Beranda » DKI Jakarta » Halaman 2

DKI Jakarta

MEKAH, DN-II Kebahagiaan menyelimuti pasangan jemaah haji lansia asal kloter SOC-09, M. Ali Tobari (84), yang sempat mendapatkan perawatan intensif di RS King Fahd, Mekah. Jum’at, 29/5/26).

Sempat mengalami cedera patah tulang paha akibat terjatuh dan menjalani tindakan operasi, kini beliau dapat bernapas lega setelah berhasil menuntaskan rangkaian ibadah haji, termasuk melalui prosesi safari wukuf.

 

Keberhasilan M. Ali Tobari untuk tetap menjalankan ibadah tidak lepas dari semangat juang yang tinggi serta dedikasi penuh dari para petugas haji. Edi Wantoro, Petugas Haji Daerah Bidang Layanan Kesehatan, menjadi sosok yang selalu mendampingi beliau selama masa perawatan hingga pemulihan.

“Beliau memiliki semangat yang luar biasa untuk sembuh dan menyelesaikan ibadah. Alhamdulillah, doa beliau dikabulkan Allah SWT, sehingga apa yang mungkin tampak sulit secara medis, dapat terlaksana dengan baik,” ujar Edi.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Secara keseluruhan, rangkaian kegiatan ibadah bagi jemaah kloter SOC-09 asal Kabupaten Brebes dan Pemalang berjalan dengan lancar. Seluruh jemaah saat ini dilaporkan dalam kondisi sehat. Keberhasilan ini tidak lepas dari kerja keras seluruh petugas haji di berbagai lini yang memegang teguh komitmen total dalam melayani dan mendampingi jemaah di setiap tahapan ibadah.

Sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan, jemaah kloter SOC-09 dijadwalkan akan kembali ke Tanah Air melalui Bandara Internasional Adi Soemarmo, Solo, pada 6 Juni 2026 mendatang.

Laporan Langsung: TPHD Brebes
Editor: Casroni
Lokasi: Mekah, Arab Saudi
Tanggal: Jumat, 29 Mei 2026

PARIS, DN-II Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, melakukan kunjungan kenegaraan ke Prancis dengan agenda utama mempererat kerja sama bilateral. Setibanya di Istana Élysée, Paris, pada Kamis (28/05/2026),

Presiden Prabowo disambut hangat oleh Presiden Prancis, Emmanuel Macron. Pertemuan ini menjadi momentum strategis bagi kedua negara untuk meningkatkan kemitraan di berbagai sektor krusial.

Dalam pernyataan pers bersama usai pertemuan, Presiden Prabowo menegaskan komitmen kuat Indonesia untuk terus mempererat hubungan kemitraan strategis dengan Prancis. Di tengah dinamika global yang penuh ketidakpastian, Presiden menekankan pentingnya sinergi antara Indonesia dan Prancis sebagai mitra kunci dalam menjaga perdamaian serta stabilitas dunia.

“Indonesia sangat menghargai kemitraan dengan Prancis. Di tengah situasi dunia saat ini, kerja sama kedua negara menjadi sangat relevan dalam menjaga stabilitas dan perdamaian global,” ujar Presiden Prabowo.

Fokus Kerja Sama Strategis

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Dalam diskusi bilateral tersebut, kedua pemimpin menyepakati sejumlah prioritas kerja sama, yang meliputi:

Pertahanan dan Keamanan: Penguatan kolaborasi industri pertahanan yang telah lama terjalin.

Ekonomi dan Investasi: Percepatan penyelesaian negosiasi Indonesia–European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement (IEU-CEPA).

Energi dan Pendidikan: Pengembangan energi bersih serta peningkatan kerja sama di bidang riset dan pendidikan.

Selain itu, Presiden Prabowo menyambut baik inisiatif pembentukan France-Indonesia High Level Business Council. Presiden berharap forum ini dapat menjadi katalis bagi perusahaan-perusahaan asal Prancis untuk terus meningkatkan kontribusi dan investasi berkelanjutan dalam mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Pandangan Terhadap Isu Global

Selain kerja sama bilateral, Presiden Prabowo dan Presiden Macron turut membahas kondisi keamanan global, khususnya stabilitas kawasan Timur Tengah. Kedua pemimpin sepakat bahwa konflik di kawasan tersebut memberikan dampak signifikan terhadap ketahanan energi dunia serta rantai pasok global.

Dalam kesempatan tersebut, Presiden Prabowo menegaskan kembali posisi teguh Indonesia dalam mendukung kemerdekaan Palestina. “Indonesia tetap berkomitmen mendukung solusi dua negara (two-state solution) sebagai jalan satu-satunya yang adil dan berkelanjutan menuju perdamaian abadi bagi Palestina,” tegas Kepala Negara.

Pertemuan di Istana Élysée ini menegaskan posisi Indonesia sebagai mitra penting bagi Prancis di kawasan Indo-Pasifik, sekaligus memperkuat komitmen kedua negara untuk terus berkolaborasi dalam menghadapi tantangan dunia masa depan.

Red/BPMI Setpres
#RilisPresiden
#KemensetnegRI

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

PAPUA SELATAN, DN-II Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) tengah melakukan penjajakan lahan strategis di kawasan Wanam, Provinsi Papua Selatan. Langkah ini diambil sebagai bagian dari upaya konkret memperkuat sistem pertahanan dan keamanan maritim nasional, khususnya di wilayah perairan timur Indonesia yang berbatasan langsung dengan Samudera Pasifik.

Pemilihan Wanam sebagai lokasi pangkalan militer baru dinilai sangat krusial. Posisi geografisnya yang berdekatan dengan jalur pelayaran internasional menjadikan wilayah ini titik pantau strategis untuk memitigasi berbagai ancaman, sekaligus menekan aktivitas ilegal di sektor kelautan.

Integrasi Strategi Pertahanan Nasional

Rencana pembangunan pangkalan di Wanam merupakan bagian integral dari strategi besar TNI AL dalam memperkokoh jaring pertahanan di seluruh penjuru Nusantara. Langkah ini selaras dengan upaya penguatan pangkalan di sepanjang Alur Laut Kepulauan Indonesia (ALKI), seperti yang telah dilakukan di Sarmi dan Nusa Tenggara Timur.

Kehadiran pangkalan di Papua Selatan diharapkan mampu mengoptimalkan fungsi pengawasan terhadap mobilitas kapal, baik domestik maupun asing, yang melintasi perairan Pasifik. Dengan infrastruktur pertahanan yang memadai, TNI AL akan memiliki jangkauan patroli yang lebih luas dan responsif terhadap dinamika keamanan di perbatasan negara.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Dampak Ekonomi bagi Masyarakat Pesisir

Selain menjalankan fungsi pertahanan, proyek strategis ini diproyeksikan akan memberikan efek berganda (multiplier effect) bagi masyarakat lokal di Wanam dan sekitarnya. Pembangunan fasilitas pangkalan lazimnya dibarengi dengan pengembangan infrastruktur penunjang yang dapat memacu konektivitas daerah.

Lebih jauh, intensifikasi operasi patroli TNI AL diharapkan dapat menciptakan stabilitas keamanan yang lebih kondusif bagi warga pesisir. Stabilitas tersebut menjadi fondasi penting untuk menggerakkan roda perekonomian lokal, sehingga masyarakat dapat beraktivitas dengan rasa aman dan dukungan infrastruktur yang lebih baik.

Pihak TNI AL saat ini terus melakukan koordinasi intensif dengan pemerintah daerah dan pemangku kepentingan terkait untuk memastikan kelancaran proses penjajakan lahan ini sesuai dengan prosedur dan aturan yang berlaku. Red

TEHERAN, DN-II Ketegangan panjang antara Amerika Serikat dan Iran menunjukkan titik terang. Sebuah draf nota kesepahaman (MoU) perdamaian telah beredar, menandai potensi berakhirnya konflik yang selama ini mengguncang stabilitas Timur Tengah. (29/5/226).

Berdasarkan kerangka kerja kesepakatan tersebut, Washington berkomitmen untuk menarik seluruh pasukan militernya dari kawasan Teluk serta mencabut blokade angkatan laut yang selama ini diberlakukan. Sebagai langkah resiprokal, Teheran setuju untuk kembali membuka akses pelayaran komersial di Selat Hormuz dalam kurun waktu 30 hari ke depan.

Apabila negosiasi berjalan lancar selama 60 hari ke depan, kesepakatan ini direncanakan akan diperkuat melalui resolusi mengikat dari Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB).

Catatan Penting dan Tuntutan Teheran

Meski membawa harapan bagi stabilitas keamanan maritim, proses perdamaian ini masih menyisakan beberapa detail krusial. Melalui kantor berita resminya, otoritas Iran menegaskan bahwa kapal militer Amerika Serikat tidak termasuk dalam cakupan perlindungan kesepakatan Selat Hormuz, yang operasionalnya akan dikelola bersama dengan Oman.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Lebih lanjut, Teheran menuntut adanya verifikasi nyata di lapangan sebagai prasyarat sebelum meresmikan persetujuan akhir. Sikap ini mencerminkan kehati-hatian kedua belah pihak dalam merumuskan penyelesaian konflik yang telah berlangsung lama.

Tekanan Domestik dan Tantangan Politik

Di sisi lain, Presiden AS Donald Trump dilaporkan tengah mempersiapkan pertemuan dengan para pejabat senior untuk memfinalisasi kesepakatan tersebut. Langkah ini disinyalir sebagai upaya pemerintah untuk meredam krisis domestik menjelang pemilihan paruh waktu (midterm election).

Saat ini, masyarakat Amerika Serikat menghadapi tekanan ekonomi akibat lonjakan biaya hidup dan kenaikan harga bahan bakar yang dipicu oleh ketidakpastian global.

Meskipun Presiden Trump mengklaim keberhasilan dalam menekan kapasitas nuklir Iran sebagai bentuk kemenangan, langkah ini tidak luput dari kritik. Sejumlah pihak menyoroti potensi risiko bangkitnya kembali kelompok garis keras di Teheran akibat kendurnya tekanan Amerika Serikat. Red

PARIS, DN-II Presiden Prancis, Emmanuel Macron, menyampaikan apresiasi tinggi terhadap Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, atas keberanian dan komitmen kuatnya dalam memperjuangkan perdamaian di Timur Tengah, khususnya terkait dukungan terhadap kemerdekaan Palestina.

Pujian tersebut disampaikan langsung oleh Macron dalam pertemuan bilateral kedua kepala negara di Istana Élysée, Paris, pada Kamis (28/5/2026).

Dalam pertemuan tersebut, kedua pemimpin menegaskan adanya kesamaan visi dalam mendorong penyelesaian konflik internasional secara diplomatik.

Fokus pada Krisis Kemanusiaan di Lebanon

Selain isu Palestina, diskusi tingkat tinggi tersebut memusatkan perhatian pada krisis kemanusiaan yang kian memburuk di Lebanon. Macron secara khusus memberikan penghormatan atas peran dan tekad angkatan bersenjata Indonesia yang terus bekerja menjaga kedaulatan Lebanon di tengah situasi konflik yang intens.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Macron menyadari dampak besar dari konflik di Lebanon Selatan yang telah memicu penderitaan luar biasa serta menyebabkan gelombang pengungsian masif. Melalui pertemuan ini, kedua pemimpin sepakat bahwa kerja sama strategis antara Jakarta dan Paris menjadi krusial dalam berkontribusi nyata guna menjaga stabilitas kawasan tersebut.

Penguatan Hubungan Bilateral

Di luar agenda geopolitik, pertemuan ini juga mencerminkan kedekatan emosional yang erat antara Presiden Macron dan Presiden Prabowo. Dalam pernyataannya, Macron mengungkapkan bahwa sosok Prabowo merupakan tokoh yang dihormati dan memiliki tempat khusus di mata publik Prancis.

Sentimen positif ini merujuk pada sambutan hangat masyarakat Prancis saat kunjungan Prabowo ke negara tersebut hampir dua tahun silam. Pernyataan persahabatan ini dinilai menjadi fondasi kuat yang akan memperkokoh kerja sama bilateral antara Indonesia dan Prancis di berbagai sektor strategis pada masa mendatang.

Pertemuan di Istana Élysée ini menandai babak baru dalam hubungan diplomatik kedua negara, di mana keselarasan pandangan politik global diharapkan dapat diterjemahkan ke dalam aksi konkret demi kepentingan perdamaian dunia. Red

PARIS, DN-II Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menerima sambutan resmi dalam upacara kehormatan kenegaraan di kompleks bersejarah Les Invalides, Paris, Prancis, Kamis (28/05/2026). Upacara ini merupakan bagian dari rangkaian agenda kunjungan resmi kenegaraan Presiden Prabowo ke Republik Prancis.

Setibanya di lokasi, Presiden Prabowo disambut langsung oleh Menteri Angkatan Bersenjata Prancis, Sébastien Lecornu (selaku perwakilan pemerintah Prancis). Prosesi diawali dengan penghormatan kepada bendera negara yang berlangsung dengan khidmat. Lagu kebangsaan “Indonesia Raya” dan lagu kebangsaan Prancis “La Marseillaise” dikumandangkan secara bergantian, menandai penghormatan tertinggi bagi kepala negara.

Setelah prosesi tersebut, Presiden Prabowo dan Menteri Lecornu melakukan sesi perkenalan delegasi dari masing-masing negara, yang kemudian dilanjutkan dengan inspeksi pasukan kehormatan sebagai bentuk penghormatan militer.

Usai rangkaian upacara di Les Invalides, Presiden Prabowo melanjutkan perjalanan menuju Istana Élysée untuk melaksanakan pertemuan bilateral dengan Presiden Prancis, Emmanuel Macron. Dalam perjalanan menuju istana, Presiden Prabowo mendapatkan pengawalan kehormatan protokol kenegaraan yang melibatkan 146 pasukan berkuda serta 27 personel pengawal bermotor, yang menambah kesan megah dalam penyambutan tersebut.

Red/BPMI Setpres

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

#RilisPresiden
#KemensetnegRI

JAKARTA, DN-II Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Provinsi DKI Jakarta kembali menunjukkan komitmen sosialnya melalui program “Tebar Kurban 1447 H”. Kegiatan yang dipusatkan di Yayasan Al Akbar, Jakarta Utara, pada Rabu (27/6) ini, menjadi wujud nyata kontribusi LDII dalam membantu pemenuhan kebutuhan protein hewani sekaligus memperkuat ketahanan pangan masyarakat di ibu kota.

Kegiatan ini mendapat apresiasi langsung dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) Provinsi DKI Jakarta, Hasudungan A. Sidabalok, yang hadir dalam acara tersebut, menilai langkah LDII sangat strategis.

“Kami dari Dinas KPKP Provinsi DKI Jakarta mengapresiasi sekali kegiatan tebar kurban yang secara rutin dilaksanakan oleh LDII DPW Provinsi DKI Jakarta. Program ini sangat berpengaruh terhadap pemerataan konsumsi protein hewani dan turut meningkatkan ketahanan pangan bagi masyarakat Jakarta,” ujar Hasudungan.

Sinergi Keamanan dan Kesehatan Pangan

Lebih lanjut, Hasudungan menjelaskan bahwa kolaborasi antara Pemerintah dan LDII tidak hanya berhenti pada distribusi daging, tetapi juga mencakup aspek edukasi dan pengawasan kesehatan hewan. Pihaknya terus mendampingi LDII untuk memastikan seluruh proses, mulai dari pemeriksaan antemortem hingga pascapotong, berjalan sesuai syariat Islam dan standar kesehatan.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

“Dinas KPKP melakukan pengawasan ketat, mulai dari sebelum dipotong hingga setelah disembelih untuk memastikan kesehatan dagingnya. Kami ingin memastikan daging kurban yang didistribusikan kepada masyarakat benar-benar memenuhi kriteria ASUH (Aman, Sehat, Utuh, dan Halal),” tegasnya.

Semangat Kebersamaan di Tengah Tantangan Ekonomi

Sementara itu, Wakil Ketua DPW LDII Provinsi DKI Jakarta, Muhammad Ied, menjelaskan bahwa tahun ini Tebar Kurban 1447 H dilaksanakan secara serentak di seluruh Dewan Pimpinan Daerah (DPD) pada lima wilayah administrasi DKI Jakarta.

Ied mengungkapkan rasa syukurnya, meskipun di tengah kondisi ekonomi yang menantang, animo masyarakat untuk berkurban tetap tinggi. Menurutnya, semangat kebersamaan dan kepedulian sosial adalah kunci utama keberhasilan program ini.

“Alhamdulillah, di tengah situasi ekonomi yang menantang, kegiatan ini tetap dapat terlaksana dengan baik. Kami berharap melalui Tebar Kurban 1447 H ini, manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat, khususnya lingkungan sekitar, sekaligus menumbuhkan rasa kepedulian antarsesama,” ujar Ied.

Melalui sinergi antara organisasi kemasyarakatan dan pemerintah, LDII DKI Jakarta berharap kegiatan ini dapat terus menjadi instrumen untuk membangun lingkungan yang harmonis, sejahtera, dan saling menguatkan di tengah masyarakat.

(Red/Redho)

JAKARTA, DN-II Pakar Hukum Internasional sekaligus Penanggung Jawab TIMPAS1, Prof. Dr. KH. Sutan Nasomal, S.H., M.H., memberikan apresiasi tinggi kepada anggota DPRD Kota Medan, Rajudin Sagala. Apresiasi ini diberikan atas tindakan cepat tanggap Rajudin dalam membantu pasien yang kesulitan biaya persalinan di RS Madani, Medan. (28/5/2026).

Aksi tersebut dinilai sebagai bentuk nyata pengabdian wakil rakyat yang hadir langsung di tengah kesulitan warga. Prof. Sutan menyebut langkah yang diambil Rajudin merupakan contoh bagi seluruh anggota parlemen di Indonesia.

“Wakil rakyat, baik di DPR RI, MPR RI, maupun DPRD provinsi dan kabupaten/kota, seharusnya mengikuti langkah ini. Jangan hanya datang saat butuh dukungan pemilu, lalu melupakan janji setelah terpilih,” ujar Prof. Sutan Nasomal saat diwawancarai di Kantor DPP Partai Koalisi Rakyat Indonesia, Cijantung, Jakarta, Selasa (26/5/2026).

Kehadiran Negara untuk Rakyat

Tampak Foto: DPRD

Lebih lanjut, Prof. Sutan menegaskan bahwa tindakan Rajudin Sagala sejalan dengan semangat konstitusi yang menekankan pentingnya kehadiran negara bagi masyarakat, terutama dalam akses pelayanan kesehatan dasar.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

“Apa yang dilakukan Saudara Rajudin adalah wujud nyata bahwa wakil rakyat harus menjadi solusi bagi masyarakat. Saya berharap langkah ini dapat menginspirasi anggota parlemen lain di seluruh tanah air agar lebih responsif terhadap kebutuhan mendesak warga di daerah pemilihannya masing-masing,” tambahnya.

Penanganan Cepat di Medan

Informasi yang dihimpun, pasien bernama Supiati, warga Jalan Gambir, Kelurahan Percut Sei Rotan, Kabupaten Deli Serdang, sebelumnya sempat mengalami kendala medis dan finansial. Operasi caesar yang seharusnya dilakukan sempat tertunda karena ketiadaan biaya dan status kepesertaan BPJS Kesehatan.

Mengetahui hal tersebut, Rajudin Sagala yang merupakan anggota DPRD Medan dari Dapil Medan I, langsung melakukan advokasi dan berkoordinasi dengan pihak rumah sakit agar Supiati segera mendapatkan tindakan medis. Berkat respons cepat tersebut, operasi caesar berhasil dilakukan di RS Madani Medan pada Senin (25/5/2026).

Aksi kepedulian ini menuai simpati publik dan menjadi pengingat akan pentingnya peran advokasi seorang anggota legislatif di luar fungsi legislasi dan pengawasan, yakni sebagai penyambung lidah masyarakat yang membutuhkan pertolongan darurat. (*).

Narasumber: Prof. Dr. KH. Sutan Nasomal, S.H., M.H.
Pakar Hukum Internasional
Penanggung Jawab TIMPAS1
Presiden Partai Koalisi Rakyat Indonesia

JAKARTA, DN-II Keputusan Pemerintah Kabupaten Pandeglang melantik Ahmad Mursidi sebagai Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik menuai kecaman keras dari berbagai pihak. Pasalnya, Mursidi saat ini tengah tersandung kasus hukum terkait kecelakaan lalu lintas yang menewaskan dua orang siswa SDN Sukaratu 5 pada April 2026 lalu.

Pakar Hukum Internasional sekaligus Ketua Umum Perkumpulan Advokat Muda Indonesia, Prof. Dr. Sutan Nasomal, S.H., M.H., menilai pelantikan ini sebagai bentuk pelecehan terhadap penegakan hukum di Indonesia.

“Rakyat sangat geram. Bagaimana mungkin seseorang yang sedang tersangkut kasus hukum berat justru ‘diberi bonus’ jabatan? Saya meminta Presiden RI Bapak Prabowo Subianto untuk menginstruksikan para menteri agar menindak tegas pejabat yang bermasalah. Jangan lagi ada pelantikan bagi mereka yang masih dalam proses hukum,” tegas Prof. Sutan saat dihubungi melalui sambungan telepon di Jakarta, Rabu (27/5/2026).

Soroti Integritas Hukum

Prof. Sutan menegaskan bahwa seharusnya tidak ada ruang bagi pelanggar hukum untuk menduduki jabatan publik selama proses hukumnya belum selesai atau berkekuatan hukum tetap (inkracht). Ia mengkhawatirkan preseden buruk ini akan semakin merusak citra hukum di mata masyarakat.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

“Hukum tidak boleh tajam ke bawah dan tumpul ke atas. Jika pelanggar hukum terus diberikan jabatan, maka publik akan beranggapan bahwa para penjahatlah yang memegang kendali hukum di negeri ini. Ini seperti komedi sinetron yang merusak citra negara di hadapan lebih dari 200 juta rakyat Indonesia,” tambahnya.

Desakan kepada APH dan DPR RI

Lebih lanjut, Prof. Sutan menghimbau Aparat Penegak Hukum (APH) untuk bertindak lebih tegas. Ia mempertanyakan mengapa hingga saat ini proses hukum terhadap oknum tersebut terkesan lambat, sehingga pelaku belum ditahan dan justru menerima jabatan baru.

“Kami juga mendesak DPR RI agar tidak diam. Jangan biarkan hukum dipermainkan oleh kepentingan elit atau oknum penguasa. Peristiwa ini harus diusut tuntas agar tidak ada celah bagi pelaku untuk melarikan diri atau menghindari tanggung jawab hukum,” ujar Prof. Sutan.

Latar Belakang Kasus

Ahmad Mursidi, yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala DPMPTSP Kabupaten Pandeglang, dilantik menjadi Staf Ahli Bupati oleh Bupati Pandeglang, Raden Dewi Setiani, pada Selasa (26/5/2026).

Pelantikan ini menjadi sorotan tajam lantaran dilakukan di tengah proses hukum insiden kecelakaan maut pada 30 April 2026. Kecelakaan tersebut mengakibatkan sembilan orang menjadi korban, dua di antaranya meninggal dunia seorang siswa kelas empat SD dan seorang pedagang saat jam istirahat sekolah.

Hingga berita ini diturunkan, desakan agar pemerintah pusat segera melakukan evaluasi terhadap integritas pejabat di daerah terus menguat dari berbagai elemen masyarakat. (*)

Narasumber: Prof. Dr. Sutan Nasomal, S.H., M.H. (Pakar Hukum Internasional, Ketua Umum Perkumpulan Advokat Muda Indonesia)

MEKKAH, DN-II Semangat juang yang tinggi terpancar dari jemaah haji asal Kabupaten Brebes yang tergabung dalam kelompok terbang (Kloter) SOC 8. Di bawah pendampingan intensif Tim Petugas Haji Daerah (PHD) Brebes, Azmi Asmuni Majid, para jemaah berhasil menuntaskan ibadah lempar jumrah yang kedua pada hari Tasyrik, 11 Dzulhijjah, Kamis (28/5/2026).

Meskipun harus menempuh perjalanan yang cukup menantang dengan berjalan kaki sejauh kurang lebih 2,5 kilometer dari hotel menuju area Jamarat, kondisi jemaah dilaporkan tetap prima.

“Alhamdulillah, jemaah haji Kloter SOC 8 dalam kondisi sehat walafiat. Hari ini kami telah menyelesaikan rangkaian lempar jumrah Ula, Wustha, dan Aqabah. Semangat para jemaah, didukung dengan bimbingan luar biasa dari ketua kloter dan pembimbing ibadah membuat setiap tahapan ibadah dapat dilalui dengan lancar,” ujar Azmi Asmuni Majid saat memberikan laporan langsung dari lokasi.

Menuju Tahapan Akhir Ibadah

Azmi menjelaskan, usai menuntaskan lempar jumrah pada 11 Dzulhijjah, para jemaah sempat kembali ke hotel untuk beristirahat. Rangkaian ibadah akan berlanjut pada sore hari, yakni melaksanakan Tawaf Ifadah di Masjidil Haram, serta bersiap untuk melaksanakan lempar jumrah kembali pada 12 Dzulhijjah.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

“Insya Allah, setelah ini kami menuju Masjidil Haram untuk Tawaf Ifadah, dilanjutkan dengan lempar jumrah pada tanggal 12 nanti. Dengan selesainya rangkaian tersebut, tahapan ibadah haji semakin mendekati paripurna, dan kita tinggal menanti agenda terakhir, yakni Tawaf Wada’,” tambahnya.

Solidaritas dan Kebersamaan di Tanah Suci

Di tengah padatnya area Jamarat, jemaah haji asal Brebes tidak hanya menunjukkan ketangguhan, tetapi juga menjalin kehangatan dengan sesama jemaah dari berbagai daerah, seperti Pekanbaru dan Batam. Semboyan khas “Brebes: Mantap, Beres!” kerap diserukan sebagai penyemangat di tengah medan ibadah yang cukup menguras fisik.

Azmi menegaskan bahwa kekompakan jemaah menjadi kunci utama dalam menghadapi tantangan cuaca dan kerumunan di Tanah Suci. Ia juga menitipkan pesan kepada masyarakat di kampung halaman agar terus mendoakan kelancaran ibadah seluruh jemaah, juga mendoakan untuk kebaikan dan kemajuan Kabupaten Brebes, Jawa Tengah dan Indonesia.

“Kami mohon doa dari masyarakat di Brebes. Semoga seluruh jemaah senantiasa diberikan kekuatan, kelancaran, dan kesehatan hingga akhir proses ibadah, serta pada akhirnya meraih predikat haji yang mabrur.

Brebes Beres , Jawa Tegah Maju dan Indonesia penuh rahmat lebih maju. “Allahu Akbar!” tutup Azmi.

Update laporan langsung dari lapangan oleh Tim PHD Brebes, Azmi Asmuni Majid, yang bertugas mendampingi jemaah selama masa operasional haji di Tanah Suci.

Editor: Casroni

You cannot copy content of this page