90.000 hingga Rp92.000 per sak.

Namun, Hendri memberikan catatan penting bagi para petani. Akses terhadap pupuk subsidi tidak bisa didapatkan hanya dengan menunjukkan KTP. Petani wajib terverifikasi dalam sistem e-RDKK (Elektronik Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok).

“Banyak keluhan mengenai sulitnya mendapat pupuk. Namun setelah dilakukan pengecekan, ternyata petani yang bersangkutan belum terdaftar di e-RDKK. Akibatnya, kuota mereka tidak muncul di sistem. Pemerintah hanya menyalurkan subsidi bagi mereka yang datanya sudah tervalidasi,” tegas Hendri.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Melalui pendataan yang lebih akurat dan edukasi berkelanjutan, Pemerintah Kabupaten Brebes optimis sektor pertanian akan semakin solid dalam menopang perekonomian daerah di masa depan.

Reporter: Teguh
Editor: Casroni

Semarang, DN-II 9 Februari 2026 – Hari Pers Nasional (HPN) tahun 2026 menjadi momentum penting bagi seluruh insan pers, terutama mereka yang tergabung dalam Insan Pers Jawa Tengah (IPJT). Dalam kesempatan ini, Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat IPJT, Firdaus Andika, memberikan penegasan yang sangat penting bagi seluruh pengurus maupun anggota IPJT di tingkat provinsi hingga kabupaten. Ia menekankan konsistensi dan kedisiplinan dalam menjalankan tugas kewartawanan dengan mengedepankan prinsip-prinsip jurnalisme yang beretika serta tunduk pada Undang-Undang Pers Nomor 40 Tahun 1999.

Mengingat Indonesia adalah negara yang secara geografis rawan bencana alam, peran wartawan tidak sekadar sebagai penyampai informasi, melainkan sebagai penghubung yang kritis dalam proses penyampaian aspirasi, kebutuhan, serta situasi yang dialami masyarakat. Dalam situasi bencana, informasi yang cepat, akurat dan dapat dipercaya adalah kunci agar penanganan bencana bisa dilakukan secara efektif.

Konsistensi Menjunjung Tinggi Kode Etik Jurnalistik

Firdaus menegaskan, menjaga independensi adalah fondasi utama bagi wartawan. Dalam era informasi sekarang, di mana berita palsu (hoaks) mudah tersebar luas, kehadiran wartawan yang bertanggung jawab dapat menahan arus disinformasi yang meresahkan masyarakat. Wartawan dituntut untuk selalu melakukan verifikasi fakta dan sumber berita yang mereka gunakan. Hal ini sesuai dengan kode etik jurnalistik yang menuntut kejujuran, keberimbangan, serta menghindari pemberitaan yang menyudutkan tanpa alasan yang jelas.

“Setiap berita yang kita sampaikan harus berlandaskan fakta yang bisa dipertanggung jawabkan. Ini penting agar kita benar-benar bisa menjadi lidah yang menyambung suara masyarakat kepada pihak yang berwenang,” ujar Firdaus.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Pentingnya Peran Wartawan dalam Menangani Situasi Bencana

Indonesia sering mengalami bencana alam mulai dari banjir, longsor, gempa bumi, hingga cuaca ekstrem seperti angin puting beliung. Kejadian ini menyebabkan dampak sosial dan ekonomi yang sangat besar bagi masyarakat terdampak. Oleh karena itu, seorang wartawan harus memahami betul perannya saat bencana terjadi, yaitu sebagai penyampai informasi yang objektif dan benar-benar membantu masyarakat serta pemerintah dalam mengambil langkah penanganan bencana.

Selain menyampaikan kabar terbaru tentang keadaan terkini, wartawan juga memegang peran penting dalam mengawasi penyaluran bantuan serta penanganan oleh aparat dan pemerintah daerah. Mereka menjadi pengawas publik agar proses bantuan tidak tersendat, serta memberikan tekanan positif bagi pihak yang berwenang untuk bertindak cepat dan tepat.

Teknologi dan Media Sosial sebagai Pendukung Kewartawanan Bencana

Di era digital saat ini, penyebaran informasi melalui media sosial menjadi salah satu kekuatan paling besar dalam kewartawanan. Firdaus menekankan agar para wartawan IPJT juga memanfaatkan teknologi informasi dengan maksimal namun tidak terjebak pada informasi yang belum diverifikasi kebenarannya.

“Media sosial bisa menjadi alat yang efektif untuk cepat memberikan informasi, menggalang solidaritas, maupun mempercepat koordinasi bantuan bagi korban bencana. Tapi kita harus tetap berjaga-jaga agar tidak menyebarkan informasi yang salah yang justru bisa memperkeruh situasi,” tandasnya.

Selain itu, pengembangan platform digital dan website resmi media menjadi sangat penting untuk menyajikan berita yang berkualitas dan akurat. Penggunaan multimedia seperti video, foto, serta grafik interaktif juga dapat membantu masyarakat memahami fakta situasi bencana secara lebih komprehensif.

Peningkatan Kapasitas Wartawan untuk Menghadapi Tantangan Baru

Firdaus juga menyerukan perlunya peningkatan kapasitas dan profesionalisme wartawan, terutama dalam menangani berita-berita penting terkait bencana, wartawan harus siap secara mental dan teknis ketika harus meliput kejadian di lokasi yang terkadang berbahaya.

Kemampuan berbahasa yang baik juga sangat pentting karena wartawan yang baik harus menguasai tata berbahasa dan penguasaan teknologi informasi sebagai modal utama wartawan di era sekarang agar bisa menghasilkan karya jurnalistik yang berkualitas dan mudah diterima masyarakat luas.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Firdaus berharap agar hubungan koordinasi antara insan pers dan pemerintah semakin erat. Media bukan hanya berperan sebagai pengawas atau penyampai informasi, melainkan juga menjadi mitra penting pemerintah dalam menyiarkan program edukasi mitigasi bencana, sosialisasi keselamatan, serta update terkait perkembangan penanganan bencana.

Melalui kolaborasi yang baik, masyarakat akan mendapatkan informasi yang lengkap dan akurat mulai dari peringatan dini hingga setelah proses evakuasi selesai. Hal ini juga memperkuat rasa percaya masyarakat terhadap media dan pemerintah sebagai sumber informasi terpercaya.

Menjaga Integritas dalam Peliputan Politik dan Isu Sosial

Selain peran wartawan dalam peliputan bencana, Firdaus juga mengingatkan pentingnya menjaga integritas dalam peliputan isu-isu politik, sosial, dan ekonomi. Di tengah dinamika politik nasional maupun daerah, wartawan harus tetap netral dan proporsional dalam penyajian berita. Tidak boleh ada intervensi atau kepentingan tertentu yang mengganggu objektivitas berita.

Dalam konteks ini, IPJT menegaskan kembali kepada seluruh anggotanya untuk menjadikan Undang-Undang Pers No. 40 Tahun 1999 sebagai landasan hukum utama dalam menjalankan tugas jurnalistik. Dengan begitu, wartawan bisa menjalankan profesinya secara profesional, legal, dan beretika tanpa tekanan maupun intimidasi.

Wartawan Pilar Demokrasi dan Pendorong Perubahan

Dalam rangka menyambut Hari Pers Nasional 2026, pernyataan dari Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat IPJT menjadi penegasan penting akan peran wartawan yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab dan integritas. Wartawan diharapkan menjadi pilar demokrasi yang objektif, mengedepankan kebenaran dan fakta, serta menjadi agen perubahan sosial yang mampu menyuarakan aspirasi rakyat.

Terutama dalam situasi sulit seperti bencana alam yang kerap melanda negeri ini, keberadaan wartawan sangat krusial untuk memastikan suara masyarakat terdengar dan bantuan bisa tersalurkan dengan efektif. Dengan memperkuat kapasitas, menjaga profesionalisme, dan memanfaatkan teknologi secara tepat, wartawan akan terus menjadi garda terdepan dalam menyajikan informasi yang benar dan mencerahkan.

Mari kita dukung para insan pers agar terus konsisten memegang teguh kode etik jurnalistik dan Undang-Undang Pers sebagai landasan utama dalam tugas mulia mereka. Sebab, melalui wartawan yang independen dan profesional, masyarakat bisa mendapatkan informasi yang jujur dan tepat waktu, serta pemerintah dapat menjalankan tugasnya dengan lebih baik demi kemajuan dan kesejahteraan bangsa. (*)

BREBES, DN-II Pelaksanaan Pra TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler Ke-127 Kodim 0713/Brebes di Desa Cikuya, Kecamatan Banjarharjo, menunjukkan progres yang luar biasa. Memasuki hari ke-9, Minggu (8/2/2026), sejumlah sasaran fisik dilaporkan telah melampaui target perencanaan awal.

Kecepatan pembangunan ini merupakan buah dari sinergi yang solid antara personel Satgas TMMD dan masyarakat setempat. Semangat gotong royong yang tinggi membuat pengerjaan infrastruktur berjalan lebih efektif dari estimasi waktu yang ditentukan.

Progres Fisik di Luar Ekspektasi

Di lokasi pembangunan, tampak personel TNI dan warga bahu-membahu menuntaskan berbagai proyek strategis. Fokus utama saat ini meliputi:

Pengerasan Jalan: Akses transportasi warga yang kini mulai terlihat bentuknya.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH): Sejumlah unit rumah mulai memasuki tahap penyelesaian akhir.

Sarana Pendukung: Pembangunan infrastruktur tambahan lainnya yang terus dikebut secara paralel.

Dansatgas TMMD Ke-127, Letkol Inf Ambariyantomo, S.Hub.Int, mengungkapkan rasa bangganya atas dedikasi tim di lapangan. Menurutnya, pencapaian ini membuktikan bahwa kemanunggalan TNI dan rakyat bukan sekadar semboyan.

“Hasil yang dicapai hingga hari ke-9 ini benar-benar di luar perkiraan awal. Akselerasi ini terjadi karena peran aktif masyarakat Desa Cikuya yang sangat luar biasa. Mereka bekerja bersama anggota Satgas tanpa kenal lelah,” ujar Letkol Inf Ambariyantomo.

Menghidupkan Budaya Gotong Royong

Selain manfaat fisik berupa infrastruktur, kehadiran program TMMD ini secara tidak langsung telah membangkitkan kembali semangat guyub rukun di tengah masyarakat. Suasana keakraban antara prajurit dan warga terlihat kental, baik saat bekerja maupun saat beristirahat.

Dengan progres yang melampaui target pada fase Pra TMMD ini, Kodim 0713/Brebes optimis seluruh sasaran pokok akan rampung tepat waktu—bahkan lebih cepat dari jadwal yang ditentukan. Harapannya, aksesibilitas dan peningkatan kesejahteraan yang menjadi tujuan utama program ini dapat segera dinikmati oleh seluruh warga Desa Cikuya.

(Red/Pen0713)

LAMPUNG TENGAH, DN-II Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kabupaten Lampung Tengah menggelar Musyawarah Daerah (Musda) ke-XI di Gedung Sesat Nuwo Balak, Gunung Sugih, Sabtu (7/2/2026). Momentum ini ditegaskan sebagai titik balik konsolidasi partai untuk lebih dekat dengan rakyat melalui gagasan dan kerja nyata.

Awali Musda dengan Gerakan Menanam (GELAM)

Sebelum memasuki inti agenda musyawarah, Ketua DPD I Partai Golkar Provinsi Lampung, Ir. H. Hanan A. Rozak, M.S., melakukan aksi simpatik berupa Gerakan Lampung Menanam (GELAM). Didampingi Plt. Bupati Lampung Tengah I Komang Koheri dan Ketua DPRD Febriyantoni, Hanan menanam bibit pohon produktif seperti alpukat, durian, dan mangga di area sekitar gedung acara.

Aksi ini menjadi simbol bahwa Partai Golkar bukan sekadar mesin politik, melainkan organisasi yang peduli terhadap pelestarian lingkungan dan keberlanjutan masa depan masyarakat.

Apresiasi Prestasi dan Soliditas Internal

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Dalam laporannya, Ketua Pelaksana Musda XI, Febriyantoni, mengungkapkan bahwa acara ini dihadiri sekitar 1.600 peserta dan peninjau. Ia memberikan apresiasi khusus kepada H. Tony Eka Candra yang dalam masa singkat 28 hari sebagai Plt. Ketua DPD II, mampu mengawal persiapan Musda dengan sangat baik.

Senada dengan itu, Tony Eka Candra dalam sambutannya memuji pondasi kokoh yang ditinggalkan kepemimpinan sebelumnya di bawah Musa Ahmad.

“Dedikasi Bapak Musa Ahmad telah membawa Golkar meraih 13 kursi di DPRD Lampung Tengah. Ini adalah prestasi luar biasa yang harus kita pertahankan, bahkan kita targetkan meningkat menjadi 15 kursi pada Pemilu 2029 mendatang,” tegas Tony.

Ia juga menekankan pentingnya musyawarah mufakat dalam pemilihan ketua baru guna menjaga persatuan internal di bawah panji beringin.

Apresiasi dari Pemerintah Kabupaten

Plt. Bupati Lampung Tengah, I Komang Koheri, menyambut positif kiprah Partai Golkar. Menurutnya, Golkar telah memberikan warna dan sumbangsih nyata dalam pembangunan daerah.

“Musda bukan sekadar memilih pengurus, tapi ruang untuk regenerasi dan menyusun agenda strategis. Kami berharap Golkar terus bersinergi dengan pemerintah daerah demi kesejahteraan masyarakat Lampung Tengah,” ujar Komang.

Arahan Hanan A. Rozak: Golkar Sebagai Jembatan Solusi

Saat membuka Musda secara resmi, Hanan A. Rozak menekankan bahwa partai harus mengimplementasikan doktrin Karya Kekaryaan. Ia ingin kader Golkar Lampung Tengah hadir di tengah masyarakat sebagai pemecah masalah, bukan justru menjadi bagian dari masalah.

Hanan menitipkan tiga instruksi utama bagi pengurus yang baru nantinya:

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Struktur yang Rapi: Penguatan organisasi hingga tingkat desa, kelurahan, dan RT.

Kader Aktif: Kader harus turun langsung ke lapangan dan merespons aspirasi warga.

Program Relevan: Menjalankan program kerja yang sesuai dengan kebutuhan riil masyarakat.

“Partai Golkar harus tampil dengan karya dan gagasan nyata yang dapat dirasakan langsung oleh rakyat. Jadikan kantor partai sebagai rumah aspirasi bagi seluruh masyarakat Lampung Tengah,” pesan Hanan sebelum memukul gong tanda dibukanya Musda XI.

Hadir dalam acara tersebut jajaran Forkopimda, pimpinan partai politik, ormas, tokoh adat, serta jajaran pengurus DPD I Golkar Lampung seperti Sekretaris Aprozi Alam dan Ketua Harian Riza Mirhardi.

Red

KABUPATEN TEGAL, DN-II Sebanyak 100 pelajar terpilih di Kabupaten Tegal resmi mengantongi sertifikat pelatihan teknologi Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence/AI). Program ini merupakan inisiatif kolaboratif antara Polres Tegal dan AI Ready ASEAN, sebuah gerakan yang didukung oleh Google.org (Google Foundation).

Penyerahan sertifikat secara simbolis dilakukan pada Minggu (8/2/2026), menyusul rangkaian pelatihan intensif yang telah digelar pada Rabu (5/2) lalu di Gedung PMI Kabupaten Tegal.

Pilot Project Nasional di Jawa Tengah

Program bertajuk “AI Ready ASEAN” ini merupakan bentuk sinergi antara AI ASEAN, Google Foundation, dan Polda Jawa Tengah. Polres Tegal terpilih menjadi salah satu satuan kewilayahan yang menjalankan pilot project untuk mengedukasi generasi muda mengenai pemanfaatan teknologi masa depan.

Kapolres Tegal, AKBP Bayu Prasatyo, S.H., S.I.K., M.H., menegaskan bahwa penguasaan AI bukan lagi sebuah pilihan, melainkan keharusan bagi generasi Z.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

“Para peserta adalah pelajar pilihan yang mendapat peluang emas untuk mendalami AI. Kami ingin mereka tidak hanya menjadi konsumen teknologi, tetapi mampu memanfaatkan AI secara bijak, kreatif, dan bertanggung jawab untuk meningkatkan produktivitas belajar,” ujar AKBP Bayu Prasatyo dalam keterangannya.

Kurikulum Pelatihan: Dari Etika hingga Praktik Prompt

Pelatihan ini dipandu oleh instruktur bersertifikasi yang terdiri dari personel kepolisian dan praktisi pendidikan, di antaranya:

Bripka Winara Setyo Permadi & Brigadir Irfan Rizqi Mulyawan, S.H. (Polres Tegal)

Nani Hidayati, M.Pd. & Ashhab Aghnil Hakim, S.T. (Praktisi)

Materi yang diberikan tidak hanya bersifat teknis, tetapi juga menekankan pada aspek keamanan digital, meliputi:

Pengenalan Dasar AI: Memahami cara kerja mesin belajar.

Etika & Keterbatasan: Diskusi mendalam mengenai batasan moral dan bias dalam AI.

Prompt Engineering: Praktik langsung membuat instruksi efektif agar hasil AI lebih akurat dan produktif.

Antusiasme Tinggi Melampaui Jadwal

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Semangat para pelajar dari 10 SMA/SMK di Kabupaten Tegal ini terlihat dari dinamika forum yang sangat hidup. Sesi diskusi dan tanya jawab yang semula dijadwalkan berakhir pukul 12.00 WIB, terpaksa diperpanjang hingga pukul 14.00 WIB demi mengakomodasi rasa ingin tahu peserta yang besar.

Melalui langkah ini, Polres Tegal berharap dapat mencetak generasi yang adaptif dan siap bersaing di era transformasi digital, sekaligus meminimalisir penyalahgunaan teknologi di kalangan remaja.

Reporter: Bim

JAKARTA, DETIK-NASIONAL.COM – Menyongsong peringatan Hari Pers Nasional (HPN) yang jatuh pada 9 Februari 2026, redaksi Detik-Nasional.Com menyatakan komitmennya untuk tetap tegak lurus sebagai pilar keempat demokrasi. Di tengah derasnya arus disrupsi informasi, momentum HPN tahun ini dimaknai sebagai penguatan kembali marwah profesi jurnalis yang berbasis pada supremasi hukum dan etika.

Pers Sebagai Instrumen Kontrol Sosial

Merujuk pada amanat Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers, Pasal 3 ayat (1) menegaskan bahwa pers nasional memiliki fungsi krusial sebagai media informasi, pendidikan, hiburan, dan kontrol sosial.

Pimpinan Redaksi Detik-Nasional.Com, Firdaus Andika, menekankan bahwa transparansi dan akurasi adalah napas utama redaksi dalam melayani publik.

“Kami tidak hanya sekadar menyampaikan berita, tetapi memastikan setiap informasi melalui proses verifikasi yang ketat. Hal ini sejalan dengan Pasal 6 UU Pers, di mana pers nasional berperan mengembangkan opini publik berdasarkan informasi yang tepat, akurat, dan benar,” tegas Firdaus dalam keterangan resminya di Jakarta.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Implementasi Regulasi dalam Kerja Jurnalistik

Dalam menjalankan tugas profesinya, Detik-Nasional.Com memastikan seluruh awak media tunduk pada regulasi guna melindungi hak-hak publik melalui penerapan prinsip-prinsip krusial:

Kemerdekaan Pers & Perlindungan Hukum (Pasal 4): Menjamin kemerdekaan pers sebagai hak asasi warga negara. Wartawan dalam melaksanakan profesinya mendapatkan perlindungan hukum secara penuh.

Kode Etik Jurnalistik (Pasal 7 ayat 2): Mewajibkan wartawan menaati Kode Etik Jurnalistik (KEJ), yang mencakup prinsip independensi, keberimbangan (cover both sides), dan menjunjung tinggi kejujuran tanpa iktikad buruk.

Akuntabilitas Publik: Melalui mekanisme Hak Jawab dan Hak Koreksi (Pasal 1 angka 11 dan 12), redaksi memberikan ruang bagi masyarakat untuk mengoreksi informasi, sebagai bentuk tanggung jawab moral dan profesional.

Misi Strategis 2026: Literasi dan Profesionalisme

Menghadapi tantangan tahun 2026, Detik-Nasional.Com mengusung tiga misi utama untuk memperkuat ekosistem media nasional:

Garda Literasi Digital: Menjadi barisan terdepan dalam melawan hoaks sesuai koridor hukum yang selaras dengan nilai jurnalisme universal.

Kedaulatan Informasi: Mendorong masyarakat untuk kembali merujuk pada sumber berita terverifikasi demi menjaga stabilitas sosial dan rasionalitas publik.

Penguatan Kompetensi: Mewajibkan sertifikasi melalui Uji Kompetensi Wartawan (UKW) bagi seluruh jajaran redaksi agar standar kualitas pemberitaan tetap berada di level tertinggi.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Komitmen untuk Negeri

Sebagai penutup, Firdaus Andika mengingatkan bahwa esensi jurnalisme adalah pengabdian. “Kebebasan pers bukanlah kebebasan tanpa batas, melainkan kebebasan yang bertanggung jawab kepada publik dan Tuhan Yang Maha Esa,” pungkasnya.

Senada dengan hal tersebut, Casroni yang mewakili jajaran redaksi media siber Detik-Nasional.Com menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh insan pers di tanah air.

“Selamat Hari Pers Nasional, 9 Februari 2026. Jayalah Pers Indonesia, Pengawal Kebenaran, Membangun Negeri dengan Etika dan Integritas.” (*)

Jakarta, DN-II Bertambahnya usia bagi HPN membuat dunia pers semangkin piawai dalam kiprahnya sebagai pembawa berita kabar bagi dunia baik dalam negeri maupun luar negeri dalam arti seluas luasnya “, ujar Prof Dr Sutan Nasomal SH MH Tokoh Pers Internasional, Pakar Hukum Internasional, Ekonom Nasional memberikan stegmennya menjawab materi pertanyaan para pemimpin Redaksi cetak onken dalam luar negeri (8/2/2026) melalui telpon selulernya.

“HPN 2026: Dimata Prof Sutan Nasomal SH MH Mempertegas Peran Pers sebagai Pilar Keempat Demokrasi dan Pengawal Transparansi Publik”

Prof Dr Sutan Nasomal SE,SH,MH meminta dan menyatakan komitmen seluruh INSAN PERS untuk tetap tegak lurus pada fungsi pers sebagai pilar keempat demokrasi. Di tengah disrupsi informasi, momentum ini bukan sekadar seremonial, melainkan penguatan kembali marwah profesi jurnalis yang berlandaskan hukum.

Pers Sebagai Instrumen Pengawasan Publik

Sesuai dengan amanat Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers, Pasal 3 ayat (1) menegaskan bahwa pers nasional mempunyai fungsi sebagai media informasi, pendidikan, hiburan, dan kontrol sosial.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Pimpinan Redaksi Nasional harus menekankan bahwa transparansi adalah kunci. “Kami tidak hanya menyampaikan berita, tapi memastikan setiap informasi memiliki landasan verifikasi yang kuat sebagaimana diatur dalam Pasal 6 UU Pers, di mana pers nasional berperan mengembangkan pendapat umum berdasarkan informasi yang tepat, akurat, dan benar,” ujarnya.

Penerapan Pasal-Pasal Krusial dalam Jurnalisme

Dalam menjalankan tugasnya, pimpinan redaksi harus memastikan seluruh awak media tunduk pada regulasi yang berlaku demi melindungi hak-hak publik:

Kemerdekaan Pers & Perlindungan Hukum (Pasal 4):

Menjamin kemerdekaan pers sebagai hak asasi warga negara. Dalam melaksanakan profesinya, wartawan mendapat perlindungan hukum.

Kode Etik Jurnalistik (Pasal 7 ayat 2):

Wartawan wajib menaati Kode Etik Jurnalistik (KEJ). Hal ini mencakup prinsip independensi, menghasilkan berita yang akurat, berimbang, dan tidak beritikad buruk.

Hak Tolak, Hak Jawab, dan Hak Koreksi:

Sesuai Pasal 1 angka 11 dan 12, kami berkomitmen memberikan ruang bagi masyarakat untuk mengoreksi informasi yang keliru sebagai bentuk pertanggungjawaban publik.

Misi Edukasi dan Literasi di Tahun 2026

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Menghadapi tantangan tahun 2026, HPN menjadi titik tolak bagi Detik-Nasional.Com untuk mengusung tiga misi utama:

Edukasi Literasi Digital: Melawan hoaks sesuai koridor UU ITE (Informasi dan Transaksi Elektronik) yang selaras dengan nilai-nilai jurnalisme, sehingga masyarakat tidak terjebak dalam disinformasi.

Kedaulatan Informasi: Mendorong masyarakat untuk kembali ke sumber berita terverifikasi (Media Mainstream) guna menjaga stabilitas sosial dan kedaulatan informasi nasional.

Profesionalisme Wartawan: Mengedepankan kompetensi jurnalis melalui sertifikasi (UKW) agar standar pemberitaan tetap terjaga sesuai kualitas yang diharapkan publik.

Pernyataan Penutup Prof Dr Sutan Nasomal SE,SH,MH sebagai Pembina Media Jejak Kasus Group

“Kebebasan pers bukanlah kebebasan tanpa batas, melainkan kebebasan yang bertanggung jawab kepada publik dan Tuhan Yang Maha Esa,” tutup Pimpinan Redaksi dalam keterangannya.

“Selamat Hari Pers Nasional, 9 Februari 2026. Jayalah Pers Indonesia, Pengawal Kebenaran, Membangun Negeri dengan Etika dan Integritas. Hari Pers bukan milik satu organisasi, tetapi milik semua Insan Pers.”

Catatan Redaksi (Edukasi Hukum):

Sebagai informasi bagi pembaca, Hari Pers Nasional ditetapkan melalui Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 5 Tahun 1985, yang bertepatan dengan hari ulang tahun Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Semoga Kebersamaan kekompakan kekeluargaan kesetiakawanan terjalin baik dalam sesama wartawan wartawati bilhusus anggota PWI maupun umummnya diberbagai organisasi kewartawanan “, imbuh Profesor Doktor KH Sutan Nasomal SH MH Tokoh Pers Internasional yang juga Ketua Umum Komite Wartawan Indonesia yang berkantor pusat di Komplek Sapta Marga Jalan Raya Selesai Psr 5,Ujung No 100 Desa Selayang Kec Selesai Kab Langkat Provinsi Sumatera Utara. Nara Sumber Prof Dr KH Sutan Nasomal SH MH Tokoh Pers Internasional yang juga Pakar Hukum Pidana Internasional.

Prof Dr Sutan Nasomal SE,SH,MH

Nomer Hp/wa +62 811-8419-260
Untuk bantuan pelayanan konsultasi Hukum bagi semua Insan Pers

LOMBOK TENGAH, DN-II Menteri Pertahanan RI, Sjafrie Sjamsoeddin, melanjutkan rangkaian kunjungan kerjanya di Nusa Tenggara Barat (NTB) dengan menyambangi Pondok Pesantren Qamarul Huda, Bagu, Lombok Tengah, pada Sabtu (7/2/2026).

Kunjungan ini dilakukan sesaat setelah Menhan meninjau kesiapan personel di Yonif TP 875/Sangga Yudha Perkasa. Kehadiran Menhan di lingkungan pesantren tersebut bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi sekaligus memperkokoh komunikasi antara pemerintah dan tokoh agama.

Peran Strategis Tokoh Agama

Dalam dialognya, Menhan Sjafrie menekankan bahwa tokoh agama memiliki peran krusial sebagai pilar stabilitas negara. Beliau menyampaikan bahwa pesantren adalah mitra strategis dalam:

Menanamkan nilai kebangsaan kepada generasi muda.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Merawat persatuan di tengah keberagaman masyarakat.

Menumbuhkan semangat bela negara secara inklusif.

“Sinergi antara pemerintah dan elemen masyarakat, terutama para ulama, adalah kunci utama dalam memperkuat ketahanan nasional kita,” ujar Menhan dalam pertemuan tersebut.

Pertemuan Hangat dengan Ulama Karismatik

Suasana penuh kekeluargaan menyelimuti pertemuan antara Menhan Sjafrie dengan pimpinan Ponpes Qamarul Huda, Tuan Guru Haji (TGH) Turmudzi Badaruddin. Sebagai salah satu ulama paling berpengaruh di NTB, TGH Turmudzi menyambut baik langkah proaktif Menhan dalam merangkul elemen pesantren untuk kepentingan kedaulatan bangsa.

Kunjungan ini diakhiri dengan komitmen bersama untuk terus menjaga kondusivitas wilayah melalui pendekatan yang humanis namun tetap waspada terhadap tantangan pertahanan di masa depan.

Sumber: Tim Media SS

Hashtag:

#SjafrieSjamsoeddin #MenhanSjafrie #KemhanRI #PertahananUntukIndonesia #TNIBersamaRakyat #PonpesQamarulHuda #KetahananNasional

MALANG, DN-II Presiden RI Prabowo Subianto menghadiri acara Mujahadah Kubro Satu Abad Nahdlatul Ulama (NU) yang digelar di Stadion Gajayana, Kota Malang, Jawa Timur, Minggu (8/2/2026). Kehadiran orang nomor satu di Indonesia ini menjadi simbol kuat sinergi antara ulama dan pemerintah dalam menjaga stabilitas bangsa di tengah dinamika global.

Sapa Ratusan Ribu Jemaah

​Sejak Sabtu malam, ratusan ribu jemaah dari berbagai penjuru daerah telah memadati kawasan stadion. Saat tiba di lokasi, Presiden Prabowo langsung menyapa para peserta dengan hangat. Suasana khidmat menyelimuti stadion seiring dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an dan selawat yang menggema, memperkuat pesan persatuan dan kesejukan.

Peran Strategis NU untuk Bangsa

​Dalam pidato sambutannya, Presiden menegaskan bahwa NU bukan sekadar organisasi keagamaan, melainkan pilar penting dalam sejarah dan masa depan Indonesia. Beliau mengapresiasi kontribusi konsisten NU dalam menjaga moderasi beragama dan kedamaian di tanah air.

​”Nahdlatul Ulama memiliki peran besar dalam menjaga persatuan bangsa. Momentum satu abad ini adalah penegasan bahwa sinergi ulama dan negara adalah kunci menuju Indonesia yang adil, makmur, dan berdaulat,” ujar Presiden Prabowo.

Refleksi Menuju Indonesia Maju

​Acara ini merupakan puncak refleksi perjalanan 100 tahun NU. Bagi pemerintah, momentum ini dipandang sebagai landasan moral yang penting dalam menghadapi tantangan ekonomi dan sosial di masa depan. Mujahadah Kubro ini ditutup dengan doa bersama untuk keselamatan bangsa, dipandu oleh jajaran Rais Aam dan kyai-kyai sepuh NU.

Red

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

JAKARTA, DN-II Menyongsong peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026 yang jatuh pada 9 Februari mendatang, redaksi Detik-Nasional.com menyatakan komitmennya untuk tetap tegak lurus pada fungsi pers sebagai pilar keempat demokrasi. Di tengah arus disrupsi informasi, momentum ini dipandang sebagai penguatan kembali marwah profesi jurnalis yang berlandaskan hukum dan etika.

Pers sebagai Instrumen Pengawasan Publik

Sesuai amanat UU Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers, Pasal 3 ayat (1) menegaskan bahwa pers nasional berfungsi sebagai media informasi, pendidikan, hiburan, dan kontrol sosial.

Pimpinan Redaksi Detik-Nasional.com menekankan bahwa transparansi adalah kunci utama. “Kami tidak hanya menyampaikan berita, tetapi memastikan setiap informasi memiliki landasan verifikasi yang kuat sebagaimana diatur dalam Pasal 6 UU Pers,” ujarnya. Hal ini bertujuan agar pers nasional terus berperan mengembangkan pendapat umum berdasarkan informasi yang tepat, akurat, dan benar.

Refleksi Tokoh Pers Internasional

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Tokoh Pers Internasional sekaligus Pakar Hukum Internasional, Prof. Dr. KH Sutan Nasomal, SH., MH., turut memberikan refleksinya menyambut HPN 2026. Melalui sambungan telepon pada Minggu (8/2), Ketua Umum Komite Wartawan Indonesia (KWI) ini menyatakan bahwa bertambahnya usia HPN harus menjadikan dunia pers semakin piawai.

“Bertambahnya usia HPN membuat dunia pers semakin matang dalam kiprahnya sebagai pembawa kabar bagi dunia, baik dalam negeri maupun luar negeri dalam arti seluas-luasnya,” ujar Prof. Sutan Nasomal.

Beliau juga berharap momentum ini memperkuat solidaritas antarinsan pers. “Semoga kebersamaan, kekompakan, dan kesetiakawanan terus terjalin baik di antara sesama wartawan, khususnya anggota PWI maupun organisasi kewartawanan lainnya secara umum,” tambah pria yang juga dikenal sebagai pakar ekonomi nasional tersebut.

Penerapan Pasal Krusial dalam Jurnalisme

Dalam menjalankan tugasnya, Detik-Nasional.com memastikan seluruh awak media tunduk pada regulasi guna melindungi hak-hak publik:

Kemerdekaan Pers (Pasal 4): Menjamin hak asasi warga negara dan perlindungan hukum bagi wartawan dalam menjalankan profesinya.

Kode Etik Jurnalistik (Pasal 7 ayat 2): Mewajibkan wartawan menjunjung tinggi independensi, akurasi, dan keberimbangan tanpa iktikad buruk.

Tanggung Jawab Publik: Berkomitmen memberikan ruang bagi Hak Jawab dan Hak Koreksi sesuai Pasal 1 angka 11 dan 12 UU Pers.

Misi Literasi di Tahun 2026

Menghadapi tantangan tahun 2026, Detik-Nasional.com mengusung tiga misi utama:

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Edukasi Literasi Digital: Melawan hoaks sesuai koridor UU ITE agar masyarakat tidak terjebak disinformasi.

Kedaulatan Informasi: Mendorong masyarakat kembali ke sumber berita terverifikasi (media arus utama).

Profesionalisme: Mengedepankan sertifikasi Uji Kompetensi Wartawan (UKW) demi menjaga kualitas standar pemberitaan.

“Kebebasan pers bukanlah kebebasan tanpa batas, melainkan kebebasan yang bertanggung jawab kepada publik dan Tuhan Yang Maha Esa,” tutup Pimpinan Redaksi dalam keterangannya.

Segenap Manajemen & Redaksi Detik-Nasional.Com Mengucapkan:

“Selamat Hari Pers Nasional, 9 Februari 2026. Jayalah Pers Indonesia, Pengawal Kebenaran, Membangun Negeri dengan Etika dan Integritas.”

You cannot copy content of this page