BREBES, DN-II Desa Kluwut, Kecamatan Bulakamba, Kabupaten Brebes, sukses menggelar Musyawarah Desa dalam rangka Pemilihan Kepala Desa Antar Waktu (PAW) pada Rabu (11/3/2026). Proses demokrasi tingkat desa ini menjadi krusial untuk memastikan keberlanjutan tata kelola pemerintahan desa hingga pemilihan reguler mendatang.
H. Akhmad Ghufron Haryanto, anggota DPRD Kabupaten Brebes periode 2024-2029 dari Fraksi Gerindra, turut hadir memantau jalannya proses tersebut. Ia mengungkapkan bahwa kontestasi ini diikuti oleh dua kandidat potensial, yakni Isa Ashori dan Faqih Usman.
“Siapapun yang terpilih nanti, saya berharap bisa membawa Desa Kluwut jauh lebih baik lagi,” ujar Ghufron saat ditemui di lokasi, Rabu (11/3/2026).
Mekanisme Perwakilan dengan 141 Hak Pilih
Berbeda dengan Pilkades reguler, Pilkades PAW menggunakan sistem musyawarah perwakilan. Ghufron menjelaskan bahwa pemilik hak suara merupakan representasi dari berbagai elemen masyarakat dengan total 141 pemilih.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
“Pemilih terdiri dari unsur pengurus RT, RW, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh petani, hingga tokoh nelayan. Jadi, ini bukan mencoblos secara massal, melainkan melalui perwakilan unsur yang telah diatur sesuai regulasi,” jelasnya.
Tantangan Masa Jabatan Singkat
Mengingat statusnya sebagai pemilihan antar waktu, Kepala Desa terpilih nantinya akan mengemban jabatan hingga Maret 2027. Ghufron menekankan bahwa meski masa jabatan tergolong singkat, tugas yang diemban tetap berat karena harus mempersiapkan transisi menuju Pilkades reguler.
Fokus pada Administrasi dan Kesejahteraan Nelayan
Sebagai wilayah yang didominasi oleh nelayan dan petani, Ghufron menitipkan pesan khusus kepada calon terpilih. Di tengah tantangan cuaca ekstrem yang kerap menghambat aktivitas melaut, ia berharap pemerintah desa mampu hadir sebagai fasilitator yang memudahkan urusan warga.
“Saya berharap Kepala Desa yang baru bisa memfasilitasi kebutuhan warga, terutama urusan administrasi nelayan seperti surat-surat kapal dan asuransi. Kehadiran negara di tingkat desa harus dirasakan agar beban warga bisa teringankan,” pungkas legislator dari partai besutan Prabowo Subianto tersebut.
Proses Pasca Pemilihan
Camat Bulakamba, Setiawan Nugroho, S.STP., M.Si., menyampaikan bahwa meski hasil musyawarah menunjukkan keunggulan suara pada kandidat tertentu, proses tetap harus berjalan secara administratif.
“Hasil musyawarah desa ini akan dilaporkan kepada BPD. Selanjutnya, BPD akan mengajukan permohonan pelantikan kepada Bupati,” ujar Setiawan.
Lebih lanjut, Camat Bulakamba menjelaskan bahwa Kepala Desa terpilih akan menerima penghasilan tetap sebesar Rp 3.800.000 per bulan, ditambah dengan tanah bengkok. Adapun masa jabatan akan dimulai secara resmi setelah pelantikan serentak oleh Bupati Brebes.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Reporter: Teguh
Editor: Casroni
BREBES, DN-II Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-127 yang dilaksanakan oleh Kodim 0713/Brebes di Desa Cikuya, Kecamatan Banjarharjo, resmi ditutup. Penutupan ini menandai tuntasnya serangkaian pembangunan infrastruktur dan program pemberdayaan masyarakat di wilayah tersebut. (11/3/2026).
Keberhasilan program ini menuai apresiasi luas, salah satunya datang dari Ketua Pimpinan Anak Cabang (PAC) Pemuda Pancasila Kecamatan Banjarharjo, Dadang Karywanto, S.H., M.Hum.
Dadang memberikan apresiasi tinggi atas dedikasi serta kerja keras seluruh elemen yang terlibat. Menurutnya, kolaborasi solid antara TNI, pemerintah daerah, dan warga setempat telah membuahkan hasil nyata yang manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. 
“Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua pihak. Sinergi antara TNI, pemerintah daerah, serta antusiasme luar biasa warga Desa Cikuya membuat seluruh target, baik pembangunan fisik maupun non-fisik, tercapai dengan maksimal,” ujar Dadang saat ditemui, Rabu (11/3/2026).
Lebih lanjut, ia berharap hasil dari program TMMD ini dapat memberikan dampak positif dalam jangka panjang bagi peningkatan kesejahteraan ekonomi dan aksesibilitas warga. Dadang juga menegaskan komitmen organisasinya untuk turut menjaga aset-aset pembangunan yang telah dihasilkan.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
“Kami berkomitmen untuk ikut menjaga dan merawat hasil pembangunan ini bersama masyarakat, agar manfaatnya tetap terjaga dan dapat dirasakan dalam waktu yang lama,” tambahnya.
Sebagai informasi, TMMD merupakan wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. Melalui semangat gotong royong, program ini terbukti efektif dalam memangkas kesenjangan pembangunan serta mempercepat laju ekonomi di wilayah perdesaan yang sulit dijangkau.
Reporter: Rio
BREBES, DN-II Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, menginstruksikan jajaran terkait untuk segera melakukan percepatan penanganan pascabencana tanah longsor di Desa Cilibur, Kecamatan Paguyangan, Kabupaten Brebes. Peninjauan langsung dilakukan Gubernur di lokasi terdampak, Rabu (11/3/2026).
Dalam kunjungannya, Ahmad Luthfi menegaskan bahwa pemulihan akses jalan yang ambrol serta keamanan fasilitas pendidikan menjadi prioritas utama agar aktivitas warga dan proses belajar mengajar siswa tidak terganggu.
“Jalan ini akses vital bagi mobilitas warga, jadi harus segera dipulihkan. Terkait teknisnya, nanti akan didiskusikan antara pemerintah kabupaten dan provinsi. Kabupaten menyiapkan langkah alternatif, dan provinsi siap melakukan intervensi,” ujar Ahmad Luthfi saat memimpin rapat koordinasi singkat di lokasi bencana.
Turut mendampingi Gubernur dalam peninjauan tersebut, Bupati Brebes Paramitha Widya Kusuma, Kepala BPBD Jawa Tengah Bergas Catursasi Penanggungan, Kepala Dinas PUPR Jawa Tengah Henggar Budi Anggoro, serta Kepala Dinas Pendidikan Jawa Tengah Sadimin.
Penanganan Infrastruktur dan Sekolah
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Bencana longsor ini dipicu oleh hujan intensitas tinggi yang mengguyur sejak awal Maret 2026, menyebabkan debit Sungai Longkrang meningkat dan menggerus tebing. Peristiwa pertama terjadi pada 1 Maret, dan kondisi diperparah oleh hujan susulan pada 8 Maret 2026 yang menyebabkan badan jalan penghubung antardesa serta bangunan SMP Muhammadiyah 3 Paguyangan terdampak. Meski tidak ada korban jiwa, fasilitas umum tersebut mengalami kerusakan cukup berat.
Terkait upaya perbaikan jalan, Kepala DPUPR Jawa Tengah, Henggar Budi Anggoro, memaparkan dua opsi teknis. Opsi pertama adalah merelokasi jalan dengan memanfaatkan lahan di sekitar lokasi, atau opsi kedua dengan mempertahankan jalur eksisting melalui pembangunan talud pengaman.
“Untuk opsi kedua, ada konsekuensi pembongkaran gedung sekolah bagian depan agar akses jalan bisa dibuka kembali. Ini masih terus kita kaji mana yang paling efektif,” jelas Henggar.
Di sisi lain, Gubernur juga menekankan pentingnya keberlanjutan pendidikan bagi 108 siswa SMP Muhammadiyah 3 Paguyangan. Saat ini, kegiatan belajar mengajar sementara dialihkan ke gedung Madrasah Diniyah Muhammadiyah yang berjarak sekitar 300 meter dari lokasi.
“Anak-anak tidak boleh berhenti sekolah. Kepala sekolah segera berkoordinasi dengan dinas terkait mengenai kebutuhan yang mendesak. Meskipun pengelolaan SMP merupakan kewenangan kabupaten, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah akan turut membantu,” tegas Luthfi.
Relokasi Sekolah
Menanggapi instruksi tersebut, Kepala SMP Muhammadiyah 3 Paguyangan, Ahmad Najib, memastikan bahwa meski berpindah lokasi, proses pembelajaran tetap berjalan kondusif. Pihak sekolah bersama Amal Usaha Muhammadiyah bahkan telah menyiapkan lahan alternatif untuk relokasi gedung permanen.
“Kami sudah mengusulkan rencana relokasi kepada dinas terkait untuk meninjau lahan alternatif tersebut. Hal ini penting demi menjamin keamanan siswa dan kenyamanan proses belajar dari risiko longsor susulan,” pungkas Najib.
Reporter: Rio
BREBES, DN-II Sebagai salah satu satuan pendidikan dengan basis massa siswa yang besar, SMPN 3 Tanjung terus memperkokoh komitmennya dalam menjaga mutu lulusan. Saat ini, fokus utama sekolah diarahkan pada penyelenggaraan Penilaian Proyek Kurikulum (PPK) bagi ratusan siswa kelas 9 sebagai tahapan krusial menuju kelulusan. (11/3/2026).
Berdasarkan data terbaru dari bagian Tata Usaha (TU), SMPN 3 Tanjung saat ini mendidik sebanyak 1.016 siswa. Jumlah tersebut terdistribusi ke dalam tiga tingkatan: 323 siswa di kelas 7, 349 siswa di kelas 8, serta 344 siswa di kelas 9.
Kepala SMPN 3 Tanjung, Basuki, S.Pd., M.Pd., menekankan bahwa mengelola ribuan siswa membutuhkan sinergi yang kuat di seluruh lini organisasi sekolah.
“Dengan total 1.016 siswa, fokus utama kami adalah memastikan seluruh aspek, baik pelayanan administrasi maupun proses akademik, dapat berjalan beriringan tanpa kendala. Manajemen yang solid menjadi kunci agar layanan pendidikan tetap optimal bagi seluruh siswa,” ujar staf TU mewakili pihak sekolah.
Fokus pada Kualitas Lulusan Melalui PPK
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Kegiatan PPK yang tengah berlangsung bagi 344 siswa kelas 9 menjadi sorotan utama. Penilaian ini merupakan evaluasi komprehensif untuk mengukur kedalaman pemahaman siswa terhadap materi pembelajaran yang telah ditempuh selama tiga tahun.
Mata pelajaran inti seperti Matematika dan Bahasa Indonesia menjadi fokus utama dalam ujian kali ini. Pelaksanaan PPK diawasi secara ketat di bawah koordinasi Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, Koli Korliana. Langkah ini diambil untuk menjaga objektivitas, standarisasi penilaian, sekaligus menanamkan kedisiplinan kepada para siswa.
Pihak sekolah berharap melalui rangkaian penilaian ini, siswa kelas 9 tidak hanya mencapai standar nilai akademik yang memuaskan, tetapi juga memiliki kesiapan mental dan karakter yang matang sebelum melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.
Reporter: Teguh
Editor: Casroni
BREBES, DN-II Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-127 yang dilaksanakan oleh Kodim 0713/Brebes di Desa Cikuya, Kecamatan Banjarharjo, resmi berakhir. Penutupan program ini menandai rampungnya rangkaian kegiatan percepatan pembangunan infrastruktur dan peningkatan kesejahteraan di wilayah perdesaan tersebut.
Kepala Desa Cikuya, Sekod, menyampaikan apresiasi mendalam atas dedikasi serta kerja keras seluruh personel TNI dan pihak terkait yang telah menyukseskan program ini. Ia menilai, kolaborasi solid antara TNI, Pemerintah Daerah, dan masyarakat setempat menjadi kunci utama keberhasilan pembangunan tersebut.
“Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh pihak yang terlibat. Sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan tingginya antusiasme masyarakat Desa Cikuya membuat seluruh target pembangunan dapat tercapai dengan sangat baik,” ujar Sekod saat diwawancarai awak media www.detik-nasional.com, Rabu (11/3/2026).
Lebih lanjut, Sekod berharap hasil pembangunan, baik fisik maupun non-fisik yang telah dikerjakan selama program TMMD berlangsung, dapat memberikan dampak positif dan berkelanjutan bagi kesejahteraan warga.
“Harapan kami, fasilitas yang telah dibangun ini benar-benar memberikan manfaat nyata bagi kehidupan masyarakat. Sebagai pemerintah desa, kami berkomitmen untuk menjaga dan merawat hasil pembangunan ini agar usia pakainya lebih lama dan dapat terus dirasakan manfaatnya oleh warga ke depannya,” tambahnya.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Program TMMD sendiri merupakan wujud nyata dari kemanunggalan TNI dengan rakyat. Melalui pendekatan gotong royong, program ini terbukti efektif dalam memangkas kesenjangan pembangunan dan mempercepat aksesibilitas di wilayah pelosok, sekaligus memperkokoh ketahanan nasional dari tingkat desa.
Reporter: Rio
BEKASI, DN-II Ikatan Wartawan Online (IWO) Indonesia mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk tidak tebang pilih dalam mengusut tuntas skandal suap proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bekasi. Hal ini menyusul terungkapnya daftar penerima aliran dana “panas” dalam persidangan dakwaan pengusaha Sarjan di Pengadilan Tipikor Bandung, Senin (9/3).
Ketua Bidang Investigasi DPP IWO Indonesia Raga Siliwangi menegaskan bahwa dalam surat dakwaan Jaksa di persidangan telah menyebutkan keterlibatan sejumlah pihak harus segera ditindaklanjuti dengan penetapan status tersangka.
Dalam dakwaan jaksa KPK, Sarjan diduga menyuap Bupati Bekasi periode 2025-2030, Ade Kuswara Kunang, senilai Rp11,4 miliar. Namun, praktik lancung ini diduga melibatkan jejaring yang lebih luas.
IWO Indonesia menilai, jika nama-nama tersebut sudah muncul dalam surat dakwaan jaksa secara terperinci dengan nominal yang jelas, maka sudah ada alat bukti yang cukup bagi KPK untuk menaikkan status mereka.
”Nama-nama yang muncul dalam dakwaan jaksa KPK bukan sekadar rumor, melainkan sudah masuk dalam instrumen hukum formal di persidangan. Angkanya sangat fantastis, dari ratusan juta hingga miliaran rupiah. Kami di IWO Indonesia meminta KPK segera menetapkan status tersangka kepada para pihak yang terlibat. Jangan biarkan mereka tetap menjabat seolah tidak terjadi apa-apa,” tegas Raga Siliwangi.
IWO Indonesia juga mendesak KPK RI untuk segera mentersangkakan semua pihak yang terlibat kasus suap Bupati Bekasi yang sudah menikmati aliran dana dari Sarjan yang sudah di sebutkan oleh Jaksa dalam surat dakwaan di pengadilan Tipikor Bandung pada 9/3/2026.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
”Kami meminta KPK berani dan tegas. Angka miliaran rupiah ini bukan jumlah kecil, apalagi berkaitan dengan proyek infrastruktur seperti rehab sekolah dan drainase yang langsung menyentuh kepentingan rakyat. Siapa pun yang menikmati uang panas ini harus dimintai pertanggungjawaban hukum secara adil,” tambahnya.
Pemberian paket pekerjaan senilai total Rp107 miliar ini dianggap telah melanggar berbagai aturan, mulai dari UU Penyelenggaraan Negara yang Bersih hingga UU Tipikor. IWO Indonesia berkomitmen akan terus mengawal kasus ini hingga tuntas demi terciptanya pemerintahan yang bersih di Kabupaten Bekasi.
Tim Red
ACEH SINGKIL DN-II Peta birokrasi di Desa Sintuban Makmur, Kecamatan Danau Paris, resmi jatuh ke titik nadir. Pada Senin (9/3), gelombang pengunduran diri massal dilakukan oleh hampir seluruh perangkat desa. Aksi “bedol desa” ini dipicu oleh rasa jijik dan mosi tidak percaya terhadap oknum Kades berinisial IPS yang diduga kuat terlibat skandal perzinaan hingga menghamili seorang gadis. (11/3/2026).
Pengunduran diri ini bukan sekadar protes biasa, melainkan pernyataan sikap bahwa para perangkat desa menolak memberikan loyalitas kepada pemimpin yang dianggap telah kehilangan moral dan harga diri.
Salah satu perangkat desa yang mengundurkan diri, berinisial S, menyatakan bahwa tetap bekerja di bawah perintah oknum Kades tersebut adalah sebuah penghinaan bagi integritas mereka sebagai pelayan masyarakat.
“Kami punya anak istri dan keluarga yang harus dijaga nama baiknya. Malu kami sudah sampai ke ubun-ubun. Bagaimana mungkin kami berdiri di depan warga sementara pemimpin kami diduga melakukan perbuatan sehina itu? Kami lebih baik meletakkan jabatan daripada mengabdi pada oknum yang sudah mengotori sumpah jabatannya sendiri,” tegas S dengan nada pedas.
Kritik menyengat juga datang dari tokoh masyarakat setempat, berinisial DB. Ia menyebut perilaku oknum Kades IPS telah meruntuhkan wibawa Desa Sintuban Makmur dan mencoreng nilai-nilai syariat di tanah Aceh.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
“Ini adalah tamparan keras bagi wajah desa kami. Seorang oknum Kades yang seharusnya menjadi teladan, justru menjadi sumber aib yang memalukan. Ini bukan hanya soal asusila, tapi pengkhianatan nyata terhadap sumpah jabatan di bawah kitab suci!” ujar DB.
Aksi mundur berjemaah para perangkat desa ini mengirimkan pesan kuat kepada Pj Bupati Aceh Singkil agar segera mengambil langkah diskresi. Masyarakat menuntut agar oknum Kades tersebut segera dicopot dari jabatannya demi memulihkan martabat desa yang kini hancur di mata publik.
Hingga berita ini dipublikasikan, oknum Kades IPS yang menjadi pusat skandal ini masih memilih bungkam seribu bahasa. Sikap bungkam ini dinilai publik sebagai bentuk ketidakmampuan mempertanggungjawabkan perilaku amoral yang telah memicu kekacauan birokrasi di desanya sendiri.
Publisher -Red PRIMA
JAKARTA, DN-II Presiden Prabowo Subianto memimpin langsung rapat terbatas (ratas) bersama sejumlah menteri Kabinet Merah Putih di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (10/03/2026). Fokus utama pertemuan ini adalah memastikan stabilitas harga kebutuhan pokok serta kesiapan infrastruktur guna menyambut momentum Idulfitri 1447 Hijriah.
Dalam arahannya, Presiden Prabowo menekankan bahwa pemerintah harus hadir untuk memastikan daya beli masyarakat tetap terjaga di tengah tingginya permintaan menjelang hari raya.
”Stabilitas harga bahan pokok adalah prioritas utama. Kita tidak boleh membiarkan adanya gejolak harga yang memberatkan masyarakat. Koordinasi antar-kementerian dan lembaga harus berjalan sinergis untuk memastikan pasokan distribusi logistik lancar hingga ke pelosok daerah,” tegas Presiden.
Selain masalah pangan, Presiden juga memberikan perhatian khusus pada kesiapan infrastruktur. Ia menginstruksikan seluruh jajaran terkait untuk menjamin kelancaran jalur mudik, baik darat, laut, maupun udara, agar masyarakat dapat melakukan perjalanan dengan aman dan nyaman.
Rapat tersebut juga menyoroti pentingnya pengawasan terhadap layanan publik selama periode mudik dan balik. Presiden meminta agar seluruh instansi terkait bersiaga penuh guna meminimalisir kendala yang mungkin terjadi di lapangan.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Langkah ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam menjaga ketenangan masyarakat saat merayakan hari besar keagamaan. Dengan koordinasi yang intensif, diharapkan perayaan Idulfitri tahun ini dapat berlangsung dengan lancar, aman, dan tanpa kendala berarti bagi masyarakat di seluruh tanah air.
Sumber: BPMI Setpres
#KemensetnegRI
#RilisPresiden
Purwokerto, DN-II Suasana hangat dan penuh kebersamaan terasa di Makorem 071/Wijayakusuma saat digelarnya kegiatan Safari Ramadhan yang dihadiri langsung oleh Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Achiruddin, S.E., M.Han., bersama Ketua Persit Kartika Chandra Kirana PD IV/Diponegoro Ny. Nuning Achiruddin, Selasa (10/3/2026).
Kegiatan ini menjadi momentum untuk mempererat tali silaturahmi antara pimpinan Kodam IV/Diponegoro dengan prajurit serta keluarga besar Korem 071/Wijayakusuma. Selain itu, Safari Ramadhan juga menjadi sarana memperkuat soliditas, komunikasi, serta semangat pengabdian prajurit dalam menjaga stabilitas dan keamanan wilayah.
Danrem 071/Wijayakusuma Kolonel Inf Lukman Hakim dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut serta apresiasi atas kehadiran Pangdam di tengah prajurit Korem 071/Wijayakusuma.
“Kehadiran Bapak Pangdam menjadi kehormatan sekaligus motivasi bagi seluruh prajurit untuk terus meningkatkan profesionalisme dan pengabdian dalam melaksanakan tugas menjaga keamanan wilayah,” ungkapnya.
Sementara itu, Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Achiruddin dalam arahannya menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya Safari Ramadhan yang menurutnya menjadi momen tepat untuk memperkuat kebersamaan dan mempererat silaturahmi di lingkungan TNI.
Pangdam juga mengingatkan bahwa saat ini TNI tengah mengemban berbagai tugas strategis, termasuk mendukung program pembangunan nasional di bawah pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Oleh karena itu, seluruh prajurit diminta menjalankan amanah tersebut dengan penuh tanggung jawab, profesional, dan tetap menjaga kedekatan dengan masyarakat.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
“Situasi global saat ini juga tidak sepenuhnya stabil. Karena itu prajurit harus memperkuat kesiapan moral dan mental serta terus menjaga kedekatan dengan rakyat sebagai pilar utama pertahanan negara,” pesan Pangdam.
Pada kesempatan tersebut, Pangdam IV/Diponegoro bersama Ketua Persit KCK PD IV/Diponegoro didampingi Danrem 071/Wijayakusuma dan Ketua Persit KCK Koorcab Rem 071 PD IV/Diponegoro juga menyerahkan santunan kepada 50 anak yatim piatu dari Panti Asuhan Dharmo Yuwono Purwokerto sebagai wujud kepedulian dan berbagi kebahagiaan di bulan suci Ramadhan.
Kegiatan Safari Ramadhan ini juga menghadirkan Ketua Umum MUI Kabupaten Banyumas KH. Drs. Taefur Arofat, M.Pd.I., yang menyampaikan tausiyah kepada para hadirin. Dalam pesannya, ia mengajak seluruh umat untuk menjadikan Ramadhan sebagai momentum memperbaiki diri, meningkatkan kualitas ibadah, serta menjaga hubungan baik dengan sesama.
“Puasa bukan hanya menahan lapar dan dahaga, tetapi juga melatih pengendalian diri, menjaga ucapan, serta memperkuat kepedulian sosial agar kita memperoleh ampunan dari Allah SWT,” tuturnya.
Setelah tausiyah, kegiatan dilanjutkan dengan buka puasa bersama dan pelaksanaan Shalat Maghrib, kemudian dilanjutkan Shalat Isya dan Tarawih berjamaah di Aula Jenderal Sudirman Makorem 071/Wijayakusuma.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut para Pejabat Utama Kodam IV/Diponegoro, para Dandim jajaran, para Kasi Korem 071/Wijayakusuma, Dan/Ka Balak Aju Kodam IV/Diponegoro wilayah Korem 071/Wijayakusuma, serta pengurus dan anggota Persit Kartika Chandra Kirana jajaran Korem 071/Wijayakusuma.
Red/Casroni
Slawi, DN-II Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional dan swasembada jagung, Polres Tegal melaksanakan kegiatan Zoom Meeting yang dilanjutkan dengan penanaman jagung serentak Kuartal I Tahun 2026. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Sabtu, 7 Maret 2026 pukul 13.30 hingga 17.00 WIB di lahan pertanian Desa Kabunan, Kecamatan Dukuhwaru, Kabupaten Tegal.
Kegiatan dipimpin langsung oleh Kapolres Tegal AKBP Bayu Prasatyo, S.H., S.I.K., M.H. dan dihadiri para Pejabat Utama Polres Tegal, para Kapolsek jajaran, perwakilan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Tegal, Bulog, BPS, Forkopimcam Dukuhwaru, Kepala Desa Kabunan, serta kelompok tani setempat.
Usai mengikuti Zoom Meeting nasional, Kapolres Tegal bersama unsur pemerintah daerah dan kelompok tani melaksanakan penanaman jagung secara simbolis di lahan milik kelompok tani yang dikelola oleh Ketua Poktan Bambang dengan luas sekitar 1,5 hektare.
Pada kesempatan tersebut, Kapolres Tegal juga menyerahkan bantuan bibit jagung merk Maxxi sebanyak 9 kilogram kepada kelompok tani sebagai bentuk dukungan nyata Polri terhadap peningkatan produksi pertanian di wilayah Kabupaten Tegal.
Kapolres Tegal AKBP Bayu Prasatyo, S.H., S.I.K., M.H. menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata sinergitas antara Polri, pemerintah daerah, serta para petani dalam memperkuat ketahanan pangan nasional.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
“Polri tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga hadir mendukung program strategis pemerintah, salah satunya ketahanan pangan. Melalui kegiatan penanaman jagung serentak ini, kami berharap dapat memberikan semangat dan dukungan kepada para petani agar produksi pertanian semakin meningkat,” ujar Kapolres. 
Ia juga menambahkan bahwa kolaborasi antara aparat, pemerintah daerah, dan kelompok tani menjadi kunci penting dalam mewujudkan swasembada pangan, khususnya komoditas jagung di Kabupaten Tegal.
Sementara itu, perwakilan kelompok tani Desa Kabunan menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan yang diberikan oleh Polres Tegal serta dinas terkait dalam membantu pengembangan sektor pertanian.
Penanaman jagung ini mendapat sambutan positif dari para petani dan masyarakat sekitar. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi langkah konkret dalam memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani di Kabupaten Tegal. ( Bim )
