Beranda » Berita Terkini » Halaman 6

Berita Terkini

JAKARTA, DN-II Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Provinsi DKI Jakarta kembali menunjukkan komitmen sosialnya melalui program “Tebar Kurban 1447 H”. Kegiatan yang dipusatkan di Yayasan Al Akbar, Jakarta Utara, pada Rabu (27/6) ini, menjadi wujud nyata kontribusi LDII dalam membantu pemenuhan kebutuhan protein hewani sekaligus memperkuat ketahanan pangan masyarakat di ibu kota.

Kegiatan ini mendapat apresiasi langsung dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) Provinsi DKI Jakarta, Hasudungan A. Sidabalok, yang hadir dalam acara tersebut, menilai langkah LDII sangat strategis.

“Kami dari Dinas KPKP Provinsi DKI Jakarta mengapresiasi sekali kegiatan tebar kurban yang secara rutin dilaksanakan oleh LDII DPW Provinsi DKI Jakarta. Program ini sangat berpengaruh terhadap pemerataan konsumsi protein hewani dan turut meningkatkan ketahanan pangan bagi masyarakat Jakarta,” ujar Hasudungan.

Sinergi Keamanan dan Kesehatan Pangan

Lebih lanjut, Hasudungan menjelaskan bahwa kolaborasi antara Pemerintah dan LDII tidak hanya berhenti pada distribusi daging, tetapi juga mencakup aspek edukasi dan pengawasan kesehatan hewan. Pihaknya terus mendampingi LDII untuk memastikan seluruh proses, mulai dari pemeriksaan antemortem hingga pascapotong, berjalan sesuai syariat Islam dan standar kesehatan.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

“Dinas KPKP melakukan pengawasan ketat, mulai dari sebelum dipotong hingga setelah disembelih untuk memastikan kesehatan dagingnya. Kami ingin memastikan daging kurban yang didistribusikan kepada masyarakat benar-benar memenuhi kriteria ASUH (Aman, Sehat, Utuh, dan Halal),” tegasnya.

Semangat Kebersamaan di Tengah Tantangan Ekonomi

Sementara itu, Wakil Ketua DPW LDII Provinsi DKI Jakarta, Muhammad Ied, menjelaskan bahwa tahun ini Tebar Kurban 1447 H dilaksanakan secara serentak di seluruh Dewan Pimpinan Daerah (DPD) pada lima wilayah administrasi DKI Jakarta.

Ied mengungkapkan rasa syukurnya, meskipun di tengah kondisi ekonomi yang menantang, animo masyarakat untuk berkurban tetap tinggi. Menurutnya, semangat kebersamaan dan kepedulian sosial adalah kunci utama keberhasilan program ini.

“Alhamdulillah, di tengah situasi ekonomi yang menantang, kegiatan ini tetap dapat terlaksana dengan baik. Kami berharap melalui Tebar Kurban 1447 H ini, manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat, khususnya lingkungan sekitar, sekaligus menumbuhkan rasa kepedulian antarsesama,” ujar Ied.

Melalui sinergi antara organisasi kemasyarakatan dan pemerintah, LDII DKI Jakarta berharap kegiatan ini dapat terus menjadi instrumen untuk membangun lingkungan yang harmonis, sejahtera, dan saling menguatkan di tengah masyarakat.

(Red/Redho)

BREBES, DN-II Menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 H, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerindra Kabupaten Brebes menyalurkan bantuan hewan kurban kepada masyarakat serta jajaran pengurus partai di wilayah Kabupaten Brebes, Kamis (28/5/2026).

Bantuan hewan kurban ini merupakan wujud kepedulian dari Presiden RI Prabowo Subianto, jajaran pimpinan DPP Gerindra, DPD Gerindra Jawa Tengah, serta para kader Gerindra yang duduk di kursi legislatif.

Ahmad Rowi, anggota DPRD dari Fraksi Gerindra yang mewakili wilayah pemilihan Brebes, Jatibarang, dan Songgom, menyampaikan bahwa distribusi hewan kurban ini menyasar 17 Pimpinan Anak Cabang (PAC) dan 297 Ranting se-Kabupaten Brebes.

“Kami menyalurkan bantuan ini kepada masyarakat umum dan juga seluruh elemen struktural partai, mulai dari PAC hingga ranting. Ini adalah bentuk komitmen Gerindra untuk selalu hadir dan berbagi di tengah masyarakat,” ujar Ahmad Rowi saat ditemui awak media.

Rincian Bantuan Hewan Kurban

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Adapun hewan kurban yang disalurkan terdiri dari sapi dan kambing dengan rincian sebagai berikut:

Bantuan Sapi:

Sapi bantuan dari Presiden RI, Prabowo Subianto (program rutin di setiap kabupaten/kota).

Sapi dari Ketua DPC Gerindra Brebes, Bapak Wurja, SE.

Sapi dari Wakil Pimpinan DPRD Brebes, Bapak Heru.

Sapi dari Anggota DPR RI Fraksi Gerindra, Bapak Haikal.

Bantuan Kambing:

18 ekor kambing dari Ketua DPD Gerindra Jawa Tengah, Bapak Sudaryono (Pak Daryono).

Dalam kesempatan tersebut, Ahmad Rowi menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para pemberi bantuan, khususnya kepada Presiden Prabowo Subianto.

“Kami sangat berterima kasih kepada Bapak Presiden Prabowo, sosok pemimpin yang sangat bijaksana dan memiliki perhatian luar biasa kepada rakyat Indonesia. Bantuan sapi yang diberikan kepada setiap kabupaten/kota adalah bukti nyata perhatian beliau,” tutur Rowi.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Selain itu, ia juga mengucapkan terima kasih kepada Bapak Sudaryono, Bapak Wurja, Bapak Heru, dan Bapak Haikal yang telah bahu-membahu berbagi kebahagiaan melalui kurban tahun ini. Ia berharap distribusi daging kurban ini dapat membawa manfaat bagi masyarakat luas serta mempererat solidaritas di lingkungan partai Gerindra di Kabupaten Brebes.

Reporter: Teguh

PURWAKARTA, DN-II Wilayah hukum Polres Purwakarta belakangan ini diresahkan dengan maraknya aksi kriminalitas. Tidak hanya kejahatan konvensional seperti begal dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor), kini muncul modus baru yang menyasar pemilik kendaraan melalui praktik penipuan dan penggelapan berkedok “titipan kendaraan” (gadai R2 atau R4).

Salah satu korban, Fitriyana, menceritakan pengalamannya terjebak dalam modus operandi sindikat tersebut. Menurutnya, sindikat ini bekerja secara terorganisir dengan pembagian peran yang sangat rapi untuk mengelabui para korbannya.

Modus Operandi Sindikat

Fitriyana menjelaskan bahwa pelaku tidak bekerja sendiri. Mereka membagi tugas mulai dari mediator, penyandang dana, penerima titipan kendaraan, hingga eksekutor lapangan.

“Mereka memiliki jaringan yang sistematis. Ada yang berperan mencari target, ada yang mengaku sebagai penyandang dana, hingga eksekutor yang memberikan jaminan alamat rumah palsu agar korban percaya,” ujar Fitriyana. (28/5/2026).

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Lebih lanjut, ia memaparkan bahwa pelaku sering menggunakan dalih titipan kendaraan sebagai jebakan. Begitu kendaraan berada di tangan pelaku, mereka akan mempersulit proses pengambilan kembali.

“Setelah kendaraan pindah tangan, korban tidak akan pernah bisa mengambilnya lagi. Modus mereka hanyalah kedok; kendaraan tersebut ternyata langsung diperjualbelikan kepada pihak lain,” tambahnya.

Identitas Terduga Pelaku dan Harapan Korban

Berdasarkan keterangan Fitriyana, salah satu sosok yang diduga berperan sebagai eksekutor dalam sindikat ini berinisial Basreng dan Kampeng. Korban merasa perlu untuk mengungkap identitas ini agar masyarakat lebih waspada dan pihak kepolisian dapat segera menindaklanjuti.

Fitriyana menegaskan bahwa tindak lanjut dari pihak berwajib sangat diperlukan agar rantai penipuan ini terputus dan tidak menimbulkan korban lebih banyak lagi.

“Saya meminta jajaran Polres Purwakarta untuk segera melakukan tindakan hukum tegas terhadap sindikat ini. Jangan sampai ada lagi warga lain yang menjadi korban penipuan dengan modus yang sama,” pungkasnya.

Hingga berita ini diturunkan, masyarakat berharap aparat kepolisian segera melakukan penyelidikan mendalam guna membongkar jaringan penipuan berkedok titip kendaraan tersebut di wilayah Purwakarta.

Tim Red

JAKARTA, DN-II Pakar Hukum Internasional sekaligus Penanggung Jawab TIMPAS1, Prof. Dr. KH. Sutan Nasomal, S.H., M.H., memberikan apresiasi tinggi kepada anggota DPRD Kota Medan, Rajudin Sagala. Apresiasi ini diberikan atas tindakan cepat tanggap Rajudin dalam membantu pasien yang kesulitan biaya persalinan di RS Madani, Medan. (28/5/2026).

Aksi tersebut dinilai sebagai bentuk nyata pengabdian wakil rakyat yang hadir langsung di tengah kesulitan warga. Prof. Sutan menyebut langkah yang diambil Rajudin merupakan contoh bagi seluruh anggota parlemen di Indonesia.

“Wakil rakyat, baik di DPR RI, MPR RI, maupun DPRD provinsi dan kabupaten/kota, seharusnya mengikuti langkah ini. Jangan hanya datang saat butuh dukungan pemilu, lalu melupakan janji setelah terpilih,” ujar Prof. Sutan Nasomal saat diwawancarai di Kantor DPP Partai Koalisi Rakyat Indonesia, Cijantung, Jakarta, Selasa (26/5/2026).

Kehadiran Negara untuk Rakyat

Tampak Foto: DPRD

Lebih lanjut, Prof. Sutan menegaskan bahwa tindakan Rajudin Sagala sejalan dengan semangat konstitusi yang menekankan pentingnya kehadiran negara bagi masyarakat, terutama dalam akses pelayanan kesehatan dasar.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

“Apa yang dilakukan Saudara Rajudin adalah wujud nyata bahwa wakil rakyat harus menjadi solusi bagi masyarakat. Saya berharap langkah ini dapat menginspirasi anggota parlemen lain di seluruh tanah air agar lebih responsif terhadap kebutuhan mendesak warga di daerah pemilihannya masing-masing,” tambahnya.

Penanganan Cepat di Medan

Informasi yang dihimpun, pasien bernama Supiati, warga Jalan Gambir, Kelurahan Percut Sei Rotan, Kabupaten Deli Serdang, sebelumnya sempat mengalami kendala medis dan finansial. Operasi caesar yang seharusnya dilakukan sempat tertunda karena ketiadaan biaya dan status kepesertaan BPJS Kesehatan.

Mengetahui hal tersebut, Rajudin Sagala yang merupakan anggota DPRD Medan dari Dapil Medan I, langsung melakukan advokasi dan berkoordinasi dengan pihak rumah sakit agar Supiati segera mendapatkan tindakan medis. Berkat respons cepat tersebut, operasi caesar berhasil dilakukan di RS Madani Medan pada Senin (25/5/2026).

Aksi kepedulian ini menuai simpati publik dan menjadi pengingat akan pentingnya peran advokasi seorang anggota legislatif di luar fungsi legislasi dan pengawasan, yakni sebagai penyambung lidah masyarakat yang membutuhkan pertolongan darurat. (*).

Narasumber: Prof. Dr. KH. Sutan Nasomal, S.H., M.H.
Pakar Hukum Internasional
Penanggung Jawab TIMPAS1
Presiden Partai Koalisi Rakyat Indonesia

SUMENEP, DN-II Praktik penyalahgunaan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi jenis solar di wilayah Kabupaten Sumenep, Madura, kembali menuai sorotan. Ali Sopyan, perwakilan Relawan Rakyat Membela Prabowo, mendesak jajaran Polres Sumenep untuk segera menindak tegas oknum yang diduga memfasilitasi aksi mafia solar di SPBU 54.694.11, Kecamatan Kalianget. (28/5/2026).

Sorotan ini mencuat setelah adanya dugaan keterlibatan oknum anggota LSM Laskar Anti Korupsi Indonesia (LAKI) berinisial M, yang mengaku sebagai Humas di SPBU tersebut.

Kronologi Kejadian

Peristiwa bermula pada Sabtu (23/5/2026) sekitar pukul 18.00 WIB. Saat tim awak media Rajawali News hendak mengisi BBM jenis Pertalite di SPBU 54.694.11, Kalianget Barat, ditemukan praktik pengisian solar menggunakan puluhan jeriken berkapasitas 35 liter.

Ketika tim media merekam aktivitas tersebut sebagai bukti dokumentasi, oknum berinisial M mendekat dan melakukan intimidasi verbal.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

“Kamu sudah video, ya? Enggak apa-apa, saya di sini sebagai Humas SPBU,” ujar oknum M dengan nada tinggi saat dikonfirmasi terkait antrean panjang truk yang terabaikan demi melayani pengisian jeriken.

Bantahan Pihak Manajemen SPBU

Menanggapi pengakuan oknum M, tim redaksi melakukan konfirmasi langsung kepada pihak manajemen SPBU 54.694.11. Dalam keterangannya, pihak manajemen secara tegas membantah adanya jabatan Humas yang dijabat oleh yang bersangkutan.

“Dia bukan Humas, Mas,” ungkap pihak manajemen SPBU dengan singkat.

Tinjauan Hukum: Larangan Penyalahgunaan BBM Bersubsidi

Tindakan pengisian BBM subsidi menggunakan jeriken secara masif untuk kepentingan pihak tertentu (mafia) merupakan pelanggaran hukum serius. Berikut adalah dasar hukum yang berlaku di Indonesia:

UU No. 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi:

Pasal 55: Setiap orang yang menyalahgunakan pengangkutan dan/atau niaga bahan bakar minyak yang disubsidi pemerintah dipidana dengan pidana penjara paling lama 6 (enam) tahun dan denda paling tinggi Rp 60 miliar.

UU No. 6 Tahun 2023 tentang Penetapan Perppu Cipta Kerja menjadi Undang-Undang:

Pasal ini mempertegas sanksi pidana dan denda bagi setiap orang yang melakukan penyalahgunaan BBM bersubsidi.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Peraturan Presiden (Perpres) No. 191 Tahun 2014:

Mengatur tentang penyediaan, pendistribusian, dan harga jual eceran bahan bakar minyak, di mana pembelian BBM bersubsidi harus tepat sasaran dan tidak diperbolehkan menggunakan jeriken tanpa izin resmi dari pihak berwenang.

Desakan Penegakan Hukum

Ali Sopyan mendesak pihak Polres Sumenep untuk mengusut tuntas keterlibatan oknum M. Selain diduga melanggar aturan distribusi BBM bersubsidi, oknum tersebut juga dinilai telah melakukan tindakan pencemaran nama baik pihak SPBU dengan mengaku-ngaku sebagai humas.

“Kami meminta aparat penegak hukum segera bertindak. Keberadaan oknum ini telah meresahkan masyarakat dan merugikan negara. Tangkap oknum tersebut jika terbukti membekingi mafia solar yang merampas hak masyarakat yang berhak mendapatkan BBM bersubsidi,” tegas Ali Sopyan.

Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian setempat diharapkan dapat segera melakukan penyelidikan di lokasi guna memastikan adanya tindak pidana penyalahgunaan BBM bersubsidi tersebut.

Tim Redaksi

SURABAYA, DN-II Universitas Terbuka (UT) Surabaya kembali membuktikan bahwa sistem pembelajaran daring tidak menjadi penghalang bagi mahasiswanya untuk berprestasi di kancah olahraga. Melalui Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Futsal, UT Surabaya sukses berpartisipasi dalam ajang bergengsi National Campus Futsal Series (NCFS) Regional Surabaya 2026 yang dihelat di GOR UNESA pada 21–24 Mei 2026.

UKM Futsal UT Surabaya, yang berdiri sejak 15 Mei 2022 di bawah naungan Organisasi Mahasiswa (Ormawa), menurunkan 14 pemain terbaiknya untuk berlaga melawan tim-tim tangguh dari berbagai perguruan tinggi, seperti FIKK UNESA, FT UNESA, dan FEB UNAIR.

Direktur UT Surabaya, Prof. Dr. Suparti, M.Pd., yang hadir langsung di GOR untuk memberikan dukungan moral, menegaskan bahwa keikutsertaan ini adalah wujud nyata komitmen UT dalam pengembangan minat dan bakat mahasiswa.

“Kami ingin menunjukkan bahwa mahasiswa Universitas Terbuka tidak hanya unggul dalam aspek akademik, tetapi juga mampu aktif, berprestasi, dan berkompetisi secara sportif di bidang olahraga,” ujar Prof. Suparti didampingi pengurus Ormawa UT Surabaya, Dede Aldi Dewanata.

Semangat Pantang Menyerah

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Dalam turnamen yang diselenggarakan oleh Games of Society tersebut, tim Futsal UT Surabaya menunjukkan mentalitas baja. Meski sempat menelan kekalahan 0–3 dari FIKK UNESA di laga pembuka, para pemain langsung bangkit dan mencatatkan kemenangan manis 1–0 atas FT UNESA di pertandingan kedua. Pada laga pamungkas melawan FEB UNAIR, pertandingan berlangsung sangat sengit hingga berakhir imbang 1–1, sebelum akhirnya harus mengakui keunggulan lawan melalui drama adu penalti.

Atmosfer tribun pun tak kalah meriah berkat kehadiran suporter setia yang dikoordinatori oleh Hadimas, menambah gairah juang para pemain di lapangan.

Pelatih UKM Futsal UT Surabaya, Krisdyanto, mengungkapkan bahwa turnamen ini merupakan batu loncatan penting bagi timnya. “Meski kami berasal dari perguruan tinggi berbasis pembelajaran daring, kami ingin membuktikan bahwa mahasiswa UT memiliki semangat juang yang tinggi dan mampu bersaing dengan kampus reguler lainnya,” tuturnya, yang turut didukung oleh Ketua Ormawa UT Surabaya, Muhammad Mas Davit H.R.

Komitmen Pengembangan Bakat

Tim yang dipimpin oleh Krisdyanto sebagai pelatih, didampingi Ramanda Aditya selaku asisten pelatih dan Moch. Aziz Ridho sebagai manajer, berkomitmen untuk terus meningkatkan performa ke depannya. Selepas NCFS 2026, UKM Futsal UT Surabaya akan kembali mengintensifkan latihan rutin dan agenda fun game untuk mempererat kekompakan tim.

Bagi mahasiswa UT Surabaya yang memiliki minat di bidang futsal dan ingin mengembangkan bakatnya, UKM Futsal UT Surabaya membuka pintu selebar-lebarnya bagi anggota baru. Informasi lebih lanjut dapat diakses melalui Direct Message (DM) di akun Instagram resmi UKM Futsal UT Surabaya. Red

JAKARTA, DN-II Keputusan Pemerintah Kabupaten Pandeglang melantik Ahmad Mursidi sebagai Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik menuai kecaman keras dari berbagai pihak. Pasalnya, Mursidi saat ini tengah tersandung kasus hukum terkait kecelakaan lalu lintas yang menewaskan dua orang siswa SDN Sukaratu 5 pada April 2026 lalu.

Pakar Hukum Internasional sekaligus Ketua Umum Perkumpulan Advokat Muda Indonesia, Prof. Dr. Sutan Nasomal, S.H., M.H., menilai pelantikan ini sebagai bentuk pelecehan terhadap penegakan hukum di Indonesia.

“Rakyat sangat geram. Bagaimana mungkin seseorang yang sedang tersangkut kasus hukum berat justru ‘diberi bonus’ jabatan? Saya meminta Presiden RI Bapak Prabowo Subianto untuk menginstruksikan para menteri agar menindak tegas pejabat yang bermasalah. Jangan lagi ada pelantikan bagi mereka yang masih dalam proses hukum,” tegas Prof. Sutan saat dihubungi melalui sambungan telepon di Jakarta, Rabu (27/5/2026).

Soroti Integritas Hukum

Prof. Sutan menegaskan bahwa seharusnya tidak ada ruang bagi pelanggar hukum untuk menduduki jabatan publik selama proses hukumnya belum selesai atau berkekuatan hukum tetap (inkracht). Ia mengkhawatirkan preseden buruk ini akan semakin merusak citra hukum di mata masyarakat.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

“Hukum tidak boleh tajam ke bawah dan tumpul ke atas. Jika pelanggar hukum terus diberikan jabatan, maka publik akan beranggapan bahwa para penjahatlah yang memegang kendali hukum di negeri ini. Ini seperti komedi sinetron yang merusak citra negara di hadapan lebih dari 200 juta rakyat Indonesia,” tambahnya.

Desakan kepada APH dan DPR RI

Lebih lanjut, Prof. Sutan menghimbau Aparat Penegak Hukum (APH) untuk bertindak lebih tegas. Ia mempertanyakan mengapa hingga saat ini proses hukum terhadap oknum tersebut terkesan lambat, sehingga pelaku belum ditahan dan justru menerima jabatan baru.

“Kami juga mendesak DPR RI agar tidak diam. Jangan biarkan hukum dipermainkan oleh kepentingan elit atau oknum penguasa. Peristiwa ini harus diusut tuntas agar tidak ada celah bagi pelaku untuk melarikan diri atau menghindari tanggung jawab hukum,” ujar Prof. Sutan.

Latar Belakang Kasus

Ahmad Mursidi, yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala DPMPTSP Kabupaten Pandeglang, dilantik menjadi Staf Ahli Bupati oleh Bupati Pandeglang, Raden Dewi Setiani, pada Selasa (26/5/2026).

Pelantikan ini menjadi sorotan tajam lantaran dilakukan di tengah proses hukum insiden kecelakaan maut pada 30 April 2026. Kecelakaan tersebut mengakibatkan sembilan orang menjadi korban, dua di antaranya meninggal dunia seorang siswa kelas empat SD dan seorang pedagang saat jam istirahat sekolah.

Hingga berita ini diturunkan, desakan agar pemerintah pusat segera melakukan evaluasi terhadap integritas pejabat di daerah terus menguat dari berbagai elemen masyarakat. (*)

Narasumber: Prof. Dr. Sutan Nasomal, S.H., M.H. (Pakar Hukum Internasional, Ketua Umum Perkumpulan Advokat Muda Indonesia)

TAPUNG HULU, DN-II Momen Hari Raya Idul Adha 1447 H menjadi ajang bagi Camat Tapung Hulu, Nuryadi, S.E., untuk menunjukkan kepedulian nyata kepada masyarakatnya. Tidak hanya memantau dari kejauhan, Nuryadi turun langsung ke lapangan untuk menyalurkan daging kurban dari rumah ke rumah, khususnya kepada warga lanjut usia (lansia) di Desa Senama Nenek, Kamis (28/05/2026).

Aksi “blusukan” ini menjadi sorotan positif warga. Mengenakan pakaian sederhana, Camat Nuryadi tampak berbaur tanpa sekat, mulai dari membantu proses pemotongan daging hingga mengemasnya ke dalam kantong plastik untuk kemudian diantarkan langsung ke kediaman warga.

Pemimpin yang Merakyat dan Apa Adanya

Sosok Nuryadi dikenal di kalangan masyarakat Tapung Hulu sebagai pemimpin yang sederhana dan memiliki akhlak mulia. Ia tidak memposisikan diri sebagai pejabat yang harus dilayani, melainkan hadir sebagai pengayom yang rendah hati. Baginya, status jabatan bukanlah penghalang untuk menyapa langsung masyarakat tanpa memandang latar belakang suku, ras, maupun agama.

Salah satu momen mengharukan terjadi saat ia menyambangi kediaman Ibu Sier, seorang warga lansia di Dusun Satu, Desa Senama Nenek. Menerima bingkisan daging kurban langsung dari tangan sang Camat, Ibu Sier tak mampu menyembunyikan rasa harunya.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur. Terima kasih banyak Bapak Camat. Semoga Allah SWT senantiasa melimpahkan rezeki, kesehatan, dan kebahagiaan kepada Bapak beserta keluarga,” ucap Ibu Sier dengan suara bergetar.

Apresiasi dari Berbagai Kalangan

Langkah nyata Camat Tapung Hulu ini mendapatkan apresiasi dari Sekretaris Pers Keadilan Tapung Hulu, Irwansyah Panjaitan, yang turut mendampingi dalam kegiatan tersebut.

“Gaya kepemimpinan Pak Camat yang sederhana dan merakyat ini harus menjadi teladan. Pemimpin masa kini idealnya memang harus turun ke bawah, menyapa, dan memastikan kebutuhan masyarakat terpenuhi. Ini adalah contoh nyata pelayanan publik yang bersentuhan langsung dengan hati nurani,” ujar Irwansyah.

Makna Spiritual dan Sosial Berkurban

Di sela-sela kegiatannya, Nuryadi berbagi pandangan mengenai makna Idul Adha. Ia menekankan bahwa ibadah kurban memiliki dua dimensi yang saling berkaitan, yaitu spiritual dan sosial.

“Secara spiritual, kurban adalah sarana mendekatkan diri kepada Allah SWT serta bentuk syukur atas nikmat-Nya. Sementara secara sosial, kurban melatih keikhlasan, menyucikan harta, dan menumbuhkan rasa kepedulian antarsesama manusia,” jelas Nuryadi.

Menutup rangkaian kegiatan tersebut, Irwansyah Panjaitan turut mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk terus mengobarkan semangat berbagi.

“Mari kita jadikan momen mulia ini untuk saling berbagi. Dengan menyisihkan sebagian rezeki bagi saudara kita yang kurang mampu, kita memastikan bahwa kebahagiaan Idul Adha dirasakan oleh semua orang secara merata,” pungkasnya. Red

MEKKAH, DN-II Semangat juang yang tinggi terpancar dari jemaah haji asal Kabupaten Brebes yang tergabung dalam kelompok terbang (Kloter) SOC 8. Di bawah pendampingan intensif Tim Petugas Haji Daerah (PHD) Brebes, Azmi Asmuni Majid, para jemaah berhasil menuntaskan ibadah lempar jumrah yang kedua pada hari Tasyrik, 11 Dzulhijjah, Kamis (28/5/2026).

Meskipun harus menempuh perjalanan yang cukup menantang dengan berjalan kaki sejauh kurang lebih 2,5 kilometer dari hotel menuju area Jamarat, kondisi jemaah dilaporkan tetap prima.

“Alhamdulillah, jemaah haji Kloter SOC 8 dalam kondisi sehat walafiat. Hari ini kami telah menyelesaikan rangkaian lempar jumrah Ula, Wustha, dan Aqabah. Semangat para jemaah, didukung dengan bimbingan luar biasa dari ketua kloter dan pembimbing ibadah membuat setiap tahapan ibadah dapat dilalui dengan lancar,” ujar Azmi Asmuni Majid saat memberikan laporan langsung dari lokasi.

Menuju Tahapan Akhir Ibadah

Azmi menjelaskan, usai menuntaskan lempar jumrah pada 11 Dzulhijjah, para jemaah sempat kembali ke hotel untuk beristirahat. Rangkaian ibadah akan berlanjut pada sore hari, yakni melaksanakan Tawaf Ifadah di Masjidil Haram, serta bersiap untuk melaksanakan lempar jumrah kembali pada 12 Dzulhijjah.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

“Insya Allah, setelah ini kami menuju Masjidil Haram untuk Tawaf Ifadah, dilanjutkan dengan lempar jumrah pada tanggal 12 nanti. Dengan selesainya rangkaian tersebut, tahapan ibadah haji semakin mendekati paripurna, dan kita tinggal menanti agenda terakhir, yakni Tawaf Wada’,” tambahnya.

Solidaritas dan Kebersamaan di Tanah Suci

Di tengah padatnya area Jamarat, jemaah haji asal Brebes tidak hanya menunjukkan ketangguhan, tetapi juga menjalin kehangatan dengan sesama jemaah dari berbagai daerah, seperti Pekanbaru dan Batam. Semboyan khas “Brebes: Mantap, Beres!” kerap diserukan sebagai penyemangat di tengah medan ibadah yang cukup menguras fisik.

Azmi menegaskan bahwa kekompakan jemaah menjadi kunci utama dalam menghadapi tantangan cuaca dan kerumunan di Tanah Suci. Ia juga menitipkan pesan kepada masyarakat di kampung halaman agar terus mendoakan kelancaran ibadah seluruh jemaah, juga mendoakan untuk kebaikan dan kemajuan Kabupaten Brebes, Jawa Tengah dan Indonesia.

“Kami mohon doa dari masyarakat di Brebes. Semoga seluruh jemaah senantiasa diberikan kekuatan, kelancaran, dan kesehatan hingga akhir proses ibadah, serta pada akhirnya meraih predikat haji yang mabrur.

Brebes Beres , Jawa Tegah Maju dan Indonesia penuh rahmat lebih maju. “Allahu Akbar!” tutup Azmi.

Update laporan langsung dari lapangan oleh Tim PHD Brebes, Azmi Asmuni Majid, yang bertugas mendampingi jemaah selama masa operasional haji di Tanah Suci.

Editor: Casroni

BREBES, DN-II Kepolisian Resor (Polres) Brebes menggelar kegiatan penyembelihan hewan kurban dalam rangka memperingati Hari Raya Idul Adha 1447 H / 2026 M. Kegiatan yang berlangsung khidmat ini dilaksanakan di Halaman Mapolres Brebes pada Rabu (27/05/2026).

Pada Idul Adha tahun ini, Polres Brebes menyembelih sebanyak 7 (tujuh) ekor sapi yang berasal dari kurban Kapolres Brebes beserta jajaran anggota Polres Brebes.

Untuk memastikan seluruh proses berjalan sesuai dengan syariat Islam serta higienis, proses penyembelihan dilakukan oleh Tim yang telah mengantongi sertifikasi resmi.

Dalam sambutannya di hadapan para personel dan panitia, Kapolres Brebes AKBP Lilik Ardhiansyah mengajak seluruh jajarannya untuk menata niat yang ikhlas.

“Niatkan ikhlas untuk kita berkurban. Kurban itu tidak harus materi. Waktu, tenaga dan juga support jenengan itu adalah kurban kita,” tutur AKBP Lilik Ardhiansyah dalam sambutannya.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Lebih lanjut, Kapolres juga memanjatkan doa bersama untuk keselamatan dan keberkahan seluruh anggota serta masyarakat yang terlibat.

“Kita doakan mudah-mudahan selalu sehat semua, Allah mengganti dengan rezeki yang berlipat, berkah, selamat sampai dengan nanti akhir zaman,” tambahnya.

Kegiatan ini dipimpin langsung dan dihadiri oleh Kapolres Brebes beserta jajaran pejabat utama Polres Brebes.

Dari hasil penyembelihan 7 ekor sapi tersebut, panitia berhasil mengemas dan menyalurkan daging kurban kepada 1.074 penerima. Distribusi dilakukan secara tertib dengan sasaran yang telah ditentukan agar tepat target dan sasaran.

Sementara itu, Ps. Kasihumas Polres Brebes, Iptu Indra Prasetyo, menambahkan bahwa esensi dari kegiatan ini bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan wadah untuk memperkuat hubungan kemitraan dengan warga.

“Melalui momentum kurban ini, diharapkan dapat mempererat tali silaturahmi serta memperkuat nilai keikhlasan dan sinergitas antara Polres Brebes dengan seluruh elemen masyarakat,” tutur Iptu Indra Prasetyo, Kamis (28/5) pagi.

Secara keseluruhan, jalannya kegiatan penyembelihan hingga pendistribusian daging kurban di Mapolres Brebes berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar. Casroni/Hms

You cannot copy content of this page