JAKARTA, DN-II Pemerintah Indonesia menegaskan bahwa keselamatan serta keamanan jemaah haji menjadi prioritas utama dalam penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026. Hal ini disampaikan menyusul kekhawatiran terkait dinamika situasi keamanan di kawasan Timur Tengah.
Wakil Menteri Haji dan Umrah, Dahnil Anzar Simanjuntak, menyampaikan hal tersebut usai memberikan keterangan kepada awak media di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Selasa (10/03/2026).
Menurut Dahnil, pemerintah saat ini tengah mematangkan berbagai skenario dan langkah mitigasi untuk memastikan kelancaran ibadah haji yang dijadwalkan akan dimulai pada April mendatang. Pihaknya memastikan akan terus melakukan koordinasi intensif dan memantau perkembangan situasi di Timur Tengah secara real-time untuk menjadi dasar pengambilan kebijakan selanjutnya.
“Keselamatan jemaah adalah prioritas yang tidak bisa ditawar. Kami sedang menyusun berbagai skenario, termasuk memantau perkembangan geopolitik di kawasan agar seluruh rangkaian ibadah haji nantinya dapat berjalan aman dan lancar,” ujar Dahnil.
Pemerintah berkomitmen untuk memberikan perlindungan maksimal bagi seluruh jemaah asal Indonesia sejak keberangkatan hingga kepulangan nanti.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Red/BPMI Setpres
Tagar: #KemensetnegRI
#RilisPresiden
#Haji2026 #InfoHaji
Eksplorasi konten lain dari Detik Nasional
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
