Beranda » Kesehatan » Halaman 51

Kesehatan

BREBES, DN-II Di tengah isu keterlambatan Penghasilan Tetap (Siltap) yang menghantui perangkat desa di berbagai wilayah, Pemerintah Desa (Pemdes) Karanglo, Kecamatan Jatibarang, Kabupaten Brebes, muncul sebagai anomali positif. Desa ini berhasil membuktikan bahwa kedisiplinan administratif berbanding lurus dengan kualitas pelayanan publik. (5/2/2026).

Siskeudes Tertib, Hak Perangkat Terjamin

Kelancaran gaji di Desa Karanglo bukan tanpa alasan. Saat desa-desa lain di beberapa kecamatan sempat mengalami penunggakan hingga tiga bulan akibat kendala administratif, perangkat Desa Karanglo justru sudah menikmati hak mereka secara rutin setiap bulan.

Kasi Pemerintahan Desa Karanglo, Junaedi, mengungkapkan bahwa kunci keberhasilan ini terletak pada penguasaan sistem.

“Alhamdulillah, di sini sudah gajian per bulan kemarin, tepatnya tanggal 25 Februari. Biasanya kalau ada yang telat itu masalah di postingan Siskeudes atau operator yang masih baru dan belum paham sistem,” jelas Junaedi.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Di balik layar, pengelolaan Sistem Keuangan Desa (Siskeudes) Karanglo digawangi oleh tim yang solid. Amilatul Fatih bertindak sebagai operator utama, didampingi oleh Junaedi (Kasi Pemerintahan) dan Andri (Kasi Kesejahteraan) dalam sinkronisasi data.

Layanan Tanpa Jeda: Piket Hingga Pukul 00.00 WIB

Tak hanya soal kesejahteraan, komitmen pengabdian di desa ini patut diacungi jempol. Di saat ada stigma perangkat desa sering pulang lebih awal untuk urusan pribadi, Pamong Karanglo justru menerapkan sistem piket yang ketat:

Jam Operasional Utama: Rutin hingga pukul 15.00 atau 16.00 WIB.

Sistem Piket Malam: Pelayanan berlanjut hingga pukul 00.00 WIB yang dilakukan secara bergilir (rolling).

Manajemen SDM: Perangkat yang bertugas malam diberikan fleksibilitas untuk masuk lebih siang pada hari berikutnya, memastikan stamina petugas tetap terjaga tanpa mengorbankan kepentingan warga.

Integritas dan Larangan Rangkap Jabatan

Dengan Siltap sebesar Rp 2,2 juta, para perangkat desa dituntut menjaga integritas. Meski diperbolehkan menggarap lahan pertanian sebagai sampingan, Pemdes Karanglo melarang keras adanya rangkap jabatan yang berpotensi mengganggu jam dinas.

“Kami berkomitmen melayani sampai sore. Memang ada aturan tidak boleh merangkap jabatan. Kalau sekadar bertani silakan, asal pelayanan masyarakat tetap menjadi prioritas nomor satu,” tegas perwakilan pamong setempat.

Langkah nyata Desa Karanglo ini diharapkan menjadi inspirasi dan percontohan bagi desa-desa lain di Kabupaten Brebes. Konsistensi dalam tertib administrasi terbukti menjadi pondasi utama bagi kesejahteraan perangkat dan kepuasan masyarakat.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Reporter: Teguh
Editor: Casroni

BREBES, DN-II Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Brebes melakukan penyesuaian terkait rencana alokasi lahan untuk pembangunan dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG). Dari rencana awal yang memplot tiga lokasi milik pemerintah daerah, kini pembangunan tersebut akan difokuskan pada satu titik aset Pemkab, sementara lokasi lainnya akan memanfaatkan fasilitas pendidikan. (5/3/2026).

Kepala Bidang Aset BPKAD Brebes, Dani Nur Setyawan, SE, M.Akun, menjelaskan bahwa perubahan ini merupakan bagian dari optimalisasi aset untuk mendukung efektivitas program nasional tersebut.

Optimalisasi Aset Daerah

Awalnya, Pemkab Brebes merencanakan penggunaan tiga titik lahan milik daerah secara penuh. Namun, berdasarkan evaluasi terbaru, penggunaan aset lahan Pemkab kini dikerucutkan menjadi satu lokasi utama.

“Status saat ini, hanya satu titik lahan Pemkab yang akan digunakan secara langsung, yaitu lahan yang terletak di sebelah timur Kantor Dinas Arsip dan Perpustakaan Daerah (Dinarpusda) Kabupaten Brebes,” ujar Dani.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Sebaran Lokasi Layanan (SPPG)

Meski penggunaan lahan Pemkab dikurangi, jangkauan program MBG tetap meluas melalui pembentukan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Berikut adalah tiga titik strategis yang dipersiapkan untuk pembangunan dapur MBG di wilayah Brebes:

Pusat Kota (Eks Dinarpusda): Menggunakan lahan aset Pemkab di sebelah timur Kantor Dinarpusda untuk melayani wilayah perkotaan.

Wilayah Barat (SDN Kersana 1): Pembangunan dapur akan dilakukan di area sekolah untuk menjangkau wilayah Kecamatan Kersana dan sekitarnya.

Wilayah Selatan (SD Taraban): Berlokasi di Desa Taraban, Kecamatan Paguyangan, guna memenuhi kebutuhan gizi anak sekolah di wilayah selatan Brebes.

Misi Menekan Stunting

Pembangunan dapur SPPG ini merupakan langkah konkret Kabupaten Brebes dalam menyukseskan program nasional yang dicanangkan pemerintah pusat. Fokus utamanya adalah meningkatkan kualitas asupan gizi anak-anak usia sekolah sekaligus menjadi motor penggerak dalam upaya penurunan angka stunting di daerah.

Reporter: Teguh

Dengan adanya sebaran lokasi di wilayah utara (kota), barat, dan selatan, diharapkan distribusi makanan bergizi dapat dilakukan secara merata, tepat waktu, dan menjangkau seluruh lapisan masyarakat yang membutuhkan.

BREBES, DN-II Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Brebes menetapkan target perolehan zakat yang cukup ambisius untuk tahun 2026. Berdasarkan instruksi pemerintah pusat, Baznas Brebes ditargetkan mampu menghimpun dana zakat hingga Rp14 miliar.

Ketua Baznas Brebes, Mahali, saat dikonfirmasi di ruang kerjanya pada Rabu (4/3/2026), menyatakan optimisme meski target tersebut mengalami kenaikan signifikan dibandingkan perolehan tahun sebelumnya.

Sempat Terpengaruh Isu Nasional

Mahali mengakui bahwa sempat muncul dinamika terkait komentar Menteri Agama yang mempengaruhi minat masyarakat untuk berzakat. Namun, ia memastikan hal tersebut tidak berlangsung lama karena segera mendapatkan klarifikasi dari pihak terkait.

“Sedikit banyak memang ada pengaruh terhadap minat zakat, tapi Alhamdulillah sudah segera di-<em>counter</em> dan diluruskan kembali oleh Menteri Agama serta Ketua Baznas RI,” ujar Mahali.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Lonjakan Target dan Strategi Pencapaian

Pada tahun 2025, perolehan zakat di Kabupaten Brebes tercatat berada di angka Rp9 miliar lebih. Untuk mengejar selisih target menuju Rp14 miliar di tahun ini, Baznas Brebes telah menyiapkan langkah strategis, di antaranya:

Validasi Data ASN: Melakukan penggalian data yang lebih akurat mengenai jumlah tenaga Aparatur Sipil Negara (ASN).

Ekspansi ke Sektor Swasta: Memetakan potensi zakat dan sedekah dari para pekerja di berbagai perusahaan besar yang beroperasi di wilayah Brebes.

Kemudahan Akses: Memperluas kanal pembayaran untuk memudahkan masyarakat.

“Kami optimis angka tersebut bisa tercapai. Kuncinya adalah penggalian data dan informasi yang akurat, baik di lingkungan ASN maupun perusahaan-perusahaan di Brebes,” tambah Mahali.

Ajakan Berzakat dan Bersedekah

Pihak Baznas senantiasa mengimbau masyarakat untuk menyalurkan zakat, infak, maupun sedekah melalui lembaga resmi agar penyalurannya lebih tepat sasaran.

Bagi masyarakat yang ingin menunaikan kewajibannya, Baznas Brebes menyediakan layanan datang langsung ke kantor atau melalui transfer ke nomor rekening resmi yang telah disediakan.

Reporter: Teguh

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

BREBES, DN-II Fenomena banjir rob yang kian masif di pesisir Kabupaten Brebes tidak hanya merusak infrastruktur, tetapi juga memicu gejolak sosial terkait kewajiban pajak. Dalam rapat koordinasi di RW 15 Kelurahan Pasar Batang, tokoh masyarakat dan pihak kecamatan menyoroti keluhan warga yang enggan membayar Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) karena lahan mereka telah hilang ditelan laut.

Dilema Pajak di Atas Air

Kondisi memprihatinkan terjadi di tiga desa terdampak parah, yakni Desa Randusanga Wetan, Randusanga Kulon, dan Kaliwlingi. Camat Brebes, Asif Fauzan, SH, mengungkapkan bahwa warga merasa tidak adil jika harus terus membayar pajak atas aset yang secara fisik sudah tidak bisa dimanfaatkan.

“Daratan sudah menjadi lautan, mau diapakan lagi? Karena terdampak rob permanen, warga keberatan membayar PBB. Masalahnya, SPPT (Surat Pemberitahuan Pajak Terhutang) masih terus keluar setiap tahun,” ujar Asif Fauzan di hadapan para tokoh masyarakat.

Ia merinci, hampir sepertiga wilayah di Randusanga Wetan dan Kulon kini terendam air. Bahkan di Desa Kaliwlingi, hamparan tambak yang dulunya produktif kini telah menyatu dengan garis pantai baru.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Kinerja Pajak yang Fluktuatif

Selain faktor alam, Asif juga menyoroti performa pemungutan pajak di wilayahnya yang dinilai belum stabil. Ia mengibaratkan dinamika capaian pajak di Kecamatan Brebes seperti mesin yang tidak konsisten.

“Bahasan pajak di Kecamatan Brebes ini sangat dinamis, tensinya tinggi seperti Rapat Dengar Pendapat (RDP). Posisi capaian kita sempat berada di urutan ke-5, namun kemudian melorot ke urutan 15. Ini harus menjadi evaluasi agar performa OPD tetap stabil,” tegasnya.

Komitmen Infrastruktur dan Alokasi Anggaran

Di sisi lain, rapat tersebut juga membahas keberhasilan pembangunan infrastruktur di masa pemerintahan Bupati Paramitha Widya Kusuma yang telah membangun jalan sepanjang lebih dari 120 km—setara jarak tempuh dari Brebes hingga Indramayu.

Sebagai langkah konkret ke depan, terungkap rencana strategis terkait alokasi anggaran:

Dana Sisa Anggaran: Direncanakan sebesar Rp 1 miliar per kecamatan untuk optimalisasi pelayanan.

Pembangunan Lokal: Pada tahun 2027, Jalan Haji Mochtar di Kelurahan Pasar Batang diproyeksikan mendapat alokasi perbaikan sebesar Rp 500 juta.

Pemilihan lokasi rapat di RW 15 Pasar Batang dinilai strategis mengingat wilayah tersebut merupakan basis domisili banyak pejabat daerah, baik di tingkat kecamatan maupun kabupaten. Pertemuan ini diharapkan menjadi momentum bagi Pemerintah Kabupaten Brebes untuk segera mengkaji kebijakan relaksasi pajak bagi warga terdampak bencana rob sekaligus memacu kinerja OPD dalam masa transisi kepemimpinan.

Reporter: Teguh

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

BREBES, DN-II Kehadiran Satgas TMMD Reguler ke-127 Kodim 0713/Brebes di Desa Cikuya tidak hanya membawa perubahan fisik pada infrastruktur desa, tetapi juga mempererat ikatan emosional antara prajurit dan warga. Pemandangan humanis terlihat pada Kamis (05/03/2026), saat Serka Sagiman, anggota Satgas yang juga menjabat Babinsa Koramil 14/Banjarharjo, spontan turun ke sawah membantu warga.

Sembari meninjau hasil pengaspalan jalan yang menjadi sasaran utama TMMD, Serka Sagiman menghampiri Ibu Una (37), warga setempat yang tengah sibuk memanen padi dengan cara tradisional atau mengepyok. Tanpa ragu, sang bintara ini ikut mengayunkan rumpun padi untuk memisahkan bulir dari batangnya.

Aksi spontan ini disambut tawa dan senyum ceria dari Ibu Una. Ia mengaku sangat terbantu, bukan hanya karena tenaga tambahan dari sang Babinsa, tetapi juga karena akses jalan yang kini sudah mulus diaspal.

“Pak, jalannya sekarang sudah bagus sekali. Panen saya jadi mudah, sekarang sudah bisa diangkut pakai motor langsung ke rumah,” ujar Ibu Una dengan wajah sumringah.

Mendengar apresiasi tersebut, Dansatgas TMMD Reguler ke-127, Letkol Inf Ambariyantomo, S.Hub.Int., menyatakan bahwa kebahagiaan warga adalah tolok ukur keberhasilan program TMMD.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

“Tujuan utama kami membangun jalan ini adalah untuk memperlancar jalur ekonomi pertanian. Jika Ibu Una dan petani lainnya merasa terbantu dalam mengangkut hasil panen, artinya kehadiran TMMD benar-benar dirasakan manfaatnya secara langsung,” tegas Letkol Inf Ambariyantomo.

Beliau juga menambahkan bahwa tindakan Serka Sagiman merupakan wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. “Prajurit harus selalu hadir di tengah kesulitan rakyat dan menjadi solusi, sekecil apa pun bantuan yang diberikan,” pungkasnya.

Kini, dengan akses jalan yang telah diaspal, mobilitas warga Dukuh Kopi Desa Cikuya dalam mendistribusikan hasil bumi dipastikan akan lebih efisien dan hemat biaya transportasi.(Reporter/Pradista)

BREBES, DN-II Satuan Tugas (Satgas) TMMD Reguler ke-127 Kodim 0713/Brebes terus mengebut pengerjaan sasaran fisik di Desa Cikuya. Pada Kamis (05/03/2026), anggota Satgas memfokuskan kegiatan pada pemasangan toren air untuk keperluan Mandi, Cuci, dan Kakus (MCK) di Mushola Al-Badriah, Dukuh Kopi.

Pemasangan fasilitas air bersih ini merupakan bagian dari komitmen TNI dalam meningkatkan infrastruktur dasar dan kesehatan lingkungan bagi warga di lokasi sasaran TMMD. Mushola Al-Badriah, yang menjadi pusat ibadah warga setempat, kini memiliki sistem penampungan air yang lebih memadai untuk mendukung kegiatan bersuci maupun kebutuhan sanitasi lainnya.

Dansatgas TMMD Reguler ke-127, Letkol Inf Ambariyantomo, S.Hub.Int., menyampaikan bahwa ketersediaan air bersih di tempat ibadah menjadi salah satu prioritas dalam program fisik tahun ini.

“Kami ingin memastikan bahwa fasilitas umum seperti Mushola tidak hanya kokoh bangunannya, tapi juga memiliki sanitasi yang layak. Dengan adanya toren air ini, jamaah dapat lebih nyaman dalam menjalankan ibadah,” ujar Letkol Inf Ambariyantomo.

Kegiatan ini mendapat apresiasi mendalam dari warga setempat. Bapak Abdul Hamid (65), selaku Takmir Mushola Al-Badriah, mengungkapkan rasa syukur dan terima kasihnya atas kepedulian para prajurit TNI.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

“Selama ini kami cukup kesulitan dalam pengaturan debit air saat jamaah ramai. Dengan bantuan pemasangan toren dari bapak-bapak TNI, kebutuhan air untuk wudhu dan MCK jadi lebih terjamin. Kami sangat berterima kasih kepada Kodim Brebes,” ucap Abdul Hamid.

Hingga memasuki minggu kedua pelaksanaan TMMD Reguler ke-127, berbagai progres fisik di Desa Cikuya terus menunjukkan perkembangan positif berkat sinergitas antara anggota Satgas dan gotong royong masyarakat setempat.(Reporter/Pradista)

BREBES, DN-II Semangat kebersamaan terpancar nyata di Desa Cikuya, Kecamatan Banjarharjo, Kabupaten Brebes. Pada Kamis (05/03/2026), puluhan personel Satuan Tugas (Satgas) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-127 Kodim 0713/Brebes bersama masyarakat setempat terpantau bahu-membahu mempercepat progres pengaspalan jalan desa.

Pemandangan di lapangan menunjukkan soliditas yang luar biasa. Tidak hanya dari unsur TNI AD, tampak pula personel TNI AL dan aparat kepolisian (Polri) yang melebur menjadi satu bersama warga. Mereka berbagi tugas, mulai dari menyiapkan material hingga meratakan aspal panas di sepanjang jalur penghubung yang menjadi sasaran fisik utama TMMD kali ini.

Dansatgas TMMD Reguler ke-127, Letkol Inf Ambariyantomo, S.Hub.Int., yang memantau langsung jalannya pekerjaan, memberikan apresiasi tinggi atas dedikasi seluruh pihak yang terlibat.

“Akselerasi pembangunan ini bukan hanya soal target waktu, tapi soal bagaimana kita menjaga napas gotong royong. Kehadiran rekan-rekan dari TNI AL dan Polri di sini menunjukkan bahwa sinergitas kita solid demi kepentingan masyarakat,” ujar Letkol Inf Ambariyantomo.

Kehadiran program TMMD ini membawa angin segar bagi mobilitas ekonomi warga Cikuya. Kepala Desa Cikuya, Bapak Sekod, mengungkapkan rasa terima kasih dan harunya melihat antusiasme para prajurit.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

“Kami sangat berterima kasih kepada Kodim 0713/Brebes. Tanpa bantuan Bapak-bapak TNI dan Polisi, mustahil pembangunan jalan ini bisa berjalan secepat ini. Warga sangat senang dan dengan sukarela ikut turun ke lapangan setiap hari,” tutur Sekod.

Pengaspalan jalan ini diharapkan dapat selesai tepat waktu sebelum penutupan program TMMD, sehingga akses transportasi bagi petani dan anak sekolah di Desa Cikuya dapat segera dinikmati dengan nyaman.(Rio/Pradista)

JAKARTA, DN-II Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan bahwa menjaga persatuan dan kesatuan nasional merupakan kunci utama kekuatan Indonesia dalam menghadapi dinamika global yang kian kompleks. Pesan ini menjadi poin krusial guna memastikan keharmonisan bangsa tetap terjaga di tengah potensi disrupsi internasional.

Pernyataan Presiden tersebut disampaikan oleh Ketua MPR RI, Ahmad Muzani, usai melangsungkan pertemuan dengan Kepala Negara di Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (04/03/2026).

Konsolidasi Tokoh Nasional

Ahmad Muzani menjelaskan bahwa seluruh kebijakan dan langkah taktis yang diambil pemerintah saat ini senantiasa berlandaskan pada kepentingan nasional. Upaya menjaga stabilitas ini juga diwujudkan melalui agenda pertemuan antara Presiden Prabowo dengan sejumlah tokoh nasional pada Selasa (03/03/2026) malam.

“Presiden sangat menekankan bahwa di tengah situasi dunia yang tidak menentu, keutuhan Republik Indonesia adalah harga mati. Konsolidasi dengan para tokoh bangsa menjadi bagian dari upaya memastikan kita tetap satu barisan,” ujar Muzani kepada awak media.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Fokus Stabilitas Jelang Idulfitri

Selain membahas persatuan secara makro, Presiden Prabowo juga bergerak cepat dalam merespons isu domestik. Di hari yang sama, Presiden menerima Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, di Istana Merdeka guna menyerap aspirasi terkini dari masyarakat.

Beberapa poin strategis yang dibahas dalam pertemuan tersebut meliputi:

Ketahanan Pangan: Kepastian pasokan dan stabilitas harga bahan pokok menjelang hari raya.

Energi: Jaminan ketersediaan cadangan minyak dan gas LPG nasional.

Ekonomi: Implementasi stimulus ekonomi untuk menjaga daya beli masyarakat.

Geopolitik: Pemantauan terhadap situasi keamanan di dalam dan luar negeri yang berdampak pada stabilitas nasional.

Pertemuan ini menegaskan komitmen pemerintah dalam memastikan kehadiran negara di tengah masyarakat, khususnya dalam mengantisipasi lonjakan kebutuhan menjelang Idulfitri 1447 H.

Red

Sumber: BPMI Setpres

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

#KemensetnegRI
#RilisPresiden
#PersatuanNasional
#PrabowoSubianto

Kota Tegal, DN-II Suasana khidmat mengiringi upacara kenaikan pangkat pengabdian di halaman apel Polres Tegal Kota, Senin (2/3/2026). Momen itu menjadi simbol penghargaan institusi kepada perwira yang menuntaskan pengabdian tanpa catatan pelanggaran.

Upacara dipimpin langsung Kapolres Tegal Kota, Heru Antariksa Cahya. Dalam prosesi tersebut, Kasi Propam Polres Tegal Kota AKP Bambang Gatot Harwanto, resmi menyandang pangkat Kompol sebagai bentuk penghargaan menjelang purna tugas.

Kapolres menegaskan, kenaikan pangkat pengabdian bukan hak otomatis, melainkan apresiasi atas dedikasi dan loyalitas selama bertugas.

“Pangkat pengabdian bukan sesuatu yang datang dengan sendirinya. Ini adalah bentuk apresiasi institusi kepada anggota yang terbukti berdedikasi tinggi dan tidak pernah melakukan pelanggaran selama masa dinas,” tegasnya

AKBP Heru menekankan, penghargaan itu menjadi wujud komitmen Polri membangun budaya profesional dan berintegritas. Keteladanan penerima kenaikan pangkat, kata dia, harus menjadi inspirasi bagi seluruh personel.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Ia juga mengingatkan bahwa tantangan tugas Polri kian kompleks, sehingga dibutuhkan kesiapan dan komitmen kuat dalam memberikan perlindungan, menegakkan hukum, serta melayani masyarakat.

Menjelang masa purna tugas Kompol Bambang Gatot, Kapolres juga menyampaikan pesan personal yang sarat makna.

“Menjelang akhir pengabdian, tetap jaga disiplin, kesehatan, dan keharmonisan keluarga. Penghargaan ini adalah penutup karier yang terhormat,” pungkasnya.( Bim )

MUARADUA, DN-II Sebagai bentuk penghormatan atas pengabdian panjang sebagai aparatur negara, Bupati Ogan Komering Ulu Selatan (OKU Selatan), Abusama, S.H., menyerahkan bantuan dan piagam penghargaan purna bakti kepada Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang memasuki Batas Usia Pensiun (BUP).

Prosesi penyerahan yang berlangsung khidmat di Ruang Kerja Bupati pada Jumat (27/02/2026) ini menjadi momentum emosional sekaligus apresiasi tinggi dari Pemerintah Kabupaten OKU Selatan terhadap para abdi negara yang telah menuntaskan tugasnya dengan penuh dedikasi.

Pesan Bupati: Pengabdian Tak Berhenti di Masa Pensiun

Dalam sambutannya, Bupati Abusama menekankan bahwa masa purna bakti bukanlah akhir dari segalanya, melainkan babak baru untuk terus berkontribusi bagi lingkungan sekitar. Ia menyampaikan rasa terima kasih mendalam atas loyalitas dan integritas yang telah dijaga selama berpuluh-puluh tahun.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten OKU Selatan, saya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya. Terima kasih atas dedikasi dan kontribusi nyata yang telah diberikan. Semoga segala amal bakti yang dicurahkan selama ini bernilai ibadah di sisi Tuhan Yang Maha Esa,” ujar Bupati.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Lebih lanjut, Abusama berharap agar para purnapurnawan tetap menjaga tali silaturahmi dengan Pemerintah Daerah dan terus berperan aktif sebagai tokoh masyarakat yang inspiratif. Ia juga menjadikan momen ini sebagai pengingat bagi ASN yang masih aktif untuk terus bekerja profesional dan berintegritas.

Rasa Syukur dan Harapan dari Purna Bakti

Mewakili rekan-rekan purna bakti, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten OKU Selatan, Tarmizi, S.E., M.M., menyampaikan rasa harunya. Ia mengaku bersyukur dapat menyelesaikan tugas negara hingga garis finis dalam keadaan sehat dan baik.

“Kami mengucapkan terima kasih atas bimbingan dan dukungan Bapak Bupati serta rekan-rekan sejawat selama ini. Alhamdulillah, masa tugas ini dapat kami lalui dengan lancar. Kami juga memohon maaf jika ada kekhilafan selama bertugas,” ungkap Tarmizi.

Ia pun berpesan kepada generasi penerus ASN di OKU Selatan agar terus membawa daerah ke arah kemajuan sesuai dengan visi dan misi yang telah ditetapkan.

Hadirnya Jajaran Pejabat Daerah

Acara tersebut turut dihadiri oleh jajaran petinggi daerah, di antaranya:

Sekretaris Daerah Kabupaten OKU Selatan

Para Asisten Setda

Inspektur Daerah

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Kepala BKPSDM

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga

Kepala Bagian Organisasi dan Kepala Bagian Hukum

Penyerahan bantuan ini ditutup dengan sesi foto bersama sebagai simbol kebersamaan dan penghormatan terakhir secara kedinasan bagi para PNS yang memasuki masa pensiun.

Red/UDIN

You cannot copy content of this page