BREBES, DN-II Sebagai salah satu satuan pendidikan dengan basis massa siswa yang besar, SMPN 3 Tanjung terus memperkokoh komitmennya dalam menjaga mutu lulusan. Saat ini, fokus utama sekolah diarahkan pada penyelenggaraan Penilaian Proyek Kurikulum (PPK) bagi ratusan siswa kelas 9 sebagai tahapan krusial menuju kelulusan. (11/3/2026).
Berdasarkan data terbaru dari bagian Tata Usaha (TU), SMPN 3 Tanjung saat ini mendidik sebanyak 1.016 siswa. Jumlah tersebut terdistribusi ke dalam tiga tingkatan: 323 siswa di kelas 7, 349 siswa di kelas 8, serta 344 siswa di kelas 9.
Kepala SMPN 3 Tanjung, Basuki, S.Pd., M.Pd., menekankan bahwa mengelola ribuan siswa membutuhkan sinergi yang kuat di seluruh lini organisasi sekolah.
“Dengan total 1.016 siswa, fokus utama kami adalah memastikan seluruh aspek, baik pelayanan administrasi maupun proses akademik, dapat berjalan beriringan tanpa kendala. Manajemen yang solid menjadi kunci agar layanan pendidikan tetap optimal bagi seluruh siswa,” ujar staf TU mewakili pihak sekolah.
Fokus pada Kualitas Lulusan Melalui PPK
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Kegiatan PPK yang tengah berlangsung bagi 344 siswa kelas 9 menjadi sorotan utama. Penilaian ini merupakan evaluasi komprehensif untuk mengukur kedalaman pemahaman siswa terhadap materi pembelajaran yang telah ditempuh selama tiga tahun.
Mata pelajaran inti seperti Matematika dan Bahasa Indonesia menjadi fokus utama dalam ujian kali ini. Pelaksanaan PPK diawasi secara ketat di bawah koordinasi Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, Koli Korliana. Langkah ini diambil untuk menjaga objektivitas, standarisasi penilaian, sekaligus menanamkan kedisiplinan kepada para siswa.
Pihak sekolah berharap melalui rangkaian penilaian ini, siswa kelas 9 tidak hanya mencapai standar nilai akademik yang memuaskan, tetapi juga memiliki kesiapan mental dan karakter yang matang sebelum melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.
Reporter: Teguh
Editor: Casroni
BREBES, DN-II Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-127 yang dilaksanakan oleh Kodim 0713/Brebes di Desa Cikuya, Kecamatan Banjarharjo, resmi berakhir. Penutupan program ini menandai rampungnya rangkaian kegiatan percepatan pembangunan infrastruktur dan peningkatan kesejahteraan di wilayah perdesaan tersebut.
Kepala Desa Cikuya, Sekod, menyampaikan apresiasi mendalam atas dedikasi serta kerja keras seluruh personel TNI dan pihak terkait yang telah menyukseskan program ini. Ia menilai, kolaborasi solid antara TNI, Pemerintah Daerah, dan masyarakat setempat menjadi kunci utama keberhasilan pembangunan tersebut.
“Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh pihak yang terlibat. Sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan tingginya antusiasme masyarakat Desa Cikuya membuat seluruh target pembangunan dapat tercapai dengan sangat baik,” ujar Sekod saat diwawancarai awak media www.detik-nasional.com, Rabu (11/3/2026).
Lebih lanjut, Sekod berharap hasil pembangunan, baik fisik maupun non-fisik yang telah dikerjakan selama program TMMD berlangsung, dapat memberikan dampak positif dan berkelanjutan bagi kesejahteraan warga.
“Harapan kami, fasilitas yang telah dibangun ini benar-benar memberikan manfaat nyata bagi kehidupan masyarakat. Sebagai pemerintah desa, kami berkomitmen untuk menjaga dan merawat hasil pembangunan ini agar usia pakainya lebih lama dan dapat terus dirasakan manfaatnya oleh warga ke depannya,” tambahnya.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Program TMMD sendiri merupakan wujud nyata dari kemanunggalan TNI dengan rakyat. Melalui pendekatan gotong royong, program ini terbukti efektif dalam memangkas kesenjangan pembangunan dan mempercepat aksesibilitas di wilayah pelosok, sekaligus memperkokoh ketahanan nasional dari tingkat desa.
Reporter: Rio
BREBES, DN-II Sebuah babak baru bagi akselerasi pembangunan di wilayah Kabupaten Brebes bagian selatan resmi dimulai. Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-127 tahun anggaran 2026 yang dipusatkan di Desa Cikuya, Kecamatan Banjarharjo, dinyatakan selesai dengan capaian sempurna 100 persen. Penutupan program kolosal ini ditandai dengan upacara khidmat yang dipimpin oleh Kapok Sahli Pangdam IV/Diponegoro, Brigjen TNI Abdul Hanis, S.I.P., M.Si., CGRA, mewakili Pangdam IV/Diponegoro, Rabu (11/3/2026).
Membacakan amanat Pangdam IV/Diponegoro, Brigjen TNI Abdul Hanis menekankan bahwa TMMD edisi kali ini mengusung visi besar: “TMMD Satukan Langkah, Membangun Negeri Dari Desa”. Tema ini bukan sekadar slogan, melainkan komitmen TNI dalam memperkuat desa sebagai fondasi utama pertahanan dan ekonomi nasional.
Fokus utama yang menjadi “bintang” dalam TMMD di wilayah Kodim 0713/Brebes adalah pembukaan dan pembangunan jalan sepanjang 1.500 meter dengan lebar 2,5 meter. Infrastruktur ini menjadi sangat vital karena menjadi penyambung asa bagi warga di dua kecamatan, yakni Desa Cikuya (Banjarharjo) dan Desa Pamedaran (Ketanggungan).
Selama puluhan tahun, warga Pamedaran harus rela menempuh perjalanan memutar melalui Kecamatan Bumiayu selama lebih dari 3 jam hanya untuk mencapai pusat Kota Brebes. Kini, berkat tangan dingin Satgas TMMD di bawah komando Dansatgas Letkol Inf Ambariyantomo, S.Hub.Int, jarak tersebut terpangkas drastis. Akses menuju fasilitas pendidikan, kesehatan, dan pasar kini berada dalam jangkauan yang jauh lebih singkat dan efisien.
Keberhasilan TMMD ke-127 di Brebes juga menjadi panggung bagi implementasi program unggulan Kasad Jenderal TNI Maruli Simanjuntak. Tidak hanya soal jalan, TNI juga menghadirkan solusi konkret atas kebutuhan dasar masyarakat melalui:
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
TNI AD Manunggal Air: Pembangunan instalasi air bersih yang kini mengalir ke rumah-rumah warga yang sebelumnya kesulitan air saat kemarau.
Rehabilitasi RTLH: Pembenahan Rumah Tidak Layak Huni milik warga prasejahtera.
Ketahanan Pangan: Perluasan lahan tanam dan reboisasi bibit tanaman keras untuk menjaga ekosistem desa.
”Membangun dari desa adalah strategi pemerataan ekonomi. Desa diharapkan menjadi pusat pertumbuhan yang berdaya saing di masa depan,” tegas Brigjen TNI Abdul Hanis dalam pidatonya.
TMMD tidak melulu soal alat berat dan semen. Sisi kemanusiaan begitu kental terasa melalui sasaran non-fisik. Selama satu bulan penuh, desa Cikuya dibanjiri berbagai layanan sosial, mulai dari operasi bibir sumbing, pemberian kaki palsu bagi kelompok disabilitas, hingga donor darah dan pengobatan gratis. 
Tak ketinggalan, edukasi strategis seperti penyuluhan Wawasan Kebangsaan, pencegahan stunting, hingga kesadaran hukum terkait UU ITE dan bahaya narkoba turut diberikan. Kehadiran narasumber lintas instansi menjadikan TMMD sebagai laboratorium sosial yang memperkaya pengetahuan masyarakat desa.
Pangdam IV/Diponegoro melalui Brigjen TNI Abdul Hanis memberikan penghargaan setinggi-tingginya kepada Bupati Brebes, jajaran Forkopimda, Polri, serta organisasi kemasyarakatan. Sinergi ini membuktikan bahwa pembangunan daerah tidak bisa dilakukan secara parsial, melainkan harus terintegrasi.
”Kepada seluruh Dansatgas, segera lakukan evaluasi menyeluruh. Dan kepada masyarakat, saya titipkan hasil pembangunan ini. Pelihara dan rawatlah jalan serta fasilitas yang ada agar memiliki masa pakai yang panjang untuk anak cucu kita,” pesannya sebelum menutup upacara secara resmi.
Dengan selesainya TMMD Reguler ke-127, harapan baru kini tumbuh di sela-sela perkebunan dan persawahan Desa Cikuya. TNI telah menyelesaikan tugas fisiknya, namun kemanunggalan yang terbangun diharapkan tetap abadi di hati masyarakat Brebes.(Rio/Pradista)
BEKASI, DN-II Ikatan Wartawan Online (IWO) Indonesia mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk tidak tebang pilih dalam mengusut tuntas skandal suap proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bekasi. Hal ini menyusul terungkapnya daftar penerima aliran dana “panas” dalam persidangan dakwaan pengusaha Sarjan di Pengadilan Tipikor Bandung, Senin (9/3).
Ketua Bidang Investigasi DPP IWO Indonesia Raga Siliwangi menegaskan bahwa dalam surat dakwaan Jaksa di persidangan telah menyebutkan keterlibatan sejumlah pihak harus segera ditindaklanjuti dengan penetapan status tersangka.
Dalam dakwaan jaksa KPK, Sarjan diduga menyuap Bupati Bekasi periode 2025-2030, Ade Kuswara Kunang, senilai Rp11,4 miliar. Namun, praktik lancung ini diduga melibatkan jejaring yang lebih luas.
IWO Indonesia menilai, jika nama-nama tersebut sudah muncul dalam surat dakwaan jaksa secara terperinci dengan nominal yang jelas, maka sudah ada alat bukti yang cukup bagi KPK untuk menaikkan status mereka.
”Nama-nama yang muncul dalam dakwaan jaksa KPK bukan sekadar rumor, melainkan sudah masuk dalam instrumen hukum formal di persidangan. Angkanya sangat fantastis, dari ratusan juta hingga miliaran rupiah. Kami di IWO Indonesia meminta KPK segera menetapkan status tersangka kepada para pihak yang terlibat. Jangan biarkan mereka tetap menjabat seolah tidak terjadi apa-apa,” tegas Raga Siliwangi.
IWO Indonesia juga mendesak KPK RI untuk segera mentersangkakan semua pihak yang terlibat kasus suap Bupati Bekasi yang sudah menikmati aliran dana dari Sarjan yang sudah di sebutkan oleh Jaksa dalam surat dakwaan di pengadilan Tipikor Bandung pada 9/3/2026.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
”Kami meminta KPK berani dan tegas. Angka miliaran rupiah ini bukan jumlah kecil, apalagi berkaitan dengan proyek infrastruktur seperti rehab sekolah dan drainase yang langsung menyentuh kepentingan rakyat. Siapa pun yang menikmati uang panas ini harus dimintai pertanggungjawaban hukum secara adil,” tambahnya.
Pemberian paket pekerjaan senilai total Rp107 miliar ini dianggap telah melanggar berbagai aturan, mulai dari UU Penyelenggaraan Negara yang Bersih hingga UU Tipikor. IWO Indonesia berkomitmen akan terus mengawal kasus ini hingga tuntas demi terciptanya pemerintahan yang bersih di Kabupaten Bekasi.
Tim Red
ACEH SINGKIL DN-II Peta birokrasi di Desa Sintuban Makmur, Kecamatan Danau Paris, resmi jatuh ke titik nadir. Pada Senin (9/3), gelombang pengunduran diri massal dilakukan oleh hampir seluruh perangkat desa. Aksi “bedol desa” ini dipicu oleh rasa jijik dan mosi tidak percaya terhadap oknum Kades berinisial IPS yang diduga kuat terlibat skandal perzinaan hingga menghamili seorang gadis. (11/3/2026).
Pengunduran diri ini bukan sekadar protes biasa, melainkan pernyataan sikap bahwa para perangkat desa menolak memberikan loyalitas kepada pemimpin yang dianggap telah kehilangan moral dan harga diri.
Salah satu perangkat desa yang mengundurkan diri, berinisial S, menyatakan bahwa tetap bekerja di bawah perintah oknum Kades tersebut adalah sebuah penghinaan bagi integritas mereka sebagai pelayan masyarakat.
“Kami punya anak istri dan keluarga yang harus dijaga nama baiknya. Malu kami sudah sampai ke ubun-ubun. Bagaimana mungkin kami berdiri di depan warga sementara pemimpin kami diduga melakukan perbuatan sehina itu? Kami lebih baik meletakkan jabatan daripada mengabdi pada oknum yang sudah mengotori sumpah jabatannya sendiri,” tegas S dengan nada pedas.
Kritik menyengat juga datang dari tokoh masyarakat setempat, berinisial DB. Ia menyebut perilaku oknum Kades IPS telah meruntuhkan wibawa Desa Sintuban Makmur dan mencoreng nilai-nilai syariat di tanah Aceh.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
“Ini adalah tamparan keras bagi wajah desa kami. Seorang oknum Kades yang seharusnya menjadi teladan, justru menjadi sumber aib yang memalukan. Ini bukan hanya soal asusila, tapi pengkhianatan nyata terhadap sumpah jabatan di bawah kitab suci!” ujar DB.
Aksi mundur berjemaah para perangkat desa ini mengirimkan pesan kuat kepada Pj Bupati Aceh Singkil agar segera mengambil langkah diskresi. Masyarakat menuntut agar oknum Kades tersebut segera dicopot dari jabatannya demi memulihkan martabat desa yang kini hancur di mata publik.
Hingga berita ini dipublikasikan, oknum Kades IPS yang menjadi pusat skandal ini masih memilih bungkam seribu bahasa. Sikap bungkam ini dinilai publik sebagai bentuk ketidakmampuan mempertanggungjawabkan perilaku amoral yang telah memicu kekacauan birokrasi di desanya sendiri.
Publisher -Red PRIMA
BREBES, DN-II Langkah strategis untuk memperkuat ekosistem Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Brebes kini semakin mantap. Koperasi Desa Merah Putih (KDKMP) resmi menjalin kerja sama lintas sektor guna memperluas akses pembiayaan sekaligus meningkatkan daya saing pelaku usaha lokal dalam rantai pasok nasional. (11/3/2026).
Sinergi ini diformalkan melalui pertemuan koordinasi virtual yang melibatkan Dinas Koperasi, Usaha Mikro, dan Perdagangan (Dinkopdag) Kabupaten Brebes—diwakili oleh Kepala Bidang Koperasi, Sapto Aji Pamungkas—serta Ir. Masrukhi Bakro dan perwakilan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kecamatan Kersana, Sumantha.
Skema Pembiayaan B2B yang Transparan
Kerja sama ini mengusung skema pembiayaan business-to-business (B2B) murni antara KDKMP dan mitra pembiayaan. Model ini mengedepankan sistem bagi hasil yang adil dan transparan, dengan pengawasan ketat dari Dinkopdag Kabupaten Brebes untuk memastikan tata kelola yang akuntabel.
“Fokus utama kami adalah mempermudah operasional pelaku UMKM. Selain dukungan pembiayaan, Dinkopdag berkomitmen untuk terus terlibat aktif dalam pembinaan, pendampingan, hingga pengawasan di lapangan agar program ini berjalan tepat sasaran,” ujar perwakilan KDKMP dalam pertemuan tersebut.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Menjadi Pilar Rantai Pasok BPGN
Di samping penguatan internal, KDKMP kini tengah dipersiapkan untuk memainkan peran vital dalam rantai pasok Badan Pengelola Gizi Nasional (BPGN). KDKMP didorong untuk menjadi penyuplai utama bahan baku pangan berkualitas bagi program nasional tersebut.
Perwakilan KSPPG Kecamatan Kersana menyambut baik inisiatif ini. Ia mencatat bahwa suplai dari KDKMP telah mulai dirasakan manfaatnya di beberapa titik, seperti di Desa Kemukten. Namun, ia menegaskan bahwa standar kualitas tetap menjadi prioritas utama.
“Kami sangat terbuka bagi seluruh pemasok, selama mampu memenuhi tiga kriteria utama: kualitas mutu yang konsisten, harga yang sesuai dengan pagu anggaran, serta standar higienitas yang ketat,” tegas perwakilan Koordinator Wilayah BP-GN Kabupaten Brebes tersebut.
Fokus pada Sertifikasi Laik Higiene
Sebagai prasyarat mutlak untuk keterlibatan dalam program gizi nasional, pihak KSPPG mengundang pengurus KDKMP di setiap desa untuk segera mengajukan profil pemasok dan produk unggulan mereka.
Tantangan utama yang dihadapi adalah kesiapan teknis UMKM terkait perizinan dan standar keamanan pangan. Oleh karena itu, KDKMP diharapkan dapat menjadi fasilitator utama dalam memberikan pelatihan intensif bagi anggotanya, terutama terkait sertifikasi laik higiene sanitasi.
“Kami berharap KDKMP dapat menjadi jembatan edukasi bagi UMKM agar mereka siap secara administratif dan teknis. Dengan demikian, produk lokal Brebes dapat mendominasi kebutuhan pangan nasional, khususnya di daerah kita sendiri,” pungkasnya.
Reporter: Teguh
JAKARTA, DN-II Presiden Prabowo Subianto memimpin langsung rapat terbatas (ratas) bersama sejumlah menteri Kabinet Merah Putih di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (10/03/2026). Fokus utama pertemuan ini adalah memastikan stabilitas harga kebutuhan pokok serta kesiapan infrastruktur guna menyambut momentum Idulfitri 1447 Hijriah.
Dalam arahannya, Presiden Prabowo menekankan bahwa pemerintah harus hadir untuk memastikan daya beli masyarakat tetap terjaga di tengah tingginya permintaan menjelang hari raya.
”Stabilitas harga bahan pokok adalah prioritas utama. Kita tidak boleh membiarkan adanya gejolak harga yang memberatkan masyarakat. Koordinasi antar-kementerian dan lembaga harus berjalan sinergis untuk memastikan pasokan distribusi logistik lancar hingga ke pelosok daerah,” tegas Presiden.
Selain masalah pangan, Presiden juga memberikan perhatian khusus pada kesiapan infrastruktur. Ia menginstruksikan seluruh jajaran terkait untuk menjamin kelancaran jalur mudik, baik darat, laut, maupun udara, agar masyarakat dapat melakukan perjalanan dengan aman dan nyaman.
Rapat tersebut juga menyoroti pentingnya pengawasan terhadap layanan publik selama periode mudik dan balik. Presiden meminta agar seluruh instansi terkait bersiaga penuh guna meminimalisir kendala yang mungkin terjadi di lapangan.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Langkah ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam menjaga ketenangan masyarakat saat merayakan hari besar keagamaan. Dengan koordinasi yang intensif, diharapkan perayaan Idulfitri tahun ini dapat berlangsung dengan lancar, aman, dan tanpa kendala berarti bagi masyarakat di seluruh tanah air.
Sumber: BPMI Setpres
#KemensetnegRI
#RilisPresiden
JAKARTA, DN-II Menjelang perhelatan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-12 D-8 yang dijadwalkan pada April 2026, posisi tawar ekonomi Indonesia di kancah global semakin solid. Berdasarkan data tahun 2025, nilai ekspor Indonesia ke negara-negara anggota D-8 sukses mencatatkan kenaikan signifikan sebesar 10,7%, dengan total nilai mencapai 25,7 miliar USD.
Pertumbuhan ini memperkokoh legitimasi Indonesia sebagai tuan rumah pertemuan puncak organisasi kerja sama ekonomi negara-negara berkembang tersebut. Selain komoditas andalan seperti minyak kelapa sawit (CPO) dan batu bara yang masih menjadi motor utama, produk industri pengolahan juga menunjukkan penetrasi yang luar biasa di pasar internasional.
Sinergi perdagangan dengan negara mitra strategis seperti Malaysia, Pakistan, dan Turki tercatat terus bertumbuh positif. Tren ini diharapkan tidak hanya memperluas akses pasar, tetapi juga memperkuat ketahanan ekonomi nasional di tengah tantangan global.
Sebagai tuan rumah KTT tahun depan, Indonesia siap memimpin transformasi ekonomi yang lebih tangguh!
Cek infografik untuk informasi detail selengkapnya!
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Red
#KemensetnegRI
#IndonesiaPimpinD8
#KenalD8
Purwokerto, DN-II Suasana hangat dan penuh kebersamaan terasa di Makorem 071/Wijayakusuma saat digelarnya kegiatan Safari Ramadhan yang dihadiri langsung oleh Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Achiruddin, S.E., M.Han., bersama Ketua Persit Kartika Chandra Kirana PD IV/Diponegoro Ny. Nuning Achiruddin, Selasa (10/3/2026).
Kegiatan ini menjadi momentum untuk mempererat tali silaturahmi antara pimpinan Kodam IV/Diponegoro dengan prajurit serta keluarga besar Korem 071/Wijayakusuma. Selain itu, Safari Ramadhan juga menjadi sarana memperkuat soliditas, komunikasi, serta semangat pengabdian prajurit dalam menjaga stabilitas dan keamanan wilayah.
Danrem 071/Wijayakusuma Kolonel Inf Lukman Hakim dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut serta apresiasi atas kehadiran Pangdam di tengah prajurit Korem 071/Wijayakusuma.
“Kehadiran Bapak Pangdam menjadi kehormatan sekaligus motivasi bagi seluruh prajurit untuk terus meningkatkan profesionalisme dan pengabdian dalam melaksanakan tugas menjaga keamanan wilayah,” ungkapnya.
Sementara itu, Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Achiruddin dalam arahannya menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya Safari Ramadhan yang menurutnya menjadi momen tepat untuk memperkuat kebersamaan dan mempererat silaturahmi di lingkungan TNI.
Pangdam juga mengingatkan bahwa saat ini TNI tengah mengemban berbagai tugas strategis, termasuk mendukung program pembangunan nasional di bawah pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Oleh karena itu, seluruh prajurit diminta menjalankan amanah tersebut dengan penuh tanggung jawab, profesional, dan tetap menjaga kedekatan dengan masyarakat.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
“Situasi global saat ini juga tidak sepenuhnya stabil. Karena itu prajurit harus memperkuat kesiapan moral dan mental serta terus menjaga kedekatan dengan rakyat sebagai pilar utama pertahanan negara,” pesan Pangdam.
Pada kesempatan tersebut, Pangdam IV/Diponegoro bersama Ketua Persit KCK PD IV/Diponegoro didampingi Danrem 071/Wijayakusuma dan Ketua Persit KCK Koorcab Rem 071 PD IV/Diponegoro juga menyerahkan santunan kepada 50 anak yatim piatu dari Panti Asuhan Dharmo Yuwono Purwokerto sebagai wujud kepedulian dan berbagi kebahagiaan di bulan suci Ramadhan.
Kegiatan Safari Ramadhan ini juga menghadirkan Ketua Umum MUI Kabupaten Banyumas KH. Drs. Taefur Arofat, M.Pd.I., yang menyampaikan tausiyah kepada para hadirin. Dalam pesannya, ia mengajak seluruh umat untuk menjadikan Ramadhan sebagai momentum memperbaiki diri, meningkatkan kualitas ibadah, serta menjaga hubungan baik dengan sesama.
“Puasa bukan hanya menahan lapar dan dahaga, tetapi juga melatih pengendalian diri, menjaga ucapan, serta memperkuat kepedulian sosial agar kita memperoleh ampunan dari Allah SWT,” tuturnya.
Setelah tausiyah, kegiatan dilanjutkan dengan buka puasa bersama dan pelaksanaan Shalat Maghrib, kemudian dilanjutkan Shalat Isya dan Tarawih berjamaah di Aula Jenderal Sudirman Makorem 071/Wijayakusuma.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut para Pejabat Utama Kodam IV/Diponegoro, para Dandim jajaran, para Kasi Korem 071/Wijayakusuma, Dan/Ka Balak Aju Kodam IV/Diponegoro wilayah Korem 071/Wijayakusuma, serta pengurus dan anggota Persit Kartika Chandra Kirana jajaran Korem 071/Wijayakusuma.
Red/Casroni
Brebes, DN-II Suatu kehormatan apresiasi Wakil Menteri Sekretaris Negara Juri Ardiantoro, S.Pd, M.Si, PhD. (peci putih) ditemui Tim Penerangan Kodim 0713 Brebes dikediaman orang tuanya di Desa Lengkong, Kecamatan Wanasari, Kabupaten Brebes yang merupakan tanah kelahirannya. Saat berada dikediaman mengatakan bahwa “Saya tadi bincang-bincang, kemudian juga mencari informasi mengenai pembangunan di Kabupaten Brebes. Dan salah satu yang menjadi konsentrasi pemerintah saat ini, khususnya yang sedang dijalankan oleh jajaran Kodim 0713 Brebes, yakni program TMMD. Dan saat ini, TMMD Kodim Brebes sedang membangun berbagai sarana-sarana di wilayah Desa Cikuya, Kecamatan Banjarharjo. Dijadwalkan besok (11/3) ditutup. Selasa (10/03/2026).
Ditambahkannya bahwa masyarakat Cikuya khususnya memberikan respon positif, menyambut baik, bahkan berharap program-program TMMD di Brebes ini semakin banyak diperluas, karena memang manfaatnya dirasakan oleh Masyarakat Brebes
TMMD Ke-127 Kodim 0713 Brebes disamping Program TNI AD dan Mabes TNI yang dilaksanakan sesuai perintah Komando atas, Di Desa Cikuya juga melaksanakan Program Unggulan Kasad Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, Diantaranya TNI Manunggal Air dengan membuat Bak Penampung dan Pompanisasi untuk kebutuhan Air Bersih untuk warga, Pengairan sawah, Perkebunan hingga untuk kebutuhan peternakan, selain itu juga ada Jambanisasi (MCK), Penanganan Stunting, Dukungan Makanan Bergizi dan Penghijauan melalui penanaman pohon.
Diakhir pertemuan dengan Tim Penerangan Kodim 0713/Brebes yang dipimpin oleh Kepala Staf Kodim Mayor Arm Aris Khaerudin, S.Ag mengucapkan selamat bekerja untuk teman-teman TNI Kodim 0713/Brebes, TNI AL, Polri, Pemda dan masyarakatagar jangan lelah untuk membangun desa melalui TMMD.
Perlu diketahui Bersama bahwa Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-127 Tahun Anggaran 2026 di Desa Cikuya, Kecamatan Banjarharjo, Kabupaten Brebes, telah mencapai puncaknya. Selama 30 hari, sinergi antara TNI, Pemerintah Daerah, dan masyarakat telah berhasil menuntaskan berbagai sasaran fisik dan non-fisik yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan serta ekonomi warga setempat.
Keberhasilan Sasaran Fisik Fokus utama TMMD kali ini adalah pembukaan akses yang selama ini menjadi kendala bagi warga, akses jalan utama Pembangunan jalan aspal sepanjang 1,5 kilometer telah rampung 100%. Jalan ini kini menghubungkan area pertanian ke pasar, memudahkan mobilitas hasil panen, serta menjadi sarana olahraga bagi warga.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Program Unggulan TNI Manunggal Air untuk mengatasi kesulitan air bersih, Satgas TMMD membangun fasilitas sumur bor dan jaringan pipanisasi di Dukuh Kopi. Program ini memastikan distribusi air bersih langsung ke pemukiman dan lahan tani untuk mendukung ketahanan pangan.
Pembangunan Infrastruktur Pendukung, Selain jalan dan air, proyek fisik mencakup pembangunan talud penahan jalan dan rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) bagi warga kurang mampu sejumlah 11 rumah.
Penguatan Sasaran Non-Fisik juga memberikan dampak sosial yang signifikan seperti memberikan Kesehatan dan Edukasi, dengan bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Brebes, telah dilaksanakan pemeriksaan kesehatan gratis, edukasi hidup bersih, serta pencegahan karies pada anak.
Kemudian kemandirian ekonomi, melaksanakan pendampingan dari BPP Banjarharjo diberikan untuk memperkuat ketahanan pangan desa.
Dandim 0713/Brebes, Letkol Inf Ambariyantomo, S.Hub.Int, menyatakan bahwa keberhasilan ini merupakan bukti nyata kemanunggalan TNI dan rakyat. Akses yang kini terbuka lebar diharapkan mampu menggeliatkan ekonomi di Pasar Banjarharjo dan sekitarnya.
Program TMMD ke-127 di Desa Cikuya bukan sekadar pembangunan infrastruktur, melainkan investasi masa depan untuk membangun kehidupan masyarakat desa yang lebih layak dan mandiri. (Casroni Utsm)
