JAKARTA, DN-II Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menyampaikan pesan Idul Fitri 1 Syawal 1447 Hijriah dengan menekankan semangat persatuan nasional. Di tengah suasana kemenangan bagi umat Muslim, Presiden mengajak seluruh rakyat untuk menjadikan momen ini sebagai fondasi memperkokoh struktur bangsa demi menghadapi tantangan global.
Rekonsiliasi dan Kekuatan Bangsa
Presiden Prabowo menggarisbawahi bahwa kekuatan utama Indonesia terletak pada harmoni dan silaturahmi. Ia mengajak masyarakat untuk menanggalkan perbedaan dan kembali menyatu dalam bingkai kekeluargaan.
”Mari kita manfaatkan momen Idul Fitri ini untuk saling memaafkan, mempererat silaturahmi, dan memperkuat persatuan sebagai satu bangsa di tengah berbagai tantangan yang kita hadapi,” ujar Presiden dalam keterangan resminya di Jakarta.
Optimisme Pembangunan: “Bekerja Lebih Keras”
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Berbeda dengan sekadar ucapan selamat biasa, Presiden juga menyisipkan pesan produktivitas. Beliau menekankan bahwa Idul Fitri harus menjadi batu loncatan untuk bekerja lebih giat demi mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.
”Mari kita terus perkuat kebersamaan kita sebagai satu keluarga besar bangsa Indonesia. Mari kita bekerja lebih keras, saling membantu, dan bersama-sama membangun Indonesia yang lebih adil, lebih sejahtera, dan lebih kuat,” tegas Presiden Prabowo dengan nada optimis.
Pernyataan Lengkap Presiden
Dalam suasana yang khidmat, Presiden Prabowo Subianto menutup pesannya dengan doa dan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat Indonesia: 
”Bismillahirrahmanirrahim. Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
Saudara-saudara sebangsa dan setanah air di mana pun berada. Alhamdulillahirabbil’alamin, segala puji bagi Allah Subhanahu Wa Ta’ala yang telah mempertemukan kita semua dengan hari kemenangan.
Saya, Prabowo Subianto, Presiden Republik Indonesia, atas nama pribadi, keluarga, dan atas nama Pemerintah Republik Indonesia, mengucapkan: Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah. Mohon maaf lahir dan batin.
Semoga Allah Subhanahu Wa Ta’ala menerima amal ibadah kita sekalian dan senantiasa melimpahkan rahmat serta berkah-Nya kepada bangsa Indonesia.
Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.”
Red
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
BREBES, DN-II Suasana khidmat dan penuh kehangatan menyelimuti momentum Lebaran 1447 H bagi keluarga besar Bani Wasan bin Caswad. Bertempat di Desa Sengon, Kecamatan Tanjung, Kabupaten Brebes, ratusan anggota keluarga berkumpul untuk menggelar tradisi tahunan Halalbihalal sekaligus Tahlil Akbar di area makam leluhur pada Minggu (22/3/2026).
Magnet Spiritual dan Edukasi Nasab
Kegiatan ini bukan sekadar seremoni rutin, melainkan menjadi magnet spiritual bagi keluarga besar yang tersebar di berbagai daerah. Pantauan di lokasi menunjukkan antusiasme tinggi, baik dari anggota keluarga yang menetap di tanah kelahiran maupun para perantau yang sengaja pulang demi merawat ikatan batin dan menjaga silaturahmi.
Bagi generasi muda, momentum ini menjadi ruang edukasi penting untuk mengenal kembali silsilah dan garis keturunan (nasab). Hal ini krusial dilakukan agar generasi penerus tetap memegang teguh identitas sejarah di tengah derasnya arus modernisasi.
Larut dalam Kekhusyukan Doa
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Puncak acara ditandai dengan ziarah kubur dan pembacaan tahlil massal. Di bawah keteduhan makam leluhur, seluruh keluarga larut dalam kekhusyukan melantunkan ayat-ayat suci Al-Qur’an dan doa bagi para pendahulu.
“Kegiatan ini adalah tentang mengingat akar. Berdoa di makam leluhur menyadarkan kita bahwa kerukunan yang kita nikmati hari ini adalah warisan spiritual yang harus dijaga keberlanjutannya,” ujar salah satu perwakilan keluarga Bani Wasan di sela-sela acara. 
Memperkuat Ukhuwah Melalui Ramah Tamah
Usai prosesi sakral, suasana mencair dalam sesi ramah tamah. Canda tawa dan nostalgia masa lalu mengalir hangat, meruntuhkan sekat usia antara para sesepuh dengan anak-cucu. Hidangan khas Lebaran yang disajikan menambah keakraban di tengah semilir angin sore pedesaan.
Melalui Halalbihalal 1447 H ini, keluarga besar Bani Wasan berharap nilai-nilai luhur, adab, dan kekompakan keluarga tetap terjaga kokoh. Kebersamaan ini menjadi pengingat bahwa sejauh mana pun seseorang melangkah, keluarga dan doa adalah tempat terbaik untuk kembali.
MEMBEDAH SILSILAH: Jejak Keturunan Mbah Nurrohman
Berdasarkan catatan sejarah keluarga, Bani Wasan merupakan bagian dari garis keturunan besar Mbah Nurrohman, yang diyakini sebagai salah satu tokoh awal penyebar agama Islam di wilayah Brebes Barat.
Struktur Garis Keturunan Utama:
Mbah Nurrohman (Leluhur Utama)
Keturunan Langsung:
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Wilem / Asiyah (Bersuamikan Ki Mas Brandal Cilik)
Putri (Bersuamikan Mbah Kasar)
Jalur Garis Bani Wasan (Eksponen Ki Mas Brandal Cilik):
Silsilah ini menurun melalui tokoh-tokoh kunci seperti Mbah Daimen, Mbah Gentong, dan Mbah Dari garis inilah lahir sosok Caswad (Wafat 1946), yang merupakan ayahanda dari tujuh bersaudara:
Karmali
Wastam
Wasan (Fokus utama Bani Wasan)
Ruinah
Muryah
Cari
Kasriyah
Hingga saat ini, keturunan Mbah Nurrohman telah mencapai generasi cicit hingga piut yang tersebar di berbagai wilayah nusantara, namun tetap menjaga simpul silaturahmi mereka di Desa Sengon, Brebes.
Editor: Casroni
#Religi
#Budaya
#Brebes
#Hari Ini
BREBES, DN-II Suasana khidmat dan penuh kehangatan menyelimuti momen Lebaran 1447 H bagi keluarga besar Bani Wasan. Mengusung semangat silaturahmi dan ta’dzim kepada pendahulu, keluarga besar ini menggelar tradisi Halalbihalal sekaligus Tahlil Bersama di area makam leluhur pada Minggu, (22/3/2026).
Menjaga Tradisi, Merawat Memori Kolektif
Kegiatan tahunan ini bukan sekadar seremoni rutin, melainkan magnet spiritual bagi seluruh anggota keluarga. Baik mereka yang menetap di tanah kelahiran maupun yang menempuh perjalanan jauh dari perantauan, semuanya berkumpul demi satu tujuan: merawat ikatan batin.
Bagi generasi muda, momentum ini menjadi ruang edukasi untuk mengenal kembali silsilah dan garis keturunan agar tidak kehilangan identitas di tengah derasnya arus zaman.
Kekhusyukan dalam Larut Doa
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Puncak acara ditandai dengan ziarah kubur dan pembacaan tahlil. Di bawah keteduhan area makam, seluruh keluarga tampak larut dalam kekhusyukan, melantunkan ayat-ayat suci Al-Qur’an dan doa yang dipanjatkan khusus untuk para leluhur yang telah berpulang.
”Kegiatan ini bukan hanya soal berkumpul secara fisik, tapi tentang mengingat akar. Berdoa di makam leluhur menyadarkan kita bahwa kerukunan yang kita nikmati hari ini adalah warisan spiritual yang harus dijaga keberlanjutannya,” ujar salah satu perwakilan keluarga Bani Wasan.
Memperkuat Ukhuwah dengan Ramah Tamah
Usai prosesi doa yang sakral, suasana berganti menjadi lebih cair dalam sesi ramah tamah. Canda tawa dan nostalgia masa lalu mengalir hangat, meruntuhkan sekat usia antara para sesepuh dengan anak-cucu. Hidangan khas Lebaran yang disajikan secara sederhana namun penuh berkah, menambah keakraban di tengah semilir angin sore.
Melalui Halalbihalal 1447 H ini, keluarga besar Bani Wasan berharap nilai-nilai luhur, adab, dan kekompakan keluarga tetap terjaga kokoh. Kebersamaan ini menjadi pengingat hakiki bahwa sejauh mana pun seseorang melangkah, keluarga dan doa adalah tempat terbaik untuk kembali.
Redaktur: Casroni Kategori: Berita Religi / Serba-serbi Lebaran 1447 H
Tegal, DN-II Layanan Call Center 110 Polres Tegal menjadi ujung tombak dalam memberikan pelayanan cepat kepada masyarakat. Di balik layanan tersebut, terdapat sosok-sosok petugas yang bekerja tanpa mengenal waktu demi memastikan setiap laporan dapat segera ditindaklanjuti.
Salah satunya adalah Ipda Taufik Wardhana, SH, petugas PAMAPTA Polres Tegal yang turut terlibat dalam pelayanan 110. Ia mengungkapkan bahwa setiap panggilan yang masuk memiliki dinamika tersendiri, mulai dari laporan kejadian darurat hingga aduan masyarakat dalam kondisi panik.
“Dalam pelayanan 110, kami dituntut untuk selalu sigap dan tetap tenang. Tidak jarang masyarakat yang menghubungi dalam kondisi cemas, sehingga kami harus bisa menenangkan sekaligus menggali informasi dengan cepat dan tepat,” ujar Ipda Taufik.
Ia juga menuturkan bahwa suka duka dalam menjalankan tugas sudah menjadi bagian dari pengabdian. Jadwal piket yang padat dan panggilan yang datang tanpa henti menjadi tantangan tersendiri bagi petugas. 
“Kadang dalam satu waktu, laporan masuk bertubi-tubi. Itu menjadi tantangan bagi kami untuk tetap fokus dan tidak boleh lengah, karena setiap laporan menyangkut keselamatan masyarakat,” lanjutnya.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Meski demikian, Ipda Taufik mengaku rasa lelah terbayar ketika laporan yang diterima dapat segera ditangani oleh petugas di lapangan dan memberikan dampak positif bagi masyarakat.
“Yang paling berkesan ketika kami bisa membantu masyarakat, apalagi saat mereka mengucapkan terima kasih. Itu menjadi semangat bagi kami untuk terus memberikan pelayanan terbaik,” ungkapnya.
Polres Tegal melalui jajaran Humas menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan Call Center 110 sebagai bentuk pelayanan prima kepada masyarakat.
Dengan semangat pengabdian dan profesionalisme, para petugas seperti Ipda Taufik Wardhana, SH, terus hadir di balik layanan 110, memastikan setiap laporan masyarakat mendapat respon cepat, tepat, dan humanis.( Bim )
TEGAL, DN-II Kasus dugaan perusakan lahan pertanian yang menimpa Untung Suradi di Desa Brekat, Kecamatan Tarub, Kabupaten Tegal, memasuki babak baru. Pihak pelapor mengungkapkan adanya bukti digital berupa rekaman video yang menunjukkan keberadaan Kepala Desa (Kades) Brekat, Sabar, di lokasi kejadian saat perusakan berlangsung.
Saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon pada Minggu (22/03/2026), Untung Suradi menyatakan bahwa bukti video tersebut telah diserahkan dan kini berada di tangan penyidik Unit 2 Reskrim Polres Tegal untuk didalami lebih lanjut.
Progres Penyidikan dan Pasal yang Disangkakan
Setelah penantian panjang sejak Agustus 2024, Untung resmi menerima Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyidikan (SP2HP) dari Polres Tegal pada Kamis (19/03/2026).
Berdasarkan surat nomor B/324.12/III/2026/Reskrim, penyidik mengonfirmasi bahwa perkara ini diproses merujuk pada Pasal 170 KUHP tentang pengeroyokan atau perusakan barang secara bersama-sama, atau Pasal 262 Jo Pasal 618 UU Nomor 1 Tahun 2023.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
15 Saksi dan Ahli Pidana Diperiksa
Dalam dokumen SP2HP tersebut, tim penyidik di bawah pimpinan Ipda Muhammad Fadli, S.Tr.K., telah melakukan serangkaian langkah signifikan untuk mengungkap konstruksi hukum kasus ini, di antaranya:
Pemeriksaan Saksi: Sebanyak 15 orang telah dimintai keterangan resmi.
Keterangan Ahli: Melibatkan Ahli Pidana untuk memperkuat delik hukum yang disangkakan.
Penyitaan Barang Bukti: Sejumlah bukti fisik dari lokasi kejadian di Tanah Kas Desa (TKD) Brekat telah diamankan.
Koordinasi Yudisial: Penyidik telah melakukan koordinasi intensif dengan Jaksa Penuntut Umum (JPU) melalui gelar perkara.
Kesaksian Pelapor di Lokasi Kejadian
Terkait keberadaan bukti video yang mencatut nama Kades terpilih tersebut, Untung Suradi menjelaskan bahwa saat kejadian dirinya memang tidak berada tepat di titik lokasi lahan timun miliknya.
“Saat itu saya dilarang oleh teman-teman untuk masuk ke lokasi lahan agar tidak terjadi benturan atau hal-hal yang tidak diinginkan. Namun, bukti video yang menunjukkan keberadaan Kades di lokasi saat perusakan terjadi sudah kami serahkan ke penyidik,” ujar Untung.
Kasus ini kini menjadi perhatian publik di Kabupaten Tegal, mengingat keterlibatan oknum pejabat desa dalam dugaan perusakan aset pertanian warga yang telah berlarut selama hampir dua tahun.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Laporan: Teguh
Editor: Casroni
Rahasia di Balik Pria Selektif: Mengapa Mereka Tidak Butuh Validasi Dunia
Oleh: Redaksi | Brebes 22 Maret 2026
WWW.DETIK-NASIONAL.COM – Dalam panggung sandiwara modern yang mendewakan jumlah followers dan hiruk-pikuk validasi digital, muncul sebuah paradoks menarik, fenomena pria yang memilih menarik diri dari keramaian. Di sudut-sudut kota, dari warung kopi hingga ruang perkantoran di Brebes, kita sering melihat mereka sosok yang hanya memiliki satu atau dua kawan akrab, atau bahkan lebih sering terlihat meniti jalan sunyi sendirian.
Masyarakat kita yang cerewet sering kali terburu-buru menyematkan label negatif, antisosial, kuper, atau bahkan dianggap kalah dalam persaingan sosial. Namun, mari kita berhenti sejenak dan melihat lebih jernih. Benarkah kesendirian adalah tanda kelemahan? Atau jangan-jangan, itu adalah manifestasi tertinggi dari sebuah kedaulatan mental?
Benteng Karakter di Balik Filter Sosial
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Seorang pria yang memilih lingkaran pertemanan sempit sebenarnya tidak sedang mengisolasi diri karena takut; ia sedang membangun benteng. Ada filosofi tajam yang mendasarinya: Satu yang setia jauh lebih berharga daripada seribu yang palsu.
Ada beberapa alasan mengapa “kesunyian” ini harus dipandang sebagai standar baru kekuatan pria sejati:
Hasil Seleksi Alam dan Tempaan Hidup: Pria-pria ini biasanya adalah mereka yang sudah “kenyang” dengan drama. Mereka bukan tidak laku secara sosial, melainkan telah melalui proses filtrasi terhadap pengkhianatan dan basa-basi kosong. Ketenangan mereka adalah produk dari pengalaman, bukan ketidakmampuan.
Investasi pada Ketenangan Batin: Bagi mereka, kursi kosong jauh lebih terhormat daripada diisi oleh “teman musiman” yang hanya muncul saat butuh. Memangkas hubungan yang toksik bukan hanya soal ego, melainkan manajemen kesehatan mental.
Kematangan Validasi Internal: Di era di mana orang haus akan like dan tepuk tangan, pria selektif ini berdiri tegak tanpa butuh pengakuan. Mereka tidak mencari kelengkapan diri dari orang lain karena mereka telah menemukannya di dalam diri sendiri.
“Kesendirian bagi pria seperti ini bukanlah bentuk kesepian, melainkan cara mereka menjaga kewarasan di tengah dunia yang semakin bising.”
Waktu sebagai Aset “Raja”
Hal yang paling mencolok dari pria-pria ini adalah cara mereka menghargai waktu. Mereka memandang waktu sebagai mata uang yang tak ternilai. Membuang energi untuk obrolan tidak produktif dianggap sebagai kerugian besar. Dengan membatasi interaksi, mereka sebenarnya sedang melakukan manajemen waktu layaknya seorang raja hanya membagikannya kepada orang atau misi yang benar-benar memberikan nilai tambah.
Kesimpulan: Kemenangan Melawan Ego
Kita perlu mengubah cara pandang kita terhadap pria yang memilih jalan sunyi. Jangan remehkan mereka yang memiliki lingkaran pertemanan sempit. Itu bukan tanda isolasi, melainkan simbol kedaulatan diri. Mereka adalah orang-orang yang telah memenangkan pertarungan melawan ego dan rasa haus akan pengakuan dunia.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Pada akhirnya, hidup tenang tanpa gangguan drama adalah kemewahan yang hanya bisa dinikmati oleh mereka yang berani jujur pada diri sendiri. Mereka tidak sedang kesepian; mereka hanya sedang memastikan bahwa hidup mereka tetap berkualitas.
#Instagram
#Facebook
#Twtiter
#IdulFitri1447H
#OpiniPublik
BREBES, DN-II Pemerintah Kabupaten Brebes menggelar rangkaian Idul Fitri 1447 H yang diawali dengan Shalat Idul Fitri di Masjid Agung Brebes pada Sabtu (21/3/2026). Usai pelaksanaan ibadah, Bupati Brebes Paramitha Widya Kusuma membuka pintu Pendopo Kabupaten untuk acara Open House, yang langsung dipadati warga dari berbagai penjuru daerah.
Kegiatan ini menjadi momentum silaturahmi antara jajaran pemerintah daerah dengan masyarakat. Para pejabat, mulai dari asisten Sekda, staf ahli Bupati, kepala dinas, camat, hingga pimpinan BUMD dan organisasi perempuan daerah, turut diundang hadir bersama keluarga.
Sejak pagi, masyarakat berdatangan silih berganti. Pendopo yang biasanya berfungsi sebagai ruang kerja pemerintahan, hari itu berubah menjadi ruang kebersamaan. Warga duduk berdampingan, saling bertegur sapa, dan menikmati hidangan khas Lebaran. Gelak tawa dan percakapan hangat terdengar di berbagai sudut, menciptakan nuansa guyub yang kental.
Selain itu, hadir pula keluarga Bupati, keluarga Wakil Bupati Wurja, serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Kapolres Brebes AKBP Lilik Ardhiansyah tampak berbaur bersama masyarakat dalam suasana penuh kehangatan.
Sejak pagi hingga siang hari, masyarakat tampak berdatangan silih berganti. Mereka hadir bukan sekadar memenuhi undangan, tetapi juga untuk bersilaturahmi langsung dengan kepala daerah dalam suasana yang lebih santai dan penuh keakraban.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Pendopo Brebes pun berubah menjadi ruang kebersamaan. Warga dari berbagai latar belakang duduk berdampingan, saling bertegur sapa, dan menikmati momentum Lebaran yang sarat makna. Kehadiran mereka menjadi cerminan kuatnya tradisi silaturahmi yang terus terjaga di tengah masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Paramita menyampaikan bahwa Open House menjadi momentum penting untuk mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat.
“Open House ini bukan sekadar tradisi, tetapi ruang silaturahmi yang menyatukan kita semua. Di hari yang fitri ini, kami ingin membuka pintu selebar-lebarnya agar masyarakat bisa hadir, berbagi kebahagiaan, dan merasakan kebersamaan,” ujarnya.
Bupati menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh masyarakat Brebes.
“Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriyah, minal aidzin wal faidzin, mohon maaf lahir dan batin. Semoga kita semua kembali dalam keadaan suci, dipenuhi kebahagiaan, dan semakin mempererat persaudaraan,” ucapnya.
Ia juga menambahkan bahwa nilai-nilai yang terbangun selama Ramadan diharapkan tidak berhenti setelah bulan suci berakhir.
“Semoga kebersamaan ini terus terjaga, tidak hanya saat Lebaran, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari. Kita ingin Brebes tetap guyub, rukun, dan saling peduli,” tambahnya.
Dalam acara tersebut, para tamu disuguhi beragam hidangan khas Lebaran yang tersaji rapi. Warga terlihat menikmati sajian yang disiapkan, mulai dari makanan berat hingga kudapan ringan, sembari berbincang santai dengan keluarga, kerabat, maupun sesama tamu.
Tak hanya itu, suasana semakin semarak dengan hiburan yang turut dihadirkan. Gelak tawa dan percakapan hangat terdengar di berbagai sudut pendopo, menciptakan nuansa kebersamaan yang kental.
Open House ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah untuk membuka ruang kedekatan antara pemimpin dan masyarakat. Setelah sebulan penuh menjalani Ramadan dengan berbagai kegiatan sosial dan keagamaan, momentum Lebaran dimanfaatkan untuk mempererat tali persaudaraan secara lebih luas.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Red
Papua, DN-II Sebanyak 21 warga pengungsi berhasil dievakuasi secara aman oleh aparat gabungan TNI bersama pemerintah daerah di Dusun Topo, Kampung Ainesra, Distrik Aifat Timur Jauh, Kabupaten Maybrat, Provinsi Papua Barat Daya, pada Selasa (17/3/2026). Kegiatan penjemputan ini dilakukan oleh unsur TNI dan Koops TNI Papua bersama pejabat pemerintah daerah serta tokoh masyarakat setempat.
Tim gabungan patroli keamanan bergerak menuju lokasi penjemputan di Dusun Topo dan tiba di Kampung Ainesra untuk menjemput para pengungsi yang selama ini bertahan di hutan perbatasan antara Kabupaten Maybrat dan Kabupaten Teluk Bintuni akibat gangguan keamanan oleh TPNPB OPM. Pada sore hari, seluruh pengungsi telah berkumpul di titik penjemputan, tim Patroli Gabungan Koops TNI Papua segera melaksanakan evakuasi menuju Pos Komando Taktis (Kotis) Koops TNI Papua.
Setibanya di Pos Kotis, para pengungsi langsung menjalani pemeriksaan kesehatan oleh tim medis Koops TNI Papua, dilanjutkan dengan pendataan identitas guna memastikan kondisi dan kebutuhan masing-masing. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung tertib, aman, dan lancar, mencerminkan sinergi yang kuat antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menjamin keselamatan warga.
Kepala Penerangan Koops TNI Papua, Letkol Inf Wirya menegaskan “Untuk sementara waktu, para pengungsi ditempatkan di lokasi penampungan di wilayah Distrik Aifat, sambil menunggu proses koordinasi lebih lanjut terkait pemulangan ke daerah asal, khususnya bagi warga dari Kabupaten Teluk Bintuni. Pemerintah daerah diharapkan segera mengambil langkah lanjutan melalui pemenuhan kebutuhan dasar, pembinaan, serta koordinasi lintas wilayah guna memastikan proses pemulangan berjalan aman, tertib, dan bermartabat”, tegasnya.
Keberhasilan evakuasi ini menjadi bukti nyata kehadiran negara dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat di wilayah rawan, sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam menjaga stabilitas keamanan dan kemanusiaan di Papua Barat Daya. (Koops TNI Papua)
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Red
ACEH TAMIANG, DN-II Presiden Prabowo Subianto memberikan apresiasi tinggi atas kemajuan pesat proses pemulihan pascabencana banjir di Kabupaten Aceh Tamiang. Hal ini disampaikan Kepala Negara usai melaksanakan salat Idulfitri 1447 H bersama warga di Masjid Darussalam, yang terletak di kawasan hunian sementara (huntara) Aceh Tamiang, Sabtu (21/03/2026).
Transformasi dari Pengungsian ke Hunian
Dalam keterangannya, Presiden Prabowo menyoroti progres pemulihan fisik dan sosial yang dinilai berjalan sangat signifikan. Menurutnya, pemulihan tersebut kini telah menyentuh angka hampir 100 persen.
”Saya melihat progresnya sangat cepat. Masyarakat yang sebelumnya berada di tenda-tenda darurat, kini sebagian besar sudah menempati hunian sementara maupun hunian tetap yang lebih layak,” ujar Presiden.
Infrastruktur dan Bantuan Sosial
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Selain hunian, Presiden memastikan bahwa aspek vital pendukung kehidupan masyarakat telah kembali normal. Beberapa poin utama yang menjadi fokus perhatian meliputi:
Infrastruktur Dasar: Jaringan listrik dan akses jalan utama telah pulih sepenuhnya untuk mendukung mobilisasi warga.
Penyaluran Bantuan: Presiden memastikan bantuan stimulan dari pemerintah pusat telah tersalurkan secara tepat sasaran kepada warga terdampak.
Kesehatan dan Logistik: Pelayanan publik di lokasi terdampak telah beroperasi kembali secara optimal.
Apresiasi untuk Sinergi Seluruh Pihak
Presiden Prabowo menyampaikan terima kasih atas kerja keras seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah daerah, TNI/Polri, BNPB, hingga relawan yang tak kenal lelah bekerja di lapangan.
Ia menegaskan bahwa model penanganan cepat ini tidak hanya diterapkan di Aceh, tetapi juga menjadi standar bagi wilayah lain di Indonesia yang mengalami bencana serupa.
”Semangat warga untuk bangkit kembali sangat luar biasa. Pemerintah akan terus mengawal sisa proses pemulihan hingga tuntas sepenuhnya,” pungkasnya.
Sumber: BPMI Setpres
Red
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
#PrabowoSubianto
#AcehTamiang
#IdulFitri2026
#PemulihanBencana
#KemensetnegRI
ACEH TAMIANG, DN-II Presiden Prabowo Subianto melaksanakan salat Idulfitri 1 Syawal 1447 Hijriah bersama masyarakat di Masjid Darussalam, Kawasan Hunian Sementara (Huntara), Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh, Sabtu (21/03/2026).
Kehadiran Kepala Negara di tengah warga penyintas bencana ini membawa pesan kuat tentang kepedulian dan kebersamaan di hari kemenangan.
Ibadah Khidmat di Tengah Warga
Presiden tiba di lokasi sejak pagi hari dan langsung bergabung dengan sekitar 1.300 jemaah. Meski berada di lingkungan huntara, rangkaian ibadah berlangsung dengan khidmat dan penuh rasa kekeluargaan. Usai melaksanakan salat Id, Presiden menyempatkan diri untuk melakukan halalbihalal, bersalaman, dan bertegur sapa langsung dengan para warga yang memenuhi area masjid.
“Kehadiran Bapak Presiden di sini adalah penyemangat luar biasa bagi kami yang sedang dalam masa pemulihan di huntara,” ujar salah satu warga setempat.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Penyaluran Bantuan Kemanusiaan
Sebagai bentuk kepedulian nyata, dalam kesempatan tersebut Presiden juga menyerahkan bantuan secara simbolis kepada perwakilan warga. Bantuan yang diberikan meliputi:
Perlengkapan ibadah dan Al-Qur’an.
Pakaian layak pakai.
Paket sembako untuk kebutuhan pokok.
Pemerintah melalui Sekretariat Presiden total menyalurkan sekitar 7.000 paket sembako yang didistribusikan tidak hanya untuk warga di huntara, tetapi juga masyarakat di sekitar kawasan tersebut.
Komitmen Pemerintah
Kunjungan ini menegaskan komitmen pemerintah dalam memastikan kesejahteraan warga di wilayah terdampak bencana tetap terjaga, terutama dalam momen-momen besar keagamaan. Setelah rangkaian acara selesai, Presiden beserta rombongan terbatas melanjutkan agenda peninjauan infrastruktur di wilayah Aceh sebelum bertolak kembali ke Jakarta.
Sumber: BPMI Setpres
Red
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
#PresidenPrabowo
#IdulFitri1447H
#AcehTamiang
#KemensetnegRI
#RilisPresiden
