Jateng, DN-II Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming meninjau langsung kondisi pengungsi dan lokasi terdampak bencana tanah bergerak di Desa Padasari, Kecamatan Jatinegara, Kabupaten Tegal, Provinsi Jawa Tengah (Jateng), Jumat (06/02/2026).
Dalam kunjungannya, Wapres meminta warga untuk tidak memaksakan diri kembali ke rumah masing-masing karena kondisi tanah yang masih labil dan sangat berbahaya. Wapres secara khusus meminta agar kebutuhan lansia, ibu hamil, ibu menyusui, anak-anak, serta kaum difabel terpenuhi dengan layak, termasuk ketersediaan tim medis dan obat-obatan selama 24 jam.
Selain itu, Wapres juga memberikan jaminan kepada warga yang kehilangan dokumen penting seperti sertifikat tanah, akta kelahiran, maupun Kartu Keluarga (KK). Wapres menginstruksikan jajaran terkait untuk memproses dokumen pengganti dengan cepat.
Sebelumnya, Gubernur Jateng Ahmad Luthfi mengatakan bahwa pemerintah daerah memastikan warga yang saat ini mengungsi akan direlokasi ke tempat yang lebih aman dengan hunian yang telah disiapkan pemerintah.
Sementara itu, Bupati Tegal Ischak Maulana Rohman melaporkan bahwa tercatat sebanyak 464 rumah terdampak dan sebanyak 2.426 jiwa mengungsi di empat posko utama. Ischak menambahkan, Pemerintah Kabupaten Tegal telah menyiapkan rencana relokasi ke lahan milik Perhutani yang dinilai lebih stabil dan aman. (*)
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Sumber: BPMI Setwapres
#KemensetnegRI
#RilisWakilPresiden
SEMARANG, DN-II Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menekankan pentingnya percepatan penanganan isu lingkungan, khususnya pengelolaan sampah di Jawa Tengah.
Hal tersebut disampaikan Gubernur pada Pembukaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Provinsi Jawa Tengah Tahun 2026 sekaligus Konsultasi Publik Rancangan Awal (Ranwal) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Provinsi Jawa Tengah Tahun 2027, yang digelar di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Semarang, Jum’at (6/2/2026).
Hadir Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono bersama Wakil Wali Kota Tegal Tazkiyyatul Muthmainnah didampingi Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kota Tegal, M. Ismail Fahmi.
Menurut Gubernur, Musrenbang Provinsi menjadi forum strategis untuk menyelaraskan arah kebijakan pembangunan antara pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten/kota guna mewujudkan pembangunan Jawa Tengah yang berkelanjutan dan inklusif.
Oleh karena itu, Jawa Tengah harus menjadi pelopor dalam menciptakan gerakan nasional lingkungan yang aman, bersih, dan sehat.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
“Pembersihan sampah harus dilakukan secepatnya. Kita harus menciptakan gerakan nasional aman dan bersih. Selain itu, bupati dan wali kota harus mengintegrasikan proyek strategis nasional agar pembangunan pusat linier dengan daerah,” ujarnya.
Ia juga menyoroti target swasembada pangan tahun 2026, optimalisasi potensi pangan daerah, stabilisasi harga bahan pokok menjelang bulan puasa melalui pembentukan Satuan Tugas Pangan, serta menindaklanjuti arahan Presiden terkait penertiban spanduk dan baliho ilegal agar tidak merusak estetika lingkungan.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah Sumarno memaparkan kondisi makro ekonomi Jawa Tengah yang menunjukkan tren positif.
Pertumbuhan ekonomi Jawa Tengah tercatat sebesar 5,37 persen, berada di atas rata-rata nasional yang sebesar 5,11 persen, serta menempati posisi tertinggi kedua secara nasional.
“Angka kemiskinan juga mengalami penurunan menjadi 9,39 persen, atau berkurang sekitar 21 ribu jiwa,” ujarnya.
Namun demikian, ia menegaskan masih terdapat sejumlah isu strategis yang perlu mendapat perhatian, antara lain menurunnya daya dukung dan daya tampung lingkungan, belum optimalnya kualitas hidup dan daya saing sumber daya manusia, serta masih rendahnya kesejahteraan masyarakat.
Adapun prioritas pembangunan Jawa Tengah tahun 2027 difokuskan pada peningkatan tata kelola pariwisata, penguatan perekonomian yang berdaya saing dan inklusif, serta pengembangan SDM yang berkarakter dan kompetitif.
Ketua DPRD Provinsi Jawa Tengah Sumanto, S.H. menegaskan bahwa forum Musrenbang ini sangat menentukan arah pembangunan tahun 2027 yang mulai dirancang sejak tahun ini.
“Tahun 2027 merupakan tahun krusial, yaitu tahun kedua pelaksanaan RPJMD. Kita harus memperkuat kesiapsiagaan, termasuk dalam penanggulangan dan pencegahan bencana,” ujarnya.
Ia menambahkan DPRD Jawa Tengah berkomitmen menjadi mitra strategis pemerintah provinsi dalam memastikan kebijakan yang disusun mampu menjawab permasalahan masyarakat, dengan prioritas pada sektor pariwisata dan ekonomi syariah, akselerasi ekonomi berkelanjutan, peningkatan kualitas pelayanan dasar, pemerataan wilayah, serta ketahanan lingkungan.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen menyoroti pentingnya peningkatan kualitas layanan kesehatan dan pendidikan. Ia menegaskan arahan Presiden agar program cek kesehatan gratis terus diperkuat, meskipun capaian Jawa Tengah sudah cukup baik.
“Pendidikan juga harus menjadi perhatian serius karena masih tingginya angka putus sekolah di Jawa Tengah. Selain itu, koperasi Merah Putih perlu difasilitasi dengan digitalisasi agar lebih terintegrasi dan berdaya saing,” ujarnya.
Di tingkat nasional, Direktur Perencanaan, Evaluasi, dan Informasi Pembangunan Daerah pada Direktorat Jenderal Bina Pembangunan Daerah Kementerian Dalam Negeri Iwan Kurniawan menyampaikan arahan penyusunan RKPD 2027 yang menekankan penguatan substansi dokumen perencanaan serta pengawalan program strategis nasional.
“RKPD harus mampu mengendalikan dan mengevaluasi capaian sasaran RPJMD secara efektif,” ujarnya.
Sementara itu, Direktur Pembangunan Indonesia Barat, Direktorat Perencanaan Pembangunan Nasional (PTPN) Bappenas Bernard Jayadi menjelaskan arah kebijakan fiskal tahun 2027 yang dirancang lebih ekspansif dan terukur guna mendorong pertumbuhan ekonomi, investasi, dan industrialisasi, dengan tetap menjaga keberlanjutan fiskal.
Ia juga menyampaikan sejumlah upaya transformasi super prioritas pembangunan Jawa Tengah tahun 2027, di antaranya pengembangan kawasan metropolitan industri, kawasan swasembada pangan, air dan energi, pengembangan kawasan pariwisata dan ekonomi kreatif, serta kawasan komoditas unggulan.(* Bim )
Cilacap, Detik Nasional — Camat Dayeuhluhur melaunching Gerakan Anak Sekolah Taklukkan Tuberkulosis dan Screening (Gertak TB) dalam kegiatan sosialisasi yang digelar di SD Negeri Dayeuhluhur 5, Desa Dayeuhluhur, Kecamatan Dayeuhluhur, Kabupaten Cilacap, Kamis (6/2/2026).
Kegiatan Gertak TB tersebut secara resmi dibuka oleh Camat Dayeuhluhur dan dihadiri oleh Ketua PKK Kecamatan Dayeuhluhur, Kepala UPTD Puskesmas Dayeuhluhur I dan II, Koordinator Wilayah Bidang Pendidikan (Korwil Biddik), Babinsa, Bhabinkamtibmas, Penjabat Kepala Desa Dayeuhluhur, Kepala Sekolah, serta diikuti puluhan siswa.
Camat Dayeuhluhur Eman Suherman, S.Sos., M.Si. menyampaikan bahwa Program Gertak TB merupakan program nasional yang mulai dilaksanakan sejak akhir Januari 2026. Launching di Kecamatan Dayeuhluhur ini menjadi bentuk komitmen pemerintah dalam mendukung upaya pencegahan dan penanggulangan penyakit tuberkulosis di daerah.
“Di Kecamatan Dayeuhluhur terdapat indikasi sebagian kecil masyarakat yang menderita tuberkulosis. Hal ini menjadi perhatian bersama, baik untuk menyembuhkan warga yang telah terpapar maupun untuk mencegah agar kasus TB tidak berkembang lebih luas,” ujar Eman Suherman.

Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
“Anak-anak adalah generasi penerus bangsa. Dalam 20 hingga 30 tahun ke depan, mereka berpotensi menjadi pemimpin Indonesia, termasuk dari Dayeuhluhur. Karena itu, kita harus memastikan mereka tumbuh sehat dan terbebas dari TB,” tegasnya.
Ia juga mengimbau para siswa untuk membiasakan pola hidup bersih dan sehat, menjaga lingkungan, serta menjauhi rokok. Rokok disebut sebagai salah satu faktor yang dapat meningkatkan risiko penularan TB, khususnya bagi perokok pasif yang sering kali tidak menyadari dampak bahayanya.
Sementara itu, Kepala SD Negeri Dayeuhluhur 5 Kuswanto, S.Pd. menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan sosialisasi Gertak TB di sekolah. Ia menilai program tersebut sangat bermanfaat dalam meningkatkan kesadaran kesehatan di lingkungan pendidikan.
“Kami pihak sekolah menyambut baik kegiatan ini. Harapan kami, tidak terjadi peningkatan kasus tuberkulosis di sekolah, bahkan semoga tidak ada sama sekali. Jika pun ditemukan, kami berharap dapat segera ditangani melalui kerja sama dengan pihak-pihak terkait,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya pembiasaan pola hidup sehat sejak usia dini, termasuk menjaga asupan gizi dan kebersihan diri. Menurutnya, kegiatan seperti sosialisasi Gertak TB seharusnya dilaksanakan secara berkelanjutan dan tidak berhenti pada satu momentum saja.
“Kegiatan positif seperti ini perlu tindak lanjut yang berkesinambungan, termasuk adanya pembelajaran khusus di sekolah yang melibatkan pihak kesehatan, agar anak-anak tumbuh menjadi generasi yang sehat dan kuat,” pungkasnya.
Melalui Program Gertak TB, Pemerintah Kecamatan Dayeuhluhur berharap dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan bahaya tuberkulosis sekaligus memperkuat upaya pencegahan sejak dini demi mewujudkan lingkungan pendidikan yang sehat dan bebas TB.
Reporter: Dani
Slawi, DN-II Kepolisian Resor Tegal melalui Polsek Lebaksiu bersama Satuan Reserse Kriminal Polres Tegal menangani peristiwa penemuan jenazah di aliran Sungai Gung, tepatnya di Desa Kajen, Kecamatan Lebaksiu, Kabupaten Tegal, Kamis (5/2/2026) sekitar pukul 09.00 WIB.
Korban diketahui bernama Ajun Arman Permadi bin Wahrudin, lahir di Tegal pada 29 Juni 2008, berstatus pelajar, dan beralamat di Desa Kreman RT 06 RW 01, Kecamatan Warureja, Kabupaten Tegal.
Peristiwa tersebut pertama kali diketahui setelah adanya laporan dari masyarakat terkait penemuan jenazah di aliran sungai dan selanjutnya dilaporkan ke Polsek Lebaksiu.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Polsek Lebaksiu yang dipimpin Kapolsek Lebaksiu AKP Eko Darmojo, S.H., segera mendatangi TKP dan berkoordinasi dengan Satreskrim Polres Tegal yang dipimpin Kasat Reskrim Polres Tegal AKP Luis Beltran Krisnandhita Marissing, S.T.K., S.I.K., M.H., bersama Unit Identifikasi serta BPBD Kabupaten Tegal untuk proses evakuasi. 
Jenazah dievakuasi menggunakan ambulans PMI Kabupaten Tegal ke RSUD Dr. Soesilo Slawi untuk dilakukan pemeriksaan medis. Berdasarkan hasil pemeriksaan, korban dinyatakan meninggal dunia akibat tenggelam dan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan yang mengarah pada tindak pidana.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Kapolres Tegal AKBP Bayu Prasetyo, S.H., S.I.K., M.H. menegaskan bahwa peristiwa tersebut merupakan musibah dan tidak ditemukan unsur pidana. Pihak keluarga menerima kejadian tersebut dan menolak dilakukan autopsi. Jenazah diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan.
Polres Tegal mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di sekitar sungai dan saluran air, terutama pada kondisi cuaca ekstrem.
Red
TEGAL, DN-II Kepolisian Resor Tegal Polda Jawa Tengah melaksanakan Apel Gelar Pasukan Operasi Keselamatan Candi Tahun 2026 pada Senin (2/2/2026). Apel tersebut dipimpin oleh Wakil Kepala Kepolisian Resor Tegal selaku pimpinan apel dan diikuti oleh personel Polri, TNI, serta instansi terkait di wilayah Kabupaten Tegal.
Kegiatan apel gelar pasukan ini turut dihadiri oleh Bupati Tegal, Dandim 0712/Tegal, Dansub Denpom IV/1-3 Tegal, Kepala Dishub Tegal, Kepala Satpol PP Tegal, Kepala Jasa Raharja Tegal, para Pejabat Utama Polres Tegal, Kapolsek jajaran, serta seluruh peserta apel dan tamu undangan.
Dalam amanat Kepala Kepolisian Resor Tegal Polda Jawa Tengah menyampaikan bahwa permasalahan lalu lintas terus berkembang secara dinamis seiring meningkatnya jumlah kendaraan bermotor, pertumbuhan penduduk, serta kemajuan teknologi transportasi berbasis digital. Kondisi tersebut menuntut Polri, khususnya Satuan Lalu Lintas, untuk terus berinovasi dan mengedepankan pendekatan Presisi dalam pelaksanaan tugas.
Operasi Keselamatan Candi 2026 merupakan kegiatan cipta kondisi menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H yang akan dilaksanakan selama 14 hari, mulai tanggal 2 hingga 15 Februari 2026, dengan melibatkan 90 personel. Operasi ini mengedepankan langkah preemtif, preventif, dan represif terhadap pelanggaran lalu lintas yang berpotensi menimbulkan kecelakaan.
Dalam pelaksanaannya, operasi ini mengedepankan penindakan melalui ETLE statis dan mobile, serta pemberian teguran simpatik. Adapun sasaran operasi meliputi pengendara yang tidak menggunakan helm SNI, melawan arus, menggunakan ponsel saat berkendara, kendaraan tidak laik jalan, penggunaan knalpot tidak sesuai spesifikasi teknis, balap liar, pelanggaran parkir, pengendara di bawah pengaruh alkohol, hingga pelanggaran lalu lintas lainnya.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Melalui Operasi Keselamatan Candi 2026 ini, Polres Tegal mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Tegal untuk bersama-sama meningkatkan kesadaran dan kepatuhan dalam berlalu lintas guna mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) yang aman dan nyaman. ( Bim )
Brebes, DN-II Kepolisian Resor (Polres) Brebes Polda Jawa Tengah kembali menggelar upacara serah terima jabatan (Sertijab) untuk sejumlah pejabat utama, mulai dari Kasat Reskrim, Kasat Binmas, hingga jajaran Kapolsek.
Upacara yang berlangsung khidmat ini dipimpin langsung oleh Kapolres Brebes AKBP Lilik Ardhiansyah di Lapangan Apel Tribrata Mapolres Brebes, Jumat (6/2/2026)
Mutasi jabatan ini dilakukan berdasarkan Surat Telegram Kapolda Jawa Tengah mengenai pemberhentian dari dan pengangkatan dalam jabatan di lingkungan Polri.
Adapun jabatan yang diserahterimakan adalah Kasat Reskrim, Kasat Binmas dan Kapolsek Bantarkawung.
Jabatan Kasat Reskrim yang sebelumnya diemban oleh AKP Resandro Handriajati kini dijabat oleh AKP Farid Nur Aziz. Kemudian, Kasat Binmas dari AKP Puji Haryati beralih tugas kepada AKP Rachmat Wibowo. AKP Puji Haryati sendiri, kini menduduki jabatan sebagai Kapolsek Bantarkawung menggantikan Kompol Lukas Subekti yang selanjutnya mengemban tugas sebagai analis kebijakan pertama bidang SDM Polres Brebes.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Dalam sambutannya, Kapolres Brebes AKBP Lilik Ardhiansyah menyampaikan bahwa mutasi jabatan merupakan hal yang lumrah dalam organisasi Polri demi penyegaran dan peningkatan kinerja kesatuan.
“Sertijab ini adalah bagian dari dinamika organisasi. Kepada pejabat lama, saya ucapkan terima kasih atas dedikasi dan loyalitasnya. Kepada pejabat baru, segera beradaptasi dengan lingkungan kerja yang baru dan berikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” ujar Kapolres dalam amanatnya.
Kapolres juga menekankan agar para pejabat baru segera menyesuaikan diri dan menciptakan terobosan kreatif .
“Jadikanlah serah terima jabatan ini sebagai moment guna meningkatkan semangat dalam melaksanakan tugas kepada masyarakat, bangsa dan negara melalui institusi Polri terutama dalam menjaga kondusifitas keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas),” pesan Kapolres.
Dalam rangkaian sertijab ini juga dilaksanakan prosesi pengambilan sumpah jabatan serta penandatanganan pakta integritas oleh para pejabat yang baru dilantik, dan ditutup dengan sesi ramah tamah serta pemberian ucapan selamat dari seluruh personel Polres Brebes. (Red/Hms)
BREBES, DN-II Anggota DPRD Kabupaten Brebes, Tobidin Sarjum, S.H., menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kecamatan Tanjung pada Kamis (5/2/2026). Kehadiran legislator ini menegaskan komitmen fungsi pengawasan dalam memastikan usulan masyarakat masuk ke dalam skala prioritas APBD tahun anggaran mendatang.
Dalam forum tersebut, Tobidin menekankan bahwa efektivitas pembangunan sangat bergantung pada sinergi yang presisi antara pemerintah desa, kecamatan, hingga tingkat kabupaten. Ia mendorong agar perencanaan tidak hanya terpaku pada pembangunan fisik (infrastruktur), tetapi juga mulai menyentuh aspek fundamental seperti pemberdayaan ekonomi dan kesejahteraan sosial.
Tiga Pilar Strategis untuk Tanjung
Dalam diskusi interaktif bersama warga, Tobidin menggarisbawahi tiga pilar utama yang akan ia kawal di tingkat legislatif:
Akselerasi Infrastruktur Vital: Memprioritaskan perbaikan akses jalan antar-desa dan optimalisasi sistem drainase guna memitigasi risiko banjir tahunan di wilayah Tanjung.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Penguatan Kualitas SDM: Mendorong alokasi anggaran yang konkret untuk pelatihan keterampilan pemuda guna menciptakan tenaga kerja lokal yang kompetitif.
Integritas dan Transparansi: Memastikan usulan yang masuk adalah kebutuhan mendesak (urgent needs), bukan sekadar usulan formalitas.
“Musrenbang jangan dipandang sebagai seremonial tahunan belaka. Ini adalah instrumen demokrasi di mana rakyat menentukan arah masa depan lingkungannya. Kami di legislatif berkomitmen mengawal hasil kesepakatan ini agar benar-benar terwujud dalam struktur APBD,” tegas Tobidin Sarjum di sela-sela kegiatan.
Menuju Pembangunan Inklusif
Kegiatan yang dihadiri oleh jajaran Forkopimcam, kepala desa se-Kecamatan Tanjung, serta tokoh masyarakat ini berakhir dengan penyepakatan sejumlah poin usulan yang akan dibawa ke Musrenbang tingkat kabupaten.
Sebagai wakil rakyat, Tobidin berharap melalui pengawalan yang ketat, pembangunan di Kecamatan Tanjung dapat berjalan lebih inklusif.
“Tujuan akhirnya adalah bagaimana anggaran negara ini memberikan dampak nyata bagi peningkatan taraf hidup masyarakat luas, bukan sekadar membangun tanpa asas manfaat yang jelas,” pungkasnya.
Reporter: Teguh
Brebe, DN-II Pemerintah Kabupaten Brebes kamis 5 pebruari 2026 malam di Pendopo Brebes resmi melakukan penyegaran birokrasi melalui pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan sejumlah Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama dan Administrator. Agenda ini diproyeksikan sebagai langkah strategis Bupati dalam memacu kinerja organisasi di sektor-sektor krusial.
Penyegaran Sektor Strategis
Beberapa nama mengisi posisi kunci untuk mengakselerasi program kerja daerah. Berikut adalah daftar pejabat yang baru saja dikukuhkan:
Imam Baihaqi: Kepala Dinas Sosial (Dinsos).
Fajar Adi Wisnu: Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Dinbudpar).
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Nurnjanto: Kepala Kantor perpustakaan dan kearsipan Kabupaten Brebes
Juwita Asmara: Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP).
Cecep Aji Suganda: Kepala Kesbangpol Brebes .
Kepala Dinas Kesehatan dijabat oleh dr Heru Padmonobo, kepala Kantor DP3KB ( Dinas pemberdayaan , perlindungan , perempuan dan anak dan keluarga berencana ) dijabat oleh Eni Listiana.
Momen Menarik: Bukti Integritas Sang Senior
Suasana pelantikan yang semula formal menjadi lebih hangat saat Bupati Brebes, Paramita Widya Kusuma , memberikan apresiasi khusus yang dulu pernah jadi Kepala Bagian Umum , Cecep Suganda .
Bupati memuji semangat pantang menyerah Cecep. Meski secara usia merupakan ASN senior dan sempat tertinggal oleh adik tingkatnya di IPDN yang sudah lebih dulu menduduki eselon II, Cecep membuktikan kapasitasnya dengan meraih skor tertinggi dalam seleksi terbuka (assessment center).
“Pak Cecep ini sebenarnya ASN senior. Luar biasa, meskipun senior, hasil tesnya nomor satu. Ini bukti kalau beliau punya kualitas yang tidak mengecewakan,” ujar Bupati sembari berseloroh.
Bupati juga memberikan pesan jenaka namun sarat makna mengenai integritas. Beliau mengingatkan agar seluruh pejabat yang dilantik, termasuk Pak Cecep, tetap tegak lurus pada aturan dan amanah.
“Jangan nakal, lho ya! Pak Cecep ini meskipun ‘sedikit dinamis’, tapi alhamdulillah kinerjanya luar biasa. Setelah beberapa kali mendaftar, hari ini akhirnya momen yang tepat bagi beliau untuk terpilih,” tambah Bupati yang disambut tawa riuh para hadirin.
Akselerasi Program di Tahun Kepemimpinan
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Dalam pidatonya, Bupati Paramita Widya Kusuma juga melakukan refleksi singkat menjelang satu tahun masa kepemimpinannya di periode ini pada Februari mendatang. Ia berharap formasi baru ini mampu menjadi motor penggerak untuk menuntaskan berbagai program prioritas daerah.
“Tetap semangat. Saya berharap formasi ini mampu menjadi energi baru untuk mengakselerasi pembangunan demi Brebes yang lebih baik,” pungkasnya.
Reporter: Teguh
BREBES, DN-II Pemerintah Kecamatan Tanjung menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tahun anggaran 2026 pada Kamis (5/2/2026). Pertemuan ini menegaskan komitmen pemerintah dalam mensinergikan efisiensi anggaran dengan percepatan pembangunan infrastruktur serta penataan administrasi desa.
Plt. Camat Tanjung, Tobidin Sarjum, SH., melalui Asif Fauzan, menyampaikan apresiasi atas kehadiran seluruh perangkat desa yang dinilai sebagai motor penggerak pembangunan di tingkat bawah. “Semangat luar biasa ini adalah modal utama kita untuk membangun daerah,” ujarnya dalam sambutan pembukaan.
Efisiensi Anggaran sebagai Prioritas
Menyongsong tahun 2026, Asif menekankan pentingnya efisiensi dan efektivitas penggunaan dana publik. Hal ini sejalan dengan arahan Presiden dan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) agar setiap rupiah anggaran tepat sasaran.
“Penghematan bukan berarti berhenti membangun. Justru, kita memastikan target pembangunan daerah terealisasi maksimal agar manfaatnya langsung dirasakan masyarakat,” tegasnya.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Komitmen Infrastruktur: Jalur Tanjung–Banjarharjo Jadi Fokus
Sektor infrastruktur masih menjadi prioritas utama guna memperkuat konektivitas antarwilayah. Salah satu poin krusial yang dibahas adalah pembangunan jalur selatan yang menghubungkan Kecamatan Tanjung hingga Ketanggungan.
Secara khusus, Asif menyoroti pembangunan jalan dari Prapag Kidul hingga Cikakak (Banjarharjo) yang telah dimulai dengan alokasi anggaran mencapai Rp 50 miliar. Jalur ini sebelumnya sempat menjadi perhatian publik dan viral di media sosial karena kondisinya.
“Kami mendengar aspirasi masyarakat. Meski jalur ini sempat viral, komitmen kami bersama rekan-rekan di dewan sangat jelas: Kami peduli, mengawal, hingga menuntaskan,” tambahnya.
Tertib Administrasi dan Migrasi Data KK
Selain pembangunan fisik, Musrenbang kali ini juga menyoroti penguatan administrasi kependudukan (Adminduk). Asif menginstruksikan para Kepala Desa dan perangkatnya untuk melakukan akselerasi migrasi data Kartu Keluarga (KK).
Beberapa poin penting terkait Adminduk yang ditekankan antara lain:
Pembaruan Data: Warga diimbau memperbarui status pendidikan, pekerjaan, dan data lainnya pada KK.
Akurasi Layanan: Data yang valid merupakan syarat mutlak untuk mengakses layanan kesehatan, bantuan sosial, dan pendidikan.
Peran Perangkat Desa: Perangkat desa diminta menjadi ujung tombak dalam melakukan sosialisasi yang humanis kepada warga.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Sinergi untuk Kemajuan
Menutup arahannya, Asif menyampaikan rasa bangganya atas dedikasi para pemangku kepentingan di Kecamatan Tanjung. Ia berharap sinergi antara pembangunan fisik yang kokoh dan administrasi yang tertib dapat membawa wilayah Tanjung ke tingkat yang lebih maju.
Reporter: Teguh
Cilacap, Detik Nasional – Pemerintah Kecamatan Wanareja melaksanakan kegiatan pembinaan dan pengawasan (Binwas) terhadap penyelenggaraan pemerintahan Desa Tambaksari yang berlangsung di Balai Desa Tambaksari, Kecamatan Wanareja, Kabupaten Cilacap, Kamis (5/2/2025).
Kegiatan Binwas ini dihadiri oleh Camat Wanareja, Sekretaris Camat Wanareja, tim pembinaan dan pengawasan Kecamatan Wanareja, Pendamping Desa, Kepala Desa Tambaksari beserta seluruh perangkat desa, Babinsa, serta Direktur Bumdes dengan pengurusnya.
Selain melakukan pemeriksaan administrasi, tim Binwas juga melaksanakan pengecekan fisik secara langsung ke lapangan terhadap kegiatan pembangunan desa.
Sekretaris Camat Wanareja, Rita Mariana, S.E., M.M., menyampaikan bahwa secara umum kondisi Desa Tambaksari sudah tergolong baik. Hasil pembinaan dan pengawasan menunjukkan capaian yang cukup memuaskan, baik dari sisi administrasi maupun pelaksanaan kegiatan fisik.
“Alhamdulillah, secara administrasi Desa Tambaksari sudah mencapai sekitar 80 persen, sedangkan untuk aspek fisik kurang lebih 90 persen. Hal ini menunjukkan bahwa penyelenggaraan pemerintahan desa sudah berjalan dengan baik,” ujarnya.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Lebih lanjut, Rita Mariana menjelaskan bahwa kegiatan pembinaan dan pengawasan bertujuan untuk mendorong desa agar terus meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan, baik dalam pengelolaan administrasi maupun pelaksanaan pembangunan fisik. Terlebih, Desa Tambaksari saat ini sedang menjadi Desa Anti Korupsi, sehingga penerapan tata kelola yang transparan dan akuntabel menjadi perhatian utama.

Ia juga berpesan agar pemerintah Desa Tambaksari dapat mempertahankan capaian yang sudah baik serta terus melakukan perbaikan terhadap hal-hal yang masih perlu disempurnakan. Menurutnya, dalam memenuhi aspirasi masyarakat, pemerintah desa tetap harus berpedoman pada regulasi dan ketentuan yang berlaku.
“Keinginan masyarakat tentu menjadi perhatian, namun tidak boleh sampai melanggar aturan. Terutama dalam pembangunan fisik, sudah ada ketentuan yang harus dipatuhi. Oleh karena itu, edukasi kepada masyarakat juga sangat penting agar semua pihak dapat memahami batasan regulasi yang ada,” tegasnya.
Sementara itu, Sekretaris Desa Tambaksari, Saripudin, S.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan pembinaan dan pengawasan dari Kecamatan Wanareja sangat bermanfaat bagi pemerintah desa dalam memastikan seluruh bidang pemerintahan desa berjalan sesuai dengan peraturan yang berlaku.
Ia menambahkan bahwa hasil Monev menunjukkan hampir seluruh bidang pemerintahan desa telah dilaksanakan dengan baik. Ke depan, ia berharap kegiatan pembinaan dan pengawasan dapat dilaksanakan secara lebih maksimal dan berkelanjutan.
“Harapannya, pembinaan dan pengawasan ini tidak hanya dilakukan pada awal atau akhir tahun saja, tetapi juga dapat dilaksanakan pada saat kegiatan fisik maupun nonfisik sedang berjalan, sehingga proses pengawasan dapat lebih efektif,” pungkasnya.
Reporter: Dani
