Beranda » Jawa Tengah » Halaman 128

Jawa Tengah

Brebes, DN-II Bupati Brebes, Paramitha Widya Kusuma, turun langsung ke lapangan memimpin aksi penanaman 1.000 pohon di Petak 24 RPH Kretek, BKPH Paguyangan, Desa Pandansari, Kecamatan Paguyangan pada Minggu (14/12/2025).

Kehadiran Bupati menjadi simbol komitmen serius pemerintah daerah dalam memulihkan kawasan hutan yang rusak akibat penggarapan liar.

Aksi masif yang diikuti sekitar 500 peserta dari berbagai elemen masyarakat, aktivis lingkungan, dan jajaran Forkopimda ini merupakan tindak lanjut konkret dari kesepakatan warga Dukuh Sijampang dengan Perhutani untuk menghentikan penggarapan liar dan merehabilitasi kerusakan ekologis di area tersebut.

Langkah Nyata Pemulihan Ekologis dan Mitigasi Bencana

Dalam sambutannya, Bupati Paramitha menegaskan bahwa penanaman 1.000 pohon ini bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan langkah nyata dan mendesak untuk memulihkan fungsi ekologis Petak 24.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

“Kerusakan ekologis di satu titik bisa berdampak luas. Penanaman hari ini adalah upaya serius memulihkan fungsi ekologis Petak 24,” ujar Paramitha.

Mengingat kontur wilayah Paguyangan yang rawan bencana longsor, Bupati juga menyoroti peran vital vegetasi sebagai mitigasi bencana alam.

“Menjaga vegetasi adalah kewajiban bersama, terutama di daerah rawan seperti ini, agar masyarakat tetap aman dan terhindar dari potensi longsor,” tegasnya.

Bupati Paramitha juga memberikan apresiasi tinggi atas sinergi yang terjalin antara warga, aktivis, dan pemerintah. Ia berharap kegiatan ini menjadi awal dari upaya berkelanjutan, tidak hanya dalam penanaman, tetapi juga dalam pemeliharaan dan pengawasan bersama.

Simbol Komitmen: Menanam Suren Bersama Warga

Setelah menyampaikan pidato, Bupati Paramitha langsung mengambil sekop dan berbaur dengan peserta aksi. Ia menanam bibit pohon Suren bersama warga, aktivis lingkungan, dan jajaran Forkopimda. Momen ini menjadi penegasan komitmen Pemerintah Kabupaten Brebes untuk memulihkan Petak 24.

Koordinator Aksi Sijampang, Kasor, menyambut baik komitmen ini dan menyatakan kesiapan warga untuk menjaga kawasan tersebut ke depannya. “Kalau bukan kita yang menjaga lingkungan ini, siapa lagi,” kata Kasor penuh semangat.

Jenis pohon yang dipilih untuk penanaman meliputi Suren, Rambesi, Sere, dan Akasia, yang semuanya dikenal memiliki sistem perakaran yang kuat. Pohon-pohon ini dipilih secara spesifik untuk berfungsi ganda: memperkuat struktur tanah dan mencegah potensi longsor yang lebih parah di masa mendatang.

Aksi ini dihadiri oleh sejumlah pejabat penting, antara lain Kapolres Brebes AKBP Lilik Ardhiansyah, Kepala DLH Brebes M. Shodiq, perwakilan BPBD dan Dandim, Camat Paguyangan, Camat Bumiayu, Perhutani, serta perwakilan dari 72 aliansi aktivis lingkungan dan pecinta alam.

Red/Casroni

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Brebes, DN-II Di tengah minimnya lahan pekarangan di perkotaan, seorang warga Kelurahan Gandasuli, Riyanto (38), berhasil membuktikan bahwa menanam anggur berkualitas tinggi tidak memerlukan kebun yang luas. Hanya dalam waktu empat bulan sejak penanaman, anggur di pekarangan rumahnya sudah mulai berbuah lebat.

Berlokasi di RT 04 RW 02 Gandasuli, kebun anggur milik Riyanto telah menjadi perbincangan. Saat ini, dilahan ukuran 2 x 3 meter ia menanam hingga 12 pohon dari delapan varietas unggulan yang berbeda, termasuk jenis-jenis favorit seperti Transfigurasi, Everest, Akademik, Baikonur, Dickson, dan Basanti.

Panen Perdana dalam Empat Bulan

Riyanto menjelaskan bahwa bibit anggur yang ia tanam merupakan bibit stek-an yang dibeli. Dalam kurun waktu empat bulan, tanaman tersebut sudah memasuki fase berbuah, menunjukkan keberhasilan dalam perawatannya.

“Ini berarti yang sudah buah sekitar empat bulan sejak penanaman. Dari kecil sampai sudah besar seperti ini,” ujar Riyanto.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Keberhasilan panen cepat ini didukung oleh pola pemupukan yang terencana. Untuk fase pertumbuhan (vegetatif), ia mengandalkan pupuk Grower dan Magnesium Sulfat. Sementara, untuk memicu pembuahan (generatif), ia beralih menggunakan MKP, KNO3, dan Boron.

Bermula dari Hobi di Media Sosial

Ketika ditanya dari mana ia belajar teknik budidaya anggur yang tergolong jarang di daerah tersebut, Riyanto menyebutkan perannya media sosial.

“Belajar dari grup di Facebook. Di grup itu banyak (informasi) tentang menanam anggur, jadi ilmunya didapat dari sana,” katanya.

Saat ini, menanam anggur masih merupakan hal yang langka di Kadasuli. “Di sini memang masih jarang sih, paling ada satu, dua, tiga orang saja,” tambahnya.

Manfaatkan Pekarangan Kosong

Riyanto berharap inovasinya ini dapat menginspirasi warga lain untuk memanfaatkan lahan pekarangan rumah yang kosong. Ia membuktikan bahwa anggur dapat ditanam di lahan yang sangat terbatas.

“Ini juga, apa, daripada pekarangan kosong, kan jadi bisa ditanam,” ucapnya.

Menurut Riyanto, menanam anggur tidak butuh lahan yang luas. Dengan sistem tralis yang memanfaatkan ruang vertikal, lahan seluas 3×2 meter saja sudah cukup untuk menampung setidaknya enam tanaman anggur.

“Paling sistemnya sistem tralis, kan ke atas itu bisa banyak,” pungkas Riyanto, menunjukkan bahwa budidaya anggur skala rumahan sangat mungkin dilakukan bahkan di area sempit

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Red/Teguh

Kontribusi Peserta: Rp 120.000,- per Orang

BREBES, DN-II Keluarga Besar Bani Wasan, Brebes, akan kembali melaksanakan agenda tahunan Ziarah dan Rekreasi pada tahun 2026. Keputusan final mengenai jadwal, rute perjalanan, dan mekanisme pendanaan telah ditetapkan dalam Rapat Pengurus Keluarga Besar Bani Wasan yang dilaksanakan pada malam Kamis, 14 Desember 2025.

Rapat koordinasi yang dihadiri oleh perwakilan pengurus dari masing-masing keluarga ini berlangsung di kediaman Saudara Edi Syamsuri dan menghasilkan finalisasi rencana perjalanan yang wajib menjadi perhatian bagi seluruh anggota keluarga.

I. RENCANA PELAKSANAAN ZIARAH & REKREASI 2026

1. Waktu Pelaksanaan

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Agenda Ziarah dan Rekreasi tahun 2026 akan dilaksanakan pada:

Hari/Tanggal: Senin, 23 Maret 2026.

Keterangan: Bertepatan dengan 4 Syawal 1447 Hijriah (Momen Halal Bihalal).

2. Titik Kumpul dan Keberangkatan

Untuk menjamin ketepatan waktu, seluruh peserta diimbau untuk memperhatikan jadwal berikut:

Titik Kumpul: Lokasi Gg. Bima (Banjir), Brebes.

Waktu Kumpul: Segera setelah pelaksanaan shalat Subuh.

Waktu Keberangkatan Bus: Tepat pukul 06.00 WIB.

Penting: Dua unit armada bus telah disiapkan. Peserta diwajibkan datang tepat waktu.

3. Rute Utama Perjalanan (Ziarah & Rekreasi)

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Rute perjalanan telah ditetapkan dengan fokus pada Makam Auliya dan satu lokasi rekreasi utama:

Ziarah ke Makam Mbah RUBI, Klampok, Brebes.

Ziarah ke Makam Maulana Syekh Syamsudin, Widuri, Pemalang.

Rekreasi ke Pantai Dolphin Center SIGANDU, Batang.

Ziarah ke Makam Mbah NUR, Moga, Pemalang.

4. Rute Tambahan (Kondisional)

Pengurus mempertimbangkan penambahan satu lokasi ziarah, yang akan disesuaikan dengan ketersediaan waktu dan situasi di lapangan:

Pilihan 1: Makam Maulana Syekh Maghribi di Ujungnegoro (dekat Pantai Sigandu Batang), atau

Pilihan 2: Makam Syekh Ki Pandanjati di Bantar Bolang, Pemalang (searah menuju Mbah Nur Moga).

II. PENDANAAN DAN KONTRIBUSI PESERTA

Untuk menunjang kelancaran akomodasi dan transportasi, setiap peserta diwajibkan memberikan kontribusi biaya.

Biaya Kontribusi: Rp 120.000,00 (Seratus Dua Puluh Ribu Rupiah) per orang.

Mekanisme Pembayaran: Biaya dapat disetorkan melalui petugas koordinator keluarga masing-masing.

Konfirmasi Transfer: Bagi anggota yang membayar via transfer bank, diminta untuk segera mengirimkan bukti struk transfer kepada Bendahara untuk pendataan dan validasi. (Nomor rekening resmi akan segera dibagikan oleh Bendahara).

III. AGENDA TAMBAHAN: ZIARAH MAQBAROH KELUARGA (Pra-Acara)

Sebagai rangkaian acara, seluruh peserta dan Keluarga Besar Bani Wasan diimbau untuk bersama-sama melaksanakan ziarah ke makam leluhur sehari sebelum keberangkatan:

Tujuan Ziarah: Maqbaroh Mbah WASAN bin Caswad.

Waktu Pelaksanaan: Ahad, 22 Maret 2026, setelah waktu shalat Zuhur.

IV. KOORDINASI DAN EVALUASI LANJUTAN

Guna memastikan kesiapan maksimal seluruh panitia, Pengurus merencanakan Rapat Evaluasi dan Koordinasi lanjutan sebelum Hari-H. Rapat berikutnya diagendakan pada waktu antara bulan Ruwah atau bulan Puasa (Ramadhan).

Keputusan-keputusan ini bersifat final dan mengikat. Diharapkan partisipasi dan kerja sama seluruh anggota Keluarga Besar Bani Wasan dapat menjamin kesuksesan pelaksanaan agenda tahunan ini.

“Untuk Masyarakat Umum Juga Diperbolehkan Ikut”

Untuk Lebih Jelasnya Bisa Langsung Hub WhatsApp +62 823-2785-3901 – Bendahara.

Redaktur: Casroni

BREBES, DN-II Riuh rendah konser band legendaris Dewa 19 tak hanya milik penonton dan musisi. Di balik panggung, ada kisah perjuangan pedagang kaki lima yang menjadi nadi tak terpisahkan dari setiap gelaran akbar. Salah satunya adalah Agus, seorang pedagang gigih asal Bandung yang telah merambah lebih dari 30 kota di Indonesia, menjajakan pernak-pernik dari kipas bergambar band hingga jas hujan. (13/12/2025).

Saat ditemui di lokasi konser Dewa 19 di Brebes, Agus, yang menjual dagangan non-resmi, membagikan pengalamannya menjelajahi berbagai kota demi mencari nafkah.

Prediksi Cuaca Jadi ‘Dukun’ Dagang

Untuk konser Dewa 19 kali ini, Agus membawa dua komoditas utama: kipas bergambar band seharga Rp20.000 dan jas hujan seharga Rp15.000. Strategi dagangnya cukup unik, mengandalkan prakiraan cuaca sebagai penentu jenis barang yang dibawa.

“Kipas sekarang bikin sedikit,” ungkap Agus, yang hanya membawa sekitar dua lusin kipas. Ia menjelaskan bahwa awalnya ia berencana berjualan di Majalengka, namun segera mengalihkan tujuan ke Brebes karena adanya prediksi hujan.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

“Tadinya kan rencana mau ke Majalengka. Karena di sini apa, ada prediksi hujan, makanya kita ke sini,” tuturnya sambil berseloroh. “Kalau kita enggak pakai dukun, tapi pakai BMKG,” candanya, merujuk pada Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika.

Melintasi 30 Kota: Tantangan di Era Digital

Pria asal Cicadas, Kecamatan Cibeunying Kidul (sebelumnya Tiara Condong), Bandung ini bukanlah pendatang baru. Ia telah menggeluti profesi ini sejak lama, mengikuti jejak tur band-band besar seperti Dewa 19 dan Slank, dan sudah menjangkau lebih dari 30 kota.

“Oh, saya jualan itu sudah oh, sudah menjangkau. Bukan Dewa saja, ada Slank, ada apa 30 kota,” katanya penuh semangat.

Namun, ia tak menampik bahwa omzet berdagang merchandise kini telah berubah drastis sejak menjamurnya platform daring. “Kalau zaman dulu, sebelum apa, ada online-online kayak gitu, mah kenceng gitu. Zaman Slank gitu, kan, dulu… Sampai 30 kota itu,” kenang Agus, menggambarkan masa kejayaan dagang offline.

Tujuan Berikutnya: Konser Amal untuk Palestina

Tak ada waktu untuk beristirahat. Setelah konser Dewa 19, Agus sudah merencanakan destinasi berikutnya, yaitu konser amal di Cirebon yang menghadirkan band Wali, dalam rangka penggalangan dana untuk Palestina.

Berbeda dengan pernak-pernik musik, di acara amal ini ia menyesuaikan dagangannya dengan tema kemanusiaan:

Syal Palestina: Rp30.000

Bendera Palestina: Rp30.000

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Tempelan (Stiker/Tatto Temporer): Mulai dari Rp1.000

Dengan semangat pantang menyerah, Agus menunjukkan bahwa mencari nafkah bisa dilakukan di mana saja, mengikuti hiruk pikuk acara, baik itu konser musik rock maupun gelaran amal. Setelah menyelesaikan tugas dagangnya di tiap kota, ia akan langsung kembali ke Bandung, siap untuk petualangan dagang berikutnya

Red/Teguh

BREBES, DN-II Ribuan Baladewa (sebutan fans Dewa 19) dan penikmat musik memadati Stadion Karangbirahi pada 13 Desember 2025. Dalam gelaran akbar “NARAGIGS BREBES! 2025”, malam itu bertransformasi menjadi lautan energi, nostalgia, dan euforia, dengan DEWA 19 sebagai bintang utama yang diperkuat oleh penampilan spesial dari Ello dan Virzha.

Konsep Unik “Paket Malem” dan Skema Hiburan Bertahap

Konser ini mengusung konsep unik “Paket Malem”, yang dirancang untuk memastikan kenyamanan penonton dalam beribadah. Rangkaian acara sempat dihentikan sejenak untuk break Maghrib pada pukul 17.35 WIB. Setelah jeda, penyanyi lokal, Febri Yoga, membuka panggung selama 20 menit dan sukses menghangatkan suasana.

Acara kembali dihentikan untuk break Isya pada pukul 18.40 WIB. Skema ini mendapat apresiasi karena menunjukkan perhatian penyelenggara terhadap kebutuhan spiritual penonton.

Usai jeda Isya, atmosfer stadion mulai memanas. Pertunjukan tata cahaya (lighting show) dengan efek “kerlap-kerlip” yang megah membalut langit Karangbirahi, menciptakan panggung dramatis sebelum bintang tamu naik.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Andra & The Backbone Membakar Semangat, Guyon Waton Menghadirkan Keakraban

Aksi panggung kemudian dilanjutkan oleh Andra & The Backbone, yang tampil penuh energi selama satu jam. Mereka membawakan deretan lagu hits yang sontak membuat penonton ikut bernyanyi massal.

Energi konser terus menanjak ketika grup musik asal Jawa Tengah, Guyon Waton, mengambil alih panggung. Dengan suguhan musik yang akrab di telinga masyarakat lokal, mereka berhasil menciptakan momen kebersamaan dan tawa di tengah keramaian.

Puncak Acara: Gerimis Magis DEWA 19

Puncak kemeriahan yang paling dinantikan tiba ketika DEWA 19 bersama Ello dan Virzha naik panggung. Mereka tampil tanpa jeda selama satu setengah jam, membawakan lagu-lagu legendaris yang memicu nostalgia.

Sebuah momen tak terlupakan terjadi: gerimis mulai turun tepat saat intro lagu pertama dimainkan. Namun, fenomena ini justru tidak menyurutkan semangat, bahkan membuat suasana menjadi lebih dramatis. Penonton tidak bergeser sedikit pun. Sorak-sorai, lampu ponsel, dan koor massal dalam rintik hujan menciptakan adegan yang sulit dilukiskan.

“Gerimisnya bikin merinding. Nyanyi bareng Dewa 19 di Brebes sambil hujan rintik-rintik, rasanya kayak konser besar di kota-kota besar. Ini malam yang nggak bakal saya lupa,” ujar Rizky (24), salah seorang penonton yang mengaku terkesan dengan suasana magis tersebut.

Pengalaman Konser yang Tertib dan Profesional

Perwakilan NaraGigs, Hendy, mengonfirmasi bahwa gerimis yang turun sudah diantisipasi.

“Kami sudah menyiapkan skenario cuaca sejak awal. Gerimis tidak menghambat pertunjukan, dan keamanan penonton tetap menjadi prioritas. Justru atmosfernya jadi lebih dramatis,” jelasnya, menunjukkan kesiapan dan profesionalitas penyelenggara.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Gelaran “NARAGIGS BREBES! 2025” tidak hanya menghadirkan hiburan kelas atas, tetapi juga membuktikan bahwa Brebes mampu menjadi tuan rumah konser akbar. Dengan pengalaman yang tertib, nyaman, dan penuh kesan, konser ini telah mencetak sejarah baru dalam kalender hiburan kota Brebes.

Red/Casroni

BREBES, DN-II Malam di Stadion Karangbirahi, Brebes, bertransformasi menjadi panggung sejarah ketika DEWA 19 menutup megakonser “NARAGIGS BREBES! 2025” pada Sabtu (13/12). Menariknya, justru gerimis yang turun mengiringi naiknya band legendaris ini ke panggung, menciptakan atmosfer dramatis yang tak terlupakan. Ribuan Baladewa dan penonton Brebes lainnya tak bergeming, justru semakin larut dan bersemangat menyanyikan seluruh lagu hits.

Rangkaian Acara & Kepedulian Waktu Ibadah

Konser yang mengusung konsep pertunjukan maraton “Paket Malem” ini dibuka dengan jeda yang patut diacungi jempol. Panitia menyediakan ‘break Maghrib’ pada pukul 17.35 WIB dan ‘break Isya’ pada pukul 18.40 WIB. Jeda ini memastikan seluruh penonton dapat menjalankan ibadah dengan nyaman, sebuah detail yang menunjukkan kepedulian NaraGigs terhadap kearifan lokal.

Setelah jeda Isya, suasana langsung memanas. Panggung diterangi pertunjukan lighting show spektakuler dengan efek “Kerlap Kerlip” yang mewah, seolah mempersiapkan kanvas langit Karangbirahi untuk para bintang.

Pembuka yang Membakar Semangat

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Gairah penonton terus dipanaskan oleh line-up bintang tamu:

Febri Yoga tampil 20 menit dan sukses menjadi pemantik awal yang disambut hangat.

Andra & The Backbone memukau selama satu jam penuh, membawakan sederet lagu populer yang membuat sing-along massal.

Guyon Waton kemudian menyajikan musik yang akrab dan dekat dengan masyarakat Jawa Tengah, menjaga energi konser tetap tinggi.

Puncak Kemeriahan di Bawah Rintik Hujan

Puncak yang paling dinanti tiba. Selama satu setengah jam penuh, DEWA 19 tampil energik bersama dua vokalis andalan, Ello dan Virzha. Hebatnya, gerimis mulai turun tepat saat intro lagu pertama dimainkan—sebuah momen sinematik yang tak direncanakan.

Namun, alih-alih bubar, ribuan penonton justru semakin merapatkan barisan.

“Gerimisnya bikin suasananya beda. Nyanyi bareng Dewa 19 di Brebes sambil hujan rintik-rintik, rasanya kayak konser besar di kota-kota metropolitan. Ini malam yang nggak bakal saya lupa,” ujar Rizky (24), salah satu penonton yang larut dalam emosi.

Perwakilan NaraGigs, Hendy, memastikan bahwa cuaca bukanlah penghalang. “Kami sudah menyiapkan skenario cuaca. Gerimis tidak menghambat pertunjukan, dan keamanan penonton adalah prioritas. Justru atmosfernya jadi lebih dramatis,” jelasnya, membenarkan sensasi magis yang dirasakan penonton.

Akhir yang Penuh Kesan

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Hingga lagu terakhir berakhir, penonton tetap tegak berdiri. Lautan cahaya dari ponsel yang diangkat tinggi berpadu dengan sorak-sorai dan rintik hujan, menciptakan penutup konser yang epik.

Gelaran “NARAGIGS BREBES 2025” ini sekali lagi membuktikan bahwa Brebes mampu menjadi tuan rumah konser skala besar dengan pengalaman yang tertib, aman, dan penuh kesan mendalam.

Red/Casroni

CILACAP, DN-II Sebuah kecelakaan lalu lintas tragis terjadi di Kabupaten Cilacap pada Sabtu, 13 Desember 2025, sekitar pukul 16.00 WIB. Peristiwa maut ini merenggut nyawa empat orang dan menyebabkan satu korban luka berat.

Lokasi kejadian berada di Jalan Tentara Pelajar, tepatnya di persimpangan yang menghubungkan Jalan Angsana dan Jalan Sengon.

Kronologi Kejadian

Kecelakaan beruntun ini melibatkan tiga kendaraan:

Truk Pengangkut Fly Ash (Nopol S 8431 HM) milik PT Silog.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Mobil Penumpang Daihatsu Terios (Nopol D 1067 QD).

Satu Unit Sepeda Motor.

Menurut keterangan awal dari pihak kepolisian, truk fly ash yang dikemudikan oleh M. Zainal (ID 22710186) baru saja keluar dari pabrik SBI Karang Kandri.

Saat truk melintas di Jalan Tentara Pelajar dan memasuki area perempatan Jalan Sengon, pengemudi truk diduga berusaha menghindari seorang pejalan kaki yang tiba-tiba menyeberang jalan dan diidentifikasi sebagai Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ).

Upaya menghindar tersebut membuat pengemudi truk membanting stir ke kanan. Nahas, pada saat bersamaan, truk langsung menabrak mobil Daihatsu Terios dan satu unit sepeda motor yang melaju dari arah berlawanan.

Korban Jiwa dan Luka Berat

Dampak tabrakan sangat fatal. Mobil Daihatsu Terios mengalami kerusakan parah (ringsek) di bagian depan.

Korban Meninggal Dunia: Empat orang penumpang di dalam mobil Daihatsu Terios dilaporkan meninggal dunia di tempat kejadian.

Korban Luka Berat: Pengendara sepeda motor mengalami luka berat dan diduga menderita patah tulang pada bagian kaki.

Seluruh korban dievakuasi dengan cepat dan dilarikan ke Rumah Sakit Fatimah Cilacap untuk mendapatkan penanganan medis dan identifikasi lebih lanjut.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Penyelidikan Polisi

Hingga berita ini diturunkan, Unit Laka Lantas Polresta Cilacap telah tiba di lokasi kejadian dan melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Kecelakaan ini masih dalam proses penanganan intensif guna penyelidikan mendalam terkait penyebab pasti dan penetapan status hukum pengemudi truk.

Red/Dani

BREBES, DN-II Kondisi Kali Sigeleng di Kabupaten Brebes yang kian memprihatinkan akibat tumpukan gulma, terutama eceng gondok, telah memantik kepedulian dari berbagai pihak. Menanggapi keluhan warga, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Brebes akan menggelar aksi gotong royong besar-besaran. Kegiatan ini memanfaatkan momentum Peringatan Hari Ibu 22 Desember sebagai media edukasi, penggerak kesadaran lingkungan, dan menghidupkan kembali nilai gotong royong.

Kali Sigeleng, yang berfungsi sebagai drainase utama di Kecamatan Brebes, menjadi muara bagi seluruh saluran air perkotaan. Aktivis lingkungan dari LSM Mas Jaka, Mas Jaka, mengungkapkan bahwa kondisi kali tersebut sudah mendesak untuk ditangani.

“Kali Sigeleng ini kan drainase, drainase Kabupaten Brebes. Seluruh saluran air perkotaan muaranya di Kali Sigeleng. Ini memang harus segera ditangani,” jelas Mas Jaka, menegaskan pentingnya aksi ini.

Edukasi Lingkungan Lewat Program Adiwiyata

Untuk memaksimalkan dampak, kegiatan gotong royong bersih-bersih Kali Sigeleng akan melibatkan siswa-siswi dari SMP Negeri 3 Brebes, yang berlokasi persis di samping kali. Keterlibatan ini sejalan dengan status sekolah tersebut sebagai Sekolah Adiwiyata yang mengedepankan kepedulian dan budaya ramah lingkungan.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

“Kami mengajak SMP 3 Brebes karena sekolah ini memiliki program Adiwiyata,” ujar Mas Jaka. “Kegiatan ini sebagai media bagi generasi Adiwiyata untuk peduli terhadap lingkungan, termasuk sungai. Anak-anak akan terjun dengan waring, mengambil eceng gondok selama beberapa menit, sebagai media edukasi.”

Peran Sentral Ibu dalam Kesadaran Lingkungan

Selain pelajar, Tim Penggerak PKK (TP PKK) Kabupaten Brebes turut diundang untuk terlibat. Mas Jaka menyoroti pentingnya peran ibu dalam konteks peringatan Hari Ibu ini.

“Ibu ini kan adalah komandan di sektor domestik rumah tangga. Kalau ibu mengatakan, ‘Buanglah sampah pada tempatnya. Jangan di sungai,’ insyaallah akan manjur dengan panutan perintahnya ibu,” tambahnya. “Di sinilah makna dari peringatan Hari Ibu ini, bagaimana ibu itu memberi komando hal-hal yang benar.”

Kombinasi Gotong Royong dan Alat Berat

Meskipun fokus utama kegiatan ini adalah edukasi dan semangat gotong royong, penanganan gulma parah di Kali Sigeleng juga memerlukan intervensi alat berat.

“Setelah media edukasi Adiwiyata selesai, penanganan gulma akan dilanjutkan oleh backhoe,” kata Mas Jaka. Ia mengakui bahwa membersihkan secara manual tidak akan tuntas, namun menegaskan bahwa kegiatan ini penting untuk “menghidupkan kembali yang namanya gotong royong sebagai warisan leluhur kita.”

Tanggung Jawab dan Komitmen Pemkab Brebes

Mas Jaka juga menegaskan kembali bahwa penanganan Kali Sigeleng sebagai drainase utama perkotaan merupakan tanggung jawab penuh Pemerintah Kabupaten Brebes, khususnya melalui Bidang Cipta Karya DPU Brebes.

“Sigeleng ini kan drainase kabupaten. Ini tanggung jawab Pemkab Brebes,” tegasnya.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Pihak Pemkab diketahui telah menganggarkan dana rutin untuk normalisasi dan pembersihan saluran air ini setiap tahun, mengingat posisinya yang sangat vital, terutama di seputar pusat pemerintahan dan Kantor Bupati.

Kegiatan gotong royong awal direncanakan dimulai setelah tanggal 19 Desember, melibatkan minimal tiga kelurahan, yaitu Gandasuli, Limbangan Wetan, dan Limbangan Kulon, serta jajaran RT/RW setempat. Setelah aksi bersama, penanganan total akan dilanjutkan oleh DPU Brebes hingga tuntas, mencakup hulu hingga hilir Kali Sigeleng.

“Kami memanfaatkan momentum peringatan Hari Ibu supaya anak-anak didik dan seluruh masyarakat memiliki kesadaran bahwa sungai, irigasi, dan drainase adalah tanggung jawab bersama,” pungkas Mas Jaka.

Red/Teguh

Brebes, DN-II Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Brebes, melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol), sukses menggelar kegiatan Pendidikan Politik bagi Mahasiswa dengan fokus utama pada peran generasi muda dalam menjaga kualitas demokrasi serta pencegahan dampak negatif dari judi online (judol) dan pinjaman online (pinjol) ilegal.

Acara yang mengusung tema “Peran Mahasiswa dalam Berdemokrasi dan Upaya Mencegah Judi Online serta Pinjaman Online Ilegal” ini diselenggarakan pada Jumat (12/12/2025) di Saung Teras Banyu, Desa Bangsri, Kecamatan Bulakamba. Kegiatan ini diikuti oleh 76 mahasiswa yang berasal dari berbagai perguruan tinggi di Kabupaten Brebes.

Penekanan Ideologi dan Kritik Konstruktif

Plt. Kepala Bakesbangpol Brebes, Moch. Reza Prisman, S.SiT., M.Sc., dalam sambutannya menekankan pentingnya pemahaman dan kecintaan terhadap bangsa sebagai landasan sebelum melayangkan kritik terhadap negara.

“Sebelum mengkritik negara, generasi muda harus terlebih dahulu memahami bangsanya sendiri sebagai wujud cinta tanah air,” ujar Reza Prisman.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Ia mengingatkan bahwa keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) berdiri kokoh di atas pilar kesamaan ideologi, sejarah perjuangan, semboyan Bhinneka Tunggal Ika, serta pengakuan terhadap satu tanah air, satu bangsa, dan satu bahasa.

Lebih lanjut, Reza Prisman mendorong para mahasiswa untuk aktif dalam kegiatan positif, bersikap kritis dan cerdas terhadap arus informasi, serta fokus pada upaya membangun kualitas diri dan jejaring profesional mereka.

Waspada Pinjol Ilegal dan Komitmen OJK

Pada sesi materi yang sangat relevan, Manager Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kabupaten Tegal, Kukuh Harisman, memberikan pemaparan mengenai tugas OJK dalam perlindungan konsumen.

Kukuh menjelaskan secara rinci perbedaan mendasar antara pinjaman online yang legal dan yang ilegal, termasuk risiko penyalahgunaan data pribadi dan tingginya suku bunga yang mencekik pada praktik ilegal. Ia juga menegaskan bahwa judi online membawa dampak serius bagi keuangan individu dan keharmonisan keluarga.

Menanggapi fenomena ini, Kukuh Harisman menekankan komitmen OJK dalam memblokir rekening-rekening yang terindikasi kuat terkait dengan aktivitas judi online untuk memutus rantai kejahatan keuangan tersebut.

Mahasiswa sebagai Agen Perubahan dan Tiga Prinsip Hidup

Materi lain disampaikan oleh Founder Forum Guru Besar Dan Dosen Putera Puteri Brebes (Yayasan Rumah Cinta Brebes), M. Munawir Lasiyono, S.T, M.T.

Munawir Lasiyono menekankan peran vital mahasiswa sebagai ‘agen perubahan’ (agent of change) dan ‘kontrol sosial’ dalam menjaga dan meningkatkan kualitas demokrasi.

Ia mengajak seluruh peserta untuk menginternalisasi dan menerapkan tiga prinsip dasar dalam kehidupan sehari-hari:

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Respect to People (Menghormati orang lain)

Respect to Time (Menghargai waktu)

Respect to System (Menghormati sistem atau aturan yang berlaku)

Selain pemateri, acara ini juga dihadiri oleh Kabid Poldagri dan Ormas Bakesbangpol Brebes, Fetiana Dwiningrum, S.IP., M.Si., beserta jajaran staf Bakesbangpol.

Kegiatan Pendidikan Politik ini diharapkan mampu membekali mahasiswa Brebes dengan kesadaran politik, tanggung jawab sosial, serta kewaspadaan finansial yang memadai di era digital saat ini.

Red/Casroni

Cilacap, Detik Nasional – Suasana khidmat menyelimuti Pendopo Balai Desa Sumpinghayu, Kecamatan Dayeuhluhur, Kabupaten Cilacap, saat pelantikan dan pengambilan sumpah perangkat desa digelar pada Jumat, 12 Desember 2025. Dalam agenda tersebut, Kepala Desa Sumpinghayu resmi mengukuhkan Kasi Pelayanan dan Kepala Unsur Dusun Sumpinghayu.

Hadir dalam prosesi tersebut perwakilan Dispermades Kabupaten Cilacap yang diwakili Kepala Bidang I, unsur Forkopimcam Dayeuhluhur, Babinsa, Bhabinkamtibmas, perangkat desa, BPD, Ketua PKK Desa Sumpinghayu, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta para tamu undangan.

Prosesi pelantikan dipimpin langsung oleh Kepala Desa Sumpinghayu, yang kemudian dilanjutkan dengan pengucapan sumpah jabatan dan penandatanganan Berita Acara sebagai penanda sahnya pengangkatan perangkat baru.

Kepala Desa Sumpinghayu, Sanen, dalam sambutannya menegaskan bahwa pelantikan ini menjadi momentum penting bagi pemerintahan desa untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik. Ia memberikan pesan panjang dan mendalam kepada perangkat terlantik.

“Pelantikan ini merupakan langkah awal bagi saudara untuk mengabdikan diri secara penuh kepada masyarakat. Jabatan yang diemban bukan hanya sekadar posisi struktural, tetapi sebuah amanah yang harus dijalankan dengan disiplin, kejujuran, serta komitmen tinggi. Kami berharap perangkat yang baru dilantik mampu menyesuaikan diri dengan cepat, membangun komunikasi yang hangat dengan perangkat lainnya, serta memahami betul apa yang menjadi tanggung jawabnya,” ujar Sanen.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Ia menambahkan bahwa perangkat desa dituntut untuk mampu memberikan pelayanan yang berkualitas dan berorientasi kepada kepentingan warga.

“Kami ingin pemerintahan yang hadir, peka terhadap kebutuhan masyarakat, serta mampu memberikan solusi. Karena itu, laksanakan tugas dengan sepenuh hati. Jangan ragu berinovasi, jaga etika, dan jadilah teladan di lingkungan masing-masing. Kita ingin Desa Sumpinghayu semakin maju, tertib, dan memberikan kenyamanan bagi seluruh warganya,” tegasnya.

Sementara itu, salah satu perangkat terlantik, Sendi Kurniawan, menyampaikan rasa syukur dan komitmen kuatnya dalam menjalankan tugas sebagai Kepala Dusun Sumpinghayu. Ia mengaku siap mencurahkan tenaga dan pikiran demi kemajuan wilayah yang dipimpinnya.

“Ini merupakan kepercayaan besar yang diberikan kepada saya. Saya berterima kasih kepada pemerintah desa dan seluruh warga yang telah mendukung proses ini. Ke depan, saya berkomitmen untuk bekerja secara terbuka, cepat tanggap, dan mengutamakan kepentingan masyarakat. Sebagai Kepala Dusun, saya ingin hadir lebih dekat dengan warga, mendengarkan aspirasi mereka, dan membantu mencari penyelesaian yang terbaik,” ujar Sendi.

Lebih jauh, Sendi menegaskan bahwa dirinya siap bekerja sama dengan semua pihak demi menciptakan lingkungan dusun yang aman, tertib, dan produktif.

“Saya siap berjalan bersama perangkat desa lainnya untuk memberikan pelayanan yang maksimal. Semoga apa yang saya lakukan membawa manfaat dan menjadi bagian dari upaya memajukan Desa Sumpinghayu,” ucapnya.

Dengan terlaksananya pelantikan tersebut, Pemerintah Desa Sumpinghayu berharap roda pemerintahan berjalan lebih optimal dan masyarakat dapat merasakan peningkatan kualitas layanan secara langsung.

 

Reporter: Dani

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

You cannot copy content of this page