BREBES, DN-II Antusiasme warga Desa Cikuya terhadap program TMMD Reguler ke-127 Kodim 0713/Brebes tidak hanya terlihat dari partisipasi tenaga, namun juga kepedulian terhadap ketahanan bangunan. Hal ini ditunjukkan oleh Anto (55), seorang tukang bangunan setempat yang secara sukarela melakukan penyempurnaan di sisi jalan yang baru saja selesai diaspal, Selasa (10/3/2026).
Sambil memegang cangkul dan peralatan tukangnya, Anto tampak sibuk menata aliran air di bahu jalan. Ia mengaku tergerak melakukan hal tersebut karena merasa sangat bersyukur atas perubahan infrastruktur di desanya yang kini jauh lebih layak dan mulus.
”Saya benar-benar berterima kasih kepada TNI AD, khususnya Kodim 0713/Brebes, karena sudah memperbaiki jalan kami yang dulu rusak parah. Sebagai bentuk terima kasih, ini saya buatkan aliran air di sebelah jalan, Pak. Supaya air hujan tidak menggenang di tengah jalan, biar nanti jalannya awet dan tidak cepat rusak,” ujar Anto dengan penuh semangat.
Aksi spontan dari warga ini mendapat apresiasi positif dari Dansatgas TMMD Reguler ke-127, yang juga Dandim 0713/Brebes, Letkol Inf Ambariyantomo, S.Hub.Int. Menurutnya, kesadaran masyarakat untuk ikut merawat hasil pembangunan adalah tujuan utama dari kemanunggalan TNI dan rakyat.
”Apa yang dilakukan Pak Anto adalah cerminan rasa memiliki yang tinggi dari masyarakat terhadap hasil pembangunan TMMD. Pembangunan fisik memang tugas kami, namun pemeliharaan adalah tanggung jawab bersama. Jika saluran airnya bagus, tentu usia pakai jalan ini akan jauh lebih lama,” tutur Letkol Inf Ambariyantomo.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Beliau menambahkan bahwa semangat gotong royong dan kepedulian seperti ini diharapkan terus tumbuh bahkan setelah program TMMD resmi ditutup. Hal ini membuktikan bahwa kehadiran TNI di tengah masyarakat memberikan dampak positif secara mentalitas dan fisik.
Infrastruktur jalan di Desa Cikuya kini telah bertransformasi dari akses yang sulit menjadi jalan yang representatif untuk mendukung aktivitas ekonomi, pertanian, dan pendidikan warga setempat.(Rio/Pradista)
BREBES, DN-II Menjelang berakhirnya masa penugasan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-127, jajaran Kodim 0713/Brebes menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) persiapan penutupan yang bertempat di Balai Desa Cikuya, Kecamatan Banjarharjo, Selasa (10/3/2026).
Rapat ini menjadi momentum krusial untuk memastikan seluruh sasaran fisik maupun non-fisik telah mencapai target 100 persen sebelum diserahterimakan kembali kepada Pemerintah Kabupaten Brebes.
Hadir memimpin jalannya rapat, Pasiter Kodim 0713/Brebes Kapten Arh Suryadi, yang mewakili Dandim 0713/Brebes Letkol Inf Ambariyantomo. Dalam pengarahannya, Kapten Arh Suryadi menekankan bahwa sisa waktu yang ada harus dimanfaatkan untuk penyempurnaan detail di lapangan, mulai dari pembersihan lokasi hingga penyiapan administrasi pelaporan.
”Rakor ini bukan sekadar seremonial, tetapi merupakan evaluasi akhir agar saat hari penutupan nanti, seluruh hasil jerih payah TNI dan masyarakat selama satu bulan ini dapat diserahkan dalam kondisi terbaik. Sinergi antara Satgas, Pemerintah Desa, dan instansi terkait adalah kunci suksesnya acara ini,” tegas Kapten Arh Suryadi.
Dari pihak Pemerintah Daerah, perwakilan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dinpermades) Kabupaten Brebes, Ibu Asri Novianti, S.T., M.T., memberikan apresiasi tinggi terhadap capaian pengerjaan infrastruktur di Desa Cikuya. Menurutnya, pola gotong royong yang tercipta selama TMMD merupakan model pembangunan yang sangat efektif.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
”Kami dari Dinpermades melihat progres yang sangat signifikan. Infrastruktur yang dibangun, baik jalan maupun fasilitas umum lainnya, memiliki kualitas yang sangat baik. Kami berharap kemanunggalan ini terus terjaga, dan masyarakat Desa Cikuya dapat merawat hasil pembangunan ini agar manfaatnya bisa dirasakan dalam jangka panjang,” ujar Ibu Asri Novianti.
Di sisi lain, Kepala Desa Cikuya, Bapak Sekod, mengungkapkan rasa haru sekaligus bangganya atas perubahan wajah desanya berkat kehadiran program TMMD. Ia memastikan bahwa seluruh elemen masyarakat, mulai dari perangkat desa hingga pemuda, siap memberikan dukungan penuh untuk menyukseskan upacara penutupan.
”Masyarakat Desa Cikuya merasa memiliki (sense of belonging) terhadap proyek ini karena kami ikut bekerja di dalamnya. Untuk acara penutupan nanti, kami sudah menyiapkan segala sesuatunya secara swadaya sebagai bentuk rasa syukur dan terima kasih kami kepada bapak-bapak TNI yang telah membangun desa kami,” kata Bapak Sekod.
Program TMMD Reguler ke-127 di Desa Cikuya ini meliputi berbagai program unggulan, mulai dari pembangunan infrastruktur jalan yang mempermudah akses ekonomi, rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH), hingga penyuluhan-penyuluhan non-fisik bagi warga. Penutupan TMMD ini rencananya akan dihadiri oleh pejabat tinggi daerah dan jajaran Korem 071/Wijayakusuma sebagai tanda berakhirnya operasi bakti TNI di wilayah tersebut.(Rio/Pradista)
BREBES, DN-II Menjelang penutupan program TMMD Reguler ke-127 Kodim 0713/Brebes, personel Satgas terus melakukan pemantauan intensif terhadap seluruh sasaran fisik yang telah rampung. Pada Selasa (10/3/2026), Serka Sagiman melaksanakan pengecekan terakhir ke sejumlah rumah warga penerima bantuan instalasi KWH listrik di Desa Cikuya, Kecamatan Banjarharjo.
Salah satu titik peninjauan adalah kediaman Ibu Castem. Dalam kunjungannya, Serka Sagiman memastikan secara teknis bahwa aliran listrik yang telah terpasang tidak mengalami kendala dan dapat digunakan dengan aman untuk kebutuhan sehari-hari.
”Kami ingin memastikan bahwa seluruh bantuan, termasuk ketersediaan energi listrik, benar-benar berfungsi dengan baik sebelum Satgas ditarik dari desa ini. Listrik adalah kebutuhan dasar yang sangat dinantikan warga, terutama untuk mendukung aktivitas di malam hari,” ujar Serka Sagiman.
Tak hanya melakukan pengecekan teknis, momen haru terlihat saat Serka Sagiman menyambangi kediaman Ibu Rastip. Beliau tampak menemani cucu Ibu Rastip yang sedang asyik belajar di bawah terangnya lampu listrik. Kini, anak-anak di lingkungan tersebut tidak perlu lagi menggunakan lilin atau lampu minyak yang redup untuk menuntut ilmu di malam hari. 
Kepala Desa Cikuya, Bapak Sekod, menyatakan rasa syukur yang mendalam atas perhatian TNI terhadap detail kebutuhan warganya. Menurutnya, masuknya listrik secara merata ke rumah-rumah warga kurang mampu adalah lompatan besar bagi kualitas pendidikan dan kesejahteraan di desanya.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
”Dulu, saat malam hari atau ketika sedang belajar, warga kami masih ada yang mengandalkan penerangan seadanya. Sekarang, berkat bantuan KWH listrik dari program TMMD ini, suasana desa menjadi terang benderang. Anak-anak kini bisa belajar dengan lebih nyaman dan fokus tanpa harus khawatir lagi soal kegelapan,” ungkap Bapak Sekod.
Kehadiran listrik ini diharapkan mampu meningkatkan taraf hidup masyarakat Desa Cikuya serta membuka peluang bagi berkembangnya usaha kecil rumahan di masa mendatang. Upacara penutupan TMMD Reguler ke-127 sendiri dijadwalkan akan dilaksanakan pada esok hari, Rabu (11/3/2026), sebagai tanda tuntasnya seluruh misi pengabdian TNI di wilayah tersebut.(Rio/Pradista)
BREBES, DN-II Kebahagiaan membuncah di wajah anak-anak Desa Cikuya, Kecamatan Banjarharjo, saat mereka bermain air bersama Babinsa Koramil 14/Banjarharjo, Serka Sagiman, Selasa (10/3/2026). Momen ini menjadi simbol keberhasilan program unggulan Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, yakni TNI Manunggal Air, yang kini manfaatnya telah mengalir deras dan dapat dinikmati oleh warga setempat.
Di tengah cuaca yang cukup terik, Serka Sagiman tampak berbaur dan berbagi tawa dengan anak-anak di salah satu titik fasilitas air bersih. Program ini hadir sebagai solusi konkret bagi wilayah yang sebelumnya kesulitan mengakses air bersih untuk kebutuhan sehari-hari maupun sanitasi.
Dandim 0713/Brebes selaku Dansatgas TMMD Reguler ke-127, Letkol Inf Ambariyantomo, S.Hub.Int., menyatakan bahwa TNI Manunggal Air merupakan bagian integral dari upaya TNI AD dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat perdesaan.
”Penyediaan akses air bersih ini adalah komitmen kami untuk menjawab kebutuhan dasar warga. Kami ingin memastikan bahwa kehadiran TNI melalui TMMD benar-benar membawa perubahan nyata bagi kualitas hidup masyarakat di Desa Cikuya,” ujar Letkol Inf Ambariyantomo.
Senada dengan hal tersebut, Kepala Desa Cikuya, Bapak Sekod, menyampaikan apresiasi yang mendalam atas terlaksananya program ini di desanya. Ia menyebutkan bahwa ketersediaan air bersih yang stabil adalah anugerah besar bagi warganya.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
”Kami sangat berterima kasih kepada Bapak Kasad dan Kodim 0713/Brebes. Dulu air sering kali menjadi kendala, namun sekarang berkat TNI Manunggal Air, warga kami tidak lagi kesulitan. Melihat anak-anak bisa tertawa ceria saat bermain air adalah kebahagiaan tersendiri bagi kami,” ungkap Bapak Sekod.
Keberhasilan program air ini menambah deretan pencapaian positif dalam rangkaian TMMD Reguler ke-127 di wilayah Kodim 0713/Brebes. Dengan tercukupinya kebutuhan air bersih, diharapkan taraf kesehatan dan produktivitas warga Desa Cikuya akan terus meningkat secara berkelanjutan.(Rio/Pradista)
BREBES, DN-II Kabar gembira datang dari lokasi TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-127 Kodim 0713/Brebes. Memasuki H-1 penutupan, progres pengerjaan pengaspalan jalan dan rabat beton di Desa Cikuya, Kecamatan Banjarharjo, dinyatakan telah selesai sepenuhnya, Selasa (10/3/2026).
Tuntasnya akses jalan sepanjang 1.700 meter ini menjadi bukti nyata komitmen Satgas TMMD dalam memenuhi target waktu yang telah ditentukan. Pengerjaan yang dilakukan secara marathon bersama warga tersebut rampung tepat waktu sebelum upacara penutupan yang direncanakan berlangsung pada Rabu, 11 Maret 2026 esok hari.
Dandim 0713/Brebes selaku Dansatgas TMMD Reguler, Letkol Inf Ambariyantomo, S.Hub.Int., menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh personel dan warga yang telah bekerja keras. Menurutnya, selesainya jalan ini adalah hasil dari sinergi yang kuat antara TNI dan masyarakat Desa Cikuya.
”Alhamdulillah, hari ini seluruh progres pengerjaan jalan aspal dan rabat beton sudah selesai 100 persen. Capaian ini sesuai dengan rencana awal kita agar infrastruktur ini bisa segera diserahterimakan dan digunakan oleh masyarakat untuk menunjang aktivitas ekonomi maupun sosial,” ujar Letkol Inf Ambariyantomo.
Senada dengan Dansatgas, Kepala Desa Cikuya, Bapak Sekod, mengungkapkan rasa syukur dan harunya melihat akses jalan desanya kini telah mulus. Ia menyebutkan bahwa transformasi jalan tersebut adalah impian warga yang kini menjadi kenyataan berkat program TMMD. 
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
”Kami mewakili seluruh warga Desa Cikuya mengucapkan terima kasih yang tak terhingga kepada Kodim 0713/Brebes. Jalan ini adalah urat nadi desa kami. Dengan selesainya pengerjaan ini tepat waktu, warga sudah tidak sabar untuk memanfaatkannya secara penuh,” ungkap Bapak Sekod.
Kini, akses jalan yang telah selesai tersebut siap diresmikan dalam upacara penutupan esok hari. Infrastruktur baru ini diharapkan dapat mempercepat akselerasi pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah perbatasan Jawa Tengah tersebut.(Rio/Pradista)
BREBES, DN-II Menjelang upacara penutupan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-127, anggota Satgas Kodim 0713/Brebes melakukan inspeksi terakhir terhadap pengerjaan sasaran fisik rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Desa Cikuya, Kecamatan Banjarharjo, Selasa (10/3/2026).
Pengecekan ini dilakukan oleh Serka Sagiman, yang merupakan bagian dari personel lapangan Satgas TMMD, di kediaman Ibu Sarnewi. Rumah tersebut merupakan salah satu dari sejumlah unit rumah warga kurang mampu yang terpilih untuk mendapatkan program renovasi total agar menjadi hunian yang lebih layak dan sehat.
Tujuan utama dari pengecekan terakhir ini adalah untuk memastikan bahwa seluruh hasil pengerjaan konstruksi di lapangan telah berjalan sesuai dengan rencana pembangunan yang telah ditetapkan sejak awal. Serka Sagiman meninjau setiap sudut bangunan, mulai dari kekuatan struktur, kerapian dinding, hingga kelayakan atap. 
”Kami harus memastikan bahwa rumah Ibu Sarnewi ini benar-benar siap huni dan kualitasnya sesuai dengan standar yang kita harapkan. Semua detail dicek kembali agar saat diserahkan besok, pemilik rumah mendapatkan hasil yang terbaik,” ujar Serka Sagiman di sela-sela pengecekan.
Pengecekan menyeluruh ini merupakan langkah final sebelum penyerahan hasil pengerjaan secara simbolis kepada masyarakat. Penyerahan tersebut dijadwalkan akan dilaksanakan bersamaan dengan upacara penutupan TMMD Reguler ke-127 Kodim 0713/Brebes yang direncanakan berlangsung pada Rabu, 11 Maret 2026.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Program renovasi RTLH ini menjadi salah satu sasaran fisik primadona dalam TMMD di Desa Cikuya. Melalui sentuhan tangan para prajurit TNI dan bantuan material yang memadai, rumah yang dulunya memprihatinkan kini telah bertransformasi menjadi hunian permanen yang kokoh, memberikan kebahagiaan dan kenyamanan bagi para penerima manfaat.(Rio/Pradista)
BREBES, DN-II Senyum lebar dan tawa riang menghiasi wajah siswa-siswi SD Negeri Cikuya 01 saat pulang sekolah, Selasa (10/3/2026). Bukan tanpa alasan, mereka kini tidak lagi harus melewati jalan tanah yang berdebu atau becek, melainkan jalan aspal mulus hasil karya program TMMD Reguler ke-127 Kodim 0713/Brebes.
Momen istimewa terjadi saat Babinsa Desa Cikuya, Serka Sagiman, bergabung bersama anak-anak tersebut untuk menjajal kualitas jalan baru di desa mereka. Dengan penuh keakraban, Serka Sagiman menemani anak-anak yang tampak asyik mengendarai sepeda listrik menyusuri ruas jalan yang baru saja rampung 100 persen tersebut.
”Rasanya bangga sekali melihat anak-anak kita bisa pulang sekolah dengan nyaman dan aman. Dulu jalan ini menjadi kendala bagi mereka, terutama saat hujan. Sekarang, dengan jalan yang mulus, mereka lebih semangat berangkat dan pulang sekolah,” ujar Serka Sagiman di sela-sela kegiatannya mendampingi anak-anak. 
Kehadiran jalan ini memang menjadi berkah tersendiri bagi pendidikan di Desa Cikuya. Infrastruktur yang representatif tidak hanya memperlancar ekonomi warga, tetapi juga menjamin aksesibilitas yang lebih baik bagi para pelajar.
Beberapa siswa yang sedang menaiki sepeda listrik mengaku sangat senang dengan perubahan desanya. Mereka kini bisa bersepeda dengan lancar tanpa khawatir terperosok lubang atau licinnya jalan. Kedekatan Serka Sagiman dengan anak-anak sekolah ini juga memperlihatkan sisi humanis TNI yang selalu hadir di tengah masyarakat dalam kondisi apa pun.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
”Jalannya sekarang sudah bagus, Pak, seperti di kota. Pak Babinsa juga baik mau menemani kami main sepeda sambil pulang,” celetuk salah satu siswa dengan polosnya.
Program TMMD Reguler ke-127 di Desa Cikuya memang tidak hanya membangun fisik bangunan, tetapi juga membangun harapan baru bagi generasi penerus di wilayah pelosok Brebes. Dengan akses jalan yang memadai, diharapkan kualitas hidup dan mobilitas warga, termasuk anak sekolah, akan terus meningkat.(Rio/Pradista)
KABUPATEN TEGAL, DN-II Sejumlah warga Desa Berkat, Kecamatan Tarub, Kabupaten Tegal, secara resmi melayangkan Hak Jawab atas pemberitaan yang memuat dugaan penganiayaan terhadap Kepala Desa (Kades) Berkat. Langkah ini merupakan respons atas artikel yang terbit di Radar Tegal pada 4 Maret 2026 silam. (9/3/2026).
Warga menegaskan bahwa narasi mengenai pengeroyokan maupun penghadangan yang beredar luas tidak sesuai dengan fakta di lapangan. Klarifikasi ini diambil untuk memulihkan nama baik masyarakat Desa Berkat yang merasa disudutkan oleh opini publik.
Dialog Terbuka, Bukan Aksi Anarkis
Perwakilan warga, Kasmudi, menjelaskan bahwa peristiwa yang terjadi pada awal Maret tersebut murni merupakan inisiatif warga untuk membuka ruang dialog dengan pimpinan desa, bukan sebuah aksi anarkis.
Berdasarkan dokumen Hak Jawab resmi yang ditandatangani oleh delapan perwakilan warga (Kasmudi, Suparjo, Sakroni, Deni Purnomo, Jailani, Muhammad Jupri, Andri M.B., dan Rajat), terdapat dua poin krusial yang ditegaskan:
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Bantahan Kontak Fisik: Warga membantah keras adanya tuduhan penganiayaan maupun pengeroyokan terhadap Kades.
Kondisi Lapangan: Meski suasana di halaman Balai Desa sempat riuh saat Kades menemui massa, saksi mata memastikan tidak ada satu pun sentuhan fisik dari warga terhadap Kades.
Redaksi Kedepankan Asas Cover Both Sides
Menanggapi aspirasi tersebut, pihak redaksi memberikan ruang klarifikasi seluas-luasnya sebagai bentuk kepatuhan terhadap UU Pers No. 40 Tahun 1999 dan Kode Etik Jurnalistik. 
Pihak redaksi menjelaskan bahwa berita awal bersumber dari keterangan kepolisian saat Kades melakukan koordinasi. Redaksi mengakui adanya kendala teknis dan deadline yang menyebabkan informasi dari sisi warga belum terakomodasi pada tayangan pertama.
“Kami menyadari sepenuhnya bahwa klarifikasi yang seimbang adalah keharusan. Karena kendala teknis dan kesulitan menemui perwakilan warga di waktu yang bersamaan, kami sebelumnya baru mengutip dari satu pihak,” ujar perwakilan redaksi saat menerima audiensi warga.
Menjamin Hak Sanggah Warga
Redaksi mengapresiasi kehadiran warga untuk meluruskan peristiwa 2 Maret tersebut. Sesuai regulasi pers, masyarakat memiliki hak penuh untuk menyanggah atau memberikan penjelasan tambahan terhadap pemberitaan yang dirasa belum utuh.
“Prinsip kerja kami adalah memberikan informasi objektif, bukan menghakimi. Kami tidak dalam posisi menentukan siapa yang benar atau salah secara hukum. Kehadiran warga sangat kami apresiasi agar informasi ke publik menjadi lengkap dan berimbang,” tambahnya.
Dorong Penyelesaian Secara Kekeluargaan
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Selain memberikan ruang hak jawab, redaksi berharap polemik antara perangkat desa dan masyarakat dapat diselesaikan dengan kepala dingin. Redaksi mendorong agar jalur komunikasi kekeluargaan lebih diutamakan demi menjaga kondusivitas desa, dibandingkan menempuh proses hukum yang panjang.
Reporter: Teguh
Tegal, DN-II Menjelang arus mudik dan perayaan Idul Fitri 1447 H, jajaran Polri melaksanakan patroli serta monitoring ke sejumlah SPBU guna memastikan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) tetap aman bagi masyarakat, Senin (09/03/2026). Kegiatan ini juga diikuti dengan koordinasi bersama pihak *Pertamina Patra Niaga* di wilayah *Fuel Terminal Pertamina Larangan Tegal*.
Berdasarkan hasil koordinasi dengan *Sdr. Azri selaku SBM FT Pertamina Depo Larangan Tegal*, secara umum stok BBM di Fuel Terminal tersebut dalam *kondisi aman dan mencukupi untuk penyaluran kepada masyarakat*. Stok tersebut juga akan terus dilakukan top up setiap hari, sehingga dalam menghadapi bulan Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri 1447 H tidak terdapat kendala terkait ketersediaan BBM.
Pertamina melalui unit SPBU juga telah mengaktifkan Satgas RAFI tahun 2026 guna mengamankan pasokan energi selama periode Ramadan dan Idul Fitri. Selain itu, Pertamina memanfaatkan Pertamina Digital Hub untuk membantu pelayanan kepada masyarakat, khususnya para pemudik.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Berbagai layanan tambahan turut disiagakan seperti SPBU modular dan motorist di sejumlah titik strategis, terutama di jalur tol, guna memberikan pelayanan cepat apabila terdapat kendaraan pemudik yang membutuhkan pasokan BBM.

Terkait adanya isu geopolitik di Timur Tengah yang sempat memicu panic buying di beberapa wilayah di Indonesia, pihak Pertamina menegaskan bahwa operasional distribusi BBM ke SPBU di seluruh wilayah tetap stabil dan tidak terjadi kekosongan stok. *Cadangan stok BBM nasional yang mencapai sekitar 20 hari merupakan standar operasional yang menunjukkan sistem ketahanan energi berjalan dengan baik, di mana stok terus dijaga sembari pasokan baru tetap masuk secara berkelanjutan*.
Pertamina juga memastikan harga BBM di SPBU tetap stabil, meskipun harga minyak dunia mengalami kenaikan signifikan akibat penutupan Selat Hormuz.
Kapolres Tegal AKBP Bayu Prasatyo S.H., S.I.K., M.H. menegaskan bahwa jajaran Polri akan terus melakukan patroli serta monitoring di SPBU guna memastikan distribusi BBM berjalan lancar dan masyarakat tidak mengalami kesulitan mendapatkan bahan bakar menjelang Hari Raya Idul Fitri.
“Polres Tegal bersama pihak Pertamina terus melakukan koordinasi dan pemantauan langsung di lapangan. Kami memastikan distribusi BBM berjalan lancar sehingga masyarakat tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan bahan bakar menjelang Hari Raya Idul Fitri,” ujar AKBP Bayu Prasatyo, S.H., S.I.K., M.H.
Dengan adanya patroli dan koordinasi lintas instansi tersebut, diharapkan kebutuhan energi masyarakat selama Ramadan hingga Idul Fitri dapat terpenuhi dengan baik serta situasi kamtibmas di wilayah Kabupaten Tegal tetap aman dan kondusif. ( Bim )
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Sinergi BPP Muara Kuang dan TMI: Gelar Panen Ubinan Sekaligus Tanam Perdana Jagung Pakan
MUARA KUANG, WWW.DETIKNASIONAL.COM // Kelompok Tani Harapan Baru di Kelurahan Muara Kuang, Kecamatan Muara Kuang, sukses menggelar kegiatan panen ubinan sekaligus tanam perdana jagung pakan pada Senin (09/03/2026). Agenda ini dihadiri langsung oleh Koordinator Penyuluh (KORLU) BPP Kecamatan Muara Kuang beserta jajaran Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) wilayah setempat sebagai bentuk dukungan nyata terhadap produktivitas pangan daerah.
Kegiatan strategis ini juga dihadiri oleh Ketua Umum Tani Merdeka Indonesia (TMI) wilayah Kecamatan Muara Kuang, Hasan, yang didampingi oleh Denika selaku Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan (POPT) Kecamatan Muara Kuang. Kehadiran para pemangku kepentingan ini bertujuan untuk memastikan proses pengambilan sampel ubinan berjalan akurat guna memetakan potensi hasil panen riil di lapangan.
Setelah prosesi panen ubinan selesai, agenda utama dilanjutkan dengan aksi simbolis tanam perdana jagung pakan di lahan milik Kelompok Tani Harapan Baru. Langkah ini diambil sebagai upaya diversifikasi komoditas pertanian di Muara Kuang, mengingat potensi pasar jagung pakan yang sangat menjanjikan bagi peningkatan ekonomi masyarakat perdesaan di masa mendatang.

Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Mulyanto, selaku Ketua KORLU BPP Muara Kuang, memberikan apresiasi tinggi terhadap capaian petani saat ini karena hasil yang didapat tergolong sangat baik. “Berdasarkan pengukuran di lapangan, hasil ubinan kering kali ini mencapai 7,6 ton per hektar. Kami dari pihak BPP berkomitmen akan terus memberikan pendampingan teknis agar angka produktivitas ini bisa terus dipertahankan bahkan ditingkatkan,” ujar Mulyanto.
Senada dengan hal tersebut, Hasan selaku Ketua umum TMI Kecamatan Muara Kuang menegaskan bahwa sinergi antarlembaga sangat krusial dalam mengawal kesejahteraan petani di akar rumput. “Tani Merdeka Indonesia hadir sebagai mitra strategis untuk memastikan setiap kendala petani dapat teratasi dengan cepat. Kami sangat mendukung inisiatif tanam jagung pakan ini dan berharap semangat kelompok tani ini dapat menular ke wilayah lain,” tambahnya.
Kegiatan yang berlangsung khidmat ini ditutup dengan sesi diskusi lapangan antara petugas POPT, penyuluh, dan pengurus kelompok tani mengenai langkah antisipasi hama serta ketersediaan sarana produksi pertanian (saprodi). Dengan adanya kolaborasi lintas sektor ini, diharapkan sektor pertanian di Kecamatan Muara Kuang semakin mandiri dan mampu menjadi penopang utama ketahanan pangan di Ogan Ilir.
REPORT : JULIYAN
