Beranda » brebes » Halaman 31

brebes

BREBES, DN-II Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Brebes merealisasikan permohonan bantuan alat bantu kesehatan berupa satu unit kursi roda untuk Bintang Arista, putra dari Bapak Wahidin. Penyerahan bantuan ini dilakukan secara langsung pada Jumat (27/03/2026).

Ketua BAZNAS Kabupaten Brebes, H. Mahali, melalui staf operasionalnya, mengonfirmasi bahwa permohonan tersebut telah disetujui (ACC) setelah melalui proses verifikasi. Meskipun disposisi persetujuan telah turun sejak sebelum periode libur, penyerahan fisik bantuan baru dapat dilaksanakan hari ini karena kendala teknis operasional.

Komitmen Pelayanan Pasca Libur Lebaran

Staf operasional BAZNAS Brebes, Asep Aonilah, menjelaskan bahwa koordinasi penyaluran bantuan sempat terkendala oleh periode libur nasional dan cuti bersama Idul Fitri yang berdekatan dengan waktu persetujuan.

“Alhamdulillah, bantuan ini sudah di-ACC oleh Ketua BAZNAS, Bapak H. Mahali. Mengingat waktu persetujuan yang sangat mepet dengan masa cuti Lebaran kemarin, barang baru bisa kami serahkan sepenuhnya kepada pihak keluarga pada hari ini,” ungkap Asep.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Ia menambahkan bahwa meski ada sedikit keterlambatan teknis karena libur panjang, BAZNAS berkomitmen untuk tetap memprioritaskan kebutuhan masyarakat yang mendesak.

Harapan Baru bagi Keluarga Wahidin

Bagi keluarga Bapak Wahidin, bantuan ini merupakan secercah harapan. Kursi roda tersebut diharapkan dapat menunjang mobilitas Bintang Arista dalam menjalankan aktivitas sehari-hari serta meringankan beban ekonomi keluarga.

“Kami berharap pemberian kursi roda ini benar-benar bermanfaat bagi Bintang dan memberikan semangat baru bagi pihak keluarga dalam merawat putra mereka,” pungkas Asep Aonilah.

BAZNAS Brebes menegaskan akan terus konsisten memantau perkembangan para penerima manfaat di wilayah Kabupaten Brebes sebagai bentuk pertanggungjawaban penyaluran dana zakat, infak, dan sedekah dari masyarakat.

Reporter: Teguh
Editor: Casroni
Sumber: www.detik-nasional.com

BREBES, DN-II Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri mencatat pergerakan arus mudik dan balik Lebaran tahun 2026 sebagai yang tertinggi dalam sejarah transportasi Indonesia. Hal ini disampaikan langsung oleh Kakorlantas Polri, Irjen Pol Agus Suryonugroho saat melakukan pengecekan situasi arus balik di Pos Terpadu Pejagan, Brebes, Kamis (26/03/2026) sore.

Dalam kunjungan tersebut, Kakorlantas didampingi oleh Dirlantas Polda Jateng Kombes Pol. M. Pratama Adhyasastra dan Kapolres Brebes, AKBP Lilik Ardhiansyah untuk memantau langsung titik krusial pertemuan arus kendaraan dari arah Jawa Tengah menuju Jakarta.

Berdasarkan data statistik, Kakorlantas menyebutkan adanya lonjakan volume kendaraan yang luar biasa. Arus Mudik tahun 2026 mengalami kenaikan sebesar 4,65% dibanding tahun 2025.

Sedangkan arus balik mengalami lonjakan tajam sebesar 14,68% pada periode yang sama tahun ini.

“Ini adalah puncak arus tertinggi sepanjang sejarah. Meskipun Operasi Ketupat resmi berakhir hari ini pukul 00.00 WIB, namun kami melihat masih ada sekitar 36% kendaraan yang belum kembali ke arah Jakarta. Oleh karena itu, penjagaan akan terus kami lanjutkan melalui Kegiatan Kepolisian yang Ditingkatkan (KRYD),” tegas Irjen Pol Agus Suryonugroho.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Di tengah lonjakan volume kendaraan tersebut, Polri berhasil mencatat pencapaian positif dalam aspek keselamatan jalan. Kakorlantas mengapresiasi kinerja seluruh jajaran, atas penurunan angka fatalitas kecelakaan sebesar 30,3% dan penurunan jumlah kejadian kecelakaan sebesar 5% dibandingkan tahun sebelumnya.

Mengingat posisi strategis Brebes sebagai titik lelah dan pertemuan arus, Kakorlantas memberikan instruksi khusus kepada Kapolres Brebes untuk tetap mensiagakan personel di jalur tol maupun arteri.

“Saya titip kepada Pak Dirlantas dan Pak Kapolres, atensi penuh untuk area sekitar rest area dan titik-titik perlambatan. Pastikan tim urai tetap mobile untuk melayani masyarakat, terutama bagi pemudik yang sudah dalam kondisi lelah setelah perjalanan jauh,” tambahnya.

Kakorlantas mengimbau masyarakat untuk tetap bersabar dan mematuhi arahan petugas, terutama jika diberlakukan rekayasa lalu lintas seperti One Way atau Contra Flow secara situasional pada tanggal 28 Maret mendatang, yang diprediksi akan menjadi gelombang kedua arus balik.

Dalam keterangan persnya, Kakorlantas menyebutkan berdasarkan data proyeksi arus balik sebanyak 3,4 juta kendaraan, hingga saat ini tercatat masih tersisa sekitar 36 persen kendaraan yang belum kembali ke wilayah Jakarta dan sekitarnya. Hal ini mengakibatkan kepadatan di sejumlah ruas Tol Trans Jawa masih cukup tinggi.

Guna mengurai kepadatan, Korlantas Polri menerapkan beberapa langkah teknis di titik-titik krusial yakni contra flow disekitar rest area guna memastikan kelancaran arus menuju barat.

Selain itu, contra flow di KM 70 dimana petugas mengoptimalkan satu hingga dua lajur contra flow untuk menampung besarnya volume kendaraan dari arah Trans Jawa yang saat ini terpantau masih padat namun tetap mengalir.

Kakorlantas menegaskan bahwa pihaknya akan terus melakukan penyisiran dari wilayah Brebes hingga ke Jawa Barat untuk memastikan penanganan arus balik berjalan lancar. Seluruh manajemen rekayasa lalu lintas ini dilakukan demi kenyamanan dan keselamatan para pemudik.

“Kami terus lakukan langkah-langkah rekayasa agar semua berjalan lancar dan aman sampai tujuan,” pungkasnya. (Casroni/Hms)

BREBES, DN-II Banjir yang kembali mengepung wilayah Ketanggungan menjadi sinyal merah bagi para pemangku kebijakan. Fenomena tahunan ini bukan lagi sekadar rutinitas alam, melainkan potret nyata stagnasi penanganan yang dinilai hanya menyentuh permukaan. Tanpa keberanian melakukan perombakan besar dari hulu ke hilir, penderitaan warga dipastikan akan terus berulang setiap musim penghujan tiba. (26/3/2026).

​Tokoh aktivis sekaligus pengurus Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Brebes, Azmi Asmuni Majid, menegaskan bahwa persoalan banjir di Ketanggungan adalah masalah sistemik yang membutuhkan komitmen terpadu. Menurutnya, pendekatan jangka pendek atau sekadar respons darurat tidak akan pernah cukup untuk menuntaskan masalah yang sudah mengakar.

​”Menyelesaikan banjir Ketanggungan butuh napas panjang. Kita harus berani beranjak dari solusi parsial yang sifatnya hanya memadamkan api, menuju langkah yang terintegrasi dari hulu hingga ke hilir,” tegas Azmi saat meninjau lokasi terdampak.

​Lima Pilar Solusi Jangka Panjang

​Azmi memetakan lima urgensi utama yang harus segera dieksekusi secara sinkron oleh pemerintah pusat, provinsi, maupun daerah:

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

​Normalisasi Sungai dan Manajemen Sedimentasi

Pendangkalan sungai akibat sedimentasi akut dan tumpukan sampah telah mereduksi kapasitas tampung air secara drastis. Pengerukan dan pelebaran sungai bukan lagi sekadar opsi musiman, melainkan kewajiban rutin yang terukur.

​Revitalisasi Drainase Terpadu

Sistem drainase yang tersumbat atau tidak terkoneksi seringkali menjadi pemicu utama genangan di area pemukiman. Azmi menekankan perlunya blueprint drainase perkotaan yang mampu mengalirkan air secara efektif ke pembuangan akhir, bukan sekadar memindahkan titik banjir ke lokasi lain.

​Pemulihan Kawasan Hulu

Rusaknya daya serap tanah di daerah hulu akibat alih fungsi lahan mempercepat laju air ke hilir (run-off). Reboisasi masif dan pengetatan izin tata ruang di area atas menjadi kunci mitigasi yang tidak bisa ditawar.

​Sinergi Lintas Sektoral: Hapus Ego Birokrasi

Banjir tidak mengenal batas administratif atau kewenangan instansi. Azmi menyerukan agar Pemerintah Daerah, Pemerintah Pusat, hingga BBWS (Balai Besar Wilayah Sungai) menanggalkan ego sektoral agar kebijakan tidak tumpang tindih.

​Transformasi Perilaku dan Edukasi Masyarakat

Infrastruktur secanggih apa pun akan lumpuh jika budaya membuang sampah ke sungai masih berlanjut. Edukasi konsisten serta penyediaan fasilitas pengelolaan sampah yang layak adalah langkah non-teknis yang krusial.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

​Gerakan Bersama: Ayo Gubrak Bareng!

​Sebagai penutup, Azmi mengajak seluruh elemen masyarakat dan pemerintah untuk bersatu dalam aksi nyata melalui gerakan “Ayo Gubrak Bareng!”. Istilah ini merupakan seruan untuk bergerak serentak secara totalitas, menekankan bahwa rasa prihatin saja tidak cukup untuk menyurutkan air.

​”Ketanggungan tidak butuh janji manis di tengah genangan, tapi langkah konkret yang menyeluruh. Kita ingin warga bisa tidur tenang saat hujan turun tanpa harus was-was air masuk ke dalam rumah,” pungkasnya.

Red/Casroni

#CepatPulihKetanggunganku
#ReboisasiHulu
#NormalisasiSungai
#SinergiUntukKetanggungan
#BBWS

BREBES, DN-II Ribuan rumah dan akses jalan utama di wilayah Kecamatan Ketanggungan, Kabupaten Brebes, diterjang banjir bandang pada Kamis (26/3/2026). Tingginya intensitas hujan mengakibatkan debit air meluap drastis hingga merendam permukiman dan memutus arus lalu lintas.

Cakupan Wilayah Terdampak

Banjir kali ini dilaporkan merata di hampir seluruh titik strategis Kecamatan Ketanggungan. Beberapa wilayah yang terdampak cukup parah meliputi:

Desa Baros

Cikesal Kidul

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Cikesal Lor

Kawasan Pasar Dermoleng

Pusat Kota Ketanggungan

Lalu Lintas Jalur Mudik Terhenti

Dampak paling signifikan terlihat di jalur utama yang kerap menjadi rute mudik kendaraan. Air tidak hanya menggenangi bantaran sungai, tetapi meluap hingga ke jalan raya. Akibatnya, banyak kendaraan roda dua maupun roda empat terjebak di tengah genangan air, memicu kemacetan panjang di wilayah tersebut.

Di kawasan perkotaan, situasi dilaporkan cukup mengkhawatirkan. Menurut laporan warga di lapangan, ketinggian air mencapai dada orang dewasa, yang memaksa aktivitas ekonomi dan mobilitas warga lumpuh total.

Viral di Media Sosial

Kondisi terkini bencana ini juga terpantau melalui jagat maya. Salah satu akun TikTok, Pilot Ngapak, melakukan siaran langsung (live streaming) secara real-time yang memperlihatkan derasnya arus air di Desa Ketanggungan. Unggahan tersebut menjadi rujukan warganet untuk memantau situasi evakuasi dan titik-titik kemacetan terbaru.

Hingga berita ini diturunkan, warga masih berupaya menyelamatkan barang berharga ke tempat yang lebih tinggi, sementara petugas terkait mulai bersiaga di lokasi terdampak untuk melakukan penanganan darurat.

Reporter: Teguh

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

BREBES, DN-II Keceriaan libur Lebaran 1447 H terpancar jelas di sepanjang pesisir Pantai Randusanga Indah (PARIN). Hingga hari keempat lebaran, Selasa (24/3/2026), ribuan pengunjung dari berbagai daerah memadati destinasi wisata unggulan di Kabupaten Brebes ini untuk menikmati berbagai atraksi seni dan hiburan keluarga.

Magnet utama pada hari Selasa tersebut adalah pementasan kesenian tradisional Sintren. Alunan musik khas dan tarian mistis nan anggun berhasil memukau mata pengunjung yang datang. Meski pada hari Rabu (25/3/2026) jadwal hiburan panggung ditiadakan sementara, antusiasme masyarakat tidak surut untuk tetap menikmati keindahan alam pantai.

Fasilitas Lengkap dan Hiburan Bervariasi

Selain panggung hiburan, pengunjung dimanjakan dengan beragam aktivitas, mulai dari berenang di tepi laut, berkeliling pantai menggunakan perahu sewaan, hingga mencicipi kuliner khas pesisir yang dijajakan pedagang lokal. Area bermain pasir yang luas juga menjadi tempat yang aman bagi anak-anak untuk menghabiskan waktu libur mereka.

Karyadi, Ketua Panitia Event Pekan Libur Lebaran PARIN, mengungkapkan rasa syukurnya atas tingginya kunjungan tahun ini. Tercatat, lebih dari 2.000 orang memadati area wisata tersebut dalam satu hari.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

“Antusiasme pengunjung sangat luar biasa. Dengan harga tiket masuk yang terjangkau serta akses jalan yang mudah dari berbagai arah, PARIN tetap menjadi pilihan utama keluarga untuk berlibur tanpa harus merogoh kocek terlalu dalam,” ujar Karyadi.

Agenda Hiburan Pekan Lebaran

Bagi masyarakat yang ingin berkunjung, panitia telah menyiapkan rangkaian hiburan menarik hingga awal April mendatang. Berdasarkan jadwal resmi, beberapa atraksi yang akan segera hadir antara lain:

26 Maret: Penampilan Band Lokal

27 Maret: Kesenian Kuda Lumping

28 Maret: Atraksi Debus & Sulap

29-30 Maret: Organ Tunggal & Kesenian Kewan Lumping

01 April: Pentas Tari Sanggar

Tarif Retribusi Terjangkau

Sesuai dengan Perda Nomor 6 Tahun 2023, tarif masuk ke objek wisata PARIN tetap stabil dan merakyat. Harga Tiket Masuk (HTM) dipatok sebesar Rp10.000. Sementara untuk parkir kendaraan, sepeda motor dikenakan Rp3.000, mobil Rp5.000, serta kendaraan roda tiga atau odong-odong sebesar Rp10.000.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Dengan perpaduan tradisi, hiburan modern, dan harga yang bersahabat, Pantai Randusanga Indah membuktikan diri sebagai primadona wisata bahari di Jawa Tengah pada musim Lebaran tahun ini.

Reporter: Teguh

BREBES, DN-II Kabar bahagia datang bagi keluarga Bapak Wahidin. Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Brebes secara resmi telah menyetujui (ACC) permohonan bantuan alat bantu kesehatan berupa satu unit kursi roda untuk putranya, Bintang Arista. Bantuan ini diharapkan mampu menunjang mobilitas dan semangat Bintang dalam beraktivitas sehari-hari.

​Sudah Disetujui Ketua BAZNAS

​Kepastian ini dikonfirmasi oleh staf operasional BAZNAS Brebes, Fikri, saat ditemui di ruang kerjanya. Fikri menjelaskan bahwa Ketua BAZNAS Kabupaten Brebes, H. Mahali, telah memberikan disposisi persetujuan sebelum memasuki masa libur panjang.

​”Sudah di-ACC oleh Pak Ketua, Pak Mahali. Secara administrasi sudah beres, tinggal menunggu proses tindak lanjut di lapangan,” ujar Fikri pada Rabu (25/03/2026).

​Terkendala Cuti Bersama dan Libur Nasional

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

​Meski administrasi telah rampung, penyerahan fisik kursi roda tersebut belum bisa dilakukan secara instan. Fikri memaparkan bahwa mepetnya waktu persetujuan dengan jadwal cuti bersama Idul Fitri menjadi alasan utama tertundanya penyerahan barang.

​”Karena waktunya sangat berdekatan dengan masa cuti Lebaran, unit barangnya belum sempat kami serahkan ke pihak keluarga. Saat ini kami sedang mengupayakan proses pengadaan agar barang siap tepat waktu,” tambahnya.

​Pihak BAZNAS memastikan bahwa begitu aktivitas perkantoran kembali normal pasca-Lebaran, unit tersebut akan segera dikirimkan ke kediaman Bapak Wahidin.

​Komitmen BAZNAS untuk Masyarakat

​Pemberian bantuan ini merupakan bentuk nyata komitmen BAZNAS Brebes dalam menyalurkan dana zakat, infak, dan sedekah kepada masyarakat yang membutuhkan. Bagi keluarga Bintang Arista, bantuan ini bukan sekadar alat bantu fisik, melainkan harapan baru untuk kualitas hidup yang lebih baik.

​Fikri menegaskan bahwa pihaknya akan terus menjalin komunikasi intensif dengan keluarga penerima manfaat agar proses serah terima berjalan lancar.

​”Begitu barang tersedia, kami akan langsung berkoordinasi dengan pihak keluarga untuk jadwal penyerahan,” pungkasnya.

​Reporter: Teguh
Editor: Casroni

BREBES, DN-II Forum Komunikasi Guru Besar dan Dosen (FKGD) Putera-Puteri Brebes menggelar acara Halal Bi Halal bersama Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Brebes di Kantor Pemerintahan Terpadu (KPT), Rabu (25/03/2026).

Mengusung tema “Merajut Ukhuwah, Membangun Brebes dengan Cinta”, kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat konektivitas dan kolaborasi akademisi dalam membangun tanah kelahiran.

​Ketua Panitia sekaligus Presiden Shafa Community Brebes, Muhammad Abdul Fery, menyampaikan bahwa forum yang bernaung di bawah Yayasan Rumah Cinta Brebes ini telah eksis selama delapan tahun sejak September 2018.

​”Kami ingin memperkuat connectivity, synergy, and collaboration. Profesor dan dosen bukan sekadar insan akademik, tapi penggerak perubahan sosial yang membawa integritas dan pengabdian bagi kemajuan Brebes,” ujar Fery.

​Kolaborasi Strategis Pemda dan Akademisi

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

​Bupati Brebes periode 2025-2030, Hj. Paramitha Widya Kusuma, S.E., M.M., dalam sambutannya yang diwakili oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Brebes, Dr. Tahroni, M.Pd., menekankan pentingnya semangat gotong royong dalam mewujudkan visi “Brebes Beres”.

​”Brebes akan lebih hebat jika kita menanamkan rasa saling menolong. Kolaborasi nyata dapat menghidupkan ekonomi di sekeliling kita. Ke depan, para profesor kelahiran Brebes harus terus dilibatkan dalam agenda brainstorming untuk memberikan sumbangsih pemikiran strategis bagi kemajuan daerah,” tutur Dr. Tahroni.

​Kritik Membangun: Benahi Hulu Hingga Hilir

​Acara ini dihadiri oleh tokoh-tokoh besar, di antaranya Prof. Anton Satria Prabuwono (King Abdul Aziz University & UTP Malaysia), Prof. Dr. H. Jamali (Rektor UIN Siber Syekh Nurjati), Prof. Dr. Mukhamad Murdiono (UNY), Prof. Dr. Rustono (Unnes), Prof. Dr. Masduki (Rektor UIA), dan Prof. Dr. Mashari (Untag Semarang).

​Salah satu sorotan tajam datang dari Pembina FKGD sekaligus Rektor Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ), Prof. Dr. Ma’mun Murod, M.Si. Ia menegaskan bahwa penyelesaian masalah di Brebes harus dilakukan secara komprehensif dari hulu ke hilir.

​”Problem di daerah sering kali berakar pada kebijakan politik yang kurang tepat, termasuk dalam penanganan bencana. Dibutuhkan keseriusan bupati dan jajaran untuk menghadirkan stakeholder terkait. Kami, para profesor putera daerah, siap memberikan kajian mendalam untuk menyelesaikan berbagai permasalahan di Brebes,” tegas Prof. Ma’mun.

​Dihadiri Ratusan Intelektual

​Kegiatan ini dihadiri oleh sedikitnya 60 Profesor dan 339 Dosen kelahiran Brebes yang berkarier di berbagai perguruan tinggi nasional maupun internasional. Selain para akademisi, hadir pula 21 Kepala Dinas di lingkungan Pemkab Brebes guna mendengarkan langsung aspirasi serta ide-ide segar bagi pembangunan daerah.

Red/Casroni

Semarang, DN-II Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo secara resmi membuka rekayasa lalu lintas one way nasional guna mengurai kepadatan pada puncak arus balik Lebaran 2026. Kebijakan ini diambil seiring tingginya volume kendaraan yang telah meninggalkan Jakarta melalui jalur tol, tercatat mencapai sekitar 2.380.401 kendaraan hingga 24 Maret 2026.

Peresmian One Way Nasional yang ditandai dengan flag off tersebut dilaksanakan di Gerbang Tol (GT) Kalikangkung, Semarang, Jawa Tengah, Selasa (24/3/2026) pukul 14.25 WIB.

Dalam sesi conference Press Kapolri menyampaikan bahwa Rekayasa lalu lintas one way nasional diberlakukan dari KM 414 GT Kalikangkung hingga KM 70 Cikampek.

“Sebelumnya telah diberlakukan one way secara bertahap, dan sore ini kita terapkan one way nasional untuk mengurai kepadatan di puncak arus balik,” ujar Kapolri kepada awak media.

Dalam kegiatan tersebut, Kapolri didampingi sejumlah pejabat, di antaranya Menko PMK, Menhub, Menkes, Kepala BUJT, Dirut PT Jasa Marga, serta Dirut PT. Turut hadir Gubernur Jawa Tengah serta Kapolda Jawa Tengah.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Sebelum pelepasan dimulai, Kapolri menyempatkan diri menyapa para pemudik yang tengah mengantre di gerbang tol, dalam kesempatan tersebut, Kapolri juga membagikan ratusan paket bingkisan berupa makanan ringan, perlengkapan kesehatan, serta mainan untuk anak-anak guna membantu mengurangi kejenuhan selama perjalanan.

Kapolri menegaskan bahwa keselamatan harus menjadi prioritas utama selama perjalanan arus balik. Ia mengimbau para pemudik untuk tidak memaksakan diri apabila mengalami kelelahan.

” Bagi masyarakat yang melakukan perjalanan balik agar tetap menjaga keamanan dan keselamatan. Manfaatkan fasilitas yang telah disediakan, baik rest area, Pos Pengamanan, maupun Pos Terpadu. Jika lelah, silakan beristirahat dan jangan memaksakan diri,” tegas Kapolri.

Selain itu, masyarakat juga didorong untuk memanfaatkan moda transportasi lain, seperti kereta api, guna mengurangi kepadatan di jalur darat.
Polri memastikan seluruh personel di sepanjang jalur tol maupun arteri tetap bersiaga penuh untuk memberikan pelayanan optimal kepada masyarakat. Langkah ini merupakan bagian dari komitmen dalam mewujudkan tagline mudik tahun ini, yaitu “Mudik Aman, Keluarga Bahagia.”

Red

BREBES, DN-II Kabupaten Brebes mengukuhkan posisinya sebagai salah satu lumbung devisa terbesar di Jawa Tengah. Berdasarkan data terbaru, kontribusi ekonomi dari Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Brebes kini hampir setara dengan total Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) kabupaten tersebut.

Penyumbang Devisa Fantastis

Fenomena “pahlawan devisa” ini bukan sekadar julukan. PMI asal Kabupaten Brebes dilaporkan menyumbangkan devisa negara hingga Rp 3,4 triliun per tahun. Angka ini sangat signifikan mengingat APBD Kabupaten Brebes tahun 2024 berada di angka kurang lebih Rp 3,5 triliun.

Setiap bulannya, rata-rata kiriman uang atau remitansi yang masuk ke wilayah Brebes mencapai Rp 279 miliar. Arus modal ini menjadi motor penggerak utama ekonomi di tingkat desa, mulai dari pemenuhan kebutuhan rumah tangga, biaya pendidikan, hingga modal usaha mikro bagi keluarga yang ditinggalkan.

Data Penempatan dan Sebaran Negara

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Dinperinaker) Kabupaten Brebes, Abdul Majid, melalui Kepala Bidang Hubungan Industrial dan Tenaga Kerja, Irfan Junaedi, memaparkan rincian data penempatan tenaga kerja tersebut.

Hingga tahun 2024, diperkirakan terdapat 27.859 warga Brebes yang bekerja di luar negeri, mencakup jalur prosedural maupun non-prosedural. Secara statistik, Brebes konsisten berada di posisi tiga besar daerah pengirim PMI terbanyak di Jawa Tengah (9,8%), membayangi Kabupaten Kendal dan Cilacap.

“Untuk tahun 2025, tercatat sebanyak 6.189 PMI resmi yang terdaftar melalui berbagai skema, mulai dari Government to Government (G to G), Private to Private (P to P), UKS, hingga Mandiri Perseorangan,” ujar Irfan Junaedi.

Para pekerja ini tersebar di sejumlah negara tujuan strategis, antara lain:

Hong Kong dan Taiwan

Korea Selatan

Malaysia

Jepang

Singapura

Komitmen Pelindungan Tenaga Kerja

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Melihat besarnya kontribusi tersebut, Pemerintah Kabupaten Brebes terus berkomitmen meningkatkan standar pelindungan bagi para pekerja. Fokus utama saat ini adalah penguatan sistem penempatan dan edukasi berkelanjutan agar para PMI berangkat melalui jalur resmi (prosedural).

Langkah ini diambil untuk meminimalisir risiko kerja di luar negeri sekaligus memastikan bahwa remitansi yang dihasilkan dapat dikelola secara produktif demi kesejahteraan jangka panjang keluarga PMI di kampung halaman.

Reporter: Teguh

BREBES, DN-II Dalam rangka menjamin keamanan dan kenyamanan masyarakat selama libur Lebaran, Kapolres Brebes AKBP Lilik Ardhiansyah melakukan peninjauan langsung ke objek wisata pantai di wilayah hukum Polres Brebes, Selasa (24/03/2026). Kunjungan ini merupakan bagian dari rangkaian Operasi Ketupat Candi 2026 guna memastikan situasi kamtibmas tetap kondusif di titik keramaian.

Dalam pantauannya, Kapolres tak segan turun langsung menyapa para wisatawan yang tengah menikmati liburan bersama keluarga. Dengan pendekatan yang humanis, AKBP Lilik mengingatkan para orang tua untuk memberikan pengawasan ekstra kepada anak-anak, terutama saat bermain di bibir pantai.

“Kami ingin memastikan masyarakat dapat berwisata dengan aman. Namun, kami minta pengunjung tetap waspada, perhatikan batas aman berenang, dan jangan sampai lepas pengawasan terhadap putra-putrinya,” ujar Kapolres di sela-sela pengecekan.

Selain menyapa warga, Kapolres juga melakukan pengecekan kesiapan personel di Pos Pengamanan Wisata. Kapolres Brebes menekankan pentingnya sinergi antara Polri, pengelola wisata, dan tim penyelamat pantai untuk mengantisipasi potensi kecelakaan air maupun tindak kriminalitas di area parkir dan kerumunan.

“Melalui Operasi Ketupat Candi 2026 ini, fokus kami bukan hanya kelancaran arus mudik di jalan tol dan arteri, tetapi juga keselamatan masyarakat di tempat-tempat wisata yang diprediksi akan mengalami lonjakan pengunjung,” tambahnya.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Dalam peninjauan, Kapolres yang didampingi Wakapolres Brebes dan sejumlah PJU juga memberikan imbauan kepada pengunjung untuk menjaga barang bawaan dan memarkirkan kendaraan di tempat yang telah disediakan serta mematuhi arahan petugas di lapangan.

Kegiatan pengecekan ini diharapkan dapat memberikan rasa aman bagi masyarakat, sehingga perayaan Idul Fitri 1447 H di wilayah Brebes dapat berjalan dengan ceria, aman dan berkesan.

Ditambahkan Kasatgas Humas Iptu Indra Prasetyo kegiatan tersebut dilakukan menyusul terjadinya lonjakan pengunjung di beberapa titik wisata air, seperti Pantai Randusanga Indah (Parin), yang menjadi destinasi favorit warga lokal maupun pemudik yang tengah berlibur.

Dalam kunjungannya Indra menyebut, Kapolres mengecek secara detail kesiapan personel yang bertugas di Pos Pengamanan (Pospam) Wisata.

“Fokus utama kami adalah keselamatan pengunjung. Kami pastikan personel bersiaga di titik-titik rawan, terutama di bibir pantai, untuk mengantisipasi kecelakaan air akibat tingginya antusiasme masyarakat yang bermain di laut,” pungkanya.

Hingga sore hari, situasi di kawasan wisata pantai terpantau ramai namun tetap kondusif. Polres Brebes berkomitmen untuk terus menyiagakan personel di lokasi wisata hingga berakhirnya masa libur Lebaran, guna memastikan seluruh rangkaian perayaan Idul Fitri 1447 H berjalan dengan aman dan berkesan bagi masyarakat. (Casroni/Hms)

You cannot copy content of this page