Beranda » Arsip untuk Maret 2026 » Halaman 27

Bulan: Maret 2026

TEGAL, DN-II Kepedulian terhadap warga terdampak bencana tanah bergerak di Desa Padasari, Kecamatan Jatinegara, Kabupaten Tegal terus mengalir dari berbagai pihak. Pada Minggu (8/3/2026) pukul 10.30 WIB hingga 13.00 WIB, bantuan kemanusiaan dari Purnawirawan Jenderal Polisi Prof. Dr. Budi Gunawan, S.H., M.Si., Ph.D. disalurkan kepada para pengungsi melalui Polsek Jatinegara.

Penyerahan bantuan logistik tersebut dilaksanakan di Pos Induk Pengungsian yang berada di rumah Bapak Kamal, Desa Padasari, Kecamatan Jatinegara. Bantuan diterima oleh panitia bagian logistik, Sdr. Muslim, untuk kemudian didistribusikan kepada warga yang terdampak bencana tanah bergerak.

Kapolsek Jatinegara IPTU Marsono mengatakan bahwa bantuan tersebut merupakan titipan dari Prof. Dr. Budi Gunawan yang disalurkan melalui Polsek Jatinegara untuk membantu warga yang saat ini masih berada di pengungsian.

“Bapak Prof. Dr. Budi Gunawan menitipkan bantuan logistik melalui Polsek Jatinegara untuk disalurkan kepada warga Desa Padasari yang terdampak bencana tanah bergerak. Bantuan ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan para pengungsi di posko,” ujar IPTU Marsono.

Adapun bantuan yang disalurkan meliputi berbagai kebutuhan pokok dan logistik dapur umum, antara lain beras, minyak goreng, telur ayam, mie instan, sarden, kecap, bumbu dapur, air mineral, gula jawa, serta berbagai jenis sayur mayur seperti kol, sawi, wortel, kentang, tomat, buncis hingga cabai.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Kapolres Tegal AKBP Bayu Prasatyo, S.H., S.I.K., M.H. menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas perhatian serta kepedulian yang diberikan kepada masyarakat Padasari yang saat ini masih berada di pengungsian akibat bencana tanah bergerak.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Prof. Dr. Budi Gunawan atas kepedulian dan bantuan kemanusiaan yang diberikan kepada warga terdampak bencana di Desa Padasari. Bantuan ini sangat berarti bagi masyarakat yang saat ini membutuhkan dukungan dari berbagai pihak,” ungkap AKBP Bayu Prasatyo.

Bantuan logistik tersebut diangkut menggunakan dua kendaraan pick up dan langsung disalurkan ke posko logistik untuk mendukung kebutuhan para pengungsi.( Bim )

BREBES, DN-II Demi meningkatkan kualitas pelayanan publik serta memberikan kejelasan informasi bagi masyarakat, Kantor Pelayanan Kecamatan Bulakamba Kabupaten Brebes resmi merilis rincian alur dan jenis layanan administratif yang dapat diakses oleh warga. (9/3/2026).

Langkah ini diambil untuk meminimalisir kebingungan warga saat mengurus dokumen. Camat Bulakamba, Setiawan Nugroho, S.S., M.Si., melalui petugas loket pelayanan, menegaskan pentingnya masyarakat memahami batasan kewenangan antara tingkat desa dan kecamatan.

“Kami berharap masyarakat dapat memahami alur birokrasi, mana yang bisa diselesaikan langsung di kantor kecamatan dan mana yang memerlukan koordinasi dengan instansi vertikal atau memiliki mekanisme khusus,” ujar petugas tersebut di Kantor Kecamatan Bulakamba, Senin (9/3/2026).

Layanan yang Dapat Diproses Langsung

Untuk urusan kependudukan dan surat-menyurat yang menjadi kewenangan kecamatan, warga dapat langsung datang ke kantor layanan dengan membawa persyaratan lengkap. Adapun layanan yang dilayani langsung meliputi:

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Perekaman dan pengurusan KTP (Kartu Tanda Penduduk).

Pengurusan Kartu Keluarga (KK).

Surat Keterangan Pindah.

Pengurusan Dispensasi Nikah.

Surat Pengantar Pernikahan.

Penerbitan Izin Keramaian.

Layanan dengan Ketentuan Khusus

Di sisi lain, terdapat beberapa permohonan yang memerlukan verifikasi pihak ketiga atau prosedur operasional standar (SOP) tersendiri sehingga tidak dapat diproses secara instan di loket kecamatan. Berikut adalah daftar layanan tersebut:

Jenis Layanan Keterangan/Prosedur

SKTM & SKCK Dikelola oleh instansi terkait/Kepolisian.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Pengaduan Listrik Wajib menghubungi pihak PLN secara langsung.

Reaktivasi BPJS PBI Memerlukan koordinasi dengan perangkat desa dan validasi rumah sakit/Dinas Sosial.

Surat Domisili Alur penerbitan kini dialihkan ke instansi terkait (PLN).

Santunan Uang Duka Bersifat kondisional sesuai program yang sedang berjalan.

Waris & Proposal Memiliki mekanisme khusus dengan kewenangan penuh tingkat kecamatan.

Imbauan untuk Masyarakat

Pihak kecamatan menegaskan bahwa kebijakan alur ini diberlakukan guna memastikan tertib administrasi serta efisiensi waktu bagi masyarakat. Warga diimbau untuk selalu memastikan kelengkapan dokumen persyaratan sebelum mendatangi kantor pelayanan.

Bagi masyarakat yang membutuhkan informasi lebih mendetail mengenai persyaratan masing-masing layanan, dapat menghubungi kanal informasi resmi atau mendatangi loket pelayanan pada jam kerja yang telah ditentukan.

Reporter: Teguh
Editor: Casroni

BREBES, DN-II Wajah dunia pendidikan di Indonesia terus mengalami metamorfosis. Perbandingan antara sosok guru di era 70-an hingga 90-an dengan pendidik masa kini—yang didominasi generasi Milenial dan Gen Z—memantik diskusi mendalam mengenai pergeseran nilai, dedikasi, hingga tantangan profesionalisme di tengah gempuran teknologi.

Antara Dedikasi Murni dan Kecakapan Digital

Guru pada era 70-an hingga 90-an sering kali dikenang sebagai sosok dengan dedikasi yang berakar pada pengabdian tulus. Fokus utama mereka adalah transfer of knowledge. Meski dengan keterbatasan fasilitas, guru kala itu menjadi satu-satunya otoritas ilmu pengetahuan bagi murid-muridnya.

“Dulu, guru adalah pusat ilmu. Peran kami sangat dominan sebagai sumber informasi tunggal di kelas,” ujar Budi Wahyono, S.Pd., M.M., saat merefleksikan perubahan zaman.

Kini, paradigma tersebut berubah total. Guru masa kini dituntut memiliki keunggulan kompetitif dalam penguasaan teknologi. Ruang kelas bertransformasi menjadi ekosistem interaktif berbasis digital. Peran guru pun bergeser; dari sekadar pemberi ilmu menjadi fasilitator sekaligus kurator informasi di tengah banjirnya data dari internet.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Paradigma Disiplin: Dulu vs Sekarang

Perubahan paling kontras terlihat dalam metode penegakan disiplin di sekolah:

Era Klasik: Ketegasan sering kali diwujudkan melalui sanksi fisik yang dianggap sebagai bentuk “pendidikan karakter”. Saat itu, terdapat konsensus tak tertulis antara guru dan orang tua bahwa hukuman adalah bagian dari proses pendewasaan.

Era Modern: Guru kini berhadapan dengan paradigma hukum yang lebih ketat, khususnya terkait regulasi perlindungan anak. Hal ini membuat banyak pendidik memilih untuk “bermain aman”. Ketakutan akan tuntutan hukum membuat sanksi tegas mulai memudar, yang di satu sisi memberikan perlindungan bagi siswa, namun di sisi lain menciptakan tantangan baru dalam pembentukan kemandirian dan karakter siswa.

Realitas Kesejahteraan dan Kompleksitas Tantangan

Sektor kesejahteraan mencatatkan lompatan signifikan. Menilik ke belakang, banyak praktisi pendidikan memulai karier dengan penghasilan yang sangat terbatas, bahkan ada yang hanya menerima Rp100.000 per bulan di masa awal pengabdian mereka.

Saat ini, berkat kebijakan sertifikasi dan penyesuaian anggaran, posisi ekonomi guru jauh lebih stabil dengan pendapatan yang meningkat tajam. Namun, peningkatan kesejahteraan ini berbanding lurus dengan kompleksitas tuntutan administratif dan kompetensi yang harus dipenuhi.

Tantangan Menjaga Jiwa Pendidik

Di tengah disrupsi teknologi yang mengancam banyak profesi konvensional, profesi guru tetap memiliki satu elemen yang sulit digantikan oleh mesin: koneksi emosional.

Pakar pendidikan menekankan bahwa meskipun guru masa kini jauh lebih adaptif secara teknologi, ada kerinduan mendalam akan keteladanan, dedikasi spiritual, dan integritas moral yang menjadi ciri khas guru era terdahulu.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Kesimpulan

Modernisasi pendidikan memang membawa kemudahan akses informasi yang tak terbatas, namun menyisakan pekerjaan rumah besar: bagaimana menjaga nilai-nilai karakter di tengah laju digitalisasi. Menyeimbangkan kecanggihan teknologi dengan ketegasan moral dan empati adalah kunci utama bagi pendidik masa depan agar tetap relevan dan berdaya guna bagi generasi penerus bangsa.

Reporter: Teguh

TEGAL, DN-II Kondisi infrastruktur di ruas jalan tol lintas Pekalongan menuju Jakarta tengah menjadi sorotan tajam. Banyaknya titik jalan yang berlubang serta permukaan yang bergelombang dikeluhkan oleh para pengguna jalan karena dinilai membahayakan keselamatan berkendara.

Keluhan tersebut salah satunya datang dari Slamet (45), warga Kelurahan Padarbatang, Kecamatan Brebes, yang sehari-harinya melintasi jalur bebas hambatan ini. Menurutnya, kerusakan jalan terjadi hampir merata, baik di lajur lambat (kiri) maupun lajur cepat (kanan).

“Kondisinya rusak parah dan banyak lubang di mana-mana. Baik di sisi kanan maupun kiri, semuanya sulit dilewati,” ujar Slamet saat ditemui, Senin (9/3/2026).

Slamet, yang rutin menggunakan akses tol tersebut selama setahun terakhir, menambahkan bahwa kondisi ini telah berlangsung cukup lama tanpa adanya penanganan permanen yang menyeluruh. Hal ini memaksa para pengemudi untuk ekstra waspada, terutama saat melaju dalam kecepatan tinggi.

Rawan Kecelakaan, Warga Desak Perbaikan Segera

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Kerusakan jalan ini bukan sekadar persoalan kenyamanan, melainkan ancaman nyata bagi keselamatan nyawa. Berdasarkan informasi yang dihimpun, kondisi jalan yang tidak prima diduga menjadi pemicu terjadinya kecelakaan di ruas Tol Tegal beberapa waktu lalu, tepatnya pada sore hari.

Slamet berharap pihak pengelola jalan tol segera mengambil langkah konkret untuk melakukan perbaikan total sebelum kerusakan tersebut memicu insiden yang lebih fatal.

“Harapan saya sebagai pengguna jalan, segera diperbaiki. Jangan dibiarkan lama-lama karena ini taruhannya nyawa,” tegasnya.

Hingga berita ini diturunkan, para pengguna jalan diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat melintasi titik-titik rawan lubang di sepanjang ruas Pekalongan menuju Jakarta, serta senantiasa menjaga jarak aman antar kendaraan guna menghindari kecelakaan.

Reporter: Teguh
Editor: Casroni

BREBES, DN-II Memasuki tahun ketiga pelaksanaannya, program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus menunjukkan perkembangan signifikan. Tidak hanya konsisten menyasar ribuan siswa, program ini kini mulai memperluas jangkauan manfaatnya hingga mencakup para tenaga pendidik. (9/3/2026).

Berdasarkan hasil evaluasi terbaru, program ini kini tidak lagi sekadar berfokus pada kuantitas distribusi, tetapi juga mulai menitikberatkan pada pembenahan efektivitas operasional serta standarisasi mutu makanan di lapangan.

Guru Resmi Masuk Daftar Penerima

Tahun ini menjadi tonggak baru bagi kesejahteraan warga sekolah. Sebanyak 1.000 siswa dan 51 guru kini tercatat sebagai penerima manfaat program. Meski demikian, pihak pelaksana mengakui bahwa distribusi bagi tenaga pendidik masih dalam tahap penyesuaian.

“Ini momen spesial karena guru juga mendapatkan jatah. Namun, kami mengakui belum seluruh guru terdaftar mendapatkan distribusi secara merata di tahap awal ini. Sinkronisasi data terus kami perbaiki agar ke depan seluruh tenaga pendidik dapat terakomodasi,” ujar Kepala SMPN 1 Losari, Brebes, Budi Wahyono, S.Pd., M.M.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Standarisasi Mutu dan Sinergi Dapur

Secara teknis, pihak sekolah berperan sebagai penerima manfaat, sementara operasional dapur berada di bawah kendali pengelola khusus. Untuk menjaga standar kualitas yang seragam, sekolah berperan aktif sebagai pengawas kualitas.

Pihak sekolah menegaskan, setiap masukan mengenai aspek teknis masakan—seperti cita rasa atau tingkat kematangan—langsung dikomunikasikan kepada pengelola dapur. Hal ini menjadi bahan evaluasi harian guna memastikan standar gizi tetap terjaga.

Menu Seimbang dan Apresiasi Siswa

Aspek gizi menjadi prioritas utama dalam program ini. Menu harian disusun dengan komposisi seimbang yang mencakup karbohidrat, protein hewani (ayam, ikan, dan telur asin), serta pelengkap berupa buah segar dan kudapan.

Respons siswa terhadap kualitas menu sejauh ini cukup positif. Salah satu menu yang menjadi favorit adalah telur asin, yang dinilai memiliki tekstur “masir” dengan kadar garam yang pas. Mayoritas siswa melaporkan kepuasan atas cita rasa makanan yang disajikan secara rutin.

Mitigasi Keterlambatan Distribusi

Meski secara umum berjalan mulus, pihak manajemen menyoroti adanya insiden keterlambatan pengiriman makanan yang sempat terjadi satu kali, di mana makanan tiba setelah jam pulang sekolah.

Menanggapi hal tersebut, pengelola menegaskan bahwa insiden itu merupakan kasus tunggal yang telah dievaluasi secara ketat. Sebagai langkah antisipasi, jadwal memasak dan rute pengiriman kini diperketat agar distribusi selalu selaras dengan waktu istirahat sekolah.

Harapan ke Depan

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Konsistensi program selama ini dinilai berhasil membentuk kebiasaan makan sehat di lingkungan sekolah. Kunci keberhasilan ke depan terletak pada komunikasi intensif antara pihak sekolah dan penyedia jasa boga. Sinergi ini diharapkan mampu menjamin kesegaran dan kualitas setiap porsi makanan yang dikonsumsi, baik oleh siswa maupun guru.

Reporter: Teguh

KAMPAR, DN-II Praktik dugaan komersialisasi pendidikan di Kabupaten Kampar mulai mendapat perhatian serius. Menyusul somasi keras dari Perkumpulan Insan Pers Keadilan (IPK), Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Kampar akhirnya menerbitkan surat edaran larangan jual beli Lembar Kerja Siswa (LKS) di sekolah.

​Namun, langkah cepat tersebut kini menjadi sorotan publik. Pasalnya, surat edaran yang diterbitkan dikabarkan masih menggunakan tanda tangan pejabat lama, H. Aidil, kendati Kepala Disdikpora saat ini, Helmi, telah menyatakan komitmennya untuk menindaklanjuti temuan tersebut.

​Buntut Somasi Tajam IPK

​Kebijakan ini merupakan respon langsung atas Somasi bernomor 042/IPK/2026 yang dilayangkan Ketua Umum IPK, Pajar Saragih. Dalam somasi tersebut, IPK mengungkap adanya dugaan praktik “bisnis berbaju pendidikan” di Kecamatan Tapung Hulu, yang disinyalir melibatkan oknum berinisial Hnd beserta pihak terkait lainnya.

​”Ini bukan lagi soal edukasi, tapi ajang bisnis yang mencekik wali murid. Kami menemukan pola sistematis yang menciderai integritas dunia pendidikan kita,” tegas Pajar.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

​IPK menilai, praktik jual beli LKS ini telah melanggar sejumlah regulasi nasional, di antaranya Peraturan Pemerintah (PP) No. 17 Tahun 2010 serta Permendikbud No. 75 Tahun 2016, yang secara tegas melarang pihak sekolah atau komite melakukan penjualan buku maupun LKS.

​Janji Penegakan Disiplin

​Menanggapi desakan tersebut, Kepala Disdikpora Kabupaten Kampar, Helmi, menegaskan bahwa pihaknya tidak akan menoleransi sekolah yang melanggar aturan. Helmi menyatakan akan segera berkoordinasi dengan instansi terkait untuk menegakkan kedisiplinan.

​”Jika ditemukan pelanggaran, sesuai ketentuan, kami akan berkoordinasi dengan BKD, Inspektorat, dan Bagian Hukum untuk langkah penegakan disiplin lebih lanjut,” ujar Helmi saat dikonfirmasi awak media.

​Publik Menagih Bukti Nyata

​Kendati surat edaran telah diterbitkan, muncul keraguan di kalangan masyarakat terkait efektivitas kebijakan tersebut, terutama dengan masih adanya catatan administratif mengenai tanda tangan pejabat lama. Publik khawatir langkah ini hanya menjadi upaya meredam gejolak sesaat.

​Pajar Saragih menegaskan bahwa pihaknya akan terus mengawal kasus ini hingga ke akar-akarnya. Ia memberikan ultimatum agar perubahan nyata segera terlihat di lapangan.

​”Kami tidak main-main. Jika janji penertiban ini hanya lip service atau sekadar formalitas, kami siap membawa temuan ini ke ranah hukum. Laporan ke Kejaksaan atau Kepolisian menjadi langkah berikutnya jika tidak ada perubahan dalam 7×24 jam. Jangan jadikan wali murid komoditas bagi oknum nakal,” pungkas Pajar.

​Hingga berita ini diturunkan, masyarakat masih menanti langkah nyata Disdikpora Kampar dalam membersihkan sekolah dari praktik jual beli LKS yang membebani orang tua siswa. (Tim Redaksi)

Cilacap, Detik Nasional — Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Dayeuhluhur 4 Dapur Pamanah Rasa 2 di bawah naungan Yayasan Bunga Cahaya Gemilang resmi diluncurkan pada Senin (9/3/2026). Fasilitas layanan gizi tersebut berlokasi di Dusun Picungdatar, Desa Dayeuhluhur, Kecamatan Dayeuhluhur, Kabupaten Cilacap.

Peluncuran ditandai dengan prosesi pengguntingan pita sebagai simbol dimulainya operasional dapur pelayanan gizi. Kegiatan tersebut dihadiri Camat Dayeuhluhur, Kapolsek, Danramil 17, Kepala UPTD Puskesmas Dayeuhluhur 1, Koordinator Wilayah Bidang Pendidikan, Kepala BPP KB, Kepala Desa Dayeuhluhur, Kepala Dusun Picungdatar, Kepala SPPG Dayeuhluhur III, serta relawan.

Mitra dapur Dayeuhluhur 4, Angga Nugraha, M.P., dalam sambutannya menegaskan bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan bagian dari program strategis nasional yang bertujuan meningkatkan kualitas gizi masyarakat, khususnya anak-anak dari keluarga kurang mampu.

Ia menekankan bahwa pelaksanaan program tersebut tidak didorong oleh kepentingan pribadi, melainkan sebagai bentuk kontribusi dalam mendukung kebijakan pemerintah yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Program MBG merupakan program strategis nasional yang bertujuan membantu pemenuhan kebutuhan gizi masyarakat, terutama anak-anak dari keluarga dengan keterbatasan ekonomi. Program ini memiliki manfaat besar bagi masyarakat,” ujarnya.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga mengajak seluruh pihak untuk bersinergi dalam menyukseskan program prioritas Presiden Republik Indonesia tersebut agar manfaatnya dapat dirasakan secara luas oleh masyarakat.

Sementara itu, Kepala SPPG Dayeuhluhur 4, Hanif Nur Fathoni, S.K.M., menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan tahap awal sebelum dapur mulai beroperasi secara penuh.

“Operasional layanan dijadwalkan dimulai pada Rabu, 11 Maret 2026. Pada tahap awal, dapur tersebut menargetkan 723 penerima manfaat, dengan proyeksi peningkatan hingga sekitar 2.100 penerima pada tahap pengembangan selanjutnya,” ungkapnya.

Distribusi layanan dari dapur SPPG Dayeuhluhur 4 akan menjangkau sejumlah desa di Kecamatan Dayeuhluhur, yakni Desa Matenggeng, Ciwalen, Bingkeng, dan Bolang, terangnya.

Camat Dayeuhluhur, Eman Suherman, S.Sos., M.Si., dalam kesempatan tersebut menyampaikan apresiasi kepada mitra yang telah berinvestasi dan berpartisipasi dalam mendukung pelaksanaan program pemenuhan gizi di wilayahnya.

Menurutnya, Kecamatan Dayeuhluhur direncanakan memiliki tujuh dapur SPPG yang akan beroperasi guna memperkuat implementasi program pemerintah di tingkat daerah.

Ia juga menjelaskan bahwa pemerintah saat ini tengah menjalankan tiga program prioritas nasional, yakni Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), dan Sekolah Rakyat (SR), paparnya

Selaku Camat Dayeuhluhur, dirinya berharap keberadaan dapur SPPG dapat memanfaatkan potensi sumber daya lokal yang melimpah di wilayah Dayeuhluhur, terutama dari sektor pertanian dan peternakan, sehingga mampu mendukung kebutuhan bahan pangan program tersebut, imbuhnya.

Selain itu, keberadaan fasilitas layanan gizi ini diharapkan mampu membuka peluang kerja bagi masyarakat setempat, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi serta meningkatkan kesejahteraan warga di Kecamatan Dayeuhluhur.

 

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Reporter: Dani

MUARADUA -detik-nasional.com  Bupati Ogan Komering Ulu Selatan, Abusama, S.H., menghadiri kegiatan Buka Puasa Bersama Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Sumatera Selatan, Minggu (08/03/2026).

Kegiatan ini menjadi momen silaturahmi antara pemerintah daerah dengan organisasi kemasyarakatan Islam di wilayah Sumatera Selatan. Dalam suasana Ramadan yang penuh kebersamaan, acara tersebut juga diisi dengan tausiah serta diskusi ringan mengenai peran umat dalam memperkuat pembangunan daerah dan menjaga kerukunan masyarakat.

 

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Abusama menyampaikan apresiasi atas kontribusi Muhammadiyah dalam bidang pendidikan, sosial, dan dakwah yang selama ini turut mendukung kemajuan masyarakat.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

 

Ia berharap sinergi antara pemerintah daerah dan Muhammadiyah dapat terus terjalin dengan baik demi kemajuan daerah serta kesejahteraan masyarakat.

 

Kegiatan yang bertempat di Lantai 2 Aula Pertemuan Klinik Ismadana Muaradua ini turut dihadiri oleh Ketua TP PKK Kabupaten OKU Selatan, Ketua GOW Kabupaten OKU Selatan, Kabag Kesra, Inspektur, Camat Muaradua, Lurah, Pengurus Wilayah Muhammadiyah, tokoh agama, serta undangan lainnya.

Reky

MUARADUA – detik-nasional.com Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan, Zulfakar Dani, S.Sos., hadiri Rakor Linsek Kesiapan Operasi Ketupat Musi 2026 Polres OKU Selatan dalam rangka Pengamanan Hari Raya Idul Fitri 1447 H Tahun 2026, Senin (09/03/2026).

Rapat ini dipimpin langsung oleh Kapolres OKU Selatan saat ini dijabat oleh AKBP I Made Redi Hartana, S.H., S.I.K., M.I.K., dan menyampaikan bahwa pelaksanaan Operasi Ketupat Musi 2026 akan difokuskan pada pengamanan arus mudik dan arus balik Lebaran, termasuk pengaturan lalu lintas di titik-titik rawan kemacetan serta peningkatan patroli pada jalur-jalur utama yang dilalui masyarakat.

 

Selain itu, Polres OKU Selatan juga menegaskan bahwa pengamanan tidak hanya difokuskan pada jalur transportasi, tetapi juga pada sejumlah objek wisata dan tempat rekreasi yang diperkirakan akan mengalami peningkatan jumlah pengunjung selama libur Hari Raya Idul Fitri. Hal ini dilakukan guna memastikan masyarakat dapat berwisata dengan aman dan nyaman bersama keluarga.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

 

Adapun harapannya dukungan serta kerja sama dari seluruh instansi terkait, baik pemerintah daerah, TNI, maupun stakeholder lainnya, agar pelaksanaan pengamanan dapat berjalan maksimal dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

 

Selanjutnya Asisten II menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten OKU Selatan mendukung penuh pelaksanaan Operasi Ketupat Musi 2026 sebagai upaya memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat dalam menjalankan ibadah serta merayakan Hari Raya Idul Fitri.

 

Ia juga menekankan pentingnya koordinasi dan kerja sama yang solid antara seluruh unsur terkait, mulai dari TNI, Polri, pemerintah daerah, hingga instansi vertikal lainnya, guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan pengamanan berjalan optimal.

 

“Pemerintah Kabupaten OKU Selatan siap bersinergi dan mendukung penuh langkah-langkah yang dilakukan oleh Polres OKU Selatan bersama seluruh pihak terkait dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta kelancaran aktivitas masyarakat selama momentum Hari Raya Idul Fitri,” ujarnya.

 

Melalui Rakor Linsek ini diharapkan seluruh instansi yang terlibat dapat menyatukan langkah dan strategi dalam pelaksanaan Operasi Ketupat Musi 2026 sehingga pengamanan Hari Raya Idul Fitri di Kabupaten OKU Selatan dapat berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

 

Bertempat di Aula Sertupol Anumerta Hadinata Polres OKU Selatan, turut hadir Para OPD, Kabag Umum, Direktur ULP PLN Muaradua, Kepala Jasa Raharja Kabupaten OKUS, Ketua Senkom, Kepala SPBU Simpang, Kepala SPBU, Muaradua, Kepala SPBU Gunung Terang, Kepala SPBU Simpang Sender dan jajaran Polres OKU Selatan.

 

Reky

MUARADUA –  detiknasional.com Bupati Ogan Komering Ulu Selatan, Abusama, S.H., menerima audiensi Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten OKU Selatan terkait penguatan kelembagaan Bawaslu Kabupaten OKU Selatan, Senin (09/03/2026). Kegiatan berlangsung di Ruang Kerja Bupati OKU Selatan.

Ketua Komisioner Bawaslu OKU Selatan menyampaikan bahwa audiensi tersebut bertujuan untuk bersilaturahmi sekaligus memperkenalkan jajaran sekretariat Bawaslu yang baru. Ia menjelaskan bahwa saat ini Kepala Sekretariat Bawaslu OKU Selatan telah dilantik secara definitif dan tidak lagi berstatus pelaksana tugas (Plt).

Selain itu, Bawaslu OKU Selatan terus melaksanakan instruksi dari Bawaslu RI untuk meningkatkan penguatan kelembagaan, sehingga ke depan diharapkan dapat bekerja lebih maksimal dalam menjalankan tugas pengawasan serta memberikan kontribusi terbaik bagi Kabupaten OKU Selatan.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Menanggapi hal tersebut, Bupati OKU Selatan Abusama, S.H., mengucapkan terima kasih atas kunjungan jajaran Bawaslu dan menyambut baik audiensi tersebut sebagai upaya memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan Bawaslu.

 

Bupati menyampaikan bahwa dengan telah dilantiknya Kepala Sekretariat Bawaslu secara definitif, diharapkan dapat membawa suasana baru serta meningkatkan kinerja kelembagaan Bawaslu di Kabupaten OKU Selatan.

 

Lebih lanjut, Bupati menegaskan bahwa Bawaslu merupakan bagian penting dalam penyelenggaraan pemerintahan, khususnya dalam menjaga kualitas demokrasi. Oleh karena itu, komunikasi dan koordinasi yang baik sangat diperlukan agar setiap kendala yang dihadapi dapat diselesaikan bersama.

 

“Kami Pemerintah Kabupaten OKU Selatan ke depan berharap sinergi ini terus terjalin dengan baik. Pemerintah daerah akan berupaya mendukung secara bertahap sesuai kemampuan, agar program dan kebutuhan kelembagaan Bawaslu dapat berjalan dengan baik di Kabupaten OKU Selatan,” ujar Bupati.

Audiensi tersebut turut dihadiri Asisten I, Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik, Kepala Badan Kesbangpol, Kepala BKPSDM, serta Kabag Organisasi Setda OKU Selatan.

 

Udin

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

You cannot copy content of this page