Cilacap, Detik Nasional – Guna menekan angka penyebaran Tuberkulosis (TBC) di tengah masyarakat, jajaran Kepolisian Sektor (Polsek) Dayeuhluhur turut serta mengawal kegiatan Active Case Finding (ACF) Program TBC dan Cek Kesehatan Gratis (CKG). Kegiatan yang diinisiasi oleh UPTD Puskesmas Dayeuhluhur 2 ini diselenggarakan di Balai Desa Matenggeng, Kecamatan Dayeuhluhur, Kabupaten Cilacap, Selasa (6/10/2026).
Kegiatan sosialisasi dan skrining batuk melalui pemeriksaan rontgen dada (X-ray) ini dihadiri langsung oleh Kapolsek Dayeuhluhur didampingi oleh Bhabinkamtibmas. Kehadiran aparat kepolisian di lokasi bertujuan untuk memberikan rasa aman sekaligus memastikan kelancaran program kesehatan bagi warga binaannya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Kepala UPTD Puskesmas Dayeuhluhur 2 beserta tim medis, para Kader TB Paru, serta dukungan tiga orang petugas radiografer dari RSUD Majenang.
Dalam keterangannya, Kapolsek Dayeuhluhur Iptu Masruhin menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah deteksi dini yang krusial untuk menjaga kesehatan paru-paru masyarakat. Ia pun secara langsung memaparkan hasil dari rangkaian pemeriksaan medis yang telah dilakukan terhadap warga Desa Matenggeng.

Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
“Alhamdulillah antusiasme warga sangat baik. Berdasarkan data rekapitulasi yang kami catat bersama tim medis di lapangan, tercatat ada 114 orang warga yang terlayani untuk mengikuti pemeriksaan radiografi toraks dan Cek Kesehatan Gratis pada hari ini,” ungkap Iptu Masruhin.
Lebih lanjut, pucuk pimpinan Polsek Dayeuhluhur tersebut merinci hasil diagnosis dari pelaksanaan rontgen.
“Dari 114 warga yang diperiksa, terdapat 9 orang yang didiagnosis sebagai suspek TBC dan 1 orang terkonfirmasi positif. Untuk 9 warga yang berstatus suspek tersebut, langsung kami arahkan untuk melakukan pemeriksaan dahak. Selain itu, ada 4 orang warga yang juga telah diberikan Terapi Pencegahan Tuberkulosis (TPT) oleh tim medis,” jelasnya.
Tak hanya berfokus pada penyakit TBC, Iptu Masruhin juga membeberkan hasil temuan Cek Kesehatan Gratis (CKG) terkait riwayat penyakit tidak menular lainnya yang dialami warga.
“Dari skrining umum, kami mendapati 40 orang warga terdeteksi mengalami Hipertensi (HT), kemudian 10 orang dengan keluhan Diabetes Melitus (DM), dan 16 orang mengalami Kardiomegali atau pembesaran jantung. Sementara untuk kasus Efusi Pleura, hasilnya nihil,” papar Kapolsek.
Menutup keterangannya, Iptu Masruhin menegaskan bahwa Polri akan terus mendukung penuh program pemerintah di bidang kesehatan. Pihaknya berharap, sinergi yang kuat antara Polsek, Puskesmas, dan perangkat desa ini dapat mempercepat langkah penanganan dan pencegahan penyakit menular di Kabupaten Cilacap, sehingga masyarakat dapat beraktivitas dengan lebih sehat dan produktif.
Reporter: Dani
Cilacap, Detik Nasional — Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI) menjadi momentum bagi Koramil 17/Dayeuhluhur untuk memperkuat sinergitas dengan pemerintah kecamatan dan kepolisian dalam menjaga keamanan serta mendukung pembangunan di wilayah Kecamatan Dayeuhluhur, Kabupaten Cilacap.
Momentum tersebut diisi dengan doa bersama dan pemotongan tumpeng sebagai ungkapan rasa syukur. Kegiatan berlangsung sederhana dan penuh kekeluargaan dengan dihadiri Camat dan Kapolsek Dayeuhluhur, serta jajaran Koramil 17/Dayeuhluhur, Senin (5/10/2026).
Suasana kebersamaan terlihat saat Camat Dayeuhluhur Eman Suherman menyerahkan potongan tumpeng kepada Pelda Haryanto selaku Bati Tuud Koramil 17/Dayeuhluhur. Keduanya kemudian berjabat tangan sebagai simbol soliditas dan sinergitas dalam menjalankan tugas di wilayah.

Dalam kesempatan tersebut, Eman menyampaikan ucapan selamat atas HUT ke-81 TNI sekaligus mengapresiasi pengabdian Koramil 17/Dayeuhluhur selama ini.
“Dirgahayu TNI ke-81. TNI Bersama Rakyat, Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur. Terima kasih kepada Koramil 17 Dayeuhluhur yang selama ini telah menjadi garda terdepan dalam menjaga keamanan, membantu penanganan bencana, dan mendukung program pembangunan di Dayeuhluhur,” ujarnya.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Ia berharap TNI semakin profesional, dicintai rakyat, serta terus menjadi kebanggaan bangsa.
Sementara itu, Kapolsek Dayeuhluhur Iptu Masruhin mengatakan bahwa sinergitas TNI dan Polri merupakan bagian penting dalam menjaga keamanan dan kondusivitas wilayah.
“Selamat ulang tahun TNI ke-81. Sinergitas TNI-Polri adalah kunci utama kondusivitas wilayah. Kami Polsek Dayeuhluhur siap terus bersinergi dengan Koramil 17 Dayeuhluhur untuk menjaga Dayeuhluhur tetap aman, damai, dan kondusif. TNI kuat, Polri hebat, rakyat sejahtera,” ungkapnya.
Mewakili Koramil 17/Dayeuhluhur, Pelda Haryanto menyampaikan terima kasih kepada Camat beserta jajaran dan Kapolsek beserta anggota yang telah hadir dalam peringatan tersebut.
“Walaupun sederhana, kita tetap bersyukur. Di wilayah Kecamatan Dayeuhluhur, kita tetap solid dalam menjalankan tugas bersama pemerintah kecamatan dan Polri,” ucapnya.
Menurutnya, peringatan HUT ke-81 TNI tidak hanya menjadi perayaan, tetapi juga momentum untuk meningkatkan semangat pengabdian kepada bangsa dan negara serta memperkuat kebersamaan dengan masyarakat.
“Momen peringatan HUT TNI ke-81 ini tentunya dapat terus memicu semangat kita untuk menjadi garda terdepan menjaga keutuhan bangsa dan membangun bersama masyarakat,” terangnya.
Ia menambahkan, bertambahnya usia TNI harus menjadi momentum untuk mempertahankan soliditas, kekompakan, integrasi, dan sinergitas bersama seluruh komponen bangsa.
“Dengan bertambahnya usia Tentara Nasional Indonesia, kami tetap solid, kompak, integratif, dan sinergis bersama seluruh komponen bangsa serta selalu menjaga kepercayaan rakyat,” pungkasnya.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Reporter: Dani
Cilacap, Detik Nasional – Dalam upaya memperluas jangkauan perlindungan sosial bagi masyarakat pekerja, Anggota Komisi IX DPR RI, Hj. Teti Rohatiningsih, S.Sos., menggelar Sosialisasi Jaminan Sosial Ketenagakerjaan di Kecamatan Wanareja, Kabupaten Cilacap, Sabtu (26/9/2026).
Kegiatan yang terselenggara atas kerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan ini dilaksanakan dalam dua sesi terpisah. Sesi pertama berlangsung di Cafe Sajati, Desa Tambaksari, kemudian dilanjutkan dengan sesi kedua yang bertempat di SMP Negeri 2 Wanareja, Desa Madura. Acara ini turut dihadiri oleh jajaran perwakilan BPJS Ketenagakerjaan, pejabat Pemerintah Kecamatan Wanareja, serta Anggota DPRD Kabupaten Cilacap dari daerah pemilihan setempat.
Dalam pemaparannya, Hj. Teti Rohatiningsih menggarisbawahi perbedaan mendasar antara BPJS Ketenagakerjaan dan BPJS Kesehatan. Ia menjelaskan bahwa BPJS Ketenagakerjaan mengusung jargon “Kerja Keras, Bebas Cemas”, sedangkan BPJS Kesehatan mengusung prinsip “Gotong Royong, Semua Tertolong”.

“Menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan adalah bentuk tindakan preventif, ibarat menyediakan payung sebelum hujan agar para pekerja memiliki jaminan perlindungan saat menjalankan aktivitas profesinya sehari-hari,” tegas Hj. Teti.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Ia menambahkan bahwa program ini memberikan manfaat yang nyata dan langsung dirasakan. Apabila terjadi risiko kecelakaan kerja, penanganan medis dan penanggulangannya dapat diberikan secara cepat tanpa membebani ekonomi keluarga pekerja.
Sebagai wujud nyata dari komitmen perlindungan tersebut, Hj. Teti bersama pihak BPJS Ketenagakerjaan menyerahkan secara simbolis santunan Jaminan Kematian (JKM) kepada ahli waris peserta yang telah meninggal dunia. Penyerahan santunan ini menjadi bukti riil bagaimana jaminan sosial hadir menjaga keberlanjutan hidup keluarga yang ditinggalkan.

Kendati manfaatnya tergolong vital, legislator asal Dapil Jawa Tengah ini menyoroti masih rendahnya angka kepesertaan masyarakat di Kabupaten Cilacap. Dari total populasi yang mencapai kurang lebih 2,1 juta jiwa, sebagian besar pekerja sektor informal dan lapisan masyarakat bawah belum terdaftar sebagai peserta aktif akibat minimnya edukasi serta informasi.
Melalui rangkaian sosialisasi secara masif dan berkelanjutan ini, diharapkan kesadaran masyarakat Wanareja akan pentingnya jaminan perlindungan kerja dapat meningkat pesat, sehingga mendorong partisipasi aktif warga untuk segera mendaftarkan diri menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan.
Reporter: Dani
Cilacap, Detik Nasional — Musibah dapat terjadi kapan saja dan tidak selalu dapat diperkirakan sebelumnya. Hal tersebut dialami Kastim, warga Dusun Cilulu, RT 02/RW 13, Desa Dayeuhluhur, Kecamatan Dayeuhluhur, Kabupaten Cilacap, setelah rumahnya mengalami kerusakan pada bagian depan akibat tertimpa pohon aren yang sedang ditebang pada Minggu, 20 September 2026.
Peristiwa bermula ketika tiga orang melakukan penebangan pohon aren di sekitar rumah Kastim. Sebelum batang dipotong, mereka memangkas pelepah dan memperkirakan arah jatuhnya pohon untuk menghindari bangunan di sekitarnya.
Saat proses pemotongan berlangsung, angin tiba-tiba bertiup kencang sehingga arah tumbangnya pohon berubah. Pohon yang semula diperkirakan roboh ke arah selatan justru tumbang ke sebelah timur dan mengenai bagian depan rumah milik salah satu warga.
Ketika kejadian berlangsung, Kastim sedang bekerja di belakang rumah bersama seorang rekannya. Mereka mendengar suara benturan keras seperti benda jatuh. Setelah mendatangi sumber suara, keduanya mendapati bagian depan rumah telah rusak dan batang pohon aren masih berada di atas bangunan.
“Saat itu saya sedang di belakang rumah bersama teman saya. Ketika saya sedang fokus bekerja, saya mendengar suara bruk seperti barang jatuh. Setelah dicek, ternyata bagian depan rumah saya rusak akibat tertimpa pohon aren. Mungkin bunyi tersebut adalah hantaman pohon aren dan suara genteng yang berjatuhan,” ujar Kastim.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Kastim mengatakan dirinya sebelumnya mengetahui adanya aktivitas penebangan pohon aren di sekitar rumah. Para penebang juga telah melakukan pekerjaan serupa di belakang rumahnya, termasuk di dekat lokasi tempat dirinya bekerja.
Atas kerusakan tersebut, pihak penebang bersedia memberikan ganti rugi. Kastim menyebut persoalan itu diselesaikan secara kekeluargaan karena kedua pihak menganggap kejadian tersebut sebagai musibah.
“Untuk ganti rugi, alhamdulillah mereka mau bertanggung jawab. Kejadian ini terselesaikan dengan cara kekeluargaan karena bagaimanapun ini adalah sebuah musibah. Musibah bagi saya karena bagian depan rumah hancur dan musibah bagi si penebang,” katanya.
Salah seorang penebang menjelaskan, sebelum memotong batang pohon, mereka memangkas pelepah dan menentukan arah jatuhnya. Namun, ketika proses pemotongan berlangsung, angin kencang datang sehingga arah tumbangnya pohon berubah dari perkiraan awal.
“Kami memperkirakan pohon akan roboh ke arah selatan. Namun, saat pohon sedang digergaji, angin bertiup dengan begitu kencangnya. Akhirnya, pohon yang seharusnya roboh ke arah selatan justru tumbang ke sebelah timur dan menimpa rumah,” jelasnya.
Peristiwa tersebut mengakibatkan bagian depan rumah milik Kastim mengalami kerusakan. Pihak pemilik rumah dan penebang kemudian menyelesaikan persoalan tersebut secara kekeluargaan.
Reporter: Dani
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Cilacap, Detik Nasional — Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (Himpaudi) Kecamatan Dayeuhluhur menggelar Parenting Inspiratif bertema “Anak Hebat Berasal dari Orang Tua yang Terlibat” yang bertempat di Gedung Dakwah Kecamatan Dayeuhluhur, Kabupaten Cilacap, Minggu (30/8/2026).
Kegiatan tersebut mengangkat konsep “Tiga Pilar Sukses Mendidik Anak”, dengan pembagian peran orang tua sebesar 60 persen, lembaga pendidikan 20 persen, serta lingkungan sosial dan pemerintah sebesar 20 persen. Konsep tersebut menekankan bahwa pendidikan anak tidak hanya menjadi tanggung jawab sekolah, tetapi membutuhkan keterlibatan aktif keluarga dan lingkungan.
Sebanyak 30 lembaga PAUD se-Kecamatan Dayeuhluhur mengikuti kegiatan tersebut bersama peserta didik, orang tua, dan wali murid. Kegiatan berlangsung dalam dua sesi, yakni sesi pertama pada pagi hingga menjelang Zuhur yang diikuti lebih dari 300 peserta, kemudian dilanjutkan sesi kedua pada pukul 13.00 hingga 16.00 WIB.
Sejumlah unsur terkait turut hadir, di antaranya Camat Dayeuhluhur, Bunda PAUD Kecamatan Dayeuhluhur, Penilik, serta Ketua Himpaudi Kecamatan Dayeuhluhur.

Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
“Kegiatan parenting ini kami selenggarakan sebagai sarana pendampingan bagi orang tua dan murid. Kegiatan ini diikuti oleh 30 lembaga sekolah,” ujarnya.
Menurut Siti, kegiatan tersebut bertujuan memberikan wawasan dan pengalaman baru kepada orang tua serta wali murid agar mampu mendampingi tumbuh kembang anak secara optimal, penuh kasih sayang, dan dengan pemahaman yang baik.
Ia berharap pengetahuan yang diperoleh dalam kegiatan tersebut dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Para peserta didik juga diharapkan mampu menerapkan nilai-nilai yang diberikan orang tua, antara lain dengan mendengarkan nasihat serta membiasakan diri menjalankan ibadah sesuai dengan ajaran agama yang dianut, ungkapnya.
Sementara itu, Dr. Nafik Palil, M.Pd., selaku motivator, menekankan bahwa keberhasilan pendidikan anak membutuhkan sinergi antara orang tua, lembaga pendidikan, serta lingkungan sosial dan pemerintah.
Menurutnya, orang tua memiliki porsi terbesar, yakni 60 persen, karena menjadi pihak yang paling dekat dengan anak dan memiliki tanggung jawab utama dalam mendampingi tumbuh kembangnya secara langsung.
Lembaga pendidikan memiliki peran 20 persen melalui proses pembelajaran yang mentransformasikan ilmu, akidah, dan akhlak. Sementara itu, lingkungan sosial dan pemerintah memiliki porsi 20 persen dalam membangun ekosistem yang mendukung perkembangan anak.
“Kita terus memperjuangkan agar guru-guru di bawah naungan Himpaudi segera diakui secara resmi sebagai guru formal yang membimbing anak-anak luar biasa ini,” imbuhnya.
Ia menjelaskan, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya menyiapkan anak-anak PAUD agar memiliki bekal untuk menjadi pemimpin masa depan yang berkualitas.
Dalam penerapannya, dukungan pemerintah dapat diwujudkan melalui pembinaan terhadap lingkungan sekitar satuan pendidikan. Salah satunya dengan memberikan pembinaan kepada para pedagang di sekitar sekolah agar makanan dan minuman yang dikonsumsi anak terjamin kebersihan dan gizinya.
“Melalui kolaborasi 24 jam yang melibatkan doa, ilmu, dan praktik nyata, kita optimistis dapat mencetak generasi yang unggul dalam akidah, akhlak, ilmu, dan keterampilan,” pungkasnya.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Reporter: Dani
Cilacap, Detik Nasional — Sejumlah warga Desa Panulisan Kecamatan Dayeuhluhur, Kabupaten Cilacap, menyusuri sejumlah makam dan petilasan yang memiliki kaitan dengan sejarah desa dalam tradisi Mieling Desa Panulisan, Sabtu (22/8/2026).
Napak tilas tersebut menjadi bagian dari rangkaian kegiatan yang digelar Komunitas Adat Mbah Mayasinga dan dipusatkan di Lapangan Cempaka Buniseuri, Desa Panulisan. Selain mengenang para leluhur, kegiatan ini menjadi sarana bagi masyarakat untuk mengenalkan kembali sejarah dan nilai budaya lokal kepada generasi penerus.
Dalam rangkaian napak tilas, peserta mengunjungi Makam Keramat Petilasan Sarongge, Mbah Mayasinga, Makam Ambu Sekar Melati, hingga Makam Raden Sungging Purbangkara atau Raden Juru Tulis di Gunung Panulisan.
Sejumlah lokasi tersebut diyakini memiliki keterkaitan dengan perjalanan sejarah dan terbentuknya Desa Panulisan. Warga dari Dusun Buniseuri dan sebagian wilayah Panulisan Timur turut mengikuti perjalanan napak tilas hingga ke sejumlah makam dan petilasan leluhur.
Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Cilacap, Ahmad Fatoni, mengapresiasi masyarakat yang masih mempertahankan tradisi tersebut. Menurutnya, kegiatan seperti Mieling memiliki nilai penting dalam menjaga keberlangsungan adat dan budaya lokal.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
“Atas nama Pemerintah Daerah Kabupaten Cilacap, kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh panitia, tokoh masyarakat, tokoh adat, kepala desa, serta masyarakat luas yang telah bekerja sama melestarikan kebudayaan,” ujar Ahmad Fatoni.
Ia menilai kegiatan ziarah dan napak tilas juga dapat menjadi media edukasi bagi generasi muda untuk mengenal sejarah serta menghargai jasa para pendahulu.
“Sebagai generasi penerus, kita berkewajiban menanamkan nilai-nilai adiluhung kepada generasi muda demi menjaga kelestarian warisan tersebut,” katanya.
Ahmad Fatoni menambahkan, pelestarian adat istiadat dan ritus masyarakat sejalan dengan upaya pemajuan kebudayaan sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan.
Sementara itu, Kepala Desa Panulisan, Koko Waskono, mengatakan Mieling menjadi momentum untuk mengenang jasa para leluhur yang memiliki kaitan dengan sejarah berdirinya Desa Panulisan.
“Alhamdulillah, kegiatan Mieling Desa Panulisan dilaksanakan untuk mengenang jasa para leluhur pendiri desa. Melalui kegiatan ini, kami berharap tradisi dan nilai-nilai luhur dapat terus dilestarikan,” kata Koko.
Koko berharap tradisi tersebut dapat dilaksanakan secara berkelanjutan dan menjadi agenda tahunan yang melibatkan masyarakat, khususnya generasi muda.

“Alhamdulillah, pada hari ini telah dilaksanakan kegiatan Mieling Desa Panulisan, sebuah tradisi napak tilas untuk menghormati para leluhur dan pendiri Desa Panulisan,” ujarnya.
Beni menjelaskan, perjalanan sejarah awal Desa Panulisan tidak terlepas dari kawasan yang kini dikenal sebagai Panulisan Timur, tepatnya Panulisan Kolot, Dusun Cirungkun. Wilayah tersebut menjadi salah satu bagian penting dalam sejarah awal permukiman para pendiri Desa Panulisan.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Karena itu, ia mengajak generasi muda untuk tidak hanya mengenal sejarah, tetapi juga ikut menjaga adat dan budaya lokal agar tetap hidup di tengah perkembangan zaman.
Usai napak tilas dan ziarah, kegiatan berlanjut dengan pagelaran seni tradisional. Masyarakat disuguhi pertunjukan ibing ronggeng, singa depok, dan wayang golek. Acara semakin semarak dengan penampilan tari jaipong yang dibawakan anak-anak berprestasi dari Kecamatan Dayeuhluhur.
Beni juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat, panitia, pemerintah daerah, serta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Cilacap atas dukungan terhadap pelaksanaan Mieling Desa Panulisan.
Melalui kegiatan tersebut, masyarakat tidak hanya mengenang para pendahulu, tetapi juga merawat jejak sejarah dan membuka ruang bagi generasi muda untuk mengenal seni, adat, serta budaya yang tumbuh di Desa Panulisan. (Dani)
Cilacap, Detik Nasional – Musibah kebakaran melanda rumah milik Karsam, warga Dusun Ciparahu RT 004/006, Desa Dayeuhluhur, Kecamatan Dayeuhluhur, Kabupaten Cilacap pada Senin (20/7/2026) dini hari. Insiden ini diduga kuat dipicu oleh adanya korsleting (hubungan arus pendek) listrik pada area dapur rumah korban.
Peristiwa tersebut pertama kali diketahui oleh korban bersama salah seorang saksi sekira pukul 04.00 WIB. Saat itu, mereka terkejut melihat kobaran api yang sudah menyala di bagian dapur rumah. Saksi kemudian bergerak cepat membangunkan warga sekitar yang sedang menunaikan ibadah salat subuh untuk meminta pertolongan.
Mendapat laporan dari masyarakat, anggota Polsek Dayeuhluhur dan Koramil 17/Dayeuhluhur langsung bergegas menuju lokasi kejadian. Bersama-sama dengan warga, aparat TNI-Polri bahu-membahu menjinakkan si jago merah menggunakan peralatan seadanya seperti ember dan alat pemadam manual lainnya. Setelah berjuang keras, api akhirnya berhasil dipadamkan sepenuhnya pada pukul 05.30 WIB.

“Kami juga mengetuk kepedulian lingkungan dan warga sekitar untuk sudi kiranya membantu memberikan bantuan pangan (permakanan) darurat secara swadaya kepada korban, sembari menunggu bantuan resmi dari Dinas Sosial maupun pemerintah daerah tiba,” ujarnya.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Di sela-sela penanganan pascabencana, Aipda Tri Setya Permana juga memberikan imbauan tegas kepada warga masyarakat agar selalu meningkatkan kewaspadaan. Warga diminta untuk rutin mengecek instalasi listrik, colokan, saklar, hingga kondisi kompor di rumah masing-masing.
Kewaspadaan ini dinilai sangat krusial, terutama dalam menghadapi musim kemarau seperti saat ini, di mana potensi terjadinya kebakaran menjadi jauh lebih tinggi, pungkas Aipda Tri Setya Permana. (Dani)
Cilacap, Detik Nasional — Komisi B Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Cilacap menggelar kunjungan kerja di Pendopo Kecamatan Dayeuhluhur, Kamis (26/7/2026). Pertemuan ini fokus membahas strategi optimalisasi pendapatan daerah dari sektor pajak.
Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Komisi B DPRD Cilacap, Didi Yudi Cahyadi, S.Pd., beserta anggota komisi, perwakilan Bapenda Cilacap, Camat dan Sekcam Dayeuhluhur, serta seluruh Kepala Desa (Kades) se-Kecamatan Dayeuhluhur.
Realisasi PBB-P2 Masih di Bawah 40 Persen
Ketua Komisi B DPRD Cilacap, Didi Yudi Cahyadi, S.Pd., menjelaskan, salah satu agenda utama pertemuan ini adalah mengevaluasi capaian Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2).
Pihaknya menyayangkan masih adanya desa di wilayah Kecamatan Dayeuhluhur yang serapan pajaknya tergolong sangat rendah.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
“Kami mengumpulkan para Kades hari ini karena melihat masih ada beberapa desa yang realisasi PBB-P2-nya di bawah 40 persen. Kami ingin mendorong mereka agar target serapan pajak tanah dan bangunan ini bisa tercapai maksimal,” ujar Didi usai pertemuan.
Maksimalkan Potensi Wisata dan Kuliner lokal
Selain PBB-P2, Komisi B juga mendorong pemerintah kecamatan dan desa untuk jeli melihat peluang Pendapatan Asli Daerah (PAD) lainnya.
Didi meminta Camat dan Kades aktif menumbuhkan sektor pariwisata, serta memfasilitasi menjamurnya usaha rumah makan dan kafe di wilayah Dayeuhluhur.
“Sektor-sektor ini jika dikembangkan dengan baik akan menjadi pendorong PAD yang signifikan dari sektor pajak dan retribusi daerah,” lanjutnya.
Prihatin Pajak Motor Rendah: 40% Kendaraan Menunggak
Hal lain yang menjadi sorotan tajam legislatif adalah rendahnya kepatuhan membayar Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) di Kabupaten Cilacap.
Berdasarkan data yang dipaparkan, dari hampir satu juta unit sepeda motor yang tersebar di Kabupaten Cilacap, baru sekitar 500 ribu unit yang melunasi kewajiban pajaknya. Artinya, ada lebih dari 40 persen kendaraan yang menunggak pajak.
“Kami harapkan kerja sama dari Pak Camat dan Pak Kades untuk terus mengedukasi warga desa agar kesadaran membayar pajak kendaraan ini tumbuh,” tegas politisi tersebut.
Pajak Terbayar, Jalan Rusak Cilacap Barat Bisa Diperbaiki
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Didi mengingatkan bahwa kelancaran pembayaran pajak dari masyarakat akan berdampak langsung pada akselerasi pembangunan infrastruktur yang saat ini sangat dinantikan warga Cilacap Barat.
Saat ini, kondisi infrastruktur jalan di lima kecamatan wilayah utara—mulai dari Karangpucung Utara, Cimanggu Utara, Majenang Utara, Wanareja Utara, hingga kawasan Kutaagung di Dayeuhluhur—masih mengalami kerusakan parah.
“Jika target pajak ini bisa terealisasi tepat waktu, kami di DPRD bersama pemerintah daerah berkomitmen untuk menganggarkan perbaikan infrastruktur jalan tersebut pada tahun anggaran berikutnya,” pungkas Didi. (Dani)
Cilacap, Detik Nasional – Menjelang perayaan Idulfitri 1447 H, jajaran pimpinan Kecamatan Dayeuhluhur memperkuat koordinasi keamanan wilayah melalui Apel Gabungan Pengamanan Malam Takbir. Kegiatan tersebut berlangsung khidmat di halaman Mapolsek Dayeuhluhur pada Jumat petang (20/3/2026).
Kapolsek Dayeuhluhur memimpin langsung jalannya apel yang dihadiri oleh Camat Dayeuhluhur, dan Kasi Trantib. Adapun barisan personel terdiri dari gabungan anggota Polsek, Koramil, Satpol PP, serta Linmas yang disiagakan untuk mengawal keamanan di seluruh wilayah kecamatan.
Dalam arahannya, Kapolsek Dayeuhluhur, AKP Suwito, S.H., menekankan bahwa prioritas utama malam ini adalah menjamin pelaksanaan takbiran di tiap masjid berjalan aman dan kondusif. Petugas gabungan akan menyisir lokasi-lokasi rawan serta memantau masjid-masjid yang melaksanakan aktivitas peribadatan untuk mencegah gangguan keamanan.

Senada dengan hal tersebut, Camat Dayeuhluhur Eman Suherman, S.Sos., M.Si., mengingatkan bahwa stabilitas wilayah bukan hanya beban aparat semata. Ia mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk berperan aktif dalam menjaga ketenangan di lingkungannya masing-masing.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
“Keamanan merupakan tanggung jawab kolektif. Partisipasi aktif warga dalam menjaga ketertiban sangat krusial agar malam kemenangan ini benar-benar membawa kedamaian bagi kita semua,” ujar Eman Suherman di hadapan peserta apel.
Kegiatan yang berlangsung selama 30 menit ini berakhir dengan tertib. Segera setelah apel dibubarkan, seluruh personel langsung bergeser ke titik-titik penugasan guna memulai patroli kewilayahan di wilayah Kecamatan Dayeuhluhur. (DN)
Detik Nasional – Rezeki halal adalah fondasi utama dalam membangun keluarga yang tenang dan penuh keberkahan. Ia bukan sekadar tentang seberapa besar penghasilan yang dibawa pulang, melainkan tentang bagaimana rezeki itu diperoleh—dengan cara yang jujur, bersih, dan diridai Allah SWT.
Setiap hari, seorang kepala keluarga melangkah keluar rumah dengan satu niat yang sama: menafkahi anak dan istri dari sumber yang halal. Di balik rutinitas itu, tersimpan doa yang tak pernah putus—agar setiap usaha yang dilakukan bernilai ibadah, setiap peluh yang menetes menjadi saksi keikhlasan, dan setiap rupiah yang diterima membawa kebaikan.
Rezeki halal memberi ketenangan yang tak dapat ditukar dengan apa pun. Dari rezeki itulah anak-anak tumbuh dengan asupan yang baik, pendidikan yang berkah, dan teladan tentang arti kejujuran. Dari rezeki itu pula, seorang istri menjalani perannya dengan hati yang lapang, mengelola rumah tangga dengan penuh rasa syukur dan kepercayaan.
Tak jarang, jalan mencari nafkah dipenuhi ujian. Kesempitan ekonomi, godaan jalan pintas, atau rasa lelah yang menguji kesabaran kerap hadir. Namun keyakinan pada janji Allah menguatkan langkah—bahwa rezeki yang halal, meski tampak sederhana, akan selalu cukup dan membawa kebaikan yang berlipat.
Di penghujung hari, ketika keluarga berkumpul dalam kehangatan rumah, nilai rezeki halal terasa nyata. Bukan dari kemewahan yang dimiliki, tetapi dari kedamaian yang dirasakan. Senyum anak-anak, dukungan istri, dan ketenteraman hati menjadi bukti bahwa keberkahan hidup lahir dari usaha yang lurus.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Pada akhirnya, rezeki halal untuk nafkah anak istri adalah wujud tanggung jawab, cinta, dan keimanan. Ia adalah jalan sunyi yang mulia—yang mungkin tak selalu mudah, namun selalu bernilai di sisi Allah dan bermakna bagi keluarga.
Penulis: Dani
