Beranda » Kesehatan » Halaman 69

Kesehatan

BREBES, DN-II Menindaklanjuti program nasional Indonesia Asri, jajaran TNI dari Kodim 0713/Brebes dan Polres Brebes menggelar aksi kerja bakti (korve) massal di kawasan obyek wisata Pantai Randusanga Indah (Parin), Desa Randusanga Kulon, Kecamatan Brebes, pada Jumat (13/2/2026) pagi.

Kegiatan ini melibatkan sedikitnya 100 personel gabungan. Aksi bersih-bersih ini menyasar tumpukan sampah di sepanjang bibir pantai dan area wisata guna menciptakan lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan nyaman bagi para pengunjung.

Kapolres Brebes, AKBP Lilik Ardiansyah, S.H., S.I.K., M.I.R., M.I.P., yang memimpin langsung kegiatan tersebut, menegaskan bahwa aksi ini merupakan implementasi nyata instruksi Presiden terkait program kebersihan lingkungan.

“Kebersihan adalah wajah daerah kita. Sinergitas TNI-Polri dan instansi terkait hari ini adalah upaya membangun kesadaran kolektif. Kita ingin mengubah pandangan dunia terhadap tingkat kebersihan di Indonesia, dimulai dari langkah kecil di lingkungan sekitar kita,” ujar Kapolres saat memimpin apel kesiapan.

Kapolres Brebes juga menambahkan bahwa menjaga kebersihan bukan sekadar tugas instansi, melainkan tanggung jawab moral seluruh elemen masyarakat sebagai wujud dari nilai ibadah.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Senada dengan Kapolres, Kasdim 0713/Brebes, Mayor Arm Aris Khaerudin, S.Ag, menekankan bahwa kegiatan ini tidak boleh berhenti sebagai seremonial belaka. Ia berharap aksi ini menjadi pemantik bagi pengelola wisata dan masyarakat untuk menjaga kebersihan secara berkelanjutan.

“Jika Pantai Randusanga bersih dan tertib, maka sektor pariwisata akan meningkat. Hal ini tentu berdampak langsung pada penguatan ekonomi masyarakat lokal. Sinergi lintas sektoral adalah kunci,” tutur Kasdim.

Turut hadir dalam giat tersebut jajaran pejabat utama Polres Brebes, perwakilan Dinbudpar Kabupaten Brebes, serta Kepala Koordinator Pantai Randusanga Indah.

Aksi yang berlangsung selama tiga jam tersebut berbuah hasil. Area Pantai Randusanga Indah tampak lebih asri dan siap menyambut wisatawan dengan suasana yang lebih segar. (Red/Hms)

BREBES, DN-II Ancaman banjir akibat luapan sungai menghantui warga Desa Sidamulya, Kabupaten Brebes. Kondisi tanggul sungai di wilayah tersebut dilaporkan dalam status kritis, di mana debit air hanya menyisakan jarak sekitar setengah meter dari bibir tanggul.

Menanggapi situasi mendesak tersebut, warga bersama jajaran dinas terkait langsung melakukan aksi gotong royong lintas sektoral. Langkah ini diambil guna memperkuat struktur tanggul dan mengantisipasi risiko jebolnya dinding sungai yang dapat merendam pemukiman.

Penanganan Darurat: Matras Hingga Kayu Dolken

Kepala Desa Sidamulya, Sunoto, mengungkapkan bahwa rembesan air mulai terdeteksi di sejumlah titik krusial. Sebagai langkah mitigasi, berbagai bantuan material dari PSDA Provinsi, PSDA Kabupaten, BPBD, hingga Dinas PU telah diterjunkan ke lokasi.

“Kondisinya sangat kritis. Saat ini kami fokus pada penguatan tanggul menggunakan karung tanah, matras, kayu dolken, dan sasak bambu. Kami juga memasang terpal untuk menahan rembesan agar tidak semakin meluas,” ujar Sunoto saat memantau lokasi, Jumat (13/02/2026).

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Aksi bakti sosial ini telah berlangsung sejak Kamis lalu. Guna menjaga keberlanjutan tenaga di lapangan, Sunoto menerapkan sistem piket bergilir bagi warga dari setiap RT.

Rencana Pembangunan Pleoper dan Kendala Teknis

Selain langkah darurat, Dinas PU dilaporkan telah melakukan pengukuran untuk pembangunan Pleoper (Pelapis Lereng) permanen. Konstruksi ini direncanakan serupa dengan model yang ada di wilayah Tangki, yang nantinya akan dibarengi dengan peninggian jalan di sisi tanggul guna memperkokoh tebing sungai.

Meski demikian, Sunoto menyebut masih ada kendala teknis yang menghambat percepatan proyek permanen tersebut.

“Idealnya, sebelum pengerjaan pleoper, harus ada alat berat (ekskavator) untuk pengerasan jalan di samping tanggul. Pondasi jalan harus dikukuhkan terlebih dahulu sebagai akses dan penopang sebelum pengerjaan utama dimulai,” tambahnya.

Dukungan Logistik dan Atensi Pemerintah

Kritisnya kondisi tanggul Sidamulya mendapat perhatian serius dari jajaran pemerintah daerah. Tercatat, Wakil Bupati Brebes telah melakukan tinjauan lapangan sebanyak dua kali guna memastikan penanganan berjalan optimal.

Di sisi lain, aspek logistik bagi para relawan dan warga yang bekerja pun terus mengalir. Selain jaminan pangan dari Pemerintah Desa, PMI Kabupaten Brebes turut mendistribusikan sedikitnya 100 paket logistik setiap harinya untuk mendukung stamina warga di garda terdepan.

Reporter: Teguh

BREBES, DN-II Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Brebes bergerak cepat melakukan penanganan darurat terhadap kondisi tanggul Sungai Pemali yang kian kritis di Desa Sidamulya, Kecamatan Wanasari, Jumat (13/2/2026). Langkah preventif ini diambil guna mengantisipasi potensi jebolnya tanggul akibat pengikisan (abrasi) yang membuat badan tanggul kian menipis.

Pantauan di lokasi menunjukkan sejumlah alat berat dan material penguat mulai dikerahkan. Aksi nyata ini merupakan kolaborasi lintas sektoral antara BPBD Kabupaten Brebes, PSDA Pemali Comal, DPU Kabupaten Brebes, serta partisipasi aktif warga setempat.

Sinergi Lintas Sektoral Demi Keamanan Warga

Meskipun secara kewenangan Sungai Pemali berada di bawah PSDA Pemali Comal, Pemkab Brebes memandang perlu adanya langkah proaktif karena dampak risiko langsung bersentuhan dengan masyarakat lokal.

Rismanto, Subkor BPBD Brebes yang mewakili Kepala Pelaksana BPBD, Drs. Budhi Darmawan, M.Si, menegaskan bahwa sinergi adalah kunci dalam menghadapi ancaman bencana ini.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

“Hari ini, pihak PSDA Pemali Comal telah mendatangkan sandbag (kantong pasir) dan kayu dolken untuk cerucuk. Penanganan difokuskan pada penguatan struktur dasar tanggul di sisi sungai agar tidak semakin tergerus arus,” ujar Ismawan, Sekretaris Dinas PU Brebes saat memberikan keterangan di lapangan.

Inovasi Teknis: Tanggul Sekaligus Akses Jalan

Mewakili Kepala DPU Kabupaten Brebes, Dani Asmoro, S.T., M.T., Ismawan menjelaskan bahwa pihaknya telah menyiapkan skema teknis yang lebih efisien. Belajar dari keberhasilan di Desa Tengki, DPU akan menerapkan pola pembangunan akses jalan yang sejajar dengan tinggi tanggul.

“Kami berencana membuat jalan setinggi tanggul. Fungsinya ganda (multifungsi): sebagai penguat struktur agar tanggul tidak mudah terkikis, sekaligus menjadi akses transportasi bagi warga,” jelas Ismawan.

Efisiensi Anggaran di Tengah Kondisi Kritis

Untuk tahap awal, anggaran sebesar Rp 100 juta telah dialokasikan khusus untuk penanganan darurat ini. Meski bersifat temporer, DPU memastikan rekayasa teknik tetap melibatkan konsultan ahli agar hasil pengerjaan tepat sasaran di tengah keterbatasan dana.

“Kondisi tanggul sudah sangat tipis, jadi prioritas utama adalah keamanan warga. Konsultan sudah menghitung di lapangan agar dengan anggaran yang tersedia, kita bisa meminimalisir risiko jebolnya tanggul secepat mungkin,” tambahnya.

Budaya Gotong Royong yang Masih Kental

Aksi penanganan darurat ini juga diwarnai dengan semangat gotong royong yang luar biasa. Warga Desa Sidamulya tidak tinggal diam; mereka turun langsung bahu-membahu bersama petugas sejak hari pertama.

Berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) juga berbagi peran. Jika PSDA dan DPU bersinergi dalam penyediaan material tanah urug, pihak lain mendukung dengan penyediaan kayu dolken guna memperkokoh titik-titik paling kritis di sepanjang bantaran Pemali tersebut.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Reporter: Teguh

BREBES, DN-II Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) hari Kamis – Jumat 12-13 Februari 2026 menunjukkan aksi nyata kepedulian sosial dengan terjun langsung ke lokasi bencana. Instansi ini menyalurkan bantuan logistik bagi warga yang terdampak musibah banjir di wilayah Dukuh Bayur, Desa Bojong, Kecamatan Jatibarang, sebagai upaya meringankan beban masyarakat di tengah kondisi darurat.

Kepala BPKAD Kabupaten Brebes  Drs. Edy Kusmartono, M.Si. melalui salah satu petugas lapangan Iwan Prasetyawan ​Langkah ini Indonesia inisiatif rekan-rekan kantor, dan langkah ini diambil menyusul tingginya intensitas hujan yang menyebabkan pemukiman warga terendam air. Kondisi tersebut melumpuhkan sebagian aktivitas ekonomi dan domestik, sehingga kebutuhan akan pangan siap saji menjadi prioritas utama bagi warga yang bertahan di rumah maupun di titik pengungsian.

​Dalam penyaluran tahap awal ini, BPKAD mendistribusikan puluhan paket bantuan berupa 50 bungkus nasi ponggol serta air mineral kemasan. Pemilihan bantuan makanan siap saji ini didasari atas kondisi di lapangan, di mana banyak warga mengalami kesulitan untuk memasak secara mandiri akibat dapur dan peralatan rumah tangga yang terendam air.

​Penyerahan bantuan dilakukan secara langsung oleh tim BPKAD ke titik-titik lokasi yang terdampak paling parah. Dengan mendatangi rumah-rumah warga, tim memastikan distribusi bantuan tepat sasaran dan menjangkau mereka yang kesulitan akses mobilitas akibat genangan air yang masih cukup tinggi di area Dukuh Bayur.

​”Alhamdulillah, bantuan telah kami distribusikan kepada para korban banjir di titik Dukuh Bayur. Semoga bantuan ini dapat sedikit meringankan beban saudara-saudara kita yang sedang tertimpa musibah,” ujar perwakilan pihak BPKAD di sela-sela kegiatan distribusi bantuan tersebut.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

​Aksi kemanusiaan ini diharapkan dapat memicu semangat gotong royong dari berbagai pihak lainnya untuk turut berkontribusi dalam penanganan pascabencana. Hingga saat ini, BPKAD bersama unsur pemerintah daerah terkait terus memantau perkembangan situasi di lapangan guna memastikan kebutuhan dasar warga terdampak tetap terpenuhi selama masa pemulihan.

Reporter: Teguh

Brebes, DN-II Kepedulian TNI terhadap kesehatan masyarakat terus ditunjukkan melalui pendampingan kegiatan kewilayahan. Babinsa Serka Sagiman, turut serta mendampingi kegiatan Posyandu Balita dan Ibu Hamil dari Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes dilokasi TMMD Reguler 127 di Desa Cikuya, Kecamatan Banjarharjo, Brebes, Jawa Tengah. Jum’at (13/02/2026).

Kegiatan Posyandu tersebut merupakan program rutin yang diselenggarakan oleh Dinas Kesehatan, Bidan Desa dengan dukungan para kader PKK dan Babinsa. Posyandu bertujuan untuk memantau dan mengontrol kesehatan balita serta ibu hamil yang berdomisili di Desa Cikuya, mulai dari penimbangan berat badan balita, imunisasi, pemberian vitamin, makanan tambahan, hingga pemeriksaan kesehatan ibu hamil.

Dalam kesempatan tersebut, Serka Sagiman menyampaikan bahwa kehadirannya merupakan bentuk pendampingan, meningkatkan partisipasi warga, memotivasi kader, serta memperkuat sinergi dalam pencegahan stunting dan pemantauan kesehatan ibu dan balita di wilayah binaan. Babinsa aktif membantu memantau data tumbuh kembang anak, penimbangan, dan pengukuran tinggi badan untuk deteksi dini stunting.

“Sebagai Babinsa, kami mendukung sepenuhnya pelaksanaan Posyandu, termasuk program imunisasi balita. Ini merupakan bagian dari dukungan TNI terhadap program pemerintah dalam mewujudkan balita yang sehat demi terciptanya generasi penerus bangsa yang unggul,” ujar Serka Sagiman.

Ia juga menambahkan bahwa Posyandu memiliki peran yang sangat penting bagi masyarakat, khususnya ibu dan anak, sebagai sarana pemantauan tumbuh kembang balita serta kesehatan ibu hamil secara berkala.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

“Dengan adanya Posyandu, diharapkan kesehatan masyarakat dapat terus terjaga sehingga pada akhirnya mampu mewujudkan masyarakat yang sehat dan sejahtera,” pungkasnya.

Sementara Petugas Kesehatan Puskesmas Banjarharjo Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes Bidan Maryam, Amd. Keb. Menyampaikan bahwa kegiatan ini dilakukan Bersama dengan TNI untuk memberikan motivasi dan himbauan kepada warga untuk rutin membawa balita ke Posyandug guna meningkatkan pelayanan Kesehatan serta membantu kader dalam menyampaikan edukasi gizi dan kesehatan kepada masyarakat khususnya di Desa Cikuya. (Rio/tsm).

BREBES, DN-II Penantian panjang warga Desa Cikuya Kecamatan Banjarharjo Kabupaten Brebes akan air bersih segera berakhir. Satgas TMMD ke-127 Kodim 0713/Brebes bergerak cepat memulai pembangunan bak penampung air bersih sebagai solusi nyata atas krisis air yang selama ini menghantui masyarakat. Jum’at(13/2/2026)

Sejak pagi, personel Satgas TMMD bersama warga turun langsung ke lokasi, bahu-membahu mengerjakan pembangunan dengan penuh semangat. Kehadiran program ini menjadi harapan baru bagi warga yang selama bertahun-tahun harus berjalan jauh demi mendapatkan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari.

Komandan Satgas (Dansatgas) TMMD Ke-127 Letkol Inf Ambariyantomo, S.Hub.Int., menegaskan bahwa pemenuhan kebutuhan air bersih merupakan prioritas utama karena menyangkut kesehatan dan kelangsungan hidup masyarakat.

“Pembangunan bak penampung ini merupakan Program Unggulan TNI AD yang dilaksanakan pada TMMD Ke-127, diharapkan nantinya mampu menyalurkan air secara merata sehingga warga tidak lagi mengalami kesulitan untuk mendapatkan air bersih terutama saat musim kemarau.”tegas Dandim.

Raut wajah bahagia dan rasa syukur terpancar dari warga. Mereka optimistis, pembangunan tersebut akan mengakhiri penderitaan panjang akibat krisis air bersih yang selama ini dialami.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Melalui TMMD ke-127, TNI tidak hanya membangun fasilitas, tetapi juga menghadirkan harapan dan kehidupan yang lebih layak bagi masyarakat. Gotong royong yang terjalin menjadi bukti kuat kemanunggalan TNI-rakyat dalam mewujudkan kesejahteraan bersama.(Rio/dika)

BREBES, DN-II Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-127 Kodim 0713/Brebes benar-benar membawa “cahaya” baru bagi warga kurang mampu. Hal ini dirasakan langsung oleh Ibu Castem (60), warga Desa Cikuya yang menjadi salah satu penerima bantuan pemasangan instalasi listrik (KWh).

Momen menyentuh terjadi saat Serka Feri Wida Primawan, Babinsa Koramil 14/Banjarharjo, melakukan pengecekan rutin ke rumah Ibu Castem untuk memastikan progres bantuan tersebut, Jumat (13/02/2026). Di tengah temaram ruangan yang sedang dipersiapkan untuk dialiri listrik, ia mendapati Nayla (11), cucu Ibu Castem yang masih duduk di kelas 6 SD, sedang tekun belajar.

Meski proses penyambungan listrik sepenuhnya masih dalam tahap penyelesaian, semangat Nayla untuk menuntut ilmu tidak surut. Melihat kegigihan siswi kelas 6 tersebut, Serka Feri dengan sigap langsung duduk mendampingi Nayla untuk membantu memahami pelajaran sekolahnya.

“Saya sangat bangga melihat semangat Nayla. Walaupun selama ini keterbatasan penerangan menjadi kendala, dia tetap fokus belajar. Tugas kami di TMMD bukan hanya memasang kabel dan meteran listrik, tapi memastikan cahaya itu benar-benar berguna untuk masa depan anak-anak seperti Nayla,” ujar Serka Feri.

Bagi Ibu Castem, bantuan KWh listrik ini adalah impian yang menjadi kenyataan. Selama ini, aktivitas belajar Nayla di malam hari sangat terbatas. Dengan adanya program TMMD ini, ia berharap cucunya bisa belajar lebih nyaman dan berprestasi.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Kegiatan pendampingan belajar yang dilakukan Serka Feri ini menunjukkan bahwa personel Satgas TMMD tidak hanya bekerja dengan otot dan alat pertukangan, tetapi juga dengan hati. Kehadiran TNI di rumah-rumah warga memberikan motivasi moril yang besar, terutama bagi generasi muda di pelosok desa.

Pemasangan listrik ini merupakan satu dari sekian banyak sasaran non-fisik dan fisik TMMD ke-127 yang bertujuan meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan masyarakat di wilayah Kabupaten Brebes.(Rio/pradista)

BREBES, DN-II Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-127 Kodim 0713/Brebes tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga menyentuh aspek pendidikan karakter. Hal ini terlihat saat Serka Sagiman, salah satu personel Satgas TMMD, memberikan materi motivasi dan pembelajaran kepada siswa kelas 6 SDN Cikuya 01, Kecamatan Banjarharjo, Jum’at (13/02/2026).

Kehadiran prajurit TNI di dalam kelas ini menjadi pemandangan yang memotivasi para siswa. Dengan didampingi Guru Kelas 6, Ibu Waenah, S.Pd., Serka Sagiman memberikan materi wawasan kebangsaan serta dorongan moril agar anak-anak desa tidak patah semangat dalam mengejar cita-cita.

Dalam paparannya, Serka Sagiman menekankan pentingnya disiplin dan kerja keras sebagai kunci kesuksesan. Ia mengajak para siswa untuk terus rajin belajar meskipun berada di wilayah perdesaan.

“Anak-anak ini adalah masa depan bangsa. Melalui kegiatan non-fisik TMMD ini, kami ingin menanamkan rasa percaya diri kepada mereka bahwa anak desa juga bisa berprestasi dan meraih cita-cita setinggi langit,” ujar Serka Sagiman di sela-sela kegiatannya.

Waenah, S.Pd., selaku guru kelas, mengaku sangat terbantu dengan kehadiran personel TNI di sekolahnya. Menurutnya, sosok prajurit memberikan warna baru dalam metode pembelajaran yang membuat siswa lebih antusias dan disiplin.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Di tempat terpisah, Dandim 0713/Brebes selaku Dansatgas TMMD ke-127, Letkol Inf Ambariyantomo, S.Hub.Int., menyampaikan apresiasi yang tinggi atas inisiatif anggotanya di lapangan. Ia menegaskan bahwa edukasi adalah investasi jangka panjang dari program TMMD.

“Saya sangat mengapresiasi kegiatan pemberian motivasi kepada murid SD tersebut. TMMD bukan hanya soal membangun jalan atau jembatan, tapi juga tentang membangun SDM yang unggul. Kami ingin kehadiran TNI di Desa Cikuya memberikan dampak positif yang membekas di hati dan pikiran generasi muda,” tegas Letkol Inf Ambariyantomo.

Kegiatan ini menjadi salah satu agenda penting dalam sasaran non-fisik TMMD Reguler ke-127, guna memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat sejak usia dini.(Rio/pradista)

BREBES, DN-II Suasana akrab dan penuh tawa mewarnai sela-sela pengerjaan sasaran fisik TMMD Reguler ke-127 Kodim 0713/Brebes. Di tengah kesibukan merehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik Ibu Rastip, seorang anggota Satgas TMMD mendadak “dicegat” oleh warga setempat, Jum’at (13/02/2026).

Adalah Serka Feri Wida Primawan, yang juga menjabat sebagai Babinsa Desa Cikuya, yang menjadi sasaran aksi spontan ibu-ibu warga sekitar. Saat hendak beristirahat sejenak dari aktivitas pertukangan, ia dipanggil dengan kompak oleh sekelompok ibu yang sedang asyik mengolah singkong.

“Ke sini Pak Babin! Bantuin ini bikin misro Pak. Nanti kalau sudah jadi, saya kasih!” teriak salah satu ibu yang langsung diamini oleh rekan-rekannya dengan penuh semangat.

Mendengar ajakan tersebut, Serka Feri tak kuasa menolak. Dengan senyum lebar, ia langsung bergabung di teras rumah warga, membaur bersama mereka. Tanpa canggung, tangan yang biasanya memegang sekop dan palu itu kini ikut membantu membentuk adonan singkong berisi gula merah tersebut.

Bagi Serka Feri, momen seperti ini adalah esensi sebenarnya dari penugasan TMMD. Menurutnya, keberhasilan program bukan hanya diukur dari kokohnya bangunan fisik, tetapi dari seberapa erat ikatan emosional antara prajurit dan masyarakat.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

“Ini yang membuat lelah kami hilang. Sambutan warga Desa Cikuya sangat luar biasa. Diajak bikin misro bersama adalah bentuk perhatian yang tulus dari warga kepada kami,” ujar Serka Feri sambil sesekali bercanda dengan warga.

Canda gurau dan aroma manis gorengan misro yang mulai matang pun menyelimuti suasana istirahat siang itu. Ibu-ibu desa mengaku senang dengan kehadiran Satgas TMMD yang dinilai sangat membaur dan tidak menjaga jarak.

Kegiatan TMMD Reguler ke-127 di wilayah Kodim 0713/Brebes ini terus dikebut pengerjaannya, namun sisi humanis dan gotong royong seperti ini tetap menjadi bumbu utama yang memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat di perbatasan Jawa Tengah.(Rio/pradista)

BREBES, DN-II Dalam rangka menjaga dan meningkatkan kesiapan fisik serta kemampuan dasar keprajuritan, Komando Distrik Militer (Kodim) 0713/Brebes menggelar kegiatan Penilaian Siap Jasmani Militer (PSJM) di Halaman Makodim 0713/Brebes Jl. Jenderal Sudirman No.107 Brebes, Jawa Tenagh. Jum’at (13/2/2025).

Kegiatan PSJM kali ini meaksanakan kegiatan Hanmars 10 KM yang bertujuan untuk mengukur kemampuan jasmani prajurit serta memelihara kebugaran fisik mereka. Selain sebagai ajang pembinaan fisik, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk mempererat soliditas dan kebersamaan di lingkungan Kodim 0713/Brebes.

Komandan Kodim 0713/Brebes, Letkol Inf Ambariyantomo, S.Hub.Int., Menegaskan pentingnya latihan ini sebagai bagian dari upaya membina kemampuan dasar militer prajurit.

“Sebagai prajurit profesional, mereka diharapkan dapat memelihara dan menjaga kemampuan fisiknya dengan baik agar siap melaksanakan tugas pokok dalam mempertahankan kedaulatan NKRI,” tegas Dandim.

Lebih lanjut, Dandim menyampaikan bahwa PSJM merupakan program baru yang wajib dilaksanakan oleh seluruh satuan jajaran TNI AD. Program ini mendorong setiap prajurit untuk tetap prima tidak hanya dalam pelaksanaan tugas kewilayahan, tetapi juga dalam kemampuan dasar keprajuritan.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Sebelum pelaksanaan latihan, seluruh prajurit menjalani pemeriksaan kesehatan oleh Tim Kesehatan dari Poskes Kodim 0713/Brebes. Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan sesi pemanasan yang dipimpin oleh Bintara Staf Operasi, sebagai langkah awal persiapan fisik.

“Kegiatan ini merupakan wujud komitmen Kodim 0713/Brebes dalam menjaga kesiapsiagaan dan kekuatan fisik prajurit guna mendukung pelaksanaan tugas-tugas TNI AD yang semakin kompleks, diantaranya anggota juga dikirim untuk menyelesaikan pekerjaan fisik di Program TMMD Reg Ke-127 di Desa Cikuya Kecamatan Banjarharjo” pungkas Dandim. (Rio/dika)

You cannot copy content of this page