Beranda » Politik » Halaman 5

Politik

Brebes, DN-II Dalam rangka membentuk karakter pelajar yang disiplin, taat hukum, dan menjauhi perilaku menyimpang, Polsek Banjarharjo melaksanakan kegiatan pembinaan dan penyuluhan (binluh) kepada siswa-siswi kelas X SMA Negeri 1 Banjarharjo yang tengah mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), Senin (13/7/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Aula SMAN 1 Banjarharjo tersebut diikuti oleh seluruh peserta MPLS. Hadir sebagai pemateri Aipda Indra Aprianto selaku Kanit Binmas, Aipda Heru Riawan, serta Bripka Sutrisno selaku Bhabinkamtibmas.

Dalam penyampaiannya, Aipda Indra Aprianto memberikan edukasi mengenai bahaya kenakalan remaja, seperti tawuran, bullying, dan penyalahgunaan narkoba. Para siswa juga diberikan pemahaman mengenai dampak buruk penyalahgunaan narkoba, baik dari sisi kesehatan, sosial, maupun ancaman pidana bagi para pelakunya. Untuk memperkuat materi, peserta diajak menyaksikan video edukasi tentang bahaya penyalahgunaan narkoba.

Sementara itu, Aipda Heru Riawan menyampaikan materi tentang keselamatan berlalu lintas. Para pelajar diberikan pemahaman mengenai rambu-rambu lalu lintas, etika berkendara di jalan raya, serta larangan penggunaan knalpot yang tidak sesuai spesifikasi teknis sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

Kapolsek Banjarharjo AKP Ahmad Su’udi, S.H., menyampaikan bahwa kegiatan pembinaan dan penyuluhan kepada pelajar merupakan langkah preventif kepolisian dalam mencegah berbagai bentuk kenakalan remaja sekaligus menanamkan kesadaran hukum sejak dini.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

“Diharapkan melalui kegiatan ini para pelajar mampu menjadi generasi yang berkarakter, menjauhi tawuran, bullying, penyalahgunaan narkoba, serta senantiasa mematuhi aturan berlalu lintas demi keselamatan bersama,” ujarnya.

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar sebagai wujud sinergi antara Polsek Banjarharjo dan pihak sekolah dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, dan kondusif. Red/Hms

Brebes, DN-II Satlantas Polres Brebes terus mengintensifkan upaya preventif dalam menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas melalui kegiatan Pendidikan Masyarakat Lalu Lintas (Dikmas Lantas). Salah satunya diwujudkan dengan memberikan sosialisasi tertib berlalu lintas kepada peserta didik baru dalam rangka Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS).

Pada Senin (13/7), Kanit Kamsel Satlantas Polres Brebes melaksanakan sosialisasi di dua sekolah, yakni SMA Negeri 2 Brebes, kemudian dilanjutkan di SMA Negeri 1 Losari, Kabupaten Brebes.

Dalam kegiatan tersebut, para peserta didik baru diberikan edukasi mengenai pentingnya mematuhi peraturan lalu lintas, penggunaan helm berstandar SNI, etika berlalu lintas, serta keselamatan berkendara bagi pelajar. Penyampaian materi dikemas secara interaktif melalui pemaparan materi dan sesi tanya jawab sehingga para siswa dapat memahami pentingnya keselamatan berlalu lintas sejak usia dini.

Kasatlantas Polres Brebes, AKP Ahmad Zainurrozaq, mengatakan bahwa kegiatan sosialisasi pada masa MPLS menjadi momentum yang tepat untuk membangun kesadaran hukum dan budaya tertib berlalu lintas di kalangan generasi muda.

AKP Ahmad Zainurrozaq menyampaikan bahwa pelajar merupakan salah satu kelompok yang perlu mendapatkan edukasi secara berkelanjutan agar memiliki pemahaman yang baik tentang keselamatan berlalu lintas.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

“MPLS merupakan momentum yang sangat baik untuk menanamkan nilai-nilai disiplin, termasuk disiplin dalam berlalu lintas. Kami berharap para pelajar memahami bahwa keselamatan di jalan merupakan tanggung jawab bersama,” terangnya Selasa (24/7/2026).

Lebih lanjut, Kasatlantas menegaskan bahwa Satlantas Polres Brebes akan terus memperkuat sinergi dengan sekolah-sekolah melalui kegiatan Dikmas Lantas sebagai langkah preventif dalam menciptakan generasi muda yang sadar hukum, disiplin, dan berbudaya tertib berlalu lintas.

Melalui kegiatan ini diharapkan para pelajar tidak hanya memahami aturan lalu lintas, tetapi juga mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari sehingga dapat mendukung terwujudnya Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, dan Kelancaran Lalu Lintas (Kamseltibcarlantas) di wilayah hukum Polres Brebes.

“Dengan mematuhi aturan lalu lintas, menggunakan helm SNI saat berkendara, serta mengutamakan keselamatan daripada kecepatan, mereka dapat melindungi diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya. Kami juga mengajak seluruh pelajar untuk menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas, baik di lingkungan sekolah, keluarga, maupun masyarakat,” tutupnya. Red/Hms

Boyolali, DN-II Komandan Kodim (Dandim) 0724/Boyolali, Letkol Inf Gunawan Nurbathin, memimpin Rapat Anggota Luar Biasa (RALB) Primer Koperasi Kartika D-04 Boyolali yang digelar di Aula Makodim 0724/Boyolali, Jalan Pandanaran, Desa Tegalmulyo, Kecamatan Mojosongo, Kabupaten Boyolali, Senin (13/7/2026).

RALB diselenggarakan sebagai tindak lanjut perpindahan tugas Ketua Primer Koperasi Kartika D-04 Boyolali sebelumnya, Kapten Arh Iswadi Yusuf ke Yon TP 454/SPD. Sesuai Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) koperasi, pergantian kepengurusan dilakukan melalui mekanisme rapat anggota guna menjamin keberlangsungan organisasi yang demokratis dan profesional.

Dalam sambutannya, Dandim 0724/Boyolali menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang selama ini telah memberikan dukungan, bimbingan, dan kontribusi terhadap kemajuan Primer Koperasi Kartika D-04 Boyolali.

“Saya mengucapkan terima kasih dan penghargaan kepada semua pihak yang telah membantu perkembangan Primer Koperasi Kartika D-04 Boyolali. Saya berharap kerja sama yang telah terjalin dapat terus ditingkatkan sehingga koperasi ini mampu menjadi badan usaha yang semakin profesional dan memberikan manfaat nyata bagi seluruh anggotanya,” ujar Letkol Inf Gunawan Nurbathin.

Dandim juga menegaskan bahwa kepengurusan yang baru diharapkan mampu mengemban amanah dengan penuh tanggung jawab, menjaga kepercayaan anggota, serta menjalankan fungsi pengelolaan dan pengawasan koperasi secara transparan dan akuntabel.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Selain itu, pengurus baru diharapkan lebih inovatif dan aktif dalam mengembangkan usaha koperasi guna meningkatkan kesejahteraan seluruh anggota. Ia juga mengajak seluruh anggota koperasi untuk berpartisipasi aktif memberikan saran, masukan, serta menjalin sinergi yang baik dengan pengurus demi kemajuan Primer Koperasi Kartika D-04 Boyolali.

Rangkaian Rapat Anggota Luar Biasa berlangsung dengan lancar, tertib, dan penuh semangat kebersamaan. Melalui proses pemilihan yang demokratis, Letda Inf Tri Atmoko, yang sehari-hari menjabat sebagai Pa Sandi Kodim 0724/Boyolali, resmi terpilih sebagai Ketua Primer Koperasi Kartika D-04 Boyolali yang baru.

Dengan kepengurusan baru tersebut, diharapkan Primer Koperasi Kartika D-04 Boyolali semakin maju, profesional, serta mampu memberikan pelayanan terbaik dan meningkatkan kesejahteraan seluruh anggotanya. Red

Brebes, DN-II Dalam rangka mengantisipasi terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Sat Samapta Polres Brebes melaksanakan patroli preventif di kawasan lahan kosong dan area persawahan sepanjang Toll Road Brebes Barat, Senin (13/7/2026) sore.

Kegiatan patroli dilaksanakan mulai pukul 15.00 WIB hingga 16.00 WIB dengan melibatkan empat personel Sat Samapta yang dipimpin Kanit Turjawali.

Sebelum pelaksanaan patroli, seluruh personel menerima arahan (AAP) serta dilakukan pengecekan kendaraan dan perlengkapan pendukung.

Patroli difokuskan pada lahan kosong dan area persawahan pascapanen yang berpotensi terjadi pembakaran jerami maupun kebakaran lahan. Selain melakukan pemantauan, personel juga berdialog dengan para petani serta menyampaikan imbauan agar tidak melakukan pembakaran jerami secara sembarangan karena dapat memicu kebakaran dan menimbulkan asap yang mengganggu keselamatan pengguna jalan tol.

Dari hasil patroli, petugas tidak menemukan adanya aktivitas pembakaran lahan di sepanjang jalur patroli. Namun demikian, petugas mendapati sisa pembakaran jerami pascapanen yang menjadi perhatian untuk terus dilakukan pemantauan.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Melalui kegiatan ini, Sat Samapta Polres Brebes berkomitmen untuk terus meningkatkan patroli preventif sebagai upaya menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif serta mencegah terjadinya kebakaran lahan yang dapat membahayakan masyarakat maupun pengguna jalan Tol Brebes Barat.

Polres Brebes juga mengajak seluruh masyarakat, khususnya para petani, untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar serta segera melaporkan kepada pihak kepolisian atau instansi terkait apabila menemukan potensi kebakaran agar dapat segera dilakukan penanganan.

Kasat Samapta Polres Brebes, AKP Nur Mahmud yang memwakili Kapolres Brebes mengatakan bahwa patroli ini merupakan langkah preventif untuk mengantisipasi potensi kebakaran hutan dan lahan, khususnya di kawasan persawahan pascapanen yang rawan terjadi pembakaran jerami.

“Patroli ini kami laksanakan sebagai upaya pencegahan agar tidak terjadi kebakaran lahan yang dapat membahayakan masyarakat maupun mengganggu keselamatan pengguna jalan, terutama di sepanjang Toll Road Brebes Barat. Selain melakukan pemantauan, personel juga memberikan imbauan kepada para petani agar tidak membakar jerami secara terbuka karena berpotensi menimbulkan kebakaran dan asap yang mengurangi jarak pandang pengendara,” ujar AKP Nur Mahmud.

Ditambahkan bahwa Sat Samapta Polres Brebes akan terus meningkatkan patroli di lokasi-lokasi yang memiliki potensi kerawanan kebakaran serta memperkuat koordinasi dengan instansi terkait guna memastikan penanganan dapat dilakukan secara cepat apabila ditemukan titik api.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dengan tidak melakukan pembakaran lahan. Apabila menemukan adanya titik api atau aktivitas pembakaran yang berpotensi menimbulkan kebakaran, segera laporkan kepada pihak kepolisian atau instansi terkait agar dapat segera ditangani,” tutupnya. Red/Hms

SRAGEN, DN-II Percepatan tanam menjadi pekerjaan rumah yang harus diselesaikan bersama agar target produksi padi tidak meleset. Menyikapi hal itu, Pelda Surasno menggelar komunikasi sosial (komsos) dengan Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) se-Kecamatan Ngrampal guna menyusun strategi percepatan Musim Tanam (MT) III Tahun 2026, Senin (13/7/2026).

Pertemuan tersebut tidak sekedar menjadi ajang koordinasi, tetapi juga forum evaluasi kesiapan lahan, ketersediaan air irigasi, benih, pupuk, hingga pemetaan wilayah yang berpotensi mengalami keterlambatan tanam. Seluruh kendala dibahas untuk menghasilkan langkah cepat di lapangan.

Pelda Surasno menegaskan, percepatan tanam merupakan instruksi yang harus dikawal bersama demi menjaga produktivitas pertanian dan mendukung program swasembada pangan.

“Keberhasilan MT III tidak ditentukan saat panen, tetapi dimulai dari kecepatan petani turun ke sawah. Karena itu, Babinsa bersama PPL harus hadir mendampingi, memotivasi, sekaligus menyelesaikan setiap kendala yang dihadapi petani. Jangan sampai ada lahan yang terlambat tanam karena lemahnya koordinasi,” tegasnya.

Ia menambahkan, Babinsa akan terus melakukan pendampingan di lapangan dan berkoordinasi dengan pemerintah desa serta kelompok tani agar target luas tambah tanam (LTT) dapat tercapai sesuai jadwal.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Koordinator PPL Kecamatan Ngrampal Bpk. Irawan, menyebut sinergi yang terbangun selama ini menjadi modal penting dalam mempercepat realisasi tanam. Menurutnya, kolaborasi lintas sektor membuat berbagai persoalan di lapangan dapat diselesaikan lebih cepat sehingga petani bisa segera memulai musim tanam.

Melalui komsos tersebut, Koramil dan PPL berkomitmen mengawal percepatan tanam MT III 2026 hingga tingkat kelompok tani. Kolaborasi itu diharapkan mampu meningkatkan capaian luas tambah tanam, menjaga produktivitas padi, dan memperkuat posisi Kecamatan Ngrampal sebagai salah satu lumbung pangan di Kabupaten Sragen. Red/Ak

Jakarta, DN-II Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto didampingi Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi R., bersama para Kepala Staf Angkatan dan pejabat utama Mabes TNI menerima kunjungan silaturahmi Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo bersama Pejabat utama Polri di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Senin (13/7/2026).

Pertemuan tersebut menjadi simbol kuat kokohnya soliditas TNI-Polri dalam menjaga stabilitas keamanan nasional sekaligus memperkuat sinergi untuk mendukung pelaksanaan program-program strategis pemerintah.

Silaturahmi berlangsung dalam suasana hangat, penuh keakraban, dan semangat kebersamaan yang mencerminkan hubungan harmonis antara TNI dan Polri. Kebersamaan para pimpinan kedua institusi ini menegaskan komitmen untuk terus memperkuat solidaritas, komunikasi, koordinasi, dan kolaborasi dalam menghadapi berbagai tantangan tugas demi menjaga keutuhan NKRI serta memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Soliditas TNI dan Polri merupakan fondasi penting dalam menjaga persatuan bangsa dan menciptakan situasi keamanan yang kondusif. Dengan sinergi yang semakin erat, kedua institusi akan terus berdiri di garda terdepan dalam mengawal kepentingan nasional, mendukung agenda pembangunan, serta mewujudkan Indonesia yang aman, maju, dan sejahtera menuju Indonesia Emas 2045. Red

#tniprima #tnirakyat #tniprofesional #indonesiaemas2045

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

​INDRAMAYU, DN-II Asosiasi Media Konvergensi Indonesia (AMKI) Kabupaten Indramayu resmi melayangkan surat permohonan audiensi kepada Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Indramayu. (13/7/2026).

Langkah ini diambil sebagai bentuk pengawalan publik terhadap penanganan dugaan transaksi janggal di tubuh Perumdam Tirta Dharma Ayu.

​Permohonan audiensi tersebut merujuk pada Surat Kejaksaan Negeri Indramayu Nomor: R-165/M.2.2.1/F.d.1/11/2023, yang berkaitan dengan dugaan transfer dana sebesar kurang lebih Rp 2.000.000.000,00 (dua miliar rupiah) oleh Direktur Utama Perumdam Tirta Dharma Ayu kepada PT. Berkah Ramadhan Sejahtera (BRS).

​Sekretaris Jenderal AMKI Indramayu, Tomi Susanto, menegaskan bahwa pihaknya memberikan atensi penuh terhadap kasus ini. Ia mengkritik keras lambannya perkembangan informasi terkait perkara yang menyangkut dana perusahaan plat merah tersebut.

​”Kita bicara soal uang negara yang dikelola oleh BUMD. Berdasarkan Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik, masyarakat berhak tahu sejauh mana proses penegakan hukum terhadap dugaan penyimpangan ini. Jangan sampai ada kesan pembiaran atau ‘peti es’ terhadap perkara yang sudah terang benderang suratnya,” tegas Tomi Susanto.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Usut Dugaan Dana Rp 2 Miliar di Perumdam, AMKI Indramayu Surati Kejari

​Tomi menambahkan bahwa sebagai pilar demokrasi, pers memiliki kewajiban konstitusional untuk mengawasi jalannya penegakan hukum. Ia mendesak Kejaksaan untuk lebih transparan dan tidak menjadikan proses hukum sebagai hal yang eksklusif bagi publik.

​”Kami tidak akan mentoleransi jika ada proses yang berlarut-larut tanpa kepastian hukum yang jelas. Transparansi adalah mandat hukum bagi instansi penegak hukum. Jika Kejaksaan memang profesional dan berintegritas, tunjukkan kepada publik bahwa tidak ada ‘main mata’ dalam penanganan kasus ini. Kami menuntut kejelasan tahapan perkara ini segera,” lanjutnya dengan nada keras.

​Dalam suratnya, terdapat delapan poin utama yang menjadi pokok bahasan, di antaranya status terkini penanganan perkara, langkah investigasi yang telah ditempuh, hingga potensi audit kerugian negara. Selain itu, AMKI juga menekankan pentingnya penguatan sinergi antara insan pers dan Kejaksaan Negeri Indramayu agar informasi hukum yang diterima masyarakat tetap objektif dan akurat.

​”Kami menunggu itikad baik dari Kepala Kejari Indramayu untuk menerima audiensi ini. Jika transparansi ditegakkan, kepercayaan publik terhadap institusi Kejaksaan akan semakin kuat. Sebaliknya, diamnya Kejaksaan hanya akan memunculkan spekulasi negatif yang mencederai marwah institusi itu sendiri,” pungkas Tomi.

​Hingga berita ini diturunkan, pihak AMKI masih menunggu jawaban resmi terkait jadwal audiensi dari pihak Kejaksaan Negeri Indramayu. Masyarakat Indramayu kini menanti perkembangan kasus ini sebagai bentuk komitmen daerah dalam memberantas potensi penyimpangan keuangan di perusahaan milik daerah. Red

JAKARTA, DN-II Presiden Prabowo Subianto menegaskan posisi strategis koperasi sebagai pilar utama dalam membangun ekonomi kerakyatan yang mampu memperkuat fondasi ekonomi nasional. Hal tersebut disampaikan Presiden dalam Puncak Peringatan Hari Koperasi ke-79 Tahun 2026 yang digelar di Indonesia Arena, Jakarta, Minggu (12/07/2026).

​Mengusung tema “Koperasi Berdaya, Indonesia Berjaya”, perhelatan ini menjadi momentum penting bagi pemerintah untuk menegaskan komitmennya dalam mengakselerasi pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di seluruh pelosok tanah air.

Ekonomi Berlandaskan Kekeluargaan

​Dalam pidatonya, Presiden Prabowo menekankan bahwa arah pembangunan ekonomi Indonesia harus kembali berpijak pada cita-cita luhur para pendiri bangsa. Menurutnya, ekonomi Indonesia harus dibangun di atas semangat kekeluargaan yang memberikan kesempatan yang sama bagi seluruh rakyat untuk berkembang.

​”Kesejahteraan rakyat harus menjadi tujuan utama dalam setiap kebijakan ekonomi kita,” ujar Presiden.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

​Lebih lanjut, Presiden menjelaskan bahwa penguatan sektor koperasi bukan berarti mematikan peran sektor usaha lainnya. Sebaliknya, Indonesia memerlukan sinergi yang harmonis antara koperasi, UMKM, BUMN, BUMD, dan sektor swasta agar seluruh potensi ekonomi nasional dapat tumbuh secara seimbang dan berkelanjutan.

Melawan Jeratan Rentenir

​Presiden menyoroti tantangan nyata yang masih dihadapi petani di pedesaan, yakni keterbatasan akses terhadap pembiayaan formal. Selama ini, banyak petani terjebak dalam lingkaran utang berbunga tinggi dari rentenir untuk menutupi biaya operasional dan kebutuhan hidup selama masa tanam, meskipun hasil panen mereka sebenarnya mengalami peningkatan.

​Sebagai solusi konkret, pemerintah menghadirkan KDKMP dengan skema pembiayaan berbunga rendah. KDKMP diharapkan menjadi instrumen strategis untuk:

Memutus ketergantungan masyarakat terhadap praktik rentenir.

​Menjadi saluran distribusi yang efektif bagi barang-barang bersubsidi agar penyalurannya lebih tepat sasaran.

​Dengan hadirnya KDKMP, Presiden optimistis koperasi dapat menjadi motor penggerak ekonomi desa yang mandiri sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara langsung.

​Red/BPMI Setpres

#KemensetnegRI #RilisPresiden

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

SEMARANG, DN-II Wali Kota Tegal, Dedy Yon Supriyono bersama Wakil Wali Kota Tegal, Tazkiyyatul Muthmainnah menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) dan Pemantauan Lapangan Pengendalian Alih Fungsi Lahan Sawah serta Pengelolaan Sampah di Provinsi Jawa Tengah bersama Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)

Rakor yang berlangsung di Gedung Gradhika Bhakti Praja Komplek Kantor Gubernur Jawa Tengah Semarang, Senin (13/7/2026) dihadiri oleh Tim Strategi Nasional Pencegahan Korupsi (Stranas PK), Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin, Bupati dan Wali Kota beserta Wakil Bupati dan Wali Kota se-Provinsi Jawa Tengah serta OPD terkait.

Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi menyampaikan bahwa rakor ini membahas tentang revitalisasi lahan yang ada di Provinsi Jawa Tengah menjadi Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B).

Gubernur Jawa Tengah menyebut hampir 26 kabupaten/Kota di Jawa Tengah yang sudah memenuhi LP2B yaitu sebesar 87%.

“Sisanya ada sembilan Kabupaten / Kota masih berproses tetapi dalam bulan ini Insya Allah kita sanggup,” ujarnya.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Lanjut Gubernur Jawa Tengah, terkait pengelolaan sampah, pihaknya menggunakan Refuse Derived Fuel (RDF) atau bahan bakar turunan sampah untuk empat kabupaten kota dan disiapkan oleh empat pabrik semen.

Selain itu pihaknya juga menggunakan rayonisasi melalui Danantara dalam hal mengubah sampah menjadi tenaga listrik seperti yang sudah dilakukan oleh beberapa kabupaten / kota di Jawa Tengah diantaranya Kota Semarang dan Kendal, Eks Karesidenan Pekalongan, Eks Karesidenan Magelang, dan Tegal Raya yang meliputi Kab Tegal, Kota Tegal dan Kab Brebes.

“Jadi ini semua kita gunakan, mereka yang diatas 1.000 ton menggunakan rayonisasi yang Danantara menjadi listrik dan yang lainnya menggunakan RDF,” jelasnya.

Sementara itu, perwakilan dari KPK dalam hal ini Stranas PK menyampaikan pihaknya dalam rakor ini lebih banyak mendengar masalah-masalah yang disampaikan oleh bupati / wali kota yang selanjutnya akan dijadikan bahan untuk koordinasi lebih lanjut di tingkat pusat.(* S. Bimantoro )

Brebes, DN-II Terik matahari yang menyengat tidak mampu memadamkan semangat masyarakat dalam melanjutkan pembangunan Jembatan Perintis Garuda yang menghubungkan Desa Ganggawang dengan Desa Ciputuh, Kecamatan Salem, Kabupaten Brebes. Senin, (13/7/2026).

Di balik kerasnya pekerjaan mengangkat batu, pasir, dan material bangunan, terdengar tawa canda para ibu yang ikut bekerja bakti. Suasana penuh keakraban itu membuat pekerjaan yang berat terasa lebih ringan dan menjadi penyemangat bagi seluruh warga.

Sejak pagi hari, masyarakat dari kedua desa telah berkumpul di lokasi pembangunan. Kaum laki-laki melaksanakan pekerjaan konstruksi, sementara para ibu turut membantu sesuai kemampuan, mulai dari mengangkut material ringan, menyiapkan kebutuhan para pekerja, membersihkan area kerja, hingga memberikan dukungan moral kepada seluruh warga yang terlibat.

Di sela-sela kesibukan tersebut, canda tawa para ibu kerap memecah suasana. Senyum yang terpancar dari wajah mereka menjadi penghapus rasa lelah setelah berjam-jam bekerja di bawah terik matahari. Kebersamaan yang terjalin menciptakan suasana kekeluargaan yang hangat dan memperlihatkan bahwa gotong royong bukan hanya tentang bekerja, tetapi juga tentang mempererat tali persaudaraan.

Seluruh kegiatan mendapat pendampingan langsung dari Babinsa Koramil 13/Salem Kodim 0713/Brebes, Serda Usman M, yang sejak awal pembangunan terus hadir di tengah masyarakat. Selain memberikan arahan dan memastikan pekerjaan berjalan dengan aman, Babinsa juga membangun komunikasi yang akrab dengan warga sehingga suasana kerja tetap penuh semangat.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Menurut Serda Usman M, kekompakan masyarakat menjadi kekuatan utama dalam mempercepat pembangunan Jembatan Perintis Garuda.

“Melihat masyarakat tetap bersemangat meskipun cuaca sangat panas merupakan kebanggaan tersendiri. Kehadiran para ibu yang ikut bekerja sambil menghadirkan suasana penuh keakraban menjadi energi positif bagi semua. Semangat seperti inilah yang mencerminkan budaya gotong royong masyarakat Indonesia,” ungkap Serda Usman M.

Pembangunan Jembatan Perintis Garuda merupakan harapan besar masyarakat Desa Ganggawang dan Desa Ciputuh. Selama bertahun-tahun, warga menginginkan akses yang lebih baik untuk memperlancar aktivitas sehari-hari, mulai dari mengangkut hasil pertanian, menuju sekolah, hingga memperoleh pelayanan kesehatan. Karena itulah, setiap perkembangan pembangunan selalu disambut dengan penuh optimisme.

Partisipasi para ibu dalam kegiatan kerja bakti menjadi salah satu pemandangan yang menarik perhatian. Mereka membuktikan bahwa pembangunan bukan hanya menjadi tanggung jawab kaum laki-laki. Dengan penuh keikhlasan, mereka turut menyumbangkan tenaga, waktu, dan semangat agar pekerjaan dapat selesai lebih cepat. Kehadiran mereka juga menjadi bukti bahwa keberhasilan pembangunan lahir dari kebersamaan seluruh elemen masyarakat.

Semangat gotong royong yang tumbuh selama proses pembangunan semakin mempererat hubungan antarwarga. Tidak ada perbedaan usia maupun profesi. Semua saling membantu, saling menyemangati, dan saling menguatkan. Kebersamaan tersebut menjadi modal sosial yang sangat berharga bagi kemajuan desa.

Pendampingan yang dilakukan Babinsa Koramil 13/Salem Kodim 0713/Brebes juga semakin memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat. Kehadiran Babinsa di tengah masyarakat menunjukkan bahwa TNI tidak hanya hadir dalam menjaga keamanan, tetapi juga menjadi mitra masyarakat dalam membangun desa dan meningkatkan kesejahteraan warga.

Masyarakat berharap pembangunan Jembatan Perintis Garuda dapat segera selesai sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh seluruh warga Desa Ganggawang dan Desa Ciputuh. Mereka juga berharap semangat gotong royong, kebersamaan, dan suasana kekeluargaan yang terbangun selama proses pembangunan dapat terus dipelihara dalam kehidupan sehari-hari.

Pembangunan Jembatan Perintis Garuda membuktikan bahwa kerja keras akan terasa lebih ringan ketika dilakukan bersama. Di bawah terik matahari, tawa canda para ibu menjadi penyemangat, sementara kehadiran Babinsa dan semangat gotong royong masyarakat menjadi kekuatan yang menggerakkan setiap langkah pembangunan. Dari kebersamaan itulah lahir sebuah jembatan yang tidak hanya menghubungkan dua desa, tetapi juga menghubungkan hati, harapan, dan masa depan masyarakat menuju kehidupan yang lebih maju dan sejahtera. Red

You cannot copy content of this page