Beranda » Kesehatan » Halaman 89

Kesehatan

Brebe, DN-II Pemerintah Kabupaten Brebes kamis 5 pebruari 2026 malam di Pendopo Brebes resmi melakukan penyegaran birokrasi melalui pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan sejumlah Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama dan Administrator. Agenda ini diproyeksikan sebagai langkah strategis Bupati dalam memacu kinerja organisasi di sektor-sektor krusial.

Penyegaran Sektor Strategis

Beberapa nama mengisi posisi kunci untuk mengakselerasi program kerja daerah. Berikut adalah daftar pejabat yang baru saja dikukuhkan:

Imam Baihaqi: Kepala Dinas Sosial (Dinsos).

Fajar Adi Wisnu: Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Dinbudpar).

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Nurnjanto: Kepala Kantor perpustakaan dan kearsipan Kabupaten Brebes

Juwita Asmara: Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP).

Cecep Aji Suganda: Kepala Kesbangpol Brebes .
Kepala Dinas Kesehatan dijabat oleh dr Heru Padmonobo, kepala Kantor DP3KB ( Dinas pemberdayaan , perlindungan , perempuan dan anak dan keluarga berencana ) dijabat oleh Eni Listiana.

Momen Menarik: Bukti Integritas Sang Senior

Suasana pelantikan yang semula formal menjadi lebih hangat saat Bupati Brebes, Paramita Widya Kusuma , memberikan apresiasi khusus yang dulu pernah jadi Kepala Bagian Umum , Cecep Suganda .

Bupati memuji semangat pantang menyerah Cecep. Meski secara usia merupakan ASN senior dan sempat tertinggal oleh adik tingkatnya di IPDN yang sudah lebih dulu menduduki eselon II, Cecep membuktikan kapasitasnya dengan meraih skor tertinggi dalam seleksi terbuka (assessment center).

“Pak Cecep ini sebenarnya ASN senior. Luar biasa, meskipun senior, hasil tesnya nomor satu. Ini bukti kalau beliau punya kualitas yang tidak mengecewakan,” ujar Bupati sembari berseloroh.

Bupati juga memberikan pesan jenaka namun sarat makna mengenai integritas. Beliau mengingatkan agar seluruh pejabat yang dilantik, termasuk Pak Cecep, tetap tegak lurus pada aturan dan amanah.

“Jangan nakal, lho ya! Pak Cecep ini meskipun ‘sedikit dinamis’, tapi alhamdulillah kinerjanya luar biasa. Setelah beberapa kali mendaftar, hari ini akhirnya momen yang tepat bagi beliau untuk terpilih,” tambah Bupati yang disambut tawa riuh para hadirin.

Akselerasi Program di Tahun Kepemimpinan

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Dalam pidatonya, Bupati Paramita Widya Kusuma juga melakukan refleksi singkat menjelang satu tahun masa kepemimpinannya di periode ini pada Februari mendatang. Ia berharap formasi baru ini mampu menjadi motor penggerak untuk menuntaskan berbagai program prioritas daerah.

“Tetap semangat. Saya berharap formasi ini mampu menjadi energi baru untuk mengakselerasi pembangunan demi Brebes yang lebih baik,” pungkasnya.

Reporter: Teguh

BREBES, DN-II Pemerintah Kecamatan Tanjung menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tahun anggaran 2026 pada Kamis (5/2/2026). Pertemuan ini menegaskan komitmen pemerintah dalam mensinergikan efisiensi anggaran dengan percepatan pembangunan infrastruktur serta penataan administrasi desa.

Plt. Camat Tanjung, Tobidin Sarjum, SH., melalui Asif Fauzan, menyampaikan apresiasi atas kehadiran seluruh perangkat desa yang dinilai sebagai motor penggerak pembangunan di tingkat bawah. “Semangat luar biasa ini adalah modal utama kita untuk membangun daerah,” ujarnya dalam sambutan pembukaan.

Efisiensi Anggaran sebagai Prioritas

Menyongsong tahun 2026, Asif menekankan pentingnya efisiensi dan efektivitas penggunaan dana publik. Hal ini sejalan dengan arahan Presiden dan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) agar setiap rupiah anggaran tepat sasaran.

“Penghematan bukan berarti berhenti membangun. Justru, kita memastikan target pembangunan daerah terealisasi maksimal agar manfaatnya langsung dirasakan masyarakat,” tegasnya.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Komitmen Infrastruktur: Jalur Tanjung–Banjarharjo Jadi Fokus

Sektor infrastruktur masih menjadi prioritas utama guna memperkuat konektivitas antarwilayah. Salah satu poin krusial yang dibahas adalah pembangunan jalur selatan yang menghubungkan Kecamatan Tanjung hingga Ketanggungan.

Secara khusus, Asif menyoroti pembangunan jalan dari Prapag Kidul hingga Cikakak (Banjarharjo) yang telah dimulai dengan alokasi anggaran mencapai Rp 50 miliar. Jalur ini sebelumnya sempat menjadi perhatian publik dan viral di media sosial karena kondisinya.

“Kami mendengar aspirasi masyarakat. Meski jalur ini sempat viral, komitmen kami bersama rekan-rekan di dewan sangat jelas: Kami peduli, mengawal, hingga menuntaskan,” tambahnya.

Tertib Administrasi dan Migrasi Data KK

Selain pembangunan fisik, Musrenbang kali ini juga menyoroti penguatan administrasi kependudukan (Adminduk). Asif menginstruksikan para Kepala Desa dan perangkatnya untuk melakukan akselerasi migrasi data Kartu Keluarga (KK).

Beberapa poin penting terkait Adminduk yang ditekankan antara lain:

Pembaruan Data: Warga diimbau memperbarui status pendidikan, pekerjaan, dan data lainnya pada KK.

Akurasi Layanan: Data yang valid merupakan syarat mutlak untuk mengakses layanan kesehatan, bantuan sosial, dan pendidikan.

Peran Perangkat Desa: Perangkat desa diminta menjadi ujung tombak dalam melakukan sosialisasi yang humanis kepada warga.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Sinergi untuk Kemajuan

Menutup arahannya, Asif menyampaikan rasa bangganya atas dedikasi para pemangku kepentingan di Kecamatan Tanjung. Ia berharap sinergi antara pembangunan fisik yang kokoh dan administrasi yang tertib dapat membawa wilayah Tanjung ke tingkat yang lebih maju.

Reporter: Teguh

BANDUNG, DN-II Seorang balita berinisial RAJR, putra dari pasangan Regi Indra Tobi dan Devi Gustini, dilaporkan mengalami pembengkakan hebat dan demam tinggi pasca-menjalani imunisasi rutin di Puskesmas Cicalengka, Kabupaten Bandung, pada 4 Desember 2025.

Kondisi bekas suntikan yang kian memburuk memicu kekhawatiran orang tua, yang kemudian membawa kembali sang anak ke Puskesmas. Meski pihak Puskesmas telah menerbitkan surat rujukan ke RSUD, keluarga merasa ada ketidakberesan dalam prosedur awal.

Dugaan Pelanggaran Prosedur dan Tenaga Medis

Pihak keluarga menduga pembengkakan tersebut merupakan Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) yang tidak ditangani sesuai standar. Lebih jauh, muncul dugaan bahwa tindakan penyuntikan dilakukan oleh oknum peserta magang, bukan tenaga kesehatan (nakes) yang memiliki kewenangan klinis.

Jika dugaan ini terbukti, hal tersebut berpotensi melanggar UU No. 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan, yang menegaskan bahwa setiap nakes yang memberikan pelayanan harus memiliki Surat Tanda Registrasi (STR) dan Surat Izin Praktik (SIP) yang sah.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Tinjauan Yuridis: Tanggung Jawab Hukum Puskesmas

Dalam sistem hukum Indonesia, kasus dugaan kelalaian medis atau malpraktik kini merujuk pada beberapa aturan krusial:

Tanggung Jawab Profesi (UU Kesehatan No. 17/2023): Berdasarkan Pasal 308, sebelum masuk ke ranah pidana, nakes yang diduga melakukan kelalaian harus melalui pemeriksaan oleh Majelis Disiplin Profesi. Hal ini bertujuan untuk menentukan apakah terjadi pelanggaran standar profesi atau standar operasional prosedur (SOP).

Kelalaian yang Menyebabkan Luka (KUHP):

Jika terbukti ada unsur kelalaian fatal (culpa), nakes dapat dijerat Pasal 360 KUHP (menyebabkan luka berat atau luka yang menimbulkan penyakit/halangan sementara) dengan ancaman pidana penjara atau kurungan.

Hak Atas Ganti Rugi:

Sesuai Pasal 273 UU Kesehatan, pasien berhak menuntut ganti rugi terhadap tenaga medis atau penyelenggara kesehatan (Puskesmas) atas kerugian yang terjadi akibat kesalahan atau kelalaian dalam pelayanan.

Pengawasan Tenaga Magang:

Jika benar tindakan dilakukan oleh peserta magang tanpa supervisi ketat dari dokter/bidan penanggung jawab, hal ini melanggar prinsip vicarious liability, di mana fasilitas pelayanan kesehatan bertanggung jawab atas tindakan personil di bawah pengawasannya.

Upaya Hukum Keluarga

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Pihak keluarga menyatakan tidak akan tinggal diam dan berencana menempuh upaya hukum untuk mencari keadilan.

“Kami hanya ingin kejelasan, apakah prosedur yang dijalankan sudah benar? Mengapa anak kami jadi begini? Kami akan meminta pertanggungjawaban sesuai hukum yang berlaku,” ujar perwakilan keluarga.

Hingga berita ini diturunkan, redaksi masih berupaya mendapatkan klarifikasi resmi dari Kepala Puskesmas Cicalengka maupun Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung guna memastikan validitas informasi dan kronologi kejadian dari sisi medis. (AC)

BREBES, DN-II Menjaga performa motor di tengah kesibukan kini tak lagi sulit. Melalui dealer Sumber Baru Rejeki, Yamaha kembali menghadirkan program Service Kunjung Yamaha (SKY). Kali ini, layanan jemput bola tersebut hadir untuk memberikan kemudahan bagi para guru dan staf di lingkungan SMPN 1 Wanasari, Brebes.

Fajar, perwakilan Yamaha Sumber Baru Rejeki, mengungkapkan bahwa kegiatan ini merupakan agenda rutin bulanan yang bertujuan mendekatkan layanan purnajual kepada masyarakat.

“Kami konsisten mengadakan SKY setiap bulan dengan lokasi yang berpindah-pindah. Hari ini, kami memfokuskan layanan di wilayah SMPN 1 Wanasari guna menjangkau konsumen setia kami di area terdekat,” jelas Fajar. (5/2/2026).

Waspada Motor Mogok Akibat Banjir

Mengingat curah hujan yang mulai tinggi, Fajar memberikan perhatian khusus pada risiko kendaraan yang terjangkau banjir. Masalah yang paling sering terjadi adalah motor mogok akibat busi mati atau masuknya air ke ruang bakar (water hammer).

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Yamaha sangat menyarankan agar pemilik kendaraan tidak memaksakan menghidupkan mesin jika motor sempat terendam banjir. Langkah terbaik adalah segera membawanya ke bengkel resmi untuk pengecekan menyeluruh guna menghindari kerusakan mesin yang lebih fatal.

Layanan Jemput Gratis: Solusi Saat Darurat

Bagi konsumen yang mengalami kendala motor mogok dan tidak sempat datang ke bengkel, Yamaha menawarkan solusi praktis melalui Layanan Service Jemput:

Tanpa Biaya Tambahan: Gratis biaya penjemputan selama masih dalam area jangkauan dealer.

Jangkauan Luas: Tersedia di berbagai jaringan cabang Yamaha, termasuk wilayah Kota Tegal dan Kabupaten Tegal.

Tips Mesin Awet: Rahasia Performa Matic Tetap Prima

Dalam kesempatan tersebut, Fajar juga membagikan panduan perawatan bagi pengguna motor matic agar tetap bertenaga dan memiliki umur mesin yang panjang:

Disiplin Ganti Oli:

Matic Reguler: Maksimal setiap 2.000 km.

Matic Premium (NMAX/155cc ke atas): Maksimal setiap 3.000 km.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Servis Berkala Tanpa Menunggu Rusak: Jangan menunggu motor mogok. Perawatan preventif jauh lebih ekonomis daripada biaya perbaikan besar.

Gunakan Suku Cadang Asli: Selalu gunakan sparepart original Yamaha (Yamalube) untuk menjamin keamanan dan kecocokan komponen mesin.

“Intinya, rutin servis dan tepat waktu ganti oli adalah kunci utama jika ingin performa mesin tetap terjaga seperti baru,” tutup Fajar.

Bagi Anda yang membutuhkan bantuan darurat atau ingin menjadwalkan servis di rumah, segera hubungi dealer Yamaha Sumber Baru Rejeki terdekat untuk menikmati layanan SKY yang praktis dan terpercaya.

Reporter: Teguh

KEBUMEN, DN-II Menghadapi dinamika jalan raya yang kian padat, Satlantas Polres Kebumen menempuh pendekatan persuasif untuk menekan angka kecelakaan. Di tengah bergulirnya Operasi Keselamatan Candi 2026, kepolisian menggelar aksi “Ngopi Bareng Ojek Online (Ojol)” sebagai langkah strategis menciptakan ekosistem lalu lintas yang aman, Kamis (5/2/2026).

Kegiatan yang berlangsung di salah satu kedai kopi lokal ini jauh dari kesan kaku. Kapolres Kebumen melalui Kasat Lantas menegaskan bahwa komunitas driver ojol bukan sekadar pengguna jalan, melainkan mitra strategis Polri dalam mewujudkan Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, dan Kelancaran Lalu Lintas (Kamseltibcarlantas).

Pendekatan Humanis di Ruang Publik

Acara ini didesain sebagai ruang komunikasi dua arah. Sambil menikmati seduhan kopi, para petugas duduk melingkar bersama para pengemudi, mendengarkan keluh kesah di lapangan, sekaligus menyisipkan edukasi keselamatan berkendara.

“Kami mengedepankan hubungan humanis. Dengan duduk bersama tanpa sekat, pesan keselamatan dapat tersampaikan secara lebih efektif dan menyentuh sisi personal para driver,” ujar perwakilan Satlantas Polres Kebumen di sela-sela kegiatan.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Ojol Sebagai ‘Role Model’ Keselamatan

Mengingat intensitas mereka yang sangat tinggi di jalan raya, Satlantas berharap para pengemudi ojol dapat menjadi role model atau teladan bagi masyarakat umum. Dalam diskusi santai tersebut, kepolisian menitikberatkan empat poin krusial:

Disiplin Marka: Kepatuhan mutlak terhadap rambu dan marka jalan.

Legalitas Berkendara: Memastikan kelengkapan administrasi seperti SIM dan STNK selalu aktif.

Aspek Kelayakan: Menjaga kondisi fisik pengemudi dan performa kendaraan dalam keadaan prima.

Etika Berkendara: Menanamkan prinsip bahwa keselamatan penumpang dan pengguna jalan lain jauh lebih berharga daripada kecepatan demi mengejar target.

Respon Positif dan Keberlanjutan

Para driver ojol menyambut hangat inisiatif ini. Mereka mengaku lebih memahami aspek hukum lalu lintas tanpa merasa terintimidasi. Sinergi ini diharapkan tidak berhenti sebagai agenda seremonial, melainkan menjadi komitmen bersama dalam aksi nyata di aspal jalanan.

Melalui pendekatan kolaboratif ini, Satlantas Polres Kebumen optimis angka pelanggaran dan kecelakaan di wilayah Kebumen dapat ditekan secara signifikan, sekaligus mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat.

Red/Fitri

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

TEGAL, DN-II Di tengah himpitan ekonomi yang kian terasa, secercah harapan muncul dari sudut RT 03/RW 01, Desa Debong. Pada Kamis (5/2/2026), suasana hangat menyelimuti desa tersebut saat Bapak Surono kembali melaksanakan aksi rutinnya berbagi sedekah kepada anak-anak setempat.

Aksi ini bukan sekadar bantuan materi, melainkan wujud nyata kepedulian sosial yang konsisten dilakukan setiap pekan. Berikut adalah poin-poin utama dari aksi kemanusiaan tersebut:

Komitmen Berbagi di Masa Sulit

Surono mengungkapkan bahwa kegiatan ini didasari oleh empati terhadap kondisi ekonomi masyarakat yang sedang tidak menentu. Menurutnya, berbagi bukan lagi sekadar pilihan, melainkan keharusan untuk membantu sesama.

“Alhamdulillah, setiap minggu saya rutin berbagi. Di tengah kondisi ekonomi yang sulit seperti sekarang, mari kita perbanyak berbagi untuk kepentingan rakyat,” ujar Surono saat ditemui di lokasi.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Fokus pada Masa Depan Anak-Anak

Lebih dari sekadar memberi, Surono memiliki visi jangka panjang untuk anak-anak di Desa Debong. Ia berharap bantuan tersebut dapat memotivasi mereka untuk terus belajar.

Harapan Utama: Mencetak generasi yang pintar dan berbakti kepada orang tua.

Pesan Moral: Menanamkan nilai agar anak-anak selalu mengedepankan kehormatan keluarga.

Siap Menjadi “Bapak Angkat” Demi Pendidikan

Isu putus sekolah menjadi perhatian serius dalam perbincangan tersebut. Menanggapi kekhawatiran masyarakat akan biaya pendidikan, Surono menegaskan kesiapannya untuk terjun langsung membantu, termasuk bersinergi dengan program pemerintah.

Secara eksplisit, beliau menyatakan kesiapan menjadi bapak angkat bagi anak-anak yang terancam putus sekolah, baik untuk jenjang SMP maupun jenjang pendidikan yang lebih tinggi.

“Nanti akan kita bantu supaya jangan sampai putus sekolah. Sekarang kan sudah banyak program dari pemerintah, seperti sekolah gratis. Saya siap membantu (membiayai),” tegasnya menutup pembicaraan.

Reporter: Teguh

KUPANG, DN-II Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Emanuel Melkiades Laka Lena, meluapkan kemarahannya di hadapan para pejabat daerah terkait tragedi memilukan di Kabupaten Ngada. Seorang anak dilaporkan meninggal dunia diduga akibat tekanan kemiskinan karena tidak mampu membeli buku tulis dan pulpen.

Kemarahan tersebut memuncak saat Gubernur memberikan arahan resmi pada Rabu (4/2/2026). Ia menegaskan bahwa kejadian ini merupakan tamparan keras bagi pemerintah dan seluruh elemen masyarakat.

Sorotan Nasional dan Kegagalan Sistem

Dalam pidatonya, Melkiades mengungkapkan bahwa tragedi di Jerebu’u, Ngada ini telah menjadi perhatian nasional. Sejumlah Menteri hingga pimpinan DPR RI langsung menghubungi dirinya untuk mempertanyakan kondisi di NTT.

“Di tengah kita semua bisa duduk nyaman seperti ini, masih ada warga kita di Ngada yang mati hanya karena miskin. Saya malu sebagai Gubernur,” tegas Melkiades dengan nada tinggi.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Ia secara gamblang menyebut bahwa insiden ini adalah bukti kegagalan kolektif, mulai dari pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, hingga pranata sosial dan agama.

Kegagalan Pemerintah: Anggaran triliunan rupiah dan program seperti PKH (Program Keluarga Harapan) dinilai tidak menyentuh akar rumput yang paling membutuhkan.

Kegagalan Sosial: Pranata budaya dan agama dianggap abai terhadap kondisi warga di sekitarnya.

Teguran Keras untuk Pemkab Ngada

Gubernur juga menyesalkan lambatnya respon dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ngada. Hingga Selasa malam, ia menyebut belum ada perwakilan resmi dari Pemda Ngada yang datang melayat atau memberikan dukungan kepada keluarga korban.

“Jangan ada lagi kepala daerah atau Sekda yang merasa ini persoalan biasa. Ini soal kemanusiaan! Saya minta kirim orang secara resmi. Kuburkan anak itu dengan layak, jangan hanya pakai tanah seadanya,” perintahnya kepada Sekretaris Daerah (Sekda) yang hadir.

Ancam Tuntut Pejabat Jika Terulang

Melkiades menegaskan tidak akan menoleransi kejadian serupa di masa depan. Ia memerintahkan seluruh jajaran, termasuk Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, untuk memastikan perangkat sosial dari tingkat RT hingga Kabupaten bekerja maksimal.

“Uang triliunan mengalir ke NTT untuk urus orang miskin. Masa masih ada yang mati karena tidak bisa beli buku tulis dan pulpen? Besok, kalau ada lagi yang seperti ini, saya akan tuntut orang-orangnya secara berjenjang,” pungkasnya.

Tragedi ini menjadi pengingat pahit bagi pemerintah daerah untuk mengevaluasi kembali efektivitas penyaluran bantuan sosial dan pengawasan terhadap warga prasejahtera di wilayah pelosok NTT. (*)

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

BREBES, DN-II Dalam upaya menciptakan budaya tertib berlalu lintas sejak dini, Satlantas Polres Brebes melaksanakan giat pendampingan dan monitoring Patroli Keamanan Sekolah (PKS) di SMK Boarding School Brebes pada Kamis (05/02/2026) pagi.

Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka Operasi Keselamatan Candi 2026.

Fokus utama kegiatan adalah memberikan edukasi dan glorifikasi keselamatan jalan guna menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan nyaman.

Kasat Lantas Polres Brebes, AKP Ahmad Zainurrozaq, S.T.R., S.I.K., M.M., menyampaikan bahwa kehadiran personel di sekolah tersebut bertujuan untuk mendisiplinkan para siswa dalam berlalu lintas.

“Kami ingin merubah mindset para pelajar agar lebih sadar dan taat aturan, sehingga angka pelanggaran maupun kecelakaan di kalangan remaja dapat ditekan,” ujarnya.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Melalui pendampingan anggota PKS ini, diharapkan tercipta situasi Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, dan Kelancaran Lalu Lintas (Kamseltibcarlantas) yang kondusif, khususnya di lingkungan pendidikan.

AKP Ahmad Zainurrozaq menegaskan harapan besar dari kegiatan ini bagi dunia pendidikan di Brebes.

“Melalui pendampingan anggota PKS ini, diharapkan tercipta situasi Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, dan Kelancaran Lalu Lintas (Kamseltibcarlantas) yang kondusif, khususnya di lingkungan pendidikan,” pungkasnya. (Red/Hms)

BREBES, DN-II Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Brebes memberikan teguran keras terkait dugaan penyalahgunaan wewenang oleh oknum pengurus Karang Taruna di tingkat desa. Penegasan ini muncul menyusul adanya keresahan warga Desa Kemurang Wetan terkait dugaan permintaan “dana kompensasi” kepada sejumlah perusahaan di wilayah tersebut.

Kepala Bidang Pemberdayaan Sosial Dinsos Brebes, Tarsono, SE, MM, menegaskan bahwa Karang Taruna adalah organisasi sosial yang berfokus pada pembinaan kepemudaan dan kesejahteraan masyarakat, bukan lembaga komersial.

Batasan Wewenang dan Pembinaan

Dalam dialog bersama warga, Tarsono menjelaskan bahwa fungsi Dinsos terhadap Karang Taruna terbatas pada aspek pembinaan struktural dan kelembagaan. Ia menyayangkan jika ada oknum yang bergerak di luar koridor teknis tanpa koordinasi resmi.

“Sebetulnya, jika Karang Taruna melakukan sesuatu tanpa konfirmasi atau pemberitahuan dari Dinas, maka kami tidak tahu-menahu terkait tindakan tersebut,” ujar Tarsono. (4/2/2026).

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Soroti Dugaan Pungli Berkedok Kompensasi

Isu ini mencuat setelah perwakilan warga mempertanyakan aliran dana kompensasi dari beberapa perusahaan besar di wilayah tersebut—termasuk PT GEI, PT Xin Hei, dan PT Bintang Lima—yang diduga mengalir ke pengurus Karang Taruna setempat.

Menanggapi hal itu, Tarsono menekankan tiga poin krusial:

Murni Sosial: Karang Taruna tidak memiliki mekanisme reward atau anggaran resmi yang bersumber dari kompensasi proyek industri.

Penyalahgunaan Wewenang: Permintaan fasilitas atau uang tunai kepada pengembang proyek dipastikan di luar sepengetahuan dan kewenangan Dinas Sosial.

Sanksi Tegas: Tindakan mengatasnamakan lembaga untuk kepentingan materiil atau pungutan liar (pungli) merupakan pelanggaran berat terhadap marwah organisasi.

Larangan Mencatut Nama Dinas

Tarsono juga memperingatkan oknum-oknum yang kerap “menjual” nama Dinas Sosial untuk melancarkan aksi pungutan di lapangan. Ia menegaskan bahwa pihak dinas tidak pernah menginstruksikan atau melegalkan praktik tersebut.

“Kalau mengatasnamakan Dinas Sosial untuk pungli, berarti itu menjual nama instansi. Peran kami sangat jelas, hanya sebagai pembina kelembagaan, bukan peminta setoran,” tegasnya.

Warga berharap Dinas Sosial tidak hanya memberikan imbauan, tetapi juga mengambil langkah konkret dalam menertibkan oknum pengurus desa. Hal ini dinilai penting demi menjaga iklim investasi di Brebes serta memastikan kerukunan warga tetap terjaga tanpa adanya praktik premanisme berkedok organisasi.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Reporter: Teguh

BREBES, DN-II– Layanan Sistem Informasi Puskesmas (Simpus) di seluruh wilayah Kabupaten Brebes saat ini tengah menjalani proses pembaruan sistem (upgrading). Meski sempat mengalami kendala teknis, Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes memastikan data pasien tetap aman dan pelayanan kesehatan tetap berjalan melalui prosedur darurat. (4/2/2026).

Mitigasi Layanan: Manual dan P-Care

Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes, Sri Nani Purwaningrum, menjelaskan bahwa proses pembaruan ini merupakan langkah strategis untuk integrasi data yang lebih luas. Selama proses transisi, pihak Puskesmas telah menerapkan langkah mitigasi agar pelayanan publik tidak terganggu:

Pencatatan Manual: Petugas medis mencatat data pasien secara konvensional yang nantinya akan diinput kembali (retri) setelah sistem stabil.

Optimalisasi P-Care: Bagi pasien peserta JKN/BPJS, pelayanan tetap berjalan lancar menggunakan aplikasi P-Care milik BPJS Kesehatan sebagai alternatif utama.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

“Masalahnya hanya pada akses input data baru saat server sedang down. Kami pastikan pelayanan tetap berjalan, masyarakat tidak perlu khawatir,” ujar Sri Nani saat dikonfirmasi.

Respons Cepat Melalui Vendor Transmedic

Sistem perangkat lunak yang dikelola oleh vendor PT Transmedic saat ini sedang dalam tahap peningkatan performa. Langkah ini diambil untuk merespons laporan kendala teknis yang sempat memengaruhi efisiensi kerja di lapangan.

Untuk menjamin kelancaran operasional selama masa transisi, pihak vendor telah menempatkan petugas khusus atau Person in Charge (PIC) yang bersiaga di tiga wilayah utama: Wilayah Utara, Tengah, dan Selatan.

“Penempatan PIC di tiap koordinator wilayah ini bertujuan untuk memantau perkembangan upgrade secara langsung serta memberikan solusi instan jika ditemukan kendala teknis di titik layanan,” tambah Sri Nani.

Klarifikasi Status Kemitraan Vendor

Pihak Dinas Kesehatan juga memberikan klarifikasi terkait status kemitraan vendor. Ditegaskan bahwa kerja sama dengan vendor terdahulu, seperti PT Subagja maupun Indorco, telah berakhir. PT Transmedic secara resmi telah mengelola sistem ini sejak Februari 2024.

“Kami beralih ke Transmedic karena sistem sebelumnya dinilai kurang responsif. Saat ini kerja sama sudah berjalan hampir satu tahun,” ungkapnya.

Estimasi Perbaikan

Proses pemeliharaan sistem ini diperkirakan berlangsung selama satu minggu dan ditargetkan rampung sepenuhnya pada 6 Februari 2026. Selama masa upgrading bertahap ini, sistem cadangan (backup) tetap disiagakan untuk memastikan operasional harian di Puskesmas tidak terhenti total.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Reporter: Teguh
Editor: Casroni

You cannot copy content of this page