Jabar, DN-II Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto bersama Menteri Pertahanan Republik Indonesia (Menhan RI) Sjafrie Sjamsoeddin meninjau kesiapan prajurit TNI yang mengikuti Complex Warfare Course di Pusdiklatpassus, Batujajar, Jawa Barat, Sabtu (29/8/2026).
Dalam kunjungan tersebut, Panglima TNI meninjau langsung pelaksanaan kegiatan dan kesiapan prajurit dalam mengikuti materi latihan yang dirancang untuk menghadapi dinamika serta tantangan operasi di lingkungan strategis yang semakin kompleks.
Complex Warfare Course menjadi bagian dari upaya TNI untuk meningkatkan kemampuan, profesionalisme, dan kesiapan prajurit dalam menghadapi berbagai bentuk ancaman dan kompleksitas peperangan modern.
Kegiatan tersebut juga menjadi momentum untuk memastikan prajurit memiliki kemampuan yang adaptif, profesional, serta mampu melaksanakan tugas secara terintegrasi dalam menghadapi tantangan di masa mendatang. Red/Casroni
#tniprima #tniprofesional #indonesiaemas2045
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
KOTA TEGAL, DN-II Berhasil mengungkap peredaran narkoba dengan barang bukti ratusan gram sabu, tembakau gorila hingga obat-obatan terlarang, 11 personel Polres Tegal Kota menerima penghargaan dari Kapolres Tegal Kota AKBP Heru Antariksa Cahya.
Penghargaan diberikan langsung oleh Kapolres dalam apel di halaman Mapolres Tegal Kota, Senin (31/8/2026), yang diikuti seluruh personel.
Para penerima penghargaan tersebut, di antaranya personel Satnarkoba yang berhasil mengungkap sejumlah kasus narkotika dan obat-obatan terlarang.
Penghargaan juga diberikan kepada Kasat Narkoba Polres Tegal Kota AKP Ade Priyatna serta seorang personel Polisi Wanita (Polwan) yang memiliki kemampuan dan talenta dalam mendukung pelaksanaan tugas kepolisian.
Dalam arahannya, AKBP Heru mengatakan pemberian penghargaan merupakan bagian dari pembinaan institusi sekaligus bentuk apresiasi atas dedikasi, loyalitas dan pengabdian anggota dalam menjalankan tugas.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Menurutnya, penghargaan yang diberikan harus menjadi motivasi bagi personel untuk terus meningkatkan kinerja dan memberikan kontribusi terbaik bagi institusi maupun masyarakat.

Kapolres juga memberikan pesan khusus kepada para penerima penghargaan agar prestasi yang telah diraih tetap dijaga dengan sikap disiplin dan integritas.
“Jangan sampai penghargaan yang sudah diberikan hari ini, ke depan justru dicederai dengan pelanggaran disiplin maupun tindak pidana. Prestasi harus dipertahankan dengan terus menjaga nama baik pribadi dan institusi,” tegas AKBP Heru.
Ia menekankan, setiap anggota tetap harus menjunjung tinggi profesionalisme, integritas dan kedisiplinan dalam setiap pelaksanaan tugas, baik dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, penegakan hukum maupun menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
Kapolres berharap penghargaan tersebut tidak hanya menjadi bentuk apresiasi, tetapi juga cambuk bagi seluruh personel untuk terus berkarya dan memberikan pengabdian terbaik hingga akhir masa dinas.
Dalam apel yang sama, Kapolres juga memberikan kenaikan pangkat pengabdian kepada KBO Satreskrim Polres Tegal Kota Iptu Subiyanto menjadi AKP. Kenaikan pangkat tersebut diberikan menjelang dirinya memasuki masa purna tugas.
AKBP Heru berharap seluruh personel mampu menjaga amanah, mempertahankan prestasi, serta terus memberikan kontribusi positif bagi masyarakat, institusi Polri dan negara. ( S. Bimantoro )
Tegal, DN-II Polsek Dukuhturi hadir memberikan pengamanan dan pelayanan kepada masyarakat dalam pembukaan Pekan Olahraga dan Seni Antar Diniyah (PORSADIN) VII Tingkat Kabupaten Tegal Tahun 2026 yang berlangsung di SMP Negeri 1 Dukuhturi, Kecamatan Dukuhturi, Kabupaten Tegal, Minggu (30/8/2026).
Kapolsek Dukuhturi IPTU Ahmad Joni, S.H., M.H. bersama personel Polsek Dukuhturi terjun langsung melakukan pengamanan dan monitoring untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan yang dihadiri sekitar 500 peserta tersebut berjalan tertib, aman, dan lancar.
Pengamanan dilakukan sebagai bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat, khususnya dalam memberikan rasa aman pada kegiatan yang melibatkan peserta dari 18 kecamatan se-Kabupaten Tegal.
“Polri hadir untuk memastikan masyarakat dapat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan aman dan nyaman. Kami juga mengedepankan pendekatan humanis serta komunikasi dengan panitia dan masyarakat agar situasi tetap kondusif,” ujar IPTU Ahmad Joni.
Dalam pelaksanaannya, personel Polsek Dukuhturi melakukan pemantauan situasi di sekitar lokasi kegiatan, berkoordinasi dengan panitia serta unsur terkait, sekaligus mengantisipasi potensi gangguan keamanan maupun kepadatan aktivitas masyarakat di sekitar lokasi.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Tegal Noer Endro Susilo, Camat Dukuhturi Darmawan, S.IP., M.H., Danramil 10/Dukuhturi yang diwakili Serma M. Rony, Ketua DPC FKDT Kabupaten Tegal H. Muslikhudin, Ketua Panitia PORSADIN Moh. Ubaidillah, S.Pd.I., perwakilan peserta dari 18 kecamatan, serta tamu undangan lainnya.
PORSADIN VII menjadi ajang bagi para santri diniyah untuk mengembangkan bakat dan kemampuan di bidang olahraga maupun seni sekaligus mempererat silaturahmi. Polri melalui jajaran kewilayahan berkomitmen mendukung kegiatan positif masyarakat dengan memastikan aspek keamanan dan ketertiban tetap terjaga.
“Kami mengajak seluruh peserta, panitia, dan masyarakat untuk bersama-sama menjaga ketertiban. Dengan sinergi dan kepedulian bersama, kegiatan positif seperti PORSADIN dapat berlangsung aman, lancar, dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” tambah IPTU Ahmad Joni. ( S. Bimantoro )
BREBES, DN-II Menghadapi kondisi cuaca yang hingga saat ini masih mengalami musim kemarau berkepanjangan, Kodim 0713/Brebes bersama Yonif TP 434/SAS melaksanakan Shalat Istisqa atau shalat memohon turunnya hujan. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Makodim 0713/Brebes, Senin (31/08/2026).
Shalat Istisqa dilaksanakan sebagai bentuk ikhtiar dan doa bersama kepada Allah SWT agar segera menurunkan hujan, sehingga kondisi kekeringan yang terjadi dapat segera berakhir dan kebutuhan air bagi masyarakat maupun lingkungan dapat kembali terpenuhi.
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Komandan Kodim 0713/Brebes Letkol Inf Ambariyantomo, S.Hub.Int., dan diikuti oleh jajaran prajurit serta aparatur sipil negara (PNS) dari Kodim 0713/Brebes, Yonif TP 434/SAS, serta Subdenpom IV/1-4 Brebes.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kasdim 0713/Brebes Mayor Arm Aris Khaerudin, S.Ag., Dansubdenpom IV/1-4 Brebes Lettu CPM Sulaeman, S.H., M.H., para Perwira Staf (Pasi), para Danramil jajaran Kodim 0713/Brebes, serta seluruh anggota yang mengikuti kegiatan dengan penuh kekhusyukan.
Bertindak sebagai imam sekaligus memberikan tausiyah dalam pelaksanaan Shalat Istisqa, Ustadz Wardjanto. Dalam penyampaiannya, jamaah diajak untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT, memperbanyak istighfar, memohon ampun atas segala dosa dan kekhilafan, serta senantiasa memperbanyak amal kebaikan.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Shalat Istisqa merupakan salah satu bentuk ikhtiar umat Islam ketika menghadapi kondisi kekeringan dan membutuhkan turunnya hujan. Melalui pelaksanaan shalat tersebut, seluruh peserta memanjatkan doa agar Allah SWT memberikan rahmat berupa turunnya hujan yang membawa keberkahan bagi seluruh masyarakat.
Suasana khidmat dan penuh kekhusyukan tampak selama pelaksanaan kegiatan. Para prajurit dan PNS yang hadir mengikuti setiap rangkaian ibadah dengan tertib, mulai dari pelaksanaan shalat hingga doa bersama.
Dandim 0713/Brebes Letkol Inf Ambariyantomo mengatakan bahwa pelaksanaan Shalat Istisqa merupakan salah satu bentuk ikhtiar bersama dalam menghadapi kondisi kemarau yang berlangsung cukup panjang.
Menurutnya, selain melakukan berbagai upaya secara nyata untuk membantu masyarakat menghadapi dampak kekeringan, jajaran TNI juga senantiasa mengedepankan pendekatan spiritual dengan memanjatkan doa kepada Allah SWT.
“Ini merupakan bentuk ikhtiar kita bersama. Di samping melakukan berbagai upaya nyata dalam membantu masyarakat menghadapi musim kemarau dan kekeringan, kita juga memohon kepada Allah SWT agar segera diberikan hujan yang membawa manfaat dan keberkahan,” ujar Dandim.
Dandim menambahkan, kondisi kemarau berkepanjangan dapat memberikan dampak terhadap ketersediaan air, baik untuk kebutuhan rumah tangga, pertanian maupun kebutuhan lainnya. Oleh karena itu, diperlukan kepedulian dan kebersamaan seluruh elemen masyarakat dalam menghadapi kondisi tersebut.
“Semoga dengan doa dan ikhtiar yang kita lakukan bersama ini, Allah SWT segera menurunkan hujan yang cukup, sehingga kebutuhan air masyarakat dapat terpenuhi dan kondisi lingkungan kembali normal,” harapnya.
Selain sebagai bentuk permohonan kepada Allah SWT, kegiatan Shalat Istisqa juga menjadi momentum bagi seluruh personel untuk melakukan introspeksi diri serta meningkatkan kepedulian terhadap kondisi lingkungan dan masyarakat di sekitarnya.
Jajaran Kodim 0713/Brebes selama ini juga terus mendorong kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak musim kemarau. Semangat kebersamaan dan gotong royong menjadi bagian penting dalam menghadapi berbagai persoalan yang muncul akibat kondisi cuaca ekstrem maupun kekeringan.
Pelaksanaan Shalat Istisqa tersebut juga menunjukkan bahwa tugas pengabdian prajurit tidak hanya diwujudkan melalui kegiatan sosial dan kemanusiaan, tetapi juga melalui upaya membangun kepedulian moral dan spiritual di tengah kehidupan bermasyarakat.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Dengan dilaksanakannya Shalat Istisqa secara bersama-sama, seluruh peserta berharap hujan segera turun di wilayah Kabupaten Brebes dan sekitarnya. Hujan yang diharapkan bukan hanya sekadar mengakhiri musim kemarau, tetapi juga menjadi rahmat yang mampu mengembalikan ketersediaan sumber air, menyuburkan lahan pertanian, serta memberikan manfaat bagi kehidupan masyarakat secara luas.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan doa bersama. Seluruh peserta menundukkan kepala dan memanjatkan permohonan kepada Allah SWT agar diberikan hujan yang bermanfaat, tidak menimbulkan bencana, serta membawa keberkahan bagi masyarakat Kabupaten Brebes dan seluruh wilayah sekitarnya.
Melalui kegiatan tersebut, Kodim 0713/Brebes bersama Yonif TP 434/SAS menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, baik melalui pengabdian secara langsung maupun dengan membangun semangat kebersamaan dalam menghadapi berbagai tantangan yang terjadi di wilayah.
Shalat Istisqa di Makodim 0713/Brebes diharapkan menjadi ikhtiar bersama sekaligus pengingat bahwa dalam menghadapi kondisi alam yang tidak menentu, manusia perlu terus berusaha, menjaga lingkungan, memperkuat kepedulian sosial, serta senantiasa memohon pertolongan dan rahmat dari Allah SWT. Red/Casroni
PANGKALPINANG, DN-II Dunia ketenagakerjaan di Kota Pangkalpinang dihebohkan dengan mencuatnya kasus dugaan pemecatan sepihak yang dibalut dalam rekayasa pengunduran diri. (30/8/2026).
Seorang karyawan bernama Agung, yang telah mendedikasikan waktu selama sembilan tahun mengabdi di SPBU 24.331.69 kawasan Selindung Baru, mengaku dipaksa hengkang tanpa melalui mekanisme Surat Peringatan (SP) yang sah secara hukum.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, kemelut ini bermula pada 22 Agustus 2026. Manajer Operasional SPBU, Cecep, memanggil Agung dalam sebuah pertemuan tertutup empat mata. Dalam pertemuan tersebut, Cecep secara terbuka menyampaikan adanya instruksi dari pihak eksternal Pertamina yang disebut merasa terganggu dengan kehadiran Agung di SPBU tersebut.
Alasan yang dijadikan dasar pemecatan adalah rekaman CCTV yang memperlihatkan Agung mengisi bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite ke dalam mobil Suzuki Ertiga miliknya secara berulang. Menanggapi tuduhan ini, Agung tidak menampik adanya rekaman tersebut, namun ia mempertanyakan objektivitas serta kejanggalan proses penegakan hukum internal yang dinilai sarat akan rekayasa.
Dugaan Pencarian Kambing Hitam dan Standar Ganda
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Agung menilai penanganan kasus ini sangat tidak adil dan menyisakan banyak kejanggalan fundamental yang mengarah pada upaya cuci tangan oleh pihak manajemen. Ia menyoroti empat poin krusial:
Intervensi Eksternal Tanpa Verifikasi: Agung mempertanyakan landasan pihak luar atau oknum Pertamina yang seolah memiliki otoritas langsung untuk mendikte pemecatan karyawan mitra tanpa melalui investigasi atau verifikasi independen oleh manajemen internal SPBU.
Selektivitas Penegakan Hukum: Jika pengisian BBM ke kendaraan pribadi dianggap pelanggaran berat, Agung menduga tindakan serupa turut dilakukan oleh pihak lain secara berjemaah. Ia merasa sengaja dijadikan scapegoat (kambing hitam) untuk melindungi pihak tertentu.
Abaikan Tanggung Jawab Manajerial: Sebagai pengawas operasional langsung, Agung menilai Manajer seharusnya menjadi pihak pertama yang bertanggung jawab atas pengawasan di lapangan, alih-alih langsung menjatuhkan sanksi terberat kepada staf bawahannya.
Modus Operasi Rekayasa Resign: Alih-alih menerbitkan Surat Keputusan (SK) PHK resmi yang memuat hak-hak normatif dan perhitungan pesangon sesuai Undang-Undang Cipta Kerja, pihak manajemen justru menekan Agung untuk menandatangani surat pengunduran diri.
Pelanggaran Hak Normatif Selama Sembilan Tahun
Kasus ini juga membuka kotak pandora terkait dugaan pengabaian hak-hak normatif pekerja selama sembilan tahun masa kerja Agung. Ia mengaku hanya pernah menandatangani kontrak kerja sebanyak tiga kali, yang mengindikasikan ketidakstabilan hubungan industrial. Selain itu, hak-hak dasar seperti cuti tahunan diklaim tidak pernah diberikan secara transparan, ditambah pemutusan hubungan kerja yang kerap dilakukan sebelum masa transisi kontrak berikutnya jelas.
”Saya merasa diperlakukan tidak adil. Saya akan mencari keadilan untuk mendapatkan hak-hak saya yang telah dirampas,” tegas Agung dengan nada geram.
Manajemen Belum Memberikan Konfirmasi
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Hingga berita ini diterbitkan, Tim Jejaring Media telah berupaya melakukan konfirmasi lanjutan kepada Cecep selaku Manajer SPBU 24.331.69 guna mendapatkan keseimbangan informasi terkait tuduhan pemaksaan resign, intervensi pihak ketiga, serta dugaan pelanggaran aturan ketenagakerjaan. Namun, hingga berita ini diturunkan, pihak manajemen belum memberikan respons atau keterangan resmi.
Kasus ini kini menjadi sorotan tajam publik, mencerminkan kerentanan posisi pekerja kontrak jangka panjang di sektor hilir migas serta urgensi intervensi Dinas Ketenagakerjaan untuk memastikan tegaknya keadilan normatif di lapangan. (Tim Redaksi)
Jakarta, DN-II Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81, Tentara Nasional Indonesia (TNI) menggelar pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat di Patung Kuda Monas, Bundaran HI, dan Gelora Bung Karno, Jakarta Pusat, Minggu (30/8/2026).
Kegiatan ini merupakan wujud kepedulian dan komitmen TNI dalam membantu meningkatkan derajat kesehatan masyarakat sekaligus mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat. Pemeriksaan meliputi tekanan darah, gula darah, kolesterol, serta konsultasi kesehatan yang diberikan secara gratis.
Kapuskes TNI Mayjen TNI dr. Hadi Juanda mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian TNI kepada masyarakat sekaligus bagian dari rangkaian kegiatan menyambut HUT ke-81 TNI.

“Kegiatan pemeriksaan kesehatan gratis ini merupakan bentuk kepedulian TNI kepada masyarakat sekaligus bagian dari rangkaian kegiatan menyambut HUT ke-81 TNI. Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat dan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan,” ujar Kapuskes TNI.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Pelaksanaan bakti kesehatan dalam rangka HUT ke-81 TNI mendapat antusiasme dari masyarakat. Hingga saat ini, kegiatan tersebut telah melayani pemeriksaan kesehatan gratis kepada 1.279 masyarakat di sejumlah lokasi pelaksanaan.
Melalui kegiatan ini, TNI menegaskan komitmennya untuk terus hadir dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat, khususnya di bidang kesehatan, sebagai bagian dari pengabdian kepada bangsa dan negara. Red
#tniprima #tniprofesional #indonesiaemas2045
ACEH SINGKIL, DN-II Dewan Pakar sekaligus Ketua Advokasi Hukum Pengurus Daerah Persatuan Guru Republik Indonesia (PD PGRI) Kabupaten Aceh Singkil, Profesor Sutan Nasomal, menegaskan komitmennya untuk memperjuangkan peningkatan kesejahteraan, status pendidikan, serta wawasan para guru di daerah tersebut. (30/8/2026).
Hal tersebut disampaikannya menyusul pelaksanaan Konferensi Kerja PD PGRI Kabupaten Aceh Singkil. Prof. Sutan menyatakan bahwa seluruh pengurus sepakat menyatukan visi agar PD PGRI Aceh Singkil menjadi barometer dan ikon organisasi profesi guru, khususnya di Provinsi Aceh.
”Seluruh pengurus komponen akan berjuang bersama-sama memajukan organisasi profesi guru, mengupayakan peningkatan pengetahuan wawasan, status pendidikan, hingga kesejahteraan anggota,” ujar Profesor Sutan Nasomal saat dikonfirmasi dari Markas Pusat Perkumpulan Advokat Muda Indonesia (AYAI) di Cijantung, Jakarta.
Tujuh Agenda Strategis Hasil Konferensi Kerja
Konferensi Kerja PD PGRI Kabupaten Aceh Singkil Tahun 2026 menetapkan tujuh agenda strategis sebagai arah program organisasi ke depan:
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Pembentukan Pengurus Baru: Pembentukan pengurus PGRI Cabang Kecamatan se-Kabupaten Aceh Singkil yang berlangsung dari 29 Agustus hingga 5 September 2026.
Peringatan Hari Guru Nasional 2026: Penetapan pelaksanaan puncak HGN 2026 pada 25 November 2026 di Kecamatan Singkil selaku ibu kota kabupaten.
Penguatan Advokasi Hukum: Optimalisasi perlindungan hukum bagi anggota melalui Lembaga Bantuan Hukum (LBH) PGRI Aceh Singkil di bawah koordinasi Prof. Sutan Nasomal.
Digitalisasi Organisasi: Pendataan anggota serta penerapan Kartu Tanda Anggota (KTA) digital elektronik bagi seluruh guru se-Kabupaten Aceh Singkil.
Peningkatan Kualifikasi Akademik: Pendataan anggota yang belum menyelesaikan pendidikan strata satu (S1) serta fasilitasi bagi guru yang berminat melanjutkan studi ke jenjang magister (S2).
Kegiatan Sosial dan Kemanusiaan: Penguatan solidaritas untuk membantu anggota dan keluarga besar PGRI yang tertimpa musibah, bencana alam, atau persoalan sosial.
Pendirian Koperasi Guru: Pembentukan wadah kemandirian ekonomi melalui Koperasi Guru Aceh Singkil yang berfokus pada peningkatan kesejahteraan, layanan simpan pinjam terpercaya, serta pengembangan usaha produktif anggota.
Melalui perumusan program kerja ini, jajaran pengurus PGRI Aceh Singkil berkomitmen untuk menghadirkan langkah nyata yang berdampak langsung bagi kemajuan dunia pendidikan serta perlindungan profesi guru di daerah. Red
PURBALINGGA, DN-II Kantor Imigrasi Kelas I TPI Cilacap memperluas jangkauan layanan keimigrasian melalui program jemput bola “Kancil Ngapak” yang diselenggarakan di Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Purbalingga pada akhir pekan, Sabtu hingga Minggu, 29–30 Agustus 2026.
Kegiatan ini bertujuan mendekatkan pelayanan pembuatan paspor kepada masyarakat di wilayah Kabupaten Purbalingga, khususnya bagi calon jemaah haji serta pemohon umum yang memiliki keterbatasan waktu mengurus dokumen di hari kerja.
Pelayanan yang dimulai pukul 08.00 WIB ini memadukan sistem antrean online melalui aplikasi M-Paspor dan jalur khusus untuk memastikan proses berjalan tertib dan transparan. Selama dua hari pelaksanaan, total sebanyak 36 pemohon berhasil dilayani oleh petugas, yang seluruhnya mengajukan permohonan Paspor Elektronik (e-passport).
Rincian Pelayanan
Sabtu, 29 Agustus 2026: 31 pemohon (12 jalur M-Paspor dan 19 jalur walk-in khusus jemaah haji).
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Minggu, 30 Agustus 2026: 5 pemohon melalui jalur M-Paspor.
Pelayanan optimal ini terlaksana berkat penugasan tim yang terdiri dari tujuh pegawai Kantor Imigrasi Kelas I TPI Cilacap, yaitu Amon Surono, Niken Brilianingrum, Arresta Bayu Aji, Nova Dwi Nur Fauzan, Sudarman, Agung Susanto, dan Yulianita Widyaningsih.
Melalui suksesnya pelaksanaan program Kancil Ngapak ini, Kantor Imigrasi Kelas I TPI Cilacap berharap kemudahan akses layanan keimigrasian dapat terus dirasakan secara merata oleh masyarakat di seluruh wilayah kerjanya.
(Red/Fitriani)
Brebes, DN-II Pelaksanaan proyek Bantuan Pemerintah Program Revitalisasi Satuan Pendidikan Tahun 2026 di SDN Jubang 1, Kecamatan Bulakamba, Kabupaten Brebes, disorot warga akibat dugaan penggunaan material kayu keropos yang dipasang kembali. Berdasarkan temuan di lapangan, material yang tidak layak tersebut tetap dimanfaatkan dalam proses pengerjaan konstruksi. (29/8/2026).
Proyek dengan nilai anggaran sebesar Rp819.122.170 yang bersumber dari APBN Tahun Anggaran 2026 ini dikelola oleh Panitia Pembangunan Satuan Pendidikan (P2SP) SDN Jubang 1 dengan waktu pelaksanaan selama 120 hari kalender (Agustus – Desember 2026). Namun, mekanisme pengawasan di lokasi disinyalir lemah. Para pekerja di lapangan terkesan tertutup saat dikonfirmasi mengenai spesifikasi teknis dan identitas pemborong.
”Sudah dua kali saya temui pemborongnya tidak ada terus sampai hampir pekerjaan kelar. Pekerja setiap dikonfirmasi seolah-olah menutup diri dan selalu bilang kurang paham terkait nama pemborong dan yang lainnya. Bahkan semua pekerja bilang bisa kerjaan di sini lewat online Facebook,” ungkap AD, salah satu pekerja proyek, Jumat (28/8).
Ketertutupan pengelola dan penggunaan material bekas atau keropos berpotensi melanggar sejumlah ketentuan perundang-undangan yang berlaku mengenai standar mutu bangunan negara dan keterbukaan informasi publik.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Aspek Hukum dan Regulasi Terkait
Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2017 tentang Jasa Konstruksi: Pasal 59 jo. Pasal 70 menegaskan bahwa penyedia jasa dan/atau pengguna jasa yang tidak memenuhi standar keamanan, keselamatan, kesehatan, dan keberlanjutan (K3) serta spesifikasi teknis dalam kontrak kerja dapat dikenai sanksi administratif hingga pidana apabila kelalaian tersebut menimbulkan kerugian negara atau kegagalan bangunan.
Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik (KIP): Penggunaan dana yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) bersifat transparan. Pelaksanaan proyek swakelola maupun kontraktual oleh P2SP wajib memberikan akses informasi yang jelas kepada publik terkait pelaksana, Rencana Anggaran Biaya (RAB), dan penanggung jawab kegiatan.
Peraturan Presiden Nomor 12 Tahun 2021 tentang Perubahan atas Perpres Nomor 16 Tahun 2018 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah: Mengatur kewajiban penerapan prinsip efektivitas, efisiensi, transparansi, dan akuntabilitas dalam setiap penggunaan keuangan negara, termasuk proyek rehabilitasi fasilitas pendidikan.
Temuan ini mendesak pihak Dinas Pendidikan, Inspektorat Daerah, serta Tim Pengawal dan Pengaman Pemerintahan dan Pembangunan Daerah (TP4D/aparat penegak hukum) Kabupaten Brebes untuk segera turun tangan melakukan inspeksi mendadak (sidak) guna menguji kelaikan struktur bangunan demi keselamatan peserta didik di SDN Jubang 1.
Tim Investigasi
Jakarta, DN-II Tentara Nasional Indonesia (TNI) kembali menambah jumlah personel penyuluh untuk mendukung penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di wilayah Kalimantan. Sebanyak 308 personel penyuluh diberangkatkan dari Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Sabtu (29/8/2026).
Dari jumlah tersebut, sebanyak 216 personel penyuluh diterbangkan menuju Pontianak, Kalimantan Barat, sedangkan 92 personel lainnya menuju Balikpapan, Kalimantan Timur. Sampai saat ini TNI sudah mengerahkan Total 1.138 personel Penyuluh untuk memperkuat penanganan Karhutla di Sumatera dan Kalimantan.
Pengerahan terbaru sebanyak 308 personel Pati dan Pamen tersebut berasal dari Mabes TNI, TNI Angkatan Darat, TNI Angkatan Laut, TNI Angkatan Udara, Sesko TNI dan Seskoal.

Pengerahan personel penyuluh ini menjadi bagian dari komitmen TNI dalam mendukung pemerintah menangani Karhutla secara terpadu. Melalui kehadiran personel di lapangan, TNI terus memperkuat sinergi dengan seluruh unsur terkait guna mencegah meluasnya Karhutla serta melindungi masyarakat dan lingkungan. Red
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
#tniprima #tniprofesional #indonesiaemas2045
You cannot copy content of this page

