Detik Nasional

Surakarta, DN-II Babinsa Serengan Koramil 03/Serengan Kodim 0735/Surakarta, Serda Djoko Riyadi membantu kesulitan rakyat sudah menjadi tanggung jawab seorang aparat teritorial, apalagi menjadi seorang Babinsa yang selalu berada tengah-tengah warga binaannya, sudah tentu jika di wilayahnya ada kegiatan sekecil apapun babinsa harus terjun secara langsung untuk membantu.

Seperti halnya yang dilakukan Babinsa Serengan dan Linmas membantu melaksanakan pengaturan penyebrangan jalan agar berjalan lancar masyarakat yang sedang melakukan pengecoran dalam pembuatan rumah di daerah Makam bergolo kelurahan Serengan Kecamatan Serengan Kota Surakarta, Kamis pukul 08.00 Wib (02/07/2026)

Sebagai makluk sosial dalam hidup bermasyarakat sangatlah penting untuk saling bergotong royong, membantu sesama dalam kehidupan sehari – hari sehingga kesulitan, beban seberat apapun yang terjadi dalam masyarakat akan terasa ringan apabila dipikul bersama-sama.

Sersan Djoko, selaku Babinsa ia merasa terpanggil untuk membantu masyarakat yang membutuhkan bantuan, seperti halnya ikut bergotong royong membantu warga binaan yang sedang melaksanakan pembangunan pengecoran rumah di pinggir jalan raya.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Semoga semangat kebersamaan dan kegotong royongan dalam kehidupan ditengah-tengah masyarakat tetap terbina guna mendukung perkembangan pembangunan, khususnya di Kelurahan Serengan Kecamatan Serengan Kota Surakarta. Red/Ak

KOTA TEGAL, DN-II Memperingati Hari Bhayangkara ke-80, Polres Tegal Kota menegaskan kembali komitmennya untuk terus menghadirkan pelayanan kepolisian yang profesional, humanis, dan solutif. Peringatan ini menjadi momentum bagi seluruh jajaran untuk mempererat hubungan dengan masyarakat sekaligus meningkatkan kualitas pengabdian.

Komitmen tersebut disampaikan oleh Kapolres Tegal Kota, AKBP Heru Antariksa Cahya, saat memimpin Upacara Hari Bhayangkara ke-80 di Mapolres Tegal Kota, Rabu (1/7/2026). Dalam kesempatan tersebut, ia membacakan amanat Kapolda Jawa Tengah yang menekankan bahwa delapan dekade pengabdian Polri harus dimaknai dengan pelayanan yang berorientasi pada rasa aman, keadilan, dan kemanfaatan nyata.

“Kehadiran Polri harus dirasakan manfaatnya melalui pelayanan yang cepat, responsif, dan humanis. Kita memakai seragam ini bukan untuk dilayani, melainkan untuk melayani,” ujar Kapolres saat membacakan amanat.

Transformasi dan Kepercayaan Publik

Kapolda Jawa Tengah dalam amanatnya juga menyoroti tantangan zaman di era disrupsi teknologi. Mengingat pola ancaman keamanan yang kian kompleks, anggota Polri dituntut untuk semakin adaptif dan cakap dalam memanfaatkan teknologi demi meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Lebih lanjut, kepercayaan masyarakat disebut sebagai indikator keberhasilan utama Polri. “Semakin besar manfaat yang dirasakan masyarakat, semakin kuat pula kepercayaan publik kepada kita. Jangan pernah lelah berbuat baik dan jangan pernah mengkhianati kepercayaan masyarakat,” tegasnya.

Apresiasi untuk Personel Berdedikasi

Sebagai perwujudan nyata dari semangat pengabdian tersebut, Kapolres Tegal Kota memberikan penghargaan kepada tiga personel Bhabinkamtibmas yang dinilai berhasil memberikan dampak positif di wilayah binaannya:

Aiptu Casmudin (Polsek Tegal Selatan): Berhasil menjaga situasi kamtibmas yang kondusif di Kelurahan Debong Tengah melalui pendekatan humanis di bidang kemasyarakatan, keagamaan, dan pendidikan.

Aipda Yuda Firmansyah (Polsek Tegal Barat): Diapresiasi atas empati dan kepeduliannya dalam memberikan pertolongan kepada warga dengan gangguan jiwa (ODGJ) di Kelurahan Tegalsari, mulai dari pemberian bantuan makanan hingga pendampingan perawatan di rumah sakit.

Aiptu Agus Bekti (Polsek Tegal Timur): Diberikan penghargaan atas dedikasinya dalam membina Kelompok Wanita Tani di Kelurahan Kejambon guna mendukung program ketahanan pangan serta pemberdayaan masyarakat.

Kapolres Tegal Kota, AKBP Heru Antariksa Cahya, menjelaskan bahwa penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi atas inisiatif personel dalam mengimplementasikan nilai-nilai Polri di lapangan.

“Makna Hari Bhayangkara ke-80 ini bukan sekadar seremoni. Ini adalah pengingat bagi kami semua bahwa kehadiran Polri harus mampu memberikan rasa aman, rasa peduli, dan solusi nyata bagi setiap permasalahan yang dihadapi masyarakat,” pungkasnya.

(S. Bimantoro)

Bolakme, DN-II Sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan masyarakat di wilayah penugasan, personel Pos Bolakme Satgas Pamtas RI–PNG Kewilayahan Yonif 645/Gardatama Yudha melaksanakan pelayanan kesehatan keliling kepada masyarakat Distrik Bolakme, Kabupaten Jayawijaya. (2/7/2026).

Kegiatan ini dilakukan dengan mendatangi langsung warga untuk memberikan pemeriksaan kesehatan, pengobatan ringan, konsultasi medis, serta pembagian obat-obatan sesuai dengan keluhan yang dialami masyarakat. Program pelayanan kesehatan keliling merupakan salah satu bentuk pengabdian TNI dalam membantu meningkatkan akses layanan kesehatan, khususnya di daerah yang memiliki keterbatasan fasilitas medis.

Masyarakat Bolakme menyambut baik kehadiran tim kesehatan Pos Bolakme. Warga merasa terbantu karena dapat memperoleh pelayanan kesehatan secara gratis tanpa harus menempuh perjalanan jauh menuju fasilitas kesehatan.

Danpos Bolakme menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Satgas Yonif 645/Gardatama Yudha untuk terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya menjaga keamanan wilayah, tetapi juga memberikan manfaat nyata melalui pelayanan kemanusiaan.
“Dengan pelayanan kesehatan keliling ini, kami berharap dapat membantu menjaga kesehatan masyarakat sekaligus mempererat hubungan antara TNI dan rakyat,” ujarnya.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Melalui kegiatan tersebut, Satgas Pamtas RI–PNG Kewilayahan Yonif 645/Gardatama Yudha terus menunjukkan dedikasi dalam mendukung kesejahteraan masyarakat di wilayah Bolakme serta memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat. ‘Kegiatan berjalan dengan aman dan lancar.’

Red

​LOMBOK TIMUR, DN-II Semangat optimisme menyelimuti keberangkatan tim Sekolah Sepak Bola (SSB) Satria Muda Lombok Timur. Bupati Lombok Timur, Drs. H. Haerul Warisin, M.Si., secara resmi melepas kontingen yang akan berlaga di ajang bergengsi Piala Dunia Anak Indonesia 2026 yang akan berlangsung di Progresif Arena, Bandung, Jawa Barat. (1/7/2026).

​Turnamen sepak bola usia dini tingkat nasional ini bukan sekadar ajang kompetisi, melainkan wadah krusial bagi pembinaan dan pencarian talenta muda berbakat. Mempertandingkan kelompok usia dari U-8 hingga U-16, ajang ini mempertemukan puluhan SSB terbaik dari seluruh penjuru Indonesia.

​Dalam arahannya, Bupati Haerul Warisin menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pemain, pelatih, ofisial, dan orang tua. Baginya, keberhasilan SSB Satria Muda melangkah ke pentas nasional adalah bukti nyata potensi besar yang dimiliki putra daerah Lombok Timur.

​”Anak-anakku, teruslah mengelola mimpi kalian. Mimpi yang besar harus dijaga dengan kerja keras, disiplin, doa, dan mental yang kuat. Jadilah pribadi berprestasi yang membawa kebanggaan bagi keluarga, daerah, hingga bangsa,” ungkap Bupati Haerul Warisin dengan penuh motivasi.

​Lebih lanjut, Bupati menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Lombok Timur berkomitmen penuh dalam mendukung pembinaan generasi muda di bidang olahraga. Sektor ini dipandang sebagai investasi strategis untuk melahirkan atlet masa depan yang mampu bersaing di kancah nasional maupun internasional.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

​”Kalian adalah harapan Lombok Timur dan calon pemimpin masa depan. Bertandinglah dengan penuh semangat dan percaya diri. Pemerintah daerah akan selalu berada di belakang perjuangan kalian,” lanjutnya.

​Tidak hanya fokus pada hasil akhir, Bupati juga menekankan pentingnya pembentukan karakter. Ia berpesan agar seluruh anggota kontingen menjunjung tinggi etika dan menjaga nama baik daerah selama berada di Bandung.

​”Jaga etika dan adab di tanah rantau. Hormati siapa pun yang kalian temui, jaga kekompakan, disiplin, serta kesehatan agar dapat memberikan penampilan terbaik. Ingat, karakter yang baik adalah kemenangan yang paling berharga,” pesannya tegas.

​Mengakhiri arahannya, Bupati Haerul Warisin berharap seluruh tim dapat mengambil pelajaran berharga dari turnamen ini. “Pulanglah dengan hati yang gembira, membawa pengalaman, prestasi, dan kabar membahagiakan bagi masyarakat Lombok Timur. Kami semua mendoakan dan akan selalu mendukung perjuangan kalian,” tutupnya.

Suntikan Motivasi bagi Kontingen

​Senada dengan Bupati, Head Coach SSB Satria Muda Lombok Timur, Coach Gempar, mengaku sangat terharu atas perhatian dan dukungan moril yang diberikan. Kehadiran langsung orang nomor satu di Lombok Timur tersebut dinilai menjadi suntikan energi yang luar biasa bagi seluruh tim.

​”Pesan Bapak Bupati menjadi api semangat bagi kami, baik pelatih, ofisial, maupun pemain. Dukungan beliau adalah kehormatan sekaligus kebanggaan yang akan kami bawa di lapangan nanti,” ujar Coach Gempar.

​Ia menambahkan bahwa momen pelepasan ini meninggalkan kesan mendalam bagi para pemain muda. “Anak-anak merasa sangat bangga mendapatkan perhatian dan doa langsung dari pemimpin daerahnya. Hal ini membuat mereka semakin percaya diri untuk tampil maksimal. Insyaallah, kami akan berjuang secara sportif dan berusaha membawa kabar baik saat kembali nanti,” pungkasnya.

​Keberangkatan SSB Satria Muda ini menjadi sinyal positif komitmen Pemkab Lombok Timur dalam mencetak generasi pesepak bola yang tidak hanya mahir secara teknis, tetapi juga memiliki karakter tangguh dan berintegritas. Red

BOGOR, DN-II Kepala Staf Korps Marinir (Kas Kormar) Mayor Jenderal TNI (Mar) Suherlan mewakili Komandan Korps Marinir (Dankormar) Letnan Jenderal TNI (Mar) Dr. Endi Supardi, S.E., M.M., M.Tr.Opsla., CHRMP., CRMP., menghadiri Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Bhayangkara. Upacara tersebut digelar di Satuan Latihan (Satlat) Brimob Polri, Cikeas, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu (1/7/2026).

​Peringatan hari jadi kepolisian tahun ini mengusung tema “80 Tahun Pengabdian Polri untuk Masyarakat”. Bertindak sebagai Inspektur Upacara, Presiden Republik Indonesia Jenderal TNI (Purn.) Prabowo Subianto memimpin langsung jalannya prosesi yang berlangsung khidmat.

​Turut hadir dalam kegiatan tersebut jajaran pejabat tinggi negara, pimpinan TNI-Polri, perwakilan kementerian/lembaga, serta sejumlah tokoh masyarakat dan tamu undangan kehormatan lainnya.

​Dalam amanatnya, Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa demokrasi di Indonesia harus dijaga agar tidak terdistorsi oleh kepentingan pihak asing yang tidak menghendaki kemajuan bangsa. Presiden menekankan pentingnya menjaga persatuan di tengah perbedaan pandangan politik.

​”Kita adalah semuanya anak bangsa Indonesia. Demokrasi kita harus berciri nilai-nilai bangsa Indonesia,” tegas Presiden di hadapan seluruh peserta upacara.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

​Lebih jauh, Presiden mengajak seluruh elemen bangsa untuk memperkuat kerukunan dan mengedepankan semangat kebangsaan dalam menghadapi tantangan zaman. Ia juga menyoroti peran strategis kritik dalam sistem demokrasi. Menurutnya, kritik adalah instrumen penting bagi pemerintah untuk melakukan evaluasi dan perbaikan diri.

​”Kita hormati kritik. Kritik adalah penting, kita butuh kritik untuk mengingatkan dan memperbaiki diri kita,” ujar Presiden.

​Kehadiran Kas Kormar dalam upacara ini menjadi simbol sinergitas yang erat antara TNI, khususnya Korps Marinir, dengan Polri dalam menjaga kedaulatan serta stabilitas keamanan nasional. Red

BOGOR, DN-II Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa kemandirian industri keamanan merupakan pilar utama dalam menjaga kedaulatan nasional. Hal tersebut disampaikan Presiden saat meninjau langsung Pameran Bhayangkara dalam rangka peringatan Hari Bhayangkara ke-80 tahun 2026 di Lapangan Satuan Latihan Korbrimob, Cikeas, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu (1/7/2026).

Mengusung tema “Kemandirian Menuju Kedaulatan”, pameran ini menjadi ajang unjuk gigi bagi inovasi dan produk anak bangsa yang kini menjadi tulang punggung pemenuhan perlengkapan kepolisian. Presiden tampak antusias meninjau berbagai stan yang menampilkan alutsista, teknologi kepolisian, hingga perlengkapan operasional yang seluruhnya diproduksi oleh industri dalam negeri.

Fokus pada Inovasi dan Produksi Dalam Negeri

Dalam kunjungannya, Presiden Prabowo mendapatkan penjelasan mendalam mengenai ekosistem produksi yang telah terbangun di Indonesia. Mulai dari seragam operasional, perlengkapan perlindungan perorangan, hingga teknologi pendukung tugas kepolisian yang kini tidak lagi bergantung pada produk impor.

Salah satu fokus utama yang ditinjau oleh Presiden adalah zona teknologi konversi kendaraan. Di area tersebut, dipamerkan transformasi kendaraan operasional berbahan bakar fosil menjadi kendaraan listrik yang ramah lingkungan, sebagai langkah nyata Polri mendukung transisi energi hijau di Indonesia.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Selain teknologi konversi, Presiden juga meninjau:

Zona Perlengkapan Perorangan: Berbagai alat pelindung diri (APD) taktis standar internasional karya industri lokal.

Inovasi Teknologi: Sistem pendukung operasional berbasis digital untuk efektivitas tugas kepolisian.

Sarana Operasional: Kendaraan dan perangkat taktis pendukung lapangan yang dirancang khusus untuk medan di Indonesia.

Polri Perkuat Ekonomi Nasional

Selain meninjau fisik pameran, Presiden juga menyaksikan pemaparan strategis mengenai dukungan Polri terhadap pembangunan ekonomi nasional. Dalam kesempatan tersebut, Polri menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan penggunaan produk dalam negeri (P3DN) sebagai bentuk keberpihakan terhadap industri manufaktur nasional.

Langkah ini sejalan dengan visi besar pemerintah dalam mewujudkan kemandirian bangsa di sektor pertahanan dan keamanan, di mana kebutuhan operasional negara harus mampu dipenuhi oleh kemampuan industri domestik sendiri.

Melalui pameran ini, Polri membuktikan bahwa sinergi antara kebutuhan keamanan dan industri nasional dapat menciptakan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi, sekaligus memastikan bahwa kedaulatan negara tetap terjaga melalui kemandirian alat dan teknologi yang digunakan oleh aparat penegak hukum.

RedBPMI Setpres

Tag: #PresidenPrabowo #HUTBhayangkara80 #KemandirianIndustri #ProdukDalamNegeri #Polri

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

SERDANG BEDAGAI 1 Juli 2026 – Praktik penambangan Galian C ilegal di sepanjang bantaran Sungai Ular, Deli Serdang, telah mencapai titik yang tidak bisa lagi ditoleransi. Meski Pemerintah Pusat, Provinsi, hingga Kabupaten telah melayangkan berbagai larangan, aktivitas pengrusakan benteng sungai tersebut justru kian masif. Fenomena ini memicu pertanyaan mendasar: apakah pemerintah memang sengaja melakukan pembiaran, atau ada aliran upeti yang menyumbat nurani penegakan hukum?

Masyarakat kini sudah muak dengan rangkaian surat himbauan yang hanya menjadi tumpukan kertas tanpa efek jera. Larangan administratif terbukti mandul menghadapi arogansi pemilik tambang yang diduga merasa kebal hukum. Masyarakat dan aliansi sipil dengan tegas menyatakan bahwa mereka tidak lagi membutuhkan surat larangan, melainkan tindakan hukum represif: membasmi, menangkap, dan memproses hukum seluruh aktor intelektual dan pemilik modal di balik kejahatan ekologis ini.

Publik mempertanyakan di mana peran dan otoritas dari dinas terkait, mulai dari Dinas Kehutanan, ESDM, hingga aparat penegak hukum setempat. Jika sebuah aktivitas yang terang-terangan merusak aset negara dan mengancam ekosistem yang menopang kehidupan sekitar 2 juta jiwa masih terus beroperasi, maka kredibilitas aparat dalam menegakkan hukum patut dipertanyakan. Apakah mereka tidak berani bertindak karena takut pada backing yang kuat, atau memang ada unsur kesengajaan dalam membiarkan tindak pidana ini demi kepentingan segelintir kelompok?

Masyarakat mendesak institusi tertinggi negara untuk segera mengambil alih dan melakukan investigasi langsung ke bawah. Penanganan yang terkesan berputar-putar dan pelimpahan wewenang yang tidak kunjung membuahkan hasil di tingkat daerah telah memicu ketidakpercayaan publik. Negara harus hadir dengan tindakan tegas sebelum bencana banjir bandang merenggut nyawa masyarakat di sepanjang jalur Sungai Ular.

Demi transparansi dan akuntabilitas penegakan hukum, urgensi diarahkan kepada:

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

 1. Presiden Republik Indonesia
 2. Menteri Sekretaris Negara
 3. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)
 4. Kejaksaan Agung Republik Indonesia
 5. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM)
 6. Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK)
 7. Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala BPN
 8. Kapolri
 9. Panglima TNI
 10. Kapolda Sumatera Utara
 11. Bupati Deli Serdang
 12. Kepala Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Sumatera II

Publisher -Red

 

JAKARTA, DN-II Pakar Hukum Internasional sekaligus pemerhati kemasyarakatan, Prof. Dr. Sutan Nasomal, S.H., M.H., mendesak pemerintah pusat untuk segera merealisasikan pembangunan jalur kereta api yang menghubungkan wilayah Bogor, Puncak, Cipanas, hingga Cianjur Selatan. (1/7/2026).

Proyek strategis ini dinilai sebagai solusi konkret untuk mengatasi kemacetan kronis di jalur Puncak yang telah berlangsung selama puluhan tahun. Selain menjadi solusi transportasi, pembangunan jalur kereta api ini diyakini akan mendongkrak sektor ekonomi dan pariwisata di Jawa Barat secara signifikan.

Solusi Strategis Ekonomi dan Pariwisata

Dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (30/6/2026), Prof. Sutan Nasomal menyatakan bahwa kondisi lalu lintas di jalur Puncak saat ini sudah sangat tidak efisien. Perjalanan dari Bogor menuju Cipanas atau Cianjur yang bisa memakan waktu hingga 7 jam akibat kemacetan sangat merugikan masyarakat dan sektor pariwisata.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

“Akibat kemacetan yang panjang, masyarakat perkotaan justru lebih memilih berwisata ke luar negeri seperti Singapura, Malaysia, atau Jepang. Padahal, Jawa Barat memiliki destinasi wisata yang jauh lebih potensial namun terkendala akses transportasi yang memadai,” ujar Prof. Sutan.

Ia menambahkan, jika pemerintah mampu mewujudkan konektivitas kereta api yang tersambung hingga ke Kota Bandung, maka potensi ekonomi kerakyatan akan meningkat pesat. “Pembangunan jalur kereta api ini akan menumbuhkan kekuatan ekonomi hebat, menyerap tenaga kerja, sekaligus menjadikan Indonesia sebagai destinasi wisata unggulan bagi wisatawan domestik maupun mancanegara,” lanjutnya.

Atasi Kemacetan Puncak, Prof. Sutan Nasomal Usulkan Pembangunan Jalur Kereta Api ke Pemerintah Pusat

Optimisme Investasi Asing

Prof. Sutan Nasomal juga mengungkapkan optimisme bahwa proyek ini akan menarik minat investor asing, seperti dari Jepang atau Jerman, yang memiliki rekam jejak sukses dalam pengembangan transportasi berbasis rel.

Menurutnya, efektivitas moda transportasi kereta api telah terbukti di banyak negara maju dalam mendorong pertumbuhan ekonomi. Ia berharap Presiden Prabowo Subianto dapat memprioritaskan proyek ini sebagai bagian dari upaya pemerataan pembangunan.

“Saya yakin Presiden Prabowo, demi kepentingan rakyat, kedamaian, dan kenyamanan masyarakat, akan mewujudkan keinginan pembangunan jalur kereta api ini. Jika semua jalur menuju kawasan pegunungan dan pesisir yang indah ini terhubung, maka Indonesia akan semakin dilirik dunia,” tegasnya.

Dukungan untuk Konektivitas Nasional

Lebih lanjut, Prof. Sutan menekankan bahwa integrasi jalur kereta api ini akan menghubungkan wilayah-wilayah penyangga dengan Jakarta secara lebih efisien. Ia berharap pemerintah tidak sekadar membangun jalan raya, tetapi mulai beralih ke transportasi massal berbasis rel yang terbukti lebih aman, efisien, dan mampu menekan angka kriminalitas serta polusi.

“Pemerintah memerlukan penunjang baru agar masyarakat lebih mudah melakukan mobilitas ekonomi. Pembangunan jalur kereta api di wilayah Bogor-Puncak-Cianjur adalah langkah nyata menuju Indonesia yang lebih maju,” pungkasnya.

Narasumber: Prof. Dr. Sutan Nasomal, S.H., M.H. /Nofis

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

KEBUMEN, DN – 1 Juli 2026  – Dalam suasana yang khidmat, Polsek Karanganyar menggelar acara malam tasyakuran dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 sekaligus merayakan kenaikan pangkat bagi sejumlah personelnya. Acara ini menjadi ajang refleksi serta wujud syukur jajaran kepolisian atas pengabdian yang telah dijalankan bagi negara dan masyarakat.

Pada momentum kenaikan pangkat kali ini, terdapat dua personel Polsek Karanganyar yang mendapatkan penghargaan atas dedikasinya, yakni Aiptu Sigit Yulianto dan Aiptu Bayu Haryoputro. Kenaikan pangkat ini diharapkan menjadi motivasi bagi para personel untuk terus meningkatkan profesionalisme dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Kapolsek Karanganyar, IPTU Aris Haryadi, dalam sambutannya menekankan pentingnya peran masyarakat dalam mendukung tugas kepolisian. Ia menyampaikan terima kasih yang mendalam atas dukungan dan kerja sama berbagai pihak mulai dari organisasi masyarakat, tokoh pemuda, hingga tokoh ulama dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah hukum Karanganyar.

“Kami sangat mengharapkan sinergi yang berkelanjutan dari ormas, tokoh-tokoh masyarakat, serta seluruh elemen warga untuk bersama-sama menjaga Karanganyar agar lebih aman dan maju,” ujar IPTU Aris Haryadi. Ia menambahkan bahwa kepolisian terbuka terhadap masukan, kritik, maupun saran yang membangun guna meningkatkan kualitas pelayanan Polri, khususnya dalam bidang keamanan.

Acara yang turut dihadiri oleh berbagai lapisan masyarakat tersebut semakin menegaskan komitmen “Polri untuk Masyarakat”. Sinergi antara aparat penegak hukum dan elemen masyarakat yang hadir dipandang sebagai kunci utama dalam menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif di wilayah Kecamatan Karanganyar.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Salah satu tokoh masyarakat yang hadir, Sujud Sugiarto, turut memberikan apresiasi tinggi atas dedikasi personel Polsek Karanganyar. “Kami sangat mengapresiasi langkah kepolisian yang terus berupaya membangun kedekatan dengan warga. Kenaikan pangkat anggota ini diharapkan berbanding lurus dengan peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat yang semakin humanis dan responsif,” ungkap Sujud Sugiarto.

Kegiatan tasyakuran ini ditutup dengan doa bersama, sebagai harapan agar seluruh personel Polri senantiasa diberikan kekuatan dan kebijaksanaan dalam menjalankan tugas negara, demi mewujudkan keamanan yang berkelanjutan bagi seluruh lapisan masyarakat.

Publisher -Red

Bogor, DN-II Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto menghadiri Upacara Peringatan HUT Ke-80 Bhayangkara Tahun 2026 yang dipimpin Presiden RI Prabowo Subianto selaku Inspektur Upacara di Lapangan Satuan Latihan Korps Brimob, Cikeas, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu (1/7/2026).

Dalam amanatnya, Presiden Prabowo menegaskan bahwa keamanan harus mampu menghadirkan rasa aman sehingga masyarakat dapat menjalankan aktivitasnya dengan tenang. “Keamanan tidak hanya berarti tidak adanya kejahatan.

Keamanan berarti rakyat leluasa bekerja, petani berani menanam, nelayan berani melaut, pengusaha berani investasi, guru tenang mengajar, anak-anak tenang belajar, dan masyarakat dapat beribadah dengan damai sesuai agama dan kepercayaan masing-masing dalam suasana yang rukun, dalam suasana penuh toleransi,” ujar Presiden.

Kepala Negara juga mengapresiasi sinergi Polri bersama TNI, kementerian dan lembaga, pemerintah daerah, BUMN, serta seluruh pemangku kepentingan dalam menjaga keamanan pada berbagai momentum nasional.

Menurut Presiden, keberhasilan tersebut memungkinkan jutaan masyarakat melakukan perjalanan dan berkumpul bersama keluarga dengan aman, sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik dan menekan angka kecelakaan lalu lintas. “Keberhasilan seperti ini menunjukkan bahwa negara hadir setiap saat rakyat memerlukan,” ucap Presiden.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Kehadiran Panglima TNI pada peringatan HUT Ke-80 Bhayangkara menegaskan komitmen TNI untuk terus memperkuat soliditas dan sinergi dengan Polri dalam menjaga kedaulatan negara, memelihara stabilitas keamanan nasional, serta memberikan rasa aman kepada masyarakat demi terwujudnya Indonesia Maju menuju Indonesia Emas 2045.

Red/BPMI Setpres dan Puspen TNI

#tniprima #tnirakyat #indonesiaemas2045

You cannot copy content of this page