TERNATE, DN-II Wakil Menteri Transmigrasi (Wamen Transmigrasi) Viva Yoga Mauladi untuk pertama kalinya menginjakkan kaki di Pulau Hiri, Kota Ternate, Maluku Utara, pada Sabtu (22/8/2026).
Dalam kunjungan tersebut, ia memuji keindahan alam setempat sekaligus menghadiri perhelatan pesta adat masyarakat.
”Pulau yang indah, dari sini bisa melihat keagungan Gunung Gamalama,” ujar Viva Yoga mengawali kesan kunjungannya di pulau kecil yang terletak di seberang Pulau Ternate tersebut.
Pelestarian Budaya dan Nilai Luhur Kesultanan Ternate
Kehadiran Wamen Transmigrasi di Pulau Hiri adalah untuk menyaksikan langsung pesta adat masyarakat setempat, yang di antaranya menampilkan Tari Salai Jin—tari tradisional asal Kesultanan Ternate yang digelar setiap empat tahun sekali serta kesenian bambu gila khas Maluku dan Maluku Utara.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Dalam sambutannya, Viva Yoga menegaskan bahwa adat dan budaya memiliki peran vital dalam kehidupan bermasyarakat karena mengatur pola hubungan antarmanusia serta selaras dengan alam semesta.
”Adat dan budaya merupakan pola bagaimana mengatur hubungan dengan sesama manusia, masyarakat, dan alam semesta. Ragam tradisi, ritual, kuliner, bahasa, dan seni adalah kekayaan yang luar biasa serta menjadi khasanah nasional yang tumbuh dari Sabang sampai Merauke,” tutur Viva Yoga.
Ia juga mengingatkan kembali komitmen kebangsaan di tengah keragaman Indonesia yang terdiri atas 17.503 pulau, ribuan suku, bahasa, dan agama. Para leluhur, termasuk para raja dan sultan, telah berikrar untuk membentuk satu bangsa dan negara, yakni Indonesia.
Menyinggung sejarah lokal, Wamen Transmigrasi mencatat bahwa Kesultanan Ternate yang berdiri sejak tahun 1251 (masa yang sezaman dengan Kerajaan Majapahit) hingga kini tetap konsisten menjaga tradisi, adat, bahasa, kuliner, dan nilai sosialnya.
”Kekayaan dari Kesultanan Ternate harus kita jaga, bahkan dimodifikasi secara digital agar lestari hingga bisa menjadi catatan dunia. Dengan pelestarian seperti inilah Kesultanan Ternate akan hidup sepanjang masa, dan rakyatnya senantiasa mencintai serta mempertahankan warisan budayanya,” tegasnya.
Peran Strategis Kawasan Transmigrasi di Maluku Utara
Selain aspek kebudayaan, kunjungan ini juga menyoroti pentingnya wilayah Maluku Utara bagi Kementerian Transmigrasi, terutama sebagai salah satu daerah produsen beras.
Kementerian Transmigrasi mencatat sejumlah kawasan transmigrasi penting di provinsi ini, meliputi:
Kawasan Morotai (Kabupaten Morotai)
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Patlean (Kabupaten Halmahera Timur)
Sagea Waleh (Kabupaten Halmahera Tengah)
Bacan (Kabupaten Halmahera Selatan)
Payahe (Kota Tidore Kepulauan)
Mangoli (Kabupaten Kepulauan Sula)
Toliwang (Kabupaten Halmahera Utara)
Nusliku (Kabupaten Halmahera Selatan)
Maba (Kabupaten Halmahera Timur)
Ke depan, Kementerian Transmigrasi mendorong agar seluruh kawasan transmigrasi tersebut dapat terus meningkatkan produktivitas hasil panennya demi memperkuat ketahanan pangan nasional.
”Sehingga apa yang dibutuhkan dari kawasan transmigrasi akan kita realisasikan dan dukung penuh,” pungkasnya. Red/Casroni
TEGAL, DN-II Suasana semarak menyelimuti Jl. Gajah Mada Kota Tegal hingga Jl. Mayjend Sutoyo pada Sabtu (22/8/2026) malam, saat Pemerintah Kota Tegal menggelar Tegal Night Carnival (TNC) 2026 bertajuk “Harmoni Cahaya Bahari”.
Menghadirkan nuansa khas Pulau Garam melalui Musik Daul, seni tabuh tradisional yang mengguncang semangat kebersamaan dan persaudaraan antar daerah.
Acara ini menampilkan 15 kelompok musik Daul dari Madura yang dibagi kedalam empat kelompok, di antaranya Angin Ribut, Lancenk Tresna, Putra Branjangan, Semanggi Emas, Peccot Ngamox, Maharaja, hingga Raden Pengobar.
Kelompok pertama bertajuk “Nyala Semangat Kemerdekaan” menjadi pembuka parade, menampilkan semangat merah putih, disiplin, dan pengabdian melalui penampilan Paskibra, Marching Band Politeknik Keselamatan Transportasi Jalan, serta Satpol PP.
Kelompok kedua, “Harmoni Nusantara”, menggambarkan keberagaman budaya dan kolaborasi lintas sektor dengan partisipasi Brigif 407, OJK dan IJK, serta DINKES dan RSUD Kardinah.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Sementara kelompok ketiga, “Gemerlap Budaya dan Ekonomi Rakyat”, menghadirkan warna lokal melalui Seni Balo Balo, Tari Kerincingan, dan partisipasi pelaku usaha mikro yang menampilkan kreativitas masyarakat Tegal.
Sebagai penutup, kelompok keempat bertema “Harmoni Cahaya Bahari” menjadi simbol persatuan antara pemerintah dan masyarakat pesisir. Parade ini diisi oleh Marching Band SMK Negeri 3 Kota Tegal, LANAL Tegal, serta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tegal yang menampilkan kolaborasi seni dan cahaya spektakuler di sepanjang jalur karnaval.
Kegiatan ini menjadi simbol persatuan budaya antara masyarakat Madura dan Tegal. Irama Daul yang menggetarkan, dipadu dengan kostum dan atraksi khas, menghadirkan suasana meriah yang memukau warga.
Kegiatan yang menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tersebut juga menghadirkan parade cahaya, musik, kostum, koreografi, atraksi drum band, serta karya kreatif dari berbagai unsur masyarakat.
TNC 2026 diawali dengan pelepasan peserta parade oleh Wakil Wali Kota Tegal, Tazkiyyatul Muthmainnah, di panggung start yang berlokasi di utara perempatan Pasar Sore atau perempatan Jl. Gajah Mada dan Jl. Letjen Suprapto.
Dari lokasi tersebut, rombongan peserta yang diawali barisan Paskibra Kota Tegal bergerak menyusuri Jl. Gajah Mada Kota Tegal ke selatan menuju panggung kehormatan di kawasan Pertigaan Jl. HOS Cokroaminoto-Jl. Gajah Mada atau depan Toko Mulya Dana Kota Tegal. Di depan panggung kehormatan para peserta dipersilakan perform selama 5 menit an dilanjutkan berjalan sampai ke Jl. Mayjend Sutoyo dan finish di depan Pacific Mall.
Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah mempersiapkan karya dan penampilan terbaik. Peserta parade terdiri atas Paskibra, marching band, unsur TNI/Polri, jajaran instansi, pelaku ekonomi kreatif, seniman, budayawan, hingga komunitas masyarakat.
“Karya-karya tong-tong yang telah rekan-rekan persiapkan adalah bukti nyata bahwa Kota Tegal adalah kota yang kreatif, inovatif, dan kaya akan nilai-nilai budaya,” ujar Tazkiyyatul.
Ia juga mengajak seluruh peserta menampilkan karya terbaik, menjaga kedisiplinan dan keamanan, serta membawa semangat “Harmoni Cahaya Bahari” dengan penuh kebanggaan.
Dengan mengucapkan “Bismillahirrahmanirrahim”, Wakil Wali Kota kemudian secara resmi melepas keberangkatan seluruh peserta Tegal Night Carnival 2026.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Setibanya rombongan di panggung kehormatan, Wali Kota Tegal H. Dedy Yon Supriyono bersama jajaran Forkopimda, tamu undangan, seniman, budayawan, serta masyarakat menyambut parade yang melintas di hadapan panggung kehormatan.
Dalam sambutannya, Wali Kota mengatakan Tegal Night Carnival merupakan ruang ekspresi kreativitas, budaya, sekaligus kebanggaan masyarakat Kota Tegal.
“Melalui cahaya, musik, kostum, koreografi, serta berbagai karya seni yang ditampilkan malam ini, kita ingin menunjukkan bahwa Kota Tegal memiliki potensi budaya dan kreativitas yang luar biasa,” kata Dedy Yon.
Menurutnya, Tegal Night Carnival tidak hanya menjadi hiburan bagi masyarakat, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat semangat kebersamaan. Seni dan budaya, kata dia, mampu menjadi bahasa yang menyatukan masyarakat di tengah keberagaman.
“Perbedaan bukanlah penghalang, melainkan kekuatan untuk menghasilkan karya yang indah,” ujarnya.
Dedy Yon juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh peserta, pelaku budaya, pelaku usaha, komunitas, panitia, aparat keamanan, serta seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan Tegal Night Carnival 2026.
Lebih lanjut, Wali Kota mengajak generasi muda Kota Tegal untuk terus berkarya dan berinovasi tanpa kehilangan jati diri serta akar budaya.
“Jadikan kreativitas sebagai kekuatan untuk membangun masa depan Kota Tegal,” pesannya.
Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama merawat dan melestarikan budaya, mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif, serta menjadikan berbagai kegiatan budaya seperti Tegal Night Carnival sebagai bagian dari upaya memperkuat sektor pariwisata dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Kepada masyarakat dan para pengunjung, Wali Kota berpesan agar seluruh rangkaian Tegal Night Carnival dinikmati dengan tertib, aman, dan penuh kegembiraan. Ia juga mengajak masyarakat Kota Tegal menunjukkan keramahan kepada seluruh tamu yang hadir.
Mengakhiri sambutannya, Dedy Yon secara resmi membuka Tegal Night Carnival 2026. Ia mengajak masyarakat untuk bangga menjadi bagian dari Kota Tegal.
“Tegal semakin keren, semakin kreatif, semakin maju!,” pungkasnya.(S. Bimantoro )
BENER MERIAH, DN-II Dugaan penggunaan surat keterangan ijazah hilang sebagai salah satu persyaratan administrasi dalam proses pencalonan dan pengangkatan aparatur desa menjadi sorotan di Desa Tingkem Benyer, Kecamatan Bukit, Kabupaten Bener Meriah.
Seorang warga berinisial An disebut sebelumnya pernah menjabat sebagai Petue selama satu periode. Kini, An kembali masuk dalam struktur pemerintahan desa dan disebut menjabat sebagai Wakil Petue.
Informasi yang diperoleh menyebutkan, pada Kamis, 20 Agustus 2026, An telah mendapatkan SK pengangkatan untuk jabatan tersebut.
Persoalan yang menjadi perhatian adalah dugaan penggunaan surat keterangan ijazah hilang dalam proses pemenuhan persyaratan administrasi.
Masyarakat pun mempertanyakan bagaimana proses verifikasi dokumen dilakukan, termasuk keabsahan surat keterangan ijazah hilang serta apakah dokumen tersebut diterbitkan berdasarkan prosedur yang berlaku.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Prof Sutan Nasomal: Keterangan Ijazah Hilang Harus Diperkuat LP Polisi
Menanggapi persoalan tersebut, Prof. Dr. KH. Sutan Nasomal, S.H., M.H., Pakar Hukum Internasional sekaligus Ketua Umum Perkumpulan Advokat Muda Indonesia (PAMID), menjelaskan bahwa kehilangan ijazah harus memiliki dasar administrasi yang jelas dan dapat dipertanggungjawabkan.
Hal tersebut disampaikan Prof. Sutan Nasomal saat menjawab pertanyaan sejumlah pimpinan redaksi media cetak dan online terkait persoalan ijazah hilang di wilayah Kabupaten Bener Meriah, Nanggroe Aceh Darussalam, dari Markas Pusat Partai Oposisi Merdeka, Jakarta, Jumat (23/8/2026), melalui sambungan telepon seluler.
Menurut Prof. Sutan Nasomal, apabila ijazah seseorang hilang karena berbagai sebab, seperti kebakaran, tercecer, atau sebab lainnya, pihak sekolah dapat menerbitkan ijazah duplikat atau surat keterangan sesuai ketentuan yang berlaku.
Namun, menurutnya, proses tersebut harus didukung dengan laporan kehilangan kepada kepolisian.
“Masalah kasus ijazah hilang karena satu hal, kebakaran dan tercecer dan lain-lain, memang dapat dikeluarkan ijazah duplikat oleh pihak sekolah, baik negeri maupun swasta. Namun, dalam ijazah duplikat atau keterangan hilang yang dikeluarkan sekolah harus berdasarkan LP Polisi.”
Ia menambahkan, nomor registrasi laporan polisi tersebut semestinya dicantumkan dalam dokumen sebagai bagian dari penguatan administrasi dan dasar penerbitan dokumen pengganti.
“Dalam surat keterangan atau ijazah hilang dicantumkan nomor registrasi LP Polisi untuk menguatkan,” ujar Prof. Sutan Nasomal.
Berlaku Juga untuk Ijazah Kejar Paket atau PKBM
Prof. Sutan Nasomal juga menyoroti dokumen pendidikan yang berasal dari program Kejar Paket maupun PKBM.
Menurutnya, dokumen tersebut juga harus memenuhi ketentuan administrasi dan pengesahan dari pihak yang berwenang.
“Sedangkan untuk ijazah Kejar Paket atau PKBM, ijazah harus ditandatangani pihak yang berwenang. Pihak Disdik juga sama, harus mencantumkan nomor registrasi LP Polisi,” jelasnya.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Menurut Prof. Sutan Nasomal, kelengkapan administrasi tersebut penting untuk memastikan bahwa dokumen yang digunakan dalam suatu proses administrasi pemerintahan benar-benar dapat diverifikasi asal-usul dan keabsahannya.
Perlu Verifikasi Sebelum Menarik Kesimpulan
Terkait kasus di Desa Ujung Geleu, seluruh dugaan tersebut tetap perlu diverifikasi oleh pihak berwenang.
Pemeriksaan dapat dilakukan dengan mengecek surat keterangan kehilangan, nomor registrasi laporan polisi apabila ada, pihak yang menerbitkan dokumen, serta melakukan konfirmasi kepada sekolah atau lembaga pendidikan yang bersangkutan.
Jika dokumen dinyatakan sah dan diterbitkan sesuai prosedur, maka hal tersebut dapat menjawab pertanyaan masyarakat.
Sebaliknya, apabila dalam pemeriksaan ditemukan adanya dokumen yang tidak benar, dibuat secara tidak sah, atau digunakan dengan mengetahui bahwa dokumen tersebut tidak benar untuk memenuhi persyaratan jabatan, maka persoalan tersebut dapat berpotensi masuk ke ranah hukum.
Namun, seseorang tidak dapat dinyatakan melakukan tindak pidana hanya berdasarkan dugaan atau pemberitaan. Unsur pidana dan pertanggungjawaban hukum harus dibuktikan melalui proses penyelidikan, penyidikan, serta mekanisme hukum yang berlaku.
Masyarakat Minta Proses Transparan
Masyarakat berharap Pemerintah Desa Ujung Geleu, Pemerintah Kecamatan Bukit, Pemerintah Kabupaten Bener Meriah, serta instansi terkait dapat memberikan klarifikasi mengenai proses verifikasi persyaratan dan penerbitan SK tersebut.
Transparansi diperlukan agar tidak muncul dugaan adanya kelalaian atau persoalan dalam proses administrasi pengangkatan aparatur desa.
Redaksi memberikan ruang hak jawab dan klarifikasi kepada An, Pemerintah Desa Ujung Geleu, Pemerintah Kecamatan Bukit, Pemerintah Kabupaten Bener Meriah, pihak sekolah atau lembaga pendidikan terkait, serta pihak lainnya yang berkaitan dengan persoalan tersebut. Nara Sumber Prof Sutan Nasomal SH MH Pakar Hukum Internasional Ketua Umum Perkumpulan Advokat Muda Indonesia (PAMID) .
PALANGKA RAYA, DN-II Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto tiba di Palangka Raya, Kalimantan Tengah, guna memantau secara langsung penanganan darurat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah tersebut, Sabtu (22/8/2026).
Setibanya di Bandara Tjilik Riwut, Palangka Raya, Presiden didampingi sejumlah pejabat tinggi negara langsung menuju Posko Satgas Udara Aju. Di lokasi tersebut, Kepala Negara memimpin rapat terbatas untuk mendengarkan laporan komprehensif mengenai peta sebaran titik panas, kondisi cuaca terkini, serta evaluasi penanganan yang telah dilakukan oleh satuan tugas di lapangan.
Dalam arahannya, Presiden menekankan pentingnya respons cepat dan terpadu dalam menghadapi ancaman karhutla. Kehadiran langsung Kepala Negara di Kalimantan Tengah merupakan wujud komitmen pemerintah pusat untuk memastikan seluruh sumber daya dikerahkan secara optimal.
Penguatan Sarana dan Prasarana Pemadaman
Sebagai langkah konkret menindaklanjuti laporan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) serta pemangku kepentingan terkait, Presiden menginstruksikan penguatan operasi pemadaman darat maupun udara.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Prabowo meminta adanya penambahan dukungan sarana dan prasarana penunjang, termasuk penambahan armada helikopter khusus untuk operasi pemboman air (water bombing). Langkah ini diambil untuk memastikan proses pemadaman di area yang sulit dijangkau dapat diselesaikan dengan lebih cepat, masif, dan efektif sebelum api meluas.
Sinergi Lintas Sektor Diperkuat
Melalui kunjungan kerja ini, pemerintah berharap koordinasi lintas sektoral yang melibatkan pemerintah pusat, pemerintah daerah, Tentara Nasional Indonesia (TNI), Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri), serta relawan dan unsur masyarakat dapat semakin solid.
Pemerintah menegaskan bahwa penanganan karhutla harus dilakukan secara proaktif, terpadu, dan terkoordinasi dengan baik demi melindungi keselamatan masyarakat serta meminimalisir dampak lingkungan yang ditimbulkan. Red
Aceh Singkil, DN-II Profesor Doktor Sutan Nasomal SH MH Tokoh Lintas Partai Mengklien dan meyakini bahkan mendukung penuh terhadap Tokoh yang satu ini siapa dia adalah,
Tokoh Akar rumput Partai Golkar Safriadi Oyon kita yakini akan mampu menaikkan pamor Partai Golkar di Aceh Singkil karena pola pikir yang dimiliki nya sangat serasi dengan harapan masyarakat dan keinginannya membangun daerah Kab Aceh Singkil berkembang dan terjadi perubahan dimasa mendatang melalui perahu politik Partai Golkar patut di dukung berbagai pihak segala langkah upayanya Safriadi Oyon “, ujar Profesor Sutan Nasomal SH MH
Penanggungjawab Timpas 1 Pakar Hukum Internasional, Ekonom Ketua Umum Perkumpulan Advokat Muda Indonesia (PAMID) menjawab pertanyaan sejumlah pemimpin Redaksi Media cetak onlen dalam luar negeri berkaitan akan diadakannya pesta ajang Musda Partai Golkar Kab Aceh Singkil yang suhunya mulai calon kandidat Ketua yang saling lempar bola panas untuk dapat duduk.

Memimpin Partai Golkar Kab Aceh Singkil dikantornya Bilangan Cijantung Jakarta, (21/8/2026), via telpon selulernya.
Nara Sumber Profesor Sutan Nasomal SH MH Pakar Hukum Internasional, Ekonom Presiden Partai Oposisi Merdeka Ketua Umum Perkumpulan Advokat Muda Indonesia(PAMID) Ketua Umum YPLBH Profesor Sutan Nasomal SH MH Rektor Univ STIA STIH Pronass Pendiri Pengasuh Ponpes ASS SAQWA PLUS Call Center 08118419260.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
KUBU RAYA, DN-II Kapolda Kalimantan Barat, Irjen Pol. Alberd Teddy Benhard Sianipar, S.I.K., M.H., bersama Pangdam XII/Tanjungpura dan Gubernur Kalbar mendampingi kunjungan kerja Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo dalam rangka meninjau langsung kondisi serta upaya penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di wilayah Kalimantan Barat, Sabtu (22/8/2026).
Sesampainya di Kalbar, Presiden langsung menggelar rapat koordinasi yang dihadiri oleh seluruh stakeholder di Posko Penanganan Karhutla di Lanud Supadio. Disini dibahas tentang kondisi riil Karhutla di Kalbar dan berbagai upaya yang dilakukan untuk menanggulangi bencana ini.
Di kesempatan ini saat memberikan arahan, Presiden Prabowo menyampaikan bahwa kehadiran jajaran pimpinan pusat ini menjadi momentum penting untuk memperkuat koordinasi lintas sektor dalam menghadapi ancaman karhutla yang membutuhkan respons cepat dan efektif.
“Saya datang untuk melihat keadaan di tempat yang nyata.”, ujarnya.
Setelah melaksanakan rapat koordinasi singkat, rombongan bertolak ke Desa Limbung Sungai Raya untuk melihat langsung titik lokasi kebakaran lahan dan hutan.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Di lokasi, Kapolda Kalbar menyampaikan bahwa jajaran Polda Kalbar dan TNI serta instansi terkait siap bahu membahu untuk melakukan langkah-langkah pencegahan dan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan Barat.
“Selain memberikan himbauan tentang bhaya karhutla kepada masyarakat, Polda Kalbar juga telah menyiagakan personil serta sarana prasarana untuk penanggulangan karhutla yang akan selalu siap bila diperlukan.”, pungkas Kapolda. Red
Brebes, DN-II Perlombaan Kampung Merah Putih Piala Dandim 0713/Brebes tahun 2026 telah menetapkan para pemenangnya. Sebagai bentuk apresiasi atas kreativitas, kekompakan, dan semangat masyarakat dalam menyemarakkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, hadiah diserahkan langsung oleh Komandan Kodim 0713/Brebes Letkol Inf Ambariyantomo, S.Hub.Int., pada Sabtu (22/08/2026).
Dalam perlombaan tersebut, Desa Babakan, Kecamatan Losari, berhasil meraih Juara I. Sementara Juara II diraih Desa Penanggapan, Kecamatan Banjarharjo, dan Juara III diraih Desa Wanatirta, Kecamatan Paguyangan.
Para pemenang mendapatkan piagam penghargaan dan uang pembinaan yang diberikan kepada masing-masing desa. Penghargaan tersebut diharapkan dapat menjadi motivasi bagi masyarakat untuk terus menjaga semangat kebersamaan, gotong royong, serta memperkuat rasa nasionalisme di lingkungan masing-masing.
Komandan Kodim 0713/Brebes Letkol Inf Ambariyantomo, S.Hub.Int., menyampaikan apresiasi kepada seluruh desa peserta yang telah berpartisipasi dan menunjukkan antusiasme dalam mengikuti perlombaan Kampung Merah Putih.
Menurutnya, kegiatan tersebut bukan semata-mata untuk mencari pemenang, tetapi juga menjadi sarana untuk menumbuhkan semangat persatuan, mempererat kebersamaan antara TNI dan masyarakat, serta menghidupkan suasana kemerdekaan di tingkat desa.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
“Selamat kepada para pemenang. Bagi desa yang belum mendapatkan juara, jangan berkecil hati. Semangat kebersamaan dan gotong royong yang telah ditunjukkan merupakan bagian penting dari keberhasilan kita dalam menyemarakkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia,” ujar Dandim.
Dengan berakhirnya perlombaan Kampung Merah Putih Piala Dandim 0713/Brebes, diharapkan semangat merah putih tidak berhenti setelah perlombaan selesai. Nilai-nilai persatuan, gotong royong, kepedulian dan kecintaan terhadap tanah air diharapkan terus tumbuh dan menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Kabupaten Brebes. Red/Casroni
KOTA TEGAL, DN-II Bukan tawuran, pelajar di wilayah Tegal Selatan justru adu strategi dan skill dalam turnamen Mobile Legends: Bang Bang (MLBB) yang digelar Polsek Tegal Selatan Polres Tegal Kota, Sabtu (22/8/2026).
Sejumlah tim perwakilan SMA dan SMK mengikuti pertandingan yang berlangsung sehari penuh. Turnamen ini digelar dalam rangka memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia sekaligus menjadi bagian dari rangkaian kompetisi e-sport yang dilaksanakan Polsek jajaran Polres Tegal Kota.
Kapolsek Tegal Selatan Kompol Sigit Pasono mengatakan, turnamen tersebut menjadi wadah bagi pelajar untuk menyalurkan kemampuan melalui kegiatan e-sport.
“E-sport merupakan salah satu wadah bagi pelajar untuk menyalurkan kemampuan dan skill. Kegiatan ini juga menjadi salah satu upaya kami untuk mencegah tawuran dan kenakalan remaja,” kata Kompol Sigit Pasono.
Sigit mengatakan, e-sport telah menjadi salah satu cabang olahraga yang dipertandingkan dalam SEA Games, termasuk diikuti Indonesia.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
“E-sport sudah menjadi salah satu cabang olahraga yang dipertandingkan di SEA Games. Kemampuan para pelajar dapat dikembangkan melalui kegiatan yang terarah,” ujarnya.
Salah satu peserta, M Bara dari SMK Al Irsyad, menyambut positif turnamen tersebut. Menurutnya, kompetisi MLBB tidak hanya menjadi ajang bermain game, tetapi juga melatih keterampilan dan kemampuan pemain.
“Menurut saya kegiatan ini sangat positif, khususnya bagi remaja dan pelajar. Bukan sekadar bermain game, tetapi juga bisa mengasah keterampilan dan skill,” kata Bara.
Ia mengatakan, kegiatan seperti turnamen e-sport dapat menjadi pilihan bagi pelajar untuk menghindari aktivitas negatif.
“Dengan adanya kegiatan seperti ini, pelajar bisa menghindari kegiatan negatif seperti tawuran maupun balap liar. Kami juga berterima kasih kepada Polsek Tegal Selatan yang sudah menggelar kegiatan ini,” ujarnya.
Turnamen MLBB tersebut sebelumnya telah digelar di sejumlah Polsek jajaran Polres Tegal Kota. Masing-masing Polsek mempertemukan tim pelajar dari wilayahnya.
Para juara dari setiap Polsek selanjutnya akan mengikuti kompetisi tingkat Polres Tegal Kota. Tim-tim terbaik dari masing-masing wilayah akan kembali beradu kemampuan dalam pertandingan tingkat Polres.
Dalam turnamen Polsek Tegal Selatan, Glory Smansasix dari SMA Negeri 6 Tegal keluar sebagai juara pertama. SMK Al Irsyad New Era meraih posisi kedua, sedangkan SMK Dinamika berada di posisi ketiga.
Ketiga tim tersebut menjadi bagian dari wakil terbaik wilayah Tegal Selatan yang selanjutnya akan bersaing dalam kompetisi e-sport tingkat Polres Tegal Kota. ( S. Bimantoro )
BREBES, DN-II Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Kodim 0713/Brebes menggelar berbagai perlombaan yang berlangsung meriah di Makodim 0713/Brebes, Sabtu (22/08/2026).
Kegiatan tersebut diikuti oleh seluruh anggota Kodim 0713/Brebes, Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XXIII Dim 0713 Rem 071 PD IV/Diponegoro, serta anak-anak keluarga besar Kodim 0713/Brebes.
Hadir dalam kegiatan tersebut Komandan Kodim 0713/Brebes Letkol Inf Ambariyantomo, S.Hub.Int., bersama Ketua Persit KCK Cabang XXIII Dim 0713 Rem 071 PD IV/Diponegoro Ny. Yeni Ambariyantomo.
Suasana kemeriahan semakin terasa dengan digelarnya sejumlah perlombaan yang mengedepankan kekompakan, kreativitas, sportivitas, serta kebersamaan. Perlombaan bagi anggota di antaranya senam kreasi, estafet tepung, tebak kata, estafet sarung, dan pecah balon.
Sementara itu, anak-anak turut ambil bagian dalam berbagai permainan tradisional yang tidak kalah meriah, seperti lomba makan kerupuk, memasukkan paku ke dalam botol, serta balap kelereng.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Canda, tawa, dan semangat para peserta mewarnai seluruh rangkaian kegiatan. Perlombaan tidak hanya menjadi hiburan dalam menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan RI, tetapi juga menjadi sarana mempererat silaturahmi dan kekeluargaan di lingkungan Kodim 0713/Brebes.
Selain perlombaan, kegiatan juga dimeriahkan dengan pembagian berbagai doorprize yang diberikan langsung oleh Dandim 0713/Brebes. Kehadiran doorprize tersebut semakin menambah antusiasme peserta untuk mengikuti kegiatan hingga selesai.
Di lokasi yang sama, Persit KCK Cabang XXIII Dim 0713 Rem 071 PD IV/Diponegoro juga menggelar bazar UMKM yang menampilkan berbagai produk dan hasil usaha anggota Persit. Bazar tersebut menjadi wadah untuk memperkenalkan sekaligus mendukung pengembangan usaha mikro dan ekonomi kreatif keluarga besar Kodim 0713/Brebes.
Dandim 0713/Brebes Letkol Inf Ambariyantomo menyampaikan bahwa kegiatan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI merupakan momentum untuk menumbuhkan semangat kebersamaan, mempererat hubungan kekeluargaan, serta meningkatkan rasa cinta tanah air.
“Melalui kegiatan seperti ini, kita ingin membangun kebersamaan dan kekompakan seluruh keluarga besar Kodim 0713/Brebes. Semangat kemerdekaan harus terus kita jaga dan diwujudkan melalui pengabdian serta kerja nyata,” ujarnya.
Ia berharap semangat kebersamaan yang terbangun dalam kegiatan tersebut dapat terus dipelihara dan menjadi kekuatan dalam melaksanakan tugas serta pengabdian kepada masyarakat.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan penuh kegembiraan dan kebersamaan. Semarak peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di lingkungan Kodim 0713/Brebes menjadi wujud nyata semangat persatuan dan kekeluargaan, sesuai tema “TNI AD Bersama Rakyat Siap Mengawal Indonesia Maju.” Red/Casroni
Kotabumi, DN-II Pengelolaan anggaran Swakelola Dinas Pendidikan Kabupaten Lampung Utara Tahun Anggaran 2025 mulai menjadi sorotan publik.(22/8/2026).
Berdasarkan data yang beredar, terdapat 138 paket kegiatan swakelola dengan total anggaran sekitar Rp42 miliar yang dinilai perlu mendapat pengawasan dan pemeriksaan lebih lanjut oleh aparat penegak hukum maupun aparat pengawas internal pemerintah.
Perhatian publik tertuju pada sejumlah paket kegiatan yang dinilai memiliki nilai anggaran cukup besar sehingga memerlukan transparansi dalam pelaksanaannya untuk memastikan seluruh penggunaan anggaran telah sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Salah satu yang menjadi perhatian adalah Belanja Perjalanan Dinas yang dibagi ke dalam 27 paket kegiatan dengan total anggaran mencapai Rp2.261.711.000.
Berdasarkan uraian kegiatan, anggaran tersebut digunakan untuk monitoring dan evaluasi ke sekolah-sekolah, menghadiri rapat koordinasi dan sosialisasi kebijakan, koordinasi dengan pemerintah provinsi maupun pusat, serta audit dan pengecekan sarana prasarana pendidikan di lapangan.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Namun, besarnya alokasi anggaran perjalanan dinas tersebut memunculkan pertanyaan dari berbagai pihak. Nilai anggaran dianggap cukup besar sehingga dinilai perlu dilakukan evaluasi mengenai frekuensi perjalanan, jumlah personel yang terlibat, tujuan perjalanan, hingga efektivitas hasil kegiatan yang dilaksanakan.
Selain itu, perhatian juga tertuju pada Belanja Hibah Pendidikan Sekolah Menengah Pertama Dana BOS dengan nilai mencapai Rp36.351.960.000. Anggaran bernilai puluhan miliar rupiah tersebut diharapkan dapat dikelola secara akuntabel, transparan, serta memiliki pertanggungjawaban yang lengkap sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
Pengamat tata kelola keuangan daerah menilai bahwa besarnya nilai anggaran bukan berarti otomatis menunjukkan adanya tindak pidana korupsi. Namun apabila ditemukan indikasi penyimpangan, seperti penggelembungan anggaran (mark-up), kegiatan yang tidak sesuai pelaksanaan, pertanggungjawaban fiktif, benturan kepentingan, atau penyalahgunaan wewenang, maka hal tersebut dapat menjadi objek pemeriksaan lebih lanjut oleh aparat yang berwenang.
Karena itu, masyarakat berharap Inspektorat Kabupaten Lampung Utara, Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), serta aparat penegak hukum melakukan audit dan pemeriksaan secara menyeluruh terhadap pelaksanaan seluruh paket swakelola tersebut. (Red/tim)
You cannot copy content of this page


