Kendari, DN-II Ungkapan “negara hadir untuk rakyat” perlu diwujudkan melalui langkah yang konkret. Karena itu, pemerintah sebagai representasi negara harus hadir langsung di tengah masyarakat untuk memahami kebutuhan mereka secara nyata. Dengan demikian, masyarakat dapat merasakan secara langsung manfaat dan peran negara dalam kehidupan sehari-hari.
“Di sinilah kita ingin merubah cara berpikir kita agar masyarakat yang betul-betul mengharapkan tangan dari pemerintah itu betul-betul mereka menemukan tangan itu,” ujar Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian saat meninjau lokasi Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, Jumat (29/5/2026).
Dalam kesempatan itu, Mendagri menjelaskan, kunjungannya bersama Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk memastikan program prioritas Presiden Prabowo Subianto di bidang perumahan berjalan optimal dan tepat sasaran.
Ia mengungkapkan, pada tahun 2026 alokasi bantuan perumahan di Sulawesi Tenggara meningkat signifikan dibanding tahun sebelumnya. Jika pada tahun 2025 bantuan hanya menyasar 1.129 unit rumah, maka pada tahun 2026 jumlahnya meningkat menjadi 8.973 unit rumah. Setiap unit mendapatkan bantuan peningkatan kualitas rumah sebesar Rp20 juta.
Sementara itu, khusus di Kota Kendari, pemerintah menargetkan rehabilitasi sebanyak 548 unit rumah bagi masyarakat dengan penghasilan sekitar Rp1 juta per bulan.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Menurut Mendagri, program bedah rumah dan pembangunan perumahan tersebut merupakan salah satu langkah berskala besar yang belum pernah ditemuinya selama menjabat sebagai Mendagri.
“Sepertinya selama saya jadi Mendagri, baru kali ini ada program yang betul-betul besar untuk membantu rakyat yang rumahnya tidak layak, termasuk juga membangun perumahan,” tegasnya.
Lebih lanjut, Mendagri mengapresiasi arahan Presiden Prabowo Subianto serta langkah Menteri PKP yang kerap turun langsung meninjau kawasan permukiman masyarakat kurang mampu. Ia berharap program bantuan perumahan tersebut dapat terus berlanjut dan diperluas pada tahun-tahun mendatang guna mengurangi backlog perumahan di Indonesia.
“Kita doakan saja tahun depan dan tahun-tahun selanjutnya program ini berlanjut dan bertambah terus supaya masalah yang ada, yang kita sebut dengan backlog, masalah yang ada baik orang yang tidak punya rumah maupun tidak layak huni ini makin lama makin berkurang,” pungkasnya. Red
PARIS, DN-II Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, melakukan kunjungan kenegaraan ke Prancis dengan agenda utama mempererat kerja sama bilateral. Setibanya di Istana Élysée, Paris, pada Kamis (28/05/2026),
Presiden Prabowo disambut hangat oleh Presiden Prancis, Emmanuel Macron. Pertemuan ini menjadi momentum strategis bagi kedua negara untuk meningkatkan kemitraan di berbagai sektor krusial.
Dalam pernyataan pers bersama usai pertemuan, Presiden Prabowo menegaskan komitmen kuat Indonesia untuk terus mempererat hubungan kemitraan strategis dengan Prancis. Di tengah dinamika global yang penuh ketidakpastian, Presiden menekankan pentingnya sinergi antara Indonesia dan Prancis sebagai mitra kunci dalam menjaga perdamaian serta stabilitas dunia.
“Indonesia sangat menghargai kemitraan dengan Prancis. Di tengah situasi dunia saat ini, kerja sama kedua negara menjadi sangat relevan dalam menjaga stabilitas dan perdamaian global,” ujar Presiden Prabowo.
Fokus Kerja Sama Strategis
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Dalam diskusi bilateral tersebut, kedua pemimpin menyepakati sejumlah prioritas kerja sama, yang meliputi:
Pertahanan dan Keamanan: Penguatan kolaborasi industri pertahanan yang telah lama terjalin.
Ekonomi dan Investasi: Percepatan penyelesaian negosiasi Indonesia–European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement (IEU-CEPA).
Energi dan Pendidikan: Pengembangan energi bersih serta peningkatan kerja sama di bidang riset dan pendidikan.

Selain itu, Presiden Prabowo menyambut baik inisiatif pembentukan France-Indonesia High Level Business Council. Presiden berharap forum ini dapat menjadi katalis bagi perusahaan-perusahaan asal Prancis untuk terus meningkatkan kontribusi dan investasi berkelanjutan dalam mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia.
Pandangan Terhadap Isu Global
Selain kerja sama bilateral, Presiden Prabowo dan Presiden Macron turut membahas kondisi keamanan global, khususnya stabilitas kawasan Timur Tengah. Kedua pemimpin sepakat bahwa konflik di kawasan tersebut memberikan dampak signifikan terhadap ketahanan energi dunia serta rantai pasok global.
Dalam kesempatan tersebut, Presiden Prabowo menegaskan kembali posisi teguh Indonesia dalam mendukung kemerdekaan Palestina. “Indonesia tetap berkomitmen mendukung solusi dua negara (two-state solution) sebagai jalan satu-satunya yang adil dan berkelanjutan menuju perdamaian abadi bagi Palestina,” tegas Kepala Negara.
Pertemuan di Istana Élysée ini menegaskan posisi Indonesia sebagai mitra penting bagi Prancis di kawasan Indo-Pasifik, sekaligus memperkuat komitmen kedua negara untuk terus berkolaborasi dalam menghadapi tantangan dunia masa depan.
Red/BPMI Setpres
#RilisPresiden
#KemensetnegRI
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
PARIS, DN-II Presiden Prancis, Emmanuel Macron, menyampaikan apresiasi tinggi terhadap Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, atas keberanian dan komitmen kuatnya dalam memperjuangkan perdamaian di Timur Tengah, khususnya terkait dukungan terhadap kemerdekaan Palestina.
Pujian tersebut disampaikan langsung oleh Macron dalam pertemuan bilateral kedua kepala negara di Istana Élysée, Paris, pada Kamis (28/5/2026).
Dalam pertemuan tersebut, kedua pemimpin menegaskan adanya kesamaan visi dalam mendorong penyelesaian konflik internasional secara diplomatik.
Fokus pada Krisis Kemanusiaan di Lebanon
Selain isu Palestina, diskusi tingkat tinggi tersebut memusatkan perhatian pada krisis kemanusiaan yang kian memburuk di Lebanon. Macron secara khusus memberikan penghormatan atas peran dan tekad angkatan bersenjata Indonesia yang terus bekerja menjaga kedaulatan Lebanon di tengah situasi konflik yang intens.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Macron menyadari dampak besar dari konflik di Lebanon Selatan yang telah memicu penderitaan luar biasa serta menyebabkan gelombang pengungsian masif. Melalui pertemuan ini, kedua pemimpin sepakat bahwa kerja sama strategis antara Jakarta dan Paris menjadi krusial dalam berkontribusi nyata guna menjaga stabilitas kawasan tersebut.
Penguatan Hubungan Bilateral
Di luar agenda geopolitik, pertemuan ini juga mencerminkan kedekatan emosional yang erat antara Presiden Macron dan Presiden Prabowo. Dalam pernyataannya, Macron mengungkapkan bahwa sosok Prabowo merupakan tokoh yang dihormati dan memiliki tempat khusus di mata publik Prancis.
Sentimen positif ini merujuk pada sambutan hangat masyarakat Prancis saat kunjungan Prabowo ke negara tersebut hampir dua tahun silam. Pernyataan persahabatan ini dinilai menjadi fondasi kuat yang akan memperkokoh kerja sama bilateral antara Indonesia dan Prancis di berbagai sektor strategis pada masa mendatang.
Pertemuan di Istana Élysée ini menandai babak baru dalam hubungan diplomatik kedua negara, di mana keselarasan pandangan politik global diharapkan dapat diterjemahkan ke dalam aksi konkret demi kepentingan perdamaian dunia. Red
PARIS, DN-II Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menerima sambutan resmi dalam upacara kehormatan kenegaraan di kompleks bersejarah Les Invalides, Paris, Prancis, Kamis (28/05/2026). Upacara ini merupakan bagian dari rangkaian agenda kunjungan resmi kenegaraan Presiden Prabowo ke Republik Prancis.
Setibanya di lokasi, Presiden Prabowo disambut langsung oleh Menteri Angkatan Bersenjata Prancis, Sébastien Lecornu (selaku perwakilan pemerintah Prancis). Prosesi diawali dengan penghormatan kepada bendera negara yang berlangsung dengan khidmat. Lagu kebangsaan “Indonesia Raya” dan lagu kebangsaan Prancis “La Marseillaise” dikumandangkan secara bergantian, menandai penghormatan tertinggi bagi kepala negara.
Setelah prosesi tersebut, Presiden Prabowo dan Menteri Lecornu melakukan sesi perkenalan delegasi dari masing-masing negara, yang kemudian dilanjutkan dengan inspeksi pasukan kehormatan sebagai bentuk penghormatan militer. 
Usai rangkaian upacara di Les Invalides, Presiden Prabowo melanjutkan perjalanan menuju Istana Élysée untuk melaksanakan pertemuan bilateral dengan Presiden Prancis, Emmanuel Macron. Dalam perjalanan menuju istana, Presiden Prabowo mendapatkan pengawalan kehormatan protokol kenegaraan yang melibatkan 146 pasukan berkuda serta 27 personel pengawal bermotor, yang menambah kesan megah dalam penyambutan tersebut.
Red/BPMI Setpres
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
#RilisPresiden
#KemensetnegRI
Jakarta DN-II Pimpinan Satuan Tugas (Satgas) Pemulihan Pasca Bencana DPR RI bersama perwakilan pimpinan Alat Kelengkapan Dewan (AKD) memimpin rapat gabungan bersama Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pasca Bencana Sumatera dari unsur pemerintah. Rapat koordinasi tingkat tinggi ini digelar di Ruang Pustakaloka, Gedung Nusantara IV, Senayan, Jakarta. (27/5/206).
Pertemuan strategis ini dihadiri oleh 28 menteri dan wakil menteri terkait, serta para Kepala Daerah yang wilayahnya terdampak bencana.
Dalam pembukaannya, Pimpinan Rapat menyampaikan apresiasi atas sinergi yang kuat antara seluruh pihak. “Pada kesempatan ini, saya mengucapkan terima kasih atas perhatian dan kehadiran Satgas Pemulihan Pasca-Bencana DPR RI, Satgas dari pihak Pemerintah, serta seluruh hadirin yang kami hormati dalam rapat koordinasi hari ini,” ungkapnya.
Agenda utama rapat difokuskan pada pembahasan situasi terkini pasca-bencana di Sumatera, pemetaan kebutuhan baru, serta penyusunan langkah-langkah taktis dalam perencanaan rehabilitasi dan rekonstruksi infrastruktur serta sosial-ekonomi warga. 
Sejumlah pejabat tinggi negara turut hadir langsung, antara lain:
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Mendagri Tito Karnavian (Ketua Satgas Pemerintah)
Menko PMK Pratikno
Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto
Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa
(Serta jajaran Menteri Agama, Mendikdasmen, Menteri UMKM, Menteri KKP, Menteri PKP, Menteri Pariwisata, dan Wamensesneg).
Dari jajaran pemerintah daerah, hadir memberikan laporan langsung di antaranya Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution, Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah, dan Gubernur Aceh Muzakir Manaf beserta Wakil Gubernur.
Melalui koordinasi intensif ini, DPR RI dan Pemerintah berkomitmen untuk memastikan proses pemulihan berjalan cepat, tepat sasaran, dan akuntabel. Sinergi ini menjadi bukti nyata komitmen seluruh elemen bangsa untuk terus bergerak dan berdampak demi Indonesia Raya. Red
PARIS, DN-II Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, tiba di Bandara Orly, Paris, Prancis, pada Selasa (26/05/2026) sekitar pukul 10.00 waktu setempat. Kedatangan Kepala Negara ini menandai dimulainya rangkaian kunjungan resmi kenegaraan guna memperkuat hubungan bilateral antara kedua negara.
Setibanya di bandara, Presiden Prabowo disambut langsung oleh Menteri Tenaga Kerja dan Solidaritas Prancis, serta menerima penghormatan dari regu jajar kehormatan militer Prancis. Suasana hangat juga menyambut Presiden saat tiba di hotel tempatnya bermalam, di mana ratusan Warga Negara Indonesia (WNI) yang tinggal di Paris telah berkumpul dan menyambutnya dengan penuh antusias.
Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya, dalam keterangan tertulisnya menjelaskan bahwa kunjungan kenegaraan ini memiliki nilai yang sangat penting. Kunjungan ini diharapkan dapat mempererat kemitraan yang selama ini sudah terjalin erat. 
“Kunjungan resmi kenegaraan kali ini diharapkan semakin memperkuat hubungan strategis antara Indonesia dan Prancis, mengingat saat ini kedua negara memiliki sejumlah kerja sama strategis di berbagai bidang,” ujar Teddy.
Sebelum memulai agenda formal kenegaraan bersama pemerintah Prancis, Presiden Prabowo dijadwalkan akan membaur bersama masyarakat Indonesia di Paris. Presiden direncanakan melaksanakan ibadah salat Iduladha bersama para WNI yang dipusatkan di Wisma KBRI Paris.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Red/BPMI Setpres
#KemensetnegRI
#RilisPresiden
Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden (BPMI Setpres)
JAKARTA, DN-II Kondisi perekonomian Indonesia dinilai kian memprihatinkan akibat melemahnya nilai tukar Rupiah. Dampak krisis ekonomi ini mulai memicu peningkatan kriminalitas di daerah, salah satunya aksi pencurian padi di sawah yang marak terjadi pada malam hari di wilayah Sragen, Jawa Tengah. Fenomena ini diduga kuat akibat masyarakat yang kelaparan dan kesulitan memenuhi kebutuhan pokok.
Pakar Hukum Internasional sekaligus Ekonom, Prof. Dr. Sutan Nasomal, S.H., M.H., menyampaikan keprihatinan mendalam atas situasi ini. Ia mendesak Presiden RI Prabowo Subianto untuk segera mengambil langkah nyata demi menolong masyarakat kecil yang kian terpuruk.
“Kondisi perekonomian di negara kita semakin kritis. Banyak perusahaan bangkrut, ekonomi kerakyatan jungkir balik, bahkan masyarakat kelaparan hingga padi gabah di sawah pun diembat (dicuri) malam hari demi memberi makan keluarga. Perekonomian saat ini mangkrak,” ujar Prof. Sutan Nasomal saat dihubungi via telepon seluler dari Markas Pusat Partai Koalisi Rakyat Indonesia (KRI), Cijantung, Jakarta, Rabu (27/5/2026).
Dampak Berantai: PHK Massal hingga Pasar Sepi
Prof. Sutan Nasomal mengungkapkan bahwa gelombang Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) dari berbagai perusahaan industri besar di Jawa Tengah memperparah keadaan. Kehilangan mata pencaharian ini memicu penurunan drastis pada daya beli masyarakat.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
“Kesulitan ini membuat masyarakat tidak mampu lagi berbelanja. Pasar-pasar tradisional sepi pembeli karena harga barang-barang melonjak tajam atau ‘pindah angka’. Tabungan masyarakat sudah habis hanya untuk bertahan hidup, bahkan banyak yang terjerat utang demi sepiring nasi setiap harinya,” lanjut pria yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Perkumpulan Advokat Muda Indonesia (PAMI) ini.
Ketahanan Pangan yang Rapuh
Menurut Prof. Sutan, polemik ekonomi saat ini berakar dari ketidakmampuan pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan dan menanggulangi lemahnya daya beli. Ia mempertanyakan apakah realita pahit di lapangan ini sudah sampai ke meja Presiden.
“Bagaimana mungkin kondisi asli di tengah masyarakat ini tidak ada laporannya di meja Presiden RI? Kesulitan ini sudah meluas. Semua sektor terdampak dan terbebani akibat nilai Rupiah yang melemah. Krisis ekonomi menjadi pemicu kebangkrutan masyarakat luas,” tegasnya.
Desakan Kepada Pemerintah
Menutup pernyataannya, Prof. Sutan Nasomal meminta Pemerintah Indonesia di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto untuk bekerja ekstra keras menyelamatkan negara. Fokus utama yang harus diambil adalah memperkuat nilai tukar Rupiah, menstabilkan harga kebutuhan pokok, dan menciptakan lapangan pekerjaan yang masif.
“Sangat miris melihat Indonesia yang kaya raya ini, tetapi untuk bisa makan saja masyarakatnya harus terpaksa mencuri padi di sawah orang lain. Pemerintah harus segera bertindak,” pungkasnya. (*)
Narasumber : Prof Dr Sutan Nasomal SH,MH Pakar Hukum Internasional Presiden Partai Koalisi Rakyat Indonesia Ketua Umum Perkumpulan Advokat Muda Indonesia Assotion Of Young Indonesian Advocates Call Center 087719021960.
Upacara Perdana Berlangsung Khidmat, SDN 04 Rambang Kuang Sambut Kepala Sekolah Baru
RAMBANG KUANG , www.detik-nasional.com // Suasana khidmat sekaligus penuh semangat menyelimuti lapangan SDN 04 Rambang Kuang pada Senin pagi (11/05/2026). Upacara bendera mingguan kali ini terasa sangat spesial karena menjadi momen perdana bagi Kepala Sekolah yang baru, Dismawati, S.Ag., S.Pd., untuk hadir dan berinteraksi langsung di hadapan publik sekolah.
Kehadiran sosok pemimpin baru ini disambut dengan kehangatan dan antusiasme yang luar biasa. Sejak pagi hari, seluruh dewan guru, staf tata usaha, hingga seluruh murid tampak berbaris rapi dengan raut wajah ceria, siap menyambut nakhoda baru yang akan membawa membawa perubahan positif bagi sekolah mereka.
Dalam amanatnya sebagai pembina upacara, Dismawati, S.Ag., S.Pd., menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas sambutan hangat yang diberikan oleh keluarga besar SDN 04 Rambang Kuang. Beliau menekankan pentingnya menjaga kedisiplinan, mempererat tali silaturahmi, serta menjaga kebersihan lingkungan sekolah demi kenyamanan proses belajar mengajar.

Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Lebih lanjut, Kepala Sekolah juga mengajak seluruh elemen sekolah, terutama para guru, untuk saling bahu-bahu dan bekerja sama. Menurutnya, visi dan misi sekolah untuk mencetak generasi yang cerdas dan berakhlak mulia hanya dapat terwujud melalui sinergi yang kuat dan komunikasi yang baik antar semua pihak.
Momen upacara perdana ini tidak hanya menjadi ajang perkenalan resmi, tetapi juga menandai dimulainya babak baru dalam upaya peningkatan mutu pendidikan di wilayah Rambang Kuang. Semangat kebersamaan yang terpancar dari seluruh warga sekolah diharapkan mampu menjadi modal utama dalam mendukung program-program literasi dan prestasi ke depan.
Upacara pun berlangsung dengan tertib dan lancar hingga barisan dibubarkan. Setelah upacara selesai, kegiatan dilanjutkan dengan sesi bersalam-salaman antara kepala sekolah baru, para guru, dan murid sebagai simbol keharmonisan dan awal mulanya lembaran kerja yang penuh optimisme.
REPORT : JULIYAN
Bandung, DN-II Menteri Pertahanan Republik Indonesia, Sjafrie Sjamsoeddin, menghadiri taklimat (pengarahan) Presiden RI Prabowo Subianto kepada 1.095 perwira siswa (Pasis) TNI dan Polri. Acara strategis ini digelar di Kompleks Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat (Seskoad), Kota Bandung, Jawa Barat, Senin (25/5/2026).
Para peserta taklimat merupakan perwira siswa yang tengah menempuh pendidikan di Sesko TNI, Sespimti Polri, Sesko AD, Sesko AL, Sesko AU, dan Sespimmen Polri.
Kehadiran Presiden Prabowo Subianto di lokasi disambut antusias oleh ribuan perwira siswa. Suasana patriotisme dan kebersamaan begitu kental saat seluruh peserta berdiri serempak menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, dilanjutkan dengan Mars TNI, mars tiap-tiap matra, serta Mars Polri sebagai simbol soliditas dan jiwa korsa antarlembaga pertahanan dan keamanan negara.
Momen Bersejarah Pendidikan Militer dan Polri
Komandan Seskoad, Mayjen TNI Agustinus Purboyo, menegaskan bahwa kehadiran Kepala Negara dalam forum ini merupakan sebuah torehan sejarah baru bagi dunia pendidikan TNI-Polri.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
“Kegiatan taklimat Presiden RI Prabowo Subianto kepada 1.095 perwira siswa ini merupakan momen bersejarah. Ini untuk pertama kalinya seorang Presiden aktif hadir secara langsung untuk memberikan kuliah dan pengarahan kepada para perwira siswa,” ujar Mayjen TNI Agustinus Purboyo.
Ia menambahkan, kehadiran Presiden dalam forum pendidikan strategis ini mencerminkan komitmen kuat pemerintah terhadap penguatan kualitas sumber daya manusia (SDM) aparatur pertahanan dan keamanan. Taklimat ini sekaligus menjadi pembekalan krusial bagi para perwira dalam menghadapi dinamika tantangan nasional maupun global yang semakin kompleks di masa mendatang.
Selain Menhan Sjafrie Sjamsoeddin, agenda penting ini juga dihadiri oleh sejumlah Menteri Kabinet Merah Putih, Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo, serta para Kepala Staf Angkatan. Red
TEGAL, DN-II Program Car Free Night (CFN) yang selama ini berlangsung di kompleks Alun-alun dan Jalan Pancasila Kota Tegal resmi dihentikan. Keputusan besar ini diambil menyusul kunjungan kerja Badan Aspirasi Masyarakat (BAM) DPR RI yang menyoroti dampak ekonomi warga serta gangguan akses ibadah akibat kebijakan tersebut.
Evaluasi total ini digodok dalam rapat dengar pendapat terkait Kebijakan CFN, Penataan Kawasan Alun-alun, serta Gangguan Akses Tempat Ibadah yang berlangsung di Ruang Paripurna DPRD Kota Tegal, Senin (25/5/2026) pagi.
Berdampak pada Pendapatan UMKM dan Akses Ibadah
Ketua BAM DPR RI, Ahmad Heryawan, menegaskan bahwa kehadiran mereka di Kota Tegal merupakan manifestasi fungsi parlemen dalam menjamin hak sosial, ekonomi, dan keagamaan masyarakat.
Berdasarkan temuan di lapangan, pelaksanaan CFN dinilai kurang tepat sasaran karena justru memicu penurunan omzet para pelaku usaha di kawasan Alun-alun Kota Tegal.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
“Semestinya persoalan ini bisa selesai di tingkat DPRD. Tapi tidak apa-apa, kami (BAM DPR RI) hadir untuk membantu mengurai masalah dan memastikan ada jalan keluar yang berkeadilan,” ujar Ahmad Heryawan.
Selain penghentian CFN, BAM DPR RI juga menyoroti kemacetan akibat pasar tiban di Jalan Slamet Riyadi setiap Minggu pagi yang menutup akses jemaat menuju Vihara (Meditation Center) dan Gereja Pantekosta. Ahmad Heryawan menilai aspirasi dari pengelola tempat ibadah tersebut sangat rasional.
“Mereka tidak meminta yang berlebihan, hanya meminta hak akses jalan yang bersih dan tidak terganggu saat beribadah,” tegasnya di hadapan forum yang juga dihadiri anggota DPR RI lain seperti Adian Napitupulu dan Harris Turino. 
Respons Pemerintah Kota Tegal
Merespons keputusan tersebut, Wali Kota Tegal, Dedy Yon Supriyono, mengakui bahwa pasca-penataan, kawasan Alun-alun dan Jalan Pancasila memang mengalami lonjakan aktivitas yang luar biasa dari masyarakat.
“Aktivitas masyarakat saat ini tidak hanya ramai pada akhir pekan saja, tetapi sudah menjadi pusat keramaian hampir setiap hari,” jelas Dedy Yon yang hadir didampingi Wakil Wali Kota Tazkiyyatul Muthmainnah dan Sekda Agus Dwi Sulistyantono.
Untuk mengantisipasi dampak kemacetan pasca-perubahan kebijakan ini, Pemkot Tegal mengeklaim telah menyiapkan sejumlah kantong parkir strategis. Beberapa titik yang disiapkan antara lain kawasan eks CMJT (JTAB), kawasan Water Leiding, hingga optimalisasi lahan milik PT KAI di Jalan Semeru.
Dengan dihentikannya program CFN ini, diharapkan roda perekonomian para pedagang di sekitar Alun-alun kembali pulih, sekaligus mengembalikan kenyamanan umat beragama dalam menjalankan ibadah tanpa hambatan akses.
Reporter: S Bimontoro
