Diduga Terlibat Penyelundupan Internasional, Tanker Berbendera Mongolia Diamankan Polri
JAKARTA, DN-II Tim gabungan penegak hukum di bawah koordinasi Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) mengamankan kapal tanker MT Global 168 yang diduga kuat terlibat dalam jaringan penyelundupan internasional. Berdasarkan identifikasi resmi, kapal tersebut menggunakan bendera Mongolia dengan basis operasional yang berpusat di Malaysia. (23/10/2026).
Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri)
Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto menyampaikan bahwa pengungkapan ini berawal dari pengembangan terhadap pola kejahatan transnasional yang kerap memanfaatkan modus operandi serupa di wilayah perairan yurisdiksi nasional.
”Modus operandi yang kerap dijumpai dalam pengungkapan kasus serupa kembali terindikasi pada kapal ini, yakni praktik penggantian nama demi mengaburkan rekam jejak, menyamarkan identitas pelayaran, dan mengelabui petugas pengawas di perairan internasional maupun domestik,” ujar Kapolri.
Identitas Utama dan Spesifikasi Kapal
Berdasarkan data registrasi maritim internasional (International Maritime Organization), MT Global 168 memiliki rekam jejak administratif dan spesifikasi teknis sebagai berikut:
Nomor IMO: 9078347
Nomor MMSI: 457615000
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen penuh untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Call Sign: JVRE8
Tahun Pembuatan: 1993
Status Operasional: Aktif
Nama Sebelumnya: Suro Sio Maru No. 08
Dari sisi fisik, kapal tanker ini memiliki dimensi panjang sekitar 56,99 hingga 57 meter dengan lebar 9,02 meter. Kapal tercatat memiliki ukuran Gross Tonnage (GT) sebesar 370 serta Deadweight Tonnage (DWT) pada kisaran 726 hingga 776 ton.
Kepemilikan Korporasi dan Penyelidikan Lebih Lanjut
Dari hasil penelusuran manajemen dan dokumen pelayaran, tim gabungan telah mengidentifikasi entitas korporasi pemilik (registered owner) kapal atas nama Makmur Marine Petrelio.
Berdasarkan dokumen resmi, perusahaan tersebut tercatat beralamat di:
Suite S11 & S12, Lantai 5, Menara TJB,
Jalan Syeikh Muhammad Bukti, Bandar Johor Bahru,
80000, Johor, Malaysia.
Seluruh temuan data fisik, administratif, serta identitas korporasi ini kini menjadi instrumen krusial bagi tim penyidik dalam memperluas cakupan kasus. Langkah pendalaman lanjutan difokuskan untuk membongkar keterlibatan korporasi secara menyeluruh, menelusuri alur logistik ilegal, serta memburu aktor intelektual maupun pihak pengendali di balik jaringan penyelundupan internasional tersebut. Tim
Eksplorasi konten lain dari Detik Nasional
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.