Jakarta, DN-II TNI mengerahkan 248 personel tambahan sebagai penyuluh untuk memperkuat penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di sejumlah wilayah Sumatra. Sebanyak 209 personel diberangkatkan dari Lanud Halim Perdanakusuma menuju Lampung, Palembang, dan Pekanbaru, serta 39 personel dari Bandara Raden Inten menuju Palembang, Jumat (28/8/2026).
Personel yang terdiri atas Pasis Seskoad, Pamen TNI AD, Pati TNI AL, dan Tim Pendukung akan memberikan edukasi, meningkatkan kesadaran masyarakat, serta membantu pemantauan dan penanganan awal di wilayah rawan Karhutla.
Pengerahan ini menunjukkan kesiapsiagaan TNI dalam mendukung pemerintah dan memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah, aparat terkait, serta masyarakat. Kehadiran personel di lapangan diharapkan dapat mengoptimalkan upaya pencegahan dan penanganan Karhutla sekaligus mencegah meluasnya dampak terhadap masyarakat dan lingkungan.
TNI akan terus memberikan dukungan secara terpadu sesuai kebutuhan di lapangan. Pengerahan 248 personel penyuluh tambahan ini merupakan bagian dari komitmen TNI untuk mendukung upaya pemerintah dalam menjaga keselamatan masyarakat dan kelestarian lingkungan dari dampak Karhutla. Red
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
#tniprima #tniprofesional #indonesiaemas2045
Riau, DN-II Sebanyak 12 personel Tim Alpha Pekanbaru melaksanakan fastrope sebagai tim pembuka di titik Drop Zone (DZ) dalam rangka memperkuat penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla). Pelaksanaan fastrope berlangsung aman dan lancar di Pekanbaru, Sabtu, (29/8/2026).
Setelah melaksanakan fastrope, Tim Alpha langsung melakukan pemadaman Karhutla di sekitar titik DZ. Tim juga menyiapkan DZ yang akan digunakan oleh Tim Free Fall sebagai eselon susulan dalam penanganan Karhutla.
Tim Alpha selanjutnya melaksanakan pengendalian dan penyiapan DZ untuk mendukung penerjunan Tim Free Fall yang dijadwalkan pada Minggu, 30 Agustus 2026. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan penerjunan berlangsung aman dan tepat sasaran.
Tim Free Fall akan melaksanakan penerjunan di DZ yang telah disiapkan Tim Alpha, kemudian melakukan link up untuk bersama-sama melanjutkan pemadaman Karhutla di lokasi. Sinergi kedua tim menjadi bagian dari upaya TNI mempercepat penanganan Karhutla di wilayah Pekanbaru. Red
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
#tniprima #tniprofesional #indonesiaemas2045
NTT, DN-II Penanganan dampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) berlanjut hingga hari kelima belas, Sabtu (29/8/2026).
TNI mengerahkan 8.119 personel di sejumlah wilayah terdampak untuk membantu penanganan bencana dan pelayanan kepada masyarakat.
Untuk menunjang pelaksanaan tugas, sebanyak 27 unit alutsista dikerahkan, terdiri dari 21 pesawat, 5 KRI, dan 1 Kapal ADRI. Pengoperasian alutsista tersebut mendukung mobilitas personel dan distribusi bantuan bagi masyarakat terdampak.
Pada hari kelima belas, TNI menyalurkan 21,738 ton bantuan melalui jalur udara menggunakan pesawat TNI AU. Hingga Sabtu (29/8/2026) total bantuan yang telah disalurkan kepada masyarakat terdampak mencapai 990,691 ton.
TNI bersama pemerintah daerah, BNPB, Basarnas, dan instansi terkait terus berkoordinasi dalam mendukung penanganan bencana dan pemulihan masyarakat di wilayah terdampak. Red
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
#tniprima #tniprofesional #indonesiaemas2045
Brebes, DN-II Kodim 0713/Brebes melaksanakan kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa (LDKS) bagi siswa SMP Al-Irsyad, bertempat di Makodim 0713/Brebes, Sabtu (29/08/2026).
Kegiatan tersebut diikuti sebanyak 92 siswa dengan didampingi 12 orang guru pendamping. LDKS dilaksanakan sebagai salah satu upaya untuk membentuk dan menanamkan jiwa kepemimpinan sejak dini kepada para pelajar, sekaligus membekali mereka dengan nilai-nilai kedisiplinan, tanggung jawab, kerja sama serta karakter positif dalam kehidupan sehari-hari.
Kegiatan LDKS mengusung tema “Membentuk Pemimpin Muda yang Berkarakter, Disiplin, Bertanggungjawab dan Berjiwa Islami.” Tema tersebut menjadi landasan dalam pelaksanaan kegiatan agar para siswa tidak hanya memiliki kemampuan memimpin, tetapi juga mampu menjadi generasi muda yang memiliki akhlak, moral dan kepribadian yang baik.
Kepala SMP Al-Irsyad, Moh. Alwi, S.Pd., turut hadir bersama para guru pendamping dalam kegiatan tersebut. Kehadiran para pendidik diharapkan dapat memberikan dukungan kepada siswa selama mengikuti seluruh rangkaian kegiatan yang dilaksanakan di Makodim 0713/Brebes.

Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Dalam pelaksanaan LDKS, para siswa mendapatkan berbagai pembekalan yang berkaitan dengan kepemimpinan, kedisiplinan, tanggung jawab, kekompakan serta pentingnya memiliki sikap saling menghargai. Materi dan kegiatan yang diberikan juga diarahkan untuk membangun rasa percaya diri serta kemampuan bekerja sama dalam mencapai tujuan bersama.
Komandan Kodim 0713/Brebes Letkol Inf Ambariyantomo, S.Hub.Int., menyampaikan bahwa pembentukan karakter generasi muda perlu dilakukan sejak usia sekolah. Menurutnya, kepemimpinan bukan hanya tentang kemampuan memberikan arahan kepada orang lain, tetapi juga menyangkut keteladanan, kedisiplinan, kejujuran dan keberanian untuk bertanggung jawab terhadap setiap keputusan yang diambil.
“Pemimpin yang baik harus mampu menjadi contoh bagi orang lain. Untuk itu, kedisiplinan, tanggung jawab dan karakter yang baik harus ditanamkan sejak dini,” ujarnya.
Dandim juga berharap melalui kegiatan LDKS tersebut para siswa dapat memahami bahwa setiap individu memiliki potensi untuk menjadi pemimpin. Kepemimpinan dapat dimulai dari hal-hal sederhana, seperti disiplin terhadap waktu, menaati aturan, menghormati guru dan orang tua, menjaga kekompakan serta berani bertanggung jawab terhadap tugas yang diberikan.
Selain membangun karakter kepemimpinan, kegiatan tersebut juga menjadi sarana untuk mempererat hubungan antara TNI dengan dunia pendidikan. Kodim 0713/Brebes terus mendorong berbagai kegiatan positif yang dapat memberikan pembinaan dan wawasan kepada generasi muda, khususnya dalam rangka mempersiapkan mereka menjadi generasi penerus bangsa.
Sementara itu, bagi para siswa SMP Al-Irsyad, pelaksanaan LDKS di lingkungan Makodim 0713/Brebes diharapkan menjadi pengalaman yang berkesan sekaligus memberikan motivasi untuk menerapkan nilai-nilai yang diperoleh selama kegiatan di lingkungan sekolah, keluarga maupun masyarakat.
Dengan tertanamnya karakter disiplin, tanggung jawab, kepemimpinan dan jiwa Islami sejak dini, para siswa diharapkan mampu tumbuh menjadi generasi muda yang berintegritas, berakhlak serta memiliki kepedulian terhadap lingkungan dan sesama.
Kegiatan LDKS tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya bersama antara dunia pendidikan dan TNI dalam menyiapkan generasi muda yang tangguh, berkarakter dan siap menjadi pemimpin masa depan yang mampu memberikan kontribusi positif bagi bangsa dan negara. Red
BREBES, DN-II Polres Brebes bersama unsur TNI dan instansi terkait menunjukkan kesiapan dalam mengamankan pelaksanaan Brebes Night Culture Festival 2026. Kesiapan tersebut ditandai dengan pelaksanaan apel pengamanan yang digelar di Lapangan Tri Brata Polres Brebes, Sabtu (29/8/2026).
Apel kesiapan dipimpin langsung oleh Kapolres Brebes AKBP Muhammad Ali Akbar, S.I.K., M.Si., dan diikuti ratusan personel gabungan yang terdiri dari jajaran TNI-Polri, Satpol PP, Dinas Perhubungan (Dishub), serta Palang Merah Indonesia (PMI).
Dalam arahannya, Kapolres Brebes menekankan kepada seluruh personel agar melaksanakan tugas pengamanan secara profesional, bertanggung jawab, dan tetap mengedepankan pendekatan humanis.
Personel yang ditempatkan di berbagai titik pengamanan diminta untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat serta memastikan seluruh rangkaian kegiatan festival dapat berlangsung aman, tertib, dan lancar.
“Laksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab. Berikan pelayanan dan pengamanan kepada masyarakat secara humanis, sehingga kehadiran kita benar-benar dapat dirasakan untuk memberikan rasa aman dan nyaman selama kegiatan berlangsung,” pesan Kapolres kepada seluruh personel.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Selain pengamanan kegiatan, Polres Brebes juga telah menyiapkan rekayasa lalu lintas untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan di sekitar jalur yang menjadi rute festival.
Brebes Night Culture Festival 2026 akan menempuh rute kurang lebih 2,8 kilometer, dengan titik awal dari Ayam Goreng Mas Budi, kemudian bergerak ke arah barat menuju panggung kehormatan di Simpang Empat Pasar Brebes dan selanjutnya berakhir di Alun-Alun Brebes.
Untuk mendukung kelancaran kegiatan, sejumlah kantong parkir juga telah disiapkan. Area parkir VIP berada di MPP Brebes, sementara kendaraan peserta dapat menggunakan lokasi parkir yang disediakan di kawasan DPRD, ASS Mall, dan SMP Negeri 3 Brebes.
Sementara itu, bagi masyarakat maupun pengguna jalan yang melintas di wilayah Brebes, kepolisian telah menyiapkan sejumlah skema pengalihan arus lalu lintas.
Dari arah timur, kendaraan besar seperti truk dan bus akan dialihkan melalui Tol Brebes Timur sedangkan kendaraan kecil dapat melintas melalui Limbangan Wetan menuju Jalingkut
Dari arah barat, arus kendaraan akan diarahkan melalui Jalingkut dan Tol Brebes Barat. Untuk kendaraan kecil, alternatif perjalanan dapat melalui kawasan Pasar Batang menuju Jalingkut
Sedangkan kendaraan yang datang dari arah selatan atau Jatibarang akan dialihkan melalui jalur Taman Pulosari – Padasugih – Banjaranyar, selanjutnya menuju jalur Pantura arah Tegal.
Rekayasa tersebut diterapkan sebagai langkah antisipasi untuk mencegah terjadinya penumpukan kendaraan di sekitar rute festival, sekaligus menjaga mobilitas masyarakat dan aktivitas pengguna jalan tetap berjalan dengan lancar.
Polres Brebes mengimbau kepada seluruh pengguna jalan dan masyarakat agar memahami serta mematuhi arahan petugas di lapangan selama pemberlakuan rekayasa lalu lintas. Kepatuhan masyarakat diharapkan dapat membantu petugas menciptakan situasi lalu lintas yang aman dan tertib selama festival berlangsung.
Usai pelaksanaan apel, kegiatan dilanjutkan dengan Tactical Floor Game (TFG)yang diikuti oleh para Perwira Pengendali (Padal). Kegiatan tersebut bertujuan memberikan gambaran secara teknis mengenai situasi dan cara bertindak personel di lapangan, termasuk pembagian tugas, pola pengamanan, serta langkah antisipasi terhadap berbagai potensi gangguan selama kegiatan berlangsung.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Melalui kesiapan personel, sinergitas lintas instansi, serta penerapan rekayasa lalu lintas yang telah dipersiapkan, Polres Brebes berkomitmen memberikan pengamanan secara optimal agar Brebes Night Culture Festival 2026 dapat berlangsung aman, tertib, lancar, dan memberikan rasa nyaman bagi seluruh masyarakat. Red/Casroni
Boyolali, DN-II Dalam upaya membentuk generasi muda yang disiplin, berkarakter, dan memiliki rasa cinta tanah air, Babinsa Desa Senting Koramil 10/Sambi Kodim 0724/Boyolali Serma Heri Susanto melaksanakan pembinaan Wawasan Kebangsaan (Wasbang) sekaligus latihan Peraturan Baris Berbaris (PBB) kepada para santri Pondok Pesantren Miftahul Huda, Dukuh Kencuran, Desa Senting, Kecamatan Sambi, Kabupaten Boyolali, Sabtu (29/8/2026).
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari pembinaan teritorial TNI AD dalam menanamkan nilai-nilai kebangsaan kepada generasi muda. Para santri diberikan pemahaman tentang pentingnya cinta tanah air, persatuan, serta menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Selain materi Wasbang, latihan PBB diberikan untuk membentuk sikap disiplin, kekompakan, tanggung jawab, serta kepatuhan terhadap aturan. Para santri mengikuti kegiatan dengan penuh semangat dan antusias.
Babinsa Serma Heri Susanto menyampaikan bahwa generasi muda merupakan calon pemimpin bangsa yang harus memiliki karakter kuat dan nasionalisme tinggi agar mampu menghadapi berbagai tantangan serta perubahan di tengah perkembangan zaman.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
“Harapannya, para santri tidak hanya memiliki ilmu dan akhlak yang baik, tetapi juga tumbuh menjadi generasi yang cinta tanah air, disiplin, tangguh, dan siap menjaga persatuan serta keutuhan NKRI,” pungkasnya. Red/Ak
JAKARTA, DN-II Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menerima kunjungan Panglima Jilah, Pemimpin Besar Suku Dayak Kalimantan, di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (28/08/2026).
Dalam pertemuan tersebut, Presiden merespons langsung berbagai aspirasi strategis yang disampaikan oleh masyarakat adat Dayak.
Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya memberikan keterangan resmi mengenai poin-poin utama penanganan dan arahan Presiden Prabowo:
Pembangunan Infrastruktur Pedalaman: Presiden memberikan perhatian khusus pada percepatan pembangunan infrastruktur jalan di wilayah pedalaman Kalimantan, khususnya kawasan Sanggau dan sekitarnya, guna memperlancar konektivitas serta memicu pertumbuhan ekonomi lokal.
Peningkatan Akses Pendidikan: Pemerintah berkomitmen mendorong pembangunan Sekolah Rakyat dan penyaluran program beasiswa secara masif di wilayah-wilayah kota adat Dayak untuk menjamin pemerataan pendidikan.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Penguatan dan Pelestarian Budaya: Presiden menginstruksikan pembangunan rumah adat Dayak sebagai langkah konkret untuk merawat eksistensi, pemajuan, dan keberlanjutan kebudayaan masyarakat adat.
Penanganan Karhutla Berbasis Adat: Pertemuan ini menyepakati penguatan pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) melalui edukasi terpadu bersama para tokoh adat, agar pemanfaatan dan pengelolaan lahan dapat dilakukan secara bijak dan bertanggung jawab.
Langkah ini menegaskan komitmen pemerintah pusat dalam merangkul masyarakat adat sebagai mitra strategis pembangunan nasional dan penjaga kelestarian lingkungan di Pulau Kalimantan.
Red/Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden – BPMI Setpres)
Banjarbaru, DN-II Kepungan asap dan panas tidak menyurutkan langkah personel Satgas Darat Karhutla Lanud Sjamsudin Noor dalam mengendalikan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Bandara Syamsudin Noor. Bersama Satgas Karhutla Gabungan, personel turun langsung melakukan pemadaman dan pembasahan pada lahan gambut yang masih berasap, Jumat (28/08/2026).
Penanganan difokuskan pada area-area prioritas, terutama kawasan sekitar bandara yang memiliki peran penting dalam mendukung kelancaran dan keselamatan penerbangan. Upaya ini dilakukan untuk menekan potensi munculnya kabut asap yang dapat mengganggu jarak pandang serta berdampak terhadap aktivitas penerbangan.
Setibanya di lokasi, personel langsung menyisir kawasan yang masih mengeluarkan asap untuk menemukan titik-titik api dan bara yang tersembunyi di dalam lahan gambut. Api yang masih terlihat segera dipadamkan, sementara area yang telah terbakar dilakukan pembasahan secara intensif untuk mencegah bara kembali menyala.
Lahan gambut menjadi tantangan tersendiri dalam proses pemadaman. Meski kobaran api di permukaan telah berkurang, bara dapat tetap bertahan di bawah permukaan dan sewaktu-waktu kembali memicu kebakaran. Kondisi tersebut membuat proses pembasahan harus dilakukan secara menyeluruh dan berulang pada area yang dinilai masih memiliki potensi terbakar.
Langkah cepat tersebut menjadi bagian penting dari upaya menjaga kawasan Bandara Syamsudin Noor tetap aman dari dampak karhutla. Penanganan asap dan titik api dilakukan sedini mungkin agar potensi gangguan terhadap aktivitas penerbangan dapat ditekan.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Bagi Lanud Sjamsudin Noor, pemadaman karhutla bukan hanya tentang menghentikan kobaran api, tetapi juga mencegah ancaman yang lebih luas terhadap masyarakat, lingkungan, dan keselamatan penerbangan. Hal tersebut diwujudkan melalui kesiapsiagaan personel yang terus berada di lapangan, memantau perkembangan titik api, melakukan pemadaman, serta memastikan lahan yang telah terbakar mendapatkan pembasahan secara optimal.
Di tengah kepungan asap, personel tetap bergerak. Api dipadamkan, lahan gambut dibasahi, dan bara terus diantisipasi, bukan hanya demi menjaga keamanan Bandara Syamsudin Noor, tetapi juga demi mengurangi ancaman kabut asap bagi masyarakat Kalimantan Selatan.
Upaya tersebut akan terus dilakukan sesuai perkembangan situasi di lapangan sebagai bagian dari komitmen bersama untuk menjaga lingkungan, melindungi masyarakat, serta menciptakan kondisi Kalimantan Selatan yang lebih aman dan nyaman dari dampak kebakaran hutan dan lahan. Red
NTT, DN-II Penanganan dampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) berlanjut pada hari keempat belas, Jumat (28/8/2026).
TNI mengerahkan 8.119 personel di sejumlah wilayah terdampak untuk membantu penanganan bencana dan pelayanan kepada masyarakat.
Dalam pelaksanaannya, TNI mengoperasikan 27 unit alutsista, terdiri dari 21 pesawat, 5 KRI, dan 1 Kapal ADRI. Alutsista tersebut digunakan untuk menunjang mobilitas personel, distribusi bantuan, serta kebutuhan penanganan bencana di wilayah terdampak.
Pada hari keempat belas, sebanyak 22,030 ton bantuan disalurkan melalui jalur udara menggunakan pesawat TNI AU. Hingga Jumat (28/8/2026), jumlah keseluruhan bantuan yang telah disalurkan TNI kepada masyarakat terdampak mencapai 968,953 ton.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
TNI bersama pemerintah daerah, BNPB, Basarnas, dan instansi terkait terus berkoordinasi dalam mendukung penanganan bencana serta pemulihan masyarakat di wilayah terdampak. Red
#tniprima #tniprofesional #indonesiaemas2045
Kota Semarang, DN-II Polda Jateng mengimbau para orang tua untuk meningkatkan perhatian dan pengawasan terhadap anak-anaknya, khususnya agar tidak berada di lokasi kegiatan penyampaian aspirasi yang berpotensi mengalami kericuhan. Imbauan tersebut disampaikan sebagai bagian dari upaya bersama untuk menjaga keselamatan anak sekaligus memastikan kegiatan penyampaian pendapat berlangsung secara tertib.
Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol. Yuliyanto mengatakan, orang tua memiliki peran penting dalam memberikan pemahaman dan edukasi kepada anak mengenai risiko berada di tengah situasi yang tidak kondusif.
“Kami mengimbau para orang tua untuk memastikan anak-anak tidak berada di lokasi aksi yang berpotensi terjadi kericuhan. Keselamatan mereka adalah tanggung jawab kita bersama. Untuk itu, para orang tua diharapkan dapat membimbing dan mengedukasi anak-anaknya agar memahami risiko serta mengutamakan kepentingan masa depan dan keselamatan mereka,” ujar Kombes Pol. Yuliyanto, dalam keterangannya di Mapolda Jateng, Jumat (28/8/2026).
Menurut Kombes Pol. Yuliyanto penyampaian aspirasi merupakan hak masyarakat yang dilindungi dan dihormati. Namun, anak-anak perlu mendapatkan pendampingan dan pemahaman yang cukup agar tidak terlibat dalam situasi yang dapat membahayakan keselamatan mereka.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
“Anak-anak kita tentu memiliki masa depan yang panjang. Jangan sampai mereka berada di tempat atau situasi yang berpotensi membahayakan diri sendiri. Karena itu, peran orang tua untuk memberikan edukasi, arahan dan pengawasan sangat penting,” jelasnya.
Ia juga mengajak para orang tua untuk membangun komunikasi yang baik dengan anak serta memahami aktivitas dan lingkungan pergaulan mereka, terutama ketika terdapat informasi mengenai kegiatan aksi atau penyampaian aspirasi di suatu wilayah.
“Kami mengajak para orang tua untuk terus berkomunikasi dengan anak-anaknya, memberikan pemahaman bahwa menyampaikan pendapat dapat dilakukan dengan cara yang baik dan sesuai ketentuan. Yang paling utama adalah jangan sampai mereka menjadi korban atau berada dalam situasi yang dapat membahayakan keselamatan,” tuturnya.
Kombes Pol. Yuliyanto menegaskan, menjaga keselamatan anak membutuhkan peran dan kerja sama antara kepolisian, keluarga, masyarakat dan seluruh pihak.
“Keselamatan anak adalah tanggung jawab kita bersama. Mari kita jaga anak-anak kita, kita bimbing dan kita edukasi untuk kepentingan masa depan mereka. Jangan sampai keinginan untuk ikut-ikutan justru membawa mereka pada situasi yang merugikan,” pungkasnya. Red/Casroni
You cannot copy content of this page






