Tegal, DN-II Menjelang arus mudik dan perayaan Idul Fitri 1447 H, jajaran Polri melaksanakan patroli serta monitoring ke sejumlah SPBU guna memastikan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) tetap aman bagi masyarakat, Senin (09/03/2026). Kegiatan ini juga diikuti dengan koordinasi bersama pihak *Pertamina Patra Niaga* di wilayah *Fuel Terminal Pertamina Larangan Tegal*.
Berdasarkan hasil koordinasi dengan *Sdr. Azri selaku SBM FT Pertamina Depo Larangan Tegal*, secara umum stok BBM di Fuel Terminal tersebut dalam *kondisi aman dan mencukupi untuk penyaluran kepada masyarakat*. Stok tersebut juga akan terus dilakukan top up setiap hari, sehingga dalam menghadapi bulan Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri 1447 H tidak terdapat kendala terkait ketersediaan BBM.
Pertamina melalui unit SPBU juga telah mengaktifkan Satgas RAFI tahun 2026 guna mengamankan pasokan energi selama periode Ramadan dan Idul Fitri. Selain itu, Pertamina memanfaatkan Pertamina Digital Hub untuk membantu pelayanan kepada masyarakat, khususnya para pemudik.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Berbagai layanan tambahan turut disiagakan seperti SPBU modular dan motorist di sejumlah titik strategis, terutama di jalur tol, guna memberikan pelayanan cepat apabila terdapat kendaraan pemudik yang membutuhkan pasokan BBM.

Terkait adanya isu geopolitik di Timur Tengah yang sempat memicu panic buying di beberapa wilayah di Indonesia, pihak Pertamina menegaskan bahwa operasional distribusi BBM ke SPBU di seluruh wilayah tetap stabil dan tidak terjadi kekosongan stok. *Cadangan stok BBM nasional yang mencapai sekitar 20 hari merupakan standar operasional yang menunjukkan sistem ketahanan energi berjalan dengan baik, di mana stok terus dijaga sembari pasokan baru tetap masuk secara berkelanjutan*.
Pertamina juga memastikan harga BBM di SPBU tetap stabil, meskipun harga minyak dunia mengalami kenaikan signifikan akibat penutupan Selat Hormuz.
Kapolres Tegal AKBP Bayu Prasatyo S.H., S.I.K., M.H. menegaskan bahwa jajaran Polri akan terus melakukan patroli serta monitoring di SPBU guna memastikan distribusi BBM berjalan lancar dan masyarakat tidak mengalami kesulitan mendapatkan bahan bakar menjelang Hari Raya Idul Fitri.
“Polres Tegal bersama pihak Pertamina terus melakukan koordinasi dan pemantauan langsung di lapangan. Kami memastikan distribusi BBM berjalan lancar sehingga masyarakat tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan bahan bakar menjelang Hari Raya Idul Fitri,” ujar AKBP Bayu Prasatyo, S.H., S.I.K., M.H.
Dengan adanya patroli dan koordinasi lintas instansi tersebut, diharapkan kebutuhan energi masyarakat selama Ramadan hingga Idul Fitri dapat terpenuhi dengan baik serta situasi kamtibmas di wilayah Kabupaten Tegal tetap aman dan kondusif. ( Bim )
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
TEGAL, DN-II Kepedulian terhadap warga terdampak bencana tanah bergerak di Desa Padasari, Kecamatan Jatinegara, Kabupaten Tegal terus mengalir dari berbagai pihak. Pada Minggu (8/3/2026) pukul 10.30 WIB hingga 13.00 WIB, bantuan kemanusiaan dari Purnawirawan Jenderal Polisi Prof. Dr. Budi Gunawan, S.H., M.Si., Ph.D. disalurkan kepada para pengungsi melalui Polsek Jatinegara.
Penyerahan bantuan logistik tersebut dilaksanakan di Pos Induk Pengungsian yang berada di rumah Bapak Kamal, Desa Padasari, Kecamatan Jatinegara. Bantuan diterima oleh panitia bagian logistik, Sdr. Muslim, untuk kemudian didistribusikan kepada warga yang terdampak bencana tanah bergerak.
Kapolsek Jatinegara IPTU Marsono mengatakan bahwa bantuan tersebut merupakan titipan dari Prof. Dr. Budi Gunawan yang disalurkan melalui Polsek Jatinegara untuk membantu warga yang saat ini masih berada di pengungsian.
“Bapak Prof. Dr. Budi Gunawan menitipkan bantuan logistik melalui Polsek Jatinegara untuk disalurkan kepada warga Desa Padasari yang terdampak bencana tanah bergerak. Bantuan ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan para pengungsi di posko,” ujar IPTU Marsono.
Adapun bantuan yang disalurkan meliputi berbagai kebutuhan pokok dan logistik dapur umum, antara lain beras, minyak goreng, telur ayam, mie instan, sarden, kecap, bumbu dapur, air mineral, gula jawa, serta berbagai jenis sayur mayur seperti kol, sawi, wortel, kentang, tomat, buncis hingga cabai.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Kapolres Tegal AKBP Bayu Prasatyo, S.H., S.I.K., M.H. menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas perhatian serta kepedulian yang diberikan kepada masyarakat Padasari yang saat ini masih berada di pengungsian akibat bencana tanah bergerak.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Prof. Dr. Budi Gunawan atas kepedulian dan bantuan kemanusiaan yang diberikan kepada warga terdampak bencana di Desa Padasari. Bantuan ini sangat berarti bagi masyarakat yang saat ini membutuhkan dukungan dari berbagai pihak,” ungkap AKBP Bayu Prasatyo.
Bantuan logistik tersebut diangkut menggunakan dua kendaraan pick up dan langsung disalurkan ke posko logistik untuk mendukung kebutuhan para pengungsi.( Bim )
BREBES, DN-II Demi meningkatkan kualitas pelayanan publik serta memberikan kejelasan informasi bagi masyarakat, Kantor Pelayanan Kecamatan Bulakamba Kabupaten Brebes resmi merilis rincian alur dan jenis layanan administratif yang dapat diakses oleh warga. (9/3/2026).
Langkah ini diambil untuk meminimalisir kebingungan warga saat mengurus dokumen. Camat Bulakamba, Setiawan Nugroho, S.S., M.Si., melalui petugas loket pelayanan, menegaskan pentingnya masyarakat memahami batasan kewenangan antara tingkat desa dan kecamatan.
“Kami berharap masyarakat dapat memahami alur birokrasi, mana yang bisa diselesaikan langsung di kantor kecamatan dan mana yang memerlukan koordinasi dengan instansi vertikal atau memiliki mekanisme khusus,” ujar petugas tersebut di Kantor Kecamatan Bulakamba, Senin (9/3/2026).
Layanan yang Dapat Diproses Langsung
Untuk urusan kependudukan dan surat-menyurat yang menjadi kewenangan kecamatan, warga dapat langsung datang ke kantor layanan dengan membawa persyaratan lengkap. Adapun layanan yang dilayani langsung meliputi:
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Perekaman dan pengurusan KTP (Kartu Tanda Penduduk).
Pengurusan Kartu Keluarga (KK).
Surat Keterangan Pindah.
Pengurusan Dispensasi Nikah.
Surat Pengantar Pernikahan.
Penerbitan Izin Keramaian.
Layanan dengan Ketentuan Khusus
Di sisi lain, terdapat beberapa permohonan yang memerlukan verifikasi pihak ketiga atau prosedur operasional standar (SOP) tersendiri sehingga tidak dapat diproses secara instan di loket kecamatan. Berikut adalah daftar layanan tersebut:
Jenis Layanan Keterangan/Prosedur
SKTM & SKCK Dikelola oleh instansi terkait/Kepolisian.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Pengaduan Listrik Wajib menghubungi pihak PLN secara langsung.
Reaktivasi BPJS PBI Memerlukan koordinasi dengan perangkat desa dan validasi rumah sakit/Dinas Sosial.
Surat Domisili Alur penerbitan kini dialihkan ke instansi terkait (PLN).
Santunan Uang Duka Bersifat kondisional sesuai program yang sedang berjalan.
Waris & Proposal Memiliki mekanisme khusus dengan kewenangan penuh tingkat kecamatan.
Imbauan untuk Masyarakat
Pihak kecamatan menegaskan bahwa kebijakan alur ini diberlakukan guna memastikan tertib administrasi serta efisiensi waktu bagi masyarakat. Warga diimbau untuk selalu memastikan kelengkapan dokumen persyaratan sebelum mendatangi kantor pelayanan.
Bagi masyarakat yang membutuhkan informasi lebih mendetail mengenai persyaratan masing-masing layanan, dapat menghubungi kanal informasi resmi atau mendatangi loket pelayanan pada jam kerja yang telah ditentukan.
Reporter: Teguh
Editor: Casroni
BREBES, DN-II Wajah dunia pendidikan di Indonesia terus mengalami metamorfosis. Perbandingan antara sosok guru di era 70-an hingga 90-an dengan pendidik masa kini—yang didominasi generasi Milenial dan Gen Z—memantik diskusi mendalam mengenai pergeseran nilai, dedikasi, hingga tantangan profesionalisme di tengah gempuran teknologi.
Antara Dedikasi Murni dan Kecakapan Digital
Guru pada era 70-an hingga 90-an sering kali dikenang sebagai sosok dengan dedikasi yang berakar pada pengabdian tulus. Fokus utama mereka adalah transfer of knowledge. Meski dengan keterbatasan fasilitas, guru kala itu menjadi satu-satunya otoritas ilmu pengetahuan bagi murid-muridnya.
“Dulu, guru adalah pusat ilmu. Peran kami sangat dominan sebagai sumber informasi tunggal di kelas,” ujar Budi Wahyono, S.Pd., M.M., saat merefleksikan perubahan zaman.
Kini, paradigma tersebut berubah total. Guru masa kini dituntut memiliki keunggulan kompetitif dalam penguasaan teknologi. Ruang kelas bertransformasi menjadi ekosistem interaktif berbasis digital. Peran guru pun bergeser; dari sekadar pemberi ilmu menjadi fasilitator sekaligus kurator informasi di tengah banjirnya data dari internet.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Paradigma Disiplin: Dulu vs Sekarang
Perubahan paling kontras terlihat dalam metode penegakan disiplin di sekolah:
Era Klasik: Ketegasan sering kali diwujudkan melalui sanksi fisik yang dianggap sebagai bentuk “pendidikan karakter”. Saat itu, terdapat konsensus tak tertulis antara guru dan orang tua bahwa hukuman adalah bagian dari proses pendewasaan.
Era Modern: Guru kini berhadapan dengan paradigma hukum yang lebih ketat, khususnya terkait regulasi perlindungan anak. Hal ini membuat banyak pendidik memilih untuk “bermain aman”. Ketakutan akan tuntutan hukum membuat sanksi tegas mulai memudar, yang di satu sisi memberikan perlindungan bagi siswa, namun di sisi lain menciptakan tantangan baru dalam pembentukan kemandirian dan karakter siswa.
Realitas Kesejahteraan dan Kompleksitas Tantangan
Sektor kesejahteraan mencatatkan lompatan signifikan. Menilik ke belakang, banyak praktisi pendidikan memulai karier dengan penghasilan yang sangat terbatas, bahkan ada yang hanya menerima Rp100.000 per bulan di masa awal pengabdian mereka.
Saat ini, berkat kebijakan sertifikasi dan penyesuaian anggaran, posisi ekonomi guru jauh lebih stabil dengan pendapatan yang meningkat tajam. Namun, peningkatan kesejahteraan ini berbanding lurus dengan kompleksitas tuntutan administratif dan kompetensi yang harus dipenuhi.
Tantangan Menjaga Jiwa Pendidik
Di tengah disrupsi teknologi yang mengancam banyak profesi konvensional, profesi guru tetap memiliki satu elemen yang sulit digantikan oleh mesin: koneksi emosional.
Pakar pendidikan menekankan bahwa meskipun guru masa kini jauh lebih adaptif secara teknologi, ada kerinduan mendalam akan keteladanan, dedikasi spiritual, dan integritas moral yang menjadi ciri khas guru era terdahulu.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Kesimpulan
Modernisasi pendidikan memang membawa kemudahan akses informasi yang tak terbatas, namun menyisakan pekerjaan rumah besar: bagaimana menjaga nilai-nilai karakter di tengah laju digitalisasi. Menyeimbangkan kecanggihan teknologi dengan ketegasan moral dan empati adalah kunci utama bagi pendidik masa depan agar tetap relevan dan berdaya guna bagi generasi penerus bangsa.
Reporter: Teguh
TEGAL, DN-II Kondisi infrastruktur di ruas jalan tol lintas Pekalongan menuju Jakarta tengah menjadi sorotan tajam. Banyaknya titik jalan yang berlubang serta permukaan yang bergelombang dikeluhkan oleh para pengguna jalan karena dinilai membahayakan keselamatan berkendara.
Keluhan tersebut salah satunya datang dari Slamet (45), warga Kelurahan Padarbatang, Kecamatan Brebes, yang sehari-harinya melintasi jalur bebas hambatan ini. Menurutnya, kerusakan jalan terjadi hampir merata, baik di lajur lambat (kiri) maupun lajur cepat (kanan).
“Kondisinya rusak parah dan banyak lubang di mana-mana. Baik di sisi kanan maupun kiri, semuanya sulit dilewati,” ujar Slamet saat ditemui, Senin (9/3/2026).
Slamet, yang rutin menggunakan akses tol tersebut selama setahun terakhir, menambahkan bahwa kondisi ini telah berlangsung cukup lama tanpa adanya penanganan permanen yang menyeluruh. Hal ini memaksa para pengemudi untuk ekstra waspada, terutama saat melaju dalam kecepatan tinggi.
Rawan Kecelakaan, Warga Desak Perbaikan Segera
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Kerusakan jalan ini bukan sekadar persoalan kenyamanan, melainkan ancaman nyata bagi keselamatan nyawa. Berdasarkan informasi yang dihimpun, kondisi jalan yang tidak prima diduga menjadi pemicu terjadinya kecelakaan di ruas Tol Tegal beberapa waktu lalu, tepatnya pada sore hari.
Slamet berharap pihak pengelola jalan tol segera mengambil langkah konkret untuk melakukan perbaikan total sebelum kerusakan tersebut memicu insiden yang lebih fatal.
“Harapan saya sebagai pengguna jalan, segera diperbaiki. Jangan dibiarkan lama-lama karena ini taruhannya nyawa,” tegasnya.
Hingga berita ini diturunkan, para pengguna jalan diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat melintasi titik-titik rawan lubang di sepanjang ruas Pekalongan menuju Jakarta, serta senantiasa menjaga jarak aman antar kendaraan guna menghindari kecelakaan.
Reporter: Teguh
Editor: Casroni
BREBES, DN-II Memasuki tahun ketiga pelaksanaannya, program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus menunjukkan perkembangan signifikan. Tidak hanya konsisten menyasar ribuan siswa, program ini kini mulai memperluas jangkauan manfaatnya hingga mencakup para tenaga pendidik. (9/3/2026).
Berdasarkan hasil evaluasi terbaru, program ini kini tidak lagi sekadar berfokus pada kuantitas distribusi, tetapi juga mulai menitikberatkan pada pembenahan efektivitas operasional serta standarisasi mutu makanan di lapangan.
Guru Resmi Masuk Daftar Penerima
Tahun ini menjadi tonggak baru bagi kesejahteraan warga sekolah. Sebanyak 1.000 siswa dan 51 guru kini tercatat sebagai penerima manfaat program. Meski demikian, pihak pelaksana mengakui bahwa distribusi bagi tenaga pendidik masih dalam tahap penyesuaian.
“Ini momen spesial karena guru juga mendapatkan jatah. Namun, kami mengakui belum seluruh guru terdaftar mendapatkan distribusi secara merata di tahap awal ini. Sinkronisasi data terus kami perbaiki agar ke depan seluruh tenaga pendidik dapat terakomodasi,” ujar Kepala SMPN 1 Losari, Brebes, Budi Wahyono, S.Pd., M.M.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Standarisasi Mutu dan Sinergi Dapur
Secara teknis, pihak sekolah berperan sebagai penerima manfaat, sementara operasional dapur berada di bawah kendali pengelola khusus. Untuk menjaga standar kualitas yang seragam, sekolah berperan aktif sebagai pengawas kualitas.
Pihak sekolah menegaskan, setiap masukan mengenai aspek teknis masakan—seperti cita rasa atau tingkat kematangan—langsung dikomunikasikan kepada pengelola dapur. Hal ini menjadi bahan evaluasi harian guna memastikan standar gizi tetap terjaga.
Menu Seimbang dan Apresiasi Siswa
Aspek gizi menjadi prioritas utama dalam program ini. Menu harian disusun dengan komposisi seimbang yang mencakup karbohidrat, protein hewani (ayam, ikan, dan telur asin), serta pelengkap berupa buah segar dan kudapan.
Respons siswa terhadap kualitas menu sejauh ini cukup positif. Salah satu menu yang menjadi favorit adalah telur asin, yang dinilai memiliki tekstur “masir” dengan kadar garam yang pas. Mayoritas siswa melaporkan kepuasan atas cita rasa makanan yang disajikan secara rutin.
Mitigasi Keterlambatan Distribusi
Meski secara umum berjalan mulus, pihak manajemen menyoroti adanya insiden keterlambatan pengiriman makanan yang sempat terjadi satu kali, di mana makanan tiba setelah jam pulang sekolah.
Menanggapi hal tersebut, pengelola menegaskan bahwa insiden itu merupakan kasus tunggal yang telah dievaluasi secara ketat. Sebagai langkah antisipasi, jadwal memasak dan rute pengiriman kini diperketat agar distribusi selalu selaras dengan waktu istirahat sekolah.
Harapan ke Depan
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Konsistensi program selama ini dinilai berhasil membentuk kebiasaan makan sehat di lingkungan sekolah. Kunci keberhasilan ke depan terletak pada komunikasi intensif antara pihak sekolah dan penyedia jasa boga. Sinergi ini diharapkan mampu menjamin kesegaran dan kualitas setiap porsi makanan yang dikonsumsi, baik oleh siswa maupun guru.
Reporter: Teguh
JAKARTA, DN-II Dalam upaya mengakselerasi target SDM Unggul 2045, Pemerintah secara resmi membuka Program Pelatihan Vokasi Nasional Tahun 2026. Program ini hadir sebagai solusi strategis untuk menjembatani kesenjangan antara dunia pendidikan dan kebutuhan industri melalui skema link and match.
Program ini dirancang agar para peserta tidak hanya mendapatkan teori, tetapi juga penguasaan keahlian praktis yang relevan dengan dinamika pasar kerja terkini.
Fasilitas Komprehensif untuk Peserta
Pada Batch 1 ini, Pemerintah menyediakan kuota bagi 20.000 peserta. Program ini terbuka bagi lulusan SMA, SMK, dan MA sederajat tahun kelulusan 2023–2025. Peserta yang lolos seleksi akan mendapatkan dukungan penuh berupa:
Pelatihan Intensif: Materi yang disusun langsung bersama pelaku industri.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Fasilitas Penunjang: Makan siang gratis dan bantuan uang transportasi.
Legalitas Kompetensi: Sertifikat kompetensi resmi dari BNSP (Badan Nasional Sertifikasi Profesi).
Perlindungan Kerja: Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) melalui BPJS Ketenagakerjaan selama masa pelatihan.
Syarat dan Cara Pendaftaran
Bagi Sobat Setneg yang ingin meningkatkan daya saing, pastikan Anda memenuhi kriteria berikut:
Warga Negara Indonesia dengan usia minimal 17 tahun.
Lulusan SMA/SMK/MA sederajat (tahun 2023–2025).
Memiliki akun aktif di platform SIAPkerja.
Pendaftaran telah dibuka dan akan ditutup pada 24 Maret 2026. Segera daftarkan diri Anda melalui portal resmi: skillhub.kemnaker.go.id.
Jangan lewatkan kesempatan emas ini untuk mengasah skill dan membuka peluang karier yang lebih luas. Mari berkontribusi membangun Indonesia melalui kompetensi yang mumpuni!
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Red
#KemensetnegRI
#PelatihanVokasi2026
#SDMUnggul2045
#InfoLoker
#SiapKerja
Selengkapnya di:
Informasi selengkapnya, kunjungi: setneg.go.id
https://www.setneg.go.id/baca/index/pemerintah_buka_program_pelatihan_vokasi_nasional_2026_untuk_70000_peserta_simak_ketentuannya
Jakarta, DN-II Negara-negara anggota D-8 (Developing-8) kini semakin menegaskan posisinya sebagai kekuatan ekonomi yang tidak bisa dipandang sebelah mata. Dengan kontribusi mencapai 4,5% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) global—atau setara dengan 4,9 triliun USD—kelompok ini menjadi salah satu mesin penggerak ekonomi dunia yang menaungi 15,6% populasi penduduk bumi.
Fokus pada Ketahanan dan Keberlanjutan
Organisasi ini tidak hanya bergerak di bidang perdagangan umum, tetapi juga memfokuskan sinergi pada sektor-sektor vital untuk menjamin ketahanan ekonomi bagi 1,2 miliar penduduk anggotanya. Fokus strategis tersebut meliputi:
Ketahanan Energi: Mengelola transisi dan akses energi yang stabil.
Ketahanan Pangan: Memastikan suplai kebutuhan pokok di tengah ketidakpastian iklim.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Industri Halal: Mengoptimalkan potensi ekonomi syariah global yang terus berkembang pesat. 
Pertumbuhan Ekspor yang Tangguh
Di tengah tantangan ekonomi global kurun waktu 2020 hingga 2024, kinerja ekspor negara-negara D-8 justru menunjukkan performa impresif dengan peningkatan sebesar 9,1%.
Sektor manufaktur dan energi tetap menjadi tulang punggung, dengan sirkuit elektronik serta minyak petroleum memimpin sebagai komoditas ekspor utama. Hingga saat ini, Tiongkok dan Amerika Serikat masih menjadi mitra strategis utama bagi negara-negara D-8, dengan nilai transaksi perdagangan yang mencapai ratusan miliar USD.
Sinergi sebagai Kunci Masa Depan
Kolaborasi antarnegara berkembang ini membuktikan bahwa sinergi ekonomi adalah kunci dalam menjawab dinamika global yang terus berubah. Melalui kerja sama yang erat, negara-negara D-8 berhasil memperkuat daya tawar kolektif di pasar internasional sekaligus mendorong kesejahteraan ekonomi bagi masyarakat di masing-masing negara anggotanya.
Dukungan berkelanjutan dari berbagai pihak diharapkan dapat terus memperkuat posisi D-8, menjadikannya blok ekonomi yang tidak hanya tangguh, tetapi juga adaptif terhadap tantangan masa depan.
Ingin tahu lebih dalam mengenai kontribusi nyata D-8 bagi ekonomi dunia? Simak infografis di atas untuk data selengkapnya!
Red
#KemensetnegRI
#IndonesiaPimpinD8
#KenalD8
#EkonomiGlobal
#D8Organization
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
BOGOR, DN-II Presiden Prabowo Subianto menggelar rangkaian rapat koordinasi intensif dengan sejumlah menteri Kabinet Merah Putih di kediaman pribadinya, Hambalang, Bogor, Jawa Barat, pada Minggu (8/3/2026). Dalam pertemuan yang berlangsung dari siang hingga malam hari tersebut, Presiden memimpin lima rapat berbeda untuk membahas isu-isu strategis nasional dan internasional.
Agenda utama pertemuan tersebut mencakup akselerasi pembangunan sektor pendidikan tinggi dan pemantauan situasi geopolitik terkini. Berikut adalah poin-poin krusial yang dibahas dalam rapat tersebut:
Akselerasi Pendidikan STEM dan Kedokteran: Presiden meninjau perkembangan pembangunan 10 kampus baru yang difokuskan pada bidang Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM) serta pendidikan kedokteran untuk mencetak SDM unggul.
Internasionalisasi Perguruan Tinggi: Pemerintah terus mendorong pengembangan Perguruan Tinggi Negeri (PTN) agar mampu menembus peringkat global dan memperluas kolaborasi dengan berbagai universitas terkemuka di dunia.
Respons Situasi Timur Tengah: Presiden meminta pembaruan data dan analisis mendalam mengenai perkembangan situasi terkini di kawasan Timur Tengah yang berdampak pada stabilitas global.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Evaluasi Program Pendidikan Mahasiswa Palestina: Presiden meninjau perkembangan mahasiswa Palestina yang menempuh pendidikan di Universitas Pertahanan (Unhan). Program yang diinisiasi Prabowo sejak menjabat Menteri Pertahanan pada 2022 ini telah berkembang pesat dari 20-40 mahasiswa hingga kini mencapai hampir 200 mahasiswa.
Kesiapan Idulfitri: Menjelang 10 hari menuju perayaan Idulfitri, Presiden menekankan pentingnya kesiapan aparat dalam menjamin keamanan serta kelancaran arus mudik tahun ini.
Pertemuan strategis ini dihadiri oleh Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Wakil Menteri Pertahanan Donny Ermawan, Rektor Universitas Pertahanan, serta Direktur Utama PT Pindad Sigit Santosa.
Rangkaian rapat ini menegaskan komitmen pemerintah dalam menuntaskan agenda pembangunan nasional sembari tetap sigap merespons dinamika global serta persiapan hari besar keagamaan.
— TIW —
#CatatanSeskab
KABUPATEN TEGAL, DN-II Suasana pemerintahan di Desa Brekat, Kecamatan Tarub, Kabupaten Tegal mendadak memanas. Seluruh jajaran pengurus Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Brekat, mulai dari Direktur, Sekretaris, Bendahara, hingga Pengawas, secara resmi mengajukan surat pengunduran diri massal.
Direktur BUMDes Desa Brekat, Muslih, saat ditemui pada Minggu (8/3/2026), membenarkan kabar tersebut. Ia mengungkapkan bahwa faktor utama pengunduran diri ini adalah kondisi internal desa yang sudah tidak nyaman untuk menjalankan roda organisasi.
Transparansi Anggaran dan Pengelolaan Unit Usaha
Muslih menjelaskan, BUMDes yang ia pimpin mengelola modal sebesar 20% dari Dana Desa, yakni senilai Rp231 juta yang bersumber dari program Ketahanan Pangan (Ketapang). Dana tersebut dialokasikan untuk unit usaha penanaman jagung yang dipimpin oleh Akya.
“Secara administratif, unit tersebut memang di bawah Direktur, namun operasionalnya dipimpin oleh Saudara Akya karena beliau adalah praktisi petani jagung. Penentuan unit ini pun sudah melalui prosedur Musdes yang dihadiri Kades, pengawas, hingga pendamping desa,” terang Muslih.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Ia menegaskan bahwa posisi keuangan BUMDes saat ini dalam kondisi jelas dan dapat dipertanggungjawabkan. Dari total modal Rp231 juta, saat ini posisi keuangan mencakup saldo bank, biaya sewa tanah sebesar Rp48 juta, operasional sekitar Rp2 juta, dan sisanya masih dalam pengelolaan unit usaha.
“Kami sudah memberikan laporan dalam Musdes pada tanggal 14 lalu karena memang sudah masanya. Meski Pak Kades tidak hadir, rapat yang diundang BPD tetap berjalan sesuai ketentuan. Kami juga sudah berkonsultasi dengan Pak Camat terkait laporan ini,” tambahnya.
Beban Moral dan Konflik Audiensi
Mengenai alasan mundur, Muslih mengaku merasa tertekan secara moral akibat situasi desa yang tidak kondusif. Ia mengkhawatirkan dampak dari ketegangan antara warga dan Kepala Desa terhadap keberlangsungan modal BUMDes.
“Saya pribadi merasa tidak nyaman. Bendahara, Sekretaris, dan Pengawas sudah mundur duluan, akhirnya saya pun ikut mengajukan pengunduran diri. Ini bukan soal tidak sanggup mengelola, tapi saya khawatir kondisi ini menjadi beban moral jika terjadi kerugian akibat situasi yang tidak menentu,” tegas Muslih.
Kritik BPD Terhadap Kebijakan Kepala Desa
Ketua BPD Desa Brekat, Untung, memberikan catatan kritis terkait kisruh ini. Menurutnya, ketidaknyamanan pengurus BUMDes dipicu oleh suasana panas saat audiensi antara warga dan Kepala Desa beberapa waktu lalu.
“Masyarakat datang dengan santun sesuai prosedur untuk memberikan masukan, sebagaimana diatur dalam Pasal 68 UU Desa mengenai hak atas informasi. Namun, pernyataan Pak Kades saat itu justru bernada kasar sehingga memicu ketersinggungan warga,” ungkap Untung.
Selain masalah komunikasi, Untung juga menyoroti kejanggalan dalam pencairan anggaran BUMDes. Ia menyebut adanya tekanan agar dana sebesar Rp231 juta segera dicairkan ke pengelola unit pada bulan Juli, padahal masa garapan lahan baru berakhir pada Desember.
“Uang ada di rekening, lalu disuruh transfer atau cairkan ke pengelola (Akya) yang ditunjuk langsung oleh Penasehat (Kades). Logikanya, uang cair bulan Juli sementara tanah masih digarap petani dan baru selesai Desember, ini yang kami pertanyakan,” ujar Untung.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Kini, dengan mundurnya seluruh pengurus BUMDes, beban pengawasan dan penanganan masalah ini beralih ke tangan BPD. Masyarakat berharap adanya penyelesaian yang transparan agar aset desa tidak terbengkalai akibat konflik internal antara pimpinan desa dan pengelola lembaga desa.
Editor: Casroni
Reporter: Teguh
