Beranda » Nasional » Halaman 140

Nasional

BREBES, DN-II Menjelang pergantian tahun, Kepolisian Resor (Polres) Brebes menggelar kegiatan spiritual bertajuk Doa Bersama dan Renungan Akhir Tahun 2025 serta Menyambut Tahun Baru 2026. Kegiatan khidmat ini berlangsung di Masjid Baitul Muttaqin Polres Brebes pada Rabu malam (31/12/2024).

Acara tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Brebes, AKBP Lilik Ardhiansyah dan dihadiri oleh Bupati Brebes, Hj. Paramitha Widya Kusuma, jajaran Pejabat Utama (PJU) Polres Brebes, serta anggota Polres Brebes.

Dalam sambutannya, Kapolres Brebes AKBP Lilik Ardhiansyah menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk rasa syukur atas perlindungan Tuhan sepanjang tahun 2025 sekaligus niat tulus untuk menyongsong tahun 2026 agar lebih baik lagi.

“Malam ini kita berkumpul dengan niat baik untuk mendoakan agar langkah kita ke depan senantiasa diijabah oleh Allah SWT. Ini adalah momen untuk kita bahagia dalam syukur dan merenung agar pengabdian kita di tahun mendatang semakin maksimal,” ujar AKBP Lilik.

Kapolres juga menyampaikan apresiasi atas kehadiran Bupati Brebes sebagai bentuk sinergi yang kuat antara kepolisian dan pemerintah daerah dalam menjaga kondusivitas wilayah.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Suasana doa bersama semakin khusyuk saat seluruh jemaah bersama-sama membacakan Surat Ar-Rahman dan Surat Al-Waqi’ah.

Kapolres menjelaskan bahwa pemilihan kedua surat ini memiliki makna mendalam bagi setiap anggota Polri dalam menjalankan tugas.

“Surat Ar-Rahman sebagai pengingat akan nikmat Allah yang tak terbatas agar personel selalu rendah hati dan pandai bersyukur. Surat Al-Waqi’ah sebagai pengingat akan kepastian hari akhir dan pentingnya meningkatkan amal ibadah serta integritas dalam bekerja,” jelasnya

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pembacaan salawat bersama untuk memohon ampunan dan pertolongan Allah SWT agar Kabupaten Brebes senantiasa aman dan kondusif di tahun yang baru.

Sementara itu, Kasi Humas Polres Brebes Iptu Indra Prasetyo menambahkan bahwa pihak kepolisian telah menyiagakan personel di berbagai titik keramaian. “Kami mengimbau masyarakat untuk merayakan malam tahun baru dengan tertib, hindari penggunaan kembang api berbahaya dan tidak melakukan konvoi di jalan raya demi keselamatan bersama,” pungkasnya. (Red/Hms)

BREBES, DN-II Pemandangan bangku tunggu yang sesak sejak fajar menyingsing seolah telah menjadi potret permanen di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Brebes. Keluhan pasien mengenai antrean yang mengular serta jam praktik dokter spesialis yang kerap terlambat kembali mencuat, memicu diskusi hangat mengenai kualitas pelayanan kesehatan publik di penghujung tahun (31/12/2025).

Di balik tumpukan berkas dan wajah lelah para pasien, tersimpan kompleksitas sistemik yang menuntut solusi nyata dari pihak manajemen rumah sakit.

Dilema Infrastruktur dan Teka-Teki Jam Praktik

Wacana pemisahan alur pelayanan antara pasien umum dan peserta BPJS Kesehatan sering kali mencuat sebagai solusi. Namun, rencana ini kerap membentur keterbatasan infrastruktur. Mayoritas gedung RSUD saat ini beroperasi dengan kapasitas yang sudah melampaui batas (overload), memaksa pasien dari berbagai latar belakang pembiayaan berdesakan di ruang tunggu yang sama.

Selain masalah ruang, “misteri” kursi dokter yang kosong hingga pukul 10.00 pagi menjadi titik utama frustrasi pasien. Berdasarkan analisis lapangan, fenomena ini biasanya dipicu oleh tiga faktor objektif:

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Prioritas Visite: Dokter spesialis wajib melakukan kunjungan ke ruang rawat inap atau menangani operasi darurat sebelum ke poliklinik.

Regulasi Tiga Tempat: Izin praktik dokter di maksimal tiga faskes berbeda menciptakan jadwal yang sangat ketat di tengah mobilitas antar-kota.

Defisit Tenaga Medis: Belum idealnya rasio jumlah dokter spesialis di RSUD membuat sistem pelayanan rentan lumpuh jika satu dokter terhambat tindakan darurat.

Perspektif Medis: Solusi Dua Poliklinik

Seorang dokter spesialis yang bertugas di wilayah Pekalongan memberikan pandangannya saat ditemui awak media di sela perjalanannya menuju Cirebon. Meski enggan disebutkan namanya, ia menekankan pentingnya segregasi atau pemisahan fisik pelayanan.

“Solusi yang paling memungkinkan adalah membuka dua poliklinik berbeda untuk memisahkan pasien umum dan BPJS agar tidak terjadi penumpukan di satu titik,” ujarnya.

Terkait jam praktik, ia menilai kehadiran dokter pada pukul 10.00 pagi secara regulasi masih memungkinkan, mengingat tanggung jawab dokter spesialis yang kerap terbagi di beberapa tempat. “Solusi lainnya adalah pihak rumah sakit menyediakan dua dokter untuk spesialisasi yang sama. Namun, konsekuensinya rumah sakit harus siap secara anggaran untuk menggaji dua dokter tersebut. Intinya tinggal mencari titik temu antara prioritas pasien dan aturan yang berlaku,” tambahnya.

Respon Manajemen RSUD Brebes

Menanggapi keluhan masyarakat yang terus bergulir, manajemen RSUD Brebes menyatakan komitmennya untuk melakukan pembenahan. Plt. Direktur RSUD Brebes, Imam Budi Santoso, menegaskan bahwa pihaknya tengah mengkaji langkah-langkah strategis untuk mengurai permasalahan ini.

Senada dengan hal tersebut, Kepala Seksi Sarana dan Prasarana RSUD Brebes, Miftahul Jannan, menyambut baik kritik dan masukan dari masyarakat sebagai bahan evaluasi. “Terima kasih atas masukannya, semoga bisa segera kami perbaiki ke depannya,” singkat Miftah.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Kesimpulan: Reformasi yang Mendesak

Memperbaiki wajah RSUD bukan sekadar soal menambah kursi, melainkan tentang reformasi manajemen antrean berbasis digital, penambahan rasio tenaga medis, dan transparansi komunikasi. Masyarakat tidak hanya membutuhkan pengobatan, tetapi juga pelayanan yang memanusiakan. Selama kesenjangan antara volume pasien dan ketersediaan tenaga medis belum teratasi, antrean panjang akan terus menjadi tantangan besar bagi sistem kesehatan di Brebes.

Reporter: Teguh
Editor: Casroni

Jakarta, DN-II Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto menghadiri Doa Bersama Lintas Agama dalam rangka menyambut Tahun 2026 untuk kedamaian dan persatuan bangsa yang digelar di GOR A. Yani Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Rabu (31/12/2025).
Kegiatan yang sarat makna spiritual ini diikuti oleh prajurit TNI, PNS di lingkungan Mabes TNI, para tokoh lintas agama, serta ratusan anak yatim, sebagai wujud nyata empati, toleransi, dan kebersamaan dalam memperkuat persatuan bangsa di tengah keberagaman.

Doa bersama tersebut menghadirkan Ustadz Dr. (H.C) Adi Hidayat, Lc., sebagai penceramah. Selain itu, doa lintas agama dipimpin oleh para tokoh agama yang mewakili enam agama di Indonesia, yakni KH. Syamsul Maarif (Islam), Romo Yos Bintoro PR (Katolik), Pdt. Cipto Martalu Sapangi (Protestan), Pinandita Astono Chandra Dana (Hindu), KRT. Asun Goama (Buddha), serta JS. Ruysya Supit, S.IKom. (Konghucu). Kehadiran para tokoh agama tersebut mencerminkan semangat bahwa perbedaan keyakinan bukanlah sekat, justru menjadi  kekuatan untuk saling menopang dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, demi mewujudkan persatuan Indonesia.

Dalam sambutannya, Panglima TNI mengajak seluruh hadirin untuk menumbuhkan empati dan memanjatkan doa bagi saudara-saudara sebangsa yang terdampak bencana di berbagai wilayah tanah air. Panglima TNI juga menyampaikan duka cita yang mendalam atas korban jiwa yang timbul pada bencana di wilayah Aceh, Sumatera Barat dan Sumatera Utara. Pada kesempatan tersebut, beliau berharap agar seluruh korban yang terdampak dapat segera bangkit, pulih, dan keluar dari berbagai permasalahan yang dihadapi.


Lebih lanjut, Jenderal TNI Agus Subiyanto mengajak seluruh prajurit dan keluarga besar TNI untuk mensyukuri berbagai capaian yang telah diraih sepanjang tahun 2025, sekaligus menjadikan momentum pergantian tahun sebagai sarana refleksi dan evaluasi diri. “Jadikan setiap pengalaman, baik keberhasilan maupun kekurangan, sebagai pelajaran berharga untuk meningkatkan profesionalisme, disiplin, dan integritas dalam pengabdian kepada bangsa dan negara,” tegasnya.

Sejalan dengan sambutan Panglima TNI, Ustadz Adi Hidayat dalam khutbahnya menyampaikan doa dan penghormatan bagi seluruh pihak yang telah mengabdikan jiwa dan raganya demi tugas kemanusiaan dan pengabdian kepada bangsa. “Semoga siapapun yang bertugas dan mengorbankan jiwa raganya, dimuliakan oleh Allah SWT, dijaga keluarganya dan sekalipun tidak disebut namanya, jasanya akan selalu terkenang dan mengiringi kehidupan kedamaian di negara kita ini,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, Ustadz Adi Hidayat juga memanjatkan doa dan harapannya agar seluruh kebijakan dapat memberikan manfaat dan kebaikan bagi kehidupan berbangsa dan bernegara, serta semakin memperkuat persatuan Negara Kesatuan Republik Indonesia, sebagai  momentum terbaik untuk menyiapkan agenda-agenda strategis ke depan guna mengantarkan bangsa Indonesia menuju Indonesia Emas 2045.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

#tniprima
#tnirakyat
#indonesiamaju
#tnisiagabencana

Red

BREBES, DN-II Menanggapi musibah banjir yang melumpuhkan wilayah Kaligangsa, aliansi kemanusiaan yang terdiri dari SBB Rescue (Sepakat Brebes Bermartabat) bersama Pemuda SBB Kaligangsa bergerak cepat melakukan aksi kemanusiaan.

Pada Rabu (31/12/2025), tim gabungan terjun langsung menyisir titik-titik banjir untuk menyalurkan bantuan logistik darurat kepada warga terdampak. Aksi bakti sosial ini difokuskan pada pemenuhan kebutuhan pangan mendesak, mengingat warga kesulitan beraktivitas akibat rumah mereka terendam luapan sungai dengan ketinggian signifikan.

Distribusi Door-to-Door di Tengah Genangan

Perwakilan Tim SBB Rescue, Anggara Susanto, menjelaskan bahwa relawan mendistribusikan sedikitnya 400 paket bantuan pangan yang menyasar keluarga dengan dampak paling parah. Penyaluran dilakukan secara door-to-door dengan menembus genangan air, baik menggunakan perahu maupun berjalan kaki, guna memastikan bantuan sampai ke tangan warga yang terisolasi.

Adapun rincian bantuan yang disalurkan meliputi:

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

200 Paket Makan Siang: Berupa nasi ponggol siap santap untuk warga yang tidak dapat memasak karena dapur terendam.

200 Paket Kudapan (Snack): Sebagai tambahan nutrisi harian, diprioritaskan bagi anak-anak di area pemukiman.

“Kami menyadari bantuan ini mungkin belum mencukupi seluruh kebutuhan, namun kami berharap dapat sedikit meringankan beban saudara-saudara di Kaligangsa, terutama dalam memenuhi kebutuhan pangan di tengah kondisi darurat ini,” ujar Anggara.

Kondisi Terkini: Ketinggian Air Capai 60 Cm

Pantauan di lapangan menunjukkan wilayah Desa Kaligangsa Kulon dan Kaligawetan, khususnya kawasan Kidul Gili, masih terendam air dengan ketinggian rata-rata mencapai 60 centimeter. Banjir ini dipicu oleh luapan sungai akibat cuaca ekstrem yang melanda wilayah Brebes.

Ketua Umum Sepakat Brebes Bermartabat (SBB), Azmi Majid, yang hadir didampingi Direktur Litbang SBB & SBB Rescue, Reza Prisman, menegaskan bahwa aksi ini merupakan bentuk respons cepat organisasi terhadap bencana daerah.

“Ini adalah wujud kepedulian nyata dari SBB. Kami tidak ingin saudara-saudara kita merasa sendirian menghadapi musibah ini. Kami berharap air segera surut dan para penyintas diberikan kekuatan serta kesabaran,” ungkap Azmi Majid saat memantau lokasi.

Sinergi dan Komitmen Berkelanjutan

Struktur organisasi SBB yang solid menjadi kunci kecepatan aksi ini. Selain bidang Litbang dan Rescue yang dipimpin Reza Prisman, SBB didukung oleh jajaran direktur lainnya, yakni Sutanto, SH (Direktur Bantuan Hukum), Deden Sulaeman (Direktur Lembaga Bantuan Konsumen), dan Ustajudin (Direktur UMKM).

Kegiatan yang berlangsung hingga sore hari tersebut berjalan lancar dan tertib. Sebagai komitmen jangka pendek, SBB Rescue berencana melanjutkan aksi sosial serupa pada esok hari, Kamis, 1 Januari 2026.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Kolaborasi antara organisasi sosial dan elemen pemuda ini diharapkan tidak hanya memberikan bantuan fisik, tetapi juga menjadi suntikan moral agar warga tetap semangat untuk segera bangkit dari masa sulit.

Brebes Beres!

Reporter: Teguh
Editor: Casroni

KOTA TEGAL, DN-II Sebanyak 100 pejabat struktural di Lingkungan Pemerintah Kota Tegal dilantik dan diambil sumpah oleh Wali Kota Tegal, Dedy Yon Supriyono, di penghujung tahun 2025, Rabu (31/12/2025) di Ruang Adipura, Komplek Balai Kota Tegal.

Dari jumlah total 100 pejabat yang dilantik dan diambil sumpahnya terdiri dari enam Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) hasil seleksi yang dilaksanakan oleh Panitia Seleksi (Pansel) pada bulan November 2025 untuk hasil seleksi administrasi dan hasil akhir pada bulan Desember 2025 dan 94 pejabat administrasi.

Keenam Pejabat JPTP tersebut antara lain Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Dorres Indrian Nugroho, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Budio Pradipto, Direktur RSUD Kardinah Lenny Harlina Herdha Santi, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Dewi Umaroh, Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Abdan Harimurti dan Kepala Dinas Sosial Dinar Marnoto.

Sementara 94 Pejabat Administrasi lainnya yang didalamnya juga dilantik Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Kota Tegal Agus Arifin dan Camat Tegal Barat Teti Kirnawati.

Dalam sambutannya, Wali Kota Tegal menegaskan bahwa jabatan yang diemban para pejabat merupakan hasil kerja keras dan integritas, sekaligus amanah besar yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

“Proses seleksi terbuka dan kompetitif telah dilaksanakan secara transparan sehingga jabatan yang diemban merupakan hasil kerja keras dan integritas. Amanah ini adalah tanggung jawab besar yang harus dijalankan dengan penuh kesungguhan,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya loyalitas bagi setiap pejabat. Menurutnya, loyalitas tidak hanya ditunjukkan di hadapan pimpinan, tetapi juga dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.

“Loyalitas adalah ujian sebenarnya bagi seorang pejabat. Loyalitas tidak hanya saat berada di depan pimpinan, tetapi juga saat bekerja di belakang layar,” tegasnya.

Dedy Yon meminta para pejabat yang memperoleh jabatan sesuai harapan agar menjadikan momen tersebut sebagai pembuktian kinerja. Ia mengingatkan agar para pejabat tidak cepat berpuas diri dan terus berinovasi.

Di akhir sambutan, Wali Kota mengucapkan selamat kepada para pejabat yang baru dilantik dan meminta mereka segera menempati pos masing-masing mulai 2 Januari 2026.

“Jangan menunggu, tetapi langsung bekerja dengan semangat penuh. Kota Tegal membutuhkan pejabat yang siap memberikan yang terbaik,” pungkas Wali Kota Tegal.(* S. Bimantoro )

TEGAL, DN-II Menutup kalender kerja tahun 2025, Pemerintah Kota Tegal melakukan langkah strategis dengan melakukan perombakan besar-besaran di jajaran birokrasinya. Wali Kota Tegal secara resmi melantik sejumlah Pejabat Tinggi Pratama dan Pejabat Administrasi pada Selasa (30/12/2025).

Mutasi dan promosi besar ini tertuang dalam Keputusan Wali Kota Nomor 800.1.3/088.Κ/2025 dan 800.1.3/089.Κ/2025. Langkah tersebut dipandang sebagai upaya penguatan struktur organisasi sekaligus akselerasi pelayanan publik guna menyongsong tahun anggaran 2026.

Pengisian Pos Strategis dan Promosi Internal

Dalam pelantikan kali ini, sejumlah pejabat senior mendapatkan kepercayaan untuk mengisi posisi strategis. Menariknya, banyak posisi Kepala Dinas kini diisi oleh wajah-wajah yang sebelumnya menjabat sebagai Sekretaris di instansi yang sama. Hal ini menandakan adanya strategi continuity (keberlanjutan) agar program kerja di tahun mendatang tidak perlu dimulai dari nol.

PPT PELANTIKAN 31 DESEMBER 2025

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Berikut adalah daftar pejabat eselon II (Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama) yang baru dilantik:

Nama Pejabat Jabatan Baru Jabatan Lama

Dewi Umaroh, S.Psi., M.H. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan

Dinar Marnoto, S.ST., M.Si. Kepala Dinas Sosial Sekretaris Dinas Sosial

Dorres Indrian Nugroho, S.STP., M.Si. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabag Protokol & Komunikasi Pimpinan SETDA

Abdan Harimurti, AP. Kepala Dinas Perumahan & Kawasan Permukiman Kepala Bagian Umum SETDA

dr. Lenny Harlina H.S., M.M. Direktur RSUD Kardinah Wakil Direktur Pelayanan RSUD Kardinah

Budio Pradibto, S.H. Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kepala Bagian Hukum SETDA

Penyegaran Level Administrasi dan Kewilayahan

Tidak hanya di tingkat kepala dinas, gerbong mutasi juga bergerak di level Pejabat Administrasi (Eselon III). Beberapa posisi kunci di Sekretariat Daerah (SETDA) dan tingkat kecamatan mengalami penyegaran guna memperkuat lini koordinasi.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Agus Arifin, AP., M.M. kini resmi menjabat sebagai Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan SETDA, sementara Heri Eko Purnomo, S.Kom., M.Si. dipercaya menakhodai Bagian Perekonomian SETDA. Di lini kewilayahan, Teti Kirnawati, S.K.M., M.H. mendapatkan promosi sebagai Camat Tegal Barat.

Regenerasi Hingga Tingkat Kelurahan

Penyegaran birokrasi ini menyentuh hingga level akar rumput. Sebanyak 9 Lurah baru dilantik untuk bertugas di empat kecamatan se-Kota Tegal. Di antaranya adalah Iqbal Palestin yang menjabat sebagai Lurah Kejambon dan Kurniadi Wirawan sebagai Lurah Pekauman.

Para pemimpin muda ini diharapkan mampu membawa inovasi dan semangat baru dalam melayani masyarakat secara langsung di lapangan.

“Pelantikan di penghujung tahun ini menjadi sinyal kuat keseriusan Pemerintah Kota Tegal untuk mengawali tahun 2026 dengan komposisi tim yang solid, khususnya pada sektor pelayanan dasar seperti pendidikan, sosial, dan kesehatan,” tulis rilis resmi tersebut.

Seluruh proses perombakan jabatan ini dipastikan telah melalui pertimbangan matang dari Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Tegal. Proses ini juga telah sesuai dengan Norma, Standar, Prosedur, dan Kriteria (NSPK) kepegawaian yang berlaku.

Reporter: Teguh
Editor: Redaksi Detik-Nasional

 

BREBES, DN-II Menjelang pergantian tahun 2025 menuju 2026, Kepolisian Resor (Polres) Brebes memperkuat struktur organisasi dan memberikan penghargaan kepada puluhan anggotanya. Bertempat di Lapangan Tri Brata Polres Brebes, Rabu (31/12/2025) pagi, dilaksanakan Upacara Pelantikan Jabatan Kapolsek Tonjong serta Laporan Corps Raport Kenaikan Pangkat Polri periode 1 Januari 2026.

Upacara dipimpin langsung oleh Kapolres Brebes, AKBP Lilik Ardhiansyah. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakapolres Brebes Kompol Purbo Adjar Waskito, jajaran Pejabat Utama (PJU), para Kapolsek, serta para pendamping (istri/suami) personel yang naik pangkat.

Dalam prosesi pelantikan, Iptu Yazid Asmungi secara resmi mengemban amanah baru sebagai Kapolsek Tonjong. Upacara dimulai dengan pembacaan Keputusan Kapolda Jawa Tengah, diikuti dengan pelepasan dan penyematan tanda jabatan.

Pelantikan ditandai dengan pengambilan sumpah jabatan, penyematan tanda jabatan, serta penandatanganan Pakta Integritas yang merupakan simbol komitmen pejabat baru dalam menjaga nama baik institusi di wilayah hukum Tonjong.

Setelah pelantikan jabatan, suasana haru sekaligus bangga menyelimuti lapangan saat 59 personel dari berbagai jenjang kepangkatan melaksanakan laporan resmi kenaikan pangkat. Kapolres Brebes secara simbolis melepas pangkat lama dan memasangkan pangkat baru kepada perwakilan anggota.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Adapun rincian 59 personel yang menerima kenaikan pangkat periode 1 Januari 2026 adalah, 1 Personel Aiptu ke IPDA (Pangkat Pengabdian), 21 Personel dari AIPDA ke AIPTU. Kemudian 20 Personel BRIPKA ke AIPDA, 11 Personel BRIPTU ke BRIGPOL dan 6 Personel BRIPDA ke BRIPTU

Dalam amanatnya, Kapolres Brebes AKBP Lilik Ardhiansyah menekankan bahwa mutasi dan kenaikan pangkat adalah dua hal yang tidak terpisahkan dari manajemen sumber daya manusia di tubuh Polri.

“Mutasi adalah kebutuhan organisasi untuk regenerasi dan peningkatan kualitas kinerja. Saya instruksikan kepada Kapolsek Tonjong yang baru untuk segera memetakan karakteristik wilayah dan membangun sinergi dengan seluruh elemen masyarakat demi menciptakan situasi Kamtibmas yang kondusif,” ujar AKBP Lilik.

Terkait kenaikan pangkat, Kapolres menyampaikan bahwa kenaikan pangkat bukanlah hak yang datang otomatis, melainkan bentuk penghargaan negara atas prestasi, loyalitas, dan dedikasi yang telah diuji melalui penilaian objektif.

“Kenaikan pangkat ini harus disyukuri sebagai anugerah, namun juga disikapi sebagai tantangan. Pangkat baru menuntut kedewasaan berpikir dan bertindak. Jadikan ini motivasi untuk mengubah mindset dan budaya lama menuju pelayanan prima demi menjaga kepercayaan masyarakat (public trust),” lanjutnya.

Menutup rangkaian acara, Kapolres juga memberikan penghormatan tinggi kepada para Ibu Bhayangkari dan suami personel yang hadir. AKBP Lilik menyatakan bahwa keberhasilan seorang anggota Polri dalam meraih pangkat yang lebih tinggi tidak lepas dari doa dan dukungan penuh keluarga di rumah.

“Terima kasih kepada para istri dan suami yang selalu setia mendampingi. Keberhasilan hari ini adalah keberhasilan keluarga besar Polri,” tutupnya. (Red/Hms)

JAKARTA, DN-II Di ambang pergantian tahun menuju 2026, Media Detik Nasional melakukan refleksi mendalam atas peran pers di tengah dinamika bangsa. Momentum ini bukan sekadar pergantian kalender, melainkan tonggak pembaruan janji setia Media Detik Nasional untuk menjaga integritas, profesionalisme, dan kehormatan supremasi hukum di Indonesia.

Casroni, mewakili seluruh jajaran redaksi Media Detik Nasional, menyampaikan bahwa tahun 2026 membawa harapan baru sekaligus tanggung jawab besar. Di tengah derasnya arus disinformasi digital, pers dituntut untuk tetap menjadi batu karang yang kokoh dalam menyajikan kebenaran.

“Kami segenap keluarga besar Media Detik Nasional mengucapkan Selamat Menyongsong Tahun Baru 2026. Semoga tahun ini menjadi babak baru bagi kita semua untuk mengukir karya yang lebih bermakna, tetap solid dalam barisan kebenaran, dan teguh menjaga marwah jurnalistik yang mulia,” ujar Casroni dalam keterangan resminya di Jakarta, Rabu (31/12/2025).

Menjaga Marwah, Merawat Demokrasi

Bagi Media Detik Nasional, mematuhi Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers bukanlah beban administratif, melainkan nafas perjuangan. Casroni kembali mengingatkan bahwa pers adalah pilar keempat demokrasi yang memiliki tugas sakral.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Sesuai dengan Pasal 3 Ayat (1) dan Pasal 6 UU Pers, Media Detik Nasional berkomitmen untuk:

Menjadi Mata Publik: Menjalankan kontrol sosial yang kritis namun tetap konstruktif.

Menjadi Pendidik Bangsa: Memberikan informasi yang mencerdaskan dan menjunjung tinggi Hak Asasi Manusia (HAM).

Menegakkan Hukum: Mendorong terwujudnya supremasi hukum melalui pemberitaan yang objektif.

“Setiap jurnalis kami adalah pejuang informasi. Mereka bergerak dalam koridor Kode Etik Jurnalistik (KEJ) demi menjaga satu hal yang paling berharga di era ini: Kepercayaan Publik,” tegas Casroni.

Menjadi Jembatan Aspirasi Menuju Indonesia Emas

Memasuki tahun 2026, Media Detik Nasional memposisikan diri sebagai jembatan yang menghubungkan suara rakyat dengan pengambil kebijakan. Dengan pilar Aspirasi dan Kontrol Sosial, redaksi berkomitmen mengawal setiap detak pembangunan hingga ke pelosok negeri.

“Kontrol sosial yang kami jalankan bertujuan untuk memastikan tata kelola pemerintahan yang bersih (good governance). Kami ingin memastikan bahwa setiap kebijakan benar-benar bermuara pada kesejahteraan masyarakat, demi menjemput cita-cita besar Indonesia Emas,” lanjutnya dengan nada optimis.

Doa untuk Pejuang Informasi

Menutup pesannya, Casroni memberikan penghormatan setinggi-tingginya kepada para jurnalis yang terus bekerja tanpa kenal lelah di lapangan. Ia menekankan pentingnya kesehatan dan keselamatan sebagai prioritas utama dalam menjalankan tugas berat ini.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Redaksi Media Detik Nasional mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk melangkah ke tahun 2026 dengan semangat gotong royong dan optimisme yang menyala. Bersama-sama, pers dan masyarakat dapat bersinergi menciptakan peradaban informasi yang lebih sehat bagi kemajuan Indonesia.

Reporter: Teguh

BOGOR, DN-II Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui Cabang Dinas Kehutanan (CDK) Wilayah I terus memperkuat peran strategisnya dalam mendukung program nasional FOLU Net Sink 2030 melalui kegiatan rehabilitasi lingkungan secara masif di Kabupaten Bogor.

Puncak kegiatan berlangsung Rabu (31/12/2025) di Kelompok Tani Hutan (KTH) Sinar Srimukti, Desa Pasir Tanjung, Kecamatan Tanjungsari. Kegiatan tersebut dihadiri Bupati Bogor Rudi Siswanto, jajaran Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Barat, unsur masyarakat desa, serta relawan Gerakan Rakyat Membela Prabowo (RAMBO) yang turut ambil bagian dalam kegiatan penanaman pohon.

Kehadiran RAMBO dalam kegiatan tersebut menjadi bagian dari penguatan kolaborasi antara pemerintah, masyarakat desa hutan, dan elemen relawan dalam mendukung agenda nasional pengendalian perubahan iklim melalui sektor kehutanan dan penggunaan lahan.

Ketua KTH Sinar Srimukti H. Achmad Roiyani menyatakan, kegiatan ini mencerminkan meningkatnya kesadaran kolektif masyarakat desa hutan dalam menjaga kelestarian lingkungan sekaligus memperkuat ekonomi warga.

Sementara itu, Kepala CDK Wilayah I Jawa Barat Iding Supriatna menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari strategi pembangunan kehutanan berkelanjutan yang mengintegrasikan kepentingan ekologis dan kesejahteraan masyarakat.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Sepanjang tahun 2025, CDK Wilayah I merealisasikan Hutan Rakyat Pola Agroforestry seluas 57 hektare dengan 22.800 batang tanaman, penghijauan bambu seluas 75 hektare dengan 11.700 bibit, serta penghijauan kayu-kayuan dan MPTS seluas 120 hektare dengan 24.000 batang tanaman.

Untuk mitigasi bencana di wilayah hulu DAS Citarum, khususnya di Desa Sukarasa, Kecamatan Tanjungsari, juga dilakukan penanaman di lahan 70 hektare dengan 28.000 batang tanaman.

Selain rehabilitasi ekologi, CDK Wilayah I turut memperkuat ekonomi masyarakat melalui penyaluran berbagai alat ekonomi produktif, seperti mesin pengolah kopi, sarana budidaya lebah Trigona, peralatan wisata alam, mesin chopper, mesin press baglog jamur, hingga alat destilasi minyak atsiri.

Dengan sinergi lintas sektor tersebut, Kabupaten Bogor diproyeksikan menjadi salah satu wilayah kunci dalam pencapaian target emisi nol bersih sektor kehutanan nasional 2030, sekaligus sebagai model pengelolaan kehutanan berkelanjutan di Jawa Barat.

Tim Prima

JAKARTA, DN-II Menjelang pergantian tahun menuju 2026, tokoh publik Bobi Irawan mengeluarkan pernyataan kritis terkait arah pembangunan nasional. Ia menegaskan bahwa ambisi besar Indonesia Emas tidak akan pernah tercapai tanpa pengawasan media yang agresif dan birokrasi yang konsisten berjalan di atas rel aturan.

Bobi menekankan bahwa momentum tahun baru bukan sekadar perayaan, melainkan titik krusial untuk melakukan sinkronisasi kebijakan antara Pemerintah Pusat dan Daerah agar tetap selaras dengan kepentingan rakyat.

“Tetap Lurus” atau Gagal

Bobi Irawan menyoroti bahwa tahun 2026 harus menjadi tahun pembuktian bagi aparatur negara. Ia memperingatkan jajaran pemerintah agar tidak terjebak dalam seremoni administratif belaka, melainkan fokus pada eksekusi program yang berdampak nyata.

“Tetap lurus. Jangan ada ‘belokan-belokan’ kepentingan yang merugikan rakyat. Program pemerintah sudah sangat banyak, sekarang tinggal bagaimana integritas pelaksanaannya di lapangan. Kita butuh aksi nyata, bukan sekadar narasi di atas kertas,” tegas Bobi dalam keterangan resminya, Rabu (31/12/2025).

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Jurnalisme Sebagai Pisau Bedah Pembangunan

Secara spesifik, Bobi memacu para insan pers untuk meningkatkan daya kritis mereka. Menurutnya, kemajuan bangsa berbanding lurus dengan keberanian medianya dalam mengungkap kebenaran. Ia mengibaratkan fungsi pers sebagai pisau bedah yang harus mampu menyisir potensi penyimpangan birokrasi.

“Selamat Tahun Baru 2026. Bangsa ini hanya akan jaya jika jurnalisnya berani. Jurnalis harus ‘setajam silet’; harus mampu membedah, mengontrol, dan mengawasi segala bidang tanpa pandang bulu. Hanya dengan kontrol yang tajam, negeri ini bisa terbangun dengan sehat,” lanjutnya.

Menuju Indonesia Emas

Menutup pernyataannya, Bobi Irawan berharap tahun 2026 menjadi tonggak kolaborasi baru. Sinergi antara pemerintah yang berintegritas dan pers yang kritis diharapkan menjadi fondasi utama dalam menjaga ritme pembangunan jangka panjang.

Bagi Bobi, pengawasan ketat adalah bentuk kecintaan terhadap negara demi memastikan setiap rupiah anggaran negara dikonversi menjadi kesejahteraan bagi seluruh rakyat Indonesia.

Tim Prima

You cannot copy content of this page